Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Media Interaktif E-Modul Berbasis Gamifikasi untuk Pembelajaran Matematika di Kelas IV Sekolah Dasar Mirayanti, Mirayanti; Zainuddin, Muhammad; Arifin, Slamet; Surayanah, Surayanah
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.65933

Abstract

Pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, termasuk matematika. Stigma siswa terhadap pembelajaran matematika yang buruk harus dihilangkan melalui peran teknologi dalam pembelajaran. Namun, implementasi teknologi sendiri masih belum cukup efektif dibuktikan dengan penggunaan smartphone yang belum memenuhi kebutuhan belajar siswa di SD LAB UM. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan akan media pembelajaran teknologi yaitu e-modul berbasis gamifikasi dalam pembelajaran matematika di kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian. Penelitian ini akan merepresentasikan data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner yang diperoleh selama penelitian. Hasil penelitian didapatkan adanya kebutuhan akan media pembelajaran e-modul berbasis gamifikasi di kelas IV SD LAB UM. Dibuktikan dari hasil wawancara, observasi, dan kuesioner, serta tinjauan penelitian terdahulu terkait implementasi media pembelajaran ini di sekolah.
Pengembangan Panduan Keterampilan Proses Tema Daerahku dan Keindahan Alamnya Berbasis Kearifan Lokal Pada Guru SD di Blitar Zainuddin, Mohammad; Surayanah, Surayanah; Lestariningsih, Lestariningsih
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i1.1648

Abstract

The aim of the research that has been carried out is to produce a process skills book that is valid according to experts. This process skills book contains the theme of my region and its natural beauty. It is hoped that this book can be used by teachers in teaching and learning activities at school. This research was motivated by the need for material based on local Blitar wisdom in schools. This research was conducted on elementary school teachers in Blitar City using purposive sampling techniques. The research method used in this research is development research (Research and Developmnet) with a 4-stage (4-D) design modified to 3-D. The development model used is the Analyze, Design, Develop, Implementation and Evaluation (ADDIE) model. The research results show that the average validation result for media experts is 4.8 (good), material experts 4.6 (good) and users, namely teachers, 4.4 (good). With the socialization of the development of process skills guides based on local wisdom in Blitar, teacher knowledge increased by 55%.
Investigasi Berpikir Komputasi Mahasiswa PPG Prajabatan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pola Bilangan Rofiki, Imam; Darmawan, Puguh; Surayanah, Surayanah; Sani, Mutiara; Maulidiawati, Tasya; Hidayah, Farihatul; Pramudya, Stansa Senia
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i4.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kemampuan berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal cerita pola bilangan berdasarkan capaian komponen indikatornya. Penelitian ini adalah penelitian metode kualitatif jenis studi kasus dengan instrumen utama mencangkup lembar tugas pola bilangan dan wawancara. Subjek penelitian adalah 7 mahasiswa program PPG prajabatan matematika Universitas Negeri Malang yang kemudian dipilih 1 subjek pada setiap kategori ketercapaian komponen indikator berpikir komputasi. Komponen indikator berpikir komputasi yang menjadi fokus penelitian ini mencangkup dekomposisi masalah, pengenalan pola, generalisasi pola dan abstraksi, serta algoritme. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa terdapat tiga capaian komponen berpikir komputasi antara lain: (1) mahasiswa yang dapat mencapai berpikir komputasi pada komponen dekomposisi masalah, pengenalan pola, generalisasi pola dan abstraksi, serta algoritme, (2) mahasiswa yang dapat mencapai berpikir komputasi pada komponen dekomposisi masalah, pengenalan pola, serta generalisasi pola dan abstraksi, dan (3) mahasiswa yang dapat mencapai berpikir komputasi pada komponen dekomposisi masalah dan pengenalan pola. Lebih lanjut, penelitian ini dapat dijadikan sebagai landasan dasar dalam merumuskan upaya peningkatan berpikir komputasi mahasiswa sebelum mengajar di sekolah.
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK THREE TIER MULTIPLE CHOICE BERBASIS GOOGLE FORMS UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI KPK FPB DI SD Cahyani, Fitriana Kurnia; Surayanah, Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.39535

Abstract

Misconceptions were found in the initial test at a rate of 38%. Misconceptions that are left unaddressed can continue to carry over and hinder students' understanding of interrelated advanced concepts. Therefore, a Three Tier Multiple Choice diagnostic test instrument based on Google Forms is needed to identify misconceptions about KPK and FPB in elementary schools more deeply.. The development model used is the Borg & Gall model with 10 stages. The developed instrument was validated by subject matter and instrument experts and tested on a small scale with 14 sixth-grade students at SDN Bungkal and on a large scale with 76 fifth- and sixth-grade students at SDN Bendogerit 1. The results showed that the instrument was highly valid, with a score of 100% from subject matter experts and 88% from instrument experts. The instrument was also considered highly practical by teachers and students. The final results of the instrument showed that 21 questions were valid with a reliability score of 0.875. It had a moderate difficulty level with a score of 0.50 in tier 1 and 0.48 in tier 2. The discriminating power was rated as good with an average of 0.45 in tier 1 and 0.43 in tier 2. The quality of distractors on the final instrument was also fully active. The Google Forms-based Three Tier Multiple Choice (TTMC) diagnostic test was declared effective in identifying misconceptions with a significance level of <0.001. Cases of misconceptions were identified four types of misconceptions that emerged, namely 100% conceptual misconceptions, 62% calculation misconceptions, 24% strategy misconceptions, and 24% systematic misconceptions.
Unplugged Coding Sebagai Strategi Penguatan Keterampilan Pengurangan Siswa Sekolah Dasar Naswa Tatbita Salsa Bila Naswa; Elvia Ardianti Ningrum Elvia; Kelvin Yayang Andaresta Kelvin; Surayanah Surayanah
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 3: Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pengurangan pada siswa kelas awal sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pemahaman konsep dan keterampilan proses pengurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unplugged coding sebagai strategi penguatan keterampilan pengurangan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan dominasi kuantitatif dan desain pra-eksperimen one-group pretest–posttest, yang diperkaya dengan data kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 6 siswa kelas I SD Negeri 1 Tanggung Kota Blitar yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan hasil observasi awal dan tes diagnostik. Penerapan pembelajaran dilaksanakan melalui aktivitas unplugged coding berupa gerak terstruktur, simulasi transaksi sederhana, dan permainan papan berbasis aturan logis selama tiga pertemuan. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kemampuan pengurangan, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi keterampilan pengurangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengurangan siswa, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 56,7 pada pretest menjadi 78,3 pada posttest. Selain itu, hasil observasi menunjukkan perkembangan keterampilan siswa dalam mengikuti urutan langkah, merepresentasikan pengurangan secara konkret dan simbolik, serta menjelaskan proses pengurangan secara logis. Temuan ini menunjukkan bahwa unplugged coding efektif sebagai strategi pembelajaran untuk memperkuat keterampilan pengurangan siswa sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Materi Daur Hidup Hewan pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Siti Robiah Adawiyah; Surayanah Surayanah
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, April 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v6i2.2657

Abstract

Peneltian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran di kelas. Tujuannya adalah mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada materi daur hidup hewan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek 20 siswa kelas III SDN Kaweron 01. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pembelajaran, termasuk penyusunan RPP dan media permainan, telah dilakukan dengan baik. Pelaksanaan TGT yang meliputi penyajian materi, pembentukan tim, kerja sama kelompok, permainan, turnamen, dan pemberian apresiasi berjalan efektif. Dampaknya menunjukkan hasil yang positif. Siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan menunjang keterampilan kolaborasi melalui kerja sama dalam kelompok, serta mendukung pemahaman siswa terhadap materi daur hidup hewan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti dominasi siswa tertentu, siswa pasif, dan keterbatasan waktu. Secara keseluruhan, TGT efektif meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengasah keterampilan abad ke-21, khususnya keterampilan kolaborasi siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Daur Hidup Hewan, Pembelajaran Kooperatif,Team Games Tournament
ANALISIS PERAN ORANGTUA DALAM PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Mahmada Assyifa; Muhammad Yahya Maulida Fahmi; Nabilah Khoirrun Nisak; Nadia Dwi Insani; Najwa Salsabila Putri Purwagita; Surayanah Surayanah
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10793

Abstract

Emotional development in children is a crucial aspect that determines their future social intelligence and psychological well-being. Nevertheless, emotional regulation issues in children are still frequently encountered due to a lack of parenting synergy between the family and school environments. This study aims to analyze the roles and forms of collaboration between teachers and parents in supporting children's emotional development. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. The research stages include data collection through participatory observation at school, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation study, which are then analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that parents play a foundational role in laying the groundwork for a sense of security, providing affection, and acting as the primary role models for emotional regulation at home. Meanwhile, teachers act as facilitators who manage and train children's socio-emotional skills within the context of structured group dynamics at school. The main conclusion of this study is that children's emotional development will reach an optimal level when there is consistent two-way communication and alignment of guidance strategies between the school and the family. ABSTRAK Perkembangan emosi pada anak merupakan aspek krusial yang menentukan kecerdasan sosial dan kesejahteraan psikologis mereka di masa depan. Meskipun demikian, masih sering ditemukan masalah regulasi emosi pada anak akibat kurangnya sinergi pola asuh antara lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan emosi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi partisipatif di sekolah, wawancara mendalam terhadap guru dan orang tua murid, serta studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memegang peran fondasional sebagai peletak dasar rasa aman, pemberi afeksi, dan teladan utama regulasi emosi di rumah. Sementara itu, guru berperan sebagai fasilitator yang mengelola dan melatih keterampilan sosial-emosional anak dalam konteks dinamika kelompok yang terstruktur di sekolah. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan emosi anak akan mencapai tingkat optimal ketika terdapat komunikasi dua arah yang konsisten serta keselarasan strategi pendampingan antara pihak sekolah dan keluarga.  
Analisis Kondisi Psikologis Siswa dalam Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Ditinjau dari Kesiapan Belajar, Kualitas Pembelajaran, dan Dukungan Lingkungan di SDN 1 Tanjungsari Kota Blitar Rifatul Mahfida; Talitha Salsabila; Imel Rahmatul Alami; Siregar Trisnanda Aprilio; Surayanah Surayanah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) terhadap kondisi psikologis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang diperkuat dengan data kualitatif melalui wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VI dan satu guru kelas di SDN 1 Tanjungsari Kota Blitar. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert yang telah melalui proses pembalikan skor pada pernyataan negatif serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek psikologis, tekanan lingkungan, dan dampak pelaksanaan TKA berada pada kategori tinggi, aspek kesiapan belajar berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan aspek pembelajaran berada pada kategori rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa tidak mengalami tekanan psikologis yang signifikan dalam menghadapi TKA. Hasil wawancara memperkuat temuan tersebut bahwa siswa tidak mengalami stres berlebihan meskipun terdapat ketidaksesuaian antara ekspektasi siswa dan tingkat kesulitan soal. Dukungan dari orang tua dan guru serta strategi pembelajaran yang adaptif menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi psikologis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TKA tidak selalu berdampak negatif, melainkan dapat menjadi evaluasi yang konstruktif apabila didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif.
Pengembangan Soal Numerasi Berorientasi AKM Berbasis Cagar Budaya Blitar untuk Kelas V Sekolah Dasar Miftakhul Hanifa; Surayanah Surayanah
FONDATIA Vol 10 No 2 (2026): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v10i2.6105

Abstract

The low availability of AKM-oriented numeracy items in elementary schools, as reflected in the results of PISA 2022, TIMSS 2023, and Rapor Pendidikan 2025, indicates the need to develop assessment instruments that are more contextual and relevant. This condition is reinforced by the results of needs questionnaires, interviews, and observations at SDN Kesamben 07 and SDN Kesamben 04, which showed that all 41 students stated that they needed an AKM-oriented numeracy assessment instrument. This study aims to develop AKM-oriented numeracy items based on Blitar cultural heritage for fifth-grade elementary school students that are valid, practical, and have good item quality. This study employed a research and development method using the Borg and Gall model implemented through 10 stages. The research subjects included 44 students at the preliminary trial stage, 41 students at the field trial stage, and 61 students at the operational field testing stage at SDN Kesamben 04, SDN Kesamben 07, and SDN Kesamben 06. Data were obtained through interviews, observations, questionnaires, item responses analyzed for each item, and documentation. The results showed that the product obtained a validity percentage of 95.31% in the very valid category, and instrument expert validation of 92.18% in the very valid category. Practicality according to teachers increased consistently across the three stages, with an average percentage of 96.25% in the very practical category, while practicality according to students reached an average percentage of 92.58% in the very practical category. The item analysis conducted in stages produced 29 final items that met all feasibility criteria. Thus, the 29 developed items have met the criteria of validity, practicality, and good item quality as a numeracy assessment instrument. This study contributes theoretically to the development of AKM numeracy assessment instruments and practically recommends the use of local culture-based assessments aligned with the Kurikulum Merdeka. In addition, this study opens opportunities for further studies on the effectiveness of the product at other educational levels and in different cultural heritage contexts.
Pengaruh Media Pazar terhadap Pemahaman Konsep dan Karakter Mandiri Materi Peredaran Darah Manusia pada Siswa Kelas V SD Gabby Andriana Puspitasari; Surayanah Surayanah; Surayana Surayana
FONDATIA Vol 10 No 2 (2026): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v10i2.6140

Abstract

This study was motivated by students’ low conceptual understanding and independent character in science learning, particularly on the topic of human blood circulation in fifth grade of elementary school. The abstract nature of the material, along with still-conventional learning practices, causes students to experience difficulties in understanding concepts in depth and to demonstrate low learning independence. This study aims to analyze the effect of PAZAR media (Augmented Reality-based Puzzle) on students’ conceptual understanding and independent character. This study employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design in the experimental class and the control class. Data were collected through a conceptual understanding test and an independent character questionnaire, and were then analyzed using a paired sample t-test and MANOVA after fulfilling the prerequisite tests of normality and homogeneity. The results showed that PAZAR media had a significant effect on students’ conceptual understanding (0.000 < 0.05), students’ independent character (0.002 < 0.05), as well as simultaneously on both based on the MANOVA test (0.000 < 0.05). The conclusion of this study confirms that PAZAR media has an effect on improving students’ conceptual understanding and independent character on the topic of human blood circulation. These findings contribute to the development of innovative learning media that support the strengthening of students’ cognitive and character aspects in science learning in elementary school.
Co-Authors Abidah, Dina Nur Agung Wahid Surya Dadari Ahmad Saifudin Ahmad Syawaludin Ahmad Syawaludin Ahzalia Zulfiqi Fadhillah Aisyah Hanif Fauziah Al Farizza, Rifqi Amalia, Fany Febriana Ananda Zahra Anandha Noviyanti Putri Anggraini, Dhaina Listia Dwi Bintarti, Lilik Cahyani, Fitriana Kurnia Cahyaningrum, Elaesa Putri Indah Cholida, Nur Danang Listiawan Dani Irawan Dinmas Surya Birru Walidain Elvia Ardianti Ningrum Elvia Esti Untari Faadilah, Fatwa Febianti, Naina Fitri Fikriyah, I'anah El Gabby Andriana Puspitasari Hardhita, Rizki Septa Henny Pusporini Hidayah, Farihatul I Wayan Dasna I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ibrahim Sani Ali Manggala Ika Febriana Wati Imam Rofiki Imandia Nisai Nabila Imel Rahmatul Alami Intan Ardian Wardhani Isnatul Kurnia Jannah, Aisyahna Rizqita Nur Jihan Ayu Fame Liasari Kamila Salma Farikha Keisya Dini Milan Sari Kelvin Yayang Andaresta Kelvin Khairunisa Nur Haslinda Khusnul Khotimah khusnul khotimah Kirana, Rida Nanda Kurnia, Isnatul Kurniawan, Fika Habib Latifah, Lia Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lestariningsih Lewa Karma Lilik bin tartik Lilik Bintartik Listiawan, Danang Luqmana, Annisa Anggun M. Anas Thohir M. Anas Tohir M. Zainuddin M. Zainuddin Mahmada Assyifa Marsanda Avilia Putri Martha Eka Ayu Pratiwi Maulidiawati, Tasya Merista Ayu Az-zahra Miftakhul Hanifa Mirayanti Mirayanti Mirayanti Mirayanti, Mirayanti Mohammad Zainuddin, Mohammad Mohammad Zainudin Muchammad Survy Nur Huda Muhammad Ardiansyah Muhammad Fathikun Naqiya Muhammad Muson Muhammad Yahya Maulida Fahmi Muhammad Zainuddin Muhammmad Fatikhun Naqiya Nabila El Shafira Aghnia Kusumaningrum Nabilah Khoirrun Nisak Nadia Dwi Insani Nadine Qothrunnada Dwihanti Nadiva Rahma Paulina Putri Najwa Salsabila Putri Purwagita Naswa Tatbita Salsa Bila Naswa Nayla Zalfa Destiasha Nezhatian Adi Firmansyah Ni Luh Sakinah Nuraini Nisaa, Roisatun Nur'aini, Ayunda Sekar Oksa Falaza Oktaviani Adhi Suciptaningsih Oktaviani, Reynata Pramudya, Stansa Senia Puguh Darmawan Putpitasari, Devi Restu Putra, Kevin Ravendra Henitto Putri, Marsanda Avilia Putri, Melvina Khahanaya Qoulan Tsaqila Azhar Rahmadani, Hesti Rahmawati, Isna Rizkita Ramadhani, Octa Ramila, Audiza Asssyifa Ramila, Audiza Assyifa Ratna Lestari Reynata Oktaviani Rifatul Mahfida Rifqi Al Farizza Rika Mellyaning Khoiriya Rizky, Teddyanti Ummi Salsabilla, Khurun Lailatus Salma Sani, Mutiara Setyaningrum, Lailatul Nur Abidah Sigit Wibowo Sigit Wibowo Siregar Trisnanda Aprilio Siti Mas’ula Siti Purnawati Siti Robiah Adawiyah Slamet Arifin Sri Rahyuni Sri Untari Sulistiana Dyah Kartika Putri Sulthan Ali Hakim Surayana Surayana Talitha Salsabila Yohannes Kurniawan Barus Yuniawatika Yuniawatika Yuniawatika Yuspitasari, Meirin Dwi Zainuddin, M Zainudin, M Zainudin, Mohammad