Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN WAJIT KACANG HIJAU “PUTRA TUNGGAL” DI DESA CIBONGAS KECAMATAN PANCATENGAH KABUPATEN TASIKMALAYA Ai Helmi; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4026

Abstract

Di Kabupaten Tasikmalaya khususnya di Desa Cibongas terdapat produk lokal yang dapat meningkatkan produktivitas adalah agroindustri wajit kacang hijau, agroindustri ini mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan diberbagai daerah Indonesia, agroindustri wajit kacang hijau juga mempunyai prospek yang cukup baik melihat potensi pemasarannya sangat mendukung dan agroindustri ini yang mendorong munculnya perajin agroindustri wajit lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi 1).Faktor internal, 2).Faktor eksternal dan 3).Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri wajit kacang hijau “Putra Tunggal” di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah metode Studi Kasus teknik penarikan sampel responden dilakukan dengan cara purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1).Faktor internal terdiri dari kekuatan dan kelemahan. Faktor yang menjadi kekuatan yaitu lokasi yang strategis, produksi mudah dilakukan, kapasitas produksi, ketersediaan bahan baku, harga produk terjangjau. Sedangkan faktor yang menjadi kelemahan yaitu tenaga kerja kurang, modal yang terbatas, kemasan produk sederhana, promosi masih kurang.2).Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman.Faktor yang menjadi peluang yaitu pertumbuhan ekonomi, pangsa pasar meluas, permintaan meningkat, mempunyai pelanggan tetap, kemajuan teknologi produksi.Sedangkan faktor yang menjadi ancaman yaitu produk sejenis, kenaikan harga produksi, perekonomian yang tidak stabil. 3). Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri wajit kacang hijau “Putra Tunggal” di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya yaitu mempertahankan kualitas produk wajit kacang hijau dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk untuk memenuhi permintaan, disversifikasi prosuk wajit kacang hijau untuk memenuhi pangsa pasar, memperbaiki dan meningkatkan strategi promosi dengan kemajuan teknologi, memasuki dan menguasai daerah pemasaran baru, meningkatkan pelayanan dan pemasaran tepat waktu, menciptakan inovasi, menjalin kerjasama dengan mitra di daerah target pemasaran baru. Dalam matrik IE agroindustri wajit kacang hijau berada pada sel V, yaitu pertumbuhan dan stabilitas
Analisis Pemasaran Kopra Di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis Beni Gunawan; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, 2) Besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasaran kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, 3) Besarnya perolehan yang diterima produsen kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupeten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Pemasaran kopra di Desa Cinyasag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat satu saluran pemasaran kopra dari perajin sampai ke tangan konsumen  akhir  yaitu  dari Pengrajin - Pedagang Pengumpul - Pedagang Besar – Konsumen Akhir, 2) Saluran pemasaran kopra melibatkan dua lembaga pemasaran yaitu pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Besarnya total marjin pemasaran pada saluran wilayah pasar Manis Ciamis Rp 4.500,- per kilogram dengan total biaya pemasaran sebesar Rp 476,- per kilogram sehingga total keuntungan pemasaran sebesar Rp 3.024,- per kilogram. Sedangkan pada saluran pasar Kawali, besarnya total marjin pemasaran adalah Rp.4.000,00 per kilogram dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 464,- per kilogram sehingga total keuntungan pemasaran sebesar Rp. 4.536,- per kilogram. Dari kedua saluran pemasaran tersebut, saluran pemasaran Pasar Kawali mempunyai keuntungan terbesar dengan biaya terkecil, 3) Besarnya bagian harga yang diterima perajin (produsen share) pada saluran wilayah pasar Manis Ciamis adalah sebesar  69 persen, sedangkan pada saluran pasar Kawali adalah 75 persen. Dari saluran pemasaran tersebut dapat diketahui bahwa nilai Produsen Share terbesar yaitu saluran pemasaran Pasar Kawali, dikarenakan saluran pemasaran pasar Kawali memiliki marjin terkecil dibandingkan saluran pemasaran pasar Manis Ciamis.
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI SAWAH DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Fahran Al-fajar; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.325 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak alih fungsi lahan terhadap perubahan sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Kelurahan Kersanagara dalam satu bulan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara menggunakan kuisioner dengan jumlah responden sebanyak 45 orang petani padi sawah yang ditentukan dengan metode Simpel Random Sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan analisis statistik deskriptif guna mengetahui kesejahteraan menurut 11 indikator kesejahteraan SUSENAS oleh BPS (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah alih fungsi lahan kesejahteraan rumah tangga petani meningkat 0.72% dan termasuk dalam kategori kesejahteraan tinggi.Kata kunci: dampak, alih fungsi lahan, tingkat kesejahteraan, petani padi sawah
Analisis Kinerja Sistem Agribisnis Paprika di Kabupaten Bandung Barat Aji Nursidiq; Trisna Insan Noor; Lucyana Trimo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.04.12

Abstract

Sentra produksi paprika terbesar di Indonesia yaitu Kabupaten Bandung Barat. Pelaksanaan agribisnis paprika sebagai suatu sistem yang terintegrasi dapat menunjang agribisnis paprika yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja sistem agribisnis paprika di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan pengambilan sampel secara sensus, penelitian ini menggunakan kuesioner dan diskusi dengan pihak terkait dalam pengambilan data. Subsistem penyediaan input, budi daya, penanganan panen dan pascapanen, pemasaran dan penunjang dianalisis dengan menggunakan persentase indeks rata-rata persepsi petani paprika. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja sistem agribisnis paprika di Kabupaten Bandung Barat secara umum termasuk kategori baik dengan nilai tertinggi subsistem pemasaran dan terendah subsistem budi daya dan penunjang. Kinerja sistem agribisnis paprika dapat meningkat dengan perbaikan setiap subsistem. Oleh karena itu di dalam perencanaan peningkatan kinerja sistem agribisnis paprika harus berfokus pada peningkatan subsistem budi daya dan penunjang.
Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Benih Bening Lobster (Puerulus) di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Desi Dwi Djayanti; Trisna Insan Noor; Ahmad Choibar Tridakusumah
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.64415

Abstract

Lobster (Panulirus spp.) merupakan salah satu komoditi unggulan yang bernilai ekonomis tinggi, sehingga menjadi salah satu target tangkapan nelayan. Seiring berjalannya waktu permintaan tidak hanya untuk keperluan konsumsi saja, tetapi juga mencakup benih (Puerulus). Tingginya permintaan dan harga dikhawatirkan akan mengancam keberlanjutan sumberdaya, karena semakin memicu upaya penangkapan. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah membatasi ukuran penangkapan dengan mengeluarkan PERMENKP No.56/2016. Namun pada tahun 2020 aturan tersebut di ganti dengan PERMENKP No.12/2020 yang memberikan izin terhadap penangkapan Puerulus. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis keberlanjutan pengelolaan lobster pasca moratorium kegiatan penangkapan Puerulus di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix method dengan penentuan jumlah sampel menggunakan Slovin dengan jumlah 79 orang nelayan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan MDS dengan pendekatan Rapfish. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan dimensi ekologi, sosial, teknologi serta hukum dan kelembagaan status pengelolaan sumber daya Lobster di perairan Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur berada pada kategori kurang berkelanjutan, sementara berdasarkan dimensi ekonomi tergolong kategori cukup berkelanjutan.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOPI DI DESA BANGUNKARYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN Rahmat Gunawan; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7543

Abstract

Salah satu aspek untuk meningkatkan pendapatan dari usahatani yang dijalankan adalah saluran pemasaran sehingga semakin banyak lembaga pemasaran yang terlibat menyebabkan bagian harga yang diterima petani menjadi semakin rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran kopi di Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Penelitian didesain secara kualitatif dengan jenis studi kasus pada petani kopi di Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Sampel petani diambil secara sensus sebanyak 15 petani, sementara pelaku pemasaran yang terlibat dalam memasarkan kopi ditentukan menggunakan snowball sampling, yaitu dengan cara menelusuri aliran pemasaran kopi tersebut dari petani sampai ke tangan konsumen. Tujuan penelitian dianalis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 (dua) saluran pemasaran kopi di Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, yaitu saluran 2 (dua) tingkat dan 3 (tiga) tingkat dengan melibatkan pedagang pengumpul, pedagang besar, dan pedagang pengecer sebelum sampai ke tangan konsumen.
PEMETAAN BENTUK ADAPTASI BENCANA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA CIGANJENG, KECAMATAN PADAHERANG, KABUPATEN PANGANDARAN Trisna Insan Noor; Lies Sulistyowati; Eka Purna Yudha; Muhammad Nurdin Yusuf; Ivan Sayid Nurahman; Dona Setia Umbara; Samuel Lantip Wicaksono; Mohamad Arief Setiawan; Bintang Gentzora
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6954

Abstract

Daerah Aliran Sungai Citanduy menjadi kunci pendistribusian air terhadap wilayah disekitarnya. Fungsi DAS yang tidak baik akan mengakibatkan bencana banjir dan kekeringan. Desa Ciganjeng merupakan salah satu desa yang terkena dampak dari hal tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan bentuk adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat terhadap bencana banjir. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion. Adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat khususnya petani padi sawah yaitu dengan memanfaatkan faktor alam sebagai pertanda bahwa akan terjadi banjir. Selain itu, penggunaan kalender tanam pranata mangsa juga membantu petani sawah mengantisipasi kegagalan panen. Anggota keluarga petani padi sawah melakukan urbanisasi ke kota untuk menjadi buruh atau pedagang ketika lahan padi sawah mereka terendam banjir demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Adaptasi dilakukan supaya dapat bertahan hidup pada kondisi yang tidak sesuai untuk melakukan budidaya padi sawah.
Pemetaan Sebaran Tingkat Alih Fungsi Lahan Sawah di Kabupaten Serang Faujatul Hasanah; Iwan Setiawan; Trisna Insan Noor; Eka Purna Yudha
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.5039

Abstract

Lahan merupakan sumber daya alam yang mempunyai fungsi penting guna memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Data statsitik tahun 2019 menunjukkan bahwa 71,34% wilayah Kabupaten Serang merupakan lahan pertanian, Namun seiring pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk, luas lahan pertanian terutama lahan sawah di Kabupaten Serang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi non pertanian. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemetaan sebaran tingkat alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan metode studi literatur dengan alat analisis spasial yang diolah menggunakan software ArcGIS. Hasil penelitian adalah berupa peta sebaran tingkat alih fugsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Luas lahan sawah di Kabupaten Serang mengalami penurunan sebesar 2,78% dalam kurun waktu 2015-2019.  Wilayah yang berbatasan langsung dengan kota-kota besar seperti Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang menunjukan adanya penurunan luas lahan sawah dalam kategori tinggi, diantaranya Kecamatan Tanara, Ciruas dan Mancak dengan penurunan luas lahan sawah berturut-turut sebesar 478,10 hektar; 340,70 hektar; dan 334,00 hektar. Diharapkan ketegasan pemerintah daerah perihal perizinan aktivitas pembangunan semua sektor, penetapan wilayah berdasarkan keunggulannya, serta perlu adanya peraturan yang jelas dan tegas mengatur tentang lahan pertanian yang dilindungi, terutama lahan sawah. 
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Proses Alih Fungsi Lahan Padi Sawah di Kelurahan Kersanegara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Prilly Martunisa; Trisna Insan Noor
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2038

Abstract

ABSTRAKPertanian selama ini hanya dihargai karena kemampuannya menghasilkan bahan pangan, sandang dan papan. Selain itu, pertanian juga memberikan berbagai jasa/fungsi positif di bidang sosial budaya, ekonomi dan lingkungan yang dikenal dengan multifungsi pertanian dan belum banyak diketahui masyarakat. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perekonomian banyak terjadi alih fungsi lahan terutama lahan padi sawah untuk berbagai kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan faktor dominan yang mempengaruhi terjadinya alih fungsi lahan padi sawah. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Teknik pengambilan data dilakukan adalah wawancara kepada 45 orang petani yang pernah melakukan alih fungsi lahan padi sawah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS version 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur petani, pendapatan petani, luas kepemilikkan lahan, sistem waris, pengaruh tetangga yang mengalihfungsikan lahannya, pengaruh pengusaha/investor, keadaan lingkungan, kebijakan pemerintah dan pendidikan petani secara keseluruhan memberikan pengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan padi sawah. Variabel umur petani dan luas kepemilikkan lahan menjadi faktor yang dominan terhadap terjadinya alih fungsi lahan padi sawah.Kata kunci: faktor-faktor, alih fungsi, lahan padi sawahABSTRACTAgriculture has been only valued for its ability to produce primary needs of human being. In addition, agriculture also provides a range of positive services / functions at socio-cultural, economic and environmental fields known as multifunctional agriculture and have not been known to the public yet. Along with the raising population and the growth of economic, there has been occured many land conversion, particularly for paddy fields as it for several needs. This land conversion is caused by several factors. The purpose of this research is to identify the factors as well as to find the dominant among them that affect the land conversion of paddy fields. This research was conducted in Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. In this research, the data was collected by interviewing 45 farmers who ever did changes to the utility of paddy land. The design of this study is quantitative descriptive. Data analysis using multiple linear regression with SPSS version tool 24. This research shows the results that the age of farmers, farmers income, land ownership, inheritance systems, the influance of neighbors that also converted land, influence of investors, environmental conditions, government policies and farmer education generally gives a real effect on the conversion of paddy land. After all, the age of farmers and the land ownership become the dominant factor toward the land conversion that occured.Keywords: factors, land conversion, paddy field
INTRODUKSI INOVASI PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN PERTANIAN Introduction of Virtual Reality Utilization as a Agricultural Extension Media arif prastiyanto; iwan setiawan; trisna insan noor
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.145 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v13i1.68

Abstract

ABSTRACT Having been built for decades, the extension of Indonesian agriculture has actually begun to materialize as a modern form of counseling. This achievement was driven by the birth of Law No. 16 of 2006 on SP3K based on the spirit of decentralization, democracy, and participatory. One of today's emerging technology trends is virtual reality, a technology that allows users to interact with existing environments in a virtual world simulated by a computer, so that it feels inside the environment. The potential application of virtual reality in agriculture is quite large, but so far the utilization of virtual reality in the field of agriculture, especially as a media of agricultural extension has not existed in Indonesia. The purpose of this research is to introduce virtual reality technology through smartphone as an alternative of agricultural extension media to extension workers who are conducting training in BBPP Lembang. The research design used is descriptive quantitative, with experimental technique, using the model of One Group Pretest Posttest Design The analysis results show that most extension counselors have heard, seen and been interested in virtual reality. However, most have never tried and used the virtual reality tool. Information about virtual reality is mostly obtained through internet, social media, and television. According to the instructor's perception, virtual reality is easy to learn, easy to use and useful so that they are interested in teaching others, especially farmers during counseling as teaching aids or media counseling. Keywords: innovation, media, extension, agriculture, virtual reality ABSTRAK Setelah dibangun puluhan tahun, penyuluhan pertanian Indonesia sesungguhnya telah mulai mewujud sebagai bentuk penyuluhan yang modern. Prestasi ini didorong oleh kelahiran UU No 16 tahun 2006 tentang SP3K yang berbasiskan semangat desentralisasi, demokratis, dan partisipatif. Salah satu tren teknologi yang berkembang saat ini adalah virtual reality, sebuah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Potensi penerapan virtual reality bidang pertanian cukup besar, namun sejauh ini pemanfaatan virtual reality di bidang pertanian khususnya sebagai media penyuluhan pertanian belum ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengintroduksi teknologi virtual reality melalui smartphone sebagai alternatif media penyuluhan pertanian kepada para penyuluh yang sedang melaksanakan diklat di BBPP Lembang.Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik eksperimen, menggunakan metode Pre-Experimental Design, dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penyuluh pernah mendengar, melihat dan tertarik virtual reality. Akan tetapi sebagian besar belum pernah mencoba dan menggunakan alat virtual reality tersebut. Informasi mengenai virtual reality sebagian besar mereka dapatkan melalui internet, media sosial, dan televisi. Menurut persepsi penyuluh, virtual reality mudah dipelajari, mudah digunakan dan bermanfaat sehingga mereka tertarik untuk mengajari orang lain terutama petani pada saat penyuluhan sebagai alat peraga/media penyuluhan. Kata kunci: inovasi, media, penyuluhan, pertanian, virtual reality Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 13 No.1 Mei 2018
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Br Tarigan, Anggreni Karolin Budi Seta Budi Setia Budi Setia budi setia Budi Setia Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Dani Lukman Hakim Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto desi aryani Desi Aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hardian Eko Nurseto Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Stephani Gunawan, Stephani Suardi, Tennisya Febriyanti Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Taufik Hanif Firdaus Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah