p-Index From 2021 - 2026
7.395
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) UNEJ e-Proceeding IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Abdimas Dewantara Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Budaya Jurnal Dinamika Sosial Budaya Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Instructional Development Journal Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Cokroaminoto Journal of Primary Education Indonesian Journal of Innovation Studies Journal of General Education and Humanities Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Research in Science and Mathematics Education Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Abdimas Dewantara

Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Media Pembelajaran Matematika – Cakimukapati (Cara Kilat Temukan Akar Pangkat Tiga) Akbar Al Masjid; Kristi Wardani; Endah Marwanti
ABDIMAS DEWANTARA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.114 KB) | DOI: 10.30738/ad.v2i2.3106

Abstract

Kegiatan Abdimas ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada guru dan siswa tentang pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan barang bekas atau barang barang yang sudah tidak terpakai. Sehingga barang-barang yang sudah tidak terpakai seperti kardus bekas dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran yang dapat membantu siswa maupun guru untuk kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan pelaksaan kegiatan abdimas ini dengan ceramah, demonstrasi dan praktik. Produk dari kegiatan pelatihan pembuatan media ini dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga kegiatan belajar lebih menyenangkan dan siswa mudah menerima dan memahami pelajaran. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di SD Negeri Somokaton 1 dengan partisipan/sasaran guru kelas V dan siswa-siswanya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Agustus 2018. Pelaksanaan ini diawali dengan sosialisasi kepada guru dan kepala sekolah pada tanggal 20 Agustus 2018 kemudian dilanjutkan kegiatan pelatihan pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2018. Hasilnya siswa bersama dengan guru dapat membuat produk media pembelajaran CAKIMUKAPATI (Cara Kilat Temukan Akar Pangkat Tiga). CAKIMUKAPATI adalah media pembelajaran yang dapat membatu belajar siswa kelas V dalam menghitung akar pangkat tiga denga cara yang mudah.Kata kunci: Barang bekas, media pembelajaran, matematika
Pemanfaatan limbah kulit buah durian menjadi biobriket sebagai bahan bakar alternatif terbarukan Marwanti, Endah; Ardhian, Trio; Megawati, Ida; Wardani, Kristi; Al Masjid, Akbar; Amanati, Ifitiah Ari; Nisaa’, Mutiara An; Murniati, Ira
ABDIMAS DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v8i2.17693

Abstract

Limbah menjadi permasalahan lingkungan di Indonesia.  Salah satu limbah yang berdampak bagi lingkungan adalah limbah organik. Limbah organik yang sering ditemukan adalah buah-buahan seperti limbah kulit durian. Dusun pantog wetan, Banjaroyo, Kalibawang, Kulon Progo merupakan sentra penghasil buah Durian di Yogyakarta. Banyaknya penjualan buah durian, mengakibatkan menumpuknya limbah kulit buah Durian. Menumpuknya limbah kulit buah Durian berdampak pada lingkungan yang kotor dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan limbah kulit durian yang menumpuk di Dusun pantog wetan, Banjaroyo, Kalibawang, Kulonprogo sebagai sentra penghasil buah durian di Yogyakarta salah satunya dengan melakukan pelatihan BRIKURAN (Briket Kulit Durian) yang bertujuan untuk mendukung dalam memberdayakan perempuan dan menambah nilai jual limbah kulit durian menjadi briket. Metode kegiatan yang akan dilakukan berupa pelatihan dan sosialisasi pembuatan bahan bakar alternatif biobriket dari limbah kulit buah durian. Hasil pelatihan ini yaitu dapat meningkatkan nilai jual limbah kulit durian sebagai alternatif bahan bakar dan memberdayakan perempuan di Dusun Pantog Wetan, Kulonprogo.   Utilization of durian fruit peel waste into biobriquettes as a renewable alternative fuel   Abstract: Waste is an environmental problem in Indonesia.  One of the wastes that has an impact on the environment is organic waste. Organic waste that is often found is fruit, such as durian skin waste. Pantog Wetan Hamlet, Banjaroyo, Kalibawang, Kulon Progo is a Durian fruit producing center in Yogyakarta. The large number of durian fruit sales has resulted in the accumulation of Durian fruit skin waste. The accumulation of Durian peel waste results in a dirty environment and emits an unpleasant odor. Therefore, to overcome the problem of durian skin waste accumulating in Pantog Wetan Hamlet, Banjaroyo, Kalibawang, Kulonprogo, as a durian fruit producing center in Yogyakarta, one of the ways is by conducting BRIKURAN (Durian Skin Briquettes) training, which aims to support empowering women and adding value. selling durian skin waste into briquettes. The activity method that will be carried out is in the form of training and socialization on making alternative biobriquette fuel from durian fruit peel waste. The results of the training can increase the selling value of durian kulit waste as an alternative fuel and empower women in Pantog Wetan Hamlet, Kulonprogo. 
Inovasi pengolahan kelapa menjadi kripker coconut untuk memberdayakan enterpreneurship masyarakat Al Masjid, Akbar; Iis, Narahmalia; Fadilla Putri, Ariesta; Suhailee, Sohnui
ABDIMAS DEWANTARA Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v9i1.18147

Abstract

Pelatihan pengolahan bahan baku makanan menjadi produk UMKM sangat mendukung kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pengolahan makanan guna memperdayakan jiwa entrepreneurship masyarakat Temandang di Kabupaten Temangung. Dusun Temandang, Pendowo Kranggan, Temanggung mempunyai lahan pertanian dan perkebunan dengan produk kelapa yang melimpah. Setiap bagian dari pohon kelapa dapat dimanfaatkan. Kelapa (Krambil) di Desa Temandang masih dijual apa adanya atau mentah dan hanya dimasak sebagai umbu pendamping sayur atau olahan. Saat musim panen kelapa melimpah di pasaran sehingga harganya cukup murah. Selain itu kelapa juaga tidak tahan lama dan mudah membusuk. Jika dikelola dengan baik buah kelapa mempunyai potensi yang banyak dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Melihat potensi tersebut, maka perlu adanya usaha kreatif dan inovatif dalam pengolahan buah kelapa. Pengolahan buah kelapa menjadi keripik menjadi solusi yang ditawarkan dengan tujuan memberikan nilai tambah bagi kulit melinjo, menambah pemasukan, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan Sasaran kegiatan ini meliputi ibu rumah tangga dan pemuda yang tertarik berwirausaha. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan mampu memproduksi keripik buah kelapa aneka rasa yang inovatif dan digemari oleh konsumen. Hasil penjualan keripik mampu menambah pemasukan keluarga. Abstract: Training in processing food raw materials into MSME products really supports the quality of human resources. This research aims to determine food processing innovations to empower the entrepreneurial spirit of the Temandang community in Temangung Regency. Temandang Hamlet, Pendowo Kranggan, Temanggung has agricultural land and plantations with abundant coconut products. Every part of the coconut tree can be used. Coconut (Krambil) in Temandang Village is still sold as is or raw and only cooked as a side dish for vegetables or processed vegetables. During the harvest season, coconuts are abundant on the market so the price is quite cheap. Apart from that, coconut is also not durable and rots easily. If managed well, coconuts have a lot of potential and have high economic value. Seeing this potential, there is a need for creative and innovative efforts in processing coconuts. Processing coconuts into chips is a solution offered with the aim of providing added value for melinjo skin, increasing income, and fostering an entrepreneurial spirit. The targets of this activity include housewives and young people who are interested in entrepreneurship. The methods used are counseling, training and mentoring. The results obtained by the training participants were able to produce coconut chips with various flavors that are innovative and popular with consumers. The proceeds from selling chips can increase family income.
Co-Authors Amanati, Ifitiah Ari Ana Fitrotun Nisa Anang Sudigdo Anang Sudigdo, Anang Anisa Karuniawati Anselmus Sudirman Apriliani, Silvi Apriyani, Harita Nuzul Ardian Arief ARI SETIAWAN Ari Setiawan Arya Dani, Setyawan Ayu Rahayu Banun Hafivah Cahyo Khosiyono Banun Havifah Cahyo Khosiyono Banun Havifah Cahyo Khosiyono Banun Havifah Khosiyono Bariyyah, Insanul Qisti Berliana Henu Cahyani Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Bumantara, Bayu Cahyani, Berliana Hanu Cahyani, Berliana Heni Cahyani, Berliana Heru CAHYANINGTYAS, DWI Chairul Kusuma Anjani Dea Amanda Putri Dewi Wulandari Dewi, Indah Rosalina Eka Estianti, Wahyu Elyas Djufri Elyas Djufri Elysia, Helga Endah Marwanti Endah Marwanti, Endah Erni Setyowati Erwinda Fitriana Fadilla Putri, Ariesta Febrianto, Rendi Fitri Budiarti Fitriana, Erwinda Handayani, Tri Emy Heny Kusuma Widyaningrum Herawati, Wahyu Dwi Heri Maria Zulfiati, Heri Maria Huda, Arindra Ikhwan Nur Iis, Narahmalia Ika Dyah Kumalasari Indrianto, Iin Jatmiko Jatmiko Jeni Hartanti Khasanah, Siti Toifatun Khosiyono, Banun Havifah Cahyo Kokom Komariah Kokom Komariah Kristi Wardani Lintiasri, Suci Megawati, Ida Miftachul Hidayah Mirawati, Eka Ima Monika Asti Widya, Astuti Muhammad Mukhlis Muhammad, Mukhlis Mukhlis, Muhammad Murniati, Ira Myrtawati, Myrtawati Nawati, Anik Nisaa’, Mutiara An Nissa, Ana Fitrotun Nugraheni, Salsabila Nurul Ramadhani Pamungkas, Onok Yayang Pardimin Pardimin, Pardimin Pradita, Ayu Surya Rahayu Retnaningsih Rahayu, Etika Gustri Retno Winarni Riris Ermiyawati Riza Indah Pramesti salsadilla Maryan Ningsih Saputra, Hanafi Arum Septi, Sam Wulan Siti Anafiah Siti Anafiah, Siti Siti Mutia Syahroh Siti Sangadah Sri Adi Widodo Sri Eko Wahyuni Sri Tavika, Harlina Evi Susanti Sudartomo Macaryus Suhailee Sohnui Suhailee, Sohnui Sukiyanto, Sukiyanto Sumarlam Sumarlam Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Suwandi, Sarwiji Ta'gan, Puspita Tri Ismiyati Tri Wulandari Trio Ardhian Trisharsiswi, Trisharsiwi Trisharsiwi Trisharsiwi, Trisharsiwi Utami, Ayuni Sri Vina Anggia Nastitie Ariawan, Vina Anggia Nastitie Wachid Pratomo, Wachid Yoga Pradana Wicaksono yuni karsih asmi Yuniastuti, Eka Zulfiani, Heri Maria