Claim Missing Document
Check
Articles

The Involvement of Parents in the Children’s Care Process; a Comparison of Various Countries Budiarti Santoso, Meilanny
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2018): Empati Edisi Juni 2018
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v7i1.10008

Abstract

Abstract. To be a parent means to put the commitment of time and unselfish self during serving as a parent as well as spouse, part of big family, friends, and colleagues. Someone is becoming a parent because adults have been prepared to respond positively to the existing of a baby as well as strong community drive as the influence to have children. This article is aiming at describing the parental involvement in child care influenced by culture and geographical location of their living. This article is formulated using literature study on child care practices around the world. Parent is defined as individuals who provide care, protection, and guidance since the baby until growing up. During conducting their role in providing care, guidance and needs fulfillment, the parent is very much influenced by culture and geographical location. Therefore the role and parental involvement in child care practice are unique in every region/country.Abstrak. Menjadi orang tua berarti menempatkan komitmen waktu dan tak mementingkan diri sendiri selama berperan sebagai orang tua dan suami/istri, bagian dari keluarga besar, teman dan kolega. Seseorang yang sedang menjadi orang tua dikarenakan masa dewasa yakni sudah disediakan untuk merespon secara positif kehadiran bayi. Juga dukungan dan pengaruh kuat dari masyarakat agar memiliki anak. Artikel ini bertujuan menggambarkan keterlibatan orang tua dalam mengasuh anak yang dipengaruhi oleh kebudayaan dan lokasi geografis tempat tinggal. Artikel ini disusun menggunakan studi pustaka tentang praktik pengasuhan anak di dunia. Orang tua diartikan sebagai individu yang memberikan kepedulian, perlindungan dan arahan sejak bayi hingga tumbuh dewasa. Selama berperan memberi perawatan, arahan dan memenuhi kebutuhan anak, orang tua sangat dipengaruhi oleh budaya dan lokasi geografis. Maka dari itu, peran dan keterlibatan orang tua dalam praktik mengasuh anak bersifat unik di setiap daerah/negara.
PROSES COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PAVING BLOCK DI DESA SUKASARI, KABUPATEN SUMEDANG Shabihah, Ulya Salwa; Idris, Haifa Dinda Shafiyyah; Azizah, Zahra Qisthi; Fachruddin, Vanindya; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.52731

Abstract

Artikel ini membahas mengenai proses pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan dan pemanfaatan sampah anorganik menjadi paving block di Desa Sukasari sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang yang menerapkan solusi alternatif dalam mengelola sampah, khususnya sampah anorganik yang dimanfaatkan menjadi paving block dan dalam pelaksanaannya dilakukan oleh kelompok Penanganan Sampah Terintegrasi dengan Ketahanan Pangan (PastiKena) yang pengelolaannya berada di bawah lembaga BUMDes Madani Jaya Sukasari. Pada penelitian ini, pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk membantu kelompok pengolahan sampah dalam mengurangi hambatan berupa belum adanya struktur organisasi dan kebiasaan masyarakat yang cenderung tidak memilah sampah berdasarkan jenisnya. Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi paving block. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, in-depth interview, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai struktur dan pola organisasi serta pemilahan dan pemanfaatan sampah melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan. Tahap pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh peneliti mencakup tujuh tahap, yaitu tahap persiapan, tahap asesmen, tahap perencanaan alternatif program atau kegiatan, tahap pemformalisasi rencana aksi, tahap implementasi program atau kegiatan, tahap evaluasi, dan tahap terminasi.
KONFLIK ORANG TUA DENGAN REMAJA DALAM KELUARGA: MEDIA PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN KAPASITAS REMAJA DALAM MENGELOLA KONFLIK Santoso, Meilanny Budiarti; Nulhaqim, Soni Akhmad
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v7i1.61064

Abstract

Relasi yang terbentuk di dalam keluarga tidak selalu berjalan baik, ada kalanya terjadi permasalahan berupa konflik di antara orang tua dengan anak terutama ketika anak memasuki usia remaja, yaitu ketika remaja mengalami perubahan secara signifikan dalam dirinya serta tuntutan sosial menuju usia dewasa. Konflik yang terjadi di antara orang tua dengan remaja dalam keluarga sejatinya dapat dijadikan sebagai media pembelajaran dan pengembangan kapasitas remaja dalam mengelola konflik. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik studi literatur dilakukan terhadap sumber data yang digunakan yaitu berbagai referensi yang relevan dengan topik penelitian. Validasi dan analisis data dilakukan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konflik yang terjadi di antara orang tua dengan remaja yang dilakukan dengan cara-cara yang konstruktif yaitu berupa negosiasi dan pelibatan pihak penengah, sehingga dapat menghasilkan solusi dalam penyelesaian konflik. Pengelolaan konflik secara konstruktif di antara orang tua dengan remaja dapat dijadikan sebagai strategi bagi orang tua dalam mensosialisasikan kepada remaja mengenai cara-cara menyelesaikan konflik, sehingga menjadi media pembelajaran dan pengembangan kapasitas pada diri remaja untuk dapat mengelola konflik di masa mendatang dalam lingkungan sosialnya.
PENGUATAN SELF-EFFICACY PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PEMBERDAYAAN Enggarati, Lanita; Santoso, Meilanny Budiarti
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.63692

Abstract

Penyandang disabilitas kerap menghadapi tantangan yang kompleks dalam kehidupannya, tidak hanya terbatas pada keterbatasan fisik, sensorik, maupun intelektual, tetapi juga mencakup stigma sosial, diskriminasi, dan hambatan struktural yang membatasi akses mereka terhadap pendidikan, pekerjaan, informasi, dan partisipasi dalam kehidupan di masyarakat. Kondisi demikian sering kali berdampak negatif terhadap persepsi diri dan keyakinan penyandang disabilitas terhadap kemampuan yang dimilikinya, atau dikenal dengan istilah self-efficacy. Bagi penyandang disabilitas, self-efficacy memainkan peran penting dalam membangun ketahanan psikologis, meningkatkan motivasi, serta mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggambarkan penguatan self-efficacy penyandang disabilitas melalui pemberdayaan. Kajian literatur dilakukan untuk menelaah berbagai konsep dan hasil penelitian terdahulu yaitu mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas dan faktor-faktor pembentuk self-efficacy menurut Bandura, yang terdiri dari mastery experiences, vicarious experiences, verbal persuasion, dan emotional states. Hasil kajian menunjukkan bahwa upaya penguatan self-efficacy pada penyandang disabilitas dapat dilakukan melalui strategi pemberdayaan antara lain berupa pelatihan keterampilan, partisipasi aktif dalam kegiatan, interaksi dalam kelompok sebaya (peer group), serta kehadiran role model yang inspiratif, sehingga dapat memperkuat self-efficacy yang telah dimiliki oleh penyandang disabilitas. Strategi-strategi tersebut tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga menciptakan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, membuat keputusan, serta memiliki kontrol atas kehidupannya. Dengan demikian, pemberdayaan menjadi pendekatan strategis dan transformatif dalam mendukung penyandang disabilitas untuk mencapai kemandirian dan keberdayaan secara berkelanjutan.
Spiritualisme Dalam Rehabilitasi Pengguna Narkoba Pada Pondok Pesantren Suryalaya Taftazani, Budi Muhammad; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial (Pusdiklatbangprof Kesos), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.3236

Abstract

Berbagai lembaga yang menyelenggarakan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba telah berkembang, salah satunya diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya yang menerapkan pendekatan spiritualisme Islam untuk mengubah kebiasaan menggunakan narkoba menjadi kebiasaan melaksanakan ritual keagamaan sehingga tertanam sikap dan perilaku yang yang baik atau ahlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba di Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari informan yang terdiri dari pimpinan pondok pesantren, pimpinan yayasan, pengelola Inabah, dan anak bina sebagai penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan proses rehabilitasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya menggunakan aktivitas beribadah keagamaan sebagai kegiatan yang mengalihkan perhatian dan tenaga penyalahguna dari keinginan untuk menggunakan narkoba. Dari tujuan dan proses rehabilitasi, pendekatan spiritualisme yang dijalankan lembaga memungkinkan terjadinya perubahan perilaku melalui aktivitas ritual yang dapat mengembangkan dan memperkuat aspek spiritual anak bina. Namun demikian, masih dibutuhkan proses tindak lanjut untukpenguatan agar anak bina tidak lagi tergoda dengan kebiasaan lamanya yang buruk. Kajian kritis yang bersifat evaluatif diperlukan pada layanan berbasis faith based untuk memperkuat pengaruh dan posisi dari pendekatan ini di arena praktik pekerjaan sosial
Kapabilitas Human Agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation Dalam Menangani Permasalahan Pendidikan di Pedalaman Banten Santoso, Meilanny Budiarti; Nurwati , R. Nunung; Azman, Azlinda; Gunawan, Budhi
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial (Pusdiklatbangprof Kesos), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i1.3366

Abstract

Kapabilitas human agency merupakan issue penting bagi pengembangan keilmuan dan praktik pekerjaan sosial, mengingat pekerjaan sosial merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan intervensi sosial dan salah satunya bertujuan untuk menangani permasalahan sosial ataupun memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan sebagai refleksi bagi pekerja sosial profesional berdasarkan praktik nyata penggunaan kapabilitas human agency dalam intervensi sosial sekaligus menunjukkan pentingnya pengarusutamaan konsepsi human agency dalam keilmuan pekerjaan sosial yang salah satunya berfokus pada upaya pengembangan keberfungsian sosial. Metode explanaroty dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis kapabilitas human agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation dalam menangani permasalahan pendidikan di pedalaman Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi kapabilitas human agency merupakan komponen penting di antara berbagai komponen lainnya dalam menangani permasalahan yang terjadi dan kehadiran aktor dengan kapabilitas human agency tidak dapat dipisahkan dari kelompok ataupun organisasi sebagai wadah dalam melakukan program. Namun demikian, program dan kelompok ataupun organisasi dapat berjalan karena adanya eksistensi aktor dengan kapabilitas human agency yang berperan sebagai motor penggerak. Kolaborasi, networking dan partnership yang terjalin diantara berbagai pihak telah mendorong pelaksanaan program dengan baik dan berkelanjutan sekaligus sebagai infrastruktur dan fasilitasi yang mendukung program sebagai bentuk tindakan nyata (agentic action) yang mereka lakukan.
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DI BIDANG LINGKUNGAN HIDUP: KONSERVASI PENYU DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS INDONESIA Siti Arieta; Meilanny Budiarti; Teguh Setiandika Igiasi
Journal of Management and Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimas.v2i1.178

Abstract

Ancaman kepunahan spesies penyu diakibatkan oleh berlangsungnya tragedy of the commons serta kondisi anomie yang menyebabkan penyu dan telurnya menjadi objek ekonomi. Saat ini, perlindungan terhadap penyu mengamanatkan seluruh masyarakat berintegrasi untuk melakukan konservasi. Penelitian ini mengkaji tentang keterlibatan para aktor yang terlibat dalam upaya konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan keterlibatan dan strategi para pemangku kepentingan dalam konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan berdasarkan temuan penelitian akan merekomendasikan arah kebijakan dalam membangun model pengelolaan konservasi penyu yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode campuran, yakni kualitatif melalui wawancara mendalam dan kuantitatif dengan penghitungan Social Return of Investment (SROI). Temuan penelitian menyatakan bahwa konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah dilakukan sevara kolaboratif dan mengalami perubahan positif yang signifikan. Pengetahuan akan keberlanjutan dan modal ekonomi serta modal sosial menjadi syarat utama yang harus dimiliki oleh pihak yang berpartisipasi dalam konservasi penyu. Premier Oil Indonesia merupakan satu-satunya stakeholder yang sukses menjalankan kegiatan konservasi penyu sebagai bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) sejak tahun 2014. Premior Oil Indonesia memiliki habitus kelas yang diakui oleh pemangku kepentingan lain, dan perusahaan ini menduduki posisi yang terligitimasi dalam struktur masyarakat Kepulauan Anambas. Meskipun kegiatan yang dilakukan oleh Premier Oil memperoleh kesuksesan, tantangan utama yang dihadapi adalah masih terdapat pihak-pihak yang tidak mendukung konservasi. Untuk mengantisipasi hal ini, peranan Pemerintah dan penegak hukum sudah cukup maksimal dalam menjalankan patroli, sosialisasi dan penegakan hukum kepada masyarakat.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS KADER POSYANDU ((Kasus di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung) Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso; Arie Surya Gutama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2142-2151

Abstract

Media digital, seperti halaman web dan media sosial banyak digunakan untuk berbagi informasi, termasuk informasi kesehatan. Informasi dari sumber terpercaya dapat mengedukasi penggunanya. Kader kesehatan yang mengelola Pos Pelayanan Terpadu dapat memanfaatkan informasi di media digital untuk kebutuhan informasi bagi dirinya dan kelompok sasaran pelayanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital kepada Kader Kesehatan melalui metode pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sedikitnya 20 peserta terpapar informasi tentang manfaat media digital, dan dua peserta terampil mengakses informasi di media sosial dan berbagi informasi melalui media percakapan. Beberapa kader lainnya sudah mulai membentuk grup WhatsApp dengan anggota kelompok sasarannya dan berbagi informasi tentang imunisasi. Terbentuknya grup WhatsApp mendapat respon positif dari para anggotanya. Kader yang terampil dalam mengakses informasi di media digital dapat berperan sebagai pencari informasi yang dibutuhkan oleh seluruh kader kesehatan, dan kader lainnya dapat meminta informasi yang mereka butuhkan.
Analisis Tahapan Asset Based Community Development dalam Pemberdayaan kepada Penyandang Disabilitas Tuli di Kopi Teman Istimewa Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa; Santoso, Meilanny Budiarti; Wibowo, Hery
Share : Social Work Journal Vol 16, No 1 (2026): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v16i1.70813

Abstract

Penyandang disabilitas tuli masih kerap mengalami stigma dan diskriminasi yang berdampak pada terbatasnya akses pendidikan dan pekerjaan bagi mereka. Menyikapi hal ini, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui Program Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa (Perintis) yang menghasilkan Kedai Kopi Teman Istimewa (KTI) sebagai wadah praktik kewirausahaan bagi komunitas tuli di Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam proses pemberdayaan penyandang disabilitas tuli pada Program Perintis, khususnya melalui lima tahapan ABCD yaitu collecting stories, forming a core group of organizers, mapping the capacities and assets, mobilizing assets for community development, dan leveraging activities and resources. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipan, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan urutan penerapan dua tahap awal ABCD, di mana forming a core group of organizers dilakukan lebih dulu daripada collecting stories akibat status program sebagai inisiatif CSR yang top-down. Meskipun demikian, tiga tahap selanjutnya diterapkan secara bertahap dan partisipatif, ditandai dengan pergeseran pengelolaan operasional KTI dari kelompok inti pengorganisir kepada teman tuli sebagai barista, sehingga teman tuli berperan aktif sebagai aktor pemberdayaan alih-alih sekadar penerima bantuan.
Stigmatisasi dan Reintegrasi Sosial Anak Berhadapan dengan Hukum dalam Perspektif Teori Labeling: Tinjauan Systematic Literature Review Fernanda, Raida Devany; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i2.72223

Abstract

Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Indonesia sering menghadapi beban dua sisi. Mereka harus menjalani proses hukum dan juga menghadapi stigma sosial sebagai "anak jahat” atau "anak nakal". Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisisfenomena stigmatisasi dan reintegrasi sosial ABH dengan menggunakan sosiologi sebagai alat analisis utama dan menggunakan kerangka teori labeling (Howard Becker, Edwin Lemert) yang dilengkapi dengan konsep stigma Erving Goffman. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap jurnal nasional berbahasa Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2021 dan 2025. Artikel-artikel ini dipilih melalui proses identifikasi, penyaringan, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa stigmatisasi dan labeling menyebabkan anak masuk ke dalam penyimpangan sekunder juga dikenal sebagai penyimpangan sekunder sebagaimana digambarkan oleh Lemert, yang ditandai dengan internalisasi identitas menyimpang sebagai status pimpinan. Sebaliknya, telah terbukti bahwa mekanisme diversi dan keadilan restoratif, peran pekerja sosial, dan bantuan pembimbing kemasyarakatan dapat membantu menghentikan labeling dan memulihkan keyakinan diri anak. Menurut artikel ini, keberhasilan reintegrasi sosial ABH sangat bergantung pada seberapa baik lingkungan sosial, seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat, dapat mengubah reaksi sosial dari stigmatisasi ke penerimaan kembali (reintegrative acceptance).
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani Hetty Krisnani HETTY KRISNANI Hetty krisnani Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono Ishartono Ishartono ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin Moch. Zainuddin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Salsa - Haura salsabila wahyu hadianti SALSABILA WAHYU HADIANTI Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN