p-Index From 2021 - 2026
10.407
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingkungan dan Kesehatan Kerja Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Preventia Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Kesehatan Manarang Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health Science and Prevention Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Health Sciences AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Medical Technology and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Malahayati International Journal of Nursing and Health Science PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Journal of Borneo Holistic Health Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kebidanan Malakbi Jurnal Menara Medika Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Edu Masda Journal JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Law, Administration, and Social Science Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Health Science PHARMACOLOGY, MEDICAL REPORTS, ORTHOPEDIC, AND ILLNESS DETAILS (COMORBID) International Journal of Advanced Health Science and Technology Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Salingka Abdimas JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Health Sciences and Medical Development Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Informasi Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) Gema Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Karya Kesehatan Siwalima Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Abdi Masyarakat UIKA Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Journal of Health Education Law Information and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINJAI KOTA BINJAI Rapotan Hasibuan; Rizky Safhara Ulfha
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v5i1.475

Abstract

Merokok merupakan salah satu masalah kesehatan Indonesia dengan angka pengguna yang masih tinggi. Berdasarkan data Riskesdes tahun 2018 menyatakan jumlah perokok di Indonesia di atas umur 15 tahun sebanyak 33,8% yang terdriri dari 62,9% laki-laki dan 4,8% perokok perempuan. Pemerintah Kota Binjai mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Binjai No. 3 Tahun 2018 tentang kawasan tanpa rokok sebagai salah satu uoaya dalam mengurangi paparan asap rokok. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) di Wilayah kerja Puskesmas Binjai Kota. Jenis penelitian ini adalah deskriprif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan informan dengan purposive sampling melibatkan 1 orang Kepala Puskesmas, 2 orang Petugas Kesling, 3 orang Kepala Sekolah dan 2 orang Nadzir Masjid. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kawasan tanpa rokok belum berjalan baik. Aspek komunikasi dalam kebijakan kurang berjalan dengan baik, utamanya ditandai dengan ditemukannya warga yang belum mengetahui adanya KTR akibat kurangnya sosialisasi. Aspek sumber daya, belum adanya pedoman khusus KTR begitu pula dengan belum memadainya sarana dan prasarana. Pada aspek disposisi dijumpai sikap para pelaksana dan masyarakat belum sepenuhnya mematuhi larangan merokok dan belum adanya sanksi yang tegas. Aspek dari struktur birokrasi adalah belum adanya SOP dan tim khusus pemantau implementasi kawasan tanpa rokok. Temuan dalam penelitian ini dapat bermanfaat bagi pemangku kebijakan agar dapat melakukan sosialisasi dan monitoring untuk memperjelas penyampaian informasi serta menindak lanjuti yang tidak patuh kawasan tanpa rokok.
Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar BABS di Kota Sibolga Rapotan Hasibuan; Susilawati Susilawati; Meutia Nanda
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): AGUSTUS
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.261 KB) | DOI: 10.30829/shihatuna.v1i1.9186

Abstract

Community Led Total Sanitation (CLTS) coverage in Sibolga city is still relatively low. This article aims to reconstruct the residents' understanding of the pillars of open defecation free (ODF) in Huta Tonga-Tonga Village, North Sibolga District. This activity is important to do in connection with the results of environmental observations and interviews with residents and health workers which highlight the understanding of personal hygiene and regional geographic conditions as the main obstacles. The socialization method was used in this work were lecturing in the form of counseling, measuring the volume of feces, compiling a flowchart of contamination by residents. The extension method is equipped with making BABS mapping, proper handwashing, and discussion of questions and answers with content of triggering elements. The resulting output is in the form of increased understanding of the importance of changing the behavior of open defecation and awareness of the potential diseases it can cause. In addition, the output can also be seen from the ability of residents to compile a fecal contamination flowchart. The follow-up of this activity is that the Health Office, the Sub-district side, the Puskesmas, and the Village Head should monitor and evaluate the results of the STBM triggering until finally the Huta Tonga-Tonga Village actually becomes a ODF Village.
Garbage Sorting as an Important Rural Problem: Descriptive Study of Priority Health Problems in Pantai Cermin Village, Langkat Regency Rapotan Hasibuan; Atikah Salsabila
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v2i2.7

Abstract

In planning efforts to improve public health degrees, it is necessary to plan the first steps to find out what health problems are prioritized to be addressed effectively, efficiently, and on target. This community service, therefore, aim to to find health problems in order to find the right intervention so that the health problems contained in Teladan Hamlet do not become serious problems that cause other health problems. This research was conducted in Teladan hamlet of Pantai Cermin Village, Tanjung Pura Subdistrict using descriptive research methods, univariate analysis was conducted to determine the priority of health problems from the results of self-aware surveys. Prioritization of health problems was carried out qualitatively using the Focus Group Discussion method with USG (Urgency, Seriousness, Growth) criteria scoring. The nine highest health problems found were the low number of couples who did not use contraception, low infant weight, itching, hypertension, national health insurance, smoking behavior, kitchen waste disposal, garbage sorting, and eradication of mosquito nests. The results of the Focus Group Discussion agreed that the priority of health problems in Teladan hamlet is the low behavior of waste sorting, so that interventions are carried out in the form of counseling and provision of facilities and infrastructure in the form of garbage cans in some public places in order to increase public knowledge and community behavior in sorting waste. Efforts that can be made by local governments are to support and supervise the community to implement good and correct waste sorting and processing behavior in a sustainable manner
PENGETAHUAN, AKSES , DUKUNGAN KELUARGA, PELAYANAN PETUGAS KESEHATAN DAN MOTIVASI BERHUBUNGAN KUNJUNGAN RUTIN LANSIA KE POSYANDU Rapotan Hasibuan; Saprina Nurmila
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v7i4.28546

Abstract

  AbstrakPosyandu Lansia perlu dimanfaatkan kelompok masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat di mana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di Puskesmas Gunung Selamat hanya mencapai 24% dan masih dibawah standar pelayanan minimal yang telah di tetapkan pemerintah yaitu 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Gunung Selamat Kabupaten Labuhanbatu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah Cluster Random Sampling dengan melibatkan sebanyak 60 responden. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang telah diuji validasi sebelumnya meliputi jenis kelamin, status pekerjaan, pengetahuan Lansia, akses ke Posyandu, dukungan keluarga, pelayanan petugas kesehatan dan motivasi Lansia. Data kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menemukan variabel yang berhubungan dengan kunjungan Lansia ke Posyandu adalah pengetahuan (p=0,002), akses (p=0,012), dukungan keluarga (p=0,004), pelayanan petugas kesehatan (p=0,006) dan motivasi (p=0,000). Sementara jenis kelamin (p=0,099) dan status pekerjaan (p=0,734) tidak memiliki hubungan signifikan dengan kunjungan Lansia ke Posyandu. Penelitian ini menyarankan agar petugas kesehatan dapat melaksanakan Posyandu Lansia lebih baik dan mengembangkan strategi intervensi promosi spesifik lansia yang sesuai dengan variabel signifikan yang ditemukan. Kata Kunci : Posyandu Lansia, Akses, Dukungan Keluarga, Pelayanan Petugas Kesehatan
Sikap Berhubungan dengan Tindakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Remaja Rapotan Hasibuan
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 7 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v7i2.398

Abstract

The New Habit Adaptation (AKB) policy issued by Indonesian government is a form for implementing the new normal order during the COVID-19 pandemic, which has not been optimally implemented, especially for adolescents. Several studies and current observations showed that adolescents were still not adherent to implementing health protocols. This study, therefore, aims to analyze the link between knowledge, attitudes, and AKB adolescent practice in North Sumatra. A quantitative study with cross-sectional design was applied for this research involving 246 adolescents spread over 6 (six) working areas of Primary Health Care (Puskesmas) who was determined by purposive sampling. Data were collected using an online questionnaire which has been tested for validity and reliability, then data were analyzed descriptively by cross-tabulation and associatively by chi-square. The results showed the behavior of implementing AKB practice by adolescents was high (60.2%), knowledge was in the high category (92.7%) and adolescent attitudes were also positively supportive (90.7%). In addition, the significance test showed that there was a link between attitude and practice (p = 0.030; POR = 2.574). However, no link appeared to exist between knowledge and practice. This research contributes for developing of AKB policy outreach interventions by stakeholders and efforts to involve youth groups in the participatory achievement of AKB policy.
Faktor Penerimaan Orangtua terhadap Vaksinasi COVID-19 Siswa Sekolah Dasar Rapotan Hasibuan; Rahmi Silvia Anggriani
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i2.747

Abstract

Pencapaian target cakupan penerimaan vaksin COVID-19 masih menemui kendala di berbagai wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Simalungun yang cakupan vaksin COVID-19-nya masih mencapai 77,13%. Terdapat berbagai faktor yang bisa menjadi dasar bagi perilaku orangtua untuk dapat menerima maupun menolak pemberian vaksin COVID-19 pada anak mereka. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berhubungan dengan penerimaan orangtua siswa terhadap vaksin COVID-19 di SDN 095214 Dolok Merangir Kabupaten Simalungun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional. Data penelitian ini dianalisis dengan uji chi-square, menggunakan kuesioner dengan melibatkan 99 orang tua secara proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa penerimaan orangtua terhadap vaksin COVID-19 berhubungan dengan tingkat pengetahuan orangtua (p=0,001), persepsi dukungan agama orangtua (p=0,014), dukungan keluarga (p=0,000), dan kebijakan pemerintah (p=0,000). Tenaga kesehatan disarankan melakukan edukasi persuasif yang spesifik pada orangtua untuk menerima vaksin COVID-19 untuk anaknya.
The Correlation between the Leadership Roles of The Head of PHC and Work Discipline in PHC Employees Cindy Wulandari; Rapotan Hasibuan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v16i01.3711

Abstract

Based on a preliminary study in February 2022 at the Medan Sunggal Primary Health Care (PHC), some PHC employees had inadequate work discipline. They did not comply with working hours. In addition, employee absence increased in the last three months of 2022. In addition, 10% of them still did not obey the regulation, such as not wearing uniforms and using sandals at work. This research analyzes the correlation between the leadership roles of the head of PHC and work discipline in PHC employees. This paper was quantitative research using a descriptive-analytic approach with a cross-sectional study design. The population was all employees working at the Medan Sunggal PHC. There were 43 respondents with the total sampling method. The dependent variable was work discipline in PHC employees. Meanwhile, the independent variable was the leadership roles of the head of PHC, with sub-variables communication, direction and guidance, supervision, motivation, and rewards. The instrument utilized a questionnaire. Data analysis used Spearman rank correlation statistical tests with α=0.05. Communication, direction, and guidance were strongly associated with work discipline, with p-value each 0.000 and 0.000. Supervision had a weak correlation with work discipline with p=0.000. However, motivation and awards negatively correlated with p-value sequentially 0.000 and 0.006. The leadership roles of the head of PHC are associated with work discipline in PHC employees. The head of PHC should perform well in communication, direction and guidance, supervision, motivation, and awarding to improve work discipline in employees.
Progressivitas Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Binjai Rapotan Hasibuan; Nursakinah Hayati
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.397 KB) | DOI: 10.35473/proheallth.v3i2.637

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) is an infectious disease caused by a type of coronavirus that was only discovered in 2020. This virus and the disease were previously unknown before it broke out in Wuhan, China, in December 2019. WHO declared the Covid-19 pandemic on March 11, 2020, in which one of the countries affected was Indonesia. The number of positive cases of Covid-19 in North Sumatra until August 2020 was 5,898 people, of whom 2,833 people recovered and 260 died. In Binjai City, there were 104 positive cases of Covid-19 by the end of August 2020, of whom 28  people recovered and 10 died. This study, therefore, aims to determine the overview of efforts living healthy (PHBS) towards New Norm (AKB) in Binjai Barat District, Sukaramai Village. A qualitative approach with a case study design was used for this research. In-depth interviews, observation and documentation were conducted for data collection from 5 informants, namely the person who lives in Sukaramai Village with a total population of 9,268 people. This study found the people of West Binjai city have good behaviour towards the New Norm. These were evidenced by the information of several informants and the relatively low number of Covid-19 case. Based on the results of research in the field on community behaviour which includes knowledge, benefits, and attitudes of PHBS, it can be concluded overall that residents have appropriate attitudes and support for living healthy (PHBS).
Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Rapotan Hasibuan; Wahdana Boangmanalu
Media Informasi Vol. 19 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.439 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v19i1.164

Abstract

ASI eksklusif merupakan asupan penting bagi pertumbuhan bayi dan telah didukung target pencapaiannya oleh program nasional. Data Profil Kesehatan Propinsi Sumatera Utara tahun 2018 menyebut dari 147.436 bayi usia <6 bulan baru 51.392 orang di antaranya yang mendapat ASI Eksklusif (34,86%) sedangkan target nasional sebesar 55%. Demikian pula pada Puskesmas Kecupak Kabupaten Pakpak Bharat yang baru mencapai 35%. Penelitian ditujukan guna mengetahui faktor apa saja yang menjadi penentu pemberian ASI ekslusif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskemas Kecupak Kabupaten Pakpak Bharat dan durasi waktu dari Juli sampai Agustus 2021. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi dengan sampel sebanyak 52 orang. Setiap variabel diukur menggunakan skala Guttman. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Lalu data dianalis secara univariat untuk mengetahui sebaran, dan secara bivariat dengan uji chi-qsuare. Penelitian menemukan adanya hubungan pemberian ASI eksklusif dengan pengetahuan ibu (p=0,014), dukungan suami (p=0,023), dukungan peran tenaga kesehatan (p=0,012). Sementara tidak ada signifikansi status pekerjaan (p=0,722) dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian menyimpulkan terdapat hubungan pengetahuan ibu, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif.
RIWAYAT KOMPLIKASI DAN PENDAMPINGAN SUAMI TERHADAP PEMANFAATAN ANTENATAL CARE DI PROVINSI ACEH Rapotan Hasibuan; Nada Nurjanah Afrillia
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 1 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v6i1.3544

