p-Index From 2021 - 2026
12.732
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Litera INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Publikasi Pendidikan PIONIR: Jurnal Pendidikan Aksara SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Etika Demokrasi Aulad : Journal on Early Childhood Journal of English Language Teaching and Linguistics Media Manajemen Pendidikan Jurnal Didaktika Dwija Indria Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Millah: Journal of Religious Studies JURNAL MUARA PENDIDIKAN Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Eduvest - Journal of Universal Studies Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Ulil Albab Aksara Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Aksara Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung Sustainable
Claim Missing Document
Check
Articles

Mewujudkan Pendidikan yang Transformatif Sutrisna Wibawa
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan global. Namun, praktik pendidikan yang masih berorientasi pada transfer pengetahuan dan pencapaian nilai akademik sering kali kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kesadaran sosial peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pendidikan yang lebih progresif, salah satunya melalui pendidikan transformatif. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan transformatif serta relevansinya dalam pengembangan sistem pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research), melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan transformatif dan pemikiran tokoh-tokoh pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan transformatif menekankan perubahan mendasar pada cara berpikir, sikap, dan perilaku peserta didik melalui pembelajaran yang dialogis, reflektif, dan berbasis pengalaman. Konsep ini memiliki keterkaitan erat dengan pemikiran para filsuf pendidikan seperti Socrates, Aristoteles, John Dewey, dan Paulo Freire, serta pemikiran tokoh pendidikan Indonesia seperti Ki Hajar Dewantara dan Ki Ahmad Dahlan. Implementasi pendidikan transformatif dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, pengalaman nyata, dialog kritis, serta penguatan pendidikan karakter. Dengan demikian, pendidikan transformatif menjadi pendekatan yang relevan untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran kritis, kreativitas, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.
Etnopedagogi IPAS Berdaya Pancasila dan Kecerdasan Buatan Sebagai Revolusi Pembelajaran Abad 21 Beti Riasani; Ana Fitrotun Nisa; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11638

Abstract

This study offers a comprehensive overview of the planning, implementation, and evaluation of innovative Science, Social, and Natural Sciences (IPAS) learning in elementary schools. The approach specifically integrates ethnopedagogy with Pancasila Education, while exploring the transformative potential of deep learning for personalized instruction. The research employed an exploratory sequential mixed-methods design, beginning with quantitative data collection and analysis, followed by qualitative data to deepen the understanding of the quantitative results. This method allowed for a holistic view of the effectiveness of IPAS learning based on ethnopedagogy and Pancasila Education, encompassing both quantitative aspects (increased interest and understanding) and qualitative aspects (implementation processes and perceptions). Key findings indicate that integrating ethnopedagogy and Pancasila Education in IPAS learning significantly increased student interest (p < 0.01) and substantially improved IPAS conceptual understanding. Furthermore, this approach strengthened the Pancasila Student Profile dimensions. Student interest showed an average increase of 26.15%, while IPAS conceptual understanding rose by an average of 20%, both with p-values less than 0.01, signifying high statistical significance. The study's uniqueness lies in its holistic mixed-methods analysis of the synergy between ethnopedagogy, IPAS, and Pancasila Education. Additionally, it offers a visionary contribution by discussing the role of deep learning in driving a 21st-century learning revolution to create adaptive and personalized learning environments. The results provide a relevant implementation model for developing 21st-century competencies and excellent student character, aiming to guide educators and policymakers.
The implementation of Pendidikan Khas Kejogjaan in strengthening secondary school students' character Sutrisna Wibawa; Yatun Romdonah Awaliah; Rony Kurniawan Pratama; Suwarna; Farid Setiawan
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 2 (2026): Cakrawala Pendidikan (June 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i2.95036

