p-Index From 2021 - 2026
16.118
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA ANAK YANG MENGALAMI STUNTING Raya Senolinggi, Theresia; Alim, Andi; Zamli
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 1 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/2r6n3871

Abstract

Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan yang pada dasarnya adalah bagian yang taj terpisahkan dari pembangunan nasional secara keseliruhan. Anak balita, anak usia sekolah, dan ibu hamil merupakan kelompok rawan gizi yang sangat perlu mendapat perhatian khusus karena dampak negatif yang ditimbulkan apabila menderita kekurangan gizi salah satunya adalah stunting yang merupakan ganguan pertumbuhan anak secara linier akibat adannya kekurangan asupan zat gizi secara kronis. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian lapangan, pendekatan deskriptif dan dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Infomran terdiri dari 2 Orang yang merupakan Kepala Bidang kesehatan masyarakat dan juga seorang Nutrisionist yang merupakan pemegang program Gizi di salah satu puskesmas tertinggi stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan dan juga pemantauan saling berkaitan di dalam pelaksanaan program pemberian makanan ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh, ditemukan tidak adanya kesesuaian dengan tujuan utama program, yang muncul karena berbagai faktor, diantaranya Pola Asuh, PHBS, jarak tempuh yang cukup jauh saat pengambilan PMT, jangka waktu program yang cukup lama, serta biaya yang dikeluarkan untu transportasi ke tempat tujuan. Adapun saran dari peneliti adalah sebagai berikut: Anggaran untuk penanganan stunting sebisa mungkin semakin di tingkatkan, mengingat jumlah stunting yang terus bertambah. Petugas gizi semakin giat dalam melaakukan penyuluhan-penyuluhan stunting. Pemerintah lebih memfokuskan perhatian terhadap anak yang bermasalah dalam status gizinya.
PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN (PENYULUHAN) DENGAN MEMBERDAYAKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG ADA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BASAAN TAHUN 2025 Saputri Stiawati; Zamli
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.1178

Abstract

Kesehatan masyarakat adalah elemen krusial dalam pembangunan suatu bangsa yang memerlukan perhatian yang mendalam, terutama di daerah dengan akses informasi kesehatan yang minim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat di area kerja UPTD Puskesmas Basaan melalui penyuluhan kesehatan yang melibatkan pemberdayaan sumber daya manusia lokal. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan remaja, kader kesehatan, dan petugas kantin gereja sebagai agen penyuluh yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Penyuluhan dilaksanakan di berbagai lokasi strategis seperti posyandu remaja dan tempat umum, dengan materi yang mencakup bahaya pergaulan bebas, rabies, dan demam berdarah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai isu kesehatan, partisipasi aktif dari warga, serta terbentuknya jaringan relawan penyuluh lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat promosi dan pencegahan kesehatan di tingkat komunitas. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
ANALISIS SUPRESI VIRAL LOAD DARAH PENGIDAP HIV DI KOTA PALOPO: Analysis of Viral Load Suppression in Blood of HIV Patients in Palopo City Nurhasanah; Adam, Arlin; Sainuddin, Sudirman; Zamli; Fadli
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan supresi viral load pada pengidap HIV di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengidap HIV yang telah mendapatkan terapi ARV minimal 6 bulan dan telah menjalani pemeriksaan viral load pada tahun 2023. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling pada 3 puskesmas dengan jumlah pasien HIV tertinggi di Kota Palopo. Analisis data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara kepatuhan pengobatan ARV dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,005<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,365). Terdapat korelasi antara riwayat LTFU dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi kuat dan searah (nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,578). Terdapat korelasi antara perilaku berisiko dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,015< 0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,317). Tidak terdapat korelasi antara riwayat komorbiditas dengan hasil viral load darah pengidap HIV (nilai signifikansi 0,755>0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,042 korelasi sangat lemah).
Analisis Faktor yang Berhubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi di SMA Negeri 1 Sendana Kabupaten Majene Al Munawarah Fattah; Ma'rufi; Zamli
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu di antara dua masa rentangan kehidupan individu, di mana terjadi perubahan fisik yang sangat besar yaitu pematangan organ dan fungsi reproduksi. Berkenaan dengan perubahan tersebut remaja juga mulai merasakan adanya dorongan untuk berbuat sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya serta menunjukkan perilaku terhadap yang berpengaruh pada kesehatan reproduksi mereka. Akibatnya remaja mulai coba-coba dalam hal yang belum mereka sebelumnya. Jenis penelitian adalah dengan pendekatan cross sectional dan dengan membagikan lembara kuesioner pada siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anak MIPA di SMA Negeri 1 Sendana dengan jumlah total sampel yaitu 60 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data primer di peroleh dengan menyebarkan kuesioner ke pada siswa. Analisis data di lakukan secara univariat dan analisis bivariat (menggunakan uji chi-square dengan (α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan sikap yang hasilnya (p = 0,032) dan tidak ada hubungan antara sikap terhadap perilaku kesehatan reproduksi dengan hasil yaitu (p = 0,054). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang di ajukan bagi sekolah membentuk sebuah wadah pelayanan bimbingan dan konsultasi tentang kesehatan reproduksi dan melakukan pembinaan terhadap siswa melalui penyuluhan dan seminar tentang kesehatan reproduksi. Bagi siswa di harapkan dapat menghindari perilaku yang berdampak negatif pada kesehatan reproduksi agar tidak terjadi hal yang mengecewakan baik bagi keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 pada Siswa SMAN 7 Luwu Timur Tahun 2021: Relationship between Knowledge and Attitude with Covid-19 Prevention Measures for Students of SMAN 7 East Luwu in 2021 Nilawati Uly; Resty Ryadinency; Izhak; Zamli; Sinta Hikma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2683

