p-Index From 2021 - 2026
11.96
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia LEX PRIVATUM JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Media Gizi Mikro Indonesia Journal The Winners Jurnal Teknologi Pertanian Indonesian Journal of Human Nutrition Semesta Teknika Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Riset Gizi Gadjah Mada Journal of Psychology Darussalam Nutrition Journal Journal of Health Education Journal of Language and Literature Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Karkasa GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Argipa (Arsip gizi dan Pangan) Rancang Bangun JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Linguistics and Elt Journal Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JCES (Journal of Character Education Society) CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Window of Health : Jurnal Kesehatan Media Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Education Action Research Mimbar Ilmu IJID (International Journal on Informatics for Development) Jurnal Kreativitas PKM International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Aptisi Transactions on Management Jurnal Kesehatan Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Jurnal Inovasi Teknik Kimia JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Physical Activity Journal (PAJU) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences (IJBHES) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Sport and Nutrition Journal Jurnal Sains Kesehatan Indonesia Berdaya Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) Jurnal Kesehatan Tambusai Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Ar-Ribh Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Journal of Current Health Sciences Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pengabdian Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi (JAKAGI) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia International Journal of Integrative Sciences TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat TELL - US JOURNAL Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Jurnal Riset Gizi
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Penyelenggaraan Makanan, Preferensi Menu dan Tingkat Kepuasan di PPLP Jawa Barat Aditya Sagara Putra; Putri Ronitawati; Laras Sitoayu; Rachmanida Nuzrina; Vitria Melani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.152

Abstract

Preferensi konsumen menggambarkan suatu kecenderungan perilaku konsumen pada pola konsumsi dan daya tarik mereka terhadap nilai-nilai yang disediakan oleh pihak penyelenggara makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa penyelenggaraan makanan, hubungan preferensi menu dengan tingkat kepuasan makanan di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian Cross Sectional dengan metode survey observational. Sampel sebanyak 81 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa statistik menggunakan Uji Korelasi Pearson. Penelitan ini menunjukkan bahwa preferensi menu memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000), tidak ada hubungan antara variasi menu dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.630), penampilan makanan memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000), dan rasa makanan memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000). Semakin pihak institusi memperhatikan preferensi menu atlet, maka atlet akan merasa puas dengan penyelenggaraan makanan yang disediakan institusi
Kebiasaan Sarapan, Kualitas Tidur, Dan Dukungan Orangtua Terhadap Konsentrasi Belajar Selama Pandemi COVID 19 Sukma Wati; Harna Harna; Rachmanida Nuzrina; Laras Sitoayu; Lintang Purwara Dewanti
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.164

Abstract

Masalah yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar yaitu masalah konsentrasi penyebab anak sulit berkonsentrasi saat belajar adalah karena tidak tertarik dan tidak suka dengan materi yang dipelajari serta metode yang digunakan. Konsentrasi siswa pada usia sekolah dasar menjadi lebih selektif, beradaptasi, dan terencana. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi belajar ada dua yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi pskiologis dan fisiologis sedangkan faktor eksternal meliputi keadaan sosial dan non sosial yang termasuk kedalam faktor internal diantaranya kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orangtua. penelitian ini merupakan gabungan dari 3 faktor dominan yang berpengaruh secara langsung yaitu kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orangtua. Untuk melihat mana yang paling berhubungan dengan konsentrasi belajar. Untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orang tua terhadap konsentrasi belajar di SDN Karawaci 13 Kota Tangerang. Menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan observasi (pengamatan) dan wawancara. Adapun yang di observasi adalah kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dukungan orang tua, serta konsentrasi belajar anak SDN Karawaci 13 Kota Tangerang. Sampel penelitian ini yaitu 68 Anak Usia Sekolah Dasar yang terdiri dari kelas 4 dan 5 SD. Uji statistik menggunakan uji chi- square. Dari penelitian ini karakteristik responden Menunjukkan bahwa responden penelitian mayoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 39 orang (57,4%). Untuk frekuensi usia responden mayoritas siswa SDN Karawaci 13 Berusia 11 tahun sebanyak 34 orang (50%). Dan distribusi berdasarkan kelas siswa mayoritas siswa kelas 5 B sebanyak 23 orang (33,8%). Hasil uji statistik hubungan antara Kebiasaan Sarapan (0,040), dan Dukungan Orangtua (0,017) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p≤0,05) Terhadap Konsentrasi Belajar. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan, dukungan orangtua terhadap konsentrasi belajar di SDN Karawaci 13 Selama Pandemi COVID 19, Tidak terdapat hubungan yang signifkan Antara kualitas tidur terhadap konsentrasi Belajar di SDN Karawaci 13 Selama Pandemi COVID 19.
Edukasi Media Tote Bag Merubah Pengetahuan Serta Sikap Kader Posbindu Dalam Pengukuran Antropometri Dan Gizi Seimbang Lansia Sarah Ameilia Subagyo; Laras Sitoayu; Idrus Jus’at; Nazhif Gifari; Harna Harna
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.229

