Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI YANG MEGUNAKAN BENIH SERTIFIKAT DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN BENIH SERTIFIKAT (Suatu Kasus di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis) Elan Darisman; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4001

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Besarnya pendapatan usahatani padi yang menggunakan benih bersertifikat. 2) Besarnya pendapatan usahatani padi yang tidak mengunakan benih bersertifikat. 3) Perbedaan pendapatan usahatani padi yang menggunakan benih bersertifikat dengan yang tidak mengunakan benih bersertifikat. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan mengambil kasus di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis. Teknik sampling untuk memilih sampel akan digunakan proportional sampling ataupengambilan sampel yang memperhatikan pertimbangan unsur-unsur atau kategori dalam populasi penelitian. Dari jumlah sampel 73 tersebut, maka ditentukan jumlah masing-masing sampel secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan petani padi benih bersertifikat dan benih non sertifikat per hektar per musim tanam di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis yaitu Rp 5.947.222 untuk benih bersertifikat dan Rp 5.584.764,96 untuk benih yang tidak bersertifikat, Rata-rata produksi padi yang menggunakan benih yang bertifikat sebanyak 22.791.174,00 kg/ha dan usahatani padi yang menggunakan padi yang tidak bersertifikat sebanyak 20.716.117,22 kg/ha dengan harga jual Rp. 5000,- per kg, dan rata rata pendapatan petani yang menggunakan benih sertifitat lebih tinggi dari non sertiffikat dimana rata rata pendapatan petani yang menggunakan sertifikat adalah Rp. 5,996,688 per sedangkan non sertifikat Rp. 5,885,846. Dengan selisih pendapatan yang sangat sedikit yaitu Rp. 110,841. Hasil uji beda menunjukkan nilai uji beda 0,952, artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani yang menggunakan benih sertifikat dan non sertifikat karena nilai signifikasi nya lebih dari 0,05 (Sig. (2-tailed) > 0,05).
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI CABAI MERAH (Studi Kasus pada Kelompok Tani Mekar Subur Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis) Iis Ratnawati; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.687 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani cabai merah per hektar per satu kali musim tanam di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, (2) Kelayakan usahatani cabai merah per satu kali musim tanam di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus, terhadap 12 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biaya pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata Rp. 57.515.062,37per hektar per satu kali musim tanam. Sedangkan penerimaannya adalah Rp. 161.010.453 per hektar per satu kali musim tanam. Pendapatan pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata Rp. 103.495.391 per hektar per satu kali musim tanam. (2) R/C pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata 2,80, artinya setiap pengeluaran biaya Rp. 1,00 maka petani mendapat penerimaan Rp. 2,80dan keuntungan Rp. 1,8 dan layak untuk diusahakan.
Saluran Dan Marjin Pemasaran Belimbing Madu (Averrhoa Carambola L) Lia Kirana; Trisna Insan noor; Tiktiek Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1. Besarnya marjin,  biaya, dan keuntungan pemasaran belimbing madu di Desa Waringinsari, 2. Saluran pemasaran belimbing madu di Desa Waringinsari, 3. Bagian yang diterima petani (Farmer’s Share). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel petani responden ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukan bahwa :  1. Besarnya marjin pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp. 3.000,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp. 3.800,- per kilogram. Biaya pemasaran pada saluran 1 sebesar Rp. 1.450,- per kilogram dan pada saluran pemasaran 2 sebesar Rp. 1.750,- per kilogram. Keuntungan yang diperoleh pada  saluran pemasaran 1 sebesar Rp. 1.550,- per kilogram dan pada saluran 2 sebesar Rp. 2.050,- per kilogram. 2. Terdapat 2 saluran pemasaran belimbing madu diDesa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar dan melibatkan 3 lembaga pemasaran (3) Farmer’s Share pada saluran pemasaran 1 sebesar 81,25% dan pada saluran pemasaran 2 sebesar  76,25%.
Analisis Usaha Agroindustri Tahu Isma Zakiatul Huda; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6728

Abstract

 Agroindustri tahu Sumber Rezeki merupakan salah satu dari industri tahu yang masih aktif yang terletak di wilayah Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar yang sudah berdiri sejak tahun 1999 hingga saat ini, namun hingga saat ini pengrajin belum mengetahui secara jelas mengenai manajemen keuangan dan keuntungan (profit) yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usaha agroindustri tahu Sumber Rezeki Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. (2) Kelayakan usaha agroindustri tahu Sumber Rezeki Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan penarikan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu pada agroidustri tahu Sumber Rezeki Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar dengan pertimbangan karena industri pengolahan tahu ini cukup berkembang dengan kapasitas produksi dengan kapasitas produksi sebesar 250 Kg per satu kali produksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Besarnya biaya total produksi yang dikeluarkan dalam satu kali proses produksi agroindustri tahu “Sumber Rezeki” sebesar Rp 4.099.901,58, besarnya penerimaan yang diperoleh adalah sebesar Rp 5.975.022,80 dan besarnya pendapatan yang di peroleh adalah sebesar Rp 1.875.121,22 (2) Nilai R/C sebesar 1,45 sehingga agroindustri tahu Sumber Rezeki mengguntungkan sehingga dapat untuk diusahakan.
ANALISIS USAHATANI KOMODITAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea) (Suatu Kasus di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran) Maharresti Aziziah; Trisna Insan Noor; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.722 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2571

Abstract

Hasil dari penelitian ini menunjukkan : 1) Rata-rata biaya total usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per hektar per musim tanam adalah Rp 5.639.046,94. 2) Rata-rata penerimaan usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per musim tanam adalah Rp 9.909.196,74 dan rata-rata pendapatan dalam per hektar per musim tanam adalah Rp 4.270.149,80. 3) Rata-rata R/C per hektar per musim tanam adalah 1,76 artinya usahatani Kacang Tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO USAHATANI PADI SAWAH DI DESA CIJEUNGJING KECAMATAN CIJEUNGJING BERDASARKAN LUAS LAHAN Nanda Aini Damayanti; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4011

Abstract

Usahatani selalu menghadapi sebuah ketidakpastian, dimana ketidakpastian itu akan menjadi peluang risiko. Risiko kerugian bisa terjadi pada produksi, harga dan pendapatan. Maka dari itu, penelitian ini membahas mengenai risiko produksi, harga dan pendapatan berdasarkan luas lahan di Desa Cijeungjing Kecamatan Cijeunging. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis risiko produksi, risiko harga dan risiko pendapatan pada usahatani padi sawah di Desa Cijeungjing, (2) Membandingkan risiko usahatani padi menurut pengusahaan lahan oleh petani di Desa Cijeungjing. Penelitian ini menggunakan metode survey terhadap 66 petani yang diambil secara acak proporsional berdasarkan luas lahan. Teknis analisis data menggunakan koefisien variasi dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Risiko produksi petani Desa Cijeungjing menurut nilai koefisien variasi adalah sebesar 0,62 pada MT I dan 0,58 pada MT II untuk petani berlahan sempit (<0,25 ha), 0,18 pada MT I dan 0,22 pada MT II untuk petani berlahan sedang (0,25-0,5 ha) dan 0,32 pada MT I dan 0,37 pada MT II untuk petani berlahan luas (>0,5 ha). Risiko harga petani Desa Cijeungjing menurut nilai koefisien variasi adalah sebesar 0,02 pada MT I dan 0,03 pada MT II bagi petani berlahan sempit, 0,06 pada MT I dan 0,03 pada MT II bagi petani berlahan sedang dan 0,04 pada MT I dan 0,03 pada MT II bagi petani berlahan luas. Sedangkan untuk risiko pendapatan menurut nilai koefisien variasi yaitu sebesar 0,63 pada MT I dan 0,58 pada MT II untuk petani berlahan sempit, 0,50 pada MT I dan 0,49 pada MT II untuk petani berlahan sedang serta 0,62 pada MT I dan 0,72 pada MT II untuk petani yang memiliki lahan garap luas, (2) Secara keseluruhan perbandingan risiko usahatani berdasarkan luas lahan di Desa Cijeungjing tidak jauh berbeda, dilihat dari risiko produksi dengan nilai CV < 1 dan risiko harga  dengan CV ≤ 0,5 usahatani padi sawah di Desa Cijeungjing Kecamatan Cijeungjing termasuk ke dalam risiko yang kecil. Risiko pendapatan usahatani padi tersebut termasuk ke dalam risiko yang besar, karena nilai CV > 0,5.
Analisis Kelayakan Agroindustri Snack Rumput Laut Tiga Putra Di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran Zulfikar Zulfikar; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6564

Abstract

Agroindustri snack rumput laut merupakan salah satu agroindustri berskala industri kecil yang berada di Desa Bagolo. Pengembangan agroindustri snack rumput laut membutuhkan faktor produksi, tenaga kerja, input (bahan utama, alat produksi, bahan pelengkap lainnya dan tenaga kerja). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Jumlah biaya sarana produksi, penerimaan, dan pendapatan industri kecil  snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, 2) Kelayakan Agroindustri snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dan mengambil kasus pada industri kecil Tiga Putra. Dalam penelitian ini dilakukan dengan metode survei pada industri kecil snack rumput laut Tiga Putra rumput laut pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling pada industri kecil snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran. Hasil perhitungan penelitian 1) Biaya produksi yang dikeluarkan oleh agroindustri snack rumput laut Tiga Putra sebesar Rp 8.831.688.75 dengan penerimaan yang  diperoleh perajin agroindustri snack rumput laut Tiga Putra sebesar Rp 10.000.000. Sehingga pendapatan yang diperoleh perajin agroindustri snack rumput laut Tiga Putra adalah Rp 1.168.311,25, 2) Kelayakan agroindustri snack rumput laut yaitu dengan R/C 1,13 yang  menunjukkan agroindustri snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran memiliki kelayakan diusahakan.
MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Azis Pamungkas; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.005 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan multifungsi lahan sawah di Kelurahan Kersanagara dengan pendekatan dinamika multifungsi lahan sawah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis deskriptif guna mendeskripsikan dinamika multifungsi lahan sawah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan wawancara mendalam dengan jumlah informan sebanyak 50 orang yang yang ditentukan secara sengaja (purposive) dan diperoleh dengan cara snow ball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 multifungsi lahan sawah, terdapat 6 multifungsi lahan sawah yang terjadi perubahan yaitu penyedia lapangan pekerjaan, sumber pendapatan, mewujudkan ketahanan pangan, konservasi air, pemelihara keindahan alam, dan media interaksi sosial antar petani, sedangkan 5 multifungsi lahan sawah yang lainnya tidak mengalami perubahan yaitu sebagai mitigasi banjir, pengendali erosi, pendaur ulang sampah organik atau limbah, keanekaragaman hayati (habitat flora dan fauna), dan pelestarian tradisi dan budaya.Kata kunci : multifungsi lahan sawah, alih fungsi lahan, kebijakan LP2B, perkotaan
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH BERDASARKAN LUAS LAHAN Asa Alfrida; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.454 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.801

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang yang merupakan daerah yang masih mengandalkan padi sebagai komoditas utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi sawah berdasarkan luas lahan di Desa Buahdua (2) Mengetahui tingkat kesejahteraan petani padisawah berdasarkan luas lahan di Desa Buahdua. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan parameter kesejahteraan menurut Sudana (2008) untuk mengetahui Nilai Tukar Pendapatan Rumah Tangga Petani (NTPRP) serta parameter 11 indikator tingkat kesejahteraan BPS-SUSENAS 2012. Metode yang digunakan adalah Proportional Random Sampling dan diperoleh 39 petani padi responden yang terdiri dari 3 petani padi lahan luas, 12petani padi lahan sedang dan 24 petani padi lahan sempit.Hasil penelitian menunjukkan semakin luas pemilikan lahan, semakin besar kontribusi pendapatan sektor pertanian terhadap pendapatan total rumah tangga petani. Analisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah denganmenggunakan beberapa indikator menunjukkan hasil tingkat kesejahteraan yang berbeda.Tingkat kesejahteraan menggunakan indikator ekonomi menunjukkan adanya rumah tangga petani yang termasuk kategori miskin (tidak sejahtera), namun jika menggunakan indikator ekonomi dan sosial (BPS-SUSENAS 2012) menunjukkan hasil seluruh rumah tangga petani termasuk tingkat sejahteratinggi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani diperlukan kebijakan untuk meningkatkan pendapatan melalui berbagai aspek yang menunjang peningkatan sektor pertanian dan non pertanian.Kata Kunci: Kesejahteraan, Petani padi, Rumah Tangga Petani
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Kicimpring “Samisuka” Di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Fitri Yani; Trisna Insan Noor; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i3.5931

Abstract

Kicimpring merupakan olahan makanan ringan yang mana bahan bakunya sendiri terbuat dari singkong/ubi kayu, makanan ringan ini sering kali dikatakan salah satu produk olahan dari tanah Sunda. Diharapkan adanya agroindustri ini dapat sedikit mengurangi pengangguran serta memperluas akan lapangan pekererjaan, serta memiliki nilai tambah juga nilai ekonomi tinggi, sehingga perusahaan kicimpring “Samisuka” ini mampu meningkatkan keuntungannya. Penelitian ini tujuannya untuk mengetahui: (1) Pendapatan kicimpring “Samisuka” di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, (2) Besarnya nilai R/C agroindustri kicimpring “Samisuka” di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakannya adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus yang berlokasi di Desa Cibongas kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan salah satu pertimbangannya bahwa di Desa Cibongas yang memproduksi kicimpring dengan bahan baku singkong adalah Bapak Enung Suhendi dan satu-satunya perusahan yang telah memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dengan Nomor NIB:0248011022243. Hasil penelitian menunjukan: (1) Pendapatan yang diperoleh usaha kicimpring “Samisuka” adalah sebesar Rp 360.811,69 untuk satu kali produksinya, (2) Kelayakan nilai R/C pada agroindustri kicimpring “Samisuka adalah 1,48.  
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Br Tarigan, Anggreni Karolin Budi Seta Budi Setia Budi Setia budi setia Budi Setia Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto Depi Irawan Desi Aryani desi aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ernah, Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nurseto, Hardian Eko Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Stephani Gunawan, Stephani Suardi, Tennisya Febriyanti Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah