Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS LAHAN PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LAMPERANGAN Syamsia, Syamsia; Rahim, Iradhatullah; Anwar, Andi Rahayu; Rohana, Rohana; Safira, Nanda; Amandira, Selfi; Syahrir, Muhammad; Aidin, Ilhamsyah; Syafar, Sukma
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i1.41505

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Lamperangan tentang teknik bercocok tanam hidroponik sayuran untuk meningkatkan produktivitas lahan. Teknologi hidroponik yang diperkenalkan diharapakan dapat diterapkan oleh mitra sasaran dan menjadi sumber pendapatan bagi kelompok tani Lamperangan serta menjadi tempat eduwisata. Kegiatan ini dibagi dalam 3 tahapan yaitu: 1) Persiapan bahan dan peralatan; 2) Pelatihan dan penyuluhan; dan 3) Penerapan budidaya hidroponik sayuran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa anggota KTH Lamperangan memiliki minat yang cukup besar dalam menerapkan teknik budidaya hidroponik, peserta pelatihan sangat bersemangat saat praktek persemaian benih sayuran pada media rockwol, pemindahan bibit yang telah tumbuh ke instalasi serta pembuatan larutan nutrisi AB mix. ABSTRACT This activity aims to provide knowledge and skills to the Lamperangan Forest Farmers Group (KTH) regarding hydroponic vegetable farming techniques to increase land productivity. It is hoped that the hydroponic technology introduced can be implemented by target partners and become a source of income for Lamperangan farming groups as well as becoming an educational tourism destination. This activity is divided into 3 stages, namely: 1) preparation of materials and equipment; 2) training and counseling; 3) Application of hydroponic vegetable cultivation. The results of this service activity can be concluded that KTH Lamperangan members have quite a big interest in implementing hydroponic cultivation techniques, the training participants were very enthusiastic when practicing sowing vegetable seeds on rockwool media, transferring grown seeds to the installation and making AB mix nutrient solutions. Keywords: Edutourism, wick hydroponics, productivity.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN DAN DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN DI KOTA PAREPARE MK, Pratiwi; Nuddin, Andi; Rahim, Iradhatullah; Rahim, Abd.
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 21 No 2 (2024): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v21i2.3875

Abstract

Pertambahan penduduk yang tidak terkendali setiap tahun meningkatkan kebutuhan lahan pemukiman dan ekonomi, menyebabkan alih fungsi lahan pertanian. Penelitian ini menganalisis penyebab alih fungsi lahan di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, serta dampaknya terhadap lingkungan. Dengan metode deskriptif kuantitatif, sampel 52 petani yang telah menjual lahan diambil untuk mengetahui faktor penyebab konversi lahan. Hasilnya menunjukkan bahwa kebutuhan rumah tangga, modal usaha, lahan kurang produktif, dan cuaca tak menentu menjadi penyebab utama. Dampak lingkungannya adalah meningkatnya banjir dan tanah longsor pada 2018-2023.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SLOW-RELEASE FERTILIZER PADA USAHATANI TEMBAKAU KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG DI KABUPATEN SOPPENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Suherman, Suherman; Rahim, Iradhatullah; Hapsa, Nur; Qadri, Sri Nur; Zamzam, Syamsiar; Irmayani, Irmayani; Munir, Munir; Semaun, Rahmawati; Kurniawan, Edi; Rahim, Abd.; Ramlayani, Ramlayani; Sukardi, Sukardi; Abdullah, Abdullah; Sarina, Sarina
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.39673

Abstract

Peningkatan retensi nitrogen pada lahan tembakau merupakan strategi penting peningkatan mutu dan produksi tembakau. Pupuk slow release dari biochar sumber nitrogen dari pupuk kimia, urin sapi dan bakteri diyakini mampu meningkatkan retensi nitrogen dan efisien serapan hara. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan pupuk slow release pada budidaya tembakau. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: 1) penyuluhan penggunaan bahan pembenah tanah; 2) pendampingan produksi pupuk slow release; 3) pendampingan pembibitan tembakau standar SNI; 4) demplot penerapan GAP pada budidaya tembakau; dan 5) pemantauan aplikasi pupuk slow release dan pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif petani dari 2 kelompok tani yakni Mamminasa Deceng dan Alemarajae serta perwakilan dari GAPOKTAN Ujung Rilau, dimana berhasil diproduksi pupuk slow release sebanyak tiga formula, yakni 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + urin sapi; dan 3) Biochar + SP36 + urin sapi + Azotobacter. Keempat formulasi pupuk telah distandarisasi oleh lembaga sertifikasi karbon internasional Biochar Life, sehingga dapat direkomendasikan untuk diterapkan di lahan pertanian khususnya lahan tembakau. Kata kunci: Bina desa, retensi nitrogen, efisiensi serapan hara, produktivitas. ABSTRACT Increasing nitrogen retention in tobacco fields is an important strategy to improve tobacco quality and production. Slow-release fertilizer from biochar, a source of nitrogen from chemical fertilizers, cow urine and bacteria, is believed to be able to increase nitrogen retention and efficient nutrient absorption. Therefore, this activity aims to implement the use of slow-release fertilizer in tobacco cultivation. The implementation methods of the activity include: 1) counseling on the use of soil conditioners; 2) assistance in the production of slow-release fertilizers; 3) assistance in the production of SNI standard tobacco; 4) demonstration plots for the application of GAP in tobacco cultivation and; 5) monitoring the application of slow-release fertilizers and plant growth. The results of the activity showed the active participation of farmers from 2 farmer groups, namely Mamminsa Deceng and Alemarajae, and representatives from GAPOKTAN Ujung Rilau, where three formulas of slow-release fertilizers were successfully produced, namely 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + Cow urine; and 3) Biochar + SP36 + Cow urine + Azotobacter. The four fertilizer formulations have been standardized by the international carbon certification body Biochar Life so that they can be recommended for application on agricultural land, especially tobacco land. Keywords: Village development, nitrogen retention, nutrient uptake efficiency, productivity.
BIOREMEDIATION OF CEMENT MINING WASTE AS A MEDIUM FOR GROWTH AND PRODUCTION OF CHILIES WITH MYCORRHIZA AND BIOHUMATE APPLICATION Rahim, Iradhatullah
Journal of Agriculture Vol. 2 No. 02 (2023): Research Articles, July 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v2i02.2913

Abstract

Cement mining by exploiting Maros karst, South Sulawesi, produces waste in the form of gypsum, which still has the potential to be used in bioremediation as a planting medium for plant commodities. The research aims to determine the growth of chili plants on former cement mining media treated with mycorrhiza and biohumic—the biohumate used from an extract of cocoa pod husk. The research was structured using an experimental method with 5 treatments, namely primary media in the form of soil + manure as a control, gypsum 30 g/polybag, gypsum 60 g/polybag, gypsum 30 g/polybag+mycorrhiza, gypsum 60 g/polybag+mycorrhiza. The treatment was then divided into 2, with biohumic and without biohumic. The research showed that all observed parameters had higher values in the biohumic treatment than without biohumic. Treatment with 30 g gypsum/polybag + mycorrhiza can improve the physical properties of the soil by changing the percentage composition of soil fractions. It can also increase P2O2 and K2O levels and provide the best growth for chili plants. It is possible to utilize waste from cement mines to produce horticultural commodities by bioremediation with mycorrhiza and biohumate.
Morphological Character and Clorophyl Content Index of Corn Infected with Dowry Disease on Land Applied With Slow Realease Fertilizer Based on Corn Cob Biochar Rahim, Iradhatullah; Nurbaya, Nurbaya; Ilmi, Nur; Sukmawati, Sukmawati; Putera, Muh Ikbal; Suherman, Suherman; Yamin, Mayasari
Journal of Agriculture Vol. 3 No. 01 (2024): Research Articles, March 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v3i01.3642

Abstract

Downy mildew is a significant disease of corn plants caused by the pathogenic fungus Peronosclerospora maydis, with attack rates reaching 95%. The application of slow-release fertilizer based on corn cob biochar is expected to increase the resistance of corn plants. Similarly, Bacillus sp. and Pseudomonas sp. are known as antagonistic microorganisms. Bacteria can produce antibiotic compounds that hydrolyze fungal cell walls, siderophores, and other antibiotic properties that inhibit pathogen growth. This study aims to determine the morphological characteristics of downy mildew-infected corn on biochar-applied land. Treatments were arranged factorially in a Factorial Randomized Block Design repeated four times. The treatment was the application of slow-release fertilizer from biochar mixed with NPK fertilizer, namely control, slow-release fertilizer, slow-release fertilizer + cow urine, and slow-release fertilizer + cow urine + bacteria (Azobacter and Bacillus). The results showed that slow-release fertilizer gave the best growth to both normal and downy mildew-affected maize plants. The stomata of typical corn leaves were more open with regular vascular bundles, while those affected by downy mildew had more closed and irregular stomata. The chlorophyll content index in downy mildew-affected maize can also improve by applying biochar-based slow-release fertilizer.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PRAKTIK VAKSINASI MENINGITIS UNTUKJAMAAH UMRAH DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I KOTA MAKASSAR WILAYAH KERJA PAREPARE Tsuwaibah; Iradhatullah Rahim; Henni Kumaladewi Hengky
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v3i1.293

Abstract

Pelayanan kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan memiliki terobosan dengan menggunakan pendaftaran secara online. Tempat pelayanan yang jaraknya jauh bisa jadi membuat orang akan enggan untuk mendatanginya. Jauhnya tempat pelayanan bisa menyebabkan membengkaknya akomodasi pelayanan, karena selain biaya pelayanan kesehatan ada biaya tambahan yaitu biaya transportasi. Tindakan atau cara petugas dalam melakukan pelayanan merupakan hal yang sangat mempengaruhi pasien dalam pemanfaatan layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan, keterjangkauan lokasi, dan sikap petugas kesehatan pada praktik vaksinasi meningitis untuk jamaah umrah di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Kota Makassar Wilayah Kerja Parepare. Jenis Penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional Study. Teknik pengambilan sampel Accidental Sampling dengan jumlah sampel 96 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 84,4% responden yang melakukan praktik vaksinasi dengan tepat waktu. Tidak ada hubungan signifikan antara variabel kualitas pelayanan (p-value > 0,419), sikap petugas kesehatan (p-value > 0,145), sedangkan ada hubungan signifikan keterjangkauan lokasi (p-value < 0,036). Lokasi KKP sebaiknya berada di tengah-tengah kota agar mudah dijangkau dan lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada jamaah, meliputi proses pendaftaran yang mudah dan cepat, meminimalkan waktu antrian tunggu, kenyamanan ruang tunggu dan diperjelas alur vaksinasi.
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANDI MAKKASAU PAREPARE Hijriani; Iradhatullah Rahim; Henni Kumaladewi Hengky
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v3i2.302

Abstract

Prevalensi sectio caesarea di RSUD Andi Makkasau Parepare pada tahun 2016sebanyak 873 persalinan, pada tahun 2017 sebanyak 893 persalinan, pada tahun 2018 sebanyak 626 persalinan. Di mana prevalensi sectio caesarea di Rumah sakit lain yang ada di Kota Parepare yaitu Rumah Sakit Fatima Parepare pada tahun 2016 sebanyak 290 persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Andi Makkasau Parepare, jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasinya seluruh pasien ibu hamil yang melakukan persalinan dengan sectio caesarea sebanyak 150 persalinan dan sampel penelitia yaitu sebagian dari ibu hanil yang melakukan persalinan dengan sectio caesarea dengan metode pengambilan sampel yaitu teknik aksidental sampling dengan jumlah 30 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan sectio caesarea berdasarkan umur 20-35 sebanyak 25 orang, pendidikan SMA sebanyak 18 orang, pekerjaan sebagai IRT sebanyak 24 orang, paritas 1-2 kali sebanyak 23 orang, kondisi jantung janin yang tidak normal sebanyak 1 orang, tali pusar janin melilit sebanyak 3 orang, posisi janin tidak normal sebanyak 1, tidak ada yang mengalami cacat lahir, partus lama sebanyak 5 orang, preeklamsia sebanyak 3 orang, kondisi kesehatan kronis ibu sebanyak 2 orang, Cephalopelvic Disproportion sebanyak 6 orang, dan ketuban pecah dini sebanyak 11 orang. Disarankan untuk ibu hamil melakukan control untuk mencegah terjadinya komplikasi dalam kehamilan.
PENGARUH RISIKO PAPARAN ASAP KENDARAAN TERHADAP KUALITAS KESEHATAN PADA POLANTAS POLRES KOTA PAREPARE Nur Qamarya; Iradhatullah Rahim; Abdul Madjid
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i1.710

Abstract

Polusi udara pada saat ini banyak disumbangkan akibat kelakuan khalayak yang tidak ramah lingkungan, salah satu perkembangan tekhnologi. Salah satu gas udara yang rawan dan sangat dominan jumlahnya merupakan gas karbon monoksida yang dihasilkan dari cara pembakaran bahan bakar motor bensin yang tidak paripurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan pada Polantas Polres Parepare. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan melakukan observasi terlebih dahulu dan membagikan kuisioner pada responden, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Polantas Polres Parepare dari jumlah populasi yaitu 47 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden kemudian dianalisis secara elektronik dengan menggunakan fasilitas komputer Program SPSS for Windows versi 21 dianalisis secara deskriptif dan uji chi square untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare.Hasil penelitian menunjukkan yang berisiko berjumlah 42 orang (89,94) sedangkan yang tidak berisiko berjumlah 5 orang (10,6). Hasil uji statistik mnunjukkan terdapat pengaruh paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare (p=0,000). Saran dari peneliti perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya pemakaian alat pelindung diri (APD).
Aplikasi Pupuk Maggot Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Amaranthus tricolor L. (Bayam Merah) Dan Lactuca sativa L. (Selada) Sistem Hidroponik Suherman, Suherman; Mastang, Mastang; Kadir, Rahmat Hidayat; Rahim, Iradhatullah; Ilmi, Nur
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1715

Abstract

ABSTRAKPupuk maggot cair, yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik oleh larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot, merupakan salah satu jenis pupuk organik cair dengan potensi besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pupuk maggot cair terhadap pertumbuhan tanaman Amaranthus tricolor L. (bayam merah) dan Lactuca sativa L. (selada) dalam sistem hidroponik. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan konsentrasi pupuk, yaitu kontrol (tanpa pupuk maggot cair), 100 mL, 200 mL, dan 300 mL pupuk maggot cair yang dicampur dengan 3 liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk maggot cair secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman, berat basah, dan kepekatan larutan (ppm), terutama pada konsentrasi 200 mL untuk bayam merah dan 300 mL untuk selada. Pada konsentrasi tertinggi (300 mL), bayam merah mengalami sedikit penurunan pertumbuhan, sedangkan selada menunjukkan peningkatan konsisten. Penggunaan pupuk maggot cair juga terbukti menjaga pH larutan dalam rentang optimal. Pupuk maggot cair dapat menjadi alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dan efektif dalam budidaya hidroponik, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis, serta mendukung pertanian berkelanjutan.Kata kunci: bayam merah; hidroponik; pupuk maggot-cair; selada ABSTRACTMaggot liquid fertilizer, derived from the fermentation of organic materials by Black Soldier Fly (BSF) larvae or maggots, represents a promising type of liquid organic fertilizer. This study aims to evaluate the effectiveness of liquid maggot fertilizer on the growth of Amaranthus tricolor L. (red spinach) and Lactuca sativa L. (lettuce) in a hydroponic system. The experiment was conducted using a randomized block design (RBD) with four fertilizer concentration treatments: control (without liquid maggot fertilizer), 100 mL, 200 mL, and 300 mL of liquid maggot fertilizer mixed with 3 liters of water. The results showed that liquid maggot fertilizer significantly increased plant height, fresh weight, and solution concentration (ppm), especially at a concentration of 200 mL for red spinach and 300 mL for lettuce. At the highest concentration (300 mL), red spinach experienced a slight decrease in growth, while lettuce showed a consistent increase. The use of liquid maggot fertilizer has also been shown to maintain the pH of the solution within the optimal range. Liquid maggot fertilizer can be an alternative organic fertilizer that is environmentally friendly and effective in hydroponic cultivation, reducing dependence on synthetic chemical fertilizers, and supporting sustainable agriculture.Keywords: red spinach; hydroponics; maggot-liquid fertilizer; lettuce
Karakteristik Pupuk Slow Release Berbasis Biochar Tongkol Jagung yang Diperkaya Nutrisi Nita, Ayu; Sukmawati; Rahim, Iradhatullah; Suherman; Qadri, Sri Nur; Zamzam, Syamsiar; Noerfitryani; MK, Pratiwi
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1370

