Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Tentang Faktor Risiko, Serta Bahaya Obesitas pada Pandemi Covid 19 di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Akademik Universitas Mataram Catarina Budyono; Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti P; Ima Arum Lestarini; Novia Andansari Putri R; Niti Wedayani; Eka Arie Yuliani; Sekar Partiwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.396 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2131

Abstract

The impact of obesity is quite wide on various chronic degenerative diseases such as hypertension, coronary heart disease, stroke, cancer and type 2 diabetes and bone disorders. Due to the many diseases that can be caused by obesity, the morbidity and mortality rates of obese people are quite high. So that obesity has an impact on health costs both directly and indirectly. The prolonged pandemic causes people to be lazy to do sports and tend to work from home. Not regulating healthy eating and living patterns, which can lead to Obesity Nutritional status which can affect various diseases, so it is necessary to educate about the risk factors and dangers of obesity during the COVID-19 pandemic. The approach steps taken in this program are counseling or providing education to visitors to the Internal Medicine Poly at Mataram University Hospital. Community service is carried out at the UNRAM Hospital Poly and also in the UNRAM Hospital hall. Attended by 35 participants and 1 speaker as well as 4 young doctors and 1 lab employee from the Faculty of Medicine, University of Mataram who distributed questionnaires and flyers about obesity. From the analysis of the questionnaire distributed, 32 people scored less than 50 in answering questions about risk factors and the dangers of obesity and there was a change in the score to 29 respondents who scored 80 after being given education. From these results, it is important to conduct regular education to reduce the severity and prevent the occurrence of metabolic syndrome due to obesity.
Pengenalan dan Edukasi Senam Jantung Sehat Di Poli Jantung Pada Era Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Akademik Universitas Mataram Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti P; Catarina Budyono; Ima Arum Lestarini; Novia Andansari Putri; Niti Wedayani; Sekar Partiwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.5 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2132

Abstract

Heart disease is included in the list of diseases that cause the most deaths in Indonesia. Starting from a heart attack, coronary heart disease, heart failure to cardiac arrest. All these diseases are closely related to the application of an unhealthy lifestyle, one of which is lazy to move. Healthy heart exercise is the most popular choice of exercise in the community. This exercise is composed of various movements that benefit the heart. Starting from strengthening the heart muscle, preventing damage to the arteries due to high cholesterol, lowering high blood pressure, and keeping weight under control. Health workers play an important role in providing education related to the health of the people of West Nusa Tenggara. Lack of public knowledge about one way to prevent coronary heart disease is the responsibility of health workers to provide education. Because the lack of knowledge to prevent it causes an increase in morbidity and mortality caused by heart disease. The approach steps taken in this program are counseling or providing education to visitors to the Cardiology Polyclinic at the Mataram University Hospital. Community service was carried out at the Poly Hospital of UNRAM and also in the hall of the UNRAM Hospital. Attended by 30 participants and 1 speaker as well as 4 young doctors and 1 lab employee from the Faculty of Medicine, University of Mataram. From the analysis of the questionnaire distributed, 28 people scored less than 50 in answering questions about risk factors and the dangers of obesity and there was a change in the score to 26 respondents who got a score of 80 after being given education. This shows that after the education is given, public knowledge about cardiac gymnastics increases.
Profil Penggunaan Masker Pada Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Di Era New Normal Alfina Martiana; Siti Rahmatul Aini; Imam Arum Lestarini
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.8436

