Claim Missing Document
Check
Articles

DOMINAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEMBUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI KOTA MATARAM Agus Supinganto
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.976 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v5i1.17

Abstract

Latar Belakang :Tubercolosis Paru merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis yang dapat mengenai paru. Program TB parudi Indonesia dilakukan dengan Strategi Directly Observed Treatment Shortcourse(DOTS)selama 6-8 bulan dan penderita dinyatakan sembuh bila hasil pemeriksaan dahak Akhir Pengobatan (AP) dinyatakan negatif. Kegiatan yang menunjang kesembuhan penderita TB Paru diantaranya adalah penyuluhan, kunjungan rumah dan Pengawas Menelan Obat (PMO). Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi kesembuhan penderita TB Parudi Kota Mataram. Desain Penelitian :Desain penelitian adalah Analitik Observasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah penderita TB yang diobati dengan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) mulai diberikan minum Obat Anti TB pertama bulan Juli-Desember. Jumlah responden kelompok kasus 42 penderita TB Paru yang telat sembuh 3-4 minggu dan kelompok kontrol 42 yang merupakan penderita TB Paru sembuh tepat waktu. Lokasi penelitian dilakukan di seluruh Puskesmas di Kota Mataram Cara pengumpulan data dengan kunjungan rumah dan wawancara dengan kuesioner. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara factor penyuluhan, kunjungan rumah dan Pengawas Minum Obat. Dengan kesembuhan penderita TB Paru di Kota Mataram dengan nilai signifikansi (P<0,05). Dimana Odd Ratio untuk factor penyuluhans ebesar 13,14 (CI95% = 2,56-67,35), factor kunjungan rumah sebesar 11,14 ( CI 95%=2,28-54,53) danfaktor PMO sebesar 18,53 (CI 95%= 3,88-88,42). Dari hasil tersebut didapatkan bahwa faktor pengawas Menelan Obat merupakan faktor yang paling dominan yang berpengaruh terhadap kesembuhan pasien TB tersebut. Rekomendasi : Diharapkan petugas kesehatan lebih meningkatkan keaktifan Pengawas Minum Obat melalui pemilihan, pelatihan dan pembinaan yang baik sehingga Pengawas Minum Obat dapat berperan dalam meningkatkan kesembuhan penderita TB Paru tepat waktu
Karakterisasi dan Formulasi Uji Sitotoksik Nanopartikel PLGA-pcDNA 3.1-SB3-HBcAg dari Gel Retardation Assay sebagai Delivery Agent Kandidat Vaksin DNA Hepatitis B Lalu Unsunnidhal; Raudatul Jannah; Fihiruddin; Nurul Inayati; Agus Supinganto
Journal of Health (JoH) Vol 10 No 2 (2023): Journal of Health (JoH) - July
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v10n2.570

Abstract

Indonesia is one of the countries that has the highest prevalence of HBsAg (hepatitis B disease), ranging from 2.5% to 10%, with the highest levels reported in North Sulawesi with 33.0%, Papua with 12.8%, and Pontianak with 9.1%. Strategies to overcome these obstacles include using formulations such as nanoparticles, which are formed by coacervation between polymers and DNA. This study showed that the results of the physicochemical characterization of PLGA-pcDNA 3.1-SB3-HBcAg showed a polydispersity index value of 0.246, a particle size of 925 nm, and a zeta potential value of 2.31 mV. PLGA managed to protect PLGA-pcDNA 3.1-SB3-HBcAg from enzymatic degradation, and the viability percentage of the PLGA-pcDNA 3.1-SB3-HBcAg cytotoxicity test was 98.03%, so that PLGA has good potential as a delivery system for PLGA -pcDNA 3.1-SB3- HBcAg.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KELUARGA DALAM DETEKSI DINI DIMENSIA DI KOTA MATARAM Agus Supinganto; Aswati Aswati; Endy bebasari Ardhana Putri; Aini Aini; Baiq Wida Widaswara; Ni Ketut Metri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15431

