Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERMUATAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII DI SMPN 2 PUGUNG TANGGAMUS Laudya Fadira; Mulyanto Widodo; Siska Meirita
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is how the development and feasibility of the LKPD design contains the value of character education in learning fable texts in class VII SMP. The purpose of this study, namely to describe and evaluate the results of the development of the LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII SMP. This research uses research and development (RD) methods. The results of this study, namely the creation of a LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII that has been validated. Validation is carried out by the lecturer as a material expert to test the feasibility of the LKPD design. Based on the results of the feasibility assessment of teaching materials obtained from material experts, an average value of 3.14 was obtained which was classified as "Appropriate". Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana pengembangan dan kelayakan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel di SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi hasil pengembangan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RD). Hasil penelitian ini, yakni terciptanya desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII yang sudah divalidasi. Validasi dilakukan oleh dosen sebagai ahli materi untuk menguji kelayakan desain LKPD. Berdasarkan hasil penilaian kelayakan bahan ajar yang diperoleh dari ahli materi didapatkan rata-rata nilai 3,14 yang diklasifikasikan menjadi “Sesuai”. Keywords: development of teaching materials, LKPD, character education values, fable texts.
KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM LEGENDA SERUNTING SAKTI Arini Wastiti; Munaris Munaris; Mulyanto Widodo
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i2.5715

Abstract

ABSTRAK: Sebagai salah satu bagian sastra lama, Legenda Serunting Sakti banyak menyajikan konflik tokoh di dalamnya. Konflik menjadi salah satu bagian penting di dalam menciptakan keutuhan dan kepaduan makna cerita.  Kajian ini bertujuan menggambarkan wujud konflik tokoh utama, faktor penyebab konflik tokoh utama, dan upaya penyelesaian konflik tokoh utama dalam Legenda Serunting Sakti. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik baca-catat dan dianalisis menggunakan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam Legenda Serunting Sakti mengalami berbagai konflik yang sangat beragam. Wujud konflik yang dimaksud meliputi konflik internal dan konflik eksternal. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan kepentingan, perbedaan kebudayaan, dan perbedaan pola pikir antara individu-individu. Untuk menghilangkan atau setidaknya meredam konflik, Serunting Sakti selaku tokoh utama melakukan beberapa upaya, yaitu dengan cara mendekati orang lain, melawan orang lain, dan menjauhi orang lain.KATA KUNCI: konflik; legenda Serunting Sakti; tokoh utamaTHE CONFLICT OF MAIN CHARACTERS IN THE LEGENDS OF SERUNTING SAKTI ABSTRACT: As a part of old literature, the Legend of Serunting Sakti presents many conflicting characters in it. Conflict is an important part in creating the wholeness and coherence of the meaning of the story. This study aims to describe the form of the main character's conflict, the factors causing the main character's conflict, and efforts to resolve the main character's conflict in the Legend of Serunting Sakti. The study was conducted using a qualitative descriptive method. Data were collected using a read-note technique and analyzed using an interactive method. The results showed that the main character in the Legend of Serunting Sakti experienced various very diverse conflicts. The form of conflict in question includes internal conflict and external conflict. The conflict is motivated by differences in interests, cultural differences, and differences in mindset between individuals. To eliminate or at least reduce conflict, Serunting Sakti as the main character makes several efforts, namely by approaching other people, fighting other people, and staying away from other people.KEYWORDS: conflict; legend of Serunting Sakti; main character
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBANTU CANVA BAGI GURU SMK YAPEMA GADINGREJO PRINGSEWU SEBAGAI MEDIA AJAR ALTERNATIF DI ERA MERDEKA BELAJAR Ayu Setiyo Putri; Heru Prasetyo; Munaris; Sumarti; Mulyanto Widodo
Education Language and Arts (ELA) Vol. 1 No. 2 September (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran amat bergantung dengan kualitas pengajar dan media ajar yang digunakan oleh guru di kelas. Alhasil, guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanan pendidikan merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Sejumlah komponen yang ada di dalam kegiatan belajar mengajar amat mendukung terlaksananya pembelajaran efektif dan juga efisien demi tercapainya capaian pembelajaran. Pengajar di SMK Yapema Gadingrejo Pringsewu berusaha menghadirkan pembelajaran dan media yang seusai dengan kebutuhan zaman dan menyesuaikan peserta didik. Pembelajaran konvensional saat ini masih mengandalkan media ajar cetak yang kerap tidak begitu dilirik oleh peserta didik. Pelatihan ini menjembatani keinginan para guru untuk memperbaharui kemampuan penyusunan dan pengembangan media ajar khususnya dalam bentuk video pembelajaran berbasi canva.com. Hal ini dapat terlihat dari hasil response peserta pelatihan yang menyatakan amat terbantu dengan pendampinga ndan pelatihan sehingga mereka paham jenis media dan mengembangkan media tersebut melalui aplikasi canva.com
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING MELALUI KEGIATAN MUHADHARAH PADA SISWA DI ASRAMA KELAS KHUSUS MTs NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG: PELATIHAN PUBLIC SPEAKING MELALUI KEGIATAN MUHADHARAH PADA SISWA DI ASRAMA KELAS KHUSUS MTs NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG Ade Frimayanti; Mulyanto Widodo; Joni Putra; Siti Romlah
Education Language and Arts (ELA) Vol. 1 No. 2 September (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah merupakan salah satu wadah yang diharapkan mampu mencetak generasi-generasi dengan kemampuan public speaking yang baik. Untuk melatih public speaking sangat banyak metode yang bisa dilakukan, diantaranya seperti metode yang dilakukan Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung yaitu dengan menggunakan ektrakulikuler muhadharah. Masalah yang dihadapi oleh sebagian besar siswa baru di Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung adalah siswa masih kesulitan dalam berbicara dengan baik di depan umum. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi siswa Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung tersebut, pelatihan dan pembinaan secara terus menerus merupakan langkah yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kemampuan public speaking siswa melalui kegiatan muhadharah. Melalui pelatihan public speaking dengan kegiatan muhadharah, diharapkan siswa di Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung dapat memahami tentang seni berbicara, pemahaman materi, demam panggung, penguasaan panggung dan pemahaman terhadap audiens.
PELATIHAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU-GURU DI SMK YAPEMA PRINGSEWU Bambang Riadi; Iing Sunarti; Mulyanto Widodo; Heru Prasetyo
Education Language and Arts (ELA) Vol. 1 No. 2 September (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan guru-guru di SMK YAPEMA yaitu belum memahami sepenuhnya model pembelajaran interaktif yang mampu memberdayakan kemampuan berpikir-kritis dan kreatif siswa. Oleh karena itu, guru perlu memperoleh informasi (melalui pelatihan) mengenai model-model pembelajaran yang mampu membuat siswa berpikir kritis dan kreatif. Sebelum pelaksanaan pelatihan, tim PKM akan memberitahu dan meminta izin kepada Kepala SMK YAPEMA untuk mengadakan kegiatan PkM. Selanjutnya, tim bersama Kepala sekolah berkoordinasi terkait penjadwalan pelatihan. Tempat pelatihan ini akan dilaksanakan di SMK YAPEMA. Jumlah peserta pelatihan ini ditargetkan sebanyak 20 orang. Selanjutnya, pelatihan ini akan menerapkan pelatihan aktif dimana seluruh peserta pelatihan dapat belajar melalui pengalamannya sehingga tujuan yang telah direncanakan dapat diperoleh secara optimal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan pemberian tugas. Berdasarkan hasil pretes dan postes diperoleh skor rata-rata yaitu 57 dan 84 sehingga dapat dikatakan kemampuan peserta pelatihan terlihat meningkat. Dengan demikian, pelatihan ini dapat dikatakan berhasil menambah pengetahuan peserta terkait dengan model pembelajaran interaktif.
Analisis Korpus dalam Mengevaluasi Buku Ajar BIPA Ditinjau dari Sebaran Kata dan Konkordansi Mulyanto Widodo; Destiani Destiani; Siska Meirita; Atik Kartika
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3724

Abstract

Studi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui input kosakata mahasiswa asing di kelas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) level dasar. Banyak pakar menyatakan bahwa dengan sering diulangnya sebuah kata maka mahasiswa asing akan lebih mudah menghafal dan menungkapkannya kembali, baik lisan maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi korpus. Software AntConc sangat membantu proses pengumpulan data penelitian. Ada tiga hal yang diperoleh dari penelitian ini. Pertama, tipe kata pada Buku BIPA 1 sebanyak 1.559 kata dengan tokens  sebanyak  9.456 dan tipe kata pada Buku BIPA 2 sebanyak 1.264 dengan tokens sebanyak 7.073. Kedua, persentase tipe kata dibagi menjadi kata berfrekuensi rendah dengan 70,88% pada Buku BIPA 1 dan 69,78% pada Buku BIPA  2. Kata berfrekuensi sedang dengan 12,77% pada Buku BIPA 1 dan 13,93% pada Buku BIPA 2. Kata berfrekuensi tinggi dengan 16,36% pada Buku BIPA 1 dan 16,30% pada Buku BIPA 2. Ketiga, jenis kata yang masuk ke dalam kata berfrekuensi rendah memiliki persentase yang tinggi. Hal demikian membuat mahasiswa sulit untuk mengingat sebuah kata dalam jangka waktu lama dikarenakan minimnya frekuensi pengulangan kata.
KEKERASAN DALAM NOVEL MASYITOH KARYA AJIP ROSIDI Deta Aulia; Mulyanto Widodo; Siti Samhati
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v19i1.6005

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan memerikan bentuk dan faktor penyebab kekerasan yang tergambar dalam novel Masyitoh karya Ajip Rosidi. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan sosiologi sastra. Data dalam penelitian ini berwujud kutipan-kutipan kalimat yang merepresentasikan bentuk tindak kekerasan dan faktor yang melatarbelakanginya. Data yang dimaksud dikumpulkan melalui teknik baca-catat. Kedua teknik pengumpulan data tersebut  dilakukan secara bersama-sama dan terus-menerus. Setelah terkumpul, data dianalisis menggunakan teknik interaktif. Teknik interaktif dalam penelitian ini terdiri atas beberapa tahapan, (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) interpretasi data, (4) simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Masyitoh karya Ajip Rosidi merepresentasikan bentuk dan faktor penyebab kekerasan yang beragam. Bentuk-bentuk kekerasan yang dimaksud terdiri atas kekerasan psikologis dan kekerasan fisik. Kekerasan psikologis meliputi tindakan perampasan hak, pemerasan, pembentakan, tertawa merendahkan, desakan, dan penghinaan. Kekerasan fisik meliputi tindakan penombakan dan pematahan, penyepakan, pengikatan dan pencambukan, penyeretan dan pencambukan, serta perebusan. Adapun faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan meliputi kediktatoran penguasa, perlawanan, kurangnya kehati-hatian, dan perbedaan cara pandang.KATA KUNCI: kekerasan; novel; sosiologi sastra  VIOLENCE IN THE NOVEL MASYITOH BY AJIP ROSIDI ABSTRACT: This study aims to describe the forms and causes of violence depicted in the novel Masyitoh by Ajip Rosidi. The research was conducted using descriptive analysis method with a sociology of literature approach. The data in this study are in the form of excerpts from sentences that represent forms of violence and the factors behind them. The data in question was collected through a read-note technique. The two data collection techniques were carried out simultaneously and continuously. Once collected, the data were analyzed using interactive techniques. The interactive technique in this study consisted of several stages, (1) data reduction, (2) data presentation, (3) data interpretation, (4) conclusion and verification. The results showed that the novel Masyitoh by Ajip Rosidi represented various forms and factors causing violence. The forms of violence in question consist of psychological violence and physical violence. Psychological violence includes acts of deprivation of rights, extortion, yelling, condescending laughter, pressure, and humiliation. Physical violence includes shooting and breaking, kicking, tying and whipping, dragging and whipping, and boiling. The factors that cause acts of violence include the dictatorship of rulers, resistance, lack of prudence, and different perspectives.KEYWORDS: violence; novel; sociology of literature
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM NOVEL ANTOLOGI RASA KARYA IKA NATASSA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Atik Kartika; Mulyanto Widodo; Nurlaksana Eko Rusminto; Bina Rosdanti Sahdan
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 Apr (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose of this research is descriptive the conversational implicatures contained in the utterances between characters in the novel Antologi Rasa by Ika Natassa,  and then implactions result of the research for Indonesian language learning in high school. The research method used is descriptive qualitative. The data source of this research is conversation between characters in the novel Antologi Rasa by Ika Natassa, The data collection technique was carried out documentation techniques and note-taking techniques. The results showed that there were 27 conversational implicature data. The forms of conversational implicatures found consisted of (1) implicatures with 13 data of informing mode, (2) 7 data of implicatures with asking mode, and (3) 7 data of implicatures with fact-stating mode. The results of the study can be implicated in learning Indonesian in high school in novel text novel.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur percakapan yang terdapat dalam tuturan anatartokoh dalam novel Antologi Rasa karya Ika Natassa dan mengimplikasikan hasil penelitian  terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah percakapan antartokoh dalam novel Antologi Rasa karya Ika Natassa, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 data implikatur percakapan. Bentuk implikatur percakapan yang ditemukan terdiri atas (1) implikatur dengan modus menginformasikan sebanyak 13 data, (2) implikatur dengan modus bertanya sebanyak 7 data, dan (3) implikatur dengan modus menyatakan fakta sebanyak 7 data. Penelitian dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dalam materi teks novel. Keywords: implicature, mode, novel, and implicationDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.04 
Tindak Tutur Direktif dalam Kumpulan Cerpen Pandawa Kurawa Karya Agus Hiplunudin Widodo, Mulyanto; Febriyanto, Dedi; Fitriyah, Lailatul
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 10 No. 1 (2022): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2022.vol10(1).8922

Abstract

A language is a communication tool used by humans to exchange information between individuals, both in the form of ideas, feelings, and emotions. Every communication process carried out by humans produces speech acts. This study aimed to describe the communication function and strategy for realizing directive speech acts in the collection of short stories Pandawa Kurawa by Agus Hiplunudin. The method used was descriptive qualitative with a pragmatic theory approach. The data source was a collection of Pandawa Kurawa short stories by Agus Hiplunudin. The data was collected through a reading-note technique which was then analyzed descriptively. The research data analysis was carried out by identifying the data, reducing the data, presenting the data, interpreting the data, and concluding the interpretation results. The results showed that the collection of Pandawa Kurawa short stories by Agus Hiplunudin contains a variety of communication functions and strategies for the realization of directive speech acts. The directive speech act was found in communication functions including advising, asking, demanding, ordering, forcing, suggesting, challenging, complaining, encouraging, and asking. Further, the strategies used to realize directive speech acts include a speech strategy without small talk, a speech strategy with positive politeness, and a speech strategy with negative politeness.
Citra Wanita Tokoh Utama pada Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF dan Rancangan Pembelajarannya pada Pembelajaran Sastra di SMA Kusuma, Nirma Fadia; Widodo, Mulyanto; Prayogi, Rahmat; Mustofa, Ali
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 Sep (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many bad assumptions arise because a woman becomes a widow. Many out there are widowssingle parent who is able to support his family without the help of a man. How is the image of the main female character in the novelkite broke who experienced this. The method in this study is a qualitative descriptive method with descriptive recording. The research data source is a novelBreak Kiteby Mommy ASF, the research data are words, sentences, and discourse in the novelBreak Kiteby Mommy ASF which contains the image of the main female character. The data collection technique in this study was literature study with text analysis and story classification which were analyzed in the data corpus. Based on the results of the study, there are 122 data showing the image of the main character woman in Mommy ASF's broken kite novel. The results of the study in the form of the image of the main female character were then used as a learning design in Indonesian Language and Literature for class XII even semester on novel text material with KD 3.9 and 4.9.Banyak anggapan tidak baik yang timbul karena seorang wanita menjadi janda. Banyak diluar sana seorang janda single parent yang mampu menghidupi keluarganya tanpa bantuan seorang laki-laki. Bagaimana citra wanita tokoh utama pada novel layangan putus yang mengalami hal tersebut. Metode dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dengan pencatatan secara deskriptif. Sumber data penelitian yaitu novel Layangan Putus karya Mommy ASF, data penelitian ini yaitu kata-kata, kalimat, dan wacana dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF yang mengandung citra wanita tokoh utama. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu studi pustaka dengan analisis teks serta klasifikasi cerita yang dianalisis dalam korpus data. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 122 data menunjukan citra wanita tokoh utama dalam novel layangan putus karya Mommy ASF. Hasil penelitian berupa citra wanita tokoh utama ini kemudian dijadikan rancangan pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kelas XII semester genap pada materi teks novel dengan KD 3.9 dan 4.9.  Keywords: images of women, novels, learning implementation plans
Co-Authors Abdan Syakur Febrianjaya Ade Frimayanti Adelina Harry Santi Ag Bambang Setiyadi Agung Agung Agustina , Dhita Aulia Agustinus Bambang Setiyadi Aji Marhaban Bidzikrillah MSK Albet Maydiantoro Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Alpionita, Dela Amelia Saputri Amy Sabila Anggraini, Tia Anista, Eka Anita Febriani AR, Ridha Adilla Arham Habibi Arini Wastiti Asmaul Husna, Siti Atik Kartika Atik Kartika Ayu Setiyo Putri Bambang Riadi Bayu Andi Mardlona Bina Rosdanti Sahdan Bryan Tioro Gisri chelistya eryesma anwar cici widiawati Cindi Yolanda Citra Winda Ulvia Dedi Febriyanto Deni Yuniardi Desi Indah Lestari Desti Setia Herawati Destiani , Destiani Destiani Destiani Deta Aulia Devi Novitasari Devi Rosfantina Devitalisa M, Wulan Dhini, Maudy Sukma Dian Azmiyati Diana Rosita Dinda Ayu Annisa Diyah Berta Alpina Dwi Suciani Alkafisa DWI YULIANTI Edi Saputro Edi Suyanto Eka Putri Rahayu Eka Sofia Agustina Eka Susanti Eko Rusminto, Nurlaksana Elsa Oktavia Emi Rismawati ENDANG PURWANINGSIH Endang Sumarsih Engrid Septa Reni Fadira, Laudya Fajar Aprian, Figo Farida Ariyani Fatia Maulina Faturrohman, Aji Febriyanto, Dedi Feni Setianingsih Firman Septihadi Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Kurnia Fitria Asmawati Flora Flora, Flora Hanny Hafiar Hardiyanti Hardiyanti Hasan Hariri Heny Hartawati Herga , Rafa Maritza Heri Prihartono Heriza Nevisi Yanda Putri Herlambang, Agung Putra Heru Prasetyo Heryanti Heryanti Hesti Irmasari I Wayan Ardi I Wayan Ardi Sumarta Ibnu Hajar Icha Meyrinda Ika Agustina Pratiwi Ikhtiarti, Endang Indra Prapto Nugroho Iqbal Hilal Ishariyanti Ishariyanti Istiqomah Nurzafira Jimny, Zahra Adellia Dewi Joni Putra Juniar, Elda Juwairiyah Juwairiyah K Sugeng Prijono Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kartika Rahayu Effendi Khairunnisa, Arsy Khoerotun Nisa Liswati Klara Ken Laras Kusuma, Nirma Fadia Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Fitriyah Laudya Fadira Lilis Sholihah Linda Permasih Lyoni Elvandari Maharani, Serlia Mat Desman Maya Oktavia Mega Noviana Meirita, Siska Meliza Meliza Mery Elisabet Turnip Miko Hidayat Mira Salviani MUHAMMAD FUAD Muhammad Iman Jauhari Munaris . Mutiara Dini Nazimah Nazimah Nesiana Imania Neti Herawati ni made mulyasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nidia Oktarisa Nikmatul Hasanah Nindy Eka Putri Nur Azizah Agustina Nur Fasila Nur, Kiki Zakiah Nuraeni, Intan Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurwijayanti okta muhlis putra Oriza Pratiwi Pangestika, Zola Nurmadya Pertiwi, Nidia Harum Piani, Ririn Tria Pony Tikny Swisty Putri Shima Arifani Rafistri, Cicili Arici Rahmat Prayogi, Rahmat Ratin Supriadi Ratu Farry Alifia Azka Razak, Oca Yuliza Rengga Purna Yuda Restu Eka Mariyana Retika Cahya Karnastuti Reza Febriantika Ria Apriyanti Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Ribut Wibowo Ridha Adilla AR Ririn Riana Sari Rischa Dewi Riwanti Manik Rizki Dilla Sintia RR. Ella Evrita Hestiandari Saadah Saadah Sabrina Aulia Rahma Salsabila, Atha Nabitha santi noviyana Saputra, Jufri Septi Ria Ariani Septia Uswatun Hasanah Septiana Ningsih Shely Nasya Putri Siska Meirita Siska Meirita Siti Murdiyati Siti Romlah Siti Samhati Sitohang, Anania Eviyana Luxerima Soca Anggraini Solly Aryza Sulistiana Sulistiana, Sulistiana Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Surasa Surasa Syelly Eka Permatasari TRI WULANDARI Try Wahyuni Undang Rosidin Utari, Marya Utari, Marza Utari Windu Patria Hutama Wini Tarmini Yanti Jelita Yemi Valentini Yoga Fernando Rizqi Yona Lenora Loretta Yosefina Eva Marini Yuli Yanti Yulia Kartikasari Yulia Patumaya Yulianita, Dea Yulita Anlisia Yuni Setiawati Yunisa, Aulia ZR, Mutiara Ananda