Abstract

Kader posyandu lansia (Posbindu) mempunyai peranan penting dalam kegiatan Posbindu. Beberapa tugas kader adalah mengukur tinggi dan berat badan lanjut usia (lansia) juga memberikan edukasi mengenai gizi seimbang untuk lanjut usia (lansia), akan tetapi kader belum melakukan pengukuran tinggi badan serta berat badan dengan tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pemberian media tote bag dapat mempengaruhi perubahan pengetahuan serta sikap kader posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia. Desain penelitian memakai metode Quasi Eksperiment dengan desain one group pre-test dan post-test pada 35 responden kader Posbindu di wilayah Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mengukur perubahan pengetahuan serta sikap menggunakan kuesioner pre-post test. Uji analisis bivariat yang di gunakan adalah Uji Paired Sample T-test untuk data yang berdistribusi normal dan Uji Wilcoxon untuk data yang berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan rata-rata nilai pengetahuan dan sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian edukasi dengan media tote bag dapat merubah pengetahuan serta sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia
HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN DAN KUALITAS PELAYANAN MAKANAN TERHADAP BIAYA SISA MAKANAN DAN ZAT GIZI YANG HILANG PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOJA JAKARTA Putri Ronitawati; Michael Fujima; Laras Sitoayu; Mertien Sa'pang; Lintang Purwara Dewanti
GIZI INDONESIA Vol 44, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v44i1.527

Abstract

One indicator of the success of a food delivery system is food waste, which is a simple indicator for evaluating the success of hospital nutrition services. Good quality of food service can reduce the patient's leftovers. The study aimed to analyze the food reservation system, relationships of satisfaction level, and foodservice quality towards fee, leftover, and lost nutrition in patients of Koja Hospital North Jakarta. The study used a descriptive observational method and cross-sectional type with sample calculation using absolute determination. The number of samples is 132 respondents. The results of the bivariate analysis used the Spearman correlation test. The result of the study showed that related to lost costs are food taste, menu variations, animal side variations, vegetable dish variations, vegetable menu variations, fruit menu variations, the accuracy of feeding schedules, state of eating utensils, and satisfaction levels. Variables related to missing nutrients are gender, food taste, menu variations, animal side dishes, vegetable side dishes, vegetable menu variations, fruit menu variations, the accuracy of feeding schedules, and satisfaction levels. The conclusion of the study there is a relationship between the characteristics of the respondent (sex) with nutrients lost, there is a relationship between the quality of food service and the level of satisfaction with the costs and nutrients lost.ABSTRAKSalah satu indikator keberhasilan suatu sistem penyelenggaraan makanan adalah sisa makanan, yang menjadi indikator sederhana untuk mengevaluasi keberhasilan pelayanan gizi rumah sakit. Kualitas pelayanan makanan yang baik dapat mengurangi sisa makanan pasien. Tujuan penelitian untuk menganalisis sistem penyelenggaraan makanan, tingkat kepuasan dan kualitas pelayanan makanan terhadap biaya sisa makanan dan zat gizi yang hilang pada pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif bersifat observasional dan berjenis cross sectional dengan perhitungan sampel menggunakan ketetapan absolut. Jumlah sampel sebanyak 132 responden. Hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik korelasi spearman. Hasil Uji Korelasi Spearman menunjukan variabel yang berhubungan dengan biaya yang hilang adalah rasa makanan, variasi menu, variasi lauk hewani, variasi lauk nabati, variasi menu sayur, variasi menu buah, ketepatan jadwal pemberian makan, keadaan peralatan makan, dan tingkat kepuasan. Variabel yang berhubungan dengan zat gizi yang hilang adalah jenis kelamin, rasa makanan, variasi menu, variasi lauk hewani, variasi lauk nabati, variasi menu sayur, variasi menu buah, ketepatan jadwal pemberian makan, dan tingkat kepuasan. Kesimpulan menunjukkan adanya hubungan antara karakteristik responden (jenis kelamin) dengan zat gizi yang hilang, ada hubungan kualitas pelayanan makanan dan tingkat kepuasan dengan biaya dan zat gizi yang hilang.Kata kunci: tingkat kepuasan, sisa makanan, biaya yang hilang, zat gizi yang hilang 
REMAJA PUTRI PEDESAAN DI INDONESIA BERISIKO ANEMIA DUA KALI LEBIH TINGGI Nadiyah Nadiyah; Laras Sitoayu; Lintang Puwara Dewanti
GIZI INDONESIA Vol 45, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v45i1.614

