Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Kesehatan Mental Remaja: Membangun Pemahaman Dini Bagi Siswa SMA Kristen Barana’ Kabupaten Toraja Utara Kala, Hesriana; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i1.142

Abstract

Gangguan mental pada remaja di Indonesia menunjukkan tren yang meningkat, khususnya kecemasan, depresi, hingga ide bunuh diri. Remaja di rentang usia 12–17 tahun sangat rentan mengalami tekanan emosional akibat tuntutan akademik, konflik keluarga, perundungan, serta perasaan rendah diri yang seringkali tidak terdeteksi oleh orang tua maupun guru. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi kesehatan mental menjadi salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam meningkatkan literasi psikologis remaja dan mengurangi stigma terhadap masalah kejiwaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu meningkatkan literasi kesehatan mental, mendorong sikap positif terhadap isu kesehatan mental, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam edukasi kesehatan mental. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang secara sistematis untuk mendukung tercapainya tujuan utama. Kegiatan dilaksanakan di SMA Kristen Barana’ Kabupaten Toraja Utara. Program ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 17–18 Juli 2025. Sasaran utama program ini adalah siswa kelas X dan XI di SMA Kristen Barana’ dengan perkiraan jumlah peserta sekitar 40–50 siswa. Sasaran pendukung mencakup guru Bimbingan Konseling (BK) dan wali kelas. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai kesehatan mental. Hasil tersebut menunjukkan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 30–35%, yang menunjukkan bahwa metode penyuluhan interaktif berhasil meningkatkan literasi kesehatan reproduksi siswa. Dengan adanya sosialisasi ini memberikan dampak terhadap mitra yaitu guru BK memperoleh bahan ajar dan pendekatan baru yang lebih interaktif dalam menangani siswa, siswa lebih terbuka menyampaikan masalah pribadi, sekolah berkomitmen untuk menjadikan literasi kesehatan mental sebagai bagian dari program BK rutin.
Penyuluhan Manfaat Donor Darah Dengan Tema “Setetes Darah, Bersama Kita Selamatkan Nyawa” di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, 2025 Uzair, Uzair; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11491

Abstract

Kebutuhan darah di rumah sakit sering kali tidak tercukupi akibat rendahnya partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela. Edukasi dan penyuluhan tentang donor darah menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala dengan tujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien dan masyarakat sekitar tentang manfaat serta tata cara donor darah yang aman. Metode yang digunakan meliputi identifikasi responden, penyusunan dan penyebaran leaflet edukasi, penyuluhan interaktif, sosialisasi, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test dengan melibatkan 45 peserta yang mayoritas berasal dari keluarga pasien dan masyarakat sekitar rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar peserta awalnya memiliki pengetahuan yang kurang baik, namun setelah penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman tentang donor darah. Subjek yang sesuai syarat melakukan donor darah sebanyak 5 orang, dan terkumpul 5 kantong darah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya donor darah berkelanjutan di masyarakat sekitar rumah sakit.
Edukasi Pasien Tentang Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Eva, Nur; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11492

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan inovasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan akurasi data pasien. Namun, pada praktiknya, pemahaman pasien terhadap sistem ini masih rendah akibat minimnya edukasi, yang dapat menimbulkan kebingungan serta ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap SIMRS, khususnya dalam hal akses informasi dan pemanfaatan layanan digital rumah sakit. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi langsung, pembagian leaflet, pemasangan banner edukatif, dan pendampingan personal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14–15 Juli 2025 di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala, dengan sasaran pasien rawat jalan dan pendampingnya. Sebanyak ±85 orang menerima edukasi, 100 leaflet dibagikan, dan 4 banner dipasang di titik strategis rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 70% pasien merasa terbantu dan memahami cara penggunaan SIMRS setelah mendapatkan edukasi, serta 15 pasien mendapat bimbingan langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang komunikatif dan didukung media visual mampu meningkatkan literasi digital pasien secara signifikan, memperkuat partisipasi aktif dan kepercayaan terhadap sistem pelayanan digital rumah sakit.
Pendampingan Site Monitoring Visit Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, 2025 Muliati, Muliati; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11494

Abstract

Kegiatan Pendampingan Site Monitoring Visit (SMV) terhadap pelaksanaan Surveilans Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Kabelota Donggala dilaksanakan pada 11–12 Juli 2025 dengan tujuan memastikan pelaksanaan surveilans berjalan sesuai pedoman teknis yang berlaku. Pendampingan dilakukan secara terstruktur melalui pendekatan evaluatif, edukatif, dan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan manajemen rumah sakit, pembukaan agenda, wawancara dengan petugas dari berbagai unit (surveilans, laboratorium, ruang anak, dan rekam medis), pengecekan dokumen, telusur fasilitas, serta edukasi pengisian formulir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petugas terhadap prosedur surveilans RVGE, identifikasi berbagai tantangan lapangan, serta penguatan koordinasi antarunit. Dari data yang diperoleh, deteksi rotavirus di RSUD Kabelota masih tergolong rendah dengan variasi jumlah sampel bulanan yang tidak merata. Meskipun demikian, metode pengambilan sampel melalui feses terbukti lebih efektif dibandingkan popok. Refleksi bersama mitra menghasilkan komitmen untuk meningkatkan mutu pengambilan sampel, pelaporan, dan dokumentasi data surveilans. Kegiatan ini memberikan rekomendasi strategis, seperti perlunya pelatihan berkala berbasis praktik lapangan serta penguatan dukungan manajerial dalam bentuk alokasi SDM, logistik, dan komitmen pimpinan. Hal ini penting untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas pelaksanaan surveilans RVGE di rumah sakit sentinel.
Peningkatan Pengetahuan dan Prilaku Hidup Sehat Melalui Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Tuberculosis dan Etika Batuk di RSUD dr. Palemmai Tandi Kota Palopo Ernawati, Ernawati; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.374

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Palopo. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan TBC dan kurangnya kesadaran terhadap etika batuk menjadi faktor penyumbang utama dalam penyebaran penyakit ini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan TBC dan penerapan etika batuk yang tepat. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan edukatif berupa ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pasien, keluarga pasien, pengunjung dan staf RSUD dr. Palemmai Tandi dilibatkan dalam kegiatan ini. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Peserta dengan kategori nilai “baik” meningkat dari 22,5% sebelum penyuluhan menjadi 76,25% setelah penyuluhan. Sebaliknya, peserta dengan nilai kategori “kurang” menurun drastis dari 37,5% menjadi 3,75%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan TBC dan etika batuk. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap upaya eliminasi TBC dan diharapkan dapat direplikasi secara berkelanjutan di berbagai fasilitas layanan kesehatan lainnya.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja: Membangun Pemahaman Dini Bagi Siswa SMPN 01 Sesean Suloara Kabupaten Toraja Utara Pasapan , Yasri; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.376

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang kritis, ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial yang memengaruhi perilaku serta kebutuhan informasi remaja, terutama terkait kesehatan reproduksi. Sayangnya, pengetahuan remaja Indonesia tentang topik ini masih rendah dan seringkali diperoleh dari sumber tidak kredibel seperti teman sebaya dan media sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan siswa SMPN 01 Sesean Suloara, Toraja Utara, melalui metode edukasi interaktif dan pendampingan. Program ini melibatkan 65 siswa kelas VII dan VIII, menggunakan pendekatan ceramah partisipatif, diskusi kelompok kecil, simulasi kebersihan diri, serta sesi konsultasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap pubertas (dari 52% ke 86%), kebersihan organ reproduksi (48% ke 83%), dan sikap terhadap perilaku berisiko (55% ke 89%). Hasil ini menunjukkan efektivitas pendekatan edukasi yang diterapkan. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga memperkuat peran guru BK sebagai pendamping edukasi berkelanjutan. Diharapkan model ini dapat direplikasi di sekolah lain sebagai kontribusi strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat dan bertanggung jawab secara reproduktif.
Penyuluhan Edukasi Pengetahuan Ibu tentang Pertumbuhan, Perkembangan dan Tumbuh Kembang Pada Bayi dan Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Natsir, Nursanita; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.382

Abstract

Masa depan suatu bangsa tergantung pada optimalnya keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu upaya Pemerintah untuk mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah melalui penyelenggaraan SDIDTK (Stimulasi, Detekti dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kepada ibu tentang stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak usia 0–5 tahun secara berkala, mendeteksi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan secara dini, adanya rekomendasi terkait pertumbuhan dan perkembangan pada anak berdasarkan hasil intervensi, serta sebagai sarana untuk menambah keilmuan dan keterampilan kader posyandu. Metode Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di lokasi posyandu munaja dan posyandu tulip yang di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko dan waktu pelaksanaannya di tanggal 11 Juli 2025. Sasaran pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang terdiri dari  orang tua dan anak. Hasil kegiatan ini dapat berupa penyampaian materi, diskusi, praktek dan bimbingan. Capaian kegiatan yang di dapatkan berupa pengetahuan ibu. Terdapat pengetahuan baik sebanyak 21 responden (46.7%), selanjutnya terdapat pengetahuan cukup sebanyak 17 responden (38.6%) dan terdapat pengetahuan kurang sebanyak 6 responden (13.6%). pengetahuan ibu tentang perkembangan anak sangatlah penting untuk mengarahkan ibu dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar pada balita. Dengan pengetahuan yang baik akan menciptakan lingkungan yang mendukung dalam proses perkembangan anaknya.
Penulisan Penyuluhan Gerakan Cegah Stunting Sejak Dini Untuk Menjamin Kesehatan 1000 Hari Pertama Kehidupan Nurhasibah, Nurhasibah; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.390

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Periode masa 1000 HPK merupakan masa kritis sekaligus periode emas dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita sangat krusial dalam menurunkan angka stunting. Penyuluhan secara langsung memungkinkan Masyarakat memperolah informasi yang tepat tentang asupan gizi, perawatan ibu hamil pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI, dengan demikian, penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pencegahan stunting secara dini. Metode pelaksanaan berupa  pendekatan  partisipatif  melalui  koordinasi  dengan Puskesmas, pelaksanaan penyuluhan di Pustu dan Posyandu serta pendampingan pada ibu hamil dan ibu balita. Hasil kegiatan  menunjukkan bahwa dari  penyuluhan tentang pencegahan stunting pada ibu hamil dan ibu balita dengan edukasi interaktif, pendampingan, dan kolaborasi menciptakan perubahan positif dalam pemahaman dan perilaku ibu hamil dan ibu balita mengenai pentingnya 1000 Hari pertama kehidupan dalam pencegahan stunting. Kesimpulannya, program ini membuktikan bahwa intervensi edukasi yang terencana dan melibatkan berbagai pihak dapat menjadi upaya efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil dan ibu balita dan juga anaknya.
Askes Layanan Kesehatan dalam Genggaman dengan Mobile JKN Kaunang, Diane Rineke; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.394

Abstract

Latar Belakang. Aplikasi JKN Mobile merupakan inovasi digital yang dirancang untuk memfasilitasi akses layanan kesehatan, namun penggunaannya masih minim karena rendahnya literasi digital masyarakat. Edukasi merupakan kunci untuk meningkatkan pemanfaatan aplikasi. Upaya ini krusial untuk mendukung akses layanan kesehatan yang merata dan inklusif. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara mandiri melalui aplikasi JKN Mobile. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada 10–11 Juli 2025 di Desa Tapadaa dan Mogolato, dengan sasaran peserta JKN dengan literasi digital rendah. Melalui konseling, pelatihan langsung, dan pendampingan individual, peserta dipandu dalam menggunakan aplikasi JKN Mobile. Evaluasi dilakukan dengan uji coba pra-pasca dan melibatkan mitra lokal untuk edukasi berkelanjutan. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa 92,5% peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti konseling dan pelatihan JKN Mobile. Sebagian besar berhasil menggunakan aplikasi secara mandiri, dan peserta yang mengalami kesulitan mendapatkan pendampingan. Skor rata-rata meningkat dari 46,4 menjadi 84,75, yang menunjukkan efektivitas metode edukasi yang diterapkan.
Penyuluhan PHBS dan Skrining Kesehatan Bagi Anak Remaja Lewa, Eka Dharmawati; Zamli, Zamli; Al Maidin, Achmad R Muttaqien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.402

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri sejak usia remaja melalui pendekatan edukatif dan deteksi dini. Metode ini dilakukan dengan memberikan materi penyuluhan PHBS dan Pelaksanaan skrining kesehatan. Hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat yang berupa penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta skrining kesehatan terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 3 Malili telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respons positif dari siswa, guru, dan pihak puskesmas. Penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, dan perilaku hidup sehat lainnya. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan preventif di sekolah sangat efektif dalam membentuk kesadaran kesehatan sejak dini, serta mampu menjadi dasar untuk perencanaan intervensi kesehatan yang lebih berkelanjutan.
Co-Authors A. Rizki Amelia ABDUL MANAF Abdul Muttalib Abdul Rahman Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Agus, Rezki Aprianti Agussalim , Agussalim Ahmad.R.Mutaqqien Almaidin Ahyana, Nur Al Maidin, Achmad R Muttaqien Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien Allo, Maya Rante Allo, Yety Bato Payung Andi Alim, Andi Arikalang, Aprillya Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Asmawati Asmawati Asmita, Ita Asmuliati, Diana Asriah Syam Audyani Suryadi, Yunhi awatiful azza, awatiful Azniah Syam B, Sudirman Bahsoan , Salma Battiling, Ferida Blisartama, Sarniaty Chandra M, Freddy Chandra, Freddy Danduru, Darmayadi Dewi, Resky Karnita Dwiana, Ester Ekafadly Jusuf ekawati, ris Elly Elly Endiyonarsi, Endiyonarsi Endriaty, Endriaty Ernawati Ernawati ernita, ernita Eva, Nur Fadli Fadli fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Firawati Firawati Fitrahningsih, Fitrahningsih Haddase, Hasriadi Hafsah Hafsah Hanafi, Sitti Hamsiar Handayani, Anna HARTATI Hasriana Hasriana, Hasriana Hasriwandi Hikma, Nurul Ilyas, Muh Ilyas, Muh. Indra Dewi indrayana Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Islami, Rifka Augina Isna Arista Izhak Jumriani, Jumriani Justiani, Justiani Kaderia, Husmil Kala, Hesriana Kandou, Fricilia M W Kartono, Faradhillah Kartono Kasman Kasman Kaunang, Diane Rineke Khairani, Nurul Fitri Kowaas, Intan Novita Laise, Sri Miniarti ledia, Ida Leida, Ida Lewa, Eka Dharmawati Londok, Inggrit Fredrika Vira M. Ishaq Iskandar Ma'rufi Ma'rufi, Ma'rufi Maidin, Achmad R. Muttaqien Al Makbul, Sulastri Maqfirah Maqfirah, Maqfirah mariyati mariyati Marni Marni Ma’rufi Ma’rufi, Ma’rufi Meilani Meilani, Meilani Menga, Maria Kurni Minggu , Irvan Susyanto Miswati Miswati, Miswati Montolalu, Freddy Chandra Mudhofar, Muhamad Nor Muhammad Ilyas Muliati Muliati, Muliati Muttaqien Al-Maidin, Achmad R. Naolin, Imelda Napitu, Dewi Rosmaida Natsir, Nursanita Nethanelia Pokko, Jenny Nggekan , Desmon A Ningrum, Sri Hutami Ayu Nopianto, Nopianto Nordianiwati, Nordianiwati Nurdaya Nurdin Nurdin Nurhasibah, Nurhasibah Nurma Nurmaida Nurmaida, Nurmaida Nurrahmat Nurrahmat Nurul Inayah Nuruniyah Nuruniyah Onim, Florence Pakasi, Ainy Meiril Palando, Lisa Sulistiana Daeng Palungan, Dwi Jusrini Pasapan , Yasri Pasaribu, Handara Graha Poluan , Lodewyk Norman Nover Poluan , Octavia Lady Ollyvia Purba, Hitler Benny Hendrik Purnama, Sarti Widya Putri, Putu Chrisdayanti Suada Qamarya, Nurul Radiansyah Radjana, Wa Ode Hasriani Rahma Ayu Kinanti Rahmah, Lestari Rahmawati , Rahmawati Ramisa, Ramisa Raya Senolinggi, Theresia Resky, Nurhayati Resty Ryadinency Ritmala Roja, Vionni Winich Sensia Rosita Rosita Rosnida, Rosnida Rosyida, Muslihatin Khuril Rotasouw, Aswad ruf, Ma’ rufi, Ma’ Ruhwandi, Ruhwandi Rusmini Kinas Sabrina, Riska Saenuddin, Sudirman Sainuddin, Sudirman Salkamal, Salkamal Salmiati Salmiati, Salmiati Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Satriani Satriani Seriyanti, Seriyanti Sinta Hikma Sirenden, Intan Solombuku, Deslince Sosiawan, Insan Stevi Yanti Nopita Sari Sudirman Sudirman Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma, Novian Tri Sukmawati Sukmawati SULISTIYANI SULISTIYANI Sumbung, Agustina Sumolang, Suzana Martini Sunandi, Irwan Suwandi N Syamsuddin -, Syamsuddin Taroreh, Inggritd Tenge, Warni Tevri, Paula Tonglo, Ruhama Utami Uli, Nilawaty Uly, Nilawati uly, Nilawaty Uzair, Uzair Viranti, Viranti Wahyuddin Wahyuddin Walewangko, Alfriando Wongkar, Ersian Rani Gratia Wulandari, Alda Yaenuri, Petrus Yenni Yenni Yulce Howay, Yuliana Yusniati Yusniati Yusuf, Ekafadly zainuddin, sudirman