Claim Missing Document
Check
Articles

Perlindungan Hukum terhadap Nelayan Tradisional dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Siregar, Emiel Salim; Widiyanti, Siska; Ihsani, Dini; Anggraini, Lola; Rahma, Putri Aulia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16716

Abstract

Nelayan tradisional merupakan kelompok masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai persoalan, khususnya terkait keterbatasan perlindungan hukum dan kepastian usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak nelayan tradisional dalam sistem hukum perikanan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nelayan tradisional telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan. Perlindungan tersebut meliputi jaminan keselamatan, kepastian usaha, pemberdayaan, dan bantuan hukum. Namun, dalam praktiknya pelaksanaan perlindungan hukum masih belum optimal akibat kendala implementasi dan rendahnya kesadaran hukum nelayan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan peran pemerintah guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif bagi nelayan tradisional
Pengaturan Hak-Hak Nelayan dalam UU No 7 Tahun 2016 Siregar, Emiel Salim; Panjaitan, Eki Azwani; Ms, Nur Rahma Elza; Siahaan, Arinta Tracy Maria; Aristya, Dewangga Jakti; Purba, Daniel Martin A.; Wiranto, Amat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16851

Abstract

Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional, namun berada dalam posisi yang rentan terhadap berbagai risiko usaha. Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi dan memberdayakan nelayan melalui kebijakan hukum yang memadai. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam menjadi dasar hukum utama dalam menjamin hak-hak nelayan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hak-hak nelayan serta implementasinya berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 telah mengatur hak-hak nelayan secara komprehensif, namun implementasinya masih menghadapi kendala struktural dan administratif, khususnya terkait sosialisasi, koordinasi antarlembaga, dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran pemerintah pusat dan daerah agar pemenuhan hak-hak nelayan dapat terwujud secara efektif.
MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA PASAR MODAL DI INDONESIA Siregar, Emiel Salim; Ardifka, Fran; Rahman, Fathur; Ardillah, Imam; Prayoga, Farhan; Alam, Samsir
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8652

Abstract

Pasar modal merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian nasional yang berfungsi sebagai sarana penghimpunan dana dan investasi. Dalam praktiknya, aktivitas pasar modal melibatkan berbagai pihak seperti investor, emiten, perusahaan sekuritas, manajer investasi, kustodian, serta lembaga pengawas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hubungan hukum yang kompleks di antara para pihak tersebut sering menimbulkan sengketa akibat wanprestasi, kurangnya keterbukaan informasi, penipuan, manipulasi pasar, insider trading, serta rendahnya pemahaman investor terhadap mekanisme pasar modal. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan. Penyelesaian sengketa di pasar modal dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu litigasi dan non-litigasi. Jalur litigasi melalui pengadilan memberikan kekuatan hukum tetap dan kepastian hukum yang jelas, meskipun memerlukan waktu dan biaya yang relatif besar. Sementara itu, jalur non-litigasi seperti arbitrase, mediasi, dan negosiasi dinilai lebih cepat, lebih efisien, dan lebih menjaga kerahasiaan bisnis. Untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian sengketa pasar modal, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan pengawasan oleh OJK, optimalisasi lembaga arbitrase seperti Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI), peningkatan literasi hukum dan keuangan bagi investor, serta profesionalisme aparat penegak hukum.
ANALISIS MEKANISME PERDAGANGAN SAHAM, FAKTOR PEMBENTUK HARGA, SERTA KEUNTUNGAN DAN RISIKO INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA Siregar, Emiel Salim; Selviana, Maya; Ramadhan, Sahri; Mawaddah, Alfi; Jufri, Faisal
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8654

Abstract

Perdagangan saham merupakan aktivitas jual beli surat berharga yang memiliki peranan penting dalam sistem perekonomian modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan harga saham, serta mengidentifikasi keuntungan dan risiko yang dihadapi investor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap berbagai sumber literatur ilmiah, regulasi pasar modal, dan laporan resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa perdagangan saham tidak hanya berfungsi sebagai sarana investasi individu, tetapi juga sebagai instrumen pendanaan perusahaan dan pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Mekanisme perdagangan saham berlangsung secara terstruktur melalui sistem elektronik yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI. Harga saham dipengaruhi oleh faktor internal perusahaan seperti kinerja keuangan, kebijakan dividen, dan kualitas manajemen, serta faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro, kebijakan fiskal, dan sentimen pasar global. Meskipun menawarkan potensi keuntungan berupa capital gain dan dividen, investasi saham mengandung risiko signifikan yang memerlukan pemahaman mendalam dari investor. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mampu berpartisipasi secara optimal dan bertanggung jawab di pasar modal Indonesia.
Kebijakan Investasi Di Beberapa Negara Asean (Suatu Komparasi) Siregar, Emiel Salim; Agustiani, Tiwi; Devi, Maulidia Shella; Nazwa, Salsabilah; Arisandi, Nazwa Satria
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8859

Abstract

Investment policies in the ASEAN region play an important role in boosting economic growth, enhancing competitiveness, and strengthening regional cooperation among member countries. Investment development in ASEAN has experienced rapid growth due to support from stable economic growth, a large population, and a strategic geographical position. ASEAN countries implement various investment policies such as providing tax incentives, infrastructure development, bureaucratic simplification, and the development of modern industrial sectors to attract both domestic and foreign investors. Although sharing similar goals, each ASEAN country also has differences in policies according to their economic conditions and national development priorities. Singapore focuses more on the technology and financial services sectors, Indonesia on infrastructure and manufacturing, while Vietnam is prominent in the labor-based manufacturing sector. Investment policies It provides a positive impact on economic growth, job creation, technology transfer, and the improvement of human resource quality in the ASEAN region. However, there are several challenges such as global competition, infrastructure disparity, and global economic instability. Therefore, ASEAN countries need to continuously strengthen economic cooperation, improve the quality of regulations, and create economic stability so that investment prospects in the ASEAN region continue to grow and are able to compete at the international level
Scrppless Tranding Siregar, Emiel Salim; Dalimunte, Galang Ramadhan; Sari, Tengku Kumala; Darmansyah, Dwika; Idrus, Muhammad
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8796

Abstract

The development of information technology has driven a major transformation in modern trading systems, one of which is through the emergence of the concept of Scrapless Trading. This study aims to examine the background, principles, characteristics, processes, benefits, implementation, and impacts of Scrapless Trading on the business world and the economy. The discussion results show that Scrapless Trading emerged as a response to the need for efficiency, speed, and accuracy in increasingly complex transactions in the digital era. This system is supported by technologies such as cloud computing, artificial intelligence, and real-time data integration that enable trading processes to run automatically and in an organized manner. In terms of principles and characteristics, Scrapless Trading emphasizes automation, data integration, and transparency, with the features primarily the minimal human intervention and the high speed of transaction processes. The mechanism of this system includes stages of data input, automatic verification, transaction execution, up to digital-based monitoring and reporting. Its implementation in the business world has proven to be able to increase operational efficiency, productivity, and quality of service to consumers. In addition, this system also provides various benefits, such as reducing operational costs, increasing data accuracy, transaction transparency, and flexibility in transactions. In the economic context, Scrppless Trading has a positive impact in the form of increased market efficiency, digital economy growth, and expansion of business opportunities, especially for MSME actors. However, there are also challenges that need to be considered, such as technological infrastructure gaps, low digital literacy, as well as data security risks and workforce reduction due to automation
MENUMBUHKAN KESADARAN PELAJAR DALAM PERLINDUNGAN SUMBER DAYA LAUT DAN PENEGAKAN ATURAN KELAUTAN Emiel Salim Siregar; Ismail Ismail; Dicky Apdillah; M.Rajuddin Saragih; Rienda Syuhaila; Putri Julia Nabila; Dinda Azura Panjaitan; Putri Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39829

Abstract

Permasalahan Kerusakan sumber daya Laut di Desa Bagan Asahan Baru Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang bahaya kerusakan dari sumber daya laut. Permasalahan selanjutnya kurang nya keikutsertaan pemuda dan pemudi untuk peduli akan laut dan juga pengetahuan mengenai ekosistem laut tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kerusakan sumber daya laut, satgas sumber daya laut belum dibentuk dan belum ada pengetahuan mengenai sumber daya laut sehingga satgas sumber daya laut masih minim pengetahuan tentang kerusakana sumber daya laut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau field research yakni penelitian yang dilaksanakan secara sistematis untuk mengambil data di lapangan. Dengan pendekatan menggunakan penelitian kualitatif memaparkan yaitu penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilaksanakan dalam menemukan dan mendeskripsikan suatu kegiatan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan pengabdian ini adalah berupa kegiatan penyuluhan hukum dalam rangka menumbuhkan kesadaran pelajar dalam perlindungan sumber daya laut dan penegakkan aturan kelautan.Tujuan akhir dari penyuluhan ini diharapkan menimbulkan kesadaran hukum pada Siswa/I SMK Swasta Amal Bakti Sei Kamah Baru. Hukuman nya sangat lah nyata mulai dari hukuman berupa denda maupun hukuman penjara.Kesimpulannya melalui penyuluhan hukum, siswa/i dapat menumbuhkan kesadaran dalam perlindungan sumber daya laut dan penegakkan aturan kelautan.
PENTINGNYA KEPATUHAN SERTA PERAN MASYARAKAT TERHADAP PERATURAN PERIKANAN UNTUK KEBERLANJUTAN LAUT Emiel Salim Siregar; Ismail Ismail; Dicky Apdillah; Amira Harisatul Zannah; Sinta Widari; Yudha Rahmadhi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41254

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar. Namun, pengelolaan sumber daya tersebut secara berkelanjutan masih menjadi masalah yang krusial akibat penangkapan ikan yang berlebihan, kegiatan penangkapan ikan ilegal, dan penegakan hukum yang tidak memadai. Artikel ini mengkaji peran hukum perikanan dalam memastikan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, dengan fokus pada kerangka hukum, implementasi, dan tantangannya. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009, beserta instrumen hukum internasional seperti Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan Perjanjian Tindakan Negara Pelabuhan (PSMA).Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengembangkan kerangka hukum komprehensif yang menggabungkan prinsip-prinsip keberlanjutan, seperti langkah-langkah konservasi, pengelolaan berbasis ekosistem, dan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat. Namun demikian, implementasi undang-undang ini menghadapi banyak kendala, termasuk terbatasnya kapasitas kelembagaan, kurangnya koordinasi antar lembaga pemerintah, dan kurangnya partisipasi masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan. Terlebih lagi, penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) terus mengancam kelestarian ekosistem laut dan mengganggu stabilitas perekonomian di wilayah pesisir.
SOSIALIASI PENGGUNAAN ALAT DALAM PENANGKAPAN IKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO.45 TAHUN 2009 TENTANG PERIKANAN Emiel Salim Siregar; Syahrunsyah Syahrunsyah; Dicky Apdillah; Eko Bayu Syahputra; Joshua Robinsar Tamba; Annisa Nasution; Dormada Lestari Luhur Sitorus; Puteri Leida Ratna Hayati Harahap
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42583

Abstract

Sosialisasi penggunaan alat dalam penangkapan ikan merupakan langkah pentingdalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peraturan yang berlaku di sektor perikanan. Kegiatan ini dilakukan di SMAN 7 Tanjung Balai dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, khususnya terkait alat tangkap yang diperbolehkan dan dilarang. Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemaparan materi oleh narasumber, diskusi interaktif, dan simulasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi perikanan serta dampak penggunaan alat tangkap yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran masyarakat untuk mendukung kebijakan perikanan berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat sekitar tentang pentingnya kepatuhan terhadap hukum perikanan guna menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia.
PERAN HUKUM PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR WILAYAH TANJUNGBALAI Emiel Salim Siregar; Syahrunsyah Syahrunsyah; Zaid Afif; Dicky Apdilah; Harmayani Harmayani; Firman Syukur Mendrofa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43756

Abstract

Masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada sumber daya laut sering kali menghadapi eksploitasi yang tidak berkelanjutan seperti penggunaan alat tangkap ikan yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang, penangkapan ikan secara berlebihan, penangkapan ikan dalam musim larangan, pencemaran air laut dengan membuang limbah sembarangan,perusakan habitat laut, , serta ketidakadilan dalam pengelolaan hasil perikanan. Hukum perikanan yang ada, meskipun bertujuan untuk mengatur dan melindungi sumber daya laut, sering kali menghadapi berbagai kendala dan dalam implementasinya, seperti lemahnya pengawasan, tumpang tindih regulasi, dan kurangnya kesadaran hukum di kalangan masyarakat. Selain itu, kebijakan yang tidak tepat sasaran dan kurangnya koordinasi antar lembaga juga menghambat efektifitas penerapan hukum perikanan. hukum perikanan telah mengatur segala ketentuan ketentuan tersebut dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009  perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang berkontribusi dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir , atas dasar tersebut Indonesia sebagai negara hukum tidak akan optimal apabila hukum itu sendiri tidak  tersampaikan kepada masyarakat,  Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi atau penyuluhan kepada warga, tepatnya pada Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Sei Tulang Raso Kota Tanjungbalai, hasil dari pengabdian yang dilakukan terdapat temuan bahwa Warga yang menjadi peserta sosialisasi didominasi oleh warga yang merupakan nelayan tradisional yang mengalami diskriminasi dari pada nelayan modern yang bekerja di Perusahaan . Oleh karena itu, pemerintah kota tanjungbalai perlu memperhatikan keberadaan Masyarakat wilayah pesisir khususnya nelayan tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat tersebut agar adanya keadilan penegakkan hukum sehingga para pihak tidak ada yang di rugikan.
Co-Authors ., Bakti Abdilah, Dicky Abdul Gani Adallah Manik, Lisa Adelia, Cici Adeltya, Novi Adi Mansar Adilla, Lica Adly, Adly Agustian, Rizki Agustiani, Tiwi Ahmad Arief Aida, Aida Aidia Syahputri, Rahmi Al Fatur, Raditya Alam, Samsir Alfarezi, M. Alfi Mawaddah Alfionita, Lily ALI HASIMI PANE Alvira, Alvira Amira Harisatul Zannah Ananda Nasution, Huzeilia Ananda, Afrina Andira, Tri Ayu Anggi Syahputra Sitorus Anggraini, Lola Anggraini, R. A Sri Fadhilah Annisa Nasution Annisa Pratiwi, Annisa Anugrah, BIma Aslam Apdillah, Dicky Apriola Dwi Indraswary Aqila, Silvana Bela Ardifka, Fran Ardillah, Imam Aris Siregar Aris Siregar ARIS SIREGAR Aris, Siregar Arisandi, Nazwa Satria Aristya, Dewangga Jakti Arjanis Syahfika Asya, Aidha Atika, Nur Ayusri, Ari Azmi, Chairanda Al Azmi, Khairil Iif Bahmid Bakti, Bakti Balqis, Raudha Barus, Tri Vena Agintha br. Simargolang, Siska Widyanti Butar, Sabungan Butar- Christina Lestari Ginting Cindy Pratiwi, Cindy Dalimunte, Galang Ramadhan Dany Try Hutama Hutabarat Darmansyah, Dwika Daulay, Elbiani Dayanti, Elfi Dea Resti Piranda Deliyaman Giawa Della Julinda Wijaya Devi, Maulidia Shella Devi, Sri Kumala Dian Ayu Andriani Dian Hasby Sanjaya Dicky Abdillah Dicky Apdilah Dicky Apdillah Dinda Azura Panjaitan Dini Assyipah Aprillia Donawan, Dodi Dormada Lestari Luhur Sitorus Dumichen, Raissa Christine Dzulkhairil, Muhammad Eko Bayu Syahputra Elfin Efendi Eliyana, Lulu Indah Elyakim Mangatur Sirait Emmi Rahmiwita Nasution Erdina Dwita Sari Faradilla, Natasya Fathur Rahman Febriansyah, Muhammad Reza Fiqri Hidayat, Riyan Firman Syukur Mendrofa Fitri Anggraini, Fitri H Aly, Moustafa Haikal Iskandar Hashina Harahap Handani, Syafrillah Harahap, Aprilinda M. Harahap, Himmatul Ummi Harahap, Syarizal Azis Harmayani Hasan, Nurul Fadilah Hasibuan, Adelia Fahriza Hasibuan, Haris Fadila Hasril, Syafira Hendi Setiawan Hsb Hijrah Suci Utami Hsb, Fiqria Muzdalifah Hsb, Hendi Setiawan Hsb,  Fiqria Muzdalifah Hutabarat, Dny Try Hutama Hutagaol, Rina Rouli Ihsani, Dini Iif Azmi, Khairil Ikhwan, Ali Insani, Gintas Aulia Irwansyah Irwansyah Irwansyah, Bambang Islami Rambe, M. Irfan Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail ISWAHYUDI ISWAHYUDI Januardani, Taysa Joshua Robinsar Tamba Josua Robinsar Tamba Juanda Syaputra Juanda, Ilham Jufri, Faisal Juwanti, Tika KHADAFI, MUHAMMAD Khairani Amalia Simbolon Khairani, Liza Khalid, Daniel Kumala, Sri Kumala Laia, Akhirman Lazuardi, Oriza Yufa Lindi Amara Nasution Linta Alfafaruq Liza Khairani Lubis, Rusdi M Reno Ramadhana Siregar M. Irvansyah M.Rajuddin Saragih Maimunah, Shely Manasar, Andrew Mangerani, Andi Manurung, Lila Nurliza Manurung, Suntika Dewi Manurung, Widya Manurung, Windi Septiani Marcellina Marpaung, Samsul Komar Masnur Syahputra Mayori, Ike Nindya Mayzura Mayzura Mayzura, Mayzura Melati, Yuvita Dewi Mendrofa, Firman Syukur Mirza Syapiq Mirza Syapiq Ms, Nur Rahma Elza Mudthia Rizma, Widdi Muhammad Ardiansyah Muhammad Azwar Al Ayyub Muhammad Idham Muhammad Idrus Muhammad Ridho muhammad rizky, muhammad Muhammad Yakup Muhammad Zailani NST Muliana Putri Mursal Fahri Napitupulu, Celly Naomi Sarah Br Nasution, Emmi Rahmiwita Nasution, Fadli Akbar Nasution, Gusnaila Nasution, Huzeilia Ananda Nasution, Lindi Amara Nasution, Zulham Ramanda Natasya, Sintia Nazwa, Salsabilah Ningsi, Nuriani Ningsih, Nuriani Novi Sryantika Nugraha, Ridho Andrean Nurgani Nurgani Nurlina, Nike Nurul Afni Nurul Akmal Pangaribuan, Darnita Pangestu, Aan Dwi Panjaitan, Dinda Azura Panjaitan, Eki Azwani Panjaitan, Lathifah Wulandari Panjaitan, Sofyan Panjaitan, Togar Mariano Pelangi Aulia Zahra Prabowo, Agung Wira Hadi Prayoga, Farhan Prayoga, Nanda Prayuda Sitorus, M. Aldi Pritamy Irsana Purba, Daniel Martin A. Puteri Leida Harahap Puteri Leida Ratna Hayati Harahap Putra, Efrangga Dido Aldiansyah Putri Julia Nabila Putri Khumaiza Samosir Putri Putri Putri, Auriza Tiza Radia Putri, Galu Raka R, M. Syaiful Zuhri R. Rusli Rafina Azmi, Dinda Rahma, Putri Aulia Rahmadani, Fitria Rahmadhani Br Simatupang, Nur Rahmadi, Yudha Rahmanita, Seli Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Ramadani, Sri Aura Ramadhan, M. Bryantara Ramadhan, Sahri Rambe, Dina Melani Rangkuti, Ratu Emanda Rani, Dita Sasika Rezeki, Abdus Salam Rienda Syuhaila Riki Arfi Munte Rinal Maulana Rizka Handayani Rizka Handayani Rizku, Umi Fadillah Rizma, Wddi Mudthia Rudi Gunawan Rusli Rusli Salam, Agus Samosir, Andi Kesuma Septian Samsir Samsir Sani, Lady Anastasya Putri Sari, Dessy Indah Sari, Erdina Dwita Sari, Laila Eka Sari, Rizkia Wita Sari, Tengku Kumala Sari,, Dessy Indah Sartika Sartika Saskia Putri, Elya Sayendra Putri, Dina Natasha Selviana, Maya Sembiring, Roy Imanta Septian Samosir, Andi Kesuma Setiawan, M. Aldi Sharina, Sharina Siagian, Friska Febrianti br. Siagian, Ramadhan Siahaan, Arinta Tracy Maria Siahaan, Peri Harianto Siahaan, Siti Khodijah Sihite, Hari Sanur Zana Silviani, Dwi Sima, Khoiriah Ismaini Sinaga, Melati Anjelika Putri Sinambela, Nur Isnaini Sinta Widari Sirait, Azhari Amir Sirait, Deviana Dewi Sirait, Nadilla Siregar, Ahmad Afandi Siregar, Annisa Bella Puspita Siregar, Bayu Adiva Yudhistira Siregar, Dodi Muhammad Irvan Siregar, Felix Ivander Siregar, M Reno Ramadhana Siregar, M. Reno Ramadhana Siti Nurhaliza Sitindaon, Krisman Sitorus, Andini Cahayani Sitorus, Andreansyah Sitorus, Arina Rofiqoh Sitorus, Arwan Pradoki Sitorus, Yuni Syarah Sopiah, Intan Sri Devi Sri Devi, Sri Sri Diana Sri Mariani Sryantika, Novi Sudarwan, Alwi Suganda, Sheva Febrian Suherman, Jaka Karya Suhermanto Suhermanto Suhermanto, Suhermanto Sukmawati, Nirwana Surya Perdana Syafitri, Nanda Syah, Nisrina Syahrunsyah Syahrunsyah Syahrunsyah Syahrunsyah, Syahrunsyah Syaman, M. Syapiq, Mirza Syasya Khairunia Syibra Tanjung, Indra Perdana Tanjung, Muhammad Haddad Alwi Tanjung, Silvia Mahdalena Taufiq Tahir Yusuf Lubis Toni Rudy Prasetio Trisdayanti Umami Pasaribu, Liza Utari, Shahera Vanessa, Aprilla Gusti Wahroma, Nayla Wahyu solichin Putra Anugrah Wahyuni, Devi Sri Wardani, Frian Warohma, Nayla Wibowo, Prasetio Widiyanti, Siska Wiranto, Amat Yudha Rahmadhi Yuliana Yuliana Yuni Syarah Sitorus Zaid Afif Zuhdi, Muhammad Aufa Zunaida Sitorus