Abstract

Currently, anemia is developing into a serious nutritional problem in Indonesia. Anemia among adolescent girls reached 32 percent. This study aims to analyze the risk factors for anemia among adolescent girls in Indonesia using the 2018 Basic Health Research data. The data were obtained from the National Institute of Health Research and Development, from 26 provinces in Indonesia. This cross-sectional study was conducted from May to October 2021. Inclusion criteria included adolescent girls aged 12-18 years in Indonesia, having a z-score of body mass index for ages between -5 SD to +5 SD, and having complete data analyzed. The data included socio-economic status (region, parents' education, father's occupation, family size), health services (distance and affordability of transportation costs to health facilities), hand washing habits, sanitation, infectious diseases (ARI and diarrhea), adolescent characteristics (menstruation, number of iron tablets consumed, education, nutritional status, and anemia), improper food habits, fruits, and vegetables consumption and physical activity. The results showed that the percentage of anemic adolescent girls was 23.4 percent. The logistic regression test showed that rural area was a significant risk factor for anemia (p=0.032). Adolescent girls who lived in rural areas had a risk of anemia two times higher than adolescent girls in urban areas (OR= 2,06; 95%CI:1,06-3,98). It is necessary to strengthen an integrated program involving various sectors to reduce anemia among adolescent girls in rural areas. ABSTRAK  Saat ini anemia berkembang menjadi masalah gizi serius di Indonesia. Anemia pada remaja putri mencapai angka 32 persen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko anemia pada remaja putri di Indonesia menggunakan data Riset Kesehatan Dasar 2018. Data diperoleh dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI dari 26 Provinsi di Indonesia. Analisis data menggunakan desain studi cross sectional pada bulan Mei hingga Oktober 2021. Kriteria inklusi meliputi remaja berumur  12-18 tahun  di Indonesia, memiliki  z-skor Indeks Massa Tubuh menurut Umur antara -4 SD hingga +5 SD dan memiliki kelengkapan data yang menjadi variabel penelitian. Data yang analisis meliputi sosial ekonomi (wilayah, pendidikan orang tua, pekerjaan ayah, besar keluarga), pelayanan kesehatan (jarak tempuh dan keterjangkauan biaya transportasi ke fasilitas kesehatan), kebiasaan cuci tangan, sanitasi, penyakit infeksi (ISPA dan diare), karakteristik remaja (menstruasi, jumlah TTD yang diminum, pendidikan remaja, status gizi dan anemia),  kebiasaan konsumsi makanan berisiko, konsumsi buah dan sayur serta aktivitas fisik. Hasil studi menunjukkan persentase remaja putri anemia sebesar 23,4 persen. Hasil uji regresi logistik menunjukkan wilayah pedesaan menjadi faktor risiko anemia yang signifikan (p=0,032). Remaja putri yang tinggal di pedesaan memiliki risiko anemia 2 kali lebih tinggi dibandingkan remaja putri di perkotaan (OR= 2,06; 95%CI:1,06-3,98). Perlunya penguatan program penurunan masalah anemia yang terintegrasi dari berbagai sektor di pedesaan. Kata kunci: remaja putri Indonesia, anemia, pedesaan
LENGTH OF PATERNAL EDUCATION IS ASSOCIATED WITH HEIGHT-FOR-AGE OF SCHOOL CHILDREN IN RURAL AREA OF SEPATAN TIMUR-TANGERANG Dudung Angkasa; Laras Sitoayu; Idrus Jus'at
GIZI INDONESIA Vol 41, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v41i1.251

