p-Index From 2021 - 2026
10.253
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Sosiohumaniora Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) BAHASA DAN SASTRA Jurnal Penelitian Pendidikan LOKABASA Jurnal Sains Teh dan Kina Journal Of Vocational Health Studies Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching EDUCARE Tawarikh : Journal of Historical Studies Jurnal SOLMA Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Media Karya Kesehatan Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Kalatanda : Jurnal Desain Grafis dan Media Kreatif Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Seni Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen eProceedings of Art & Design DIMASATRA MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Jurnal Audit dan Perpajakan International Journal of Multidisciplinary Sciences Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda International Journal of Language and Culture Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN BACKGROUND UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI PERATURAN BAGI PENDAKI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO Andika Putra, Hanif Akbar; sudaryat, yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan situs taman nasional yang berlokasi di Provinsi jawa Barat dan menjadi salah satu tempat yang mendayagunakan keindahan alam yang dimiliki sebagai objek wisata. Karenanya Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sering dijadikan sebagai tempat pendakian. Namun, kurangnya panduan keselamatan dan kesadaran pendaki dalam melakukan pendakian menyebabkan 琀椀ngginya angka kecelakaan dan kerusakan lingkungan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Karenanya dibutuhkan fasilitas dalam menyampaikan informasi yang mudah untuk diakses dan dipahami bagi pendaki, Untuk mengatasi pelanggaran peraturan dan kurangnya informasi kepada pendaki, penggunaan media animasi 2D diusulkan sebagai solusi. Media ini diharapkan dapat menyampaikan informasi tentang peraturan yang berlaku di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP) bagi pendaki, Dengan demikian penulis mencoba untuk merancang background berdasarkan pengumpulan data dan hasil analisis dengan metode observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka dan studi dokumen terkait dengan peraturan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kata Kunci: animasi 2D, peraturan pendakian, background, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Background Design For 2D Animation Regarding Regulations For Climbers Of Mount Gede Pangrango National Park Andika Putra, Hanif Akbar; sudaryat, yayat; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan situs taman nasional yang berlokasi di Provinsi jawa Barat dan menjadi salah satu tempat yang mendayagunakan keindahan alam yang dimiliki sebagai objek wisata. Karenanya Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sering dijadikan sebagai tempat pendakian. Namun, kurangnya panduan keselamatan dan kesadaran pendaki dalam melakukan pendakian menyebabkan 琀椀ngginya angka kecelakaan dan kerusakan lingkungan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Karenanya dibutuhkan fasilitas dalam menyampaikan informasi yang mudah untuk diakses dan dipahami bagi pendaki, Untuk mengatasi pelanggaran peraturan dan kurangnya informasi kepada pendaki, penggunaan media animasi 2D diusulkan sebagai solusi. Media ini diharapkan dapat menyampaikan informasi tentang peraturan yang berlaku di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP) bagi pendaki, Dengan demikian penulis mencoba untuk merancang background berdasarkan pengumpulan data dan hasil analisis dengan metode observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka dan studi dokumen terkait dengan peraturan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kata Kunci: animasi 2D, peraturan pendakian, background, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
PERANCANGAN KARAKTER UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI PERATURAN BAGI PENDAKI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO Haq, Razzan Dhiya Ul; Sudaryat, Yayat; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendakian Gunung Gede Pangrango menjadi pilihan utama bagi penduduk kotabesar yang mencari udara segar dan rekreasi. Namun, kurangnya panduan keselamatandan himbauan yang efektif menyebabkan tingginya angka kecelakaan dan polusilingkungan di gunung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan animasisingkat yang memberikan informasi tentang aturan keselamatan dalam pendakianGunung Gede Pangrango serta merancang karakter yang mencerminkan kesiapan alat danpakaian para pendaki. Pada proses pengumpulan data menggunakan metode kombinasi(Mix Method), data dikumpulkan melalui observasi langsung dan tidak langsung, studidokumen, Kuesioner, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasi,mencatat, dan menjelaskan data yang diperoleh untuk menghasilkan informasi deskriptifyang menggambarkan observasi. Diharapkan penelitian ini tidak hanya memberikankontribusi teoritis tentang aturan keselamatan pendakian, tetapi juga memberikanmanfaat praktis bagi institusi dan peneliti lain dalam pengembangan media informasi yanginovatif untuk pendakian gunung.. Kata Kunci: animasi 2D, pendakian, peraturan, storyboard, Taman Nasional Gunung GedePangrango (TNGGP).
PERANCANGAN STORYBOARD ANIMASI 2D UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA BALI TENTANG SEJARAH PERANG JAGARAGA Wikramaditya, I Made Phalguna; Ramdhan, Zaini; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perang Jagaraga, yang terbagi menjadi dua pertempuran di tahun 1848 dan 1849, merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan rakyat Bali melawan kolonialisme Belanda. Namun, kisah ini masih asing bagi banyak remaja di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk merancang storyboard animasi 2D yang menarik dan informatif untuk meningkatkan pengetahuan remaja Bali tentang Perang Jagaraga. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storyboard animasi 2D dengan judul "Perancangan Storyboard Animasi 2d Untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Bali Tentang Sejarah Perang Jagaraga" dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja Bali tentang Perang Jagaraga. Storybaord ini menceritakan latar belakang Perang Jagaraga, strategi dan keberhasilan Gusti Ketut Jelantik, peran Jero Jempiring, dan nilai-nilai patriotisme dan persatuan yang dapat dipelajari dari peristiwa ini. Diharapkan storyboard animasi 2D ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme di kalangan remaja Bali. Kata kunci: Animasi 2D, pembelajaran sejarah, patriotism, Perang Jagaraga, remaja Bali,
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI WAYANG SEROK SEBAGAI UPAYA ADAPTASI MEDIA Wafi, Abdurrahman; Ramdhan, Zaini; Sudaryat, Yayat
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang merupakan salah satu pertunjukkan seni yang berkembang sejak 1500 SM. Pada awalnya, pertunjukkan wayang diperuntukkan sebagai media pemanggil arwah leluhur. Hingga pada abad ke 10, wayang digunakan sebagai penyampai hiburan dan dakwah hingga saat ini. Dari sekian banyak jenis wayang, terdapat wayang yang menggunakan barang-barang bekas yaitu Wayang Serok. Saat ini, Wayang Serok memiliki masalah dimana tidak terdapat penerus serta kesenian Wayang Serok mengalami kepunahan. Hal ini dibenarkan oleh Abah Adang selaku pencipta Wayang Serok, dimana Wayang Serok tidak dikenal oleh masyarakat sehingga terancam punah. Oleh karena itu, untuk memperkenalkan kembali kesenian Wayang Serok, penulis merancang storyboard animasi 2D dengan cerita yang mengadaptasi sejarah kesenian Wayang Serok. Penulis menggunakan metode penelitian mix method, dengan cara pengumpulan data observasi, wawancara, studi pustaka, serta penyebaran kuesioner terkait topik yang diteliti. Kemudian data dianalisis secara konten untuk mendapatkan konsep sebagai acuan dalam membuat perancangan storyboard untuk memperkenalkan kembali kesenian Wayang Serok, agar masyarkat mengetahui dan berminat untuk membuat serta memainkan kesenian Wayang Serok. Kata kunci: adaptasi, storyboard, Wayang Serok.
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D MENGENAI PERATURAN BAGI PENDAKI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO Prawira, Naufal Lukita; Sudaryat, Yayat; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di Jawa Barat merupakandes琀椀nasi pendakian populer dengan luas 24.270,80 hektar, namun kepopuleran dankeramaian pengunjung ini membawa tantangan dalam pengelolaan dan dampaklingkungan. Dari ak琀椀vitas pendakian yang dilakukan di TNGGP ini masi 琀椀dak terlepas daripelanggaran peraturan, kurangnya penyampaian perarutan dan panduan pendakiankepada calon pendaki menjadi salah satu penyebab terjadinya pelanggaran yang terjadi.Untuk mengatasi pelanggaran peraturan dan kurangnya informasi kepada pendaki,penggunaan media animasi 2D diusulkan sebagai solusi. Media ini diharapkan dapatmenyampaikan informasi tentang peraturan dan keselamatan pendakian di TamanNasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Dengan demikian penulis mencoba untukmerancang storyboard berdasarkan pengumpulan data dan hasil analisis dengan metodeobservasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumen terkait dengan peraturan pendakiandi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kata Kunci: animasi 2D, pendakian, peraturan, storyboard, Taman Nasional Gunung GedePangrango (TNGGP).
Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut TIANAWATI, YANTI; Koswara, Dedi; Sudaryat, Yayat
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 9 No 2 (2023): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/.v9i2.3418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperloleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah kartu data untuk menginterpretsikan nilai-nilai etnopedagogik yang terdapat pada kesenian Bangreng.. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Bagaimanapun, hal-hal yang ditemukan merupakan hasil interpretasi oleh peneliti. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperloleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah kartu data untuk menginterpretsikan nilai-nilai etnopedagogik yang terdapat pada kesenian Bangreng.. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Bagaimanapun, hal-hal yang ditemukan merupakan hasil interpretasi oleh peneliti. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat tersebut.
Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Uji Aktivitas Antioksidan Kombucha Daun Kitolod (Isotoma longiflora L.) Menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis elvi trinovani; Kusmiyati, Mimin; Sudaryat, Yayat; Kusumah, Raden Minda; Rhamadianto, Muhamad Iqbal; Rustamsyah, Ardi
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v5i1.840

Abstract

Penyakit degeneratif menjadi penyebab kematian terbesar di dunia karena penurunan aktivitas fisik dan pola hidup yang disebabkan oleh kerusakan sel akibat reaktivitas senyawa radikal bebas. Radikal bebas dapat dihambat dengan senyawa antioksidan. Salah satu tumbuhan yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami yaitu daun kitolod (Isotoma longiflora L.) terbukti mengadung senyawa flavonoid yang dapat menghambat radikal bebas. Untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat dalam mengkonsumsi daun kitolod dibuat minuman tradisional yang difermentasi disebut dengan kombucha. Kadar flavonoid total menggunakan metode kolorimetri dan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) untuk mengukur aktivitas antioksidan pada kombucha kitolod dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kadar flavonoid total tiga sampel kombucha daun kitolod sampel A sebesar 1,6481 mg QE/g, kombucha daun kitolod sampel B sebesar 1,4056 mgQE/g, kombucha daun kitolod sampel C sebesar 1,5380 mg QE/g. Aktivitas antioksidan pada kombucha daun kitolod  memiliki nilai IC50 pada tiga sampel yaitu 540 ppm, 535 ppm, dan 539 ppm. Penelitian ini membuktikan bahwa kombucha daun kitolod mengandung senyawa flavonoid dan memiliki aktivitas antioksidan.
Flora And Fauna Terms in Sundanese Sisindiran Nonong Rowiyah; Yayat Sudaryat; Rahman
International Journal of Language and Culture Vol. 1 No. 1 (2023): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v1i1.5

Abstract

This paper aims to inventory and describe the lexicosemantic meaning of flora and fauna terms contained in Sundanese sisindiran. The methodology used in this paper is a qualitative approach and descriptive method. Data sources are taken from documents in the form of sisindiran books. To collect data, a literature study technique was used. The results presented as findings in this paper are an inventory of flora and fauna terms and their lexicosemantic meanings.
Ecopedagogical Values in Traditional Idiomatics Yayat Sudaryat; Nurhadi, Jatmika
International Journal of Language and Culture Vol. 2 No. 1 (2024): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v2i1.7

Abstract

The facts show that Nusantara (Indonesia) culture keeps a lot of local wisdom values. One of the cultural forms of Nusantara culture owned by Sundanese people is traditional expression. In the Sundanese language, traditional expression implied eco-pedagogical values. This research will comprehensively expose the eco-pedagogic values in the traditional Sundanese expression. This research used descriptive method and documentation technique or bibliographical study. The data was analyzed by immediate constituent analysis and hermeneutic analysis techniques. This research data is a number of traditional idiomatic Sundanese languages containing eco-pedagogical value. The result of the research showed that Sundanese traditional idiomatic contained eco-pedagogical values that can be used as the basis for local wisdom. The value of eco-pedagogic refers to real-life values based on the natural environment perspective. The eco-pedagogical aspect refers to the natural environment, flora, and fauna. So, this suggests that traditional idiomatics contain words that relate to nature, flora and fauna. For example, humans should not be separated from nature (Lamun diarah supana, kudu dipiara catangna). From time to time human civilization evolves from dependening on the nature stage (Bisa ngindung ka usum ngabapa ka jaman), managing the nature stage, to controlling the nature stage (Bisa ngigelan jeung ngigelkeun jaman). The ecopedagogical values which become the repertoire of local wisdom refers to the natural environment, time, flora, and fauna education.
Co-Authors , R.Didi Djadjuli A Rustamsyah A Rustamsyah, A ADE SUTISNA, ADE Afifah Rahmawati Agus Suherman Agus Widarsono Ahmad Juliarso AI PARIDAH, AI Ainun Nadhifah, Ainun Alaida Maharani, Nazwa Alamsyah, Zulfikar Alghifari, Akeyla Yudha Ammirulhaz, Moch Dhymas Andika Putra, Hanif Akbar Ardi Rustamsyah Ardi Rustamsyah Ardy Aprilian Anwar Ayu Puspitasari, Annisya Dyah Ayuni, Rhea A’dhawiah, Ira Robbaitul Baharsyah, Sang Balakosa, Zhafif Belliny Manullang, Tryastuti Irawati Citra Ratu Pelangi Citra Ratu Pelangi, Citra Ratu Dadan Rohdiana Dadang Sunendar Danan Darajat Dea Widiari, Ni Kadek Dede Farhan Mubarok Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Dhani Rahman, Mahendra Rama Dharmawan, Aliefki Pradithya Dicki Bakhtiar Purkon Dingding Haerudin Dwi Lisyana Aufa Rahmadhia Eet Saeful Hidayat Elvi Trinovani, Elvi Faizah Min Fadhlillah Fatimah, Cucu Fitriah, Nurul Aeni Ghoni, Deni Abdul Haq, Razzan Dhiya Ul Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herawati, Auliana Herdiana, Irfan Herlina, Yeni Hermawan Hermawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hidayat, Neng Tanti Septiani I Gusti Bagus Wiksuana Imas Diana Aprilia Imas Melasari Iskandar, Muhammad ISKANDARWASSID ISKANDARWASSID, ISKANDARWASSID Isti Agnia Lutfiah Isti Agnia Lutfiah, Isti Agnia Kusumah, Raden Minda Lavinia Marchela Prabawati Lina Marliani Maigoda, Tonny Cortis Maria Immaculata Iwo Maryanika, Leni Mimin Kusmiyati, Mimin Miza Rohmani Putri Mohammad Roseno Mulyani, Noni nia kurniasih Nia Kurniasih Noni Mulyani Nonong Rowiyah Novelia, Chelsy Nugraha, Triya Nunuy Nurjanah Nurhadi, Jatmika Nurhuda, Denny Adrian Nursolah, Mila Nurwansah, Illam O. SOLEHUDIN, O. Pratama, Krisna Setya Prawira, Naufal Lukita Putra, Putu Raka Setya Putri Fathiyyah Firmanda Riza Putri, Shafa Shafira Adinda Rabiussani, Rani Rahmada Kriswanto Rahmadhia, Dwi Lisyana Aufa Rahmah, Firda Aulia Rahman Rahmatuloh, Gani Raihan Akbar Raihan Fadhilah, Sania Raisya Revalia Putri Rama Kurnia Santosa Retty Isnendes Rhamadianto, Muhamad Iqbal Riky Taufik Afif Rila Muspita Rizki Muhammad Nur Roseno, Mohammad Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rully Sumarlin Sabarudin, Yudistira Fitra Sabarudin Salma Atsriya Setiani Sandiansyah, Sandri Sandya, Cathleen Setiani, Puspa Endah Shakina, Intan Nazla SISKA PERTIWI, SISKA SITI MARYAM MAULIDA, SITI MARYAM Soemardji, Adreanus Andaja Sofia, Poppy Sofyan, I Wahyudi Sondari, Dea Srihilmawati, Rostika Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tanika Miatul Hadid Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti TIANAWATI, YANTI Tri Agustini Gandaresmi Tri Indri Hardini Tri Widyastuti Tryastuti Irawati Belliny Manullang Usep Kuswari Usep Kuswari Wafi, Abdurrahman Widyastiwi Widyastiwi Wikramaditya, I Made Phalguna Winci Firdaus Wiwin Setiawati Wulandari, Sri Rizki YANTI TIANAWATI Yogi Yogaswara Yosa Fiandra Yudistira Fitra Sabarudin Yulianeta Zahra Anggraeni Zaini Ramdhan Zuhdi, Hafidz Ali Zulfikar Alamsyah