Abstract

Kasus COVID-19 di NTB terus mengalami peningkatan. Guna mengatasi hal ini, pemerintah menerapkan kebijakan new normal. Pada masa new normal, Alat Pelindung Diri penting untuk digunakan. Masker merupakan salah satu alat pelindung diri yang dapat melindungi sistem pernapasan dan dianjurkan untuk selalu digunakan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Penelitian Putri (2020) menyatakan bahwa kurang dari 31,5% mahasiswa yang selalu menggunakan masker. Penelitian ini merupakan observasional deskriptif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan masker pada Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram di era new normal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proporsionate stratified random sampling dengan jumlah sampel didapatkan sebanyak 144 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dalam bentuk google form. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 86,11% mahasiswa selalu menggunakan masker saat berada diluar rumah, 13,19% sering, dan 0,70% jarang. Alasan yang paling dominan adalah takut terkena virus corona. Adapun jenis masker yang dominan digunakan adalah masker medis (75,00%). Kesimpulanya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah dengan jenis yang paling banyak digunakan adalah masker medis.
Sindrom Digeorge pada Masyarakat Luh Egitha Widyarama Putri; Ima Arum Lestarini
Jurnal PRIMA Vol 8, No 2 (2022): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i2.310

Abstract

DiGeorge sindrom (DGS) merupakan suatu kelainan mikrodelesi genetik yang paling sering terjadi pada manusia. DiGeorge sindrom terjadi akibat adanya mikrodelesi dari kromosom 22 yaitu pada bagian lengan panjang q di lokus 11.2 sehingga sering disebut sindrom delesi kromosom 22q11.2. Prevalensi dari sindrom mikrodelesi 22q11.2 terjadi sekitar 1 per  4000 – 6000 kelahiran. Adapun manifestasi klinik yang ditemukan pada anak dengan DiGeorge sindrom berupa fitur wajah dismorfik, bentuk bulbus nasal bulat, dagu kecil, lipatan mata dalam, serta telinga yang berlipat. Kelainan klinis lainnya berupa malformasi jantung, hipotonia, dan imunodefisiensi.  Penegakan diagnosis DGS dilakukan dengan mendeteksi kejadian mikrodelesi 22q11.2 menggunakan  metode Fluorescence In Situ Hibridisasi (FISH). Tatalaksana DGS membutuhkan perawatan interprofesional yang intesif, sangat bergantung pada usia, serta sesuai dengan keparahan gejala atau keluhan yang dialami. Kurangnnya pengetahuan masyarakat mengenai DGS menyebabkan kelainan bawaan ini sering tidak terdeteksi.
Anemia Hemolitik Autoimun: Patofisiologi, Diagnosis, Tatalaksana, dan Prognosis Rizqi Al Kasiron; Diajeng Aesya Mutiara Firdausy; Ima Arum Lestarini
Jurnal PRIMA Vol 8, No 2 (2022): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i2.307

Abstract

Anemia hemolitik autoimun (autoimmune hemolytic anemia = AIHA) merupakan anemia yang jarang terjadi. Kelainan ini disebabkan oleh autoantibodi yang menyerang eritrosit sehingga terjadi pengahncuran dini dari eritrosit yang telah dibuat oleh sumsum tulang. Menurut literatur yang ada, terdapat beberapa jenis AIHA berdasarkan etiologinya, yaitu Warm AIHA, Cold Agglutinin Disease (CAD), Paroxymal Cold Hemoglobinuria (PCH), mixed type AIHA, dan Drug Induced Immune Hemolytic Anemia (DIIHA). Pendekatan diagnosis yang dapat dilakukan meliputi pemeriksaan laboratorium darah lengkap, pemeriksaan darah tepi, dan Direct Antiglobulin Test (DAT). Dengan ditegakkannya diagnosis, maka pengobatan dapat ditujukan secara lebih spesifik baik pada warm, mixed, maupun cold AIHA sehingga dapat meminimalisir kejadian dan komplikasi dari penyakit tersebut yang dilakukan.
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Daerah Lingkar Tambang Emas Kecamatan Sekotong Jurnal Pepadu; Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Ima Arum Lestarini; Nyoman Adnyana Putra
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2153

Abstract

kecil (PESK) di Indonesia adalah propinsi Nusa Tenggara Barat.PESK di Indonesia menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahankimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas di PESK. Merkuri memberikan dampak pada kesehatanmasyarakat di daerah pertambangan, salah satunya adalah gangguan fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yangpenting dalam produksi sel darah merah dengan mensekresikan eritropoietin. Penelitian terdahulu yangdilakukan oleh Ekawanti, didapatkan angka kejadian anemia pada penambang emas sebesar 56 %. Ibu hamiladalah secara fisiologis sangat berisiko mengalami anemia dan merupakan kelompok yang sangat rentanmengalami intoksikasi merkuri. Tujuan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kadar hemoglobin ibu hamildi daerah PESK. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan sampeldarah kapiler dan menggunakan alat pemeriksaan Hbmeter “easy touch”. Hasil yang didapatkan daripengabdian ini adalah diperiksanya 52 ibu hamil yang ada di dua wilayah polindes puskesmas Sekotong, yaitudesa Sekotong Tengah dan Cendi Manik. Dari seluruh peserta didapatkan rerata kadar Hb sebesar 12,5 g/dL,rerata umur ibu hamil adalah 28 tahun, rerata umur kehamilan adalah 15 minggu dan Sebagian besar ibu hamiladalah ibu rumah tangga. Kesimpulan kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar hemoglobin ibu hamil didaerah PESK Sekotong masih dalam batas normal.
EDUKASI DAMPAK PENGGUNAAN HAZMAT PADA KULIT TENAGA KESEHATAN DI RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19 RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM DAN RSUDP NTB Jurnal Pepadu; Ima Arum Lestarini; Dedianto Hidajat; Catarina Budiono
Jurnal Pepadu Vol 3 No 1 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i1.2307

Abstract

Alat Pelindung Diri atau APD adalah suatu hal yang sangat penting bagi tenaga kesehatan di ruang isolasi. Hazmat adalah alat pelindung diri yang sering digunakan. Kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan tentang dampak dari penggunaan hazmat dan cara mencegah dampak tersebut menjadi masalah dalam dunia kesehatan. Sehingga melalui latar belakang itu dapat dilakukan pengabdian tentang dampak penggunaan baju hazmat sebagai alat pelindung diri dan cara mencegah dampak yang ditimbulkan. Masalah: Kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan sendiri terkait dampak penggunaan hazmat menjadi masalah dalam usaha tenaga kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat, sehingga perlu diberikan edukasi. Tahapan pendekatan yang dilakukan dalam program ini terdiri dari penyuluhan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di ruang isolasi terkait dampak dari penggunaan hazmat. 18 dari 20 peserta mengalami dampak dari penggunaan Hazmat selama masa Pandemi, 20 peserta tidak mengetahui hazmat mampu berdampak pada kulit, 20 peserta tidak mengetahui cara mengobati dan mencegahnya. Setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi 16 peserta mampu menjawab quisioner dengan benar terkait dengan dampak penggunaan hazmat. Pengabdian Masyarakat mengenai dampak Hazmat terhadap Kulit amatlah penting untuk menambahwawasan para petugas medis, dikarenakan pada masa Pandemi, para petugas Kesehatan melindungi diri dengan hazmat untuk mencegah penularan dari pasien – pasien corona yang ditangani. Selain mengetahui dampak dari penggunaan hazmat petugas Kesehatan juga mendapatkan pengetahuan cara mencegah agar tidak timbul dampak tersebut dan juga cara mengobatinya. Melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan diharapkan tenaga Kesehatan dapat mencegah bahkan meminimalisir terjadinya dampak penggunaan hazmat.
Diagnosis and Management of Anemia in The Elderly Pratiwi Anggraini; Theophany Margareta Kurniawan; Ima Arum Lestarini
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i4.5530

Abstract

Anemia is one of the hematological disorders that can contribute to increased morbidity and mortality in the elderly because it can be a risk factor for various other diseases so that accurate diagnosis and appropriate management are needed. This literature review aims to provide related information, so that proper diagnosis and management for anemia in the elderly can be carried out to reduce morbidity and mortality rates. In this literature review we conducted a search on the PubMed database using the search keyword "Anemia in The Elderly". Diagnosis of anemia in the elderly begins with recognizing signs and symptoms which is then followed by laboratory examination to determine the etiology of the disease. Several other examinations such as spinal cord aspiration, endoscopy, or ultrasound can be done depending on the need. Management of anemia in the elderly is carried out by administering iron supplementation both orally and intravenously. Other treatments such as erythropoiesis-stimulating agents (ESA) and blood transfusions can be done according to indications. Establishing the diagnosis of anemia in the elderly can be done by anamnesis, physical examination, to laboratory examination.
Edukasi Pencegahan Anemia Dan Stunting Pada Ibu Dan Kader Posyandu Di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara Rifana Cholidah; Ima Arum Lestarini; Ardiana Ekawati; Ario Danianto; Rahmah Dara Ayunda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6781

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dibawah kadar normal. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi baik dinegara maju maupun di negara berkembang. Anemia dapat terjadi akibat defisiensi beberapa zat gizi, diantaranya asam folat, vitamin B12 dan zat besi. Anemia yang disebabkan karena kurangnya zat gizi ditandai dengan adanya gangguan pada produksi hemoglobin baik karena kurangnya asupan zat besi atau karena gangguan absorpsi. Balita merupakan salah satu kelompok umur yang rentan terhadap terjadinya anemia. Hal ini disebabkan karena kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pertumbuhan, rendahnya asupan atau rendahnya bioavailabilitas zat besi dari makanan, serta adanya infeksi dan parasit. Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan yang seimbang. Adapun zat besi dapat diperoleh dari makanan sehari-hari seperti daging, ikan, unggas, sayuran seperti bayam, kacangan-kacangan dan juga makanan yang terfortifikasi. Selain makanan yang kaya akan zat besi, anemia juga dapat dicegah dengan pemberian suplementasi zat besi pada balita. Penyuluhan di laksanakan di 3 dusun yaitu Setangi, Kecinan dan Pandanan. Penyuluhan di Dusun Setangi dan Kecinan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 September 2023, sedangkan di Dusun Pandanan dilaksanakan pada hari Selasa. 12 September 2023. Dihadiri oleh 5 orang tim penyuluh Fakultas Kedokteran Universitas Mataram beserta 7 orang mahasiswa dan total 53 ibu dan kader posyandu di 3 Dusun yang ada di Desa Malaka. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, terdapat peningkatan tingkat pengetahuan ibu dan kader posyandu mengenai pencegahan anemia pada balita di daerah pesisir pantai.
Effect of Formaldehyde Inhalation on Leukocyte Counts and Malondialdehyde Levels in Wistar Rats (Rattus norvegicus) Muhammad Fauzan; Ima Arum Lestarini; Anak Agung Ayu Niti Wedayani
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1 (2023): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i1.6087

Abstract

Formaldehyde is a chemical compound that is often found in everyday life, such as in the chemical industry to research laboratories. Formaldehyde has toxic properties that can harm humans in long term exposure. The genotoxic and cytotoxic properties of formaldehyde can cause oxidative stress. This study assesses the number of leukocytes and levels of malondialdehyde in Wistar rats induced by 40 ppm formaldehyde. This study used 12 Wistar rats taken at random and put into 2 groups, namely the control and treatment groups. The treatment group was given formaldehyde inhalation at a concentration of 40 ppm for 16 weeks. At the 16th week, rat blood was taken retroorbital to calculate the number of leukocytes and levels of malondialdehyde. The calculation results were then tested statistically using IBM SPSS Statistics 25 software. The results showed that there was no significant difference (p>0.05) between the number of leukocytes in the control group and the treatment group. This study also showed that there was a significant difference (p<0.05) between malondialdehyde levels in the control group and the treatment group. In conclusion, there was no effect of formaldehyde induction with a concentration of 40 ppm on the number of leukocytes and there was an effect of formaldehyde induction with a concentration of 40 ppm on malondialdehyde levels in Wistar rats.
Co-Authors Abdul Qadar Punagi Abdul Qadar Punagi Alfaridzi, Muhammad Alfian Muhajir Alfina Martiana Alhidayah, Nachwa Humaira Amalia, Emmy Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti P Ananta, Abdurahman Anggarini, Ni Kadek Widya Ardhinia, Gusti Ayu Eka Radha Ardiana Ekawanti Ardiana Ekawati Ardinia, Gusti Ayu Eka Radha Arfi Syamsun Ario Danianto Ario Danianto, Ario Arnawati, Ida Ayu As Shiddiq, Muhammad Hilmy Aulia, Baiq Nindya Ayunda, Rahmah Dara Bahraen, Raehanul Baiq Hawarikatun Bakhraeni, Bakhraeni Basuki R Basuki Rahmat Masdi Siduppa Budiono, Catarina Candra Dwipayana Hamdin Candra Eka Puspitasari Cangara, Husni Catarina Budiono Catarina Budyono Deasy Irawati Dedianto Hidajat Diajeng Aesya Mutiara Firdausy Diajeng Aesya Mutiara Firdausy Eka Arie Yuliani Ekawati, Ardiana Emmy Yuanita Erlangga, Ithnan Baqi Putra Eryani, Farica Estiningtyas, Widhie Eustachius Hagni Wardoyo Fathul Djannah Firdausy, Diajeng Aesya Mutiara Fitriani, Tri Anna Handa Muliasari Hapsari, Dita Nur Helen Nabila I Gede Yasa Asmara3 Ida Ayu Eka Widiastuti Jurnal Pepadu Kadriyan, Hamsu Karuniawaty, Titi Pambudi Kurnia Dewanti, Ida Ayu Diah Pramita Laraswati, Ni Komang Putri Lestari, Ni Putu Sasmita Luh Egitha Widyarama Putri Made Sriasih, Made Makbul, Hidayat Maringka, Kezia Michella Yusak Maulida Septiyana Moh. Arif Kurniawan, Moh. Arif Muhamad Ali Muhammad Fauzan Muhammad fauzan Muhammad Hilmy As Shiddiq Muhammad Husni Cangara Ni Made Amelia Ratnata Dewi Ni Putu Ayu Nindya Dewi Cahya Putri Ni Putu, Yunandari Nisa, Hayatin Niti Wedayani Nofiana Ayu Risqiana Sari Nova Audrey Luetta Pieter Novia Andansari Putri Novia Andansari Putri R Novia Andansari Putri Restuningdyah Novia Andansari Putri Restuningdyah Nyoman Adnyana Putra Nyoman Suci Widyastiti Palgunadi Palgunadi Parwata, Wayan Sulaksmana Sandhi Pieter, Nova Audrey Luetta Pinatih, Januartha Putra Prameswari, Larasita Pratiwi Anggraini Prima Belia Fathana Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Putra, Hendra Susana Putri, Nikita Andini Putri, Novia Andansari Putu Aditya Wiguna R. Lindeman Rachman, Amanda Azkiyah Rahmah Dara Ayunda Ramadhani, Arsy Cahya Ramadhita, Nova Izza Salsa Restuningdyah, Novia Andansari Putri Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah, Rifana Rini Nofrida Rismawaty, Ika Riza Rusyiana Rizki, Mohammad Rizqi Al Kasiron Ruby Riana Asparini Saputra, Nurman Sari, Putu Suwita Sekar Partiwi Seto Priyambodo Silvana Sari, Linda Siti Hamida Rahayu Tsania Siti Rahmatul Aini Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sudharmawan, Anak Agung Ketut Sugiono, Muhammad Rafly Adrian Sukma Sahadewa, Sukma Sulaiman Ngongu Depamede Taufan Hari Sugara Theophany Margareta Kurniawan Tri Dharmayani, Ni Komang Tsania, Siti Hamida Rahayu Ullyani, Nurul Umi S Intansari Wahyu Sulistya Affarah, Wahyu Sulistya Wardoyo, E Hagni Yetty Movieta Nancy Yoga Pamungkas Susani Yuliyani, Eka Arie Yuniekawati, Yuyun Yunita Sabrina, Yunita