Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tepung Tapioka (Studi Kasus pada Agroindustri Tepung Tapioka "Madur" di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya) Sri Wani Nopiani; Trisna Insan Noor; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.645 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya keuntungan dan nilai tambah yang diperoleh dalam usaha pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka “Madur” di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari sampai dengan bulan Juli 2019. Penentuan daerah penelitian berdasarkan pertimbangan bahwa, di Desa tersebut terdapat agroindustri tepung tapioka. Informan yang diambil adalah satu orang, yaitu pemilik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Usaha agroindustri tepung tapioka memberikan keuntungan sebesar Rp 2.623.506, per satu kali proses produksi.2). Besarnya nilai tambah agroindustri tepung tapioka adalah sebesar Rp 5.589 per kilogram bahan baku. Rasio nilai tambah terhadap nilai produk sebesar 77,6%. Artinya untuk setiap Rp 100 nilai produk akan diperoleh nilai tambah Rp 77. Nilai tambah menunjukkan nilai yang positif dan besar. Maka agroindustri tepung tapioka “Madur” sangat layak untuk diteruskan.
KERAGAAN AGROINDUSTRI KELAPA PARUT KERING ( DESICCATED COCONUT ) (Studi Kasus Pada Agroindustri Kelapa Parut Kering di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya) ARIF BAHTIAR; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.641 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Proses produksi agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut), 2) Besarnya Penerimaan dan pendapatan agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) dalam satu kali proses produksi, 3) Besarnya price cost margin (PCM) agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan sampel penelitia adalah agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) bapak Asep di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Data yang diperoleh dianalisis secara mix method, yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) proses produksi kelapa parut kering (desiccated coconut) meliputi seleksi bahan baku, pengeluaran tempurung dan kulit ari, pencucian dan stabilisasi, penggilingan/ pemarutan, pengeringan, pendinginan dan pengemasan, 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) adalah sebesar Rp.28.600.000 untuk penerimaan dan Rp. 1.995.000 untuk pendapatan, 3) price cost margin (PCM) yang  diperoleh agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) adalah 0,7 %.
Analisis Nilai Tambah Kopi Srikandi Darti Ina; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6362

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui: 1) Biaya, penerimaan dan pendapatan dari produk greenbean, kopi bubuk dan masker kopi. 2) Nilai tambah dari produksi greenbean, kopi bubuk dan masker kopi. Penelitian ini menggunakan studi kasus di Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik Kopi Srikandi yaitu Ibu Anih. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Metode Hayami. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Biaya produksi greenbean sebesar Rp. 352.672, biaya produksi kopi bubuk sebesar Rp. 1.217.382, dan biaya produksi masker kopi sebesar Rp. 991.795. Adapun penerimaan greenbean sebesar Rp. 480.000, penerimaan kopi bubuk sebesar Rp. 1.440.000, dan penerimaan masker kopi Rp. 1.500.000. Sedangkan untuk pendapatan greenbean sebesar Rp. 127.328; kopi bubuk sebesar Rp. 222.618; masker kopi sebesar Rp. 508.205. 2) Nilai tambah yang diperoleh pada kopi srikandi dari produk greenbean sebesar Rp. 22.733, kopi bubuk sebesar Rp. 32.262; masker kopi sebesar Rp. 111.641. Maka diperoleh 1) Kepada pemilik kopi srikandi agar dapat membuat kemasan sacet sekali seduh untuk kopi bubuk dan, kemasan sacet sekali pakai untuk masker kopi agar konsumen tertarik untuk membeli. 2)Kepada pemilik usaha kopi srikandi agar dapat ditingkatkan lagi pemasarannya dan pertahankan kualitas pada bahan baku produk tersebut.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN BIJI KOPI ROBUSTA (Suatu Kasus di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Apan Apandi; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.253 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya marjin, biaya dan keuntungan pemasaran kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis; (3) Besarnya bagian harga (farmer’s share) yang diterima petani keseluruhan harga yang di bayar oleh konsumen. (4) Besarnya efisiensi pemasaran biji kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Survey merupakan teknik riset dimana informasi dikumpulkan menggunakan penyebaran kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Dua puluh tujuh orang petani, dua orang pedagang pengumpul, satu orang pedagang besar, dan dua orang konsumen industri. Hasil penelitian Biiji Kopi Robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis diketahui bahwa : 1) Terdapat dua saluran pemasaran biji kopi robusta sampai ke tangan konsumen akhir yaitu: a) Pola Saluran Pemasaran I : Petani---Pedagang Besar---Konsumen Industri, b) Pola Saluran II : Petani---Pedagang Pengumpul---Pedagang Besar---Konsumen Industri. 2) Besarnya Marjin, biaya, dan keuntungan pemasaran pada saluran pemasaran I sebagai berikut : (1) marjin pemasaran sebesar Rp 2.000 per kilogram (2) Biaya pemasaran sebesar Rp 1.010 per kilogram dan (3) keuntungan pemasaran sebesar Rp 990 per kilogram. Sedangkan marjin, biaya, dan keuntungan pada saluran pemasaran II sebagai berikut : (1) marjin pemasaran sebesar Rp 3.000 per kilogram (2) biaya pemasaran sebesar Rp 1.590 per kilogram, dan (3) keuntungan pemasaran sebesar Rp 1.410 per kilogram. 3) Berdasarkan hasil penghitungan bahwa besarnya nilai farmer’s share atau bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran I adalah 90,47 persen dan pada saluran pemasaran II sebesar 85,71 persen. 4) Besarnya efisiensi pemasarannya pada saluran pemasaran I sebesar 4,80 persen. Sedangkan pada saluran pemasaran II efisiensi pemasarannya sebesar 7,57 persen.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN COMRING (Studi Kasus pada UKM Surya di Desa Kertayasa Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Hedi Nur Hidayat; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.105 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: saluran pemasaran, biaya pemasaran, marjin dan keuntungan pemasaran serta producer’s share comring pada UKM Surya di Desa Kertayasa Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder. Jumlah informan sebanyak 13 orang, satu orang produsen, dua orang pedagang pengumpul dan sepuluh orang pedagang pengecer. Hasil penelitian adalah:Terdapat dua saluran pemasaran yaitu:Saluran I : Produsen ® Pedagang Pengumpul ® Pedagang Pengecer ® Konsumen AkhirSaluran II : Produsen ® Pedagang Pengecer ® Konsumen AkhirPada Saluran I besarnya rata-rata marjin pemasaran Rp 13.000,00 per kilogram, rata-rata biaya pemasaran Rp 485,73 per kilogram, rata-rata keuntungan pemasaran Rp 12.514,27 per kilogram. Pada Saluran II besarnya rata-rata marjin pemasaran Rp 16.000,00 per kilogram, rata-rata biaya pemasaran Rp 133,20 per kilogram, rata-rata keuntungan pemasaran Rp 15.866,80 per kilogram.Producer’s share Saluran I adalah 59,37 persen dan Saluran II adalah 54,28 persen.Saluran I nilai efisiensi pemasarannya adalah 1.52 persen dan Saluran II adalah 0,38 persen.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ROBUSTA (Studi Kasus Pada Agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) M Eka Supratman; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan nilai tambah pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis per satu kali proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengambil kasus pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Responden dalam peneitian ini diambil secara sengaja (purposive sampling) dengan alasan merupakan satu satunya agroindustri pengolahan kopi robusta di Desa Sagalaherang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan oleh perajin agroindustri pengolahan kopi robusta Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang adalah Rp 9.478.138,63 dan besarnya penerimaan yang diperoleh adalah Rp 12.600.000. dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dari usaha tersebut adalah Rp 3.121.861,37. Dengan nilai tambah Rp 59.648/kg bahan baku per satu kali proses produksi.
Analisis Risiko Produksi Padi Sawah di Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Nelin Aguslina; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6665

Abstract

Petani dalam menjalankan usahataninya selalu dihadapkan pada risiko dan ketidakpastian. Risiko produksi merupakan salah satu yang paling banyak merugikan petani dalam menjalanjakan usahataninya. Oleh karena itu, penelitian ini berutujuan membahas mengenai risiko produksi yang merugikan petani di Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko produksi padi sawah pada dua musim tanam padi di Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey pada 82 orang petani yang diambil secara acak sederhana. Teknis analisis data menggunakan standar deviasi dan koefisien variasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Petani di Desa Karanganyar pada musim tanam satu memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan musim tanam dua. Nilai koefisien variasi pada MT I sebesar  0,68 sedangkan nilai koefisien variasi pada MT II sebesar 0,56. Secara keseluruhan risiko produksi padi sawah di Desa Karanganyar termasuk ke dalam risiko kecil.
RESPON PETANI TERHADAP KEBIJAKAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Siti Nuraeni; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.178 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1653

Abstract

Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibereum merupakan salah satu daerah yang telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2012 yang diharapkan mampu menunjang kebutuhan pangan Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon petani terhadap kebijakan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta insentif dan disinsentif apa yang sesuai dengan keinginan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuisoner dengan jumlah responden sebanyak 45 orang petani alih fungsi lahan. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan analisis skala likert menunjukan bahwa respon petani di Kelurahan Kersanagara berada direntang positif sebesar 61% dengan demikian petani mendukung dan bersedia mengikuti Kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).Kata kunci: kebijakan lahan LP2B, petani padi sawah alih fungsi.
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO USAHATANI PADI SAWAH DAN PADI RAWA (Suatu Kasus Di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis). meiza magfira; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.654 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2551

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Berapa besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (2) Bagaimana risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (3) Apakah terdapat perbedaan nyata risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan mengambil suatu kasus di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Responden dalam penelitian ini adalah petani yang melalukan usahtani padi di lahan sawah dan di lahan rawa di Desa Sukanagara yang diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Biaya Total yang dikeluarkan pada usahatani padi di lahan sawah dan dilahan rawa di Desa Sukanagara tidak jauh berbeda, namun untuk penerimaann pada MT 1 dan MT 2 usahtani padi di lahan sawah lebih besar dibandingkan dilahan rawa. Pendapatan pada Usahatani padi sawah lebih besar dibandingkan pendapatan padi rawa. Risiko usahatani padi sawah lebih kecil dibandingkaan padi rawa. Hasil Analisis uji hipotesis menunjukan bahwa risiko produksi dan risiko pendapatan pada usahtani padi dilahan sawah maupun rawa berbeda secara signifikan (nyata). Sedangkan untuk risiko harga pada usahatani pada lahan sawah dan rawa tidak terdapat perbedaan signifikan (tidak nyata).
PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS GALUH CIAMIS UNTUK BERKARIR di BIDANG PERTANIAN (Suatu Kasus di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis) Ogi Suprayogi; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.697 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2487

Abstract

Mahasiswa agribsisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai pandangan dan persepsi yang baik terhadap sektor pertanian dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) persepsi mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian 2) Minat mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian 3) Hubungan parsial persepsi dengan minat mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian. Pengambilan data menggunakan metode simple random sampling dengan responden mahasiswa angkatan 2015 sampai 2018 sebanyak 84 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak  62 %, persepsi mahasiswa berada pada kategori tinggi, dan 56% minat mahasiswa berada pada kategori tinggi. Secara parsial terdapat hubungan positif yang nyata antara faktor internal persepsi dan faktor eksternal persepsi dengan minat untuk berkarir di bidang pertanian. Hubungan positif tersebut menyatakan bahwa semakin tinggi persepsi mahasiswa maka akan semakin tinggi pula minatnya bekerja di sektor pertanian.
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Br Tarigan, Anggreni Karolin Budi Seta budi setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto Depi Irawan Desi Aryani desi aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ernah, Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nurseto, Hardian Eko Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Stephani Gunawan, Stephani Suardi, Tennisya Febriyanti Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah