p-Index From 2021 - 2026
10.102
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Scriptura MediaTor: Jurnal Komunikasi JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Jurnal Sosioteknologi Widyariset Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal The Messenger Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Panggung PRofesi Humas SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL PETIK JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PRoMEDIA AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Common Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Kajian Jurnalisme To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat DIALEKTIKA Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan PERSPEKTIF Wellness And Healthy Magazine Widyariset Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional MAHESA : Malahayati Health Student Journal Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Jurnal Penelitian Inovatif AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Visi Komunikasi Scriptura: Jurnal Ilmiah Komunikasi Jurnal Signal Tedc Indonesian Journal of Community Empowerment eProceedings of Management Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Media Akademik (JMA) Panggung JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Jurnal Pendidikan MIPA J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan Proceeding of Community Service and Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Bingkai Pemberitaan Gibran Rakabuming Raka Terkait Dugaan Kepemilikan Akun Kaskus Fufufafa Pada Media Tempo.Co Dan Tribunnews.Com Anwari, Bunga Rachmilia Putri; Nuraeni, Reni
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu dugaan keterlibatan Gibran Rakabuming Raka dengan akun bernama Fufufafa di forum Kaskus mencuat ke ruangpublik menjelang pelantikannya sebagai Wakil Presiden hasil Pemilu 2024. Isu ini ramai diperbincangkan karenamelibatkan Gibran yang diduga sebagai pemilik akun dengan unggahan-unggahan kontroversial dan dianggap tidaketis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media daring tempo.co dan tribunnews.com membingkaiberita Gibran terkait dugaan kepemilikan akun akun Fufufafa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif denganteknik analisis pembingkaian model Robert N. Entman, yang mencakup pendefinisian masalah, penetapan sumbermasalah, penilaian moral, rekomendasi penanganan, seleksi isu, dan penonjolan aspek. Hasil analisis menunjukkanadanya perbedaan pola pembingkaian antara kedua media. Tempo.co cenderung membingkai isu secara kritis daninvestigatif, menempatkan Gibran sebagai aktor utama polemik dan menyoroti kegaduhan yang terjadi di internalIstana Kepresidenan. Sebaliknya, tribunnews.com cenderung meredam isu dengan memosisikan penyebaran isusebagai rekayasa politik dan menyoroti pihak-pihak tak dikenal yang diduga memicu adu domba. Tempo.comenekankan pada transparansi dan pembuktian fakta, sementara tribunnews.com lebih mengedepankan imbauanmoral dan sosial. Dari sisi seleksi isu dan penonjolan aspek, tempo.co tampil lebih investigatif dan kritis, sedangkantribunnews.com lebih normatif dan menenangkan.Kata Kunci: Pembingkaian, Analisis Teks Media, Gibran Rakabuming Raka, Robert N. Entman
Konstruksi Pemberitaan Mengenai Pasangan Calon Pramono Anung-Rano Karno pada Pilkada DKI Jakarta 2024 Azmikanaura, Hassya; Nuraeni, Reni
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media daring Kompas.com dan Detik.com membingkaipemberitaan mengenai pasangan calon Pramono Anung–Rano Karno dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024.Fokus kajian ini terletak pada konstruksi realitas media dan strategi framing yang digunakan dalam menyampaikannarasi politik pasangan calon tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisisframing model Pan dan Kosicki yang terdiri dari empat struktur, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.Data diperoleh dari pemberitaan Kompas.com dan Detik.com yang terbit pada periode 25 September hingga 23November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media membingkai strategi kampanye Pramono–Ranodengan penekanan yang berbeda, meskipun keduanya cenderung memberikan citra positif terhadap pasangan calonini. Kompas.com lebih menonjolkan aspek program kerja dan pendekatan kultural, sedangkan Detik.com lebih banyakmenyoroti dukungan elite politik serta aktivitas lapangan pasangan calon. Dengan demikian, konstruksi pemberitaanyang dilakukan media turut berperan dalam membentuk opini publik dan persepsi politik masyarakat terhadappasangan calon Pramono–Rano dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.Kata Kunci: framing, media daring, Pilkada DKI Jakarta 2024, Pramono Anung, Rano Karno
Pengaruh Konten Akun TikTok terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Produk bagi Followers Gen Z @skintific_id Dewi, Ni Wayan Vidya Warimaga; Nuraeni, Reni
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan informasi menjadi hal yang tidak terpisahkan, hingga saat ini, media sosial seperti TikTokdapat dijadikan sumber informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten akunTikTok terhadap pemenuhan kebutuhan informasi produk bagi followers Generasi Z @skintific_id. Studi inimenggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 400responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi pengikut akun TikTok @skintific_idsebanyak 3.2 juta pengikut hingga November 2024. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linear sederhanamenggunakan perangkat lunak IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,596yang menandakan bahwa terdapat hubungan yang cukup antara variabel konten akun TikTok @skintific_id denganteori Message Design Logic dan Pemenuhan Kebutuhan Informasi. Konten akun TikTok dengan teori Message DesignLogic (X) berpengaruh signifikan dan positif sebesar 35,6%% terhadap pemenuhan kebutuhan informasi (Y) bagifollowers Gen Z @skintific_id, sementara 64,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak menjadi fokusdalam penelitian ini.Kata Kunci: Generasi Z; Kebutuhan Informasi; Logika Desain Pesan; TikTok
Pengaruh Konten Instagram Kolaborasi Fore Coffee dengan HMNS Perfume Terhadap Customer Engagement Nisriina, Mayzahra Rosema; Nuraeni, Reni
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa pengaruh besar dalam cara berkomunikasi, berinteraksi, dan mengaksesinformasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh konten Instagram kolaborasi Fore Coffee dengan HMNSPerfume terhadap customer engagement dengan variabel bebas (X) Message Design Logic dan variabel terikat (Y)Customer Engagement. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan surveiyang dibagikan kepada 400 responden dengan kriteria sampel generasi Z dan pengikut akun Instagram @fore.coffee.Hasil Uji Analisis Regresi Linear Sederhana mendapatkan nilai konstanta sebesar -3.293 dan nilai koefisien variabel(X) Message Design Logic sebesar 0,669. Hasil Uji Koefisien Korelasi mendapatkan nilai signifikansi < 0,001 dannilai koefisien korelasi sebesar 0,774 dengan arah kekuatan hubungan positif. Hasil Uji Hipotesis (t) mendapatkannilai signifikansi < 0,001 dan nilai t_hitung sebesar 24,388. Hasil Uji Koefisien Determinasi mendapatkan nilai sebesar0,599 yang dapat diartikan bahwa variabel bebas (X) Message Design Logic berpengaruh sebesar 60% terhadapvariabel terikat (Y) Customer Engagement, sedangkan 40% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yangditeliti pada penelitian ini.Kata Kunci: Konten Instagram, Logika Desain Pesan, Keterlibatan Konsumen, Generasi Z
PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP CYBER BULLYING DI MEDIA SOSIAL (STUDI EMPIRIS DI INDONESIA) Reni Nuraeni; Zahra Auliya Sofyan; Dewi Puannandini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mm6d6507

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, orang lebih sering menggunakan media sosial untuk berinteraksi satu sama lain. Namun, perkembangan ini juga telah menghasilkan berbagai jenis penyimpangan perilaku, salah satunya cyberbullying, yang merupakan perundungan yang dilakukan melalui media digital dan dapat memengaruhi korban secara psikologis, sosial, dan hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana undang-undang pidana menangani cyberbullying di media sosial di Indonesia, menemukan hambatan dalam penegakan hukum, dan menilai seberapa efektif perlindungan hukum bagi korban. Metode yuridis empiris digunakan untuk melakukan penelitian hukum empiris. Ini dilakukan dengan mengirimkan kuesioner kepada 78 orang yang aktif menggunakan media sosial di Indonesia. Penelitian ini juga didukung dengan studi kepustakaan tentang literatur hukum terkait dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana terhadap cyberbullying dianggap tidak efektif, meskipun sebagian besar responden memahami istilah cyberbullying dan UU ITE. Tidak adanya pemahaman hukum masyarakat, penegakan hukum yang tidak efektif, kesulitan dengan pembuktian digital, dan sedikitnya pelaporan dari korban merupakan kendala utama. Oleh karena itu, untuk menciptakan ruang digital yang aman dan berkeadilan, regulasi yang lebih jelas dan tidak disalahartikan, peningkatan kapasitas penegak hukum, dan metode pencegahan melalui edukasi dan literasi digital diperlukan.
Pelatihan Dasar Menjadi Content Creator Di Era AI dan Otomatisasi Digital Bagi Pelajar Di SMKN 5 Bandung Rana Akbari Fitriawan; Reni Nuraeni; Widia Adha Putri Afriady; Syauqina Dixian Modjo; Muhammad Zaidan Ar Rauf
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10361

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah cara para pebisnis dalam menyampaikan informasi kepada konsumen. Oleh karena itu, kemampuan dalam membuat konten menjadi semakin penting dalam strategi pemasaran modern. Pelatihan Content Creator yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial Telkom University melalui kelompok Abdi Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan siswa SMK Negeri 5 Bandung terkait industri kreatif, khususnya dalam bidang content creation sebagai sarana pengembangan diri. Kegiatan pelatihan ini mencakup tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahap persiapan, materi disusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, sedangkan dalam pelaksanaan tersedia peralatan seperti kamera dan lighting. Selain itu, pelatihan juga didampingi oleh narasumber yang berpengalaman. Program ini menggunakan kombinasi dari teori, praktik, sesi diskusi, serta umpan balik untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menghasilkan konten yang efektif sebagai strategi promosi. Kata kunci: teknologi, pemasaran, content creator, siswa SMK, strategi promosi, pelatihan.
a Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid: Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid Dudi Setiadi; Meisy Triana Dewi; Putri Nur Octavianisya; Reni Nuraeni; Rita Destiwati; Tita Melia Milyane
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 2 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v13i2.12424

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ketidakpuasan publik terhadap konten berbasis Artificial Intelligence (AI) pada akun Instagram @meutya_hafid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik terhadap komentar warganet yang diolah menggunakan perangkat lunak NVivo. Analisis didasarkan pada Teori Representasi Stuart Hall untuk memahami bagaimana publik memaknai penggunaan AI dalam komunikasi digital pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% komentar didominasi oleh sentimen negatif, yang merepresentasikan tiga tema utama ketidakpuasan, yaitu kritik terhadap pencitraan digital pemerintah, ketidakpercayaan terhadap komunikasi pemerintah yang dinilai kurang substantif, serta penolakan terhadap komunikasi yang dianggap artifisial dan kurang autentik. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam komunikasi pemerintah belum secara otomatis meningkatkan penerimaan publik. Masyarakat lebih mengharapkan komunikasi digital yang autentik, transparan, humanis, dan relevan dengan realitas sosial dibandingkan sekadar menampilkan inovasi teknologi berbasis AI.
The Democratic Party “Coup” between Agus Harimurti Yudhoyono and Moeldoko on Detik.com and Okezone.com Febriyanti, Resya Fikriyah; Nuraeni, Reni
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 6, No 1 (2022): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v6i1.37811

Abstract

At the beginning of 2021, the Democratic Party was burdened by the coup issue with the Extraordinary Congress (KLB) initiated by Jhoni Allen Marbun and company who produced the new Chairman of the Democratic Party, Moeldoko. The culmination of the Democratic Party leadership takeover case occurred when Minister Yasonna Laoly officially mentioned that the Democratic Party KLB had submitted the results of the KLB led by Jhoni Allen Marbun (one of the initiators of KLB). News of the coup carried out by Moeldoko against the Democratic Party has been widely highlighted by the mass media, especially online media such as Detik.com and Okezone.com. The study aimed to find out how the two media outlets framed the news of the Democratic Party coup case between Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) and Moeldoko, researchers using Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing looked at the framing of syntactic, script, thematic and rhetorical structures. Researchers use the consumerist paradigm and qualitative research methods. Research results showed that Detik.com emphasized on cornering the Moeldoko party where the Democratic Party coup carried out by Moeldoko’s side was wrong and not right from the legal side, and many featured sources that were pro-AHY. Meanwhile, Okezone.com is more balanced and bolder in conveying criticism to Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) so the two online media both Detik.com and Okezone.com have different ways of building opinions and perceptions of readers by looking at the issue of the coup carried out by the Moeldoko camp against the leadership of the Democratic Party and adjusting to what each of the media wants.
Factuality and Impartiality in the Reporting of Sexual Violence Against Children at Kompas.com and Tribunnews.com Sugianto, Larasati Indhita; Nuraeni, Reni
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 7, No 1 (2023): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v7i1.45081

Abstract

During the pandemic, the issue of sexual violence against children in Indonesia reached 10,328 cases. One form of media that can be a source of information in Indonesia are news portals. The media should carry out objectivity in publishing news about sexual violence. News pertaining to sexual violence against children has been highlighted by the media; among them are Kompas.com and Tribunnews.com. This study aims to determine the level of factuality and impartiality of news portals in producing news content on sexual violence against children. Researchers use a quantitative approach with a descriptive nature. In this study, researchers looked at each indicator, including the level of truth, relevance, balance, and neutrality, by Westersthal's concept of objectivity. Researchers use a positivistic paradigm and descriptive content analysis research method. The results showed that the level of truth in the news on Tribunnews.com is higher while Kompas.com has not fulfilled the news with 5W + 1H, Kompas.com still has not fulfilled the level of relevance while Tribunnews.com has fulfilled the level of social reality and the audience so that the news is not subjective. At the level of balance, Kompas.com and Tribunnews.com still tend to report the perpetrator's point of view, and Tribunnews.com still uses hyperbolic language in processing news. In assessing factuality and impartiality, Kompas.com and Tribunnews.com still do not meet the objective requirements in producing news of sexual violence against children.
The Phenomena of Using Instagram as an Educational Communication Tool Among University Students in Bandung Nofha Rina; Reni Nuraeni
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 9 No. 2. December (2025): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v9i2.45443

Abstract

This study aims to explore students’ motives, communication experiences, and behavioral changes in Instagram use as an educational communication medium. It employs a qualitative method with Alfred Schutz’s phenomenological approach, which emphasizes the subjective meaning of social action based on the structure of action motives: because motives and in-order-to motives. Data were collected through in-depth interviews and observations involving 20 university students in Bandung City who actively used Instagram for educational purposes. Data analysis was conducted through Schutz’s phenomenological stages combined with Braun and Clarke’s thematic analysis, including open coding, subtheme categorization, and the reflective and iterative construction of meaning-based themes. The findings indicated that Instagram use is shaped by ‘because motives’ rooted in prior academic experiences, such as difficulties in understanding classroom materials and a preference for visual content, and ‘in-order-to motives’ oriented toward future goals, including sharing educational values, building continuous learning, and promoting social change. The study also identified positive communication experiences through intersubjectivity and collaborative learning, alongside negative experiences that stimulate self-reflection, emotional literacy, and adaptation to digital communication ethics. Theoretically, this study extends the application of Schutz’s phenomenology within the field of digital educational communication. Practically, it strengthens digital literacy and optimizes Instagram as a meaningful learning space in higher education.
Co-Authors Abdul Fadli Kalaloi Adi Bayu Mahadian Adi Wiguna ADRIO KUSMAREZA ADIM Agus Aprianti Ahmad, Annisa Nuraini Ahsan, Nur Isya Awaliah Ai Suryani AINA, QORRI Al Jupri Alila Pramiyanti Amallia Ashuri Ananda Rayhan Anisa Diniati Annisa Nursabrina Azzahra Annisa, Ulfah Anwari, Bunga Rachmilia Putri Aprilia Shesarita Arina, Jia Asep Sapei Astuti, Sri Wahyuning Azaria, Rahma Azmikanaura, Hassya Bobbi Rahman Dadang Juandi Damayanti, Desi Deddy Sofyan, Deddy Denisa, Alya Dety Mulyanti Dewi Puannandini Dewi, Martha Wida Kusuma Dewi, Ni Wayan Vidya Warimaga Dewi, Ranti Santika Dian Mardiani, Dian Dimas Satrio Wijaksono Dindin Dimyati Dudi Setiadi Eka Tri Wulandari Ekasatya Aldila Afriansyah Elis Hastuti Elis Hastuti Elsa Noviani Eska, Fulky Irham Prasetyo Fanji Fakhru Zaman Farah Dhiba Putri Liany Fathiyyah Azizah Fauzan, Muhammad Rizki Fauzia Octaviani Febriyanti, Resya Fikriyah Fikri Fikri Fildzah Jonerd Ramadhani Finola Marta Putri Fiona Suwana Fiqie Lavani Melano Firman Pribadi Fithrah Ali, Dini Salmiyah Fitrijani Anggraini Fitrijani Anggraini, Fitrijani Freddy Yusanto Gede Agung Ary Hadid, Al Araaf Nur Hanifah, Hilmi Ramdayani Fauziah Nur Harmika Pradnya Rosediana Hasanudin Hasanudin Hesty Marwani Siregar Huwaidi, Muhammad Hasyim Idola Perdini Putri Ihsan Hadiansah Indah, Puspita Ira Dwi Mayangsari Irena Puji Luritawaty Irna Yuniar Jaelani, Jeje Jalesita Putri Pramitha Jalesita Putri Pramitha Jarnawi Afgani Dahlan Jejen Jejen, Jejen Kadia Sandi Kastaman, Kastaman Ketut Chintya Adnyaswari Kristiantoro , Julian Lalana, Siti Akilah Labitta Lesi, Alpia Nadia Lesmana, Andi Lestari, Liya Manggala, Trisna Saputra Marhami, Marhami Maryani Maryani Maudyakasih, Prabawati Yusandra Meiske Widyarti Meisy Triana Dewi Miftahul Rozaq Miftakhul Fikri Mochamad Adam Fauzi Muhammad Daffa Hauzan Muhammad Zaidan Ar Rauf Muhammad, Iryana Muriah, Muriah Mutmainah, Nur Afifah Nabila Syawitri Nadya Winefadila Nadya Winefadila Neng Sri Lathifah Zulfa Nezar Ariffananda Nisriina, Mayzahra Rosema Nofha Rina Noordina, Mega Achdisty Nugrahani, Rah Utami Nurazhari, Luthfiah Nurjanah Nurmeliyanti, Astri Permatasari, Rani Prabawati Yusandra Maudyakasih Pramitha, Jalesita Putri Pratiwi, Dinni Nurul Prayogo, Dimas Ageng Priendamingtyas, Ajeng Puannandini, Dewi Asri Puji Savvy Dian Faizati Puspitarini, Dinda Sekar Puspitasari, Nitta Putri Nur Octavianisya Qomaruddin, Daffaa Esh-Shidqy Rafi Nafis Rah Utami Nugrahani Raihanah, Yasmin Neza Rana Akbari Fitriawan Rani Martalisa Taorina Raswyshnoe Boing Kotjoprayudi Ratih Hasanah Sudrajat Rima Aksen Cahdriyana Rindi Antika Rita Destiwati Rizca Haqqu Rizky Rosjanuardi Roni Priyanda Rostina Sundayana Saadah Saadah, Saadah Sardin Shalsyabilla, Shafira Silmi Salimah Simorangkir, Noel Yecsen Siti Aminah Siti Maesaroh Sudartono, Tiris Sugianto, Larasati Indhita Sumia, Sumia Supriyadi Supriyadi Syauqina Dixian Modjo Sylvie Nurfebiaraning Talisadika Serrisanti Maifa Tarida Elisabet Christina S Tasya Arlina Thoibah, Sufaira Tiara Angelica Tita Melia Milyane Tonra, Wilda Syam Wahyu Setiawan Widayanti, Asti Widia Adha Putri Afriady Willy Abdul Ghany Wulan Purnama, Wulan Wulandari, Riana Trisna Yasinta Firdaus Yulinawati, Alti Yuni Nurhalimah YUYUN SITI ROHMAH Zahra Auliya Sofyan Zaxrie, Shifa Ainun Zhafran, Tandya Rayhan