p-Index From 2021 - 2026
10.863
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN TROPIS JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology GEMA TEKNOLOGI Bioma : Berkala Ilmiah Biologi SAINS DAN MATEMATIKA POSITRON Journal of Oceanography Journal of Marine Research Jurnal Harpodon Borneo Waste Technology International Journal of Marine and Aquatic Resource Conservation and Co-existence Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Kelautan Tropis E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL MAHKAMAH JURNAL ENGGANO Jurnal Penelitian Sains JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) BIOTROPIC The Journal of Tropical Biology TARLING Journal of Language Education JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Jurnal Mangifera Edu Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman ULIN: Jurnal Hutan Tropis Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Kontribusia : Research Dissemination for Community Development TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum Journal of Marine and Coastal Science Airlangga Journal of Innovation Management Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Journal of Coastal and Ocean Sciences Indonesian Journal of Oceanography Environmental Pollution Journal Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Tarling : Journal of Language Education Jurnal Keuangan dan Akuntansi Terapan (KUAT) Keris: Journal of Community Engagement Jurnal Teknik Terapan (J-TETA) JUSIFOR : Jurnal Sistem Informasi dan Informatika ABDIMU Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Aceh Aquatic Sciences Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas
Claim Missing Document
Check
Articles

VARIABILITAS SUHU DAN KECEPATAN ARUS TERHADAP KEBERADAAN IKAN MATAHARI (Mola ramsayi) DI PERAIRAN KEPULAUAN NUSA PENIDA Herwata Putra, Mochamad Iqbal; Indrayanti, Elis; Zainuri, Muhammad
Journal of Oceanography Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.046 KB)

Abstract

Perairan Kepulauan Nusa Penida merupakan perairan dengan karakteristik produktivitas biologi yang tinggi. Dinamika perairan tersebut banyak dipengaruhi oleh variabilitas suhu, arus, dan angin musiman. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi keberadaan ikan Matahari di suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas suhu dan kecepatan arus terhadap keberadaan ikan Matahari (Mola ramsayi) di Perairan Kepulauan Nusa Penida. Pendekatan metode kuantitatif digunakan untuk melihat keterkaitan antara keberadaan ikan Matahari dengan suhu permukaan laut (SPL) yang didapatkan dari Aqua MODIS level 3, rate of encounter (ROE) dari ikan Matahari selama periode bulan Juli - Oktober 2014, serta kecepatan arus hasil pemodelan hidrodinamika DHI MIKE 21 bulan Juli 2014.                            Hasil penelitian menunjukan suhu permukaan laut (SPL) di Kepulauan Nusa Penida berkisar diantara 26,77 oC – 27,596 oC, dimana puncak penurunan terjadi pada bulan September hingga SPL 1,9 ºC. Kecepatan arus di Teluk Penida “Crystal Bay” berkisar diantara 0,05 m/s – 0,77 m/s, dimana kecepatan arus tersebut melemah sebagai akibat arus kencang yang masuk melalui celah sempit Selat Ceningan dan mengalami pendangkalan di Teluk Penida. Kemudian hasil simulasi pemodelan kecepatan arus di 11 stasiun pengamatan berkisar diantara 0,24 m/s – 1,08 m/s dimana variabilitas tersebut dipengaruhi kedalaman perairan. Keberadaan ikan Matahari lebih banyak dipengaruhi oleh kecepatan arus dibandingkan dengan SPL dengan nilai korelasi (r) yang kuat sebesar 0,64 , terkait dengan aktifitas pembersihan parasit.
Distribusi Material Padatan Tersuspensi Di Perairan Bengkulu Dewanty, Rica; Zainuri, Muhammad; Setyawan, Wahyu Budi
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.662 KB)

Abstract

AbstrakPenyebaran material sedimen yang masuk ke laut dari muara sungai di tentukan oleh debit aliran sungai, volume muatan sedimen, kondisi arus, gelombang dan pasang-surut. Hal yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana distribusi material padatan tersuspensi (MPT) dari muara Sungai Bengkulu menuju Perairan Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola sebaran material padatan tersuspensi dari muara Sungai Bengkulu menuju Perairan Bengkulu pada bulan Juni 2013. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus denganpendekatanstudikasus, dimana penentuan lokasi pengambilan sampel sedimen menggunakan metode sampling purposive. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, pengamatandan pengukuran di lapangan, dan proses analisa di laboratorium. Pengamatandanpengukuran di Perairan Bengkulu terbagidalam 18 stasiun. Data primer yang diukur meliputi titik koordinat, kedalaman dan muatan padatan tersuspensi (MPT). Sedangkan data sekunder meliputi, arus, dan gelombang. Sampel sedimen tersuspensi (MPT) dianalisis di Laboratorium Geologi Laut LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).Sebaran MPT memiliki nilai konsentrasi tinggi di Muara sungai, karena muara sungai membawa material sedimen dari darat, sehingga nilai konsentrasi yang berada di muara sungai lebih tinggi dibandingkan yang berada di laut. Pola penyebaran MPT dari Muara sungai yang tinggi dan terlihat relatif sama menuju perairan Bengkulu, karena arus yang terjadi mempunyai gerakan yang sama sehingga sebaran MPT pada Stasiun 1 – Stasiun 15 relatif sama.
STUDI TENTANG PRODUKTIVITAS PRIMER BERDASARKAN DISTRIBUSI NUTRIEN DAN INTENSITAS CAHAYA DI PERAIRAN SELAT BADUNG, BALI Abigail, Winona; Zainuri, Muhammad; Pranowo, Widodo Setiyo
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.492 KB)

Abstract

Perairan Selat Badung merupakan percabangan Selat Lombok yang dilalui oleh ARLINDO (Arus Lintas Indonesia), dimana arus tersebut membawa massa air yang mengandung klorofil. Sebaran klorofil dan nutrien tersebut berkaitan erat dengan intensitas cahaya untuk menghasilkan produktivitas primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan variabilitas produktivitas primer dengan distribusi nutrien dan intensitas cahaya di perairan Selat Badung,Bali. Variabel yang diamati berupa konsentrasi nitrat, fosfat, ammonia, intensitas cahaya dan klorofil-a. Analisa statistik korelasi Pearson menunjukkan bahwa kandungan nutrien (nitrat, fosfat dan ammonia) dan intensitas cahaya mempengaruhi laju produktivitas primer. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi linier antara parameter klorofil-a dan nitrat sebesar -0,2514, klorofil-a dan ammonia sebesar 0,1459 dan klorofil-a dan intensitas cahaya 0,3785. Adanya siklus nitrogen dalam perairan juga mempengaruhi korelasi linier tersebut. Peranan parameter kualitas perairan lainnya seperti suhu, salinitas dan oksigen terlarut juga mendukung laju produktivitas primer perairan.
PENGARUH ARUS TERHADAP PERSEBARAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN MOROSARI DEMAK Aramita, Gabriella Inez; Zainuri, Muhammad; Ismunarti, Dwi Haryo
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.451 KB)

Abstract

Perubahan fisis yang terjadi di Perairan Morosari, Demak mengakibatkan perubahan kondisi hidro-oseanografis seperti arus, dan pasang surut serta perubahan kondisi biologis yang ditandai dengan tingkat produktivitas perairan. Pengamatan mengenai fitoplankton yang mudah hanyut oleh arus sebagai biota indicator kesuburan perairan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persebaran dan kelimpahan fitoplankton berdasarkan pola arus di Perairan Morosari, Demak. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan metode deskriptif, dan penentuan lokasi titik sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Sejumlah 8 stasiun ditetapkan berdasarkan pertimbangan bahwa bentuk lokasi yang menyerupai piramida terbalik dapat mewakili luasan wilayah perairan. Sampling dilaksanakan selama tiga kali dari bulan Maret dan April 2014. Data yang diamati berupa data arah dan kecepatan arus, dan kualitas perairan. Arus laut diamati berdasarkan metode Lagrange dengan menggunakan bola duga. Pengambilan sampel fitoplankton menggunakan plankton net bermata jaring 25µm yang ditarik secara horizontal sepanjang 100 m.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola arus yang yang dominan membentuk pola divergen ke arah barat laut dan barat daya. Kelimpahan fitoplankton tertinggi dicapai pada sampling pada tanggal 6 April 2014 sebesar 352 sel/m3 dan terendah dicapai pada sampling tanggal 9 Maret 2014 sebesar 9 sel/m3. Pola arus divergen menghasilkan persebaran fitoplankton yang membentuk pola mengelompok (clumped) pada Perairan Morosari, Demak.
DISTRIBUSI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Subono, Maulana; Zainuri, Muhammad; Prasetyawan, Indra Budi
Journal of Oceanography Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.289 KB)

Abstract

Perairan Astanajapura memiliki potensi perikanan tangkap yang tinggi dimana perairan tersebut memiliki produktivitas primer yang tinggi yang menandakan kesuburan suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi nilai kandungan klorofil-a dan suhu permukaan laut di Perairan Astanajapura serta mengetahui keterkaitan antara kandungan klorofil-a dengan nilai suhu permukaan laut pada daerah yang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27-30 November 2016 di Perairan Astanajapura. Data klorofil-a dan suhu permukaan laut dianalisis dngan model persebaran mnggunakan software Arc GIS 10.4. Hubungan klorofil-a dan suhu permukaan laut dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sumber klorofil-a yang tinggi berasal di muara Sungai Citemu dan Sungai Kanci Kulon kemudian terbawa oleh arus membentuk pola memusat dengan kisaran konsentrasi klorofil-a 0,971-2,995 mg/l.Pola distribusi suhu permukaan laut d Perairan Astanajapura menunujukkan di wilayah muara sungai mempunyai suhu yang lebih panas (29,7-31,2 ⁰C) sedangkan di daerah lepas pantai memiliki suhu yang lebih dingin (28,4-29,8 ⁰C). Hubungan antara klorofil-a dengan suhu permukaan laut dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,895 dan bersifat positif, yang menunjukkan bahwa derajat klorofil-a pada suatu perairan terkait erat dengan peningkatan suhu.
STUDI RUN-UP GELOMBANG PADA OFFSHORE BREAKWATER DI PANTAI SLAMARAN PEKALONGAN Ariani, Finna Widya; Zainuri, Muhammad; Handoyo, Gentur
Journal of Oceanography Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permeable–rubble mound offshore breakwater dibangun di Pantai Slamaran Pekalongan sebagai upaya melindungi pantai dari pengaruh gelombang dan erosi. Gelombang yang menjalar ke arah pantai akan menghantam bangunan kemudian naik (run-up) ke permukaan bangunan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tinggi run-up dalam kaitan dengan efektivitas pemecah gelombang lepas pantai. Penelitian dilaksanakan tanggal 28 Mei – 11 Juni 2012 di Pantai Slamaran Pekalongan. Data yang digunakan terbagi atas data primer (data gelombang dan pasang surut) dan data sekunder (data angin, batimetri, layout pemecah gelombang). Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan metode penentuan titik pengukuran menggunakan metode purposive sampling method. Analisis data angin menggunakan metode SMB; pasang surut menggunakan metode Admiralty; run-up dan overtopping menggunakan pendekatan Saville (1955, 1956); wave transmission menggunakan pendekatan Van de Meer (1996). Tinggi run-up gelombang pada cross section 2-7 secara berurutan 1,099 meter, 1,099 meter, 1,099 meter, 1,106 meter, 1,106 meter, dan 1,106 meter. Pemecah gelombang lepas pantai di Pantai Slamaran di kategorikan low-crested/overtopped breakwater dengan kemungkinan overtopping sebesar 5,88% dan kecepatan rata-rata overtopping 0,051 m3/ms-1. Tinggi gelombang rata-rata akibat wave transmission sebesar 0,30 meter. Hasil tersebut menunjukkan bahwa offshore breakwater di Pantai Slamaran kurang efektif karena menyebabkan overtopping. Namun, overtopping yang terjadi masih dalam batas yang diijinkan.
SEBARAN KONSENTRASI FOSFAT DAN TOTAL SUSPENDED SOLID BERDASARKAN PASANG SURUT DI PERAIRAN MUARA SUNGAI CILAUTEUREUN, GARUT T.K, Ganis; Zainuri, Muhammad; Maslukah, Lilik
Journal of Oceanography Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.033 KB)

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi fosfat dan total suspended solid, serta sebarannya secara horizontal di Muara Sungai Cilautereun, Garut. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2015 di Perairan Muara Sungai Cilauteureun, Garut. Variabel yang diamati berupa fosfat, total suspended solid, dan arus pasang surut. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan 9 stasiun pengamatan. Penentuan lokasi stasiun pengambilan sampel ditentukan sebagai lokasi yang mewakili keadaan lokasi keseluruhan. Tahap pengolahan dan analisa data dilakukan di Laboratorium Kualitas Perairan LP2IL Serang, Banten. Hasil penelitian menunjukkan nilai konsentrasi fosfat saat pasang sebesar 0,0060 – 0,0351mg/l dan saat surut sebesar 0,0087 – 0,0275 mg/l. Nilai konsentrasi TSS saat pasang sebesar 28 – 84,6 mg/l dan saat surut sebesar 33 – 68 mg/l. Pola sebaran konsentrasi fosfat dan TSS memiliki pergerakan menuju mengikuti pola arus yang terbentuk baik pada kondisi pasang maupun surut. Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan kesuburan perairan Muara Sungai Cilauteureun berada pada konsisi yang baik. 
Karakteristik dan Peramalan Pasang Surut di Pulau Kelapa Dua, Kabupaten Kepulauan Seribu Yudhantoko, Mahendrajit; Handoyo, Gentur; Zainuri, Muhammad
Journal of Oceanography Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.633 KB)

Abstract

Perairan pulau Kelapa Dua merupakan perairan yang tergolong sempit sehingga sangat dipengaruhi oleh pasang surut. Pengaruh pasang surut tersebut akan menyebabkan perairan di Pulau Kelapa Dua mempunyai dinamika yang terkait dengan intensitas pengaruh dari pasang surut maupun faktor hidro oseanografi yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasang surut dan melakukan peramalan terhadap pasang surut di Pulau Kelapa Dua Kepulauan Seribu serta mengetahui faktor-faktor lain yang dapat dipengaruhi pasang surut..Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2015 dan Februari 2016 di perairan Pulau Kelapa Dua. Materi yang digunakan meliputi data primer berupa data pengamatan lapangan pasang surut, suhu, salinitas, dan perairan. Materi sekunder berupa pola arus dan gelombang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif. Terdapat 3 stasiun pengambilan pasang surut dan 16 stasiun kualitas perairan yang diharapkan dapat mewakili kondisi perairan Pulau Kelapa Dua. Model matematik yang digunakan adalah model SMS 10.0 untuk pola arus dan ArcGIS untuk sebaran suhu, salinitas, dan kecerahan.Hasil penelitian menunjukkan Pulau Kelapa Dua memiliki nilai elevasi muka air laut (MSL) sebesar 62 cm, muka air laut rendah terendah (LLWL) sebesar 18 cm, dan muka air laut tinggi tertinggi sebesar 98 cm. Pulau Kelapa Dua memiliki tipe pasang surut tunggal, kisaran suhu 28-31 ± 0, 89oC, kisaran salinitas 30-34 ± 1, 08o/oo, dan kisaran kecerahan sebesar0,4–3,1 ± 0,4m. Data gelombang menunjukkan gelombang maksimal(Hmax) 1, 17 meter dan tinggi gelombang minimum (Hmin) 0.97 meter, sedangkan periode gelombang maksimal 5,69 detik dan periode gelombang minimum 5,19 detik. Pola arus saat kondisi pasang mengarah ke daratan dan saat surut pergi menuju lautan. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan bahwa Pasang surut dapat mempengaruhi distribusi salinitas, suhu, dan kecerahan serta parameter oseanografi yang lain seperti arus dan gelombang.
STUDI KONDISI DASAR PERAIRAN MENGGUNAKAN CITRA SUB-BOTTOM PROFILER DI PERAIRAN TARAKAN KALIMANTAN TIMUR Riadi, Eka; Zainuri, Muhammad; Purwanto, Purwanto
Journal of Oceanography Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4449.572 KB)

Abstract

Abstrak Eksplorasi dasar laut khususnya sumber daya non hayati telah banyak dilakukan untuk mengetahui karakteristik suatu perairan dengan menggunakan metode akustik bawah laut seperti yang telah dilakukan di cekungan Tarakan. Cekungan Tarakan merupakan daerah yang memiliki kedalaman yang sangat curam. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya endapan sedimen di cekungan tersebut. Komposisi sedimen di cekungan Tarakan dapat menjelaskan kondisi dasar perairan. Pengambilan data lapangan dilakukan dengan menggunakan kapal survey Geomarin III milik Pusat Penelitian Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL), Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral, pada tanggal 15-21 September 2012 diperairan Tarakan, Kalimantan Timur. Data yang digunakan berupa data arus, sedimen, dan pemeruman dasar laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode pengambilan data primer dengan menggunakan sistem DGPS (Differential Global Positioning System) C-NAV. Analisi data arus dilakukan dengan menggunakan CD Oseanografi, data sedimen di 19 (Sembilan belas) titik menggunakan analisi megaskopis, analisis data pemeruman dengan menggunakan interpretasi menggunakan software petrel 2008. Hasil penelitian menunjukan Perairan Tarakan dikategorikan perairan dalam dengan kedalaman 5000 meter dengan morfologi dasar berupa cekungan dengan slope yang sangat curam. Sedimen yang mengisi cekungan tarakan berasal dari arah daratan (Barat) menuju ke arah laut lepas (timur) yaitu sedimen pasir, pasir lanauan, lanau pasiran, lanau dengan kecepatan arus laut pada lapisan permukaan (31.70 cm/detik), lapisan tengah (32.72 cm/detik), dan lapisan dalam (40.51 cm/detik). Interpretasi Sub-bottom profiler (SBP) menggambarkan gradasi warna yang menceritakan lapisan dasar laut berupa lapisan batuan sedimen permukaan yang mengendap dari butiran kasar menuju butiran halus dengan kecepatan pengendapan.yang beragam Hasil tersebut menunjukan sebaran sedimen yang terjadi berasal dari dataran Pulau Kalimantan dan terendapkan di laut lepas.
HUBUNGAN ANTARA KONSENTRASI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN LEMURU (Sardinella longiceps) DI SELAT BALI BERDASARKAN CITRA SATELIT Syihab, Dewi Masyitoh; Zainuri, Muhammad; Dwi S., Agus Anugroho
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.107 KB)

Abstract

AbstrakSalah satu komoditas penting di Indonesia adalah bidang perikanan tangkap yaitu ikan pelagis khususnya ikan Lemuru (Sardinella longiceps). Kontribusi terbesar  hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) berada di Selat Bali. Keberadaan ikan Lemuru (S. longiceps) sangat dipengaruhi oleh jumlah makanan yang tinggi dan suhu optimum tubuhnya di perairan. Untuk mengetahui keberadaan ikan Lemuru (S. longiceps) di perairan maka dapat dilihat dengan parameter oseanografi yaitu klorofil-a dan suhu permukaan laut. Nilai klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan dapat diketahui dengan menggunakan citra satelit Aqua-Terra MODIS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pergerakan ikan Lemuru (S. longiceps) secara horizontal dan mengetahui hubungan antara konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) berdasarkan garis bujur dan lintang di Selat Bali. Terdapat hubungan antara konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) pada variasi garis bujur yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar r= - 0,457 dan r= - 0,150. Hubungan konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru (S. longiceps) pada variasi garis lintang mempunyai nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,831 dan r = 0,810.
Co-Authors . Juliana A Arwiyah AB, Balik Jaya Abdul Ghofar Abdus Salam Junaedi Afifa, Fitria Hersiana Agnadiva, Alisha Khansa Agung Suprihadi Agung Suprihadi Agus Hartoko Agus Indarjo Agus Nur Fahmi Agus Sabdono Agus Subagio Ahmad Fadlan Aini, Firly Nur Aisyaroh, Masrifatul Akhmad Farid Akrom, Akrom Al-Mansury, Abdul Hamid Alfan Biroli, Alfan Alfi Satriadi Amalya, Afroh Ambariyanto Ambariyanto Ameylia Ayu Puspitasari Anastasia Rita Tisiana D. K. Anastasia Tisiana Dwi Kuswardani Andita Agung Andreas Nur Hidayat Andriansyah, Dhito Maulana Anggoro, Naufal Sebastian Anindya Wirasatriya Anisa Dewi Nugraheni Anistia Malinda Hidayat Anjani, Revi Putri Dwi Annisa Fadillah Annisa Nur Ayuningtyas Antik Erlina Anto Budiharjo Ardiansyah Desmont Puryajati Arif Mustofa Aris Ismanto Arrayanul Jannah, Annisa Asih Rismiarti, Asih Asnawati Asnawati Awaludin, Aji Ayu Wijayanti, Diyah Ayu Zuanita Susanto, Chulud Azhary, Abrar Dalisfasha Azis Rifai Aziz Nur Bambang Azka, Raven Naufal Baskoro Rochaddi Baso Mukramin Bayu A Pranoto Bayu Priyono Budi Raharjo Chandra, AB. Chandra, Adyos Bobby Chatarina Umbul Wahyuni Chrisna A Suryono Darminto . Deki Lukman Wicaksono Deki Lukman Wicaksono Denny Nugroho Sugianto Devi Yuni Sari Sihombing Dewi Masyitoh Syihab Dierrisska, Pudja Handjanny Nastitie Dimas Eko C Dinda Ayu Octaviana Dionisia Dini Nugraheni Doktorasaintifika, Heradita Kaniaazzahra Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Dwi Yuliasari Dwian Lumbangaol Edy Supriyo Efendy, Erika Noviyana Eka Riadi Elis Indrayanti Elke Gildantia Elsa Lusia Agus Endang Kusdiyantini Euniche R.P.F. Ramandey Fabian Panji Ayodya Fahmi, Muhammad Hanif Faiz Hamzah Adriono Faizin, Muhammad Sahrul Febi Ayu Pramithasari Febrianto, Sigit Fery , Lasiyano A Finna Widya Ariani Fiona Aqhila Dewi Firman Farid Muhsoni Fortunata Riana Fredyansyah, Maulana Alfi Frida Fanani Rohma Frijona Fabiola Lokollo Gabriella Inez Aramita Galih Tristianto Galuh Permatasari Ganis T.K, Ganis Gatot Yulianto Gentur Handoyo Gizka Anindya Putri Goff, Virginia Andrews- Graha, Dorin Satya Greenaty Hidayah Gymnastiar, Muhammad Hadi Endarwati Hadi Endrawati Hadi Endrawati Hadi Endrawati Hafiludin, H Hafiludin, Hafiludin Hamdhana, Raka Anugrah Hanjaya, Rayen Harfatia Chandra Puspita Sari Hariyadi . Haryo Triajie, Haryo Heksa Raihan Herida, Azalia Puspa Hermin P Kusumaningrum Hermin Pancasakti Kusumaningrum Hersugondo Hersugondo Hersugondo Hersugondo Herusugondo Herusugondo Heryoso Setiyono Hidayat, Ryan Akhmal Hilyati Fajrina Ibrahim, Rosita Ida Noventalia Ika Putri Hindaryani Imam Misbach Imam Mishbach Iman, Hudiya Izzatul Indah Wahyuni Abida Indra Budi Prasetyawan Indra Budi Prasetyawan Indras Marhaendrajaya Ita Riniatsih Ita Widowati Iwan Yahya Izzudin, Maulana Zidan Jarot Marwoto Jihadi, Muhammad Shulhan Johanes Hutabarat Junaedi, Abdus Salam Karima, Zalfa Kevifa Satria Widjaya Khoirun Nisa Kholizah, Nur Kresnasari, Dewi Kunarso Kunarso Kusumaningrum, Hermin Lachmuddin Sya’rani Laksani, Mertiara Ratih Terry Lilik Maslukah Lilis Sugiarti Lukman, Annisa Aulia Lusi Lastria M. Sholeh Maharani, Galung Dhiva Maharani, Salsabila Dewi Mahardiani Putri Naulia Batubara Mahardiani Putri Naulia Batubara Mahendrajit Yudhantoko, Mahendrajit Mahfud Efendy Maisaroh, Dian Sari Manik, Tetti Novalina Marliantari, Sulistina Maro, Jahved Ferianto Mashuri Mashuri Masrifatul Aisyaroh Max Rudolf Muskananfola Maya Angaraini Fajar Utami Meida Yustiana Merican, Marcelino Ricky Mertiara Ratih Terry Laksani Michael Abbey Mirza Nadia Misbach, Imam Mochamad Iqbal Herwata Putra, Mochamad Iqbal Mochammad Facta Moh Holli Mohammad Arsyad Mudawam, Mohammad Reza Muh Yusuf Muh Yusuf Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Helmi Muhammad Iskandar Zulkarnain Muhammad Iskandar Zulkarnain Muhammad Sababa Alhaq Muhammad Wahyu Firmansyah Muhammad Wahyu Romadhon Mumtaz, Fathiyah Muslim Muslim Mustagfirin Mustagfirin Mustagpirin Mustagpirin Mutmainah, Nur Fitri Nabilah Rizki Nawawi, M Anwar Nelly Florida Riama Ningrum, Devita Ningrum, Riska Widyah Nisa', Khoirun Nisrina Nisrina Noor, Rifky Fadlian Novi Indriyawati Novianti, Teni Novita Ayu Ryandhini Nugroho Agus D Nurafni Tumanggor Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurindahsari Niken Larasati Nurul Latifah Nurwahid, Ahmad Ohee, Henderite Loisa Okti Hajeng Kristiadi Pahlevi, Firdha Maudiyah Pahlevi, Firdha Maulidyah Panji Ayodya Parichat Wetchayont Parry, Markus Julio Person Pesona Renta Petrus Subardjo Poma, Yoniva Nandarista Pradipta, Zulfa Abkar Pradiva, Zahra Aninda Primaswatantri Permata Puguh Sujarta Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspitasari, Radita Putri Puspitasari, Vita Ayu Putri Asrudi, Lutfia Ardita Mayra Rahmad Triadi Rahmadiana Andini Rahman Rahman Rejeki Siti Ferniah Reksajaya, Puspaningtyas Mutiaraputri Renni Yuniati Restu Nur Afi Ati Resy Sekar Sari Retno Hartati Rezfiko Agdialta Ria Azizah Rica Dewanty Ricky Daniel Aror Ridarto, Arij Kemala Yasmin Rifky Aryasatya Risian, Muhammad Haiqal Aulia Rizka Rahmana Putri Robertus Triaji Mahendrajaya Rose Dewi Rose Dewi Rose Dewi Rosikhul Islah I Rosita, Rosita Ibrahim Rosmeiuli Panjaitan Rudhi Pribadi Rudhi Pribadi S R Wahyudi Safikri, Ilham Sakti Pancar Emak Santoso, Tanto Budi Shaliha, Shaliha Shanas Septy Prayuda Sidhi Saputra Simatupang, Ariel Oscar Paskario Simon Sadok Siregar, Simon Sadok Siti Jubaedah Siti Nur Jannah Solly Aryza Sri Amini Sri Redjeki Sri Redjeki Sri Rejeki Sri Yulina Wulandari Subagiyo Subagiyo Subono, Maulana Sudjadi Sugeng Widada Sulaiman, Zainal Muttaqien Sulis Setyowati, Sulis Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Suradi Widjaya Saputra Suryani, Oda Gracia Ariela Suryanti - Suryono Suryono Suryono Suryono Sutrisno Anggoro Sutrisno Anggoro Syaifudin Syarani, Lachmudin Syarifah, Wasiqatus Syawallita, Ridha Olnis Teni Novianti Timur, Galang Sandi Titik Susilowati Tjahjo Winanto Tony Hadibarata, Tony Topo Yono Tri Widya Laksana Putra Ummu Salma Wahyu Budi Setyawan Wahyu Dewi Utari Haryanti Wahyuni, Ananda Wahyuningsih, Candra Wardani, Adella Eka Warsito Atmodjo Wati, Tarisa Sholikha Wiarta, Rinto Widianingsih Widianingsih Widianingsih Widianingsih Widiaratih, Rikha Widodo S Pranowo Widodo Setiyo Pranowo Wijanarka Wijanarka Winona Abigail Witria Witria Yann Hardivillier Yopie Anggara Putra Yopie Anggara Putra, Yopie Anggara Yosafat Donni Haryanto Yoshua Mario Sumbodo Yulia Ulfah Yuniar Andri Sulistiyanto Yuvita Muliastuti Zulfiandi Zulfiandi