p-Index From 2021 - 2026
9.928
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL GIZI INDONESIA Majalah Kedokteran Bandung Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Althea Medical Journal Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Global Medical and Health Communication Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Kesehatan Vokasional Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan The Southeast Asian Journal of Midwifery WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Jurnal Kreativitas PKM JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Journal of Health Sciences Media Karya Kesehatan JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Jurnal Bidan Cerdas Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edum Journal Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Jurnal PORKES Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Paedagogy Jurnal Menara Medika Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Curricula: Journal of Curriculum Development Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

Adaptation of midwifery education curriculum in the fourth industrial revolution Septi Aruani; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.83099

Abstract

The evolution of technology in the Fourth Industrial Revolution age requires the world of education to undergo digital metamorphosis, including midwifery education. In producing graduates who are not only clinically competent but also able to adapt to technological advances, the midwifery curriculum needs to be improved. This study aims to examine the adaptation strategy for the midwifery education curriculum in response to the challenges and opportunities presented by the Fourth Industrial Revolution. The limited literature examining digital technology collaboration in midwifery education provides the background and driving force behind this research. The approach employed is a literature review using a qualitative descriptive method, examining eight relevant scientific articles published between 2020-2025. The results of the study show that integration has been proven to improve the quality of learning and student competence. Challenges such as limited infrastructure, educators' digital literacy, and institutional readiness remain the primary obstacles. Curriculum reform based on Outcome-Based Education and cross-sector collaboration are the keys to adapting midwifery education to remain relevant, professional, and humanistic in the digital age.   Abstrak Evolusi teknologi di era Revolusi Industri Keempat menuntut dunia pendidikan untuk bertransformasi secara digital, termasuk dalam pendidikan kebidanan sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten secara klinis, mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Maka dari itu, perlu adanya pembenahan dalam kurikulum kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi adaptasi kurikulum pendidikan kebidanan dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi. Keterbatasan literatur yang membahas kolaborasi teknologi digital dalam pendidikan kebidanan menjadi latar belakang penting bagi penelitian ini. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan metode deskriptif kualitatif, yang menganalisis delapan artikel ilmiah terbitan tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan kebidanan terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi mahasiswa, dan kesiapan mereka menghadapi tantangan profesi. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital pendidik, dan kesiapan institusi masih menjadi hambatan utama. Reformasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education dan kerja sama lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan pendidikan kebidanan tetap relevan, profesional, dan humanistik di era digital. Kata Kunci: adaptasi pendidikan; kurikulum kebidanan; perubahan digital; revolusi industri keempat
Interactive learning on increasing knowledge of midwifery master’s students on curriculum and transformational learning Ari Indra Susanti; Anis Novitasari; Harridhil Silmi; Lindya Okti Herbawani
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.82020

Abstract

The transformation of higher education encourages the adoption of active and meaningful learning methods. In midwifery education, students must have a deep understanding of the curriculum and transformational learning approaches to become effective educators and agents of change. One effective strategy is interactive learning, which promotes active student engagement. This study aimed to examine the effect of interactive learning methods on improving the knowledge of Master of Midwifery students regarding transformational curriculum and learning. Using a quantitative cross-sectional design, the research was conducted in March 2025 with 44 students who were purposely selected. Pre-tests and post-tests were administered via Google Forms before and after an interactive learning session delivered through an online general lecture via Zoom. The Wilcoxon test results showed a significant increase in knowledge scores after the intervention. The findings demonstrate that the interactive learning method effectively enhances students' understanding and is well-suited for integration into midwifery education, particularly within a transformational curriculum. This method can be adopted as a strategic learning approach to strengthen conceptual comprehension among students and support the development of future midwifery educators.   Abstrak Transformasi pendidikan tinggi mendorong dosen dan institusi untuk menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan bermakna. Dalam pendidikan kebidanan, mahasiswa perlu memahami kurikulum dan pendekatan pembelajaran transformasional secara mendalam agar dapat berperan sebagai pendidik dan agen perubahan. Salah satu strategi yang efektif adalah interactive learning, yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode interactive learning terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa S2 Kebidanan mengenai kurikulum dan pembelajaran transformasional. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melaksanakan studi ini pada Maret 2025. Sebanyak 44 mahasiswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Peneliti membagikan pre-test dan post-test melalui Google Form sebelum dan sesudah pelaksanaan kuliah umum berbasis interactive learning secara daring melalui Zoom. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan setelah intervensi. Temuan ini membuktikan bahwa metode interactive learning secara efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa dan layak diintegrasikan ke dalam pendidikan kebidanan berbasis kurikulum transformasional. Metode ini dapat menjadi strategi pembelajaran yang memperkuat pemahaman konseptual dan mendukung pengembangan calon pendidik bidan di masa depan. Kata Kunci: kurikulum dan pembelajaran; pembelajaran Interaktif; pengetahuan
Educational technology on developing humanistic character in midwifery education curriculum Diniati Sukmana; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.84544