Abstract

Abstrak: Menurunnya kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari pada lanjut usia karena hilangnya kapasitas intelektual pada kognitif dan kepribadian, menurunnya daya ingat, berpikir, serta berperilaku. Pemeriksaan neurologi di Posyandu Lansia belum pernah dilakukan karena terbatasnya tenaga kesehatan. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keluarga dan lanjut usia belum tahu gangguan kognitif dan kepribadian pada lanjut usia, sehingga beresiko terjadi gangguan aktifitas sehari-hari pada lanjut usia. Pengabdian ini bertujuan untuk (1) Memberikan pengetahuan kepada keluarga dan lanjut usia mengenai Dimensia; dan (2) Meningkatkan keterampilan keluarga dan lanjut usia dalam deteksi dini Dimensia melalui senam otak dan menggambar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa penyuluhan dan pendampingan oleh tim pengabdian dengan materi berupa (1) Pengenalan Dimensia; (2) Pengenalan senam otak; dan (3) Pengenalan peran keluarga pada penderita Dimensia. Mitra pengabdian ini yaitu keluarga dan lanjut usia di Lingkungan Majeluk Kelurahan Pejanggik Kota Mataram. Jumlah peserta sebanyak 35 Kepala Keluarga dan lanjut usia dengan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan 5.68 dan peningkatan keterampilan keluarga dan lanjut usia sejumlah 36.24 tentang deteksi dini Dimensia, sehinga keluarga mampu melakukan deteksi dini Dimensia serta meningkatkan peran serta keluarga dalam perawatan dan kemandirian lanjut usia.Abstract: Loss of intellectual capacity in the elderly in cognitive and personality, decreased memory, thinking, behaving, and the ability to carry out daily activities. Neurological examination at the Elderly Posyandu has never been carried out due to the limited number of health workers. Based on the situation analysis, the problems faced by partners, namely families and the elderly, do not know cognitive and personality disorders in the elderly, so the risk of disruption of daily activities in the elderly. This service aims to (1) provide knowledge to families and seniors about dementia; and (2) Improving family and elderly skills in early detection of dementia through brain exercises and drawing. The method used in this service is in the form of counseling and assistance by the service team with material in the form of (1) Introduction to Dementia; (2) Introduction to brain gymnastics; and (3) Introduction of the role of the family in people with dementia. The service partners are families and seniors in the Majeluk Environment, Pejanggik Village, Mataram City. The number of participants was 35 heads of families and seniors with pre-test and post-test evaluations. The results of the activity show that there is an increase in knowledge of 5.68 and an increase in family and elderly skills in the number of 36.24 regarding early detection of dementia, so that families are able to carry out early detection of dementia and increase family participation in the care and independence of the elderly.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN Rinovian Rais; Muhammad Aris; Devin Mahendika; Agus Supinganto; Andi Sarbiah
Health Sciences Journal Vol 7, No 2 (2023): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v7i2.2310

Abstract

Angka stunting di DKI Jakarta mencapai ada sekitar 790 ribu balita. Namun angka prevalensi kasus stunting saat ini masih menyentuh 14 persen atau sekitar 110 ribu balita. Ditemukan 19 balita yang stunting dan 14 yang berada digaris merah gizi buruk. Posyandu dengan kadernya dibentuk untuk menjadi andalan dalam menekan kasus stunting. Kader posyandu merupakan penggerak utama seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu. Keberadaan kader penting dan strategis, ketika pelayanan yang diberikan mendapat simpati dari masyarakat akan menimbulkan implikasi positif terhadap kepedulian dan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan kader posyandu dengan kejadian stunting di Kelurahan Pejaten Barat Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 10-20 Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader posyandu UPT Puskesmas Pasar Minggu yaitu sebanyak 30 kader dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu pengukuran antropometri tinggi badan menggunakan microtoise untuk mengetahui kejadian stunting dengan indeks TB/U, tingkat pengetahuan kader dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariate Chi Square. Hasil penelitian didapat sebanyak 22 kader (73,3 %) memiliki pengetahuan yang tidak baik dan 21 (70,0%) balita mengalami stunting. Hasil analisis Uji Chi Square dapat diketahui bahwa p-value (0,003) α (0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima, maka hasilnya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kader dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Kelurahan Pejaten Barat Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan. Saran dari peneliti kader posyandu diharapkan lebih aktif lagi untuk mencari ilmu terbaru mengenai stunting pada balita dan Pemerintah Daerah agar lebih perduli terhadap kader posyandu dan balita yang memiliki permasalahan gizi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN GANGGUAN PERTUMBUHAN BATITA Aswati; Agus Supinganto; Sopian Halid; Melati Inayati Albayani; Henny Yolanda; Winda Nurmayani
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i2.292

Abstract

Indicators of community nutrition development through nutrition management in toddlers need to be supported by the family's ability to recognize children's growth. Having a healthy child is the hope of all families. To achieve this, of course, the family must be able to carry out family care functions which include, getting to know, making the right decisions, caring for, providing a supportive environment and utilizing existing health facilities. The purpose of this community service is to improve the ability about the function of family care in the prevention of toddler growth disorders. The outputs resulting from this community service are educational videos on preventing toddler growth disorders and the toddler growth module.
Hubungan Karakteristik Individu dengan Kinerja Petugas Rekam Medis di Puskesmas Wilayah Kota Mataram Rizal Pratama Adi Putra; Sismulyanto Sismulyanto; Agus Supinganto; Menap Menap; Sastrawan Sastrawan; Suardi Suardi; Uswatun Hasanah; Musparlin Halid
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 5 No 3 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v5i3.4627

Abstract

Efforts to improve the performance of healthcare workers at Community Health Centers are crucial due to various aspects related to improving healthcare services. This study aimed to determine the relationship between individual characteristics and the performance of medical recorders at Community Health Centers in the Mataram City area. The research used a cross-sectional design with a sample size of 43 people. Bivariate analysis was used with a confidence level of 95% and a p-value <0.05. The study showed that there was no significant relationship between gender (p=0.737) and the performance of medical record officers. On the other hand, there were a relationship between educational background and performance with p=0.036, length of service and performance with p=0.036, age and performance with p=0.006. Additionally, employment status and performance with p=0.001, and training and performance with p=0.019. Therefore, individual characteristics such as educational qualifications, length of service, age, employment status, and training play an important role in improving the performance of medical record officers at Community Health Centers in the Mataram area. Healthcare service organizations need to optimize workforce management strategies and improve the quality of medical record management.
Coaching clinic research proposal writing: A practical guide to your research success Hardani, H.; Sahbany, Sri; Hadi, Samsul; Ulandari, Atri Sri; Ariwidiani, Ni Nyoman; Supinganto, Agus
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v5i2.32409

Abstract

Writing a research proposal is a crucial first step in determining the success of your research project. However, authors often face challenges in formulating proposals that are clear, relevant, and persuasive. The purpose of this service is to help researchers, especially young researchers in making research proposals. The method of implementing this service uses a Coaching Clinic, discussion, and mentoring which is carried out in a hybrid manner with pre-test and post-test.  Participants in this Coaching Clinic were young lecturers from Politeknik Medica Farma Husada Mataram and several other universities who participated online. There were 20 participants and it was held online through a Zoom meeting on December 16, 2023. The main target of this activity is young lecturers who have minimal experience writing research proposals. The results of this service show an increase in lecturers' abilities or skills and understanding in writing research proposals by 84.50%. Coaching clinics can improve the ability of lecturers to write research proposals.
Determinan Faktor Kepatuhan Tim Bedah dalam Penerapan Surgical Safety Checklist pada Pasien Bedah di Instalasi Bedah Sentral Rasyid, Muh. Emilia Sa’di; Menap, Menap; Supinganto, Agus
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1940

Abstract

Insiden keselamatan pasien merupakan kejadian sering terjadi terutama di kamar bedah yang salah satunya disebabkan karena penerapan penggunaan cheklist surgical safety belum optimal. Penerapan patient safety sebagai Upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. patient safety didalam kamar bedah dilaksanakan dengan menggunakan surgical safety checklist. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan faktor kepatuhan tiem bedah dalam penerapan surgical safety checklist pada pasien bedah di Instalasi Bedah Sentral. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 59 responden diambil dengan cara random simple sampling. Instrument digunana adalah kuesioner faktor kepatuhan tim bedah dalam penerapan surgical safety cheklist. Data dianalisis menggunakan uji chi square untuk melihat ada tidaknya suatu hubungan pada beberapa variable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor kepatuhan yang signifikan dalam pelaksanaan surgical safety checklist berupa pengetahuan, sikap, motivasi, umur, pendidikan. Faktor yang tidak signifikan dalam pelaksanaan surgical safety checklist berupa jenis kelamin, jumlah penghasilan dan masa kerja.. faktor pengetahuan merupakan faktor dominan dalam mempengaruhi kepatuhan tim dalam penerapan surgical safety cheklist  dengan nilai p value 0,000 dengan r htiung = 4,766. Hasil ini menujukkan kepatuhan dalam  penerapan surgical safety cheklist dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan tiem bedah
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Derajat Hipertensi pada Lansia di Dusun Melase Bahtiar, Heri; Ariyanti, Maelina; Supinganto, Agus
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 12 No. 02 (2022): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.936 KB) | DOI: 10.57267/jisym.v12i02.204

Abstract

Hypertension is a big and serious problem worldwide. The incidence ofhypertension is more and is often experienced by elderly. One factorsthat cause hypertension is a poor diet such as consuming foods high insodium and fat. So that elderly who have health problems really needfamily support. Data on hypertension sufferers in elderly in Melasevillage are 30 people with an average blood pressure of around 140/90mmHg to 190/110 mmHg which shows that the degree of hypertensionis very high. The purpose of this study was to determine the relationshipbetween family support and the degree of hypertension. This researchmethod is analytic observational with cross sectional approach. Thepopulation study was 30 elderly people using total sampling technique.The data collection method used a questionnaire on each variable.Statistical test used Spearman Rho. The results showed that there were15 people (50%) of sufficient family support, 15 people (50%) of degreeof hypertension stage I category. There is a relationship between familysupport (p = 0.000 <0.05) to degree of hypertension. The conclusion isthe better family support, the lower the degree of hypertension.Suggestions if you want a normal hypertension degree, it must besupported by a good family so that blood pressure can become morenormal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN Rais, Rinovian; Aris, Muhammad; Mahendika, Devin; Supinganto, Agus; Sarbiah, Andi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20619

Abstract

Kader posyandu merupakan penggerak utama seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu. Keberadaan kader penting dan strategis, ketika pelayanan yang diberikan mendapat simpati dari masyarakat akan menimbulkan implikasi positif terhadap kepedulian dan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan kader posyandu dengan kejadian stunting di Kelurahan Pejaten Barat Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 10-20 Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader posyandu UPT Puskesmas Pasar Minggu yaitu sebanyak 30 kader dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu pengukuran antropometri tinggi badan menggunakan microtoise untuk mengetahui kejadian stunting dengan indeks TB/U, tingkat pengetahuan kader dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariate Chi Square. Hasil penelitian didapat sebanyak 22 kader (73,3 %) memiliki pengetahuan yang tidak baik dan 21 (70,0%) balita mengalami stunting. Hasil analisis Uji Chi Square dapat diketahui bahwa p-value (0,003) < ? (0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima, maka hasilnya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kader dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Kelurahan Pejaten Barat Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan. Saran dari peneliti kader posyandu diharapkan lebih aktif lagi untuk mencari ilmu terbaru mengenai stunting pada balita dan Pemerintah Daerah agar lebih perduli terhadap kader posyandu dan balita yang memiliki permasalahan gizi.
Co-Authors - Syamdarniati, - Aan Dwi Sentana Abdul Haris Abdul Haris Adi Putra, Rizal Pratama Afrida, Baiq Ricca Aini Aini Albayani, Melati Inayati Amaliah, Lili Andi Sarbiah Apri Sulistianingsih Aripa, Lusyana Aris, Muhammad Aristiawan, Danul Ariyanti, Maelina Asih Setyarini Aswati Aswati Aswati Aswati, Aswati Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita Atri Sri Ulandari Baiq Nining Handayani Baiq Nining Handayani Baiq Ricca Afrida Baiq Wida Widaswara Budiana Budiana Budiana, Irwan Chen-Chung Hey Cipta Pramana Cut Mutia Devin Mahendika Dewi Nursukma Purqoti Dian Istiana Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha Dorce Sisfiani Sarimin Efendi, Sucita Endy bebasari Ardhana Putri Farihan, Amila Dinan Fihiruddin Firman Fajar Perdhana Fitria Fitria Galyubi, Gaus Halid, Sopian Hardani, H Haryani Haryani Hasanah, Idyatul Hayana Hayana Hayana Helmina Andriani Heri Bahtiar Hidayati, Baiq Nurul I Ketut Metri Imam Maliki Ina Kusrini Ina Kusrini Irni Setyawati Irwan Budiana Irwan Budiana Jannah, Suci Muqodimatul Joel Rey Ugsang Acob Karjono, M. Kusniyati Utami Lalu Unsunnidhal Lili Amaliah Lili Amaliah Mahendika, Devin Mardiatun Mardiatun Mardiatun Mardiatun Marieta KS Bai Mashudi, Sugeng Menap Mfuh Anita Y. Lukong Misroh Mulianingsih Mohd Nazil bin Saleh Muhamad Arif Musoddaq Muhammad Aris Aris Muhammad Firmansyah Mulianingsih, Misroh Mulyoto, Raufina Riandhani Musparlin Halid Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Nanang Wiyono Ni Ketut Metri Ni Ketut Metri Ni Ketut Metri, Ni Ketut Ni Nyoman Ariwidiani Ni Putu Aryani Ni Putu Aryani Ni Putu Mirah Yunita Udayani NI PUTU SUMARTINI Ni Putu Sumartini Ni Wayan Trisnadewi Nik Azliza binti Nik Arifin Noor Alamsyah Nurdin, Nugi Nurul Inayati Purwoko, Sidiq Putra, Rizal Pratama Adi Putri Pertiwi, Made Gendis Raden Ahmad Dedy Mardani, Raden Ahmad Dedy Raimunda Woga Raimunda Woga Rais, Rinovian Rasyid, Muh. Emilia Sa’di Raudatul Jannah raudatul jannah Reni Chairunnisah Rinovian Rais Rizal Pratama Adi Putra S Supriyanto Samsul Hadi Sarbiah, Andi Sastrawan Sastrawan Selasih Putri Isnawati Hadi Sismulyanto Sri Sahbany Suardi Suardi Sucita Efendi Sugiharto Sh Suharmanto Suharmanto Suharmanto Syamsuriansyah, Syamsuriansyah Uly, Nilawati Unsunnidhal, Lalu Uswatun Hasanah Veithzal Rivai Zainal Winda Nurmayani M Yan Reiza Permana Yolanda, Henny Yoseph Woge Yustina P. M. Paschalia Zulkahfi, Zulkahfi