Abstract

Paternal educational status plays an important role in long-term nutritional status of children. The objective of this study was to investigate the association between paternal factors and school children nutritional status in rural setting, Indonesia. A cross-sectional study carried out in September  up to November 2015 involving 368 primary public school children in Sepatan Timur, Tangerang. Structured questionnaires were administered to parents, containing household characteristics such as length of school year, working status, number of siblings. Children weight and height were measured using a weighing scale and microtoise, respectively. Anthropometric indices, height-for-age (HAZ) and body mass index for-age (BAZ), were produced by using WHO-Antroplus. Children’s food intake and snacking habits were assessed using single 24 hours food recall and food frequency questionnaire, respectively. Others variables were physical activity and infectious disease history. Multiple regression analyses were employed to enquire research questions. Results indicated that children with father’s educational status less than 9 years had a significant 0.607 lower HAZ if compared to those educational status more or equal to 9 years after adjustment for mother’s schooling year, working status, number of household member, children’s history of diarrhea and physical activity status, sex, age and snacking frequency. Conclusion, father’s educational status was associated with height for age among school children in rural area of Sepatan Timur. ABSTRAK Pendidikan orang tua berperan penting dalam menentukan status gizi anak dalam jangka panjang. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan faktor orang tua dengan status gizi anak sekolah di wilayah pedesaan. Penelitian menggunakan desain potong lintang dilaksanakan selama September-November 2015 dengan melibatkan 368 anak sekolah dasar negeri di Sepatan Timur, Tangerang. Kuesioner terstruktur diberikan pada orang tua untuk mengetahui lama sekolah, status pekerjaan, dan jumlah anak. Berat dan tinggi badan akan diukur dengan timbangan badan dan microtoise kemudian dihitung indeks antropometri tinggi badan menurut umur (TB/U) dan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Konsumsi sampel dinilai dengan food recall 24 jam satu hari dan kuesioner frekuensi makanan. Variabel lain yang diamati ialah aktivitas fisik dan riwayat infeksi. Analisis Regresi berganda digunakan untuk menjawab tujuan. Hasil menunjukkan bahwa sampel dari ayah yang berpendidikan 9 tahun lebih rendah skor TB/U sebesar 0,607 poin dibandingkan sampel dari ayah yang berpendidikan 9 tahun setelah dikontrol lama pendidikan ibu, status pekerjaan, jumlah anak, riwayat diare, aktivitas fisik, jenis kelamin, umur dan frekuensi jajan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan ayah yang rendah berhubungan dengan tinggi badan anak pada anak sekolah di wilayah pedesaan, Sepatan Timur. Kata kunci: pendidikan ayah, status gizi, anak sekolah, pedesaan
Analisis Profil dan Persen Lemak Tubuh Diabetisi di Wilayah Jakarta Barat Laras Sitoayu
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v13i2.207

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab tingginya kejadian diabetes mellitus karena buruknya kontrol glukosa darah yang diakibatkan tingginya persen lemak tubuh sebagai akumulasi dari berbagai faktor seperti lama menderita, asupan zat gizi makro, Indeks Massa Tubuh (IMT) dan faktor stres. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya korelasi profil penderita diabetes meliputi karakteristik (usia, jenis kelamin, dan lama menderita), asupan protein, IMT dan faktor stres dengan persen lemak tubuh pada penderita diabetisi tipe II di wilayah Jakarta Barat. Metode penelitian ini kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien Puskesmas se-Jakarta Barat yang diambil secara accidental sampling sebanyak 238 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p = 0,0001; r = 0,402), lama menderita (p = 0,047; r = -0,129), asupan protein (p = 0,041; r = -0,133), IMT (p = 0,0001; r = 0,515) dan faktor stres (p = 0,046; r – 0,129) dan persen lemak tubuh. Bukan hanya asupan yang penting diperhatikan oleh diabetisi untuk mengontrol persen lemak tubuh, namun juga harus mampu mengontrol status gizi dan stres dalam diri agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.
ANALISIS SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN HUBUNGAN DAYA TERIMA, ASUPAN MAKANAN TERHADAP STATUS GIZI LANSIA Sandi Ayu Wijaya; Laras Sitoayu; Tiurma Heryawanti Pakpahan
Jurnal Sains Kesehatan Vol 24, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.24.1.1-8

Abstract

Elderly in Indonesia who lived in urban areas, especially those living in institutions that were in malnutrition is 28.3% weight less, weight 6.7%, obesity 3.4% and ideal weight 42.4%. The purpose of this study was to analyze the system of food management, acceptance power, food intake against elderly nutritional status in social institution Tresna Werdha Budi Mulia 01 Cipayung. The type of research used in this research was Observational with Cross-Sectional approach. Population in this research was all elderly in Social House Tresna Werdha Budi Mulia 01 Cipayung. Sampling in this study was taken using Purposive Sampling method, with a total sample of 31 people. The data analysis was descriptive analysis, univariate and bivariate analysis using Chi-Square statistical test. The results showed that there was a relationship between food acceptance and nutritional status of the elderly and there was also a relationship between food intake with nutritional status of the elderly. Keywords:  elderly, food acceptance, food intake, food service management
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN MAKAN BAYI ANAK (PMBA) DAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI KURANG (WASTING) PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI PUSKESMAS PORIS PLAWAD Laras Sitoayu; Helmi Imelda; Lintang Purwara Dewanti; Yulia Wahyuni
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.2.1-11

Abstract

ABSTRAKStatus Gizi kurang (Wasting) adalah kondisi berat badan balita yang tidak sepadan dengan tinggi badannya. Biasanya terjadi karena penurunan berat badan drastis akibat tidak tercukupinya kebutuhan zat gizi harian balita dan biasanya disertai dengan satu atau lebih penyakit.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian makan pada bayi anak (PMBA) dan penyakit infeksi dengan gizi kurang (wasting) pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Poris Plawad. Metode Penelitian cross sectional dengan Perhitungan sampel berdasarkan rumus sampling uji 2 proporsi sehingga diperoleh  jumlah sampel sebanyak 100 orang sampel, menggunakan purposive sampling dengan kriteria balita berusia 6-24 bulan. Dilakukan uji statisik Chi-Square untuk mengetahui hubungan riwayat IMD, riwayat ASI Eksklusif, riwayat masih disusui ASI, praktik pemberian MP-ASI dan penyakit infeksi. Hasil : status gizi kurang (wasting) berhubungan dengan riwayat IMD, riwayat ASI Eksklusif , dan penyakit infeksi (p ≤ 0,05). Simpulan : riwayat IMD, riwayat ASI Eksklusif , dan penyakit infeksi memiliki hubungan dengan status gizi kurang pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Poris Plawad. Perlu adanya edukasi di masyarakat tentang 1000 HPK dan praktik Pemberian MP-ASI pada balita.  ABSTRACTmalnutrition status (wasting) is a condition  of toodlers’ weight  that disproportionate with their height.  Usually occurs due to extreme weight loss due to insufficient daily nutritional needs of toodlers and usually accompanied by one or more diseases. The aim of this study was to determine the correlation between the history of feeding in infants (PMBA) and infectious diseases. With malnutrition (wasting) in children 6-24 months of age at Poris Plawad Health Center.  The research method is cross sectional with the calculation of the sample based on tha 2 proportion test sampling formulain order to obtain a total sample of 100 people, using purposive sampling criteria with children 6-24 months of age. Chi-Square statistical test were carried out to determine the correlations between history of IMD, history of exclusive breastfeeding , and infectious diseases (p≤0.05). Conclusion: history of IMD, history of exclusive breastfeeding , and infectious diseases have a correlation with malnutrition status in children 6-24 months of age at Poris Plawad Health Centre. There need to be education in community about 1000 HPK and the practice .of providing complementary foods for toddlers. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT GIZI IBU HAMIL TERHADAP STATUS ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS KECAMATAN SETIABUDI Priccillia Fazha; Laras Sitoayu; Herwanti Bahar
Jurnal Sains Kesehatan Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.24.2.94-103

