p-Index From 2021 - 2026
12.001
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Inspiratif Pendidikan Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JURNAL IQRA´ Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Etika Demokrasi Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam Al-Qalam Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Literatus At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Ulumuna Didaktika: Jurnal Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam Jurnal Psikologi Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Mimbar Agama Budaya Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Iman dan Spiritualitas ZAD Al-Mufassirin Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal At Taujih PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) I-PHILANTHROPY: A Research Journal on Management of Zakat and Waqf International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal ICON Islamic Communication and Contemporary Media Studies Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Jurnal Pendidikan Anak PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eduprof Jurnal Pendidikan Nusantara Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Women, Education, and Social Welfare Tarikh : Journal of Islamic History and Civilization NIHAYAH Mauriduna: Journal of Islamic Studies Khazanah Pendidikan Islam Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Advances In Education Journal Al-Tarbawi Al-Haditsah
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam QS. Al-Mujadalah Ayat 11 Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ramdani, Muhamad; Kosasih, Aceng; Abdullah, Mulyana
AT-TAJDID Vol 8, No 2 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i2.3711

Abstract

Di era modern, generasi muda menghadapi tantangan moral akibat pengaruh negatif globalisasi dan kemajuan teknologi yang mengancam nilai-nilai akhlak. Pendidikan akhlak berperan penting dalam membentuk karakter, terutama dalam konteks pendidikan agama. Artikel ini mengkaji nilainilai pendidikan akhlak dalam QS Al-Mujadilah ayat 11 dan implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai tersebut dan penerapannya dalam pembelajaran khususnya dalam pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, peneliti berperan sebagai instrumen utama. Sumber data mencakup terjemahan dan tafsir QS Al-Mujadilah ayat 11 dan sumber data lain dari artikel ataupun jurnal, dengan analisis yang mencakup reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akhlak tersebut meliputi nilai keharmonis, penghormatan dan kedisipilnan. Namun terdapat beberapa tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut baik secara internal maupun eksternal. Integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran diharapkan dapat menciptakan individu yang cerdas dan berakhlak mulia, menjadikan pendidikan akhlak kunci dalam membentuk generasi yang beriman dan bertanggung jawab.In the modern era, the younger generation faces moral challenges due to the negative influence of globalization and technological advances that threaten moral values. Moral education plays an important role in forming character, especially in the context of religious education. This article examines the values of moral education in QS Al-Mujadilah verse 11 and its implications for learning Islamic Religious Education. This research aims to identify these values and their application in learning, especially in learning Islamic religious education. This research uses a qualitative approach through literature study, the researcher acts as the main instrument. Data sources include translations and interpretations of QS AlMujadilah verse 11 and other data sources from articles or journals, with analysis that includes reduction, presentation and verification. The results show that the values of moral education include the values of harmony, respect and discipline. However, there are several challenges in integrating these values both internally and externally. It is hoped that the integration of these values in learning can create individuals who are intelligent and have noble character, making moral education the key in forming a faithful and responsible generation.
Penguatan Pendidikan Karakter: Tinjauan Desain Internalisasi Nilai Melalui Manajemen Kontrol Karakter di Sekolah Mubarok, M Naelul; Hakam, Kama Abdul; Kosasih, Aceng; Somad, Momod Abdul; Muqit, Ade Abdul; Alwi, Wildan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4186

Abstract

Penguatan pendidikan karakter di Indonesia menjadi prioritas utama untuk membangun bangsa. Dengan karakter generasi penerus yang baik, diharapkan dapat mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang maju, berbudaya dan bermartabat. Sekolah sebagai salah satu lembaga yang bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang berkarakter tersebut mengemban tugas berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain  manajemen kontrol karakter yang dapat dikembangkan di sekolah dalam upaya menginternalisasikan nilai-nilai karakter pada diri siswa. Serta bertujuan untuk merumuskan unsur-unsur manajemen kontrol yang memungkinkan untuk diimplementasikan pada aktivitas penguatan pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Data diperoleh melaui literatur riset dan ilmiah, sedangkan analisa hasil dijabarkan secara deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menjabarkan bahwa desain manajemen kontrol menghendaki optimalisasi dari aktivitas  dalam internalisasi nilai siswa. Adapun indikator-indikator dari aktivitas manajemen internmalisasi nilai karakter tersebut menghendaki seorang guru untuk bisa melakukan observasi, komunikasi, motivasi, supervisi, evaluasi, serta feed back atau memberikan umpan balik
Konstruksi Narasi Surga: Analisis Wacana Kritis Berita Janji Kampanye Calon Bupati Mesuji Ghivari, Raditya Wilmar; Kosasih, Aceng
Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/icon.v3i2.156

Abstract

Political discourse, especially those using religious narratives such as ‘heaven’, plays an important role in shaping perceptions and legitimacy of regent candidates in Mesuji, and can influence voter support through emotional communication strategies. Critical discourse analysis is needed to understand how language and social context interact, as well as their impact on collective identity and social polarisation. This research aims to explore religious values in political campaigns and the role of digital media in the dissemination of such narratives. This research analyses the construction of the ‘heaven’ narrative in the campaign promises of Mesuji regent candidates through CNN Indonesia's digital media coverage, using a descriptive qualitative method, with linguistic and religious approaches. By applying Teun A. van Dijk's critical discourse analysis theory, this research explores the text structure and social context that influence the presentation of the narrative, and collects data from various primary and secondary sources. The results show that the discourse presented reflects the power and ideologies that exist in society, providing deep insight into how the narrative is shaped and accepted.
Strategi Peningkatan Literasi Deep Learning bagi Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran di Abad 21 melalui Kegiatan Pelatihan Kosasih, Aceng; Hyangsewu, Pandu; Faqihuddin, Achmad; Fakhruddin, Agus; Sartika, Rika; Nasrudin, Ega; Fikri, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.76656

Abstract

Inovasi pendekatan deep learning dalam penerapannya masih memiliki sejumlah tantangan. Penelitian ini mengkaji terkait dengan kegiatan pelatihan sebagai upaya untuk meningkatkan persepsi guru terkait dengan pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang dipilih dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi saat kegiatan berlangsung. Sementara itu, data sekunder didapatkan dari artikel jurnal ilmiah lain yang relevan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kemampuan literasi guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan deep learning di abad 21. Pelatihan ini menumbuhkan sikap positif guru, menghilangkan kekhawatiran, serta meningkatkan kesiapan dan antusiasme mereka untuk mengimplementasikan deep learning secara efektif. Pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran yang bermakna (meaningful), sadar penuh (mindful), dan menyenangkan (joyful) sejalan dengan karakteristik pembelajaran abad 21 yang menuntut keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Keberhasilan penerapan pendekatan ini sangat bergantung pada pemahaman dan persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum, serta dukungan faktor pendukung seperti teknologi pembelajaran, metode konstruktivis, lingkungan belajar kondusif, dan pelatihan berkelanjutan. Dengan demikian, memperkuat kemampuan literasi guru terhadap pendekatan pembelajaran melalui pelatihan merupakan langkah strategis untuk mencapai pembelajaran yang relevan, efektif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital saat ini.
Hypothetical Model of Religious Character Education Based on Local Wisdom in the Indigenous Community Darisman, Dede; Nurdin, Encep Syarief; Kosasih, Aceng; Nurbayani K, Siti
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.8220

Abstract

The purpose of this study is to explore a hypothetical model of religious character education based on the local wisdom of the Kuta Ciamis Indigenous Community by identifying: 1) Religious Core Values, 2) Value Internalization Methods, and 3) Dimensions of Character Education. This study employs a qualitative approach, utilizing ethnographic methods. The research data sources comprise both primary and secondary data, with data collection techniques including in-depth interviews with key informants, such as Traditional Leaders, Elders, Kuncen, and Youth Activists. Participatory observation by observing the socio-religious life of the Kuta Ciamis Indigenous Community, as well as documentation studies used by researchers, including community profile documents of Kuta Village, and archives of data on activities of the Kuta Ciamis Indigenous Community. Data analysis was conducted through reduction, data display, and conclusion. The results of the study show that: 1) the hypothetical model of religious character education is built on three main foundations of core values, namely, religious (monotheism, worship, morals), cultural (rituals, symbols, taboos), and socio-ecological (harmonious relationships between humans and others and nature). 2) Internalization and enculturation of contextual values, with the important role of families, traditional figures, religious figures, and social communities in shaping religious character. Religious values ​​are internalized through role models, habituation, social control, and cultural narratives such as myths and ancestral wisdom. This model produces a holistic religious character that unites spiritual, moral, social, and ecological piety. Methodologically, this model confirms the effectiveness of community-based character education and local culture as an alternative paradigm for contextual and sustainable national character education. 3) The four main dimensions of religious character formation based on local wisdom are: spiritual, social, moral, and ecological.
Analysis Of Zakat Utilization Patterns To Improve The Economy Of Zakat Recipient Families Uncu, Adeliza Eva; Kosasih, Aceng; Sari, Indah
Jurnal I-Philanthropy Vol 5 No 2 (2025): I-PHILANTHROPY:A Research Journal On Management Of Zakat and Waqf
Publisher : Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/iphi.v5i2.28709