Abstract

Various aspects of life, including education, have been significantly impacted by technological advances. The principles of humanistic learning are applied to achieve quality and meaningful learning outcomes. Curriculum development has become a crucial factor in enhancing the quality of midwifery education and research. Strengthening regulations in the development of midwifery policies has influenced the evolution of midwifery education curricula. This article aims to review the role of educational technology in developing humanistic character in the midwifery curriculum. The method used is a scoping review. Data were obtained from 9 articles accessed through the Google Scholar databases. The results of the study show that the role of educational technology in developing humanist character in the midwifery education curriculum includes flexibility and accessibility of learning, empowerment of social and emotional skills, simulation development and practical learning in a professional context, increased collaboration and student involvement, and providing direct feedback. In conclusion, the integration of technology into the midwifery education curriculum is an important step in preparing a generation of professionals who are not only technically skilled, but also have high moral character in facing future professional challenges.   Abstrak Berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan telah terpapar kemajuan teknologi. Prinsip-prinsip pembelajaran humanistik diterapkan untuk mencapai hasil pembelajaran berkualitas dan bermakna. Pengembangan kurikulum telah menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian kebidanan. Penguatan regulasi dalam pengembangan kebijakan di bidang kebidanan telah mempengaruhi pengembangan kurikulum pendidikan bidan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau peran teknologi pendidikan dalam pengembangan karakter humanis pada kurikulum kebidanan. Metode yang digunakan adalah scoping review. Data diperoleh dari 9 artikel yang diakses melalui database google scholar. Hasil penelitian menunjukkan peran teknologi pendidikan dalam pengembangan karakter humanis pada kurikulum pendidikan kebidanan meliputi fleksibilitas dan aksesibilitas pembelajaran, pemberdayaan keterampilan sosial dan emosional, pengembangan simulasi dan pembelajaran praktis dalam konteks profesional, peningkatan kolaborasi dan keterlibatan peserta didik, dan pemberian umpan balik secara langsung. Kesimpulannya, integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan kebidanan merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi profesional yang selain terampil secara teknis, juga berkarakter moral yang tinggi dalam menghadapi tantangan profesi di masa depan. Kata Kunci: karakter humanis; kurikulum; teknologi pendidikan
Midwifery curriculum evaluation: Is the balance between theory and practice achieved? Josi Noviani; Cindy Maharani Putri; Annisa Karima Harda; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.83646

Abstract

Achieving a balance between theoretical knowledge and clinical practice remains a significant challenge in midwifery education. This literature review, conducted systematically using the PICO framework, aims to evaluate midwifery curricula that integrate theory and practice to better prepare students for the demands of the professional world. Five peer-reviewed studies published between 2020 and 2025 from various countries were analysed. The findings reveal recurring barriers in clinical learning, such as inadequate supervision, limited hands-on experience, and a misalignment between academic curricula and field-based practical requirements. Innovative strategies, including Simulation-Based Education (SBE), Competency-Based Education (CBE), Dedicated Education Units (DEU), and Student-Centred Learning (SCL), have demonstrated potential in improving students’ confidence and competence. However, the effectiveness of these approaches is contingent upon sufficient infrastructure and teaching resources. This review emphasizes the importance of continuous curriculum evaluation and educational innovation in strengthening the integration of theory and practice, ultimately enhancing the clinical readiness of midwifery graduates.   Abstrak Mencapai keseimbangan antara pengetahuan teoretis dan praktik klinis tetap menjadi tantangan besar dalam pendidikan kebidanan. Tinjauan pustaka ini dilakukan secara sistematis dengan menggunakan kerangka PICO, bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum kebidanan yang mengintegrasikan teori dan praktik guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan dunia profesional. Lima studi yang telah melalui proses telaah sejawat dan diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari berbagai negara dianalisis dalam kajian ini. Temuan menunjukkan adanya hambatan yang berulang dalam pembelajaran klinis, seperti supervisi yang tidak memadai, keterbatasan pengalaman langsung, serta ketidaksesuaian antara kurikulum akademik dan kebutuhan praktik di lapangan. Strategi inovatif seperti Simulation-Based Education (SBE), Competency-Based Education (CBE), Dedicated Education Units (DEU), dan Student-Centred Learning (SCL) menunjukkan potensi dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi mahasiswa. Namun, efektivitas pendekatan-pendekatan ini sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan sumber daya pengajaran yang memadai. Tinjauan ini menekankan pentingnya evaluasi kurikulum secara berkelanjutan dan inovasi pendidikan untuk memperkuat integrasi antara teori dan praktik, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesiapan klinis lulusan kebidanan. Kata Kunci: evaluasi Kurikulum; kesenjangan teori dan praktik; pembelajaran berbasis simulasi; pendidikan berbasis kompetensi; pendidikan kebidanan
Effects of online teaching strategies on midwifery students’ skills: A scoping review Karita Aulia Tama; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.84312

