p-Index From 2021 - 2026
10.788
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Sosiohumaniora Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) BAHASA DAN SASTRA Jurnal Penelitian Pendidikan LOKABASA Jurnal Sains Teh dan Kina Journal Of Vocational Health Studies RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching EDUCARE Tawarikh : Journal of Historical Studies Jurnal SOLMA Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Media Karya Kesehatan Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Kalatanda : Jurnal Desain Grafis dan Media Kreatif Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Seni Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen eProceedings of Art & Design DIMASATRA MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Jurnal Audit dan Perpajakan International Journal of Multidisciplinary Sciences Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda International Journal of Language and Culture Aksara Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN ENVIRONMENT UNTUK MEMPERKENALKAN SEPEDA MOTOR LISTRIK (MOLIS) KEPADA MASYARAKAT KOTA BANDUNG MELALUI ANIMASI HYBRID (2D & 3D) Rahmatuloh, Gani; Ramdhan, Zaini; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengguna kendaraan bermotor di Indonesia sangatlah tinggi, terutama sepeda motor. kenaikan harga BBM yang baru baru ini terjadi telah memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat di Indonesia. kenaikan harga BBM tidak hanya mempengaruhi biaya transportasi, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Salah satu opsi yang muncul adalah dengan beralih menggunakan sepeda motor listrik, yang menawarkan penghematan bahan bakar dan ramah lingkungan. Dalam perancangan ini kami bertujuan untuk memperkenalkan sepeda motor listrik kepada masyarakat agar mengetahui dampak positif yang akan mereka rasakan dengan penggunaan sepeda motor listrik dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Pengumpulan data dalam perancangan environment ini menggunakan mix metode, yaitu dengan melakukan tahap observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Data tersebut meliputi informasi terhadap sepeda motor listrik, dan bagaimana preferensi masyarakat terhadap kendaraan pribadi mereka serta informasi mengenai sepeda motor listrik yang nantinya akan menjadi gambaran juga acuan dalam perancangan environment, sehingga masyarakat dapat memahami pesan yang terdapat dalam rancangan tersebut.Kata Kunci: BBM, sepeda motor listrik, environment, backround
PERANCANGAN STORYBOARD DALAM ANIMASI 2D TENTANG PAMALI 'JANGAN BERMAIN SETELAH MAGHRIB, NANTI DICULIK OLEH HANTU' Shakina, Intan Nazla; Sudaryat, Yayat; Iskandar, Muhammad
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitos Indonesia yang paling sering didengar dan paling dikenal oleh berbagaimasyarakat adalah pamali. Pamali merupakan larangan atau pantangan yang dibuat olehmasyarakat dulu untuk memperingati orang lain. Jika dilanggar, maka akan mendapatkanmalapetaka. Pamali ini berguna untuk menjaga alam dan mengajarkan etika. Pamali mulai tidakterdengar karena modernisasi. Modernisasi membuat teknologi lebih canggih dan informasi dariluar masuk ke Indonesia dengan mudah. Masyarakat mulai tidak percaya dengan pamaliterutama <jangan bermain setelah maghrib, nanti diculik oleh hantu= dan lebih mempercayaihukum yang berlaku. Generasi muda sekarang lebih tertarik untuk mengetahui kebudayaan luardibanding dengan kebudayaan sendiri. Dalam perancangan yang akan dibuat kali ini berfokuskepada Storyboard, pada awalnya dicari data dari berbagai artikel dan melakukan wawancaradan memasukkannya ke dalam cerita. Dan akhirnya menjadi sebuah script. Agar menjadi acuandalam menggambar Storyboard. Perancangan Storyboard menggunakan teori yang sudahtersedia. Seperti Prinsip Animasi, Storyboard, Camera Angle, dan Camera Movement. Danmenghasilkan Clean Up Storyboard yang menjadi acuan penting dalam hasil akhir animasi.Kata kunci: Mitos, Pamali, Storyboard Animasi