Abstract

THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE, NUTRIENT INTAKE OF PREGNANT WOMEN AGAINST MATERNAL ANEMIA STATUS IN SETIABUDI SUB-DISTRICT HEALTH CENTERSABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, asupan zat gizi ibu hamil terhadap status anemia ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Setiabudi. Responden penelitian ini berjumlah 36 ibu hamil trimester I yang datang untuk melakukan ANC di Puskesmas Kecamatan Setiabudi selama bulan Januari 2017. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kecamatan Setiabudi dengan desain cross-sectional. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan purposive sampling. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan, asupan protein dan zat besi terhadap status anemia ibu hamil (p0.05) dan terdapat hubungan antara asupan vitamin C dan kalsium terhadap status anemia (p ≤ 0.05).Kata Kunci : anemia,  kalsium, pengetahuan, protein, vitamin C, zat besi ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the relationship of knowledge, nutrient intake of pregnant women against maternal anemia status in Setiabudi sub-district health centers. The respondents of this study totaled 36 first trimester pregnant women who come to ANC in Setiabudi sub-district health centers during January 2017. The study was conducted in Setiabudi sub-district health centers with cross-sectional design. The statistical test used is the Spearman rank correlation test. The sampling technique in this research is purposive sampling. Spearman correlation test results showed that there was no correlation between knowledge, the intake of protein and iron to pregnant women anemia status (p 0.05) and there is a relationship between the intake of vitamin C and calcium against anemia status (p ≤ 0.05).Keywords : anemia, calcium, iron, knowledge, protein, vitamin C, zink
Co-Authors Adela Eka Putri Aditya Sagara Putra Afrida Sukmawati Agustina, Noni Akhmad H. Mus Amalia, Dea Sofa Amelia, Sry Rizki Angkasa, Dudung Angkasa, Dudung Anugrah Novianti Anugrah Novianti Aoliyah Firasati Ardiyanti, Aanisah Areta Idarto Aryanti Utami, Dessy Ashifa Meyta Kristya Bambang Sugiyanto, Bambang Barqin, Gesa Aldin Bennet, Daniel Budiarti, Tia Bunga F Ayupradinda Choirunnisa, Siti Christine Novi Arista Cinantya, Ixora Gupita Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Ayu Pertiwi Dewi, Susanti Dhita Noverina Dian Permata Dian Puspita Sari Dian Puspita Sari Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dwi Kurniati Dwijayanti, Isniati Edi Hamdi Eka Faisal Hidayatullah Elisabet Elisabet, Elisabet Engkus Kusdinar Achmad Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Estofany, Fredy Faridah, Syiva Nurul Fauzi, Maulana Fauzi, Maulana Fenny Anngraeny Nasution Ferlica Pustisari Ferlica Pustisari Fernandya Siahaan, Maya Firmasyah, Ezik Fitri Kurniawati Fitri Kurniawati Fitria Ayuti Gaffara, Ghefra Rizkan Gifari, Nazhif Gunawan, Caroline Ferisca Habiburrahman Habiburrahman Hafika Yunisari Pradina Halimatussa'diah, Della Martha Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi, Risky Harna, Harna Harna, Harna Harries Madiistriyatno, Harries Harvianto, Audrey Zalika Helmi Imelda Herman Herman Herwanti Bahar Hidayati Hidayati Humaira . Idrus Jus'at Idrus Jus'at Idrus Jus’at Indawati, Laela Indriani, Dwi Rizky Ismawati, Yuni Jariyah Jariyah Jayakusuma, Muhamad Zaidan Juliana Juliana Juliana Jus'at, Idrus Jus'at, Idrus Karna Mustaqim Khaerani, Annisa Khairizka Citra Palupi Krisma Ayu Putri Sejati Lestari, Nurindah Leyrina Rizky Utami Lintang Purwara Lintang Puwara Dewanti Lubis, Stefany Lukman Lukman Lutfi Fanani Lutfi Fanani Lutfiani, Wenny Maratis, Jerry Mardiyah Hayati Maria Tambunan Maria Tambunan, Maria Mariana Sari Meiliana, Yutta Lilin Sabad Melani, Vitira Michael Fujima Misbach Fuady, Misbach Mizan, Syaiful Muarif Leo Muhammad Abdul Salim Hani Muhammad Fauzi Bafadal Muhammad Resky Arwana Mulyadi Mulyadi Mulyadi, Mulyadi Mury Kuswari Mutiara Rulina Nabila Nabila Nabilah, Anisa Nadiah Nadiah Nadiah Nadiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah, - Nadya Fauziyah Efendi Nanda Aula Rumana Nelly Budiyarti Ninda Aini Syaher Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Noviyanti, Anugrah Noviyanti, Anugrah NUR AFRA, GHINA Nur Wening, Nur Nur Yuslaili Nurhayati, Arin Fransisca Nurul Khairani Oktafrianto . Pakpahan, Tiurma Heryawanti Palahuddin Palupi, Khairizka Citra Parapat, Ruth Gracia Dau Vanes Patongai, Andi Mayasari Pelita Juliana Gultom Pelita Juliana Gultom Permatasari, Indah Dwi Pertiwi, Dewi Ayu Prabowo, Mas Dwi Yoga Priccillia Fazha Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Purwanti, Siti Puspita Sari, Dian Putra, Trisno Wardy Putri Azahra Sumitra Putri Azahra Sumitra Putri Rahayu Putri Ronitawati Putri, Vina Rizky Putri, Vina Rizky Putri, Vira Herliana Qori Nabela Rachmadini, Poetry Asri Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Ramadhan, Muhammad Rizzqi RAMADHANI, SALSABILA Ratri Nurina Widyanti Relmasira, Stefanus C. Renita Febriana Renita Febriana Reza Fadhilla Rhanum Darmayanti Rian Adi Pamungkas Rifki, Muhammad Ainur Rika Mutiara, Rika Rina Anindita Risda, Rahmatia Rizkita Windhiyaningrum Rizkita Windhiyaningrum Rizky Hariyadi Rosdyaningrum, Septia Rudi Arrahman Sa'pang, Mertien Saiful Akhyar Lubis Salsabila Ramadhani Sandi Ayu Wijaya Sandiana, Patricia Saputro, Imam Trianggoro Sarah Ameilia Subagyo Sarah Mardiyah Sari, Ria Patika Sekar Akrom Faradiza Septia Rosdyaningrum Silfianti, Silfianti Siti Badriyah Siti Zubaidah Situmorang, Elsa Maulina Br Slameto Slameto Soliah, Alvia Sri Iwaningsih Sri Winarti Stefania Martinus Tahu Suciana, Aulya Marthadina Suciana Sugeng Wahyudi, Sugeng Sukma Wati Sumitra, Putri Azahra Supratman Supratman Susanti, Tazkiyyah Khanifah Suzana, Anna Tahu, Stefania Martinus Tiurma Heryawanti Pakpahan Tommy G Tommy G Tommy G Trini Sudiarti Trisia, Novia Trisno Wardy Putra Tundo, Tundo Ulfah Sulistiowati Sudarto Umam, Syafi’ul Ummanah Ummanah, Ummanah Vira Herliana Putri Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Widjaya, Lily Wido Gamani Widya Musliha Winda Ayu Virginia Yayi Suryo Prabandari Yolanda Krisna Dewi Yolanda Krisna Dewi Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulinda Yulinda Yuni Ismawati Yuni Pradilla Fitri Yuni Pradilla Fitri Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Zulhawati