Abstract

Latar Belakang: Virus corona atau covid-19 muncul pertama kali di Wuhan 2019 yang merupakan ibu kota Provinsi Hubei, China. Virus corona diidentifikasi memiliki homolog dengan Middle East Respiratory Syndrome (MERSCoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) Tindakan pencegahan dan mitigasi merupakan kunci penerapan di pelayanan kesehatan dan masyarakat Pengetahuan tentang pencegahan penyakit covid-19 merupakan hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan peningkatan jumlah kasus penyakit covid-19 yang terlalu cepat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan covid-19 pada siswa SMAN 7 Luwu Timur tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMAN 7 Luwu Timur tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan rumus lemeshow dengan teknik stratified proportional sampling, didapatkan 163 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan computer program Microsoft Exel dan program statistik SPSS versi 20. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi freskuensi, analisis bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan covid-19 (p=,003) dan hubungan sikap dengan tindakan pencegahan covid-19 (p=,019). Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan covid-19 pada siswa SMAN 7 Luwu Timur tahun 2021
Hubungan Sanitasi Lingkungan Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Pararra Kecamatan Sabbang Tahun 2021: Relationship between Family Environmental Sanitation and Stunting Incidents in Toddlers in Pararra Village, Sabbang District in 2021 Resty Ryadinency; Izhak; Uly, Nilawati; Zamli; Rahma Ayu Kinanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2684

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah kondisi balita yang memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur.Adapun penyebab stunting secara langsung yaitu asupan nutrisi yang tidak memadai dan penyakit infeksi dan penyebab stunting secara tidak langsung yaitu berasal dari faktor ketahanan pangan keluarga, pola asuh, pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan yang tidak memadai mencakup air dan sanitasi lingkungan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan keluarga dengan kejadian Stunting pada balita di Desa Pararra Kecamatan Sabbang Tahun 2021. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pengumpulan data kuantitatif melalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini keluarga yang memiliki balita stuntingdi Desa Pararra Kecamatan Sabbang yang berjumlah 56 balita. Data disajikan dalam Statistical Packageof Science (SPSS) dengan uji chi square. Hasil: Hasil uji statistic diperoleh nilai p = 0,026 yang berarti < 0,05 artinya ada hubungan antara komponen rumah dengan kejadian stunting pada balita, Hasil uji statistic diperoleh nilai p = 0,010 berarti ada hubungan antara sarana sanitasi dengan kejadian stunting pada balita, diperoleh nilai p = 0,001 berarti artinya ada hubungan antara perilaku lingkungan dengan kejadian stunting pada balita. Kesimpulan: Ada hubungan antara komponen rumah dengan kejadian stunting pada balita. Ada hubungan antara sarana sanitasi dengan kejadian stunting pada balita. Ada hubungan antara perilaku lingkungan dengan kejadian stunting pada balita.
Optimalisasi Peran Kader KB Dalam Edukasi KB Pascasalin Asdewi Asdewi; Zamli Zamli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2731

Abstract

Latar Belakang: Keluarga Berencana (KB) pascasalin berperan penting dalam menurunkan angka kehamilan yang tidak direncanakan serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Di Kabupaten Banggai Laut, cakupan kontrasepsi pascasalin masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan ibu dan rendahnya kompetensi kader dalam memberikan edukasi. Tujuan: Meningkatkan kapasitas kader KB dalam memberikan penyuluhan kontrasepsi pascasalin serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 20–22 Juli 2025 di Kecamatan Banggai, melibatkan 25 kader KB, 5 penyuluh lapangan (PKB/PLKB), 20 ibu anak usia dini, dan 4 ibu pascasalin. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan kader, penyuluhan komunitas, dan edukasi interpersonal di ruang nifas dengan pendekatan edukatif-partisipatif serta pendampingan lapangan. Hasil: Pengetahuan kader tentang KB pascasalin meningkat dari 28% menjadi 92%, sedangkan kemampuan menjelaskan jenis kontrasepsi meningkat dari 24% menjadi 88%. Edukasi kepada ibu sasaran meningkatkan pemahaman mereka dari 30% menjadi 85%. Pembahasan: Peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan kader menunjukkan efektivitas pelatihan berbasis komunitas yang disertai pendampingan intensif. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara kader, institusi kesehatan, dan perguruan tinggi dalam mendukung program nasional KB pascasalin. Kesimpulan: Pelatihan komunitas dan pendampingan intensif terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kader dan kesadaran masyarakat mengenai kontrasepsi pascasalin, serta dapat menjadi model intervensi yang direplikasi di wilayah lain.
EFEKTIVITAS INTERVENSI PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI QUASI-EXPERIMENTAL DENGAN KELOMPOK KONTROL: The Effectiveness of a Snakes and Ladders Game Intervention on Improving Oral and Dental Health Knowledge and Toothbrushing Skills Among Elementary School Students: A Quasi-Experimental Study with a Control Group Bulu’, Ra’idah; Uly, Nilawati; Ishaq Iskandar, Muh.; Zamli; Fadli
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.909

