p-Index From 2021 - 2026
12.995
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Jurnal Rekayasa Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Teras Jurnal Science and Physics Education Journal (SPEJ) BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Journal Coaching Education Sports Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE) Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik Warta AKAB PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Unnes Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) e-SPORT: Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Indonesian Journal of Chemical Studies (Indones. J. Chem. Stud.) Jurnal Teknik Sumber Daya Air SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Informasi dan Promosi Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung JPM-AKA Rona Teknik Pertanian PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan JSEHT Jurnal Meteorologi dan Geofisika Journal of Plano Studies International Journal of Science, Technology and Applications J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Journal Of Biology Education Research (JBER) Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Nemui Nyimah Datum: Journal of Geodesy and Geomatics
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

Analisis Abrasi Terhadap Pergeseran Tepi Pantai Dengan Digital Shorline Analisis System (DSAS) yulianto, alim; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1220

Abstract

Abstrak Pantai Cahaya Negeri, Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat mengalami abrasi signifikan, berdampak pada pergeseran tepi pantainya. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji, mengidentifikasi dampak pergeseran tepi pantai oleh abrasi periode 2012 hingga 2022 dan memprakirakan pergeseran tepi pantai periode 2023 hingga 2032. Metode pemantauan menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) perhitungan Shoreline Change Envelope (SCE), Net Shoreline Movement (NSM), End Point Rate (EPR) untuk memprakirakan pergeseran tepi pantai, digunakan perhitungan Linear Regression Rate (LRR). Hasil analisis menunjukkan abrasi menyebabkan pergeseran tepi pantai 2,11 hektare periode 2012 hingga 2022. Prakiraan pergeseran tepi pantai sebesar 13,6 m, luas perubahan sebesar 2,33 hektare periode 2023 hingga 2032. Kesimpulan adalah Pergeseran tepi pantai (2012 hingga 2022) didominasi abrasi sebesar 2,11 hektare (92,7%), akresi 0,16 hektare (7,2%), total pergeseran 2,281 hektare. Dampaknya meliputi longsor, dan kerusakan lahan pertanian. Prakiraan (2023-2032) menunjukkan bahwa abrasi 13,6 m pergeseran terbesar 34,47 m, terkecil 0,34 m, dan akresi 0,46 m. Kata kunci: abrasi, prakiraan, DSAS, NSM, LRR.   Abstract Cahaya Negeri Beach, Lemong District, Pesisir Barat Regency experienced significant abrasion, impacting the shifting of its shoreline. The researcher's objective was to study, identify the impact of shoreline shifting by abrasion from 2012 to 2022 and predict shoreline shifting from 2023 to 2032. The monitoring method used the Digital Shoreline Analysis System (DSAS) calculation of Shoreline Change Envelope (SCE), Net Shoreline Movement (NSM), End Point Rate (EPR) to predict shoreline shifting, Linear Regression Rate (LRR) calculation was used. The results of the analysis show that abrasion causes a shift in the coastline of 2.11 hectares from 2012 to 2022. The prediction of the shift in the coastline is 13.6 meters, the area of change is 2.33 hectares from 2023 to 2032. The conclusion is that the shift in the coastline (2012 to 2022) is dominated by abrasion of 2.11 hectares (92.7%), accretion of 0.16 hectares (7.2%), total shift of 2,281 hectares. The impacts include landslides and damage to agricultural land. The prediction (2023-2032) shows abrasion of 13.6 meters, the largest shift is 34.47 meters, the smallest is 0.34 meters, and accretion is 0.46 meters. Keywords: abrasion, prediction, DSAS, NSM, LRR.
Merancang Pemodelan Gerusan Lokal pada Pilar Jembatan Menggunakan Metode HEC-18 Berbasis Python Herison, Ahmad; Ahsan, Fathan Naufal; Romdania, Yuda; Zakaria, Ahmad
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1276

Abstract

Abstrak   Gerusan lokal mengancam kestabilan pilar jembatan saat banjir, sementara perhitungan manual metode HEC-18 lambat dan rentan kesalahan, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi dan arus sungai deras. Penelitian bertujuan mengembangkan model perhitungan gerusan berbasis metode HEC-18 untuk mendukung analisis yang lebih cepat dan akurat. Metode ini diterapkan dalam pengembangan aplikasi berbasis Python yang dilengkapi dengan visualisasi 2D dan potongan, sehingga mempermudah analisis dampak gerusan terhadap jembatan secara lebih intuitif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini tidak hanya mempercepat proses perhitungan dibandingkan metode manual, tetapi juga secara signifikan mengurangi potensi kesalahan manusia serta memberikan solusi yang lebih efektif dan akurat dalam menjaga keberlanjutan jembatan. Kesimpulnya adalah penelitian ini berhasil mengembangkan model perhitungan gerusan berbasis metode HEC-18 dalam bentuk aplikasi untuk mendukung analisis yang lebih cepat dan akurat.   Kata kunci: simulasi numerik, pemodelan hidraulika, keamanan jembatan, analisis aliran sungai, analisis fondasi jembatan.     Abstract   Local scour threatens the stability of bridge piers during floods, while manual calculation using the HEC-18 method is slow and prone to errors, especially in areas with high rainfall and strong river currents. This research aims to develop a scour calculation model based on the HEC-18 method to support faster and more accurate analysis. This method is implemented in a Python-based application equipped with 2D and cross-sectional visualizations, making it easier to analyze the impact of scour on bridges more intuitively. The results show that this application not only accelerates the calculation process compared to the manual method but also significantly reduces the potential for human error and provides a more effective and accurate solution in maintaining bridge sustainability. The conclusion is that this research successfully develops a scour calculation model based on the HEC-18 method in the form of an application to support faster and more accurate analysis.   Keywords: numerical simulation, hydraulic modeling, bridge safety, river flow analysis, bridge foundation analysis.
Analisis Kelayakan Ekonomi Teknik Investasi Pembangunan Terminal Khusus dalam Mendukung Distribusi Tambang Batu Basalt Diwantari, Windy Putri; Herison, Ahmad; Usman, Kristianto; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1290

Abstract

Abstrak   Ketidakefisienan distribusi hasil tambang batu basalt melalui jalur darat mendorong pembangunan Terminal Khusus PT. Optima Nusa Tujuh guna mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut. Penelitian bertujuan untuk menentukan skenario investasi paling optimal berdasarkan kelayakan finansial dan kontribusinya terhadap efisiensi distribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengevaluasi aspek non-finansial, sedangkan analisis kuantitatif menilai kelayakan finansial berdasarkan parameter NPV, IRR, PI, BCR, BEP, dan PBP. Hasil evaluasi terhadap kelima skenario investasi menunjukkan bahwa seluruh skenario layak dilaksanakan dengan nilai NPV positif. Namun, hanya skenario moderat hingga optimis yang memenuhi seluruh kriteria kelayakan. Skenario 5 (optimis 20%) memberikan hasil paling optimal, dengan NPV sebesar Rp65.396.124.689,67, IRR sebesar 34,21%, dan periode pengembalian investasi tercepat selama 3 tahun 2 bulan 4 hari. Kesimpulannya, pendistribusian hasil tambang melalui terminal khusus jalur laut dinilai layak dan memberikan dampak positif secara finansial karena memberikan keuntungan jangka panjang dan efisiensi distribusi terbaik.   Kata kunci: studi kelayakan, terminal khusus, distribusi  basalt, NPV, IRR   Abstract   The inefficiency of basalt distribution via land transportation has prompted the development of a dedicated terminal by PT. Optima Nusa Tujuh to enhance maritime distribution. This study aims to determine the most optimal investment scenario based on financial feasibility and its impact on distribution efficiency. A descriptive method is employed, incorporating both qualitative and quantitative approaches. Qualitative analysis explores non-financial factors influencing project viability, while quantitative analysis evaluates financial feasibility using NPV, IRR, PI, BCR, BEP, and PBP. Analysis of five investment scenarios reveals that all are financially feasible with positive NPV values; however, only moderate to optimistic scenarios fulfill all feasibility criteria. Scenario 5 (20% optimistic) emerges as the most optimal, yielding the highest NPV of IDR 65,396,124,689.67, IRR of 34,21%, and the shortest payback period of 3 years, 2 months, and 4 days. In conclusion, maritime distribution via dedicated terminal is feasible and financially advantageous, ensuring long-term gains and efficient logistics.   Keywords: feasibility study, dedicated terminal, basalt distribution, NPV, IRR
Analisis Perbandingan Metode Penentuan NFR Berbasis Data Empiris dan Pengukuran Aktual untuk Optimasi Jaringan Irigasi widarsono, eko; Romdania, Yuda; Purwadi, Ofik; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1301

Abstract

Debit saluran Way Gemol III Kanan adalah 0,056 m3/det dengan luas layanan 28 Ha dan koefisien efisiensi saluran primer 0,65, sehingga apabila dilakukan analisis secara empiris, maka didapat NFR sebesar 1,33 L/detik/ha. Analisis NFR empiris sudah sering dilakukan, tetapi belum pernah dilakukan perbandingan dengan pengukuran aktual yang dapat merepresentasikan kondisi langsung lapangan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan metode empiris dengan pengukuran aktual dalam mempengaruhi efisiensi desain dan distribusi jaringan irigasi Way Gemol. Metode yang diterapkan menggunakan metode empiris FAO (Penman) dan pengukuran aktual yang dilakukan selama 6 hari pada lahan demplot dengan cara pemberian air intermittent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka NFR metode empiris FAO (Penman) didapat sebesar 11,49 mm/hari atau 1,33 L/det/Ha dan angka NFR metode pengukuran aktual sebesar 14,83 mm/hari atau 1,72 L/det/Ha. Jika dibandingkan, terlihat bahwa adanya perbedaan angka NFR dari kedua metode yang menunjukkan bahwa NFR aktual lebih besar 0,39 L/det/Ha daripada NFR empiris. Perbedaan angka NFR metode empiris dan metode aktual dipengaruhi beberapa faktor penyebab antara lain: jenis tanah, data hidroklimatologi yang tidak representatif, serta waktu dan durasi penelitian yang singkat. Kesimpulan adalah, jika hasil pengukuran aktual menunjukkan angka NFR lebih tinggi dibandingkan metode empiris, maka penggunaan nilai tertinggi dari keduanya menjadi pendekatan konservatif yang lebih aman dan rasional dalam mendesain saluran irigasi.
Analisis Muka Air Banjir terhadap Tutupan Lahan di Sungai Bulok Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Amanda, Tiara Maelta; Kusumastuti, Dyah Indriana; Zakaria, Ahmad; Herison, Ahmad; Wahono, Endro Prasetyo
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i2.957

Abstract

Abstrak Sungai Bulok menjadi salah satu Lokasi banjir di WS Seputih Sekampung yang berhasil diidentifikasi. Pada tahun 2017, terjadi banjir besar di Sungai Bulok sehingga mengakibatkan Bendung Gatel (STA 11+00 dari Muara Way Bulok) rusak berat dan juga menyebabkan kerusakan tanggul. Tujuan penelitian ini akan menganalisis Debit Puncak Banjir untuk mengetahui Tinggi Muka Air banjir dengan menggunakan HEC-RAS, serta membahas alternatif untuk mengurangi dampak banjir. Analisis banjir rencana menggunakan metode HSS Nakayashu. Debit puncak banjir Sungai Bulok, untuk kala ulang 20 tahun sebesar 517,02 m3/dt. Profil muka air banjir pada sungai bulok untuk Kala Ulang 2, 5, dan 10 tahun aman dari banjir, sedangkan untuk kala ulang 20 tahun terdapat banjir dari Ruas 1 sampai dengan Ruas 8 sungai Bulok. Untuk alternatif jangka pendek dan menengah diperhitungkan panjang tanggul Untuk mereduksi limpasan yang terjadi dilakukan simulasi hidrolika dengan mengubah tutupan lahan sebanyak 10% sehingga dapat menurunkan Debit Banjir Kala ulang 20 tahun menjadi 313,35 m3/dt atau sebesar 39,39%. Kata kunci: Sungai Bulok, HEC-RAS, tata guna lahan, banjir  Abstract Bulok River is one of the identified flood locations in the Seputih Sekampung Watershed. In 2017, there was a major flood on the Bulok River, causing the Gatel Dam (STA 11+00 from Muara Way Bulok) to be heavily damaged and also causing damage to the embankment. The purpose of this study will be to analyze the Peak Flood Discharge to determine the Flood Water Level using HEC-RAS, as well as discuss alternatives to reduce the impact of flooding. Design flood analysis using the HSS Nakayashu method. The peak flood discharge of the Bulok River, for a 20-year return period, is 517.02 m3/sec. The profile of the flood water level in the bulok river for return periods 2, 5, and 10 years is safe from flooding, while for the 20 year return period there are floods from section 1 to section 8 of the Bulok river. For the short and medium term alternatives, the length of the embankment is calculated. To reduce the runoff that occurs, hydraulic simulations are carried out by changing the land cover by 10% so that it can reduce the 20 year return period flood discharge to 313.35 m3/s or 39.39%. Keywords: Bulok River, HEC-RAS, land use, flood
Pendugaan Hasil Sedimen Terhadap Penggunaan Lahan dengan Metode MUSLE di DAS Way Besai Saputro, Rifki Ananda; Kusumastuti, Dyah Indriana; Wahono, Endro Prasetyo; Zakaria, Ahmad; Purwadi, Ofik Taupik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1101

Abstract

Abstrak Salah satu dampak dari erosi adalah penurunan produksi pangan secara global. Penyebab erosi yang terjadi di wilayah sungai adalah perubahan tutupan lahan dan iklim. Dengan melakukan penghijauan, meningkatkan vegetasi dan ekologi, dan perencanaan penggunaan lahan diindikasikan dapat mencegah erosi. Sedimentasi akibat erosi di sungai juga dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung air. Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) merupakan pengembangan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dalam pendugaan hasil sedimen. Tujuan dari penelitian adalah memperoleh pendugaan hasil sedimen terhadap penggunaan lahan menggunakan metode MUSLE pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Besai berbasis sistem informasi geografis. Hasil sedimen periode ulang dengan metode MUSLE untuk Y(2 tahun), Y(5 tahun), Y(10 tahun), Y(25 tahun), Y(50 tahun), Y(100 tahun), dan Y(200 tahun) masing-masing diperoleh sebesar 656.8765 ton, 782.4091 ton, 861.3319 ton, 957.7598 ton, 1027.6898 ton, 1096.4283 ton, dan 1164.6822 ton. Sedimentasi kala ulang menunjukkan tren peningkatan sejalan dengan bertambahnya lama periode yang berulang. Kata kunci: Sedimen, Erosi, MUSLE, DAS Way Besai  Abstract Erosion leads to a global decrease in food production. Land cover and climate changes are the main causes of erosion in river areas. To reduce erosion, we can implement greening projects, improve vegetation, and plan land use strategically. Sedimentation resulting from river erosion can diminish the water-holding capacity of rivers. MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) method, which enhances USLE (Universal Soil Loss Equation), is used to predict sediment yield. The objective of research is to estimate sediment yield in relation to land use using MUSLE method within Way Besai Watershed, based on a geographic information system (GIS). Sediment yields for recurrence periods, including Y(2 years), Y(5 years), Y(10 years), Y(25 years), Y(50 years), Y(100 years), and Y(200 years), are calculated as 656.8765 tons, 782.4091 tons, 861.3319 tons, 957.7598 tons, 1027.6898 tons, 1096.4283 tons, and 1164.6822 tons, respectively. Sedimentation rates exhibit an upward trajectory in tandem with increasing recurrence periods. Keywords: Sedimentation, Erosion, MUSLE, Way Besai Watershed
Pemanenan Air Hujan Dengan Metode Roof Catchment Sebagai Pengawetan Air Bangunan Gedung Institut Teknologi Sumatera Jerfikanasa Murda, Gung Bagus; Herison, Ahmad; Zakaria, Ahmad; Indriana K, Dyah; Ofik Taufik P, Ofik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1127

Abstract

Abstrak Institut Teknologi Sumatera memiliki lahan dengan total 275 Ha dan diprediksi dapat menampung 64.000 mahasiswa pada 25 tahun kedepan. Laju penerimaan mahasiswa akan berbanding dengan pembangunan dan perubahan tata guna lahan yang mengakibatkan meningkatnya limpasan permukaan dan menurunnya ketersediaan air tanah. Perlu dikakukan upaya preventif seperti pemanenan air hujan sebagai bentuk konservasi sumber daya air tanah. Kebutuhan air salah satu gedung sebesar 3.024 m3/tahun, direncanakan metode pengawetan air secara pemanenan air hujan, menghasilkan pasokan air sebesar 2.690,086 m3/tahun. Sistem pemanenan air hujan dapat menghemat penggunaan air tanah sebesar 40% dari penggunaan air gedung pertahunnya. Sistem pemanenan air hujan diharapkan mampu mengurangi penggunaan air tanah, dan upaya konservasi sumber daya air sehingga dapat meminimalisir terjadinya krisis air tanah. Kata kunci:  Tataguna lahan, Kebutuhan dan pasokan air, Pemanenan air hujan,    Abstract Sumatra Institute of Technology has a total land area of 275 ha and is predicted to be able to accommodate 64,000 students in the next 25 years. New student admission will be proportional to development and land use changes, which cause a decrease in groundwater supply and an increase in surface runoff. Preventative methods such as rainwater harvesting as a form of groundwater resource conservation need to be strengthened. One of the buildings has a 3,024 m3/year water requirement. A water preservation method is planned using rainwater harvesting, resulting in a water supply of 2.690,086 m3/year. Rainwater harvesting system can reduce annual building water demand by up to 40%. It's hoped that the rainwater harvesting system will be able to reduce groundwater use and conserve water resources so that it can minimize the occurrence of groundwater crises. Keywords: Land use, Water demand and supply, Rainwater harvesting
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air di Kabupaten Tulang Bawang Barat adama, riri arinda; Zakaria, Ahmad; Taufik P, Ofik; W, Endro; Romdania, Yuda
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1141

Abstract

Abstrak Kabupaten Tulang Bawang Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki luas 127.619 Ha dengan memiliki 9 Kecamatan di mana kebutuhan air di setiap tahunnya semakin meningkat. Penelitian ini menganalisis ketersediaan dan kebutuhan air domestic dan non domestic Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk 20 tahun mendatang dimulai dari tahun 2024 hingga tahun proyeksi 2044. Metode penelitian menggunakan Analisa ketersediaan air, kebutuhan air, dan daya dukung air. Hasil Analisa yang dilakukan mendapatkan ketersediaan air bersih di Kabupaten Tulang Bawang Barat sebesar 4.217.642.254.194 L/tahun dengan total kebutuhan air domestik dan non domestik sebesar 18.134.612.550 L/tahun dengan daya dukung air sebesar 4.199.507.641.647 L/tahun dengan status surplus, proyeksi daya dukung air untuk 20 tahun mendatang didapatkan kebutuhan air setiap tahun meningkat disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang mengalami pertumbuhan tiap tahunnya dan pembangunan di berbagai bidang dengan total sampai tahun 2044 sebesar 498.563.452.800 L/tahun dengan status surplus, oleh karena itu Kabupaten Tulang Bawang Barat perlu melakukan reboisasi dan penghijauan pada area pemukiman, membangun waduk di area yang berpotensial mengalami kekeringan dan memelihara rehabilitasi konservasi tanah dan air. Kata kunci:  Ketersediaan air, kebutuhan air, daya dukung air, neraca air, Kabupaten Tulang Bawang Barat Abstract West Tulang Bawang Regency is one of the regencies in Lampung Province which has an area of 127,619 Ha with 9 sub-districts where the need for water increases every year. This study analyzes the availability and demand for domestic and non-domestic water in West Tulang Bawang Regency for the next 20 years starting from 2024 to the projection year 2044. The research method uses analysis of water availability, water demand, and water carrying capacity. The results of the analysis obtained the availability of clean water in West Tulang Bawang Regency amounting to 4,217,642,254,194 L/year with a total domestic and non-domestic water demand of 18,134,612,550 L/year with a water carrying capacity of 4,199,507,641. 647 L/year with surplus status, the projection of water carrying capacity for the next 20 years obtained water demand increases every year due to population growth which experiences growth every year and development in various fields with a total until 2044 of 498,563,452,800 L/year with surplus status. Therefore, West Tulang Bawang Regency needs to reforest and reforest in residential areas, build reservoirs in areas that have the potential to experience drought and maintain soil and water conservation rehabilitation. Key words:  Water availability, water demand, water carrying capacity, water balance, West Tulang Bawang District
Co-Authors Abyuliani, Alza Achmad Karim adama, riri arinda Afifah, Mar'atul Afriami, Lusmeilia Agustriyanto, Dono Ahmad Herison Ahmad Tusi Ahsan, Fathan Naufal Aji Saputra, Aji Aji, Badruzzaman Al Rasyid, Burhan Najib Amanda, Tiara Maelta Amidi Amidi, Amidi Amri, Resica Permata Andika, Ivana Aprili Andriansyah, Yeddy Angelina Angelina Anggraini , Melisa anggraini, yeshe Angin, Geleng Perangin Anisa, Rahma Arfanda, Poppy Elisano Arie Pratama Putra Arief, Farah Diba Arifaini , Nur Armijon . Ashruri Ashruri, Ashruri Asrorudin, Udin Atika Sari Atmoko, Fajar Destri Aynuddin, . Aynuddin, Aynuddin Ayu Kurniasih, Ayu Ayuningsih, Titik Cahyo, Febriansyah Dwi Cesar, Irvan Tegar Chairil Anwar Citra Dewi Damayanti, Amelia Nurul Dian Kusumaningsih Dian Pratiwi Didik Didik Dinaryoko, Arif Diwantari, Windy Putri Djanis, Ratnawati L. Djanis, Ratnawati Lilasari Djasmasari, Wittri Dwi Arnanda Putra, Novindio Dwi Joko Winarno Dyah Indriana K Dyah Indriana Kusumastuti Efendi, Muhamad Masjun Elvida, Maharani Endang Sri Lestari Endro Prasetyo Wahono Fachrurrazie, . Fachrurrazie, Fachrurrazie Fadela, Dian Mira Fathony, Awal Rifan Fatoni, Fatoni Fatria, Akhmad Ridho Fikri, Modh. Haikal Finanda, Reysa Fitria, Mizha Nur Fridayanto, Syahlan Naufal Gani, Rama Dian Gatot Eko Susilo Gultom, Winda Maria Rebecca Habib Algifari Handayani, Agustia Hardi, Alif Aryadi Hartantio, Fajar Hartoto, Dwi Nanda Putra Hayat, Mohammad Haz, Arzuu Abnu Haziman, Muhammad Luthfan Herawati Herawati Ians Aprilo Ichsani, Muhammad Desyan Idharmahadi Adha Imran, Fadli Indarto, Asyidika Vito Indriana K, Dyah Irvani, Asep Irvan Iswan Iswan Iswan, I Jalal, Muhammad Agung Wijdan Jamaludin HN, . Jauhari Arifin Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Joko, Dwi karami, muhammad Karim, Achmad Kholiq, Muhammad Nur Kristianto Usman kuncoro, wahyu hadi Kurniawan, Deri Rahli Kurniawan, Panca Kurniawan, Rizqi Kurniyawan, Ikhfan Kusanti, Nency Dwi Kusumastuti, Dyah Kusumastuti, Dyah I. kuswadi, didit kuswadi Laksmana, M. Bima Lepiana, Tenti Lukitawati, Annika Lusmeilia Afriani M Imran Hasanuddin M Rizky Ismail M. Said Zainuddin Manurung, Lodewick Mapiliandari, Inda Mappaompo, M. Adam Mariyanto Mariyanto Marlina, Indah MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Fadli Murdiagatma, Sefrinta Sasma Nawawi, M Lucky Apriansyah Niken, Chatarina Ningtyas, Widya Nurcahya Novianti, Tika Christy Nugraha , Billy Nugraheni, Melly Nur Arifaini Nurdiani Nurdiani, Nurdiani Nurdiani, . Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Oktiani, Asri Pelawi, Rinaldi Peranginangin, Imanuel PERMADI, I GUSTI AGUNG DIDIT EKA Persada, Citra Phohan, Phohan Pradipta, Adya Rizky Prasetio, Rizki Lazuardi Pratama, Muhammad Vareza Pratiwi, Ayu Ning Trias Purna, Bagus Mustofa Purwadi , Ofik Taupik Purwadi, Ofik Purwadi, Ofik Taupik Purwadi, Opik Taufik Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rachmi, Silvia Rachmy, Silvia Rahayu Sulistyorini Rahayu, Aulia Ade Randy Setiawan, Randy Razak, Risdha Sagita Restika Putri Retno Farhana Nurulita Rina Indriani Rinaldi, M. Fahmi Rizky Al Mufarid, Andi Muhammad Romdani, Yuda Romi Fadly Rosalina Rosalina Rosalina, . Saputra, Datra Peta Saputra, Eko Adi Saputra, Fajar Ilham Saputro, Rifki Ananda Sari, Okta Mulya Sasongko, Respati Anton Sauri, Sopian Septiansari, Annisa Putri Dwi Setia, Vika Setyanugraha, Tegar Sitanaya, Brigitha Cindy Siti Nurdianti Muhajir Siti Nurul Khotimah Slamet Riyadi Styani, Erna Subuh Tugiono, Subuh Suharni Suharni Sumarno, Ari Pitoyo Sumiharni Sumiharni Syah, Aminudin Syahruli, Firman Tambunan, Jenny Anna Margaretha Taufik P, Ofik Tomi, Muhammad Tridawati, Anggun Trisdiana, Fitri Trisnar Adi Prabowo Tuhu Pangestu, Ibnu Usman, Arifuddin W, Endro W, Endro Prasetyo Wahono, Endro Wahono, Endro Praseyto Wardhani, Puspita Sri Ayu widarsono, eko Widya Anggraeni, Widya Wijaya, Riki Chandra Winarno, Dwijoko Yacub, Vanita Kesumawati Yanti, Cristi Yuda Romdania yulianto, alim Yusma Sari, Nia Hana Zainuddin, M Said