Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONFLIK AGRARIA PADA PROYEK STRATEGIS NASIONAL REMPANG ECO CITY DI PULAU REMPANG BATAM Nulhaqim, Soni Akhmad; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti; Putri, Nadila Auludya Rahma
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v6i2.55131

Abstract

Konflik agraria merupakan salah satu konflik yang kerap kali terjadi di Indonesia dan terjadi di berbagai sektor yang berkaitan dengan perkebunan-agribisnis, bisnis properti, tambang dan proyek infrastruktur. Proyek infrastruktur yang dikemas dalam Proyek Strategis Nasional menjadi salah satu sektor yang menyumbang terjadinya konflik agraria. Pembangunan Rempang Eco City di Pulau Rempang Batam menimbulkan konflik agraria diantara mayarakat adat Pulau Rempang dengan BP Batam terkait hak atas kepemilikan lahan. Penelitian ini ditujukan guna mendeskripsikan dan menjelaskan analisis konflik menurut Nulhaqim, et al (2017) meliputi peristiwa konflik, pemicu konflik, penyebab konflik, dampak serta resolusi konflik. Metode penilitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagi sumber literatur baik melalui jurnal ilmiah maupun laman berita yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penilitian menunjukan bahwa peristiwa konflik terjadi pada 07 September 2023 antara masyarakat adat Pulau Rempang dengan BP Batam dan aparat gabungan. Adapun pemicu dari konflik ini yaitu saat akan dilakukan pengukuran lahan oleh pihak BP Batam dan aparat gabungan. Penyebab dari konflik ini dikarenakan adanya ketidaksesuaian hak atas lahan yang berdampak pada lingkungan fisik dan non fisik. Berbagai upaya resolusi konflik dilakukan oleh berbagai pihak salah satunya dengan pemberian kompensasi yang menguntungkan bagi masyarakat.
Corporate Social Responsibility and Services for People with Disabilities Raharjo, Santoso Tri; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti; Humaedi, Sahadi
Asean Social Work Journal Vol. 12 No. 1, June 2024
Publisher : Indonesian Social Work Consortium (ISWC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58671/aswj.v12i1.72

Abstract

Besides making profits, companies have an important duty toward society and the environment. This obligation is manifested in the corporate social responsibility (CSR) program, governed in Indonesia by Law Number 40/2007 on limited liability companies and Law Number 25/2007 on capital investment. By targeting individuals with disabilities, CSR programs can have a significant impact on the lives of those who often face significant challenges. Supporting and empowering individuals with disabilities benefits these individuals and creates a more inclusive and diverse society. By investing in these programs, companies can demonstrate their commitment to social responsibility, improve their reputation, and ultimately contribute to a better world. This article discusses CSR services in Indonesia for people with disabilities using the literature review research. The research found that CSR programs for people with disabilities in Indonesia focus on community services and community empowerment programs. With this program, companies not only provide financial assistance to people with disabilities but also enable people with disabilities through education, training, and empowerment programs. This study found that CSR services for people with disabilities in Indonesia positively impact socioeconomic conditions and contribute to a more inclusive and sustainable development. This study advocates the increasing collaboration with various stakeholders, including the government, NGOs, academics, and the community to ensure the sustainability of the program. The CSR programs are expanded to encompass more rights of people with disabilities.  
Spiritualisme Dalam Rehabilitasi Pengguna Narkoba Pada Pondok Pesantren Suryalaya Taftazani, Budi Muhammad; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklat-bangprof), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.3236

Abstract

Berbagai lembaga yang menyelenggarakan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba telah berkembang, salah satunya diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya yang menerapkan pendekatan spiritualisme Islam untuk mengubah kebiasaan menggunakan narkoba menjadi kebiasaan melaksanakan ritual keagamaan sehingga tertanam sikap dan perilaku yang yang baik atau ahlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba di Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari informan yang terdiri dari pimpinan pondok pesantren, pimpinan yayasan, pengelola Inabah, dan anak bina sebagai penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan proses rehabilitasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya menggunakan aktivitas beribadah keagamaan sebagai kegiatan yang mengalihkan perhatian dan tenaga penyalahguna dari keinginan untuk menggunakan narkoba. Dari tujuan dan proses rehabilitasi, pendekatan spiritualisme yang dijalankan lembaga memungkinkan terjadinya perubahan perilaku melalui aktivitas ritual yang dapat mengembangkan dan memperkuat aspek spiritual anak bina. Namun demikian, masih dibutuhkan proses tindak lanjut untukpenguatan agar anak bina tidak lagi tergoda dengan kebiasaan lamanya yang buruk. Kajian kritis yang bersifat evaluatif diperlukan pada layanan berbasis faith based untuk memperkuat pengaruh dan posisi dari pendekatan ini di arena praktik pekerjaan sosial
Kapabilitas Human Agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation Dalam Menangani Permasalahan Pendidikan di Pedalaman Banten Santoso, Meilanny Budiarti; Nurwati , R. Nunung; Azman, Azlinda; Gunawan, Budhi
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklat-bangprof), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i1.3366

Abstract

Kapabilitas human agency merupakan issue penting bagi pengembangan keilmuan dan praktik pekerjaan sosial, mengingat pekerjaan sosial merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan intervensi sosial dan salah satunya bertujuan untuk menangani permasalahan sosial ataupun memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan sebagai refleksi bagi pekerja sosial profesional berdasarkan praktik nyata penggunaan kapabilitas human agency dalam intervensi sosial sekaligus menunjukkan pentingnya pengarusutamaan konsepsi human agency dalam keilmuan pekerjaan sosial yang salah satunya berfokus pada upaya pengembangan keberfungsian sosial. Metode explanaroty dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis kapabilitas human agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation dalam menangani permasalahan pendidikan di pedalaman Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi kapabilitas human agency merupakan komponen penting di antara berbagai komponen lainnya dalam menangani permasalahan yang terjadi dan kehadiran aktor dengan kapabilitas human agency tidak dapat dipisahkan dari kelompok ataupun organisasi sebagai wadah dalam melakukan program. Namun demikian, program dan kelompok ataupun organisasi dapat berjalan karena adanya eksistensi aktor dengan kapabilitas human agency yang berperan sebagai motor penggerak. Kolaborasi, networking dan partnership yang terjalin diantara berbagai pihak telah mendorong pelaksanaan program dengan baik dan berkelanjutan sekaligus sebagai infrastruktur dan fasilitasi yang mendukung program sebagai bentuk tindakan nyata (agentic action) yang mereka lakukan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERISOLIR OLEH PT ADARO INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA PADA PROGRAM BINA KELURAHAN RANTAU KUJANG - KEGIATAN TOKO DESA Nurhadi, Aan; Sujalmi, Yuri Budi; Santoso, Meilanny Budiarti; Arbain, Taufik; Firdaus, Muhammad Riyandi; Noor, Muhammad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.58297

Abstract

Pemberdayaan masyarakat terisolir menjadi kebutuhan nyata dan PT Adaro Indonesia berhasil menjawab permasalahan serta kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat di Kelurahan Rantau Kujang dengan melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada Program Bina Kelurahan Rantau Kujang pada Kegiatan Toko Desa. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sumber data berupa sumber data primer dan sumber data sekunder. Validasi data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan baik dan dapat menjawab permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat terisolir. Dalam hal ini, perusahaan berhasil memberikan stimulus yang baik terhadap kelompok binaan yaitu Badan Pengelola Usaha Kelurahan (BPUK) dengan memberikan bantuan berupa pembangunan toko desa yang didukung oleh pemerintahan setempat, sehingga dalam proses pengelolaan kegiatan usaha yang dilakukan oleh para pemuda setempat dapat berjalan dnegan baik dan berhasil menciptakan perubahan dan dampak positif bagi berbagai stakeholder program yang terlibat. Empowering isolated communities is a real need and PT Adaro Indonesia has succeeded in responding to the problems and needs faced by the community in Rantau Kujang Subdistrict by implementing the Community Development and Empowerment Program (PPM) in the Rantau Kujang Subdistrict Development Program at the Village Shop Activity. The method used is a descriptive method with a qualitative approach, data sources are primary and secondary data sources. Data validation was carried out using method triangulation and source triangulation. The research results show that the program implementation is going well and can answer the problems and needs isolated communities face. In this case, the company succeeded in providing a good stimulus to the target group, namely the Village Business Management Agency (BPUK), by assisting in the form of building a village shop supported by the local government, so that the process of managing business activities carried out by local youth can run well. and succeeded in creating change and positive impacts for the various program stakeholders involved.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Kopi Di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi, Kelurahan Sukasari, Kabupaten Sumedang Humaedi, Sahadi; Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta; Raharjo, Santoso Tri
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat memiliki berbagai potensi dan sumberdaya yang dapat dikembangkan. Seringkali, masyarakat belum sadar akan hal tersebut. Pengembangan masyarakat berbasis aset dapat menjadi pilihan untuk memperkuat aset komunitas dan membangun kapasitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Banjaran, Dusun Banyuresmi memiliki potensi komoditas kopi yang melimpah. Namun, masih terdapat peluang pengembangan potensi kopi di wilayah tersebut. Petani kopi belum memiliki keterampilan dan pengetahuan terkait pengolahan kopi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengembangan potensi kopi melalui pelatihan pengolahan kopi dan pengemasan bagi masyarakat khususnya para petani kopi di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Kelompok sasaran program adalah para petani yang berhimpun dalam kelompok tani Banjarsari 1 dan Banjarsari 2 di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengolah hingga mengemas produk olahan kopi untuk meningkatkan nilai jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Narasumber kegiatan tersebut merupakan orang yang telah ahli dan berhasil dalam mengolah dan menjual produk olahan kopi. Kegiatan pengabdian dilakasanakan dengan metode kaji tindak melalui pelatihan pengolahan kopi. Hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait pengolahan kopi hinggan pengemasan produk olahan kopi.
Penguatan Potensi Ekonomi melalui Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta; Raharjo, Santoso Tri; Humaedi, Sahadi
JE (Journal of Empowerment) Vol 5, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v5i2.4700

Abstract

Abstrak Potensi ekonomi suatu daerah perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan ekonomi. Dusun Patenggeng, yang terletak di Desa Sukasari, memiliki berbagai potensi ekonomi, meliputi pertanian, peternakan, pengolahan sampah, dan perdagangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan potensi ekonomi Dusun Patenggeng melalui program-program yang dirancang oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Metode yang digunakan adalah kaji tindak, menggabungkan penelitian dan tindakan. Hasil menunjukkan bahwa program penguatan potensi ekonomi berjalan dengan baik, mencakup Program Penguatan Unit Usaha SukaMart, Program Sosialisasi Pemilahan Sampah, Program Sosialisasi Pemanfaatan Sampah dan Praktik Daur Ulang Sampah Plastik, serta Program Penguatan Kelompok Produksi Paving Block. Program ini meningkatkan pengetahuan peserta: 10%-30% dalam pemilahan sampah, 30%-50% dalam pemanfaatan sampah, dan 20%-40% dalam produksi paving block, mendukung penguatan ekonomi Dusun Patenggeng. Abstract The economic potential of a region needs to be optimally utilised to support economic growth and development. Patenggeng Hamlet, located in Sukasari Village, has various economic potentials, including agriculture, animal husbandry, waste processing, and trade. This community service activity aims to strengthen the economic potential of Patenggeng Hamlet through programmes designed by the Community Service Team (PKM). The method used is action review, combining research and action. The results show that the programme strengthening economic potential went well, including the SukaMart Business Unit Strengthening Program, Waste Sorting Socialisation Program, Waste Utilisation Socialisation Program and Plastic Waste Recycling Practice, and Paving Block Production Group Strengthening Program. The programme increased participants' knowledge: 10%-30% in waste sorting, 30%-50% in waste utilisation, and 20%-40% in paving block production, supporting the economic strengthening of Patenggeng Hamlet.
PELAYANAN KESEJAHTERAAN BERBASIS FAITH-BASED ORGANIZATION: PELUANG DAN TANTANGAN BAGI PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL Santoso, Meilanny Budiarti; Rachim, Hadiyanto Abdul; Basar, Gigin Ginanjar Kamil
Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i2.59283

Abstract

Penelitian dengan mengusung topik pelayanan kesejahteraan berbasis faith-based organization sebagai peluang dan tantangan bagi praktik pekerjaan sosial telah memiliki jejak historis yang cukup panjang sekaligus menunjukkan dinamika kontributif serta determinan tersendiri dalam memberikan alternatif layanan kesejahteraan sosial bagi para penerima manfaat, yang faktanya tidak seluruhnya dapat dijangkau dan dipenuhi oleh organisasi-organisasi resmi pemberi pelayanan kesejahteraan sosial yang dikelola oleh pemerintah. Kajian ini melihat karakteristik layanan kesejahteraan sosial berbasis faith-based organization, pemangku kepentingan dalam faith-based organization, dan pekerjaan sosial dalam bidang faith-based organization dalam menjawab peluang dan tantangan global yang bersifat inklusif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan merujuk kepada berbagai sumber referensi seperti buku ataupun e-book, artikel, dan berbagai dokumen yang relevan dengan topik penelitian untuk melihat diskursus faith-based organization pada layanan kesejahteraan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik faith-based organization ditunjukkan dalam bentuk branding organisasi, struktur organisasi, tujuan, dan penyedia layanan melalui skema pasif-aktif dan persuasif-eksklusif; faith-based organization menjadi model dalam menjalankan layanan kesejahteraan sosial yang inklusif dalam upaya menghindari dikotomi layanan kesejahteraan sosial antara organisasi sekuler vis a vis organisasi keagamaan; dalam pengelolaan dan menjalankan aktivitas organisasinya para pemangku kepentingan faith-based organization dapat sejalan dengan nilai-nilai dan kode etik perofesi pekerjaan sosial profesional.
PERSEPSI PERNIKAHAN PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA SEBAGAI IMPLIKASI DARI FENOMENA FATHERLESS Aulia, Adis Prita; Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta
Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i2.60567

