Articles
Monitoring Pertumbuhan Kecambah Kacang Hijau Menggunakan Region Growing
Fadlillah Mukti Ayudewi;
Anton Yudhana;
Rusydi Umar
Jurnal Repositor Vol 2 No 9 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i9.992
Pada bidang pertanian perkembangan teknologi informasi diharapkan dapat memaksimalkan kualitas hasil pertanian dan mengurangi resiko gagal panen yang diakibatkan kurangnya monitoring pertumbuhan tanaman. Monitoring secara manual oleh manusia kurang optimal yang diakibatkan oleh keterbatasan fisik manusia seperti kelelahan dan kurangnya ketelitian. Monitoring pertumbuhan tanaman menggunakan pengolahan citra merupakan alternatif untuk mengurangi resiko gagal panen yang diakibatkan kurangnya monitoring pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan fungsi monitoring pertumbuhan tanaman menggunakan metode region growing dan aplikasi Matlab dengan objek kecambah kacang hijau. Pengambilan data dilakukan dengan penanaman 30 kecambah kacang hijau menggunakan media tanam rockwool. Proses penelitian dilakukan dengan pengambilan gambar secara digital pada pagi dan malam hari selama empat hari, merubah aras warna (Red Green Blue) menjadi grayscale, melakukan cropping citra dan kemudian menghitung pertumbuhan tanaman menggunakan region growing. Region growing merupakan metode pengelompokkan piksel-piksel atau sub wilayah menjadi wilayah yang lebih besar bedasarkan kriteria yang telah didefinisikan. Hasil penelitian menunjukkan region growing dapat digunakan untuk menghitung pertumbuhan panjang kecambah dengan tingkat error sebesar 4,02 %.
Rapid bacterial colony classification using deep learning
Son Ali Akbar;
Kawarul Hawari Ghazali;
Habsah Hasan;
Zeehaida Mohamed;
Wahyu Sapto Aji;
Anton Yudhana
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 26, No 1: April 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijeecs.v26.i1.pp352-361
Bacterial colonies infection is one of the causes of bloodstream disease, and it can be a fatality. Therefore, medical diagnoses require fast identification and classification of organisms. Artificial Intelligence with deep learning (DL) can now be developed as a rapid bacterial classification. The research aims to combine deep learning and support vector machines (SVM). The ResNet-101 model of the DL algorithm extracted the image’s features using transfer learning then classified by the SVM classifier. According to the experimental results, this model had 99.61% accuracy, 99.58% recall, 99.58% precision, and 99.97% specificity. The technique presented might enhance clinical decision-making.
WORKSHOP PENGENALAN EDLINK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE DI IKIP MUHAMMADIYAH MAUMERE
Sabarudin Saputra;
Aang Anwarudin;
Fitrah Juliansyah;
Rezki Ramdhani;
Anton Yudhana;
Rusydi Umar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1899
Media pembelajaran merupakan alat untuk menyampaikan pesan atau rangsangan pada proses belajar mengajar agar dapat menimbulkan keinginan untuk belajar. Media pembelajaran dapat berupa media pembelajaran online yang digunakan sebagai perantara proses pembelajaran sehingga memenuhi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi covid-19. Edlink merupakan media pembelajaran online yang digunakan oleh mitra kegiatan workshop yaitu IKIP Muhammadiyah Maumere. IKIP Muhammadiyah Maumere menggunakan Edlink sebagai media pembelajaran online antara dosen dan mahasiswanya. Sosialisasi penggunaan Edlink telah dilakukan pada masa Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) tetapi tidak maksimal berdasarkan hasil survei sebelum kegiatan. Pihak kampus berkolaborasi dengan Magister Informatika Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan workshop pengenalan Edlink sebagai media pembelajaran online. Kegiatan workshop bertujuan untuk mengenalkan Edlink kepada mahasiswa baru IKIP Muhmmadiyah Maumere sebelum proses perkuliahan berlangsung. Peserta kegiatan berjumlah 120 mahasiswa baru periode 2021-2022. Tahapan kegiatan dimulai dengan survei pemahaman awal peserta, analisis tingkat pemahaman peserta, melakukan workshop, dan melakukan proses evaluasi. Metode evaluasi menggunakan angket penilaian tingkat pemahaman peserta dan dianalisis menggunakan rata-rata skor penilaian yang diberikan oleh peserta pada setiap pernyataan angket. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh nilai rata-rata total skor sebesar 4,35 dengan kriteria sangat paham dan persentasi sebesar 87,09%.
Perbandingan Tool Forensik pada Mozilla Firefox Private Mode Menggunakan Metode NIST
Sarjimin Sarjimin;
Herman Herman;
Anton Yudhana
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.828 KB)
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.873
Linux Operating System which is distributed as open source makes it an operating system that can be distributed massively by many companies. Linux-based PCs / Notebooks and smart devices are increasingly in demand by users because the distribution process is free of charge. Providing internet browsing services to users privately and leaving no digital footprint is one of the efforts made by the web browser as an effort to innovate the web browser to get as many service users as possible. The private mode web browser forensic investigation method is necessary to become a reference in conducting forensic cases / incidents of crime involving private browsing services. There are many tools that can be used to perform live forensics and data analysis. This research success to reveal that the private browsing service provided by Mozilla Firefox is not completely private. Digital artifacts can still be found in RAM and analyzed using a variety of forensic tools, Autopsy tools success to acquired 83% of web browser log. The results of these investigative artifacts can serve as a starting point for investigators in law enforcement to look for other suspects and explore a case that involves many parties.
Forensik Mobile pada Layanan Media Sosial LinkedIn
Imam Riadi;
Anton Yudhana;
Mushab Al Barra
JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Vol. 6 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (850.46 KB)
|
DOI: 10.14421/jiska.2021.61-02
The research explores mobile forensic on LinkedIn social media. Forensic mobile finds digital evidence of job hoax cases in LinkedIn, investigation using the NIST (National Institute of Standard and Technology) method. Data collection techniques using Andriller tools in investigations. Data examination using tools Root Browser, Autopsy in the forensic process. data analysis using tools MOBILedit in the forensic process. The investigation found digital evidence of log activity, a status update on LinkedIn. Other results found in the investigation are 17 WiFi password, 117 download history, 263 phone calls, 1 file deleted, 1 file hidden, and 1 file raised, the research has reached the expected target.
Alat Deteksi Detak Jantung Pada Atlet Maraton Menggunakan Raspberry Pi 3B
Muhammad Irfan Pure;
Alfian Ma'arif;
Anton Yudhana
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 7, No 2 (2021): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (575.992 KB)
|
DOI: 10.24036/jtev.v7i2.113526
Jantung adalah organ vital manusia yang berperan penting dalam kehidupan seseorang. Jantung berfungsi untuk memompa darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah. Pada ajang lari maraton, pelari terlatih detak jantungnya dapat naik hingga 170-180 bpm, sementara detak jantung pelari yang kurang terlatih dapat meningkat ke angka 200 bpm. Hal ini dikarenakan jantung memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh lebih cepat saat tubuh membutuhkan banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Jantung yang bekerja melebihi batas normalnya akan menyebabkan sakit jantung yang berakibat fatal hingga dapat menyebabkan kematian. Pada penelitian ini penulis membuat alat deteksi detak jantung pada atlet maraton untuk dijadikan sebagai indikasi dalam mengukur kondisi kesehatannya. Sistem yang dirancang menggunakan Raspberry Pi 3B sebagai pemrosesannya dan sensor MAX30102 yang bekerja menggunakan prinsip Photoplethysmography yaitu metode non-invasive untuk mengukur detak jantung dan saturasi oksigen dengan cara mendeteksi volume aliran darah di dalam nadi yang berada sangat dekat dengan kulit.
Metode Look-Up Table Pada Tampilan Jadwal Waktu Sholat Digital
Anton Yudhana;
Abdul Fadlil;
Safiq Rosad
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 20, No 1 (2019): Techno Volume 20 No.1 April 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v20i1.3541
Penampil waktu yang menandakan informasi masuknya waktu sholat sering dijumpai di tempat-tempat peribadatan Umat Islam, sebagian besar masjid-masjid saat ini sudah memakai jadwal sholat digital. Namun sering ditemukan waktu sholat yang tertampil tidaklah diperuntukkan untuk daerah tersebut, sehingga kadang mempunyai selisih waktu yang cukup jauh dengan awal waktu sholat sesungguhnya, Hal ini dimungkinkan perbedaan metode dalam menentukan waktu sholat. Dalam penelitian ini,dibuat perangkat yang dapat menampilkan jadwal waktu sholat secara elektronikdengan metode Look-Up Table,metode ini lebih banyak mempunyai alternatif nilai yang didapat dengan menggantikan proses waktu perhitungan dengan operasi pengindeksan arrayyang lebih sederhana. Perangkat keras dibangun berbasis mikrokontroller AT89S52 dengan penanaman nilai jadwal sholat ke EEPROM dan menentukan tata letak alamat memori dari setiap data waktu sholat yang akan dimasukkan. Tampilan LED yang tersusun menjadi 7-segment berupa penanda waktu Jam, Menit, Tanggal, Bulan dan Tahun dengan sumber data waktu berasal dari RTC. Sedangkan sumber data waktu sholat Shubuh, Syuruq, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya’ berasal dari tabel data waktu sholat pada EEPROM. Hasil yang didapatkan adalah kecepatan dalam mendapatkan data waktu sholat dan keakuratan yang sesuai dengan sumber data jadwal sholat yang digunakan.
Perbandingan Metode Technique For Order By Similarity To Ideal Solution (Topsis) Dan A New Additive Ratio Assessmen (Aras) Dalam Penerapan Customer Relationship Management (CRM) Pada Kl Lazismu
Syinta Brata;
Anton Yudhana;
Herman Herman
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 22, No 2 (2021): Techno Volume 22 No.2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v22i2.8994
Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, Bagi Muzzaki, zakat berfungsi sebagai sarana untuk membersihkan dan mensucikan harta serta dapat menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap kaum miskin. Sedangkan bagi Mustahik, zakat dapat melepaskan mereka dari jerat kemiskinan menuju pada kehidupan yang lebih sejahtera. Data Pusat kajian Strategis Badan Amil Zakat menunjukkan serapan zakat di Indonesia masih rendah. Pada 2016, tercatat zakat masuk Rp 5 triliun. Jumlah ini hanya 1 persen dari potensi zakat di Indonesia sebesar Rp 217 triliun. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa potensi zakat di Indonesia belum dapat terserap dengan maksimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat seputar Lembaga Amil Zakat. Menjalin hubungan yang baik dan menciptakan pelayanan yang berkualitas dengan Muzzaki merupakan cara yang ditempuh untuk menarik minat para Muzzaki untuk mempercayakan zakat kepada Lembaga tersebut. Hal tersebut mendorong peneliti membuat Sistem Informasi dan melakukan perbandingan metode yang digunakan dalam penlitian ini agar mengetahui kepuasan Muzzaki terhadap layanan yang diberikan serta melakukan perbandingan metode yaitu TOPSIS dan ARAS. dari kedua metode yang digunakan dalam peneiltian ini memelikiki tingkat kepuasan yang berbeda, metode TOPSIS mendapatkan nilai 1 pada pilihan jawaban sangat puas di informasi zakat dan bangunan, dan nilai 1 pada pilihan puas untuk informasi zakat sedangkan menggunakan metode ARAS mendapatkan nilai 1 pada pilihan sangat puas di informasi zakat dan bangunan dan nilai 1 untuk pilihan Puas pada informasi zakat. Berdasarkan hal tersebut, perhitungan dari kedua metode yang digunakan dalam penelitian ini mendapatkan hasil yang diharapkankan oleh peneliti dan dapat disimpulkan para Muzzaki puas terhadap layanan yang diberikan oleh pengurus Kantor Layanan Lazismu Gamping serta hal tersebut diharapkan menumbuhkan hubungan baik antara Muzzaki dengan pengurus Kantor layanan Lazismu Gamping sehingga memungkinkan ada Muzzaki baru yang akan menyalurkan zakatnya ke Kantor Layanan Lazismu Gamping.
Analisis Live Forensics Aplikasi Media Sosial Pada Browser Menggunakan Metode Digital Forensics Research Workshop (DFRWS)
Anton Yudhana;
Imam Riadi;
Ikhsan Zuhriyanto
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 20, No 2 (2019): Techno Volume 20 No.2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v20i2.4594
Perkembangan pada era teknologi informasi saat ini semakin pesat dan telah menimbulkan berbagai dampak positif dan juga negatif. Salah satu dampak positif yang dapat diambil dari perkembangan teknologi informasi adalah masyarakat lebih mudah dalam mengakses dan menggunakan informasi, serta lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat lainnya di belahan dunia manapun, disamping itu dampak negatifnya adalah tidak terkontrolnya sikap masyarakat dalam menggunakan aplikas-aplikasi yang dimiliki, sehingga menimbulkan suatu tindak kejahatan di dunia maya (cyber crime). Salah satu aplikasi sosial media yang banyak digunakan adalah aplikasi Twitter, namun belakangan ini aplikasi Twitter menjadi salah satu aplikasi sosial media yang digunakan untuk melakukan ujaran kebencian, pencemaran nama baik dan tindak kejahatan lainnya.Indikasi adanya kejahatan digital tersebut dapat dibuktikan dengan suatu metode forensik salah satunya Digital Forensics Research Workshop (DFRWS) dimana tahapan forensic ini meliputi identification, preservation, collection, examination, analysis dan presentation dalam menemukan bukti digital tindak kejahatan.
Integration of AHP and TOPSIS Methods for Small and Medium Industries Development Decision Making
Anton Yudhana;
Rusdi Umar;
Aldi Bastiatul Fawait Fawait
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 6 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (898.876 KB)
|
DOI: 10.29207/resti.v6i5.4223
Financial problems are one of the reasons why small and medium-sized industries (SMIs) in West Kutai have not developed optimally. Government assistance programs are one of the solutions. This program must be appropriate, so a decision-making tool is needed to help choose the right SMIs to be assisted later. The weight of the criteria was determined using the Analytical Hierarchy Process (AHP) technique, and the priority of the SMIs as the preferred proposal for the recipients of development assistance was determined using the Technique for Other Reference by Similarly to Ideal Solution (TOPSIS) approach. Labor, investment, production capacity, production value, and raw materials were used to determine the priorities of SMIs beneficiaries. Furthermore, TOPSIS prioritizes the development of alternative small and medium-sized industries with types of handicraft commodities. Integration of AHP and TOPSIS methods has been successfully used in the IKM Development Priority Determination Application, with 83.3% precision and 96.4% accuracy achieved by using a confusion matrix so that the IKM ranking can be known. The results of the study found that integration of the two methods was successfully used for Small and Medium Industries Development Decision Making.