Abstract

Online teaching has become increasingly significant in midwifery education due to its flexibility and accessibility. Midwifery education, which heavily relies on hands-on clinical training, faced limitations in delivering practical skills through online platforms. This study aims to investigate the impact of online teaching strategies on the academic performance and clinical skill development of midwifery students. The review was conducted to understand how such strategies influence student engagement, knowledge acquisition, and the ability to apply clinical competencies. A scoping review method was applied, sourcing data from PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. From a total of 781 articles screened, seven studies published between 2019 and 2024 met the inclusion criteria. The findings indicate that while online learning enhances theoretical understanding and offers flexibility, it often falls short in practical skill training due to the lack of in-person interaction, limited access to technology, and varying levels of digital literacy. Some innovations, such as virtual simulations, show promise in bridging this gap. However, blended learning remains the most effective approach in midwifery education. Further research is recommended to optimize online clinical training tools and address digital inequities among students.   Abstrak Pembelajaran daring semakin berperan penting dalam pendidikan kebidanan sebab fleksibilitas dan kemudahan aksesnya terhadap sumber belajar. Pendidikan kebidanan yang sangat bergantung pada pelatihan klinik secara langsung kerap mengalami keterbatasan dalam penyampaian keterampilan praktis melalui platform daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak strategi pengajaran daring terhadap capaian akademik dan pengembangan keterampilan klinik mahasiswa kebidanan. Tinjauan ini dilakukan untuk memahami sejauh mana strategi tersebut memengaruhi keterlibatan mahasiswa, penguasaan materi, dan kemampuan penerapan keterampilan klinik. Metode yang digunakan adalah tinjauan skoping dengan menelusuri data dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Dari 781 artikel yang disaring, tujuh studi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dapat meningkatkan pemahaman teori dan memberikan fleksibilitas, namun sering kali kurang optimal dalam pelatihan keterampilan praktik karena terbatasnya interaksi langsung, akses teknologi yang tidak merata, serta tingkat literasi digital yang bervariasi. Beberapa inovasi seperti simulasi virtual menunjukkan potensi dalam menjembatani kesenjangan tersebut. Akan tetapi, pembelajaran campuran (blended learning) tetap menjadi pendekatan yang paling efektif dalam pendidikan kebidanan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi daring yang efektif dalam pelatihan keterampilan klinik dan mengatasi ketimpangan digital di kalangan mahasiswa. Kata Kunci: keterampilan klinis; pembelajaran campuran; pembelajaran daring; pendidikan kebidanan
The future of midwifery education: Student-centered learning and digital technology Mutmainah Wisesa; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.85269

Abstract

Midwifery education in the digital era faces challenges and great opportunities to integrate the Student-Centered Learning (SCL) approach with digital technology to improve the quality of learning. This study aims to identify the effect of SCL and digital technology integration on the effectiveness of midwifery education. This study uses a literature review method with a search strategy based on the PICO framework, and article selection from databases such as Scopus, ScienceDirect, and Web of Science. From 17,648 articles collected, inclusion and exclusion criteria were applied until 18 relevant main articles were obtained for in-depth analysis. Based on the results of the literature synthesis, it can be concluded that integrating SCL and digital technology significantly influences the effectiveness of midwifery education. The implication is that midwifery educational institutions must design a curriculum that is adaptive, innovative, and responsive to technological developments and 21st-century learning needs.   Abstrak Pendidikan kebidanan di era digital menghadapi tantangan sekaligus peluang besar untuk mengintegrasikan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan relevan. Salah satu pendekatan yang potensial adalah integrasi Student-Centered Learning (SCL) dengan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh integrasi SCL dan teknologi digital terhadap efektivitas pendidikan kebidanan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan strategi pencarian berdasarkan kerangka PICO, dan seleksi artikel dari basis data seperti Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science. Dari 17.648 artikel yang terkumpul, diterapkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 18 artikel utama yang relevan untuk dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa integrasi pendekatan SCL dengan teknologi digital memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa, pemahaman materi, serta kualitas hasil pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa institusi pendidikan kebidanan perlu menyusun kurikulum yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta tuntutan pembelajaran abad ke-21 guna mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Kata Kunci: e-learning; pendidikan kebidanan; SCL; student-centered learning; teknologi digital
Digitalizing midwifery education: Trends, tools, and transformation Mona Melisa; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.84476

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the field of education, including midwifery education. The integration of technology into the learning process is believed to improve the quality of education and the competencies of midwifery students. This study aims to explore the use of technology in midwifery education and its impact on student learning outcomes. A scoping review was conducted using the PEO framework (Population, Exposure, Outcome), focusing on midwifery students, the use of technology, and learning effectiveness. Literature was collected from databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, using keywords related to technology implementation, learning effectiveness, and midwifery education. Articles were selected based on systematically defined inclusion and exclusion criteria. Descriptive analysis was used to identify key themes, types of technology applied, and their effects on the learning process. The findings indicate that e-learning, virtual reality, and artificial intelligence are the most commonly used technologies. These tools have been shown to enhance theoretical understanding, practical skills, and learning motivation. However, challenges such as limited access, insufficient faculty training, and unequal infrastructure remain. Therefore, well-planned and sustainable implementation strategies are needed to optimize the use of technology in midwifery education.   Abstrak Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di bidang kebidanan. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran diyakini mampu meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi mahasiswa kebidanan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam pendidikan kebidanan dan dampaknya terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah tinjauan skoping dengan pendekatan PEO (Population, Exposure, Outcome) yang memfokuskan pada mahasiswa kebidanan, penggunaan teknologi, dan efektivitas pembelajaran. Literatur dikumpulkan dari basis data seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan implementasi teknologi efektivitas pembelajaran, dan pendidikan kebidanan. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan secara sistematis. Analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi tema utama, jenis teknologi yang digunakan, serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa e-learning, realitas virtual, dan kecerdasan buatan merupakan teknologi yang paling sering digunakan. Ketiga teknologi ini terbukti meningkatkan pemahaman teoretis, keterampilan praktik, dan motivasi belajar mahasiswa. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses, kurangnya pelatihan dosen, dan infrastruktur yang belum merata masih menjadi kendala. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang terarah dan berkelanjutan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pendidikan kebidanan. Kata Kunci: implementasi; pendidikan kebidanan; teknologi
Postgraduate midwifery education programs to enhance clinical competency Shafiah Shafiah; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.85075

Abstract

Strengthening clinical skills among midwives is essential for improving the quality of maternal and newborn care. This review aims to map and describe various postgraduate clinical education models designed to enhance midwifery competencies. The research was motivated by the increasing global demand for skilled midwives capable of addressing complex maternal and neonatal health issues. A systematic search was conducted in ScienceDirect, SpringerLink, PubMed, and Google Scholar for articles published between 2021 and 2025, focusing on studies that involved midwives and postgraduate clinical training. The review followed the PRISMA-ScR framework to ensure a rigorous selection and analysis process. The findings were grouped into three main themes: first, programs such as fellowships and advanced clinical placements contributed to improved clinical reasoning, leadership, and engagement with health systems; second, residency and internship models supported a smoother transition to clinical practice and encouraged interprofessional collaboration; third, preceptorship and mentorship approaches increased learners’ confidence, satisfaction, and skill integration through guided supervision and peer learning. These results underscore the crucial role of structured postgraduate clinical education in equipping midwives for the evolving demands of healthcare.   Abstrak Peningkatan keterampilan klinis bidan sangat penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mendeskripsikan berbagai model pendidikan klinis pascasarjana yang dirancang guna meningkatkan kompetensi bidan. Kebutuhan global akan bidan yang terampil dalam menghadapi tantangan kesehatan ibu dan neonatal yang semakin kompleks menjadi alasan utama dilakukannya kajian ini. Peneliti melakukan penelusuran sistematis pada database ScienceDirect, SpringerLink, PubMed, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, dengan fokus pada studi yang melibatkan bidan dan pelatihan klinis pascasarjana. Proses telaah mengikuti pedoman PRISMA-ScR untuk memastikan seleksi dan analisis data yang ketat. Hasil kajian dikelompokkan dalam tiga tema utama: pertama, program seperti fellowship dan advanced clinical placement meningkatkan penalaran klinis, kepemimpinan, serta keterlibatan dalam sistem kesehatan; kedua, model residensi dan magang membantu transisi ke praktik klinis dan mendorong kolaborasi antar profesi; ketiga, pendekatan preceptorship dan mentorship meningkatkan kepercayaan diri, kepuasan, serta integrasi keterampilan peserta melalui supervisi dan pembelajaran sebaya. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan klinis pascasarjana yang terstruktur dalam mempersiapkan bidan menghadapi tuntutan layanan kesehatan modern. Kata Kunci: kebidanan; kompetensi klinis; pendidikan pascasarjana
Implementation of virtual reality in midwifery education: Does it really work? Nabila Zuhdy; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.86406

Abstract

Virtual Reality (VR) technology can significantly enhance midwifery education and outcomes by offering immersive and interactive learning experiences. This paper aims to discuss the implementation and prospects of VR training in midwifery education, emphasizing the need for ongoing adoption and development of VR strategies. A literature review was conducted using keywords to identify studies published between 2020 and 2025, sourced from PubMed, BMC, and ScienceDirect. The inclusion criteria specified original research, free full-text articles in English. Seven studies met the requirements, which were analyzed into four themes: the current application of VR in midwifery education, student engagement with VR, the impact and effectiveness of VR on learning outcomes, challenges and limitations of VR, and prospects of VR in midwifery education. Integration of VR in midwifery education offers transformative potential by enhancing traditional teaching methods and improving learning outcomes. VR provides immersive experiences that help students understand complex anatomy and clinical scenarios without real-life risks, boosting engagement, retention, and confidence. Despite obstacles, effective solutions involve collaboration between educators and developers, supported by a robust pedagogical framework. VR should enhance, rather than substitute, traditional methods, and tailoring VR approaches to address changing educational demands will foster the development of more competent healthcare professionals.    Abstrak Teknologi realitas virtual (VR) dapat meningkatkan pendidikan kebidanan dan luarannya dengan menawarkan pengalaman belajar yang imersif dan interaktif. Artikel ini bertujuan untuk membahas implementasi dan prospek pelatihan menggunakan VR dalam pendidikan kebidanan, dengan menekankan perlunya adopsi dan pengembangan strategi VR secara berkelanjutan. Tinjauan literatur dilakukan menggunakan kata kunci yang relevan pada studi yang diterbitkan dari tahun 2020 hingga 2025, bersumber dari PubMed, BMC, dan Science Direct. Kriteria inklusi mencakup artikel original berbahasa Inggris dengan teks lengkap gratis. Tujuh studi memenuhi kriteria, yang dikelompokkan menjadi empat tema, yaitu penerapan VR dalam pendidikan kebidanan, keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran dengan VR, dampak dan efektivitas VR pada hasil pembelajaran, tantangan dan keterbatasan VR, serta prospek VR dalam pendidikan kebidanan. Integrasi VR dalam pendidikan kebidanan menawarkan potensi transformasi dengan meningkatkan metode pengajaran tradisional dan memperbaiki hasil pembelajaran. VR menyediakan pengalaman imersif yang membantu mahasiswa memahami anatomi kompleks dan skenario klinis tanpa risiko di dunia nyata, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, retensi, dan kepercayaan diri. Meskipun terdapat hambatan, solusi efektif dengan melibatkan kolaborasi antara pendidik dan pengembang, didukung oleh kerangka pedagogis yang kuat. VR seharusnya melengkapi, bukan menggantikan, metode tradisional, dan penyesuaian pendekatan VR untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang berubah akan mendorong pengembangan tenaga kesehatan yang lebih kompeten. Kata Kunci: bidan; pendidikan kebidanan; virtual reality
Trends and challenges in midwifery curriculum development: Impact on graduate quality Gita Indri Puspitawanti; Ari Indra Susanti
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.84575

Abstract

Midwifery training is a vital component of the healthcare system, as it significantly contributes to enhancing maternal and newborn care standards. The purpose of this research is to identify emerging patterns, challenges, and directions for developing an ideal and relevant midwifery education curriculum both nationally and globally. This study uses a literature review method. Articles were collected through a systematic search on PubMed from 2014 to 2024, using keywords related to midwifery curriculum, educational challenges, and graduate competencies. A total of 11 selected articles were analyzed. Findings from the research reveal that educational programs in midwifery face several challenges, including gaps between theory and practice, a lack of quality clinical training, and limited resources for teaching staff and facilities. This study emphasizes the importance of developing a competency-based curriculum that is responsive to local and global contexts and based on best practices. These results guide educational and academic bodies, as well as stakeholders, in designing a midwifery curriculum that produces competent, adaptable graduates ready to face the challenges of the current and future healthcare system.   Abstrak Pelatihan kebidanan merupakan bagian penting dari sistem kesehatan karena memberikan kontribusi langsung dalam peningkatan standar perawatan ibu dan bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan arah yang muncul untuk pengembangan kurikulum pendidikan kebidanan yang ideal dan relevan baik secara nasional maupun global. Penelitian ini menggunakan metode telaah pustaka. Artikel dikumpulkan melalui pencarian sistematis di PubMed dalam periode 2014–2024 dengan menggunakan kata kunci yang terkait dengan kurikulum kebidanan, tantangan pendidikan, dan kompetensi lulusan. Sebanyak 11 artikel terpilih dianalisis. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa program pendidikan di bidang kebidanan menghadapi tantangan seperti kesenjangan antara teori dan praktik, kurangnya pelatihan klinis yang berkualitas, dan terbatasnya staf pengajar dan fasilitas. Penelitian ini menekankan pentingnya mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang responsif terhadap konteks lokal, global, dan berdasarkan praktik terbaik. Hasil ini berfungsi sebagai pedoman bagi badan akademis pendidikan dan pemangku kepentingan dalam merancang kurikulum kebidanan yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sistem kesehatan saat ini dan masa depan. Kata Kunci: kompetensi lulusan; pendidikan kebidanan; pengembangan kurikulum
Co-Authors Ade Zayu Cempaka Sari Agus Hadian Rahim Ajeng Maulani Hazairin Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Alvie Rizky Gusrianty Alvie Rizky Gusrianty, Alvie Rizky Amelia, Indah Aminarista Aminarista Anis Novitasari Annisa Karima Harda Annisa Nuraini Annisa Triska Almanda Dewi Annisa, Eka Noyan Nur Aprianti, Nurul Azmi Ardini Saptaningsih Raksanagara Ari Kamayanti Arief Zulianto Aritonang, Patricia Zenitha Ariyati Mandiri Arsy Prawita Arsy Prawita, Arsy Arsy, Auliya Nurul Aryuti Nirmala, Sefita Asep Herry Hernawan Ashifa, Ade Nurul Astuti Dyah Bestari atikah putri wulandari atikah putri wulandari, atikah putri Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Atriany Nilam Sari Auliya Nurul Arsy Ayi Purbasari Budi Sujatmiko Calista, Raya Faiha Cindy Maharani Putri Dahur, Felisia Juita Dani Ferdian Dani Ferdian Darmawan, Flora Honey Desti Ratna Wulan Desti Ratna Wulan, Desti Ratna Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah Didah, Didah Dilla, Vera Fauziah Dini Saraswati Handayani Diniati Sukmana Edhyana Sahiratmadja Eka Marliana Putri Eka Noyan Nur Annisa Eka Noyan Nur Annisa Ela Nurfitriyani Elba, Fardila Elly Yana Elly Yana, Elly Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Ernawati Ernawati Fadila, Nadia Nur Fardila Elba Fardila Elba Fardila Elba Fardila Elba Faza Ayu Nurfauziyya Fa’ni, Renidya Asyura Muttabi’ Deya Fedri R Rinawan Fedri Ruluwedrata Rinawan Ferdian, Dani Fernandez, Veronica Firman Fuad Wirakusumah Gathari, Yuan Veriontina Ginna Megawati Gita Indri Puspitawanti Gitta Agustina Habibah, Minda Harahap, Hasrina Hidayati Hardianti, Minarni Harefa, Nuryudica Harridhil Silmi Hartinah Hartinah Hartinah Hartinah Hazairin, Ajeng Maulani Hazizah, Wahdah Hendraswari, Chatrine Aprilia Herry Garna Hironima N Fitri Ilma Dina Arrahmah Indah Amelia Indra, Rosalinda Agnestya Insi Farisa Desy Arya Jayanti, Evi Dwi Jelsita Nova Johanes C. Mose Josi Noviani Karita Aulia Tama Khotimah , Khusnul khusnul khotimah Kristianti, Yasinta Dewi Kusteja, Nadya Fauzia Lani Gumilang Latifah, Ulfa Lausi, Risye Nuroctaviani Lina Rahmiati Lindya Okti Herbawani M. Yogi Riyantama Isjoni Mahandry, Silmy Putri Maisha Shafa Anggraina Mardianah, Lia Martini, Neneng Meiandayati, Rini Merry Widjayanti Merry Wijaya Mia Wahdini Millatina Ghassani Mohammad Ali Mona Melisa Muaebah, Shiva muhammad rizky, muhammad Mutmainah Wisesa Nabila Zuhdy Napitupulu, Theresa Febrianti Nasution, Nadhiati Awlia Nelly Dameria Sinaga Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Neneng Martini Nilam Sari, Atriany Nina Zayanti Nina Zayanti, Nina Noormarina Indraswari Novi Indah Susanthi Novia Martin Novianti, Shofi Nabila Nur Annisa, Eka Noyan Nur Annisa Nur Rahmah Nuraini, Hanifah Nurani, Adinda Meisya Hasna Nurihsan, Achmad Juntika Nurisna Ummu Hafitasari Nurparidah, Rani Nuryudica Harefa Parasdia, Roos Arum Patricia Zenitha Aritonang Pitaloka, Anita Pramatirta, Achmad Yogi ` Prima Kusrini Prischilia Modesta Sueng Son Purnama, Wanda G. Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari, Puspa Putri Meylin Redia Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani Rabbani, Salma Damayanti Rachmawati, Anita Raden Tina Dewi Judistiani Rahmiati, Lina Rani Fitriyani Supriatna Rani Nurparidah Raya Faiha Calista Reizza Dwitara Pramodya Reizza Dwitara Pramodya, Reizza Dwitara Reza, Ovella April Rica Elista Rica Elista, Rica Rifqi Muhammad Fikri Rima Kusumah Dewi Rima Nopiantini Rima Nopiantini, Rima Rinawan, Fedri R. Rini Meiandayati Rista Yunanda Risye Nuroctaviani Lausi Rizkia Dwi Rahmandiani Roos Arum Parasdia Rosalinda Agnestya Indra Rosmawati, Dean Safitri, Dessy Nur Santoso, Ragil Adi Sefita Aryati Nirmala Sefita Aryati Nirmala Sefita Aryati Nirmala, Sefita Aryati Sefita Aryuti Nirmala Septi Aruani Septiana, Krisna Siska Shafiah Shafiah Sharon Gondodiputro Sharon Gondodiputro Silmi, Harridhil Silva Agustini Hanifah Siska Bradinda Putri Sudirman Siti Nur Fatimah Sri Astuti Sri Astuti Sri Astuti Sri Astuti Sri Hastuti, Tuti Sri Yunita Sri Yunita Sri Yusnita Irda Sari Sukmana, Diniati Suryani, Neni Susiarno , Hadi Susiarno, Hadi Tarawan , Vita Murniati Theresa Febrianti Napitupulu Triyani, Dinna Ulfa Hidayah Ulfa Latifah Unti Ludigdo Vera Fauziah Dilla Veronica Fernandez Wardani, Yusrima Syamsina Widarti Widarti Widjayanti, Merry Winerti, Hervina Yasinta Dewi Kristianti Yogi Pramatirta, Akhmad Yohana Filiberta Lumu Ladjar Yosintha Dilina Wanda Yuliasti Eka Purnamaningrum Zulaiha Baila Zulianto, Arief