Abstract

Fatherless-ketiadaan ayah, merupakan sebuah fenomena ketidakhadiran sosok ayah yang berperan dalam pengasuhan anak, baik secara fisik maupun secara psikologis. Perempuan dewasa muda adalah ia yang berada pada rentang usia 20 - 30 tahun yang dalam perkembangan psikososialnya memiliki kecenderungan untuk membangun intimacy, khususnya dengan lawan jenis. Ketidakhadiran peran ayah dapat berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional anak perempuan yang kemudian memengaruhi persepsi mereka terhadap hubungan romantis dengan lawan jenis saat dewasa, salah satunya pernikahan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan persepsi pernikahan pada perempuan dewasa muda sebagai implikasi dari fenomena fatherless. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam pada beberapa informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terkait pernikahan pada perempuan dewasa muda cenderung negatif sebagai akibat dari fenomena fatherless. Sebagian perempuan yang mengalami fatherless cenderung mengasosiasikan pernikahan dengan konflik, ketidakstabilan, dan ketidakharmonisan, yang akhirnya memengaruhi keputusan mereka untuk menunda pernikahan atau menghindarinya. Ketidakharmonisan dalam pernikahan orang tua informan mengakibatkan terciptanya pandangan yang sangat selektif dalam memilih pasangan, serta cenderung memilih untuk tidak menikah jika tidak menemukan pasangan yang dianggap sesuai dengan harapan.  Fatherlessness is a phenomenon of the absence of a father figure who plays a role in raising children, both physically and psychologically. Young adult women are those who are in the age range of 20 - 30 years who, in their psychosocial development, tend to build intimacy, especially with the opposite sex. The absence of a father's role can have a significant effect on girls' social and emotional development, which then affects their perception of romantic relationships with the opposite sex as adults, one of which is marriage. This article aims to describe the perception of marriage in young adult women as an implication of the fatherless phenomenon. This research used a descriptive qualitative method with in-depth interviews with several informants. The study results show that the perception related to marriage in young adult women tends to be negative due to the fatherless phenomenon. Some women who experience fatherlessness tend to associate marriage with conflict, instability, and disharmony, which ultimately influences their decision to postpone marriage or avoid it. Disharmony in the marriage of informants' parents results in a very selective view in choosing a partner and tends to choose not to get married if they do not find a partner who is considered to be under expectations. 
PENGARUH LINGKUNGAN BOARDING SCHOOL DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN SISWA ASRAMA BINA SISWA SMA PLUS CISARUA KAB. BANDUNG BARAT Anjani, Dina; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v5i2.61520

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang dapat membentuk kemandirian, salah satunya yaitu lingkungan pendidikan yaitu sekolah berasrama. Sekolah berasrama merupakan sistem pendidikan yang menyediakan asrama untuk menjadi tempat tinggal siswa dengan melakukan berbagai kegiatan sehari-hari terpisah jauh dari keluarga. Tidak hanya aspek akademis, sekolah berasrama juga memberikan pemahaman dan melatih berbagai kemampuan yang bermanfaat untuk kehidupan siswa dengan aturan, sistem dan jadwal yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek apa saja dari lingkungan asrama yang berkontribusi dalam pengembangan kemandirian siswa serta bagaimana siswa merespons dan beradaptasi dengan kehidupan asrama. Melalui metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada para alumni Asrama Bina Siswa SMA Plus Cisarua Kab. Bandung Barat mengenai bagaimana perubahan perilaku kemandirian pada siswa setelah masuk asrama, mengidentifikasi aspek lingkungan asrama dalam membentuk kemandirian siswa, penguat kemandirian pada siswa dan bagaimana siswa dalam beradaptasi terhadap kehidupan asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa lingkungan boarding school memiliki pengaruh akan perubahan perilaku terutama perilaku mandiri, baik kemandirian ekonomi, sosial, emosi dan intelektual. There are several factors that can form independence, one of which is the educational environment, namely boarding schools. Boarding schools are an educational system that provides dormitories to become a place for students to live by carrying out various daily activities away from their families. Not only the academic aspect, boarding schools also provide an understanding and practice of various skills that are beneficial for students' lives with rules, systems and tight schedules. This study aims to examine what aspects of the dormitory environment contribute to the development of student independence and how students respond and adapt to dormitory life. Through a descriptive method with a qualitative approach, data collection was carried out by in-depth interviews with alumni of the Bina Siswa Dormitory of SMA Plus Cisarua, West Bandung Regency regarding how independence behaviour changes in students after entering the dormitory, identifying aspects of the dormitory environment in shaping student independence, strengthening independence in students and how students adapt to dormitory life. The results of the study show that the boarding school environment influences behaviour changes, especially independent behaviour, both economic, social, emotional and intellectual independence.
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani HETTY KRISNANI Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono Ishartono Ishartono ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI Salsa - Haura SALSABILA WAHYU HADIANTI salsabila wahyu hadianti Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN