p-Index From 2021 - 2026
11.537
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuntansi Indonesia Maksimum : Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang EKUIVALEN - Pendidikan Matematika JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Lex Jurnalica (Ilmu Hukum) Jurnal Ilmu Perpustakaan Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Informatika PRESTASI Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer IJIBE (International Journal of Islamic Business Ethics) Jurnal Kesehatan JEA17: Jurnal Ekonomi Akuntansi JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Jurnal Informatika Upgris INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES Journal of Indonesian Legal Studies Jurnal Kajian Akuntansi Jurnal Biodjati Jurnal Akuntansi JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Jurnal Kebidanan Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Biosel: Biologi Science and Education Media Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings IKRA-ITH ABDIMAS JOURNAL OF PRIVATE AND COMMERCIAL LAW Jurnal Kreativitas PKM YUME : Journal of Management JURNAL MANAJEMEN BISNIS JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Veritas : Jurnal Teologi dan Pelayanan International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Mantik International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Accounting Global Journal Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Revenue: Jurnal Manajemen Bisnis Islam JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Jurnal Kebidanan Indonesia Journal of Advanced Multidisciplinary Research Management and Accounting Expose Jurnal Tika Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Jurnal Ekonomi Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) Sultan Agung Notary Law Review Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Husnayain Business Review Golden Childhood Education Journal (GCEJ) Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Contemporary Issues on Interfaith Law and Society International Journal of Scientific and Professional JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Jurnal Pendidikan Transformatif Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Innovative: Journal Of Social Science Research Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Blantika : Multidisciplinary Journal Abjad : Journal of Humanities & Education Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Patisambhida : Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama Maneggio Annual Review of Legal Studies The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Jurnal Keperawatan Profesional Analisa: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Jurnal Kefarmasian Indonesia Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia The Digest: Journal of Jurisprudence and legisprudence Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Argopuro : Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Jurnal Cakrawala Keperawatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES

RELEVANSI YURIDIS MEDIASI PENAL DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Winarsih, Winarsih; Wulandari, Cahya
INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Suku Samin merupakan masyarakat adat yang mempunyai perilaku menyimpang dari tradisi masyarakat lain di Indonesia, seperti membangkang dan tidak patuh terhadap pemerintah. Keyakinan orang Samin dalam menjalani kehidupannya yang masih berpegang teguh terhadap nilai dan budaya mengakibatkan Suku Samin mempunyai karateristik yang berbeda dengan yang lain, termasuk dalam tata cara penyelesaian tindak pidana yang tidak menggunakan jalur pengadilan. Penelitian ini bertujuan: Pertama, menggambarkan mediasi penal yang selama ini dijalankan oleh masyarakat Suku Samin. Kedua, mendeskripsikan relevansi yuridis mediasi penal yang dilakukan oleh masyarakat Suku Samin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif serta sumber data primer dan sekunder. Sedangkan dalam menganalisis data penulis menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan dengan penelitian.  Hasil penelitian pertama, mediasi penal selama ini dijalankan oleh masyarakat Desa Klopoduwur terhadap semua jenis tindak pidana, baik tindak pidana yang terjadi di intern Suku Samin, maupun tindak pidana yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya dengan tata cara yang berbeda. Kedua, berdasar Pasal 42 ayat (2) dan ayat (3) RKUHAP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) mediasi penal yang dilakukan dapat diakui akan tetapi hanya untuk beberapa tindak pidana seperti tercantum dalam Pasal 42 ayat (3) RKUHAP. Dalam RKUHP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) mediasi penal yang dilakukan di Desa Klopoduwur dapat dikualifikasikan dalam Pasal 145 jo Pasal 146 RKUHP. Tribal community of Samin are an indigenous community who have deviant behavior of the tradition from the other communities in Indonesia, such as insubordination and disobeying toward the government. Samin belief in living life that still cling to the values and culture resulted in Samin tribe has different characteristics with the others, including the procedures for the settlement of criminal offenses that do not use the courts procedures. This research aims to: The first, to describe the penal mediation used in Samin tribe. The second, to describe the relevance of the juridical-penal mediation conducted by Samin tribe. The method used in this research is juridical sociological with a qualitative approach as well as primary and secondary data sources. Meanwhile the authors analyzed data using triangulation techniques which used to compare the results of interviews with the contents of a document relating to this research. The results from this reseach are: the first penal mediation has been used by the community of Klopoduwur for all types of crime, both offenses occurred in internal Samin tribe, as well as criminal acts committed by the society in a manner that is different. The second, under article 42 paragraph (2) and (3) RKUHAP (Draft of Criminal Court Procedure) penal mediation conducted can be recognized but only to some of criminal offenses as listed in article 42 paragraph (3) RKUHAP. In RKUHP (Draft of Criminal Code) penal mediation conducted can be qualified at article 145 in conjunction with article 146 RKUHP. 
RELEVANSI YURIDIS MEDIASI PENAL DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Winarsih, Winarsih; Wulandari, Cahya
IJCLS (Indonesian Journal of Criminal Law Studies) Vol 1, No 1 (2016): November 2016 Indonesian Journal of Criminal Law Studies
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.075 KB) | DOI: 10.15294/ijcls.v1i1.10801

Abstract

Masyarakat Suku Samin merupakan masyarakat adat yang mempunyai perilaku menyimpang dari tradisi masyarakat lain di Indonesia, seperti membangkang dan tidak patuh terhadap pemerintah. Keyakinan orang Samin dalam menjalani kehidupannya yang masih berpegang teguh terhadap nilai dan budaya mengakibatkan Suku Samin mempunyai karateristik yang berbeda dengan yang lain, termasuk dalam tata cara penyelesaian tindak pidana yang tidak menggunakan jalur pengadilan. Penelitian ini bertujuan: Pertama, menggambarkan mediasi penal yang selama ini dijalankan oleh masyarakat Suku Samin. Kedua, mendeskripsikan relevansi yuridis mediasi penal yang dilakukan oleh masyarakat Suku Samin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif serta sumber data primer dan sekunder. Sedangkan dalam menganalisis data penulis menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian pertama, mediasi penal selama ini dijalankan oleh masyarakat Desa Klopoduwur terhadap semua jenis tindak pidana, baik tindak pidana yang terjadi di intern Suku Samin, maupun tindak pidana yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya dengan tata cara yang berbeda. Kedua, berdasar Pasal 42 ayat (2) dan ayat (3) RKUHAP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) mediasi penal yang dilakukan dapat diakui akan tetapi hanya untuk beberapa tindak pidana seperti tercantum dalam Pasal 42 ayat (3) RKUHAP. Dalam RKUHP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) mediasi penal yang dilakukan di Desa Klopoduwur dapat dikualifikasikan dalam Pasal 145 jo Pasal 146 RKUHP.Tribal community of Samin are an indigenous community who have deviant behavior of the tradition from the other communities in Indonesia, such as insubordination and disobeying toward the government. Samin belief in living life that still cling to the values and culture resulted in Samin tribe has different characteristics with the others, including the procedures for the settlement of criminal offenses that do not use the courts procedures. This research aims to: The first, to describe the penal mediation used in Samin tribe. The second, to describe the relevance of the juridical-penal mediation conducted by Samin tribe. The method used in this research is juridical sociological with a qualitative approach as well as primary and secondary data sources. Meanwhile the authors analyzed data using triangulation techniques which used to compare the results of interviews with the contents of a document relating to this research. The results from this reseach are: the first penal mediation has been used by the community of Klopoduwur for all types of crime, both offenses occurred in internal Samin tribe, as well as criminal acts committed by the society in a manner that is different. The second, under article 42 paragraph (2) and (3) RKUHAP (Draft of Criminal Court Procedure) penal mediation conducted can be recognized but only to some of criminal offenses as listed in article 42 paragraph (3) RKUHAP. In RKUHP (Draft of Criminal Code) penal mediation conducted can be qualified at article 145 in conjunction with article 146 RKUHP.
RELEVANSI YURIDIS MEDIASI PENAL DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Winarsih, Winarsih; Wulandari, Cahya
IJCLS (Indonesian Journal of Criminal Law Studies) Vol 1, No 1 (2016): November 2016 Indonesian Journal of Criminal Law Studies
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcls.v1i1.10801

Abstract

Masyarakat Suku Samin merupakan masyarakat adat yang mempunyai perilaku menyimpang dari tradisi masyarakat lain di Indonesia, seperti membangkang dan tidak patuh terhadap pemerintah. Keyakinan orang Samin dalam menjalani kehidupannya yang masih berpegang teguh terhadap nilai dan budaya mengakibatkan Suku Samin mempunyai karateristik yang berbeda dengan yang lain, termasuk dalam tata cara penyelesaian tindak pidana yang tidak menggunakan jalur pengadilan. Penelitian ini bertujuan: Pertama, menggambarkan mediasi penal yang selama ini dijalankan oleh masyarakat Suku Samin. Kedua, mendeskripsikan relevansi yuridis mediasi penal yang dilakukan oleh masyarakat Suku Samin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif serta sumber data primer dan sekunder. Sedangkan dalam menganalisis data penulis menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan dengan penelitian.  Hasil penelitian pertama, mediasi penal selama ini dijalankan oleh masyarakat Desa Klopoduwur terhadap semua jenis tindak pidana, baik tindak pidana yang terjadi di intern Suku Samin, maupun tindak pidana yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya dengan tata cara yang berbeda. Kedua, berdasar Pasal 42 ayat (2) dan ayat (3) RKUHAP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) mediasi penal yang dilakukan dapat diakui akan tetapi hanya untuk beberapa tindak pidana seperti tercantum dalam Pasal 42 ayat (3) RKUHAP. Dalam RKUHP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) mediasi penal yang dilakukan di Desa Klopoduwur dapat dikualifikasikan dalam Pasal 145 jo Pasal 146 RKUHP. Tribal community of Samin are an indigenous community who have deviant behavior of the tradition from the other communities in Indonesia, such as insubordination and disobeying toward the government. Samin belief in living life that still cling to the values and culture resulted in Samin tribe has different characteristics with the others, including the procedures for the settlement of criminal offenses that do not use the courts procedures. This research aims to: The first, to describe the penal mediation used in Samin tribe. The second, to describe the relevance of the juridical-penal mediation conducted by Samin tribe. The method used in this research is juridical sociological with a qualitative approach as well as primary and secondary data sources. Meanwhile the authors analyzed data using triangulation techniques which used to compare the results of interviews with the contents of a document relating to this research. The results from this reseach are: the first penal mediation has been used by the community of Klopoduwur for all types of crime, both offenses occurred in internal Samin tribe, as well as criminal acts committed by the society in a manner that is different. The second, under article 42 paragraph (2) and (3) RKUHAP (Draft of Criminal Court Procedure) penal mediation conducted can be recognized but only to some of criminal offenses as listed in article 42 paragraph (3) RKUHAP. In RKUHP (Draft of Criminal Code) penal mediation conducted can be qualified at article 145 in conjunction with article 146 RKUHP. 
Co-Authors Abada, Muhammad Fakhrudin Iqbaal Abdul Basith Acep Ega Wihara Ade Rachmawati Nurfitri Ade Rachmawati Nurfitri Adinta, Brema Adipurwa, Arya Aditya, Agung Adrianto, Lintang Bagas Afannudin, Mas Aghus Jamaludin Kharis Agung Triayudi AGUS PURWANTO Agustin, Mia Dwi Ahmad Zada Naf’an Aida Tyas Kartika Sani, Aida Tyas Ainina, Alfia Nur Aji Saputra Al Avina, Yohanif Putri Albab, Pradhika Ulil Alfiandy, Mohammad Anggraini, Putri Ani Isnawati Anjani, Widyana Antika, Nayta Gustin Apriliyanti, Farshella Aria Mulyapradana Aris Puji Widodo Asih, Situ Asokawati, Winda Asrul Sani Astrada, Fernando Astuti, Putri Dwi Avilla, Beby Bani, Ahmad Syah Bramianto Setiawan Budilaksono, Sularso Cahya Wulandari Chanidia Ari Rahmayani Christy, Stephanie Daroham Mutiatikum Darussalam, Ucuk Devi Risma Dewantama, Georgius Yoga Dhoni Zustiyantoro Dimyati Dimyati Djaja, Benny Dulyapit, Apit Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Imam Efendi Dyah Susilowati Efendi, Alvian Nur Endang Setyaningsih Endik Deni Nugroho Era Revika Fabribda, Laily Hasanah Fadhullah, Ahlun Nazar Fadly, Rahmat Fahmizal, Fahmizal Fathuddin, Fahmi Fauzi, Syahrul Fauziah Fauziah Fitrah Ernawati Fitriansyah, Ahmad Fuguh Bagaskara Awalludin Gandawanti, Sasmita Gregorius Paulus Tahu Gunawan Santoso Handayani, Retno Tri Harmono, Gatot Haryono Haryono Hassan, Muhamad Sayuti Haviv, Ilhan Rezza Heri Sutanto Herni Asih Setyorini Huda, Ihsanul Irewati, Titiek Irwandaru Dananjaya Istiana, Purwani Istianah, Siti Istiqomah, Cahyaningrum Iswanto, Perli Iwan Wahyudin Jarmi Julius Nursyamsi Kaini, Kaini Khadafi, Amri Yahya Khoiriyah, Hikmatul Khoirul Fuad, Khoirul Khoirun Nihayati, Khoirun Lestari, Mela Liyana, Liyana Lizansari, Madani Machmuddah, Zaky Mafturahman, Mafturahman Mahendra, Wahyu Eka Makmun Makmun Manap Trianto Maratu Soleha Marni Marni, Marni Mashuri, Agus Alwi Metta Kusumaningtyas Muhsen, Jamaluddin Jamal Mutaharoh, Mutaharoh Najihah, Naila Nareswari, Ade Heaven Nashir, Bagus Miftakhul Nelis Imanningsih Nengah Landra Nia Kurniawan Nilam Desy Hartati Ningrum, Siska Nita Kusuma Ningsih, Sri Wahyu Ningtyas, Artika Nining Tunggal Sri Sunarti Nizar, Muhammad Miftahun Novi Dian Nathasia Nuniek Nizmah Fajriyah Nur, Ridwan Nuraliyah Nuraliyah, Nuraliyah Nuraliyah,, Nuraliyah, Nurhikmah, Febty Nurhikmah, Febty Nurma Hidayati Nyoman Fitri Oktavinda, Alicia Pamuji, Ratih Dewi Permata, Rista Dwi Prasetya, Aulia Dinda PRATAMA, DONNY BUDI Pratiwi, Cesa Septiana Prayogo, Anang Purwati, Yuyun Purwitorosari, Pradiastuti Puspitasari, Ikke Qoiri, Mutmainah Nur Rachma Indrarini Rahmayani, Chanidia Ari Ratih Damayanti Reni Ambarwati Resmi, Dewi Candra Rezania Asyfiradayati Rini Fidiyani Riyadi, Achmad Riyanto, Eko Romdiyah Romdiyah, Romdiyah Romyun Alvi Khoiriyah, Romyun Alvi Rosa Adelina Rosaleen, Hana Gracia Rossi Septy Wahyuni Rosyada, Fani Yulia Saliyem, Saliyem Sarfitri, Destika Santi Putri Sari Ningsih Sartika Alfiana Satriawan Desmana Septi Andryana Septia Lutfi Siahaan, Hotma Elisa Irene Sihombing, Riama Marlyn Siti Aminah Saing Sitorus, Evalina Soblia, Hamim Tsalis Soepriyono, Gatot Soleman, Soleman Solikhin Solikhin Sri Ati Sudirman, Maman Sukadari Sukadari Sukadari Sukadari, Sukadari Sukarti Sukarti Sukmayati Alegantina sunartono sunartono Sunu Kuntjoro Surip, Ngadino Sutanta Sutanta, Sutanta Sutikman, Sutikman Syaputra, Abdul Hafiz Tahar, Emiza binti Theresia Titik Anggraeni Tjempaka, Tjempaka Tri Lestari, Reni TRI SUSANTI Tri Utami, Agustina Asih Wahyuddin, Mohammad Iwan Wahyudi, Gilang Romi Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Warsih, Eko WIDOWATI BUDIJASTUTI Widyaning Pertiwi, Herdini Winarti, Wiwin Winarti, Wiwin Yahya AD, Yahya Yatno, Yatno Yeni solfiah, Yeni Yulianto, Lili Dwi Yuni Fitriana Yuni Fitriana, Yuni Zahrotul, Aisyah Zulfikarianti, Ratna