Abstract

This study examines the implementation profile of Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ), a culturally grounded character education programme operating in pilot secondary schools across the Special Region of Yogyakarta. Researchers deliberately frame our inquiry around the implementation level rather than causal effectiveness, since the cross-sectional design researchers used cannot establish that students' character changed because of PKJ. Data were gathered from 150 senior and vocational high school students selected from twelve pilot schools through multistage sampling, combining purposive selection of schools with proportional random selection of students. A 102-item questionnaire (Cronbach's α = 0.93) was used to measure three implementation dimensions: philosophy, cultural values, and cultural atmosphere. Descriptive statistics showed a mean of 4.1361 for the philosophical dimension, 4.0433 at the cultural-values dimension, and 3.9289 at the atmosphere dimension. Pearson correlation analysis revealed strong and significant correlations among the three dimensions (r = 0.716 to 0.880, p < 0.01). The lower atmosphere score, paired with the higher score for cognitive culture (4.1133) than for behavioural (3.8467) and material cultures (3.8271), suggests that PKJ is currently more prominent in symbols and signage than in everyday habituation and material environments. Researchers argue that the trilogy of hamemayu hayuning bawana, sangkan paraning dumadi, and manunggaling kawula Gusti has been internalised at the level of recognition; however, the gap between symbol and practice remains a critical area for further policy work. The study provides a baseline framework of PKJ implementation upon which future longitudinal and comparative designs can build.
PENGEMBANGAN E-MODUL KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS TPACK TERINTEGRASI TRI N UNTUK MENINGKATKAN DIMENSI KREATIF SISWA Novita Sakti Dewanti; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 9 No 2, Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i2.2192

Abstract

This development research was carried out based on the results of observations and interviews conducted at one of the elementary schools in Sleman Regency. It is known that class IV students do not yet understand the various kinds of cultural diversity that exist in Indonesia because Indonesia has a lot of cultural diversity. This happens because the teaching materials used by teachers are still limited. Teachers only focus on printed teaching materials, so learning seems a little monotonous or limited to books. This research aims to produce practical teaching materials for Indonesian cultural diversity e-modules based on Tri N Integrated TPACK to increase students' creative dimensions.  The development model used is ADDIE, which consists of five stages, namely (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. Through the media, material, and language validation stage, a result of 82.17% was obtained so that the new module was suitable for use. while the student response was 86.5%. Acceptability at a practical level can be used by students in social studies learning and Pancasila education, which includes material about Indonesia's cultural diversity.
Strategi deep learing berbasis tri-n untuk meningkatkan berpikir kritis dalam pembelajaran IPS Kelas V : pengembangan assesmen autentik terintegrasi nilai kebhinekaan Wahyu Dwi Herawati; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i5.105619

Abstract

This study aims to develop a deep learning strategy based on the Tri N approach (Niteni, Nirokke, Nambahi) integrated with authentic assessment based on diversity values to improve students' critical thinking skills in learning Social Sciences (IPS) on the material of Indonesia's geographical location in grade V of elementary school. The method used is Research and Development (R&amp;D) with the ADDIE development model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were elementary schools in Jogonalan District. The results of validation by three experts, namely material experts, learning and media strategy experts, and assessment and character education experts, showed that the strategies and assessments developed had a high level of validity (Aiken's V = 0.87). The results of the implementation showed a significant increase in students' critical thinking skills based on the paired sample t-test with a significance value of 0.000 (&lt;0.05). The authentic assessment used was proven to be able to assess cognitive, affective, and diversity values holistically through projects, observations, and reflection journals. Thus, the integration of Tri N-based deep learning strategies and authentic assessments is declared valid, practical, and effective in forming contextual, critical, and character-based social studies learning.
Seru dan Edukatif: Kahoot Pendidikan Pancasila untuk Semua Krisna Kumalasari; Sutrisna Wibawa
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.830

Abstract

The increasingly rapid development of globalization has triggered the development of education in the field of increasingly advanced technology. In the field of educational activities there is an adaptation of learning activities to technological developments. Based on this, of course the role of learning media is also needed in the field of education. The aim of the research is to analyze the application of the Kahoot application in Pancasila education to create exciting and educative learning. The research method uses qualitative research with a literature review approach. The results of the implementation carried out at SD Negeri 1 Pengasih from 20 November 2023 to 1 December 2023 show that Kahoot can increase students' understanding and involvement in the values ​​of Pancasila. In conclusion, Kahoot media can be used to support exciting and educational learning activities that are implemented in Pancasila education learning. Learning carried out in the classroom can use ICT-based media such as Kahoot. This is because the use of Kahoot media is easy to access, so it will indirectly have an impact on increasing student motivation. Innovation in learning is certainly needed in learning activities to create good learning and is related to the role of increasingly sophisticated technology.
Prototype Model Pembelajaran A.S.A.P Berbasis Aplikasi Capcut untuk Siswa Kelas 5 Eka Puspawati; Sutrisna Wibawa
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.927

