Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RAGAM HIAS DALAM SENI RUPA KELAS V SD Aulia Ruswandi, Diandra Nazwa; Aulia, Sri Mustika; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Afriadi, Putra; Purnomo, Try Wahyu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap (PBL) hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa, khususnya ragam hias di kelas V SDN 105855 Tanjung Morawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model PBL dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih rendah dengan rata-rata skor di bawah Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP). Setelah penerapan model PBL, Rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen adalah 46,8 dan meningkat menjadi 78,8 pada posttest, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan dari 37,2 menjadi 47,6. Selisih peningkatan hasil belajar yang jauh lebih besar pada kelas eksperimen menunjukkan efektivitas penerapan model PBL. Hal ini juga diperkuat oleh hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar secara kognitif, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif siswa selama proses pembelajaran.  
ANALISIS PENGALAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA BERBASIS ALAM: KAJIAN ZONA PERKEMBANGAN PROKSIMAL VYGOTSKY Simorangkir, Haya Sovia; Afriadi, Putra; Nurmayani, Nurmayani; Mailani, Elvi; Purnomo, Tri Wahyu
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7499

Abstract

Pembelajaran seni rupa berbasis alam menawarkan pendekatan inovatif untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam konteks pendidikan dasar, didukung oleh teori Zona Perkembangan Proksimal Vygotsky. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman siswa kelas V SD Tunas Harapan terhadap pembelajaran seni rupa berbasis alam melalui empat tahap zona perkembangan proksimal. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami antusiasme tinggi dan perkembangan kreativitas sesuai tahap ZPD. Siswa A dan B di tahap More Dependence bergantung pada bimbingan guru, sementara Siswa C dan D di tahap Less Dependence menunjukkan kemandirian awal. Siswa E di tahap Internalization bekerja mandiri dengan hasil rapi, dan Siswa F di tahap De-automatization bereksperimen dengan gradasi warna, meskipun desainnya konvensional. Interaksi sosial, melalui scaffolding guru dan kolaborasi teman, mendukung transisi ini. Tantangan utama adalah kebingungan awal dalam penggunaan bahan alam, diatasi dengan dorongan guru. Kesimpulannya, pembelajaran seni rupa berbasis alam efektif meningkatkan kreativitas dalam kerangka ZPD, dengan rekomendasi peningkatan pendampingan awal untuk mempercepat kemandirian siswa.
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) BERBANTUAN MEDIA PPT INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Harahap, Hot Mayani; Winara, Winara; Tamba, Robenhart; Afriadi, Putra; Purnomo, Try Wahyu
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7655

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi model pembelajaran di SD Negeri 09 Parimburan. Guru masih dominan menggunakan metode konvensional yang membuat siswa pasif, cepat bosan, dan kesulitan memahami materi, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan model Student Facilitator and Explaining (SFaE) berbantuan media PowerPoint interaktif, yang mendorong siswa menyampaikan kembali materi kepada teman sekelas agar pembelajaran lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SFaE terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Non Equivalent Group Design. Teknik pengumpulan data melalui tes dan dokumentasi, serta uji instrumen meliputi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Uji prasyarat meliputi normalitas dan homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test. Hasil menunjukkan nilai = 6,08 > = 2,02 pada taraf signifikansi 0,05 dan db (n-1= 19. Ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, model pembelajaran SFaE berbantuan media interaktif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Epistemologi Tafsir Yudian Wahyudi terhadap QS. al-Baqarah [2]: 30-38: Analisis Perspektif History of Idea Eko Zulfikar; Adrika Fithrotul Aini; Azhar Amrullah Hafizh; Afriadi Putra
Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/alshamela.v4i1.2163

Abstract

Perkembangan tafsir al-Qur’an di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang semakin kontekstual dalam merespons berbagai persoalan sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun, kajian yang secara khusus mengkaji landasan epistemologis penafsiran mufasir kontemporer masih relatif terbatas. Artikel ini bertujuan menelaah epistemologi penafsiran yang dilakukan Yudian Wahyudi terhadap QS. al-Baqarah [2]: 30-38. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis teori History of Idea, artikel ini menyimpulkan sebagai berikut. Pertama, epistemologi penafsiran kontekstual Yudian Wahyudi terhadap QS. al-Baqarah [2]: 30-38 tampak jelas mempertimbangkan konteks ayat yang hendak ditafsirkan dengan menempatkan empat prinsip dan metode penafsiran, yaitu konteks internal, konteks linguistik, konteks sosio-historis, dan konteks sosio-politik. Selain itu, penafsiran yang dilakukan Wahyudi menunjukkan koherensi dan konsisten dengan proposisi yang dibangunnya, serta konsisten dengan teori korespondensi dan pragmatisme. Hal ini karena Wahyudi meyakini bahwa penafsiran yang benar dapat memberikan solusi terhadap problem sosial di masyarakat. Kedua, dalam perspektif History of Idea, epistemologi penafsiran Wahyudi konsisten dengan keabsahan penafsiran era reformasi dengan penalaran kritis. Nalar kritis digunakan Wahyudi untuk melihat makna al-Qur’an dengan mengabaikan penafsiran-penafsiran sebelumnya yang dianggap kurang relevan dalam konteks kekinian. Bahkan, Wahyudi mengupayakan untuk memasukkan ilmu-ilmu pengetahuan modern seperti ilmu sosial dan humaniora ke dalam penafsirannya, sehingga dapat membawa penafsiran ke arah baru dengan mengedepankan indikator cinta tanah air dan pentingnya ideologi Pancasila. Artikel ini berkontribusi dalam memperkaya kajian epistemologi tafsir kontemporer di Indonesia dengan menunjukkan bahwa pendekatan History of Idea dapat digunakan untuk menjelaskan genealogi intelektual, konstruksi epistemologis, dan transformasi paradigma penafsiran al-Qur’an dari orientasi tekstual menuju kontekstual.
The Distinctive Qur’anic Manuscript of Nāfiʿ’s Qirāʾah Transmitted by Qālūn in the Sang Nila Utama Museum, Riau: A Philological Study Afriadi Putra; Maharsi; Adib Sofia
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol. 27 No. 2 (2026): Juli
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/qh.v27i1.6362

Abstract

Qur’anic manuscripts preserve material evidence of copying practices and reading traditions. This article analyses Qur’anic manuscript 07.15/2017 in the Sang Nila Utama Museum, Riau, which records the qirāʾah of Nāfiʿ transmitted by Qālūn. Using a qualitative philological approach, the study combines codicological description with a textological examination of reading variants. The codicological analysis covers the manuscript’s paper, watermark, dimensions, textual arrangement, illumination, and dated colophon. Juz 30 is used for the textological analysis because the relevant folios are legible and contain numerous points at which canonical readings differ. The manuscript comprises 863 pages, begins at Q 3:82, and contains several displaced or missing folios. Its colophon names Ibrāhīm bin Aḥmad bin Aḥmad bin al-Amīn al-Khalīl, a Shāfiʿī from Zabīd, and dates completion to 4 Jumādā al-Ūlā 1153 AH (28 July 1740 CE). The analysed portion records four groups of morphological variants and twenty-seven phonological forms associated with Qālūn’s transmission. Because the examination is limited to Juz 30, the findings establish the reading pattern only for that section. The manuscript nevertheless provides material evidence that Nāfiʿ–Qālūn readings circulated within the wider manuscript environment of the Malay world alongside the region’s more common ʿĀṣim–Ḥafṣ tradition.
Dari Teks Suci ke Representasi Visual: Ilustrasi sebagai Perangkat Hermeneutik dalam Tafsir Kontemporer Surah al-Mulk Muhammad Yasir; Afrizal Nur; Afriadi Putra
Contemporary Quran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/cq.v6i1.7779

Abstract

This article seeks to investigate the role of visual illustrations as hermeneutical tools in Ashim Khan’s “The Kingdom of God: A Fully Illustrated Commentary on Surah al-Mulk”, and to elucidate their contribution to the advancement of contemporary Qur’anic exegesis methodology. This study is significant, as existing scholarship on visual exegesis has predominantly regarded visualisation as a medium for digital communication, reception, and religious popularisation, while its function as an integral element of the interpretive process has received comparatively limited academic attention. Employing a qualitative methodology with a content analysis approach, this research examines the visual representations within Khan’s work. The analysis utilises Stuart Hall’s encoding-decoding model to explore both the manner in which the exegete encodes meaning into visual representations and the way in which readers decode and reconstruct these meanings. The findings reveal that the visual illustrations in Khan’s commentary operate not merely as aesthetic enhancements but as hermeneutical devices that encode interpretive meanings through six distinct forms of visualisation: thematic diagrams, symmetry diagrams (naẓm), concept maps, timelines, relational diagrams, and analytical tables. These visual representations aid readers in comprehending the structure, coherence, and theological message of Sūrah al-Mulk, while simultaneously guiding them towards a preferred interpretation aligned with the exegete’s intended meaning. This study contributes to the expansion of discourse on visual exegesis by demonstrating that visualisation can be positioned as a contemporary exegetical method that integrates the classical naẓm tradition with modern visual culture, thereby enriching interdisciplinary approaches within contemporary Qur’anic studies.
Co-Authors , Waliyul Maulana Siregar Adib Sofia Aditiya, Wulanda Adrika Fithrotul Aini Afrizal Nur Akmal Bashori Ali Akbar Amaruddin Amelia, Sabela Anada Leo Virganta Anam, Wahidul Angginta, Teguh Apiek Gandamana Arif Sugitanata Asrizal Saiin Aulia Ruswandi, Diandra Nazwa Azhar Amrullah Hafizh Bashori Bashori Berutu, Gabe Monika Betty Simanjuntak, Eva Chairunnisa, Siti Dongoran, Fitri Handina Edi Hermanto Eko Zulfikar ELVI MAILANI ERLINDA SIMANUNGKALIT EVA BETTY SIMANJUNTAK Fahrur Rozi Fahrur Rozi Farhan Ardyansyah Feliks Pandimun Ambarita, Dody Halimatussakdiah Halimatussakdiah Harahap, Annisa Nurjannah Harahap, Hot Mayani Hatmi, Edizal Hayati, Safira Malia Hermawan, Wendy Hutasoit, Sely Novianti Ilyas Husti Imelda Free Unita Manurung Irsan Irsan Jabat, Miranda Agita Johar Arifin Karima, Nur Khairina, Mifta Khairunnas Jamal LALA JELITA ANANDA LAURENSIA MASRI PERANGINANGIN Lukmanul Hakim Lukmanul Hakim Lukmanul Hakim Luthfi, Layalin Sophia Maharsi May Sari Lubis Mubaidi Sulaiman Muhamad Taufik Muhammad Hasyied Abdurrasyied Muhammad Yasir Muhammad Yasir MUnthe, Winda Mey Lestari Mustakim, Andi Ardiyan Muzairi Muzairi Nababan, Lasrumata Ida Naeklan Simbolon Nainggolan, Varnita Arselina Nasrul Fatah Nasrullah Nasution, Nia Afrilda Nasution, Yusra Natalia Silalahi, Natalia Nurfajriyani Nurfajriyani NURMAYANI NURMAYANI Parangin angin, Laurensia Masri Perangin-angin, Laurensia M. Pipin Armita Prawija, Septian Priono, Rizka Fadhilah Purba, Putri Bunga Deby Putri, Dwi Cahyani Ratno, Suyit Ridhoul Wahidi RISMA SITOHANG ROBENHART TAMBA Sabrina, Mutiara Safira Malia Hayati Sarjani , Tiarnita Maria SEMBIRING, MASTA MARSELINA Shabina Dinisyah Fajar, Natasya Sihotang, Hyssa Simanihuruk, Lidia Simanungkalit, Selsa Simorangkir, Haya Sovia Sirait, Albert Pauli Siregar, Fatimah Zahra Sitorus, Lestari Sorta Simanjuntak, Sorta Sri Mustika Aulia Supriyadi Surbakti, Jean Emeninta Surbakti, Sania Micalany Br Syahfitri, Ramadani Tambunan, Husna Parluhutan Tri Wahyu Purnomo Try Wahyu Purnomo Usman, Khairul Wendy Hermawan Wilaela Wildansyah lubis, Wildansyah Winara Winara Winara, Winara Zainuddin, Zainuddin