Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA SEKOLAH Bilantara, Naila Hisanah; Santoso, Meilanny Budiarti; Raharjo, Santoso Tri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 5, No 3 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v5i3.61526

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh lingkungan sosial terhadap kecanduan game online pada anak usia sekolah, menunjukkan bahwa komponen-komponen dalam lingkungan sosial memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku dan karakter anak yaitu sejalan dengan teori pembelajaran sosial dan teori ekologi, yang menjelaskan bahwa proses pembelajaran individu serta interaksi antara individu dengan berbagai lapisan dalam sistem lingkungannya dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosialnya. Fokus penelitian ini terletak pada peran orang tua, teman sebaya, dan pihak sekolah sebagai bagian dari lingkungan sosial yang memengaruhi perilaku kecanduan game online pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif, serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, yaitu melalui penelusuran terhadap berbagai sumber referensi seperti jurnal, artikel, buku, dan hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki pengaruh besar terhadap perilaku kecanduan game online. Selain itu, kurangnya komunikasi dari orang tua dapat memperburuk kecenderungan kecanduan. Meski demikian, orang tua tetap memiliki peran penting dalam mengontrol durasi penggunaan perangkat elektronik, membatasi waktu bermain game, serta menyediakan aktivitas alternatif untuk mendukung sosialisasi anak. Demikian pun dengan pihak sekolah yang memainkan peran dalam memberikan edukasi mengenai dampak negatif dari bermain game online secara berlebihan, terutama bagi anak-anak usia sekolah. This study discusses the influence of the social environment on online game addiction in school-age children, showing that components in the social environment have a significant role in shaping children's behaviour and character, which is in line with social learning theory and ecological theory, which explains that the individual learning process and interactions between individuals and various layers in their environmental system are influenced by social-ecological factors. The focus of this study lies in the role of parents, peers, and schools as part of the social environment that influences online game addiction behaviour in school-age children. This study uses a descriptive method and a qualitative approach, as well as data collection techniques in the form of literature studies, namely by tracing various reference sources such as journals, articles, books, and the results of previous studies. The results of the study show that peers have a major influence on online game addiction behaviour. In addition, a lack of communication from parents can worsen the tendency of addiction. However, parents still have an important role in controlling the duration of use of electronic devices, limiting game playing time, and providing alternative activities to support children's socialisation. Likewise, schools play a role in providing education about the negative impacts of playing online games excessively, especially for school-age children.
FENOMENA KECANDUAN GADGET PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH AKIBAT PERGESERAN NILAI BUDAYA DAN FAKTOR KOGNITIF SOSIAL Herdiana, Mochamad Fauzan Putra; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 5, No 3 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v5i3.61521

Abstract

Kecanduan gadget pada anak usia pra-sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan di tengah maraknya penggunaan teknologi. Konsep pergeseran nilai dan teori kognitif sosial digunakan untuk menganalisis fenomena yang menjadi fokus dalam penelitian ini. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan fenomena kecanduan penggunaan gadget pada anak usia pra-sekolah. Untuk mendapatkan penjelasan secara mendalam, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data berupa studi literatur berupa berbagai referensi yang relevan dengan topik penelitian. Validasi data dan analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi yang dilakukan melalui proses membaca berbagai literatur, mengkategorisasi dan mengklasifikasikan data serta menuliskan berbagai sumber referensi terpilih. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku kecanduan gadget pada anak usia pra-sekolah dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu berupa perilaku orang tua, teman sebaya, ataupun orang-orang yang berada di sekitar anak, seperti halnya yang dikemukakan dalam teori kognisi sosial di mana anak usia pra-sekolah melakukan modelling terhadap perilaku orang-orang di sekitarnya, dalam hal ini terkait dengan penggunaan gadget hingga anak menjadi kecanduan. Penggunaan gadget merupakan wujud dari terjadinya pergeseran nilai dalam masyarakat dari nilai-nilai tradisional dan manual menjadi nilai-nilai modern berteknologi canggih dan salah satu wujud dari teknologi tersebut adalah berupa gadget yang digunakan untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Gadget addiction among preschool-aged children presents a unique challenge for parents in fulfilling their parenting roles amidst the widespread use of technology. The concept of value shifts and social cognitive theory is used to analyze the phenomenon that becomes the focus of this research. A descriptive method is employed to illustrate the phenomenon of gadget addiction in preschool-aged children. To obtain an in-depth explanation, the researcher used a qualitative approach and data collection techniques in the form of a literature review from various references relevant to the research topic. Data validation and analysis were conducted using content analysis techniques through processes such as reading various literatures, categorizing and classifying data, and documenting selected references. The research findings indicate that gadget addiction behavior in preschool-aged children is influenced by external factors, including the behavior of parents, peers, or people in the child’s surroundings. This aligns with social cognitive theory, which suggests that preschool-aged children model the behavior of those around them, particularly regarding gadget use, leading to addiction. Gadget use reflects a shift in societal values from traditional and manual values to modern, technologically advanced values, with gadgets being one manifestation of this technology, aimed at facilitating the fulfillment of daily needs. 
PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA AKIBAT TEKANAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN FISIK Nurazizah, Siti; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v5i2.61518

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan suatu kebiasaan atau kecenderungan yang dilakukan individu untuk menunda-nunda dalam mengerjakan tugas akademik dan lebih memilih hal lain yang menyenangkan sehingga tugas mereka menjadi terabaikan. Prokrastinasi akademik merupakan fenomena yang dapat terjadi kepada siapapun khususnya di kalangan mahasiswa akibat dari tuntutan akademik yang diterima oleh para mahasiswa. Aspek tekanan sosial seperti rendahnya motivasi atau dorongan yang diperoleh mahasiswa dan aspek dari distraksi lingkungan fisik yang menjadi sumber penyebab seseorang melakukan prokrastinasi merupakan faktor eksternal yang dapat memengaruhi individu menunda dalam menyelesaikan tugasnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana faktor eksternal tersebut dapat memengaruhi individu melakukan prokrastinasi serta bagaimana perilaku prokrastinasi akademik ini dapat terjadi di kalangan mahasiswa berdasarkan faktor eksternal individu tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan dengan metode kajian pustaka. Data penelitian akan dikumpulkan berdasarkan pertanyaan terbuka yang diajukan dalam wawancara yang dilakukan terhadap beberapa narasumber yang merupakan mahasiswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal yaitu faktor sosial seperti lingkungan pertemanan dan lingkungan fisik dapat memengaruhi seseorang untuk melakukan prokrastinasi. Academic procrastination is a habit or tendency by individuals to procrastinate in doing academic tasks and prefer other pleasant things so that their tasks become neglected. Academic procrastination is a phenomenon that can occur to anyone, especially among students, due to the academic demands received by students. Aspects of social pressure such as low motivation or encouragement obtained by students and aspects of physical environmental distraction which are the source of someone's procrastination are external factors that can influence individuals to delay completing their assignments. This study was conducted with the aim of knowing how these external factors can influence individuals to procrastinate and how this academic procrastination behavior can occur among students based on these individual external factors. The research method used descriptive qualitative and with a literature review method. The research data will be collected based on open-ended questions asked in interviews conducted with several resource persons who are active students. The results showed that external factors, namely social factors such as friendship environment and physical environment can influence a person to procrastinate.
Empowerment Theory and Digital Village: Insights from West Java's Digital Village Programme Dyana Chusnulitta Jatnika; Muhamad Burhanudin; Meilanny Budiarti Santoso; Shafira Putri Septiyanti
The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning Vol 5 No 3 (2024): December
Publisher : Pusbindiklatren Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46456/jisdep.v5i3.623

Abstract

The advancement of digital technology influences rural development, requiring communities to adapt by not only relying on infrastructure but also maximizing digital technologies for social and economic empowerment. The West Java Digital Village Program serves as a case study in this research, explored through the framework of Empowerment Theory to understand its impact on individual empowerment, particularly for rural beneficiaries. This study employed qualitative methods, specifically in-depth interviews with beneficiaries of the program selected from four regencies in West Java, including Ciamis, Bandung, Sumedang, and Garut. Findings indicate that beneficiaries of the Digital Village Program experienced changes in self-concept due to increased confidence from new digital skills, along with skill development and greater perceived control. Among the indicators related to empowerment, further exploration is needed on how to create a supportive digital ecosystem in villages to maximize sustainable empowerment for beneficiaries. This research contributes to the discourse on digital transformation in rural development, offering insights for policymakers to design inclusive programs that maximize long-term benefits for rural populations.
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DESA TANGGUH BENCANA DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS DI DESA PASAWAHAN KECAMATAN TAROGONG KALER) Buchari, Ahmad; Santoso, Meilanny Budiarti; Marlina, Nina
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 3 Number 1, June 2017
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v3i1.4729

Abstract

AbstrakDalam rangka mewujudkan desa tangguh bencana yang memiliki kapabilitas dalam manajemen bencana, diperlukan pengembangan kapasitas kelembagaan yang memadai. Kabupaten Garut sebagai salah satu “minimarket” bencana di Indonesia harus mampu membangun kapasitas kelembagaan Desa Tangguh Bencana agar masyarakat ditingkat desa mampu melakukan manajemen bencana dalam menghadapi potensi bencana serta mampu untuk meminimalisasi potensi kerugian yang diakibatkan oleh bencana. Peningkatan kapasitas desa tangguh bencana mengandung pemahaman tentang berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan destana dalam mengelola bencana dari tahapan pra-tanggap darurat hingga tindakan pasca bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis pengembangan kapasitas kelembagaan Desa Tangguh Bencana di Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut serta faktor pendorong dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian yakni pengembangan kapasitas kelembagaan desa tangguh bencana di Desa Pasawahan Kecamatan Tarorong Kaler Kabupaten Garut. Hasil penelitian ini adalah pengembangan kapasitas kelembagaan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut belum maksimal berdasarkan hambatannya yakni belum adanya kegiatan peningkatan pemberdayaan masyarakat lokal seperti pendidikan dan pelatihan kebencanaan, minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun kapasitas diri dalam menghadapi bencana serta belum adanya sarana pendukung.Adapun saran dari penelitian ini sebaiknya pemerintah daerah Kabupaten Garut memberikan dukungan yang lebih kepada desa Pasawahan baik dalam segi manajemen dan sarana guna mempercepat terciptanya desa Pasawahan yang dijadikan salah satu Desa Tangguh Bencana. Kemudian juga pihak desa harus mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap   
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Kopi Di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi, Kelurahan Sukasari, Kabupaten Sumedang Humaedi, Sahadi; Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta; Raharjo, Santoso Tri
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat memiliki berbagai potensi dan sumberdaya yang dapat dikembangkan. Seringkali, masyarakat belum sadar akan hal tersebut. Pengembangan masyarakat berbasis aset dapat menjadi pilihan untuk memperkuat aset komunitas dan membangun kapasitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Banjaran, Dusun Banyuresmi memiliki potensi komoditas kopi yang melimpah. Namun, masih terdapat peluang pengembangan potensi kopi di wilayah tersebut. Petani kopi belum memiliki keterampilan dan pengetahuan terkait pengolahan kopi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengembangan potensi kopi melalui pelatihan pengolahan kopi dan pengemasan bagi masyarakat khususnya para petani kopi di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Kelompok sasaran program adalah para petani yang berhimpun dalam kelompok tani Banjarsari 1 dan Banjarsari 2 di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengolah hingga mengemas produk olahan kopi untuk meningkatkan nilai jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Narasumber kegiatan tersebut merupakan orang yang telah ahli dan berhasil dalam mengolah dan menjual produk olahan kopi. Kegiatan pengabdian dilakasanakan dengan metode kaji tindak melalui pelatihan pengolahan kopi. Hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait pengolahan kopi hinggan pengemasan produk olahan kopi.
RUANG KERJA INKLUSIF BAGI TENAGA KERJA DENGAN DISABILITAS FISIK Widhawati, Monica Kristiani; Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 8 No. 2 (2019): Empati Edisi Desember 2019
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v8i2.8258

Abstract

Abstract. To achieve a better condition in living, everyone has the rights to equal opportunity, one of which through providing rights to employment at formal work sector either government owened or private owned companies for people with physical disabilities. However, to fulfill the rights required long adaptation process, and involving various connecting factors on the process of social acceptance of the workforce with physical disabilities on the formal work sector. Using literature study, this article is describing the factors influencing the acceptance of the workforce with physical disabilities as well as the opportunities to gain employment at formal sector occupation. The study found that Indonesian government have attempt to fulfill the rights of people with physical disability through the issuance of several regulations ensuring the population of people with physical disabilities in equal opportunity to employment as well as protecting them from discrimination in the formal employment surrounding. In the process, there are various factors influencing the acceptance of workforce with physical disabilities which are internal and external factors. There is an acceptance quota of people with physical disabilities to be accepted that is serves as supporting factors, meanwhile, there is also preventing factors influencing the optimalization of workforce with physical disabilities in their workplace. This writing recommends the people with physical disabilities being facilitated in enhancing their skills and knowledge in order to be qualified with the requirements of the workplace.   Abstrak. Dalam pencapaian kehidupan yang lebih baik setiap orang berhak akan kesempatan yang sama, salah satunya melalui pemberian hak untuk mendapatkan kesempatan kerja yang sama pada sektor kerja formal milik pemerintah maupun perusahaan swasta termasuk bagi orang dengan disabilitas fisik. Namun, ternyata untuk dapat mewujudkan hal tersebut harus melalui proses adaptasi yang cukup panjang, serta melibatkan berbagai faktor yang berkaitan pada penerimaan sosial tenaga kerja dengan disabilitas fisik pada sektor kerja formal. Menggunakan metode kajian pustaka, tulisan ini berusaha menggambarkan situasi penyebab dan peluang orang dengan disabilitas fisik dalam mendapatkan pekerjaan di sektor formal. Hasil penelitian menemukan bahwa pemerintah Indonesia telah berupaya untuk dapat memenuhi hak orang dengan disabilitas fisik dengan menerbitkan beberapa peraturan yang dapat menjamin populasi orang dengan disabilitas fisik dalam mendapatkan kesempatan kerja dan melindungi mereka dari diskriminasi di dunia kerja formal. Pada prosesnya terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penerimaan tenaga kerja dengan disabilitas fisik yaitu terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Terdapat aturan kuota penerimaan orang dengan disabilitas fisik untuk bekerja yang menjadi faktor pendukung diterimanya orang dengan disabilitas fisik di tempat kerja formal, akan tetapi ada pula faktor penghambat orang dengan disabilitas fisik bekerja secara optimal di tempat kerja nya. Tulisan ini menyarankan agar orang dengan disabilitas fisik difasilitasi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan agar mereka dapat memenuhi persyaratan untuk penerimaan lowongan pekerjaan. 
Mengatasi Distorsi Kognisi pada Remaja Pepe, Camelia Kristika; Santoso, Meilanny Budiarti
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 5 No. 1 (2016): Empati Edisi Juni 2016
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v5i1.9777

Abstract

Teenager is one of the phase that will be experienced in by all of an adult human being. The failure in meet the needs and the development of duty during adolescence can become difficulties to have a self actualization. The difficulties’ symptoms can be started from the appearance of thought and selftalk negative on theirselves. It is known with the term cognitive distortion. The distortion is cognitive deviation the thought that is experienced by individuals. Deviation this thinking consist of personalization, over generalization, mental filter, mind reading, development with equity should the statement and also minimization. Social workers as a profession assistance having stage practices to do and starting from initial phase namely assessment into termination. In the case of clients by distortion cognitive, social workers may provide various technique therapy to change the mind automatic (selftalk) for client from negative to be  positive selftalk. One technique therapy which could be provided by a social worker in clients by distortion cognitive is therapeutic cognitive three colom. This therapy is intended to transform the mind clients which was originally irrational being rational, reduce their negative thoughts and change dysfunctional thought process . When social workers use this therapy in help clients  the clients should make self report which serves to see the replacement of irrational thought after they have been given the therapy.Keywords: Distorsi Kognitif, Selftalk, Kognitif Tiga Kolom.
Kelekatan Antara Ibu dan Anak Usia Sekolah (Studi pada Ibu Sebagai Orang Tua Siswa Kelas 1 SDN Hanjuang Samijaya) Santoso, Meilanny Budiarti; B, Megawati
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 1 (2017): Empati Edisi Juni 2017
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v6i1.9782

Abstract

Mother possesses a central role in the process of educating children. Mother spends more time with children at home than in the school. Thus, the attachment between the child and the mother becomes a benchmark as having required the ability to perform interaction within constructed social relations of school-aged children. This study was conducted using an explorative study that focused on the ‘eyecatching’ of information and issues that obtained in the process of this study. Interview, observation and documentation techniques are applied. The results show that the attachment between mother and child is built on the basis of the various skills that must be owned by school-aged children. This also means the role and function of the mother in educating school-aged children, expecially teaching process, that is caring, willingness to share, respect, politeness and responsibility. Providing good role models is the best way to instill values   in children, thus becoming the foundation for good attachment building between mother and child. Keywords: attachment, mother, children, school-age children.
Penggunaan Token Economies pada Anak untuk Meningkatkan Kedisiplinan dalam Menaati Peraturan Mardina, Mutiara; Santoso, Meilanny Budiarti
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 1 (2017): Empati Edisi Juni 2017
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v6i1.9783

Abstract

The use of economies token for 12 years children aims at improving the discipline in complying with the rules at an orphanage institution. In the handled cases, the client has a problem against disciplinary, particularly related to the rules of the institutions, with the result that the client was often scolded. This article argues on the important of this token to uphold discipline guidance and mentoring. In this practice, the theory used is a behavioral therapy with the technique of economy token. The use of therapy behavioral methods intended to improve or maintain adaptive behavior, reduce or eliminate the maladaptive behavior, and reduce or eliminate the excessive behavior. By using economy token method, it is expected to help the client to have guidelines for improving discipline in complying with the rules. Based on 4 months of field assistance approach, the results of the assistance for 12 years old children who needs assistance in disciplinary training with economy token, communication and good thinking have become an important factor in relation to the development of a person, so that clients can reduce negative thoughts and changing dysfunctional thinking process.Keywords: discipline, behavioral therapy, economy token, 12 years old children.
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani HETTY KRISNANI Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin Moch. Zainuddin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa Nunung Nurwati Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI Salsa - Haura salsabila wahyu hadianti SALSABILA WAHYU HADIANTI Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN