Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMAN 1 BANDARLAMPUNG Riwanti Manik; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.096 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding negotation text of students in class X SMAN 1 Bandar Lampung academic year 2014/2015. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson plan. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, trying and communicating activities. The teacher make an assessment on aspects of the technique an observation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks negosiasi pada siswa kelas X SMAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba, dan mengomunikasikan. Guru melakukan penilaian pada aspek sikap melalui teknik observasi.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks negosiasi.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VII SMPN 13 BANDARLAMPUNG Mutiara Dini; Mulyanto Widodo; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.975 KB)

Abstract

This research aims to describe the students ability in writing observation text at the seven grade of SMP Negeri 13 Bandarlampung 2013/2014 period. This research uses descriptive method. Data collecting technique used in this research was written test technique such as writing the report text of observation. The populations of this research was 275 students from six classes by 45 students as the sample or 15% of population. Based on the result, it can be said the students ability in writing instructions at the seven grade of SMP Negeri 13 Bandarlampung 2013/2014 peroide is categorized very good. For each indicator text observation report by 75 is catagorized good. The vocabulary by 68 is categorized enough. And spelling and attractiveness by 73 is categorized enough.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandarlampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes tertulis berupa kegiatan menulis teks laporan hasil observasi. Sampel diambil 15% dari jumlah populasi sehingga sampel yang digunakan sebesar 45 siswa dari jumlah populasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kemampuan menulis petunjuk pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandarlampung tergolong dalam kategori baik sekali. Hal ini dapat dilihat dari penguasaan rata-rata siswa secara keseluruhan pada indikator pengorganisasian unsur teks laporan observasi menunjukkan nominal 93 yang tergolong dalam kategori baik Sekali. Bila dilihat per indikator, pada aspek struktur kalimat rata-rata 75 tergolong dalam kategori baik. Indikator kosakata rata-rata 68 tergolong dalam kategori cukup. Indikator penggunaan ejaan rata-rata 73 tergolong dalam kategori cukup. Kata kunci: kemampuan, menulis, teks laporan hasil observasi.
Penggunaan Deiksis dalam Kisah Negeri Lain Karya Kahlil Gibran Dedi Febriyanto; Mulyanto Widodo; Eka Putri Rahayu
SUAR BETANG Vol 17, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Balai Bahasa Kalimantan Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/surbet.v17i1.313

Abstract

This study aims to describe the form and function of deixis in Kisah Negeri Lain by Kahlil Gibran. The method used is descriptive qualitative. The study data was collected through a reading-note technique. The data analysis was carried out using an interactive model which included, (1) data reduction (2) data presentation (3) temporary conclusion drawing, and (4)verification. The results showed that in Kisah Negeri Lain by Kahlil Gibran, various forms and functions of deixis were found. The forms of deixis in question include, (1) personal deixis consisting of the first person, second person, and third person, (2) place deixis, (3) time deixis consisting of past, present, and future times, (4) deixis discourse consisting of anaphora and cataphora, (4) social deixis. The deixis functions in question include, (1) expressive functions, (2) conative functions, (3) referential functions, and (4) phatic functions.AbstrakKajian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis dalam Kisah Negeri Lain karya Kahlil Gibran. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Data kajian dikumpulkan melalui teknik baca-catat. Adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang meliputi, (1) pereduksian data (2) penyajian data (3) penarikan simpulan sementara, dan (4) verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Kisah Negeri Lain karya Kahlil Gibran ditemukan bentuk dan fungsi deiksis yang beragam. Bentuk deiksis yang dimaksud meliputi, (1) deiksis persona yang terdiri dari persona pertama, persona kedua, dan persona ketiga, (2) deiksis tempat, (3) deiksis waktu yang terdiri dari waktu lampau, sekarang, dan mendatang, (4) deiksis wacana yang terdiri dari anafora dan katafora, (4) deiksis sosial. Adapun fungsi deiksis yang dimaksud meliputi, (1) fungsi ekspresif, (2) fungsi konatif, (3) fungsi referensial, dan (4) fungsi fatis.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERPEN-CERPEN KARYA RAUDAL TANJUNG BANUA Mulyanto Widodo; Dedi Febriyanto
Kelasa Vol 17, No 1 (2022): Kelasa
Publisher : Kantor Bahasa Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/kelasa.v17i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam cerpen-cerpen karya Raudal Tanjung Banua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah kumpulan cerpen Cerita-Cerita Kecil yang Sedih dan Menakjubkan karya Raudal Tanjung Banua. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan memahami cerpen secara teliti, serta melakukan pencatatan terhadap nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam cerpen. Analisis data dilakukan berdasarkan teori Miles dan Huberman, yaitu: (1) melakukan identifikasi terhadap cerpen, (2) melakukan reduksi data, (3) menyajikan data, (4) menginterpretasikan data, (5) menyimpulkan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa cerpen-cerpen karya Raudal Tanjung Banua yang dianalisis mengandung  nilai-nilai pendidikan karakter, seperti nilai: (1) demokratis, (2) religius, (3) peduli sosial, (4) rasa ingin tahu, (5) menghargai prestasi, (6) komunikatif, (7) peduli lingkungan, (8) gemar membaca, (9) kreatif, (10) nasionalisme, dan (11) kerja keras. Nilai-nilai tersebut berpadu apik dengan rangkaian cerita di dalam cerpen yang tersampaikan secara tersirat dan tersurat.
Nilai Karakter dan Berbahasa Mahasiswa FKIP Universitas Lampung pada Matakuliah MKU Bahasa Indonesia Mulyanto Widodo; Bambang Riadi; I Wayan Ardi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.863 KB)

Abstract

Pengembangan karakter sangat penting dilakukan oleh perguruan tinggi dan stakeholders-nya untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan karakter di perguruan tinggi. Tumbuh dan berkembangnya karakter yang baik akan mendorong peserta didik tumbuh dengan kapasitas dan komitmen untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar dan memiliki tujuan hidup. Demikian juga dengan berbahasa, seseorang yang memiliki kemampuan berbahasa yang baik, cenderung akan lebih mudah dalam berkomunikasi dan menyelesaikan pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter dan berbahasa mahasiswa FKIP Unila yang menempuh mata kuliah MKU Bahasa Indonesia pada semester Genap 2015/2016. Penelitian ini bersifat deskriptif kulitatif dengan jumlah sampel 41 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter dan berbahasa mahasiswa FKIP Unila tergolong lebih baik dengan skor rata-rata 77. Dengan demikian, secara umum mahasiswa FKIP Unila yang sedang mengambil matakuliah MKU Bahasa Indonesia telah menerapkan nilai-nilai karakter dan berbahasa dalam kehidupannya sehari-hari dengan baik, walaupun masih ada karakter beberapa mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan.Kata Kunci: Nilai Karakter, Berbahasa, MKU Bahasa Indonesia
TEKNIK TALKING STICK DALAM KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA PRANCIS BAGI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 9 BANDARLAMPUNG Mery Elisabet Turnip; Mulyanto Widodo; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.738 KB)

Abstract

Cette recherche a pour but de décrire l’amélioration de la compétence de la production orale des apprenants de la classe XI SMA Negeri 9 Bandarlampung à l’aide de la technique talking stick. Cette recherche utilise la méthode ” Quasi Experimental Design” avec la conception ” Pretest-Posttest Control Group Design”. La population de cette recherche est les élèves de la classe XIe du SMA Negeri 9 Bandarlampung. Les échantillons de la classe d’expériment sont 25 élèves et ceux de la classe de contrôle sont 27 élèves. En outre, les données de recherche sont analysées en utilisant le test de normalité, d’homogénéité, et le t-test. Le résultat de cette recherche montre que l’utilisation de la technique talking stick peut améliorer la compétence de la production orale en français des élèves de la classe XI SMA Negeri 9 Bandarlampung. Le score moyen de prétest de la classe d’expériment  est 53,12 et ce de posttest est 63,52. Le score moyen de prétest de la classe de contrôle est 49,63 et ce de posttest est 52. Les résultats de l’analyse indiquent que la valeur de t-compte 6,625 t-table 1,674. Les résultats de ces calculs indiquent une différence significative dans les résultats de l’apprentissage de la production orale entre les élèves de la classe d’expériment qui sont enseignés avec la technique talking stick et la classe de contrôle avec modèle d’apprentissage conventionnel.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandarlampung dengan menggunakan teknik talking stick.  Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan menggunakan desain Pretest Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandarlampung. Sampel kelas eksperimen berjumlah 25 siswa dan kelas kontrol berjumlah 27 siswa. Selanjutnya data penelitian dianalisis mengunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Hasil penelitian penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik talking stick dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandarlampung. Hasil rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 53,12 dan posttest sebesar 63,52. Hasil rata-rata nilai pretest kelas kontrol sebesar 49,63 dan posttest sebesar 52. Uji-t menunjukkan bahwa nilai  lebih besar daripada  (= 6,625   = 1,674. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan berbicara (production orale) bahasa Prancis siswa kelas XI SMA N 9 Bandarlampung  antara yang diajar dengan menggunakan teknik talking stick dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : keterampilan berbicara, teknik, talking stick
Situs Bonjour de France dalam Keterampilan Membaca di SMA Negeri 16 Bandarlampung Nur Azizah Agustina; Mulyanto Widodo; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.342 KB)

Abstract

 Le but de cette étude est pour savoir: (1) la capacité de lire du texte français simple à travers du site Bonjour de France, (2) la capacité de lire du texte français simple par d’image, (3) les différences de la capacité de lire du texte français simple à travers du site Bonjour de France et la capacité de lire du texte français simple à travers d’image par les étudiants de la classe X de SMA Negeri 16 Bandarlampung. Cette étude est de recherche quantitative avec des méthodes expérimentales. La population est 48 personnes avec un échantillon de 24 élèves de la classe X IPS 1 et 24 élèves de la classe X IPS 2. L'instrument utilisé est un test vrai-faux. Techniques de collecte de données utilise prétest et posttest. Sur la base des résultats du prétest, la classe expérimentale a obtenu un score moyen de 62 et la classe de contrôle moyenne est de 55. Alors que le résultat du post-test de la classe expérimentale est une valeur moyenne de 88 et la valeur moyenne de la classe de contrôle est 56,25. Ces résultats indiquent qu'il existe des différences entre les étudiants qui utilisent le site Bonjour de France et les étudiants qui utilisent le média d’image. Cela peut être prouvé par les résultats du test T qui correspond à la valeur de signification (0,000 0,05), puis Ha est accepté et Ho est rejeté. Ainsi, l’hypothèse de recherche est testée et il existe des différences entre les étudiants qui utilisent le site Bonjour de France et ceux qui utilisent le média d’image dans des compétences en lecture de texte simple en français. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan membaca teks sederhana bahasa Prancis melalui situs Bonjour de France, (2) kemampuan membaca teks sederhana bahasa Prancis melalui media gambar, (3) perbedaan kemampuan membaca teks sederhana bahasa Prancis melalui situs Bonjour de France dan kemampuan membaca teks sederhana bahasa Prancis melalui media gambar pada siswa kelas X di SMA Negeri 16 Bandarlampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif metode eksperimen. Populasi berjumlah 48 siswa dengan sampel 24 siswa kelas X IPS 1 dan 24 siswa kelas X IPS 2. Instrumen yang digunakan berupa tes benar salah. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest. Diketahui bahwa hasil pretest, kelas eksperimen rata-rata nilai sebesar 62 dan rata-rata kelas kontrol 55. Sedangkan hasil posttest kelas eksperimen rata-rata nilai sebesar 88 dan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 56,25. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang menggunakan situs Bonjour de France dan siswa yang menggunakan media gambar. Hal itu dapat dibuktikan dengan hasil uji-T yaitu nilai signifikansi (0,000 0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis penelitian ini teruji dan terdapat perbedaan antara siswa yang menggunakan situs Bonjour de France dan siswa yang menggunakan media gambar dalam keterampilan membaca teks sederhana bahasa Prancis. Kata kunci : Situs Bonjour de France, media gambar, keterampilan membaca
Keefektifan Piktogram pada Keterampilan Menulis Siswa Kelas XI SMAN 16 Bandar Lampung Windu Patria Hutama; Mulyanto Widodo; Endang Ikhtiarti
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.749 KB)

Abstract

Cette recherché vise à connaître la compétence de la production écrite des élèves de français par le pictogramme et les mots carrés, et la comparaison des résultats d'apprentissage des élèves après avoir utilisé les deux medias. Cette recherche utilise la méthode expérimentale. La population de cette recherche est  64 élèves : 32 élèves de XI IPS 1 comme classe d’expériment et 32 élèves de XI IPS 2 comme classe de contrôle. Les résultats de cette recherche  indiquent que le score de pre-test est 56 et le score de post-test est 71. La compétence de la production écrite des élèves augmente 15 points. Cela est montré par les résultat du N-gain 0,5 et tcompte 1,735 qui est consulté avec la valeur de ttable  1,698 avec la signification 0,05, donc la valeur tcompte est supérieur à celle de ttable.  Cela indique qu'il y a une différence dans les résultats d'apprentissage entre la classe d’expériment et la classe de contrôle. En conclusion, le pictogramme est plus efficace que les mots carrés comme media pour augmenter la compétence de la production écrite du français des élèves.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis bahasa Prancis melalui pictogram dan word square serta perbandingan hasil belajar siswa setelah menggunakan kedua media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa, 32 siswa  XI IPS 1 menempati  kelas eksperimen dan 32 siswa XI IPS 2 menempati kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor  pre-test  56, dan post-test 71. Kemampuan menulis siswa meningkat sebesar 15 poin. Hal itu dibuktikan dengan hasil rata-rata N-gain 0,5 dan  thitung sebesar 1,735 yang kemudian dikonsultasikan dengan nilai ttabel yaitu sebesar 1,698 dengan taraf signifikasi 0,05, sehingga nilai thitung lebih tinggi daripada ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulannya piktogram lebih efektif daripada word square dalam meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis siswa.Kata kunci: keterampilan menulis, media piktogram, media word square  
kajian Psikoanalisis dalam Roman Chanson Douce Karya Leila Slimani Dinda Ayu Annisa; Mulyanto Widodo; Endang Ikhtiarti
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 2 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.033 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette étude vise à décrire l'agitation psychologique du personnage principal du roman Chanson Douce de Leila Slimani et l’implication pour l'apprentissage au lycée. Les objets de cette recherche sont les éléments intrinsèques tels que l’intrigue, les personnages, l’espace, le thème, et la condition psychologique de personage principal. La source de données de cette recherche est le roman  Chanson Douce de Leila Slimani qui a été publié en 2016. Cette recherché utilise l’analyse de contenue. Les résultats montrent que le roman Chanson Douce a une séquence regressive avec la fin tragique. Le personage principal est Louise, et les personnages supplémentaires sont Myriam, Paul, Jacques et Stephanie. Les événements dans ce roman se sont passés en France, Grèce, l’appartement de Myriam et de Louise du fin Janvier à Mai. Le cadre social montré dans ce roman est que les Parisiens vivaient à l'ère moderne avec toutes les facilités de transport et de communication. L'analyse psychologique du personnage principal révèle un déséquilibre dans la structure de la personnalité composée du ça, de l'ego et du surmoi. Ce déséquilibre a amené Louise à développer plusieurs défenses : la répression, la rationalisation, le déni et le déplacement.  Mots-clés : roman, éléments intrinsèques, étude psychanalytique ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejolak kejiwaan tokoh utama dalam roman Chanson Douce karya Leila Slimani serta implikasinya dalam pembelajaran di SMA. Data penelitian berupa unsur intrinsik seperti alur, penokohan, latar dan tema. Setelah mengkaji unsur intrinsik tersebut, dilanjutkan dengan menganalisis aspek lain menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Sumber penelitian ini adalah roman Chanson Douce karya Leila Slimani yang diterbitkan pada tahun 2016. Teknik penelitian ini menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa roman Chanson Douce karya Leila Slimani memiliki alur sorot balik dengan akhir tragis. Tokoh utama dalam roman ini yaitu Louise, sedangkan tokoh tambahannya yaitu Myriam, Paul, Jacques dan Stephanie. Latar tempat terjadi di Paris, Yunani, apartemen Myriam, dan apartemen Louise. Latar waktu terjadinya cerita dalam roman ini adalah sejak akhir bulan Januari sampai dengan pertengahan bulan Mei. Latar sosial yang ditunjukkan ialah masyarakat Paris tinggal di abad modern dengan segala kemudahan transportasi dan komunikasi. Analisis psikologi tokoh utama mengungkapkan ketidakseimbangan struktur kepribadian yang terdiri atas id, ego dan superego. Ketidakseimbangan ini membuat Louise membangun beberapa pertahanan diri yaitu represi, pembenaran, penyangkalan, dan pengalihan. Kata kunci : roman, unsur intrinsik, kajian psikoanalisis 
Aplikasi Media Permainan Mots Croisés Dalam Keterampilan Berbicara Siswa SMKN 3 Bandar Lampung Elsa Oktavia; Mulyanto Widodo; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.725 KB)