Abstract

This research aims to determine the characteristics of slow-release fertilizer based on corncob biochar which is enriched with various nutrient sources (NPK, SP36, cow urine and Azotobacter). Research methods include making biochar through pyrolysis and nutrient impregnation. Fertilizer characterization includes analysis of nutrients, material fractions, biochar stability, and functional groups using spectra (FTIR). The results of the four analyzes carried out showed that the SRFbiochar+SP36+cow urine formulation provided the best results in retaining nutrients and water.  The nutrient content produced by SRFbiochar+SP36+cow urine, namely N(0.35%) P (0.63%), K (0.7%), Corganic (6.49%), volatile content (15%) strengthened by the ultimate results which show high nutrient content (C=10.09%, N=0.35%), which is explained by the formation of hydroxy functional groups (O-H) in tire 3444.87 and carboxy groups on the band 1635.64. These results indicate that the SRF-BiocharSP36+bovine urine formulation has the potential to be developed as a slow-release fertilizer to increase fertilization efficiency in dry land for sustainable soil fertility improvement.
Co-Authors Abd. Rahim Abd. Rahim Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Azis Ambar Abdul Azis Ambar Abdul Madjid Abdul Munim Abdullah Abdullah Abubakar Idhan Ade Rinaldi Ahmad Selao Aidin, Ilhamsyah akbar, Irham Akzad, Muhammad Bima Alif, Alisyah Andini Amanda Patappari Amandira, Selfi Amran Amran Andi Dita Tawakkal Gau Andi Ibrahim Andi Nasaruddin Andi Nuddin Andi Nuddin Anwar, Andi Rahayu Ari, Sandri Fesly Arifuddin Jailani Aswar Aswar Azis Ambar Baharuddin Baharuddin Bahruddin Bahruddin Bahruddin Bahruddin, Bahruddin Bidasari bidasari, Bidasari Burhanuddin Rasyid, Burhanuddin Darmawan Darmawan Edi Kurniawan Edy Ardyansyah Elkheir Hassaballah Abdallah Ahamed Fatmawati . Fatmawati Fatmawati Fatwa, Abdul Halil Fera Nurkadri Omkas Fitriani Fitriani Gusmiaty, G Hakzah halima tusadiyah Hapsa, Nur Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani, Harsani Hasan, Haslinda Hasra Hasra Henni Kumaladewi Hengky Hesti, Nur Hijriani Irda Idris Irmayani Irmayani Irninthya Nanda Pratami Irwan J Jahra Jamil, Muh. Hatta Jasman Jasman Jasman Justang Justang Kadir, Rahmat Hidayat Kafrawi Kafrawi Kafrawi, K Laode Asrul, Laode Larekeng, Siti Halima M Maharani Mansida, Amrullah Marlina Mustafa, Marlina Maryam Maryam Maryam Mastang, Mastang Mayasari Yamin, Mayasari Meriem, Selis Mila Astiani MK, Pratiwi Muda, Rahmat Muh. Akhsan Akib, Muh. Akhsan Muh.Ikbak Putera Muhlis . Munir Munir, Munir Musran Munizu Nasrullah A Nevyani Asikin Nita, Ayu Noerfitryani Noerfitryani Noerfitryani Nur Ilmi Nur Qamarya Nurananda, Nurananda Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurhaeda Nurhaeda Nurhaeda, Nurhaeda Nurhapsa Nurmiati Nurmiati Patahuddin Pratiwi MK Putera, Muh. Ikbal R. Mahadir Rahmat Fardi Asli Rahmawati Semaun Rahmi Rahmi Ramlayani, Ramlayani RINI RINI ROHANA ROHANA Rusli, Rini Rustam, Muh S Sukmawati S Syamsia Safri Safri Saharuddin Saharuddin Sarina Sarina Satrinah Satrinah Siti Helmyati Sitti Halimah Larekeng Sri Nur Qadri St Rohani, St Suherman Suherman, Suherman Suherman, Suherman Sukardi Sukardi sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati Sulfani Sulfani Sumawati, Sumawati Syafar, Sukma Syafnur, Aswar Syamsia Syamsia . Syamsia Syamsia, Syamsia Syamsiar Zamzam Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Syaparuddin Syatrawati Syawal Syukri, Fitriyani Taufiq, Muh. Tsuwaibah Tutik Kuswinanti Untung Suwardoyo Usman Usman Wahyu Rasyid Wahyuddin Wahyuddin Wawan Swandi Winda Ramadhani Wiwik Handayani Yadi Arodhiskara, Yadi Yunarti Yunarti Yunarti Yunarti Yunarti Zahraeni Kumalawati Zainul Muttaqin Zelvi Armila Zulfikar Zulfikar Zulkifli