p-Index From 2021 - 2026
10.687
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences KEAIRAN MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Rekayasa Jurnal Dampak Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Teras Jurnal JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Serambi Engineering Jurnal Kreativitas PKM EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Techno-Fish Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Journal of Tropical Marine Science JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( Abdi Ke Ungu) International Journal of Aviation Science and Engineering Journal of Innovation and Technology Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung COJ (Coastal and Ocean Journal) Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Sylva Lestari JURNAL HUTAN TROPIS JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Journal of Public Health Concerns Journal of Sustainability Science and Technology TEKNOSIA Jurnal Sipil Terapan Jurnal Meteorologi dan Geofisika Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Nemui Nyimah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

Analisis Muka Air Banjir terhadap Tutupan Lahan di Sungai Bulok Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Amanda, Tiara Maelta; Kusumastuti, Dyah Indriana; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad; Wahono, Endro Prasetyo
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i2.957

Abstract

Abstrak Sungai Bulok menjadi salah satu Lokasi banjir di WS Seputih Sekampung yang berhasil diidentifikasi. Pada tahun 2017, terjadi banjir besar di Sungai Bulok sehingga mengakibatkan Bendung Gatel (STA 11+00 dari Muara Way Bulok) rusak berat dan juga menyebabkan kerusakan tanggul. Tujuan penelitian ini akan menganalisis Debit Puncak Banjir untuk mengetahui Tinggi Muka Air banjir dengan menggunakan HEC-RAS, serta membahas alternatif untuk mengurangi dampak banjir. Analisis banjir rencana menggunakan metode HSS Nakayashu. Debit puncak banjir Sungai Bulok, untuk kala ulang 20 tahun sebesar 517,02 m3/dt. Profil muka air banjir pada sungai bulok untuk Kala Ulang 2, 5, dan 10 tahun aman dari banjir, sedangkan untuk kala ulang 20 tahun terdapat banjir dari Ruas 1 sampai dengan Ruas 8 sungai Bulok. Untuk alternatif jangka pendek dan menengah diperhitungkan panjang tanggul Untuk mereduksi limpasan yang terjadi dilakukan simulasi hidrolika dengan mengubah tutupan lahan sebanyak 10% sehingga dapat menurunkan Debit Banjir Kala ulang 20 tahun menjadi 313,35 m3/dt atau sebesar 39,39%. Kata kunci: Sungai Bulok, HEC-RAS, tata guna lahan, banjir  Abstract Bulok River is one of the identified flood locations in the Seputih Sekampung Watershed. In 2017, there was a major flood on the Bulok River, causing the Gatel Dam (STA 11+00 from Muara Way Bulok) to be heavily damaged and also causing damage to the embankment. The purpose of this study will be to analyze the Peak Flood Discharge to determine the Flood Water Level using HEC-RAS, as well as discuss alternatives to reduce the impact of flooding. Design flood analysis using the HSS Nakayashu method. The peak flood discharge of the Bulok River, for a 20-year return period, is 517.02 m3/sec. The profile of the flood water level in the bulok river for return periods 2, 5, and 10 years is safe from flooding, while for the 20 year return period there are floods from section 1 to section 8 of the Bulok river. For the short and medium term alternatives, the length of the embankment is calculated. To reduce the runoff that occurs, hydraulic simulations are carried out by changing the land cover by 10% so that it can reduce the 20 year return period flood discharge to 313.35 m3/s or 39.39%. Keywords: Bulok River, HEC-RAS, land use, flood
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Mutu Beton Ready Mix Suri, Yola Andara Pratami; Noorhidana, Vera Agustriana; Helmi, Masdar; Isneini, Muhammad; Wahono, Endro Prasetyo
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1049