Abstract

Cette recherche a pour but de savoir les différences de résultat d’apprentissage de la production orale entre les élèves de classe XIe du SMK Negeri 3 Bandarlampung qui sont enseignés avec le média mots croisés et ceux avec la méthode “Le Mag”. La méthode de recherche utilisée est ”True Eksperimental Design” qui utilise les tests de la production orale et  l’application avec le mots croisés. Le mots croisés est l’un des médias qui peut s’employer dans l’enseignement soit de la production écrite soit de la production orale. Les échantillons de cette recherche sont les élèves de la classe XIe de Jasa Boga 1 comme la classe expérimentale et XIe d’Akomodasi Perhotelan 1 comme la classe de contrôle. Les données de recherche sont ensuit analysées en utilisant le test de normalité, de l'homogénéité, le t-test et le test de fiabilité d’Alpha Cronbach. Les résultats de l'analyse indiquent que la valeur de t-compte 5,737 t-table 1,674 avec le niveau de la signification de 0,05. Cela montre qu'il y a une augmentation ou une différence en résultat d'apprentissage de la production orale entre les élèves de classe expérimentale enseignés avec le média mots croisés et ceux de classe de contrôle avec la méthode Le Mag.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar dalam keterampilan berbicara bahasa Prancis pada siswa kelas XI SMKN 3 Bandarlampung yang diajar dengan media permainan teka-teki silang atau Mots Croisés dan media buku teks Le Mag. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian eksperimen True Eksperimental Design yang menggunakan tes keterampilan berbicara dan penerapanya menggunakan media permainan Mots Croisés. Media permainan Mots Croisés adalah salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran keterampilan menulis dan dapat diterapkan juga pada keterampilan berbicara. Selanjutnya sampel pada penlitian ini adalah kelas XI Jasa Boga (JB) 1 sebagai kelas eksperimen dan XI (Akomodasi Perhotelan) AP 1 sebagai kelas kontrol. Tahap selanjutnya data penelitian tersebut akan dinalisis menggunakan uji normalitas, homogen, uji-t dan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil analisis penelitian menunjukan nilai t-hitung 5,737 t-tabel 1,674, dengan taraf signifikansi 0,05. Ini menunjukkan bahwa ada suatu peningkatan atau perbedaan prestasi belajar pada keterampilan berbicara bahasa Prancis, antara kelas eksperimen yang diajar dengan media permainan Mots Croisés dan kelas kontrol dengan buku teks Le Mag.Kata Kunci: keterampilan berbicara, le mag, media mots croisés
Co-Authors Abdan Syakur Febrianjaya Ade Frimayanti Adelina Harry Santi Ag Bambang Setiyadi Agung Agung Agustina , Dhita Aulia Agustinus Bambang Setiyadi Aji Marhaban Bidzikrillah MSK Albet Maydiantoro Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Alpionita, Dela Amelia Saputri Amy Sabila Anggraini, Tia Anista, Eka Anita Febriani AR, Ridha Adilla Arham Habibi Arini Wastiti Asmaul Husna, Siti Atik Kartika Atik Kartika Ayu Setiyo Putri Bambang Riadi Bayu Andi Mardlona Bina Rosdanti Sahdan Bryan Tioro Gisri chelistya eryesma anwar cici widiawati Cindi Yolanda Citra Winda Ulvia Dedi Febriyanto Deni Yuniardi Desi Indah Lestari Desti Setia Herawati Destiani , Destiani Destiani Destiani Deta Aulia Devi Novitasari Devi Rosfantina Devitalisa M, Wulan Dhini, Maudy Sukma Dian Azmiyati Diana Rosita Dinda Ayu Annisa Diyah Berta Alpina Dwi Suciani Alkafisa DWI YULIANTI Edi Saputro Edi Suyanto Eka Putri Rahayu Eka Sofia Agustina Eka Susanti Eko Rusminto, Nurlaksana Elsa Oktavia Emi Rismawati ENDANG PURWANINGSIH Endang Sumarsih Engrid Septa Reni Fadira, Laudya Fajar Aprian, Figo Farida Ariyani Fatia Maulina Faturrohman, Aji Febriyanto, Dedi Feni Setianingsih Firman Septihadi Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Kurnia Fitria Asmawati Flora Flora, Flora Hanny Hafiar Hardiyanti Hardiyanti Hasan Hariri Heny Hartawati Herga , Rafa Maritza Heri Prihartono Heriza Nevisi Yanda Putri Herlambang, Agung Putra Heru Prasetyo Heryanti Heryanti Hesti Irmasari I Wayan Ardi I Wayan Ardi Sumarta Ibnu Hajar Icha Meyrinda Ika Agustina Pratiwi Ikhtiarti, Endang Indra Prapto Nugroho Iqbal Hilal Ishariyanti Ishariyanti Istiqomah Nurzafira Jimny, Zahra Adellia Dewi Joni Putra Juniar, Elda Juwairiyah Juwairiyah K Sugeng Prijono Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kartika Rahayu Effendi Khairunnisa, Arsy Khoerotun Nisa Liswati Klara Ken Laras Kusuma, Nirma Fadia Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Fitriyah Laudya Fadira Lilis Sholihah Linda Permasih Lyoni Elvandari Maharani, Serlia Mat Desman Maya Oktavia Mega Noviana Meirita, Siska Meliza Meliza Mery Elisabet Turnip Miko Hidayat Mira Salviani MUHAMMAD FUAD Muhammad Iman Jauhari Munaris . Mutiara Dini Nazimah Nazimah Nesiana Imania Neti Herawati ni made mulyasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nidia Oktarisa Nikmatul Hasanah Nindy Eka Putri Nur Azizah Agustina Nur Fasila Nur, Kiki Zakiah Nuraeni, Intan Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurwijayanti okta muhlis putra Oriza Pratiwi Pangestika, Zola Nurmadya Pertiwi, Nidia Harum Piani, Ririn Tria Pony Tikny Swisty Putri Shima Arifani Rafistri, Cicili Arici Rahmat Prayogi, Rahmat Ratin Supriadi Ratu Farry Alifia Azka Razak, Oca Yuliza Rengga Purna Yuda Restu Eka Mariyana Retika Cahya Karnastuti Reza Febriantika Ria Apriyanti Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Ribut Wibowo Ridha Adilla AR Ririn Riana Sari Rischa Dewi Riwanti Manik Rizki Dilla Sintia RR. Ella Evrita Hestiandari Saadah Saadah Sabrina Aulia Rahma Salsabila, Atha Nabitha santi noviyana Saputra, Jufri Septi Ria Ariani Septia Uswatun Hasanah Septiana Ningsih Shely Nasya Putri Siska Meirita Siska Meirita Siti Murdiyati Siti Romlah Siti Samhati Sitohang, Anania Eviyana Luxerima Soca Anggraini Solly Aryza Sulistiana Sulistiana, Sulistiana Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Surasa Surasa Syelly Eka Permatasari TRI WULANDARI Try Wahyuni Undang Rosidin Utari, Marya Utari, Marza Utari Windu Patria Hutama Wini Tarmini Yanti Jelita Yemi Valentini Yoga Fernando Rizqi Yona Lenora Loretta Yosefina Eva Marini Yuli Yanti Yulia Kartikasari Yulia Patumaya Yulianita, Dea Yulita Anlisia Yuni Setiawati Yunisa, Aulia ZR, Mutiara Ananda