Abstract

Setiap ibu hamil menginginkan proses kehamilan sampai dengan persalinan dapat berjalan dengan normal dan lancar, serta tidak mengalami gangguan pada masa kehamilan dan persalinan. Demi memastikan hal tersebut, ibu hamil perlu memeriksakan kandungannya secara rutin ke pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan antenatal care (ANC) di provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder SDKI tahun 2017 pada populasi 2447 ibu usia 15-49 tahun yang sedang hamil dan melakukan pemanfaatan ANC selama kehamilan dengan sampel yang memenuhi kriteria 108 orang diperoleh secara multistage random sampling. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada signifikansi antara riwayat komplikasi (p=0.012) dan pendampingan suami (p=0.000). Penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan riwayat komplikasi dan  pendampingan suami dengan pemanfaatan ANC oleh ibu. Upaya preventif berupa promosi kesehatan harus terus ditingkatkan untuk memaksimalkan pengetahuan ibu hamil terutama mengenai gejala awal komplikasi untuk segera mendatangi pelayanan ANC dan perlu dilakukan pemberdayaan suami secara serius untuk terlibat dalam pencegahan terjadinya risiko kehamilan sedini mungkin demi menurunkan angka kematian ibu dan anak.
Co-Authors Adinda, Faiza Afrianda, Silvina Mutia Ajeng Husni Nanda Al Fahri, Muhammad Al-Kahfi, Moh. Keanu Aldona, Cindy alfiyah, shafira Alisa Ariani Sagala Alvionita, Elsti Alvionita, Rini Alysa Rahmadani Hasibuan Amalia Putri, Dea Amnamuchlisah, Dira Ananda, Anisa Anastasya, Raihanis Andika, Wulan Andwina Anggesti, Anggesti Anggina, Chairunnisa Anggraini, Yunita Anjlya Agustin Anna Kholijah Annaufa, Nabiila Annisa Aisy Rifdah Annisa, Frety Salma Annisa, Rifa Atikah Salsabila Ayu Ariska Ayu Astuty, Delfriana Ayuandini, Friska Ayunda Syahfira Azra Afifah Saktira Nasution Azzahra, Dea Azzahra, Sheylla Barokah, Wuni Berutu, Siti Sarah Brando Pratama Tarigan, David Chairani, Nadila Charunnisyah Nurma Difhanny Cindy Wulandari Citra Mutiara Lubis Citra Syahrani Dalimunthe, Mawaddah Sri Rezeki Dalimunthe, Ulfa Fadilla Damaiyana, Resa Dany, Cut Nasywa Kesuma Data Rizqueen Maipiana Dewi Agustina Dewi, Sentia Dhia Nabila K Siregar Diandra Kayladifa Rezha Dina Dina, Dina Dina, Putri Dinda Susanti Dini Tria Anggraini Dini, Rahma Dirayati Annisa Dalimunthe Eliska, Eliska Ermawati, Suri evi naria Fachira, Ar Rum Nur Fadila, Nurly Fadilla, Dea fadillah, indah Faiza, Malya Fajriani, Arini Fakhita Aulia Ghaida Fakhriansyah, Luthfi Fathin, Fadhilah Rahmadani Fatma Indriani Fauziah Ramadhani Fauziah, Ella Asri Fauziah, Fiha Febiayu Rahmanda Febrianti, Afni Fernanda, Amelia Fernanda, Deza Fidorova, Yolanda Fitri Hayati Fitria Revalina Fitriani Pramita Gurning Ginting, Hermalia Putri Br Hafidzah, Fidiana Hagareninsa, Clarissa Adisty Handoko, Fauziah Haqiqi, Nasywa Nathania Harahap, Sakina T A Harahap, Sandrina Aulia Harahap, Shelly Safira Maulia Hariyanti, Atika Ayu hasibuan, devi chairani Hasibuan, Nurfaizah Hasibuan, Sarah Adelia Hasibuan, Seri Rahmadani Hayati, Nur Sakinah Hazmi, Auliya Hilmi, Taufik Himayanti Nasution, Diana Ikhsan, Muhammad Arif Indah Rahayu Ritonga Indah, Nurul Ismi Larasati Hasibuan Jusmaini, Jusmaini Kamala Sari, Ayu Khairani Putri, Khairani Khairani, Alda Kholijah, Siti Khumaira, Luthfiah Latifah Azmy Nasution Layli, Rayhan Lea, Salshabilla April Lifira Naila Salsabila Linda, Nur Listiani, Lia Lubis, Adelina Fitry R Lubis, Amru Prabowo Maharani, Adelia Putri Mahdiyyah, Nurhayati Mahira, Clarissa Bunga Mapa, Arfan Marlina Yusnita Nasution Marsanda HRP, Putri Anggi Mawaddah Marahmah Maysara Edriani Mega Adeliyani Melfisyaira, Natasha Meutia Nanda Mira Ulpayani Harahap Moely, Cut Mulyana Monnavia Rorisa Muhammad Abdurrazaq Muhammad Alwi Siregar Muhammad Rizky Ramadhan Muharani, Anisa Mumtazah Nadhiroh, Al Kafi Mutiara Sofi Nabila, Nazua Nada Nurjanah Afrillia Naldo, Jufri Naldo Nasution, Azhari Akmal Nasution, Dinda Azria Nasution, Hafizhurrahman Nasution, Keyla Harista Nasution, Vidya Syifarani Nisa Azizah Rahma Ginting Nofi Susanti Nuh Siregar, Unaisah Annufaisah Nurfajariani, Riska Nurhasanah Nurhasanah Nuriyah, Nuriyah Nursakinah Hayati Nurwijayanti Octavelia, Anggi Tri Oktapianti, Wanda Aulia Oktavia, Ratih Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Paramitha, Lydia Pasaribu, Anissya Fahira Permata Sari, Dian Pertiwi, Cindy Puan Maulida Syifa, Rizqi Purba, Anita Zahra Putri Purnama, Tri Bayu Putra Apriadi Siregar Putri Aulia, Ramadhani Putri Herawati, Putri Putri, Apzur Rohimah Putri, Deviani Arianti Qur-ani, Oktafera Halmi Rahmadanty, Dwi Azura Rahmi Silvia Anggriani Ramadhani, Lutfiah Raudhatushofie, Meyliesa Refiana, Revail Rezqiqa Purba, Mutiara Riska Nurfajariani Riska, Ananda Ritonga, Egril Rehulina Rizky Safhara Ulfha Rizqika, Indah Rizti, Muthia Sabila, Farah Sabina, Ramania Safithry, Cindy Yunika Safitri, Dedek Salianto Salianto, Salianto Salsabila, Audina Salsabila, Fatma Santoso, Fazila Septiani Santoso, Khansa Kanastri Saprina Nurmila Saragih, Devi Herdini Saragih, Eka Fitria SARAGIH, INDAH AULIA PRATIWI Shafa, Banafsyah Shafira, Ananda Dwi Siagian, Laili Sifa, Syalsabila Sikumbang, Eva Sahriani Silvia Sabillah, Vany Simanjuntak, Vivin Aktika Sinaga, Haryanti Sinaga, Riantania Sintia Safitri Siregar, Annisa Rizki Ramadani Siregar, Ari Anshari Siregar, Dhia Nabila K Siregar, Hafizah Hafni Siregar, Nurul Syahputri Siregar, Oktavia Sukmayati Siregar, Salwa Salsabila Sitepu, Laila Silvia Siti Aminah Siti Khadijah Siti Khadijah Situmorang, Mutiara Ayu Sri kemuning Wulandari Sri Suwitri Suci Yustrianti Marpaung Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Sutopo Patria Jati Syabania, Della Septiana Syafran Arrazy Syahlin, Fazra Ulya Syahrana, Ardana Tanjung, Nadya Ulfa Tumanggor, Suro Rahmadhona Ultami, Juwita Nisa Uswatul Hasanah, Uswatul Utami, Jelita Nazwa Utami, Tri Niswati Wahdana Boangmanalu Wahyudi Wahyudi Wasiyem, Wasiyem WINANTI, SUMI FITRI Wirsal Hasan Witriani, Eca Wulandari, Putri Cahya Yanti Harahap, Novita Rahma Yanti, Fani Dwi Yasmine Anta Syahrih Yulia Khairina Ashar Yusnidar Sari, Mutiara Yustika, Dilla Zahra, Nurul Zalfa syahirah gultom Zata Ismah Zulaika, Talitha Zulfa, Alya Indana