p-Index From 2021 - 2026
10.822
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Sains Dasar KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Harmonia: Journal of Research and Education Indonesian Journal of Conservation Abdimas English Review: Journal of English Education Mimbar Sekolah Dasar JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Arty: Jurnal Seni Rupa Catharsis Eduarts: Journal of Arts Education Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Eduscience (JES) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan MUMTAZ : Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Community Empowerment Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Pendidikan Sultan Agung Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Kajian Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Kurnia Mengabdi (jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Catharsis Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora ALSYSTECH Journal of Education Technology Multidisciplinary Indonesian Center Journal Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA GREEN VILLAGE GEDANGSARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Sugiarto, Eko; Haryanti, Dian
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol. 11 No. 03 (2017): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kepariwisataan.v11i03.97

Abstract

This study aims to identify local wisdom in Green Village Gedangsari, Gunungkidul Regency. This research uses qualitative method with combined data collection technique, there are observation, interview, and documentation. Some invention that have been identified as the findings of this research are (1) Tourism development in Green Village Gedangsari; (2) Some of the taboos that local people believe; (3) Local culinary; (4) The place of the sacred; (5) Nyadran and Rosulan Traditions; and (6) 4G development plan by Gedangsari community. These findings have the potential to increase tourist attraction in the Green Village Gedangsari region. Keywords: Local Wisdom, Tourist Attractions
DAYA TARIK DAN POTENSI DAYA TARIK KAWASAN CANDI SELOGRIYO Sugiarto, Eko
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol. 11 No. 02 (2017): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kepariwisataan.v11i02.105

Abstract

This research aims at exploring tourist attraction and the potentials of Selogriyo Temple and its area in Magelang District. The method used is qualitative method. The types of data are primary data and secondary data. The primary data are obtained from observation and interview. The secondary data are obtained from literature review or relevant various literature study and then the results are used as the supporting data for the primary data. The results of this research show that the attraction of Selogriyo Temple and its area located in rice field terracing, local residents activity, and art show. Besides, there are some objects which are potential to be tourist attraction (the temple, sunrise panorama, and settlement in Campurejo Village). Keywords: attraction, potential, region
KAJIAN VISUAL TOKOH WAYANG GOLEK LUPIT DAN SLENTENG DALAM KONTEKS BUDAYA TEGAL Kharisma, Garda Udi; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 3 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i3.40501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk visual, simbol, dan karakteristik cultural pada tokoh wayang golek Lupit dan Slenteng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan secara kasuistik di Sanggar Satria Laras Desa Bengle Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Penelitian difokuskan pada kajian visual terhadap karya wayang golek Lupit dan Slenteng serta didukung dokumen - dokumen visual dan audio visual pementasan wayang. Pengamatan langsung terhadap aktivitas dalang dan masyarakat sekitar yang merepresentasikan budaya Tegal juga dilakukan untuk memperoleh gambaran persoalan secara menyeluruh. Prosedur analisis yang digunakan ialah model alir yang meliputi reduksi, sajian, dan verifikasi, sedangkan model kajian yang digunakan meliputi kajian bentuk dan simbol dalam perspektif kebudayaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan empiric sebagai berikut. Pertama, bentuk visual wayang golek Lupit mengacu pada bentuk Bagong dan Slenteng mengacu pada bentuk Gareng. Perbedaannya terletak pada bahan yang mempengaruhi tampilan fisiknya, yaitu tokoh wayang Lupit dan Slenteng berbentuk boneka (tiga dimensional) yang terbuat dari kayu, sedangkan tokoh wayang Bagong dan Gareng terbuat dari kulit sehingga memiliki tampilan dua dimensional. Kedua, simbol visual keduanya memiliki fungsi khusus yang terkait dengan ranah kebudayaan Tegal, secara khusus sebagai representasi karakter masyarakat Tegal sebagai bagian dari sub kebudayaan Jawa pesisir utara-barat.
PERSEPSI GURU TK AL-AZHAR 14 SEMARANG TERHADAP EKSPRESI ESTETIK ANAK DAN PEMBELAJARANNYA Nandani, Dela Siti; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan mengenai persepsi guru di TK Al-Azhar 14 Semarang terhadap ekspresi estetik anak di TK dan menjelaskan persepsi guru di TK Al-Azhar 14 Semarang terhadap pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak di TK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan data tambahan yaitu kuisoner untuk memperkuat hasil dari penelitian. Data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen grafis, foto-foto, rekaman, dan video. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas yang meliputi triangulasi sumber dan teknik serta member check, uji transferability, uji dependenability, dan uji comfirmability. Hasilpenelitian menunjukkan beberapa hal: (1) persepsi guru TK Al-Azhar 14 semarang dalam hal ide atau gagasan menyatakan bahwa guru lebih mengerti dan memahami ekspresi estetik gambar anak secara umum ketimbang ekspresi estetik gambar anak secara lebih spesifik, sedangkan persepsi guru terhadap karakteristik/corak gambar anak menunjukkan bahwa guru lebih mengerti karakteristik/corak gambar anak seperti hasil dari goresan anak yang memiliki makna, corak gambar dibuat berdasarkan kepribadian anak, mengetahui tentang gambar anak memiliki tahapan-tahapan tetapi belum menegaskan secara spesifik apa saja tahapan-tahapannya, tipe-tipe gambar anak, dan sebagainya, (2) persepsi guru terhadap materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak mengarah kepada materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak dalam konteks yang lebih umum ketimbang materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak.
KERAJINAN TANDUK KERBAU “BERDIKARI” DESA KEPRABON KABUPATEN KLATEN DALAM KONTEKS INDUSTRI KREATIF Jamil, Nur Asiyah; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) Bagaimana proses produksi kerajinan tanduk kerbau di Sentra Kerajinan “Berdikari” Desa Keprabon Kabupaten Klaten? (2) Bagaimana hasil kerajinan tanduk kerbau di Sentra Kerajinan “Berdikari” Desa Keprabon Kabupaten Klaten? (3) Apa saja Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi eksistensi kerajinan tanduk kerbau di Sentra Kerajinan “Berdikari” dalam menghadapi tantangan industri kreatif?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Lokasi penelitian adalah di Sentra Kerajinan Tanduk Berdikari Desa Keprabon, Klaten. Data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hal-hal sebagai berikut: pertama, konsep inovasi terdiri dari invasi horizontal, vertikal dan geografis. Proses berkarya kerajinan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu persiapan (ide desain kerajinan), inkubasi (pemantapan ide), iluminasi (sketching desain) dan evaluasi (aplikasi desain kerajinan). Karya-karya di sentra kerajinan tanduk Berdikari masih belum sepenuhnya memperhatikan estetika formalist dan pemenuhan nilai inovasi. Eksistensi kerajinan tanduk kerbau dalam menghadapi tantangan industri keratif dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dikelompokkan menjadi faktor internal dan eksternal. Guntur Rachmadi perluterus meningkatkan ide dan kreativitas dalam mengkreasikan desain. Selain itu perlu adanya inovasi peralatan yang lebih modern untuk menunjang eksistensi kerajinan tanduk dalam konteks industri kreatif. Bagi pemerintah Kabupaten Klaten diharapkan dapat memberikan akses pemasaran terutama dalam penyediaan fasilitas di expo Nasional maupun Internasional.
KAJIAN ESTETIK KOSTUM ABDI DALEM KERATON KASUNANAN SURAKARTA Fitriana, Octavia Nur; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 2 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali tentang visual estetik dan makna simbolik kostum abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan peneltian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumen, dan melakukan keabsahan data.Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal: (1) Busana yang memiliki estetika dengan penggunaan warna yang sederhana sebagian besar berwarna gelap, sogan maupun kuning keemasan, tekstur pada kain dan beberapa perlengkapan bertekstur halus kain beberapa kasar sebab penggunaan teknik bordir pada kelengkapan tertentu. Bentuk-bentuk motif gubahan pada kain batik klasik gagrak Surakarta dan beberapa kelengkapan yang diberi motif seperti sulur-suluran, flora maupun fauna sesuai kepercayaannya.Cara memakainya haruslah berurutan dan rapi (bersap-sap) yang terkesan rumit sehingga bentuk sesuai dengan pemakainya (mbesus). (2) Ditinjau dari makna simboliknya penggunaan busana berwarna gelap seperti hitam,coklat dan kuning keemasan simbol dari gagah, wibawa, dan luwes. Sikap tersebut diterapkan pada semua abdi dalem dalam kesehariannya dan lingkungannya sedangkan keberagaman motif sebagai pengharapan seorang abdi dalem pada kehidupannya. Sehingga dalam kehidupan abdi dalem tidak terpaku pada nafsu duniawi melainkan mengabdi kepada Tuhan malalui Raja sebagai wakil Tuhan.
Creativity to Draw Illustration Using Montage Techniques in Grade VIII Students in SMP Muhammadyah 1 Kudus Surya Adi, Adinda; Syakir, Syakir; Sugiarto, Eko
Catharsis Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i3.33117

Abstract

Learning art at the high school level is an important part of the formal school learning process. Art education and creativity through the art of illustration in the process of learning in SMP Muhammadiyah 1 Kudus is an aesthetic educational institution for learners. An introduction to the values ​​of working with illustrative art, the sensitivity of elements and principles of evaluation of illustrative artwork and the importance of creativity education to students through the techniques of montage in illustrative artwork. This research used qualitative descriptive methods. With the study setting in the SMP Muhammadiyah 1 Kudus in Class VIII-H. Data collection techniques are interviews, observations and documentation. Data analysis using qualitative research stages and validity of data using Triangulation data. The results of the research are revealing; (1) the process of implementing illustrative art learning with the application of montage techniques to the grade VIII students of SMP Muhammadiyah 1 Kudus, (2) the analysis of art elements and design principles in the aesthetic assessment of 12 illustrated works of art, and (3) the analysis of creative creativity art works of 12 illustrated works using montage techniques. The conclusion from the analysis of the 12 paintings, shows that the art of illustration with the montage technique is a form of aesthetic expression and artistic creativity from the expression of the ideas and ideas of each student in the art of assessment of elements and principles of art.
Imaginative Expression of Autistic Children's Painting as a Form of Response to The Environment at Fredofios School Yogyakarta Yulaida, Ita; Triyanto, Triyanto; Sugiarto, Eko
Catharsis Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i4.35582

Abstract

Autistic children are children who experience impaired brain function development which is characterized by difficulties in the ability of social interaction, communication with the environment, behavior and a delay in the academic field. Imaginative expressions in children with autism can be done through the media of painting. The media of painting can help as a therapy and to develop the painting skills of autistic children. This study aims to review and analyze (1) The form of autistic children's painting in the Autistic Advanced School (SLA) Fredofios. (2) Environmental elements visualized in paintings as a result of the imagination of children with autism. The method used in this research is qualitative. Data is collected through controlled observations, interviews, and document studies. The data validity technique uses triangulation and interactive data analysis techniques. The results of this study First, the form of autistic children's painting shows artistic painting in terms of subjects, color elements and shapes. Second, visualized environmental elements describe the school environment and family environment. Expressions of imagination of autistic children are always inspired by the environment every day.
Traditional Art in Building Cultural Identity: A Case Study on a Cultural Degree Event Astuti, Yuli Tri; Cahyono, Agus; Sugiarto, Eko
Catharsis Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v10i2.51638

Abstract

Brebes Regency is located at the west end of Central Java, directly adjacent to Cirebon Regency, West Java Province. In general, the people in Brebes, which is known as the city of Bawang, besides being famous for its agricultural products and also very famous for its salted eggs. Brebes Regency besides being famous for its agricultural and livestock products, Brebes Regency also has various kinds of culture that developed in the Brebes people, including the arts that still exist and are still being preserved by the people of Brebes Regency namely, Burok art, Kuntulan art, Sintren art, mask art dance and lumping horses art and digul art. The art is strived for a conservation to make it easier to build a cultural identity. This study aims to determine the cultural identity built in the conservation of traditional arts in Brebes Regency through cultural degrees. The approach used to examine and explore the problem in this research is using anthropological and sociological approaches. Because they can be used to determine the process of Cultural Degree held by Brebes Regency based on the reflection of cultural values ​​for people who have human creations or historical events that have functions and people needs.
PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI BATIK BERBASIS POTENSI LOKAL DI SMP N 3 LASEM Najah, Qoimatun; Syafii, Syafii; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 8 No 2 (2019): Eduarts
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v8i2.35123

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan: (1) proses pembelajaran ekstrakurikuler seni batik berbasis potensi lokal pada siswa SMP N 3 Lasem, (2) produk pembelajaran ekstrakurikuler seni batik siswa SMP N 3 Lasem, (3) determinan pembelajaran ekstrakurikuler seni batik di SMP N 3 Lasem. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP N 3 Lasem, dengan subjek 23 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni batik dan narasumber guru ekstrakurikuler seni batik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu sebagai berikut. Pertama, proses pembelajaran ekstrakurikuler seni batik di SMP N 3 Lasem berupa kegiatan siswa dalam membuat pola dan nyanthing. Sekolah bekerja sama dengan perajin batik, membuat proyek seragam batik sebagai identitas melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kedua, produk pembelajaran ekstrakurikuler seni batik berupa hasil canthingan siswa dengan desain motif “durian Criwik” yang merupakan potensi lokal daerah dan “pohon bambu” yang memiliki banyak filosofi kehidupan. Selain itu terdapat desain gambar motif batik dari siswa kelas VII yang menggunakan aspek ide berupa potensi lokal daerah, kelengkapan unsur motif batik, dan estetika visual. Ketiga, determinan pembelajaran ekstrakurikuler seni batik di SMP N 3 Lasem meliputi sarana dan prasarana, tenaga profesional, kemampuan siswa, minat siswa dan kehadiran siswa.
Co-Authors Abdul Aziz Afriliyani, Vika Agus Cahyono Agus Cahyono Agus Cahyono Agus Cahyono Aji Pranoto Al Lail, Lulu Maulida Alfina, Zulfah Alhail, Hadi Amelia Loveita Sari Anisa Melianti Anisih, Endang Tri Anita Hidayati Anita Hidayati Arif Fiyanto Arif, M Fauzi Arindy Sabilla Dewi Arindy Sabilla Dewi Arrijal, Nail Zufar Astuti, Yuli Tri Atip Nurharini Aurellia, Talitha Azis, Edza Agung Ardatama Bahrun, Muhammad Afifa Bangkit Sanjaya Bariroh, Bariroh Desi Utami Dwi Wahyuni Kurniawati Eko Haryanto Evadila Evadila Evadila Evadila Fauziyyah, Fadhilah Fida Febriani, Meina Fhikri Fratama Firmadhani, Annisa' Ayu Fitriah, Laila Fitriana, Octavia Nur Frizia Nuary Novalia, Frizia Nuary Novalia Galih Cahya Pratama Gallah Akbar Mahardhika Gallah Akbar Mahardhika Gusti Gde Badrawada, I Hakim, Lutfi Maulana Hamdan Tri Atmaja Harris, Abdul Rafi Muhshi Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Haryanti, Dian Hayati, Septi Nur Hernadi, Nour Ardiansyah Iin Turyani Imron Rosyadi Intan, Noor Tiara Habib Aisyah Irawati , Novi Jamil, Nur Asiyah Jesita Trisnawati Kartika, Dharsono Sony Kemal Budi Mulyono Kemal Budi Mulyono, Kemal Budi Kharisma, Garda Udi Khatami, Reza Laila Fitriah Latifatunnisa, Devy Lindawati Lindawati Lindawati Lindawati Lisa Andriani M. Jazuli Maemonah, Maemonah Makiya , Kiki Rizki Malarsi Malarsi Malarsih Malarsih Martini Martini Maulana, Anand Luthfi Muh Fakhrihun Naam Muhammad Akbar Farizky Muhammad Jazuli Muhammad Jazuli MUHAMMAD SHOLEH Mujiyono Mujiyono Muntoharoh, Khusnul Mursidah Waty Murtiyoso, Onang Na:am, Muh Fakhrihun Naam, Moh. Fakhrihun Naam, Muh. Fakhrihun Nadia Sigi Prameswari Najah, Qoimatun Nandani, Dela Siti Nobertian Panca Tandibua Novi Irawati Novia Dyah Mahesti Nur Hamidah, Nur Nur Rokhmat Palupi, Angesti Ponimin Prahara, Lalu Pardede Gita Prasetyo, Andika Tri Prasetyo, Kinanti Ida Nursanti Pratama Bayu Widagdo Priatna, Atep Priatna, Rizky Mugia Prima Suci Lestari Pujianataa, Aprian Eka Purbawati, Sih Yunika Purwaningsari, Dewi Putri Dyah Indriyani Putri Dyah Indriyani Rahayu, Mardina Rahina Nugrahani Rahina Nugrahani, Rahina Rahman, Ryzki Fatchur Ratih Ayu Pratiwinindya Ratih Ayu Pratiwinindya Retnoningrum Hidayah Reza Trisnawati, Rossalia Rizal Sofyana Fatahillah Rizal, Wahyu Anggo Rizki Makiya, Kiki RIZKYHIMAWAN, ADHYTIA Rohidi, Tjetjep Rohendi Saefudin, Muhammad Sari, Archangela Girlani Silvananda Pradita Saskia Hanifaratri, Anindya Setyowati Rahayu, Suparni Siti Rahmadani Nur Bakhtiar Slamet Haryono Soesanto Soesanto Sofiyaturrohmah, Syifa Sofyana Fatahillah, Rizal Suharto S Surya Adi, Adinda Syahrul Syah Sinaga Syakir Syakir - syakir syakir Syakir Syakir Syakir Syakir Thesya Ramyta Rizki Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi, Tjetjep Rohendi Treny Hera Tutung Nurdiyana Tutung Nurdiyana Udi Utomo Wadiyo Wadiyo Wahyudi, Idham Wandah Wibawanto Warih Handayaningrum Warih Handayaningrum Wicaksana, Satya Adhi Widagdo, Pratama Widarwati Widarwati Widarwati, Widarwati Widodo Widodo Yoga, Nadya Krisma Yulaida, Ita Zairin, Achmad Zulmi, Muhammad