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK MEMPERKENALKAN SEPEDA MOTOR LISTRIK (MOLIS) KEPADA MASYARAKAT KOTA BANDUNG MELALUI ANIMASI HYBRID (2D & 3D) Baharsyah, Sang; Ramdhan, Zaini; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna kendaraan bermotor di Indonesia sangatlah tinggi, terutama sepeda motor. kenaikan harga BBM yang baru baru ini terjadi telah memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat di Indonesia. kenaikan harga BBM tidak hanya mempengaruhi biaya transportasi, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Salah satu opsi yang muncul adalah dengan beralih menggunakan sepeda motor listrik, yang menawarkan penghematan bahan bakar dan ramah lingkungan. Dalam perancangan ini kami bertujuan untuk memperkenalkan sepeda motor listrik kepada masyarakat agar mengetahui dampak positif yang akan mereka rasakan dengan penggunaan sepeda motor listrik dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Pengumpulan data dalam perancangan storyboard ini menggunakan metode campur, yaitu dengan melakukan tahap observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Data tersebut meliputi informasi terhadap sepeda motor listrik, dan bagaimana preferensi masyarakat terhadap kendaraan pribadi mereka serta informasi mengenai sepeda motor listrik yang nantinya akan menjadi gambaran juga acuan dalam perancangan storyboard, sehingga masyarakat dapat memahami pesan yang terdapat dalam rancangan tersebut.Kata kunci: BBM, sepeda motor listrik, storyboard
PERANCANGAN KARAKTER PENARI MELALUI PENERAPAN MEDIA ANIMASI UNTUK PENGENALAN TARI SEMARANGAN DI KOTA SEMARANG Pratama, Krisna Setya; Fiandra, Yosa; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya media dan teknologi menjadi tantangan dalam dalammempertahankan kebudayaan tari tradisional. Banyak orang tua yang memberikankeleluasaan terhadap anaknya denganlmembelikan smartphone sejak usia dini. Merekamemilih memberikan tontonan animasi pada platform video yang tersedia. Mereka beralasantindakan tersebut akan lebih aman dan mudah dalam pengawasan aktifitas buah hati. Tapimereka belum memikirkan bagaimana pengaruh media terhadap tumbuh kembang buah hatimereka dari kebiasaan memainkan smartphone. Dampak negatif yang akan munculdiantaranya : sulit bersosialisasi, lamban dalam perkembangan motoric, dan perubahanperilaku yang signifikan. Sebagai respons terhadap permasalahan ini, animasi 2D dapatmenjadi media yang efekti dalam memperkenalkan kembali tari semarangan kepada anakanak.Media animasi dianggap sebagai salah satu cara yang efektif untuk menyampaikaninformasi atau pesan karena mudah diterima oleh masyarakat. Animasi memiliki keunggulandalam menyampaikan pesan secara visual dan menarik. Oleh karena itu, perlu dirancangkarakter penari tari semarangan yang menarik dan ikonik agar mudah diingat dan dikenali.Pendekatan yang digunakan dalam perancangan ini melibatkan metode kualitatif, sepertiobservasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Melalui media animasi, diharapkananak-anak dapat tertarik untuk mengenal dan belajar tentang tari Semarangan. Kata Kunci : Anak-anak, Animasi, Budaya, Smartphone, Tari Semarangan
PERANCANGAN KONSEP VISUAL UNTUK ANIMASI PENDEK 2 DIMENSI TENTANG SOSIALISASI PENGARUH PENGGUNAAN GADGET BERLEBIHAN KEPADA PERTUMBUHAN BALITA DI MASYARAKAT URBAN Ayuni, Rhea; Ramdhan, Zaini; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin majunya zaman, semakin naik juga penggunakan Gadget, begitu juga denganpenggunakan gadget oleh anak Balita. Anak Balita yang beraktivitas fisik, bermain diluar danbersosialisasi sekarang banyak yang terpaku dengan gadget, baik dengan keinginannya sendiri atau dariorang tua yang memberikannya agar anak tidak rewel, mengganggu orang tua saat kerja, atau hanyauntuk bermain. Dan tidak sedikit juga pengaruh gadget ini terhadap perkembangan balita, baik dari sisifisik seperi mata rabun, gadget juga berpengaruh terhadap psikologis mereka, seperti malas, emosi tidakterkontrol, serta penyakit mental lainnya. Dengan pengumpulan data hasil dari wawancara sertaobservasi yang dilakukan di Kota besar, menjadi dasar untuk perancangan konsep visual untuk sosialisasipengaruh Gadget terhadap perkembangan balita untuk orang tua muda. Kata kunci : Gadget, Perkembangan Anak, Konsep Visual
Flora And Fauna Terms in Sundanese Sisindiran Nonong Rowiyah; Yayat Sudaryat; Rahman
International Journal of Language and Culture Vol. 1 No. 1 (2023): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v1i1.5

Abstract

This paper aims to inventory and describe the lexicosemantic meaning of flora and fauna terms contained in Sundanese sisindiran. The methodology used in this paper is a qualitative approach and descriptive method. Data sources are taken from documents in the form of sisindiran books. To collect data, a literature study technique was used. The results presented as findings in this paper are an inventory of flora and fauna terms and their lexicosemantic meanings.
Ecopedagogical Values in Traditional Idiomatics Yayat Sudaryat; Nurhadi, Jatmika
International Journal of Language and Culture Vol. 2 No. 1 (2024): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v2i1.7

Abstract

The facts show that Nusantara (Indonesia) culture keeps a lot of local wisdom values. One of the cultural forms of Nusantara culture owned by Sundanese people is traditional expression. In the Sundanese language, traditional expression implied eco-pedagogical values. This research will comprehensively expose the eco-pedagogic values in the traditional Sundanese expression. This research used descriptive method and documentation technique or bibliographical study. The data was analyzed by immediate constituent analysis and hermeneutic analysis techniques. This research data is a number of traditional idiomatic Sundanese languages containing eco-pedagogical value. The result of the research showed that Sundanese traditional idiomatic contained eco-pedagogical values that can be used as the basis for local wisdom. The value of eco-pedagogic refers to real-life values based on the natural environment perspective. The eco-pedagogical aspect refers to the natural environment, flora, and fauna. So, this suggests that traditional idiomatics contain words that relate to nature, flora and fauna. For example, humans should not be separated from nature (Lamun diarah supana, kudu dipiara catangna). From time to time human civilization evolves from dependening on the nature stage (Bisa ngindung ka usum ngabapa ka jaman), managing the nature stage, to controlling the nature stage (Bisa ngigelan jeung ngigelkeun jaman). The ecopedagogical values which become the repertoire of local wisdom refers to the natural environment, time, flora, and fauna education.
Character Education Values in the Lyrics Of “Cangkurileung” Songs by Mang Koko Sofyan, I Wahyudi; Sudaryat, Yayat; Kuswari, Usep
International Journal of Language and Culture Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v2i2.15

Abstract

Mang Koko is a second-generation artist after Raden Machyar Anggakoesoemadinata, who was involved in the history of Sundanese traditional music (karawitan) development in the 20th century. He created hundreds of traditional Sundanese songs that remain popular and cherished by the Sundanese community today. Due to his creativity and the diversity of his works, he is recognized as a reformer in Sundanese traditional music. Besides being skilled in arranging songs, Mang Koko was adept at composing lyrics. One of his works is compiled in the Cangkurileung Volumes 1–3 songbook series. This paper aims to explore and reveal the values of character education embedded in the lyrics of these songs. The method used is descriptive, employing literature review techniques. The results indicate that the lyrics of Cangkurileung contain character education values that serve as guidelines for both the present and the future.
Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut TIANAWATI, YANTI; Koswara, Dedi; Sudaryat, Yayat
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 9 No 2 (2023): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/.v9i2.3418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperloleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah kartu data untuk menginterpretsikan nilai-nilai etnopedagogik yang terdapat pada kesenian Bangreng.. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Bagaimanapun, hal-hal yang ditemukan merupakan hasil interpretasi oleh peneliti. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperloleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah kartu data untuk menginterpretsikan nilai-nilai etnopedagogik yang terdapat pada kesenian Bangreng.. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Bagaimanapun, hal-hal yang ditemukan merupakan hasil interpretasi oleh peneliti. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat tersebut.
Tindak tutur ilokusi dalam novel Budak Teuneung karya Samsoedi (kajian pragmatik) Hidayat, Neng Tanti Septiani; Sudaryat, Yayat; Hernawan, Hernawan
Jurnal IKADBUDI Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v11i2.76317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas lebih dalam mengenai tindak tutur ilokusi, fungsi tindak tutur ilokusi, serta sipat dan wujud ucapan yang ada dalam novel Budak Teuneung karya Samsoedi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif secara deskriptif. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik kajian pustaka yang diolah dengan teknik analisis unsur langsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kartu data. Hasil dalam penelitian ini terdapat 91 data yang termasuk ke dalam tindak tutur ilokusi, yang seterusnya dibagi-bagi lagi berdasarkan fungsi, sipat dan wujud ucapan. Ada lima fungsi tindak tutur ilokusi yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif dan deklaratif. Berdasarkan sipatnya, tindak tutur ilokusi terbagi jadi dua yaitu omongan langsung dan omongan tidak langsung. Sedangkan berdasarkan wujudnya, tindak tutur ilokusi terbagi menjadi dua yaitu literal dan tan-literal.AbstractThe aim of this research is to discuss more deeply about illocutionary speech acts, the function of illocutionary speech acts, as well as the nature and from of speech in the novel "Budak Teuneung" by Samsoedi. This research uses descriptive qualitative. The data collected used literature review techniques which were processed using direct elemental analysis techniques. The instrument used in this research is a data card. The results of this research contained 91 data which were included in illocutionary speech acts, which were further divided based on function, nature and form of speech. There are five functions of illocutionary speech acts, namely assertive, directive, expressive, commisive and declarative. Based on their their nature, illocutionary speech acts are divided into two, namely direct speech and indirect speech. Meanwhile, based on their from, illocutionary speech acts are divided into two, namely literal and tan-literal.
Co-Authors , R.Didi Djadjuli A Rustamsyah A Rustamsyah, A Ade Sutedi, Ade ADE SUTISNA, ADE Afifah Rahmawati Agus Suherman Agus Widarsono Ahmad Juliarso AI PARIDAH, AI Ainun Nadhifah, Ainun Alaida Maharani, Nazwa Alghifari, Akeyla Yudha Ammirulhaz, Moch Dhymas Andika Putra, Hanif Akbar Ardi Rustamsyah Ardi Rustamsyah Atamtajani, ASM Ayu Puspitasari, Annisya Dyah Ayuni, Rhea A’dhawiah, Ira Robbaitul Baharsyah, Sang Balakosa, Zhafif Belliny Manullang, Tryastuti Irawati Citra Ratu Pelangi Citra Ratu Pelangi, Citra Ratu Dadan Rohdiana Dadang Sunendar Danan Darajat Dea Widiari, Ni Kadek Dede Farhan Mubarok Dede Kosasih Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Deni Abdul Ghoni Dhani Rahman, Mahendra Rama Dharmawan, Aliefki Pradithya Dicki Bakhtiar Purkon Dingding Haerudin Dwi Lisyana Aufa Rahmadhia Eet Saeful Hidayat Elvi Trinovani, Elvi Faizah Min Fadhlillah Fatimah, Cucu Fitriah, Nurul Aeni Ghoni, Deni Abdul Haq, Razzan Dhiya Ul Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herawati, Auliana Herdiana, Irfan Herlina, Yeni Hermawan Hermawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hidayat, Neng Tanti Septiani I Gusti Bagus Wiksuana Imas Diana Aprilia Imas Melasari Iskandar, Muhammad ISKANDARWASSID ISKANDARWASSID, ISKANDARWASSID Isti Agnia Lutfiah Isti Agnia Lutfiah, Isti Agnia Kusumah, Raden Minda Latifah, Ayu Lavinia Marchela Prabawati Lina Marliani Maigoda, Tonny Cortis Maria Immaculata Iwo Maryanika, Leni Mimin Kusmiyati, Mimin Miza Rohmani Putri Mohammad Roseno Mulyani, Noni Mutia Awaliyah Nia Kurniasih nia kurniasih Noni Mulyani Noni Mulyani Nonong Rowiyah Novelia, Chelsy Nugraha, Triya Nunuy Nurjanah Nurhadi, Jatmika Nurhuda, Denny Adrian Nursolah, Mila Nurwansah, Illam O. SOLEHUDIN, O. Pratama, Krisna Setya Prawira, Naufal Lukita Putra, Putu Raka Setya Putri Fathiyyah Firmanda Riza Putri, Shafa Shafira Adinda Rabiussani, Rani Rahmada Kriswanto Rahmadhia, Dwi Lisyana Aufa Rahmah, Firda Aulia Rahman Rahmatuloh, Gani Raihan Akbar Raihan Fadhilah, Sania Raisya Revalia Putri Rama Kurnia Santosa Retty Isnendes Rhamadianto, Muhamad Iqbal Riky Taufik Afif Rila Muspita Rizki Muhammad Nur Rodiansyah, Novan Roseno, Mohammad Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rully Sumarlin Salma Atsriya Setiani Sandiansyah, Sandri Sandya, Cathleen Setiani, Puspa Endah Shakina, Intan Nazla SISKA PERTIWI, SISKA SITI MARYAM MAULIDA, SITI MARYAM Soemardji, Adreanus Andaja Sofia, Poppy Sofyan, I Wahyudi Sondari, Dea Srihilmawati, Rostika Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tanika Miatul Hadid Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti TIANAWATI, YANTI Tri Agustini Gandaresmi Tri Indri Hardini Tri Widyastuti Tryastuti Irawati Belliny Manullang Usep Kuswari Wafi, Abdurrahman Widyastiwi Widyastiwi Wikramaditya, I Made Phalguna Winci Firdaus Wiwin Setiawati Wulandari, Sri Rizki YANTI TIANAWATI Yeni Herlina Yessi Hermawati Yogi Yogaswara Yosa Fiandra Yudistira Fitra Sabarudin Yulianeta Zahra Anggraeni Zaini Ramdhan Zuhdi, Hafidz Ali Zulfikar Alamsyah