Abstract

Abstrak Batching Plant sebagai pengolah beton ready mix untuk pembangunan jalan. Dahulu terjadi penurunan mutu beton laboratorium dan lapangan. Akhirnya melatar belakangi penelitian dengan tujuan menganalisis faktor penyebab penurunan mutu seperti; standarisasi SNI material, waktu tempuh beton ke lapangan, perlakuan sampel, komposisi beton. Langkah yang digunakan ialah pengujian material, uji slump dan suhu campuran di laboratorium dan lapangan, mencatat waktu perjalanan dan tuang beton, pembuatan sampel lapangan dan laboratorium, pembuatan sampel khusus, pengujian kuat tekan beton mutu fc10 MPa dan kuat tarik lentur beton mutu Fs4,5 MPa usia 7 dan 28 hari, menggunakan Statistical Quality Control (SQC). Hasil kuat tekan dan kuat tarik lentur sampel laboratorium dan lapangan tidak konstan bahkan berada dibawah nilai (LCL). Penyebabnya pasir dengan kadar lumpur diatas 5%. Mengatasinya dengan penambahan Admixture, admixture Naptha E-121 0,9% menjadi 1,2%, Naptha RD-31 0,2% sampel balok dan Naptha E-121 0,3% menjadi 0,6%, Naptha RD-31 0,2% silinder. Kata kunci: Beton, Statistical Quality Control, Admixture  Abstract Batching Plant as a readymix concrete processor for road construction. In the past, there was a decline in the quality of laboratory and field concrete. Finally, the background for research with the aim of analyzing the factors causing quality decline such as; SNI standardization of materials, concrete travel time to the field, sample treatment, concrete composition. The steps used are material testing, slump testing and mixture temperature in the laboratory and field, recording travel and pouring times for concrete, making field and laboratory samples, making special samples, testing the compressive strength of FC'10 MPa quality concrete and the flexural tensile strength of Fs quality concrete. '4.5 MPa aged 7 and 28 days, using Statistical Quality Control (SQC). The results of the compressive strength and flexural tensile strength of laboratory and field samples are not constant and are even below the (LCL) value. The cause is sand with a mud content above 5%. Overcome this by adding admixture, admixture Naptha E-121 0.9% to 1.2%, Naptha RD-31 0.2% for beam samples and Naptha E-121 0.3% to 0.6%, Naptha RD-31 0 .2% cylinder. Keywords: Concrete, Statistical Quality Control, Admixture
Pendugaan Hasil Sedimen Terhadap Penggunaan Lahan dengan Metode MUSLE di DAS Way Besai Saputro, Rifki Ananda; Kusumastuti, Dyah Indriana; Wahono, Endro Prasetyo; Zakaria, Ahmad; Purwadi, Ofik Taupik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1101

Abstract

Abstrak Salah satu dampak dari erosi adalah penurunan produksi pangan secara global. Penyebab erosi yang terjadi di wilayah sungai adalah perubahan tutupan lahan dan iklim. Dengan melakukan penghijauan, meningkatkan vegetasi dan ekologi, dan perencanaan penggunaan lahan diindikasikan dapat mencegah erosi. Sedimentasi akibat erosi di sungai juga dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung air. Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) merupakan pengembangan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dalam pendugaan hasil sedimen. Tujuan dari penelitian adalah memperoleh pendugaan hasil sedimen terhadap penggunaan lahan menggunakan metode MUSLE pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Besai berbasis sistem informasi geografis. Hasil sedimen periode ulang dengan metode MUSLE untuk Y(2 tahun), Y(5 tahun), Y(10 tahun), Y(25 tahun), Y(50 tahun), Y(100 tahun), dan Y(200 tahun) masing-masing diperoleh sebesar 656.8765 ton, 782.4091 ton, 861.3319 ton, 957.7598 ton, 1027.6898 ton, 1096.4283 ton, dan 1164.6822 ton. Sedimentasi kala ulang menunjukkan tren peningkatan sejalan dengan bertambahnya lama periode yang berulang. Kata kunci: Sedimen, Erosi, MUSLE, DAS Way Besai  Abstract Erosion leads to a global decrease in food production. Land cover and climate changes are the main causes of erosion in river areas. To reduce erosion, we can implement greening projects, improve vegetation, and plan land use strategically. Sedimentation resulting from river erosion can diminish the water-holding capacity of rivers. MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) method, which enhances USLE (Universal Soil Loss Equation), is used to predict sediment yield. The objective of research is to estimate sediment yield in relation to land use using MUSLE method within Way Besai Watershed, based on a geographic information system (GIS). Sediment yields for recurrence periods, including Y(2 years), Y(5 years), Y(10 years), Y(25 years), Y(50 years), Y(100 years), and Y(200 years), are calculated as 656.8765 tons, 782.4091 tons, 861.3319 tons, 957.7598 tons, 1027.6898 tons, 1096.4283 tons, and 1164.6822 tons, respectively. Sedimentation rates exhibit an upward trajectory in tandem with increasing recurrence periods. Keywords: Sedimentation, Erosion, MUSLE, Way Besai Watershed
Evaluasi Penilaian Kinerja Irigasi dan Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi Way Merias Kabupaten Lampung Tengah Rahmadani, Eria Zundi; Wahono, Endro P; Purwadi, Ofik Taufik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1179

Abstract

Abstrak Kegiatan operasi dan pemeliharaan (O&P) irigasi adalah bagian dari manajemen irigasi yang bertujuan untuk keberlangsungan dan kemandirian sistem irigasi. Di wilayah irigasi ini, belum pernah dilakukan pemulihan atau perbaikan secara berkala, sehingga asset irigasi terus mengalami penurunan fungsi. maka diperlukan studi evaluasi kinerja irigasi dan angka kebutuhan nyata pengelolaan irigasi (AKNPI). Daerah Irigasi Way Merias merupakan Daerah Irigasi yang berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Lampung Tengah, daerah irigasi Way Merias memiliki luas fungsional 79.44 Ha dari luas baku dan potensial yang dimanfaatkan secara fungsional. Daerah Irigasi Way Merias, Kabupaten Lampung Tengah, masih di bawah standar di mana pada Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 menjelaskan untuk katergori Nilai Bobot 80-100 kinerja irigasi tersebut sangat baik, sedangkan pada Daerah Irigasi Way Merias nilai kinerja sistem irigasi 55-69 bahwa pada daerah irigasi tersebut kurang dan perlu perhatian, Total biaya yang dibutuhkan untuk pengelolaan daerah irigasi Way Merias adalah sebesar Rp 317.803.367. Kata kunci: Operasi Dan Pemeliharaan, Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi. Kinerja Irigasi,   Abstract Irrigation operation and maintenance (O&M) activities are part of irrigation management which aims to ensure the sustainability and independence of the irrigation system. In this irrigation area, regular restoration or repairs have never been carried out, so irrigation assets continue to decline in function. Therefore, an evaluation study of irrigation performance and real irrigation management needs (AKNPI) is needed. The Way Merias Irrigation Area is an irrigation area under the authority of the Central Lampung Regency Water Resources Service. The Way Merias irrigation area has a functional area of 79.44 Ha. The Way Merias Irrigation Area, Central Lampung Regency, is still below standard. In PUPR Ministerial Decree No. 12/PRT/M/2015 explains that for the Weight Value category 80-100 the irrigation performance is very good, whereas in the Way Merias Irrigation Area the irrigation system performance value is 55-69, which means that in this irrigation area it is lacking and needs attention. from the standard and potential area utilized functionally. The total costs required to manage the Way Merias irrigation area are IDR 317,803,367. Keywords: Operation and Maintenance, Real Needs Figures for Irrigation Management
Co-Authors Abdul Fattah Maghribie Abdullah Aman Damai Achmad Y T Panuju Achmad Yahya Teguh Panuju Adenan Yusuf Aditya, Robby Firza Agus Setiawan Agus Setiawan Agustina Iryani, Dewi Agustinus Purna Irawan Ahmad Herison Ahmad Zakaria ahmad zakaria Ahmad Zakaria Ahmad Zakaria Ahmad Zakaria Alami, Fikri Amanda, Tiara Maelta Amini, Rosidah Andandaningrum, Della Andika, Ivana Aprili Andius D. Putra Andius Dasa Putra Andriansyah, Yeddy Anggraini, Witta Putri anggraini, yeshe Angin, Geleng Perangin Anwar Arianti, Tanti Arief Andriansyah Aristiani, Widya Asep Sukohar Ashruri Ashruri, Ashruri Aviati S., Yuniar Ayu Kurniasih Ayu Kurniasih, Ayu Bagus Sapto Mulyatno Bayu Anggileo Pramesona Budi Setiyawan Christine Wulandari Dermiyati Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Diah Indriana Kusumastuti Dian Triyanto didit kuswadi kuswadi Diyan Ahmad Saputra Dwi Arnanda Putra, Novindio Dwi Joko Winarno Dwi Joko Winarno Dwi Jokowinarno Dyah Indriana Kusumastuti Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eddy Purwanto Eko Adi Saputra Fahri, Muhammad Yusrizal Faishal Muhammad Hanun Fakhrizal, Achmad Bagus Febrian Febrian Febriyani, Febriyani Fikri Alami Fitria Saftarina Fridayanto, Syahlan Naufal Gatot Eko Susilo Geleng Perangin Angin Gunardi Winarno Gusri Akhyar Ibrahim Hardito, Joni Helmi, Masdar Ika Kustiani Ikhfan Kurniyawan Irwan Irwan Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Isneini, Mohd Isneini, Muhammad Ivana Aprili Andika Jalal, Muhammad Agung Wijdan Jimad, Habibullah Kaskoyo, Hari Kristianto Usman kuncoro, wahyu hadi Kurniawan, Rizqi Kurniyawan, Ikhfan Kusanti, Nency Dwi Kusumastuti, Diah Indriana Kusumastuti, Dyah I. Lana Izzul Azkia, Lana Izzul Lidya Susanti Lusmeilia Afriani M. Dyan Susila Mahardika, Siti Mariyanto Mariyanto Mariyanto Mariyanto Masdar Helmi Maulana Yusuf Maulana Yusuf Melya Riniarti Mohd. Isneini Muhamad Angga Wicaksono Muhammad Amin Muhammad Reza Mulyasari, Rahmi Murdiagatma, Sefrinta Sasma Murhadi Mutia Sasra Olga Pandani Nababan, Otto Lambok Raya Nasution, Miftahul Jannah Nency Dwi Kusanti Niken, Chatarina Noorhidana, Vera Agustriana Nora Anggraini Noviani, Erina Nugraha, Aditya Wisnu Nugraheni, Melly Nur Arifaini NUR EFENDI Nurhasanah Nurhasanah Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Opik Taufik Purwadi Ovalia, Nora Wilya Pandani, Mutia Sasra Olga Park Eun Ha Persada, Citra Purwadi , Ofik Taupik Purwadi, Ofik Taupik Purwadi, Opik Taufik Putri, Septi Malidda Eka Rahmadani, Eria Zundi Rian Alfian Riki Chandra Wijaya Riki Chandra Wijaya Rinawati Rinawati Rinawati Rio Aditomo Mahardika Putra Rizki Pratama Rizqi Kurniawan Robby Firza Aditya Rosidah Amini Roslina Samsul Bakri Samsul Bakri Saputra, Eko Adi Saputro, Rifki Ananda Sari, Dwi Meyta Sasongko, Respati Anton Sembiring, Silsila Jana Firdasa Septiana Widi Lestari Setiajaya, Arif Siti Zulaicha, Annisaa Slamet Budi Yuwono Slamet Budi Yuwono Sri Ratna Sulistiyanti Subuh Tugiono Subuh Tugiono, Subuh Suharmanto Suharni Suharni Suharno Sulistiyanti, Sri R Suprayitno, Meli Supriono, Bambang Suri, Yola Andara Pratami Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syah, Aminudin Syarifuddin Azis Taupik Purwadi, Ofik Teguh Endaryanto Tommy Arisandy Trisna Praja, Tondano Tugiono Tugiyono Vera Agustriana Noorhidana wahyu hadi kuncoro Wardani, Dyah Wulan Warganegara, Ariska Wicaksono, Muhamad Angga Widya Aristiani Widyasmoro, Doni Wijaya, Riki Chandra Wulan Sumekar Rengganis Wardani, Dyah Wulan, Anggraini Janar Yuda Romdania Zainal Abidin