Abstract

Background: Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi berkontribusi terhadap tingginya kejadian karies pada anak. Pemilihan metode edukasi yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak diperlukan untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan. Objective: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi permainan ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Bara, Kota Palopo. Methods: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group. Sampel berjumlah 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 25 siswa kelompok intervensi (SDN 50 Bulu Datu) dan 25 siswa kelompok kontrol (SDIT Al Basirah). Variabel independen adalah intervensi permainan ular tangga yang dimodifikasi dengan muatan edukasi kesehatan gigi dan mulut, sedangkan variabel dependen adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk analisis dalam kelompok dan uji Mann–Whitney U untuk perbandingan antar kelompok dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Results: Pada kelompok intervensi terjadi peningkatan median skor pengetahuan dari sebelum intervensi menjadi setelah intervensi, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = –6,079 dan p < 0,001. Peningkatan keterampilan menyikat gigi juga signifikan dengan nilai Z = –5,624 dan p < 0,001. Analisis perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol baik pada variabel pengetahuan (Z = –7,474; p < 0,001) maupun keterampilan (Z = –7,458; p < 0,001). Conclusion: Intervensi permainan ular tangga secara signifikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar. Metode ini dapat direkomendasikan sebagai media edukasi promotif-preventif dalam praktik keperawatan komunitas dan kesehatan sekolah
Analisis health belief model dalam keputusan penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif pada pasien kanker payudara: A systematic literature review Obert, Hendra Augustian; Zamli, Zamli
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2050

Abstract

Background: The high prevalence of breast cancer and the complexity of side effects of conventional treatments have led many patients to turn to complementary and alternative medicine. This decision is often influenced by cultural factors, myths, and complex health perceptions. Purpose: To analyze the health belief model in decision-making regarding the use of complementary and alternative medicine in breast cancer patients. Method: This systematic literature review followed the Public Reviews and Meta-Analyses Extension (PRISMA) guidelines for 22 selected articles from 2014–2025. Data were analyzed using narrative synthesis based on the constructs of the health belief model. Results: The study findings indicate that perceived barriers to medical care are dominated by fear of mastectomy and the myth that surgery worsens cancer. In contrast, the perceived benefits of complementary and alternative medicine are high because they are perceived as natural, safe, and proven to improve quality of life. Family cues to action are a key determinant of treatment decisions. Furthermore, modifying factors such as disease duration significantly contribute to medical fatigue, which encourages the use of complementary and alternative medicine. Conclusion: The health belief model effectively explains the shift in patient behavior toward alternative medicine. Integration of cultural approaches and effective communication in oncology services is necessary to bridge the perception gap between patients and medical personnel.   Keywords: Breast Cancer; Complementary Medicine; Health Belief Model.   Pendahuluan: Tingginya prevalensi kanker payudara dan kompleksitas efek samping pengobatan konvensional mendorong banyak pasien beralih ke pengobatan komplementer dan complementary and alternative medicine. Keputusan ini sering dipengaruhi oleh faktor budaya, mitos, dan persepsi kesehatan yang kompleks. Tujuan: Untuk menganalisis health belief model dalam keputusan penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif pada pasien kanker payudara. Metode: Penelitian systematic literature review mengikuti pedoman reviews and meta-analyses extension (PRISMA) terhadap 22 artikel terpilih periode 2014–2025. Data dianalisis menggunakan sintesis naratif berdasarkan konstruksi health belief model. Hasil: Temuan dalam penelitian ini menunjukkan, bahwa perceived barriers terhadap medis didominasi oleh ketakutan akan mastektomi dan mitos bahwa operasi memperburuk kanker. Sebaliknya, perceived benefits terhadap complementary and alternative medicine tinggi karena dianggap alami, aman, dan terbukti meningkatkan kualitas hidup. Cues to action dari keluarga menjadi penentu utama keputusan berobat. Selain itu, modifying factors berupa lamanya