p-Index From 2021 - 2026
9.342
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JURNAL IQRA´ Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran AL ISHLAH Jurnal Pendidikan FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Etika Demokrasi Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam Al-Qalam Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Khazanah Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Literatus Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Ulumuna Didaktika: Jurnal Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Mimbar Agama Budaya Jurnal Iman dan Spiritualitas ZAD Al-Mufassirin Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal At Taujih PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) I-PHILANTHROPY: A Research Journal on Management of Zakat and Waqf International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam ICON Islamic Communication and Contemporary Media Studies PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eduprof Jurnal Pendidikan Nusantara Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Tarikh : Journal of Islamic History and Civilization Mauriduna: Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK MELALUI TRADISI BAHALARAT DI DESA PAMATANG PANJANG KECAMATAN SERUYAN HILIR KABUPATEN SERUYAN Apriati, Yuli; Syihabuddin, Syihabuddin; Kosasih, Aceng; Henny, Henny
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3262

Abstract

Tradisi bahalarat merupakan bentuk ungkapan rasa syukur seorang murid  apabila menyelesaikan bacaan Al-Qur’an pada juz 1, juz 15, dan juz 30. Bahalarat sebagai sebuah tradisi, dapat menanamkan karakter Pendidikan religius pada anak sejak usia dini. Penelitian ini betujuan: untuk menganalisa pelaksanaan tradisi bahalarat dan menemukan penanaman nilai-nilai karakter religius pada anak melalui tradisi bahalarat ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Sumber data dipilih menggunakan cara purposive sampling, dengan jumlah informan 11 orang. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi bahalarat merupakan wujud syukur seorang murid kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas terselesaikannya beberapa tahapan dalam membaca Al-Qur’an. Bahalarat merupakan perwujudan akulturasi budaya Banjar dan Islam. Dalam tradisi bahalarat terdapat ritual dan doa selamatan. Penanaman nilai Pendidikan karakter religius pada anak melalui tradisi bahalarat dapat memberikan makna yang besar. Nilai Pendidikan karakter religius meliputi nilai ibadah, ungkapan syukur, kecintaan kepada al-qur’an, dan keteladanan. Yang ditanamkan melalui melalui pelaksanaan tradisi bahalarat. Berdasarkan hasil penelitian ini, tradisi bahalarat berkaitan erat dengan sistem nilai budaya yang dapat diwariskan bagi generasi selanjutnya, dengan adanya tradisi bahalarat dapat menumbuhkan rasa kesadaran untuk dapat mengingat Tuhan dan melaksanakan perintahNya.
Internalisasi Nilai Pendidikan Karakter Religius Di Paud Rumah Belajar Senyum Banjarmasin Apriati, Yuli; Sauri, Sofyan; Kosasih, Aceng
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.3260

Abstract

Penanaman dan penguatan nilai-nilai Pendidikan karakter religius wajib dilakukan sejak usia dini, untuk mengatasi krisis moral yang terjadi di negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai Pendidikan karakter religius, menguraikan proses internalisasi nilai Pendidikan karakter religius dan menemukan faktor pendukung keberhasilan dari proses internalisasi nilai religius yang diterapkan di Paud Rumah Belajar Senyum Banjarmasin. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Sumber data dipilih menggunakan cara purposive sampling, dengan jumlah informan 5 orang. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pertama, nilai-nilai Pendidikan karakter religius yang dikembangkan dan diterapkan di Sekolah Rumah Belajar Paud Senyum selaras dengan 3 (tiga) konsep dasar dalam proses Pendidikan dalam Islam yaitu ta’dib, tarbiyyah dan ta’lim atau habluminallah dan habluminnas (menjaga hubungan baik dengan Allah dan manusia). Ketiga konsep dalam Islam ini tercermin dalam nilai ketaqwaan, keihklasan, kesopanan, toleransi dan saling menghargai, kepemimpinan, kebersihan, kemandirian, kejujuran, dan tolong-menolong. Kedua, proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter religius melalui pemberian contoh guru-guru di Paud Senyum kepada peserta didik, pemberian pemahaman dan pengetahuan baik melalui kegiatan rutin harian atau pun kegiatan non rutin, pembiasaan di setiap harinya dan terakhir anak selalu memperlihatkan karakter dan adab baik sesuai dengan ajaran agama Islam baik disekolah maupun dirumah dan lingkungannya. Ketiga, faktor pendukung keberhasilan proses internalisasi nilai religius di Paud Rumah Belajar Senyum ini di dukung oleh adanya peran semua guru yang memberikan bimbingan dan keteladanan setiap harinya, peran kepala sekolah yang sangat bijaksana, adanya perjanjian (learning contrak) antara sekolah dan orang tua di awal masuk sekolah anak, pembentukan Pendidikan karakter dan adab selaras dengan visi misi sekolah, serta melalui buku harian yang merupakan penghubung antara sekolah dan orang bertua
PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI ANAK BERBASIS MULTI METODE DAN MULTI MEDIA DI MASJID SALMAN ITB Khansa Ufairah, Marsa Asy-Syifa; Kosasih, Aceng; Parhan, Muhamad
AT-TAJDID Vol 8, No 2 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i2.3690

Abstract

Pemilihan lingkungan pendidikan yang baik akan sangat berpengaruh terhadap tahap tumbuh kembang seorang anak, salah satunya dapat dilakukan dengan cara memberikan pembinaan keagamaan sejak dini melalui beragam metode dan media yang menyenangkan yang dilaksanakan di lingkungan positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembinaan keagamaan bagi anak di lingkungan masjid Salman ITB yang berperan dalam mencetak regenerasi berakhlak mulia. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang kemudian diverifikasi dengan triangulasi data. Proses analisis data dilakukan dengan tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses pembinaan keagamaan bagi anak berusia 7-11 tahun berbasis multi metode dan multi media di PAS-ITB melalui program mentoring yang dilaksanakan secara terstruktur, yaitu: 1) Circle time, 2) Salat dhuha, 3) Pematerian dan BBAQ, 4) Mentoring kolosal, 5) Mentoring keluar, dan 6) Mentoring clubbers. Pelaksanaan program pembinaan tersebut berdampak pada perubahan perilaku anak ke arah yang lebih baik melalui proses internalisasi ajaran agama Islam sejak dini dengan penerapan beragam metode dan media yang menyenangkan dan mengutamakan kenyamanan pada diri anak. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebagai referensi bagi pembentukan program pembinaan keagamaan yang inovatif bagi anak dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas praktik pembelajaran PAI.The selection of a good educational environment will greatly affect the development stage of a child, one of which can be done by providing early religious guidance through various methods and fun media implemented in a positive environment. This study aims to describe the process of religious guidance for children in the Salman ITB mosque environment which plays a role in producing noble regeneration. The researcher used a case study method with a qualitative approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation studies which were then verified with data triangulation. The data analysis process was carried out in three steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that there was a process of religious guidance for children aged 7-11 years based on multi-methods and multi-media at PAS-ITB through a mentoring program that was implemented in a structured manner, namely: 1) Circle time, 2) Dhuha prayer, 3) Materialization and BBAQ, 4) Colossal mentoring, 5) Outgoing mentoring, and 6) Clubbers mentoring. The implementation of the coaching program has an impact on changing children's behavior towards a better direction through the process of internalizing Islamic teachings from an early age with the application of various methods and media that are fun and prioritize children's comfort. This research is important to be carried out as a reference for the formation of an innovative religious coaching program for children by improving the quality and quantity of PAI.
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam QS. Al-Mujadalah Ayat 11 Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ramdani, Muhamad; Kosasih, Aceng; Abdullah, Mulyana
AT-TAJDID Vol 8, No 2 (2024): JULI-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i2.3711

Abstract

Di era modern, generasi muda menghadapi tantangan moral akibat pengaruh negatif globalisasi dan kemajuan teknologi yang mengancam nilai-nilai akhlak. Pendidikan akhlak berperan penting dalam membentuk karakter, terutama dalam konteks pendidikan agama. Artikel ini mengkaji nilainilai pendidikan akhlak dalam QS Al-Mujadilah ayat 11 dan implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai tersebut dan penerapannya dalam pembelajaran khususnya dalam pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, peneliti berperan sebagai instrumen utama. Sumber data mencakup terjemahan dan tafsir QS Al-Mujadilah ayat 11 dan sumber data lain dari artikel ataupun jurnal, dengan analisis yang mencakup reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akhlak tersebut meliputi nilai keharmonis, penghormatan dan kedisipilnan. Namun terdapat beberapa tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut baik secara internal maupun eksternal. Integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran diharapkan dapat menciptakan individu yang cerdas dan berakhlak mulia, menjadikan pendidikan akhlak kunci dalam membentuk generasi yang beriman dan bertanggung jawab.In the modern era, the younger generation faces moral challenges due to the negative influence of globalization and technological advances that threaten moral values. Moral education plays an important role in forming character, especially in the context of religious education. This article examines the values of moral education in QS Al-Mujadilah verse 11 and its implications for learning Islamic Religious Education. This research aims to identify these values and their application in learning, especially in learning Islamic religious education. This research uses a qualitative approach through literature study, the researcher acts as the main instrument. Data sources include translations and interpretations of QS AlMujadilah verse 11 and other data sources from articles or journals, with analysis that includes reduction, presentation and verification. The results show that the values of moral education include the values of harmony, respect and discipline. However, there are several challenges in integrating these values both internally and externally. It is hoped that the integration of these values in learning can create individuals who are intelligent and have noble character, making moral education the key in forming a faithful and responsible generation.
Penguatan Pendidikan Karakter: Tinjauan Desain Internalisasi Nilai Melalui Manajemen Kontrol Karakter di Sekolah Mubarok, M Naelul; Hakam, Kama Abdul; Kosasih, Aceng; Somad, Momod Abdul; Muqit, Ade Abdul; Alwi, Wildan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4186

Abstract

Penguatan pendidikan karakter di Indonesia menjadi prioritas utama untuk membangun bangsa. Dengan karakter generasi penerus yang baik, diharapkan dapat mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang maju, berbudaya dan bermartabat. Sekolah sebagai salah satu lembaga yang bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang berkarakter tersebut mengemban tugas berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain  manajemen kontrol karakter yang dapat dikembangkan di sekolah dalam upaya menginternalisasikan nilai-nilai karakter pada diri siswa. Serta bertujuan untuk merumuskan unsur-unsur manajemen kontrol yang memungkinkan untuk diimplementasikan pada aktivitas penguatan pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Data diperoleh melaui literatur riset dan ilmiah, sedangkan analisa hasil dijabarkan secara deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menjabarkan bahwa desain manajemen kontrol menghendaki optimalisasi dari aktivitas  dalam internalisasi nilai siswa. Adapun indikator-indikator dari aktivitas manajemen internmalisasi nilai karakter tersebut menghendaki seorang guru untuk bisa melakukan observasi, komunikasi, motivasi, supervisi, evaluasi, serta feed back atau memberikan umpan balik
Strengthening Environmental Care Character through Contextual Approach in Science Learning Ratnasari, Juni; Hakam, Kama Abdul; Hidayat, Mupid; Kosasih, Aceng
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.9024

Abstract

Strengthening the character of environmental care is an important effort to ensure the survival of all creatures in the future. However, currently the awareness of the importance of protecting the environment is still low in society, and schools have a very important role in developing this environmental awareness character. Environmental sensitivity includes attitudes and measures to prevent environmental damage and repair damage that has occurred. The environment not only plays a vital role for human life but is also important in the context of education in schools, affecting student success. This study aims to evaluate the use of contextualised learning approach in strengthening environmental awareness character in junior high school students. The research method used literature analysis from secondary sources. The results show that the contextual learning approach has a positive impact on strengthening students' environmental care character, allowing them to link learning with practical applications in daily life. This approach is also in line with efforts to realise the ‘Merdeka Belajar’ initiative initiated by the Ministry of Education, contributing to the realisation of national education goals.
Konstruksi Narasi Surga: Analisis Wacana Kritis Berita Janji Kampanye Calon Bupati Mesuji Ghivari, Raditya Wilmar; Kosasih, Aceng
Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/icon.v3i2.156

Abstract

Political discourse, especially those using religious narratives such as ‘heaven’, plays an important role in shaping perceptions and legitimacy of regent candidates in Mesuji, and can influence voter support through emotional communication strategies. Critical discourse analysis is needed to understand how language and social context interact, as well as their impact on collective identity and social polarisation. This research aims to explore religious values in political campaigns and the role of digital media in the dissemination of such narratives. This research analyses the construction of the ‘heaven’ narrative in the campaign promises of Mesuji regent candidates through CNN Indonesia's digital media coverage, using a descriptive qualitative method, with linguistic and religious approaches. By applying Teun A. van Dijk's critical discourse analysis theory, this research explores the text structure and social context that influence the presentation of the narrative, and collects data from various primary and secondary sources. The results show that the discourse presented reflects the power and ideologies that exist in society, providing deep insight into how the narrative is shaped and accepted.
Strategi Peningkatan Literasi Deep Learning bagi Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran di Abad 21 melalui Kegiatan Pelatihan Kosasih, Aceng; Hyangsewu, Pandu; Faqihuddin, Achmad; Fakhruddin, Agus; Sartika, Rika; Nasrudin, Ega; Fikri, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.76656

Abstract

Inovasi pendekatan deep learning dalam penerapannya masih memiliki sejumlah tantangan. Penelitian ini mengkaji terkait dengan kegiatan pelatihan sebagai upaya untuk meningkatkan persepsi guru terkait dengan pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang dipilih dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi saat kegiatan berlangsung. Sementara itu, data sekunder didapatkan dari artikel jurnal ilmiah lain yang relevan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kemampuan literasi guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan deep learning di abad 21. Pelatihan ini menumbuhkan sikap positif guru, menghilangkan kekhawatiran, serta meningkatkan kesiapan dan antusiasme mereka untuk mengimplementasikan deep learning secara efektif. Pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran yang bermakna (meaningful), sadar penuh (mindful), dan menyenangkan (joyful) sejalan dengan karakteristik pembelajaran abad 21 yang menuntut keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Keberhasilan penerapan pendekatan ini sangat bergantung pada pemahaman dan persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum, serta dukungan faktor pendukung seperti teknologi pembelajaran, metode konstruktivis, lingkungan belajar kondusif, dan pelatihan berkelanjutan. Dengan demikian, memperkuat kemampuan literasi guru terhadap pendekatan pembelajaran melalui pelatihan merupakan langkah strategis untuk mencapai pembelajaran yang relevan, efektif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital saat ini.
Hypothetical Model of Religious Character Education Based on Local Wisdom in the Indigenous Community Darisman, Dede; Nurdin, Encep Syarief; Kosasih, Aceng; Nurbayani K, Siti
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.8220

Abstract

The purpose of this study is to explore a hypothetical model of religious character education based on the local wisdom of the Kuta Ciamis Indigenous Community by identifying: 1) Religious Core Values, 2) Value Internalization Methods, and 3) Dimensions of Character Education. This study employs a qualitative approach, utilizing ethnographic methods. The research data sources comprise both primary and secondary data, with data collection techniques including in-depth interviews with key informants, such as Traditional Leaders, Elders, Kuncen, and Youth Activists. Participatory observation by observing the socio-religious life of the Kuta Ciamis Indigenous Community, as well as documentation studies used by researchers, including community profile documents of Kuta Village, and archives of data on activities of the Kuta Ciamis Indigenous Community. Data analysis was conducted through reduction, data display, and conclusion. The results of the study show that: 1) the hypothetical model of religious character education is built on three main foundations of core values, namely, religious (monotheism, worship, morals), cultural (rituals, symbols, taboos), and socio-ecological (harmonious relationships between humans and others and nature). 2) Internalization and enculturation of contextual values, with the important role of families, traditional figures, religious figures, and social communities in shaping religious character. Religious values ​​are internalized through role models, habituation, social control, and cultural narratives such as myths and ancestral wisdom. This model produces a holistic religious character that unites spiritual, moral, social, and ecological piety. Methodologically, this model confirms the effectiveness of community-based character education and local culture as an alternative paradigm for contextual and sustainable national character education. 3) The four main dimensions of religious character formation based on local wisdom are: spiritual, social, moral, and ecological.
Analysis Of Zakat Utilization Patterns To Improve The Economy Of Zakat Recipient Families Uncu, Adeliza Eva; Kosasih, Aceng; Sari, Indah
Jurnal I-Philanthropy Vol 5 No 2 (2025): I-PHILANTHROPY:A Research Journal On Management Of Zakat and Waqf
Publisher : Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/iphi.v5i2.28709

Abstract

This research aims to analyze the patterns of zakat fund utilization by recipients (mustahik) and identify factors influencing these utilization patterns. Using a qualitative approach with in-depth interviews of 20 zakat recipients, this study reveals that the majority of zakat funds are utilized to fulfill daily basic needs such as food supplies. In addition, the study found allocations of zakat funds for children's education, small business capital, and healthcare needs. Factors influencing utilization patterns include the urgency of family needs, demographic characteristics, recipients' experience and skills, and the amount of zakat received. This research concludes that although consumptive utilization remains dominant, there is a positive trend where some recipients are beginning to allocate zakat funds for long-term investments such as education and productive enterprises, which potentially provide more sustainable impact on poverty alleviation and welfare improvement.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah, Abas Abdul Hakam Achmad Faqihuddin Achmad Ghiyats Setiawan Ade Abdul Muqit Agung Dwi Putra Agus Fakhruddin Ahmad Dimyati Ridwan Ahmad Hakam Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu Akmal Rijal Al Mubarok, Zulfa Muntaha Alwi, Wildan Amatullah, Zulfa Afifah Anggi Afrina Rambe Anjani, Ratna Dwi Annisa Ningtias Cevie Putri Ayu, Salsabilla Martina Azka, Ibnu Azka, Nur Rohmatul Bekti Bernardi Cucu Surahman Darisman, Dede Devina, Feri Djuniasih, Elisabeth Edi Suresman Eka Nur Hidayah Elan Sumarna Elia Anggraeni Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endis Firdaus, Endis Fahrudin Fahrudin Fakhrurrozi, Pupu Fakhrurrozi, Pupu Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah, Faqihatuddiniyah Ganeswara, Ganjar Muhammad Ghivari, Raditya Wilmar Gyan Puspa Lestari Hamrain, Fathur Baldan Haritsahrizal, Muhammad Zaid Henny Henny, Henny Herlina, Hani Herlina, N. Hani Hidayah, Eka Nur Hidayah, Tsabita Nawal Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hoerunisa, Elsa Hoerunisa, Elsa Huda, Melda Nurul Hyangsewu, Pandu Idrus Affandi Idrus Affandi Indah Sari Istianah Istianah Jamhari Jamhari Kama Abdulhakam Khansa Ufairah, Marsa Asy-Syifa Lanang, Tegarku Lestari, Gyan Puspa Lisyani, Nisa M Naelul Mubarok M. Naelul Mubarok M. Nur Faizin M. Ridwan Hidayatulloh, M. Ridwan Machmudah, Anisah Mariani, Naniek Maulidya Nisa Melda Nurul Huda Miftahul Haera Mokh. Iman Firmansyah Momod abdul Somad Mubarok, M Naelul Mubarok, Muhammad Ramdan Muhamad Mauris Faruqi Ali Muhamad Parhan Muhammad Fikri Muhammad Hizba Aulia Muhammad Naelul Mubarok Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja Muhammad Ridwan Hidayatulloh, Muhammad Ridwan Muhammad Thoriq Alfaiza Mujayapura, Muhammad Retsa Rizaldi Mukhlis, Zen Fuad Mulky Munawar Mulyana Abdullah Munawar Rahmat Mupid Hidayat Muqit, Ade Abdul Murfid, Bahy Rynar Nadri Taja Nasrudin, Ega Neng Rina Rahmawati Nofitayanti, Nofitayanti Novi Setiawatri Nugi Rizki Pritantia NUR FATIMAH Nurti Budiyanti Oki, Alber Oktari, Dian Popi Permana, Gumiwang Arkadia Putra Pudin, Ofach Qolbi Mujahidillah Adzimat Sukmayadi Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Roslan Abdur Rahmat Nur Rakhmat, Cece Ramdani, Ajang Ramdani, Alwan Husni Ramdani, Muhamad Ratnasari, Juni Regita Ayu Reyza Farhatani Ridho Fadhilah Rika Sartika Rinita Rosalinda Dewi Rosidin, Asep Rukmana, Anin Rust, Rustina Saepul Anwar Saptani, Entan Senjaya, Sutisna Shafa Aulia Az-Zahra Sigit Ruswinarsih Sigit Ruswinarsih Siti Komariah Siti Nurbayani Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Somad, Momod Abdul Sri Mulya Nurhakiky Suhendi Suhendi Sumarna, Andri Ramdani Sumarna, Andri Ramdani Supriyadi, Tedi Supriyono Supriyono Syafe'i, Makhmud Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tatang Hidayat TATANG HIDAYAT, TATANG Tya Shofarina M. Nur Udin Supriadi Unanda, Mahaldi Uncu, Adeliza Eva Usup Romli Velinda, Azelia Velinda, Azelia Vena Dwi Oktaviani Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wildan Alwi Wilodati Yadi Ruyadi Yogi Setiawan Yuli Apriati Yulistiani, Yulinda Nurul Yulistiani, Yulinda Nurul Yulyana, Intan Luwih Yulyana, Intan Luwih zulfadli Zulfadli Achmad