Abstract

This research aims to analyze the patterns of zakat fund utilization by recipients (mustahik) and identify factors influencing these utilization patterns. Using a qualitative approach with in-depth interviews of 20 zakat recipients, this study reveals that the majority of zakat funds are utilized to fulfill daily basic needs such as food supplies. In addition, the study found allocations of zakat funds for children's education, small business capital, and healthcare needs. Factors influencing utilization patterns include the urgency of family needs, demographic characteristics, recipients' experience and skills, and the amount of zakat received. This research concludes that although consumptive utilization remains dominant, there is a positive trend where some recipients are beginning to allocate zakat funds for long-term investments such as education and productive enterprises, which potentially provide more sustainable impact on poverty alleviation and welfare improvement.
Substantive Religiosity among Adolescents: A Comparison between Junior High School and Madrasah Tsanawiyah in Bandung Tya Shofarina M. Nur; Aceng Kosasih; Saepul Anwar; Nur Fatimah
Mimbar Agama Budaya Vol. 42 No. 2 (2025)
Publisher : Center for Research and Publication (PUSLITPEN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v42i2.47244

Abstract

The decline of substantive religiosity among adolescents is an important issue in religious education, considering its impact on character formation and morality. This study aims to analyze and compare the level of substantive religiosity across four types of secondary schools in Bandung: State Junior High School, Private Junior High School, State Tsanawiyah Madrasah, and Private Tsanawiyah Madrasah. Data were analyzed using the one-way ANOVA test and the Tukey HSD post hoc test. The results showed significant differences in substantive religiosity between types of schools, F(3,438)=10.04, p = 0,001. Post hoc tests confirmed that Private Tsanawiyah Madrasah students showed significantly higher substantive religiosity than students in other schools. The biggest difference is seen in the ritualistic dimension, followed by the consequential dimension, while the ideological dimension shows minimal differences between schools. Although the structure and type of school influence substantive religiosity, particularly ritual practices, the gap between knowledge and behavior remains small in all schools. This indicates that external factors, such as family support, peer influence, and social media, are significant in shaping religious values into actual behaviors. This research emphasizes the importance of a holistic and collaborative approach involving family, peers, and community in developing substantive religiosity in adolescents.
Integrating Science and Technology in Islamic Education through the Tawhid Paradigm Muhammad Hizba Aulia; Aam Abdussalam; Aceng Kosasih; Ahmad Dimyati Ridwan; Muhamad Mauris Faruqi Ali; Achmad Ghiyats Setiawan; M. Nur Faizin
Mauriduna : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2025): Mauriduna : Journal of Islamic Studies, November 2025
Publisher : Insitut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i4.26

Abstract

This study examined the implementation of the tawhid paradigm as an epistemological foundation for integrating science and technology within Islamic education, aiming to address knowledge dichotomy, fragmentation, and curriculum stagnation prevalent in many Islamic educational institutions. Positioned within the framework of Islamic epistemology, this qualitative research adopted a library study design within an interpretative paradigm. Data were obtained from credible scholarly sources such as journal articles, books, and conference papers, and analyzed through descriptive–qualitative content analysis based on the Miles and Huberman model. The findings indicated that the tawhid paradigm underpins three main integration models: interconnection, Islamization of knowledge, and a holistic framework, which collectively strengthen the relationship between academic knowledge, practical expertise, and the development of learners’ spiritual and moral character. This study proposed a synthetic approach emphasizing the systematic and contextual and practical application of these models to foster an ethical and character-driven Islamic scientific civilization. The tawhid paradigm is identified as a strategic foundation for cultivating knowledgeable, ethical individuals capable of contributing meaningfully to the development of a just, civilized, and beneficial society.
Strategi Pembentukan Karakter Disiplin Anak Usia Dini di Banjarmasin Faqihatuddiniyah; Encep Syarief Nurdin; Naniek Mariani; Aceng Kosasih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3900

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bamainan masyarakat Banjar melakukan penanaman karakter disiplin dengan menamakan pembentukan, hasil dari temuan penelitian tentang proses penanaman karakter disiplin anak usia dini melalui metode pembiasaan adalah: (1) guru membiasakan anak untuk datang tepat waktu; (2) guru membiasakan anak untuk mengembalikan barang ke tempat semula; (3) guru membiasakan anak untuk membereskan mainan setelah bermain di dalam kelas; (4) guru membiasakan anak untuk bersabar dan tertib dalam menunggu giliran mencuci tangan; dan (5) guru membiasakan anak untuk mengantri ketika ingin ke kamar mandi. Pembiasaan yang dilakukan  tidak hanya pembiasaan melalui ucapan atau kata motivasi saja, namun pembiasaan melalui perilaku juga dilakukan di masyarakat Banjar, perilaku yang ditunjukkan oleh anak setelah mendapatkan pembiasaan dari guru yaitu: (1) anak datang tepat waktu, akan tetapi ada beberapa anak yang belum bisa datang tepat waktu, hal ini mengacu pada jumlah anak yang terlambat setiap hari mengalami naik turun; (2) anak mengembalikan barang yang telah digunakan pada tempatnya, hal ini ditunjukkan dengan kesadaran anak mengembalikan barang yang telah digunakan pada tempatnya tanpa diminta oleh guru, baik itu mainan ataupun alat tulis; (3) tertib dalam menunggu giliran, hal ini di tunjukkan dengan kesadaran anak berbaris di belakang temanya ketika ingin mencuci tangan tanpa didampingi oleh guru. Faktor pendukung pembentukan karakter disiplin di masyarakat Banjar yaitu adanya contoh dari guru, dan konsistensi yang dilakukan guru. Faktor yang menghambat pembentukan karakter disiplin di masyarakat Banjar yaitu ada beberapa orang tua yang tidak peduli dengan perkembangan anaknya, dan tidak adanya kerja sama antara orang tua dan sekolah, dan kematangan usia anak juga mempengaruhi pembentukan karakter disiplin anak usia dini di masyarakat Banjar.
Fitrah and Character Formation of Generation Z in the Society 5.0 Era Layinah, Leni; Kosasih, Aceng; Tohari, Heri Mohamad
Jurnal al-Thullab Vol 10 No 1 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/atthulab.v10i1.43757

Abstract

This study examines the role  of the concept of fitrah in the formation of Generation Z character in the era of Society 5.0 which is characterized by the integration of digital technology and social life. The focus of the research is directed at the strategy of internalizing the values of religiosity, morality, and social responsibility in character education that is adaptive to technological developments. The methods used are qualitative-based literature through systematic literature review of national and international articles, analysis of classical Islamic texts, education policies, and empirical findings on the digital behavior of Generation Z. The results show three main challenges of Generation Z, namely digital overexposure, weakening of face-to-face social interaction, and value identity crisis. Fitrah-based education  contributes to strengthening faith, morals, digital ethics, and social awareness by emphasizing a harmonious relationship with God, fellow humans, and nature. Thus, fitrah has the potential to become a strategic foundation for the development of a holistic character education model that is relevant to the vision of Society 5.0, where education policy needs to integrate the potential of fitrah with academic achievement and the formation of noble morals.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah, Abas Abdul Hakam Achmad Faqihuddin Achmad Ghiyats Setiawan Ade Abdul Muqit Agung Dwi Putra Agus Fakhruddin Ahmad Dimyati Ridwan Ahmad Hakam Ahmad Khomaini Syafeie Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu Akmal Rijal Al Ghifari, Muhammad Shafiq Al Mubarok, Zulfa Muntaha Alwi, Wildan Amatullah, Zulfa Afifah Anggi Afrina Rambe Anjani, Ratna Dwi Annisa Ningtias Cevie Putri Aulia, Muhammad Hizba Ayu, Salsabilla Martina Azka, Ibnu Azka, Nur Rohmatul Bahy Rynar Murfid Bekti Bernardi Cucu Surahman Darisman, Dede Devina, Feri Djuniasih, Elisabeth Edi Suresman Eka Nur Hidayah Elan Sumarna Elia Anggraeni Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endis Firdaus, Endis Erwin Putera Permana Fahrudin Fahrudin Fakhrurrozi, Pupu Fakhrurrozi, Pupu Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah, Faqihatuddiniyah Fayyaza Ariefa Yusvinanda Ganeswara, Ganjar Muhammad Gastiadirrijal, Wayan Ghivari, Raditya Wilmar Gyan Puspa Lestari Hamrain, Fathur Baldan Haritsahrizal, Muhammad Zaid Henny Henny, Henny Herlina, Hani Herlina, N. Hani Hidayah, Eka Nur Hidayah, Tsabita Nawal Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hoerunisa, Elsa Hoerunisa, Elsa Huda, Melda Nurul Hyangsewu, Pandu Idrus Affandi Idrus Affandi Iftitah, Talita Nurul Indah Sari Indah Sari Istianah Istianah Jamhari Jamhari Jenuri Juni Ratnasari Kama Abdulhakam Khansa Ufairah, Marsa Asy-Syifa Kusniasari, Sofiani Lanang, Tegarku Layinah, Leni Lestari, Gyan Puspa Lisa Yulianti Lisyani, Nisa M Naelul Mubarok M. Naelul Mubarok M. Nur Faizin M. Ridwan Hidayatulloh, M. Ridwan M.Hasyim Mustamin Machmudah, Anisah Mariani, Naniek Marwal Blantara Susetyo Maulidya Nisa Maulidya Nisa Melda Nurul Huda Mhd. Aksaril Huda Ritonga Miftahul Haera Mokh. Iman Firmansyah Momod Abdul Somad Momod abdul Somad Mubarok, M Naelul Mubarok, Muhammad Ramdan Muhamad Mauris Faruqi Ali Muhamad Parhan Muhammad Fikri Muhammad Hizba Aulia Muhammad Naelul Mubarok Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja Muhammad Ridwan Hidayatulloh, Muhammad Ridwan Muhammad Thoriq Alfaiza Mujayapura, Muhammad Retsa Rizaldi Mukhlis, Zen Fuad Mulky Munawar Mulyana Abdullah Munawar Rahmat Mupid Hidayat Muqit, Ade Abdul Nadri Taja Naniek Mariani Nasrudin, Ega Neng Rina Rahmawati Nofitayanti, Nofitayanti Novi Setiawatri Nugi Rizki Pritantia NUR FATIMAH Nurazizah, Riswaty Nurti Budiyanti Nurwijayanti Oki, Alber Oktari, Dian Popi Parina Parina Parina, Parina Permana, Gumiwang Arkadia Putra Pitra Gosha Patriasya Pudin, Ofach Qolbi Mujahidillah Adzimat Sukmayadi Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Roslan Abdur Rahmat Nur Rakhmat, Cece Ramdani, Ajang Ramdani, Alwan Husni Ramdani, Muhamad Ratnasari, Juni Regita Ayu Reyza Farhatani Ridho Fadhilah Rika Sartika Rinita Rosalinda Dewi Ritonga, Mhd. Aksaril Huda Rosidin, Asep Rukmana, Anin Rust, Rustina Saepul Anwar Saptani, Entan Senjaya, Sutisna Shafa Aulia Az-Zahra Sigit Ruswinarsih Sigit Ruswinarsih Siti Komariah Siti Nurbayani Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Somad, Momod Abdul Sri Mulya Nurhakiky Suhendi Suhendi Sumarna, Andri Ramdani Sumarna, Andri Ramdani Supriyadi, Tedi Supriyono Supriyono Suryadi, Najla' Pinkan Putri Syafe'i, Makhmud Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tatang Hidayat TATANG HIDAYAT, TATANG Tohari, Heri Mohamad Tya Shofarina M. Nur Udin Supriadi Unanda, Mahaldi Uncu, Adeliza Eva Usup Romli Velinda, Azelia Velinda, Azelia Vena Dwi Oktaviani Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wildan Alwi Wilodati Yadi Ruyadi Yogi Setiawan Yuli Apriati Yulistiani, Yulinda Nurul Yulistiani, Yulinda Nurul Yulyana, Intan Luwih Yulyana, Intan Luwih zulfadli Zulfadli Achmad