Abstract

Ciri paling utama pada abad 21 adalah tidak dapat dipisahkannya teknologi dan informasi dari berbagai bidang kehidupan. Keterampilan abad 21 yaitu keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi dapat dikuatkan pada siswa melalui variasi bentuk atau model pembelajaran di kelas. Penelitian bertujuan untuk pengembangan berdasarkan dua model pembelajaran yang sudah ada yaitu model pembelajaran berbasis masalah atau Problem Based Learning (PBL) dan Pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL) serta dengan penyesuaian kemajuan teknologi dan informasi pada abad 21. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode penelitian Research and Development (RnD) dengan model penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti melakukan proses Analyze untuk mengidentifikasi kebutuhan, kemudian hasil tahap Analyze digunakan untuk merancang model pembelajaran pada tahap Design. Sehingga rancangan yang sudah jadi dikembangkan pada tahap Develop kemudian diimplementasikan pada tahap Implement dan dievaluasi pada tahap Evaluation. Penelitian yang dilakukan di SDN Bohol Rongkop mendapatkan respon positif dari peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 siswa kelas V, seluruhnya tampak aktif dalam kegiatan belajar. Motivasi belajar siswa meningkat sehingga berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajarnya. Hal ini dibuktikan dari adanya peningkatan jumlah siswa yang mampu mencapai batas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang awalnya hanya sebanyak 3 siswa menjadi 8 siswa dari jumlah seluruhnya 10 siswa, selain itu kreativitas siswa juga semakin terasah dengan penggunaan model pembelajaran A.S.A.P berbasis aplikasi Capcut ini.
Stringing Together Diversity: Exploring Indonesian Culture Through The TRI N Integrated Indonesian Traditional House (Puradi) Puzzle (Niteni, Nirokke, Nambahi) Pri Hastuti Komarul; Insanul Qisti Bariyah; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.51254

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of the project "Stringing Together Diversity: Exploring Indonesian Culture Through the Tri N Integrated Indonesian Traditional House (PURADI) Puzzle" in improving the understanding of phase B students about cultural diversity in Indonesia. The research background is based on the importance of introducing and instilling diversity values from an early age, as well as utilizing an interactive and fun learning approach. This research uses a research and development (R&D) approach with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The subject of the study is a phase B student at SD Negeri Gembongan. Data was collected through participant observation, semi-structured interviews with students and teachers, and document analysis in the form of puzzle work. The results of the study show that the PURADI project is effective in increasing students' knowledge about various traditional houses in Indonesia, as well as developing their ability to identify cultural differences. In addition, the integration of Tri N values (Niteni, Nirokke, Nambahi) in this project is able to encourage students to observe, imitate, and develop their understanding of culture in a more in-depth way. The conclusion of this study is that the PURADI project is an innovative and effective learning method in instilling an understanding of Indonesian cultural diversity in elementary school students
Filsafat Pancasila pada Implementasi Dokumen Kurikulum Merdeka Akhmad Rofii’ Uddiin; Ana Fitrotun Nisa; Banun Havifah Cahyo Khosiyono; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1302

Abstract

Filsafat Pancasila merupakan dasar penting dalam pendidikan Indonesia yang menjiwai proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam dokumen Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka. Subjek penelitian adalah guru kelas, dengan data diperoleh melalui analisis dokumen kurikulum dan literatur pendukung. Hasil menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SD Negeri Panasan telah mengintegrasikan nilai Pancasila secara kontekstual melalui pembelajaran berbasis proyek yang menumbuhkan kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab sosial, dan kepedulian. Evaluasi berkelanjutan serta pendampingan guru mendukung efektivitas penerapan kurikulum. Kurikulum Merdeka berperan membentuk karakter siswa yang berakhlak, cerdas, dan peduli, sekaligus memperkuat identitas budaya dan persatuan bangsa. Keberhasilan implementasi nilai Pancasila bergantung pada sinergi antara budaya lokal, visi sekolah, perencanaan kurikulum, dan kompetensi guru.  
Implementasi Problem Based Learning dengan Pendekatan Mendalam pada Materi Penerapan Sila Pancasila Banniyatun Banniyatun; Sutrisna Wibawa
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1742

Abstract

Pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak sekolah dasar penting untuk membentuk karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan nasional. Namun, pembelajaran yang masih bersifat teoritis menyebabkan keterlibatan siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning terhadap pemahaman siswa dalam penerapan prinsip-prinsip Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test post-test yang melibatkan 12 siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman siswa sebesar 20 poin setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan deep learning efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap penerapan prinsip-prinsip Pancasila dan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih bermakna di sekolah dasar
Co-Authors Adianingsih, Putri Agus Santoso Ahmad FAOZAN Ahmad Muhibbin Akhmad Rofii’ Uddiin Ana Fitrotun Nisa Ana Fitrotun Nisa Anatasia Riantika Anik Nawati Anselmus Sudirman Arifatul Anisa Arini Rahmawati, Arini Arumsari, Mela Dina As Zahro, Masithoh Afifah Nuraini asih fatma nurmala Asmaa Abusamra Astuti, Widya Sri Atun Hasanah, Imra Awaliah, Yatun Romdonah Aziz Murof Suharyanto Banniyatun Banniyatun Banun Havifah Cahyo Khosiyono Bariyyah, Insanul Qisti Barriyah, Insanul Qisti Basiki Basiki Basikin Basikin Bayu Bumantara Berliana Henu Cahyani Beti Riasani Budi Hermawan Cahyanti Sri Wigunani Chandra Wiwit Rahayu Chandra, Shinta Gress Chodariyah, Dwi Enik Nuzul Choiria Fitriyani Desy Dwi Riyanti Dewi Wulandari Dewi Wulandari Diah Fitriyana Diah Retno Wati Dian Aprelia Rukmi Dina Kurniastuti Dingding Haerudin Dini Annisa Nurbaety Elsola Diyah Wahyu Novianti Dwi Astuti Dwi Lestariningsih Edy Wasono Eka Puspawati Endang Tri Antoko Wulan Eryuna Irmawati FAIZAH FAIZAH Farid Setiawan Firdausia, Luftia Fitriana, Erwinda Hardi, Rahmat Sulhan Heri Maria Zulfiati Heri Maria Zulfiati Heri Maria Zulfiati Heri Maria Zulfiati Heri Maria Zulfiati, Heri Maria Hesti Mulyani Hieronymus Dian Adriana Ika Dyah Kumalasari Ika Dyah Kumalasari Indah Pramesti, Riza Insanul Qisti Bariyah Insanul Qisti Bariyah Insanul Qisti Barriyah Insanul Qisti Barriyah Irwan Sumarno Isnaini Retnaning Hidayati Karulina Widiastuti Khoiriyati Kaulina Rahmaningrum Krisna Kumalasari Kristiawati Kristiawati Kristiawati Kristiawati Listyoningrum, Yuni Luluk Fista Muliawati Maria Adventina Sunardiyah Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Miluwati, Miluwati Mimin Nurnaini Zumaroh Moh. Rusnoto Susanto Moh. Rusnoto Susanto Muh Shodiq Mustofa, Henri Nawal El Moutawaqil Nita Kusumawardani Novita Freshka Uktolseja Novita Freshka Uktolseja Novita Sakti Dewanti Novitasari Novitasari Nur Wahidah Yuliati Nurindah Nurindah Pitanti, Lusia Wahyu Prahastiwi, Linda Pri Hastuti Komarul Priyo Estu Widodo Puspita Putri Sinta Puspita Putri Sinta Qisti Barriyah, Insanul Rahmat Mulyono Ratna Sari, Hesti Redati Tejaningtyas Ridiyanto, Ridiyanto Rina Yuliyanti Rini Esti Rahayu Ristina Dwi Utami Rochana, Tatin Rochma, Anis Firdatul Rohman Rohman Rony Kurniawan Pratama RUHALIAH Dr., RUHALIAH S. Suyata Sakti Dewanti, Novita Satrya Pamungkas, Fajar Septina Cipta Putri Septiyanti, Isnani Fauziah Setyo Pambudi Wicaksono Siti Rochmiyati Sri Harti Widyastuti Sri Haryati Rahayuningsih Suharti Suhartini Sulaimah, Esti Supadmiyati Supadmiyati Supriyadi, M. Yusup Supriyoko Supriyoko Supriyoko Supriyoko Supriyoko Supriyoko Susanti Susanti Susanto, Moh. Rusnoto Suwardi Suwardi Suwardi Suwardi Suwarna Suyanto Suyanto Titi Agustinah Tri Indri Hardini Tri Riyadi Tri Susilo Raharjo, Agung Trisnawati, Desi Venny Febriani Vuri Putri Yonatin Wahyu Dwi Herawati Wicaksono, Setyo Pambudi Yozaga, Buana Tirta Yuni Karsih Asmi Yuni Karsih Asmi Yuyun Yulia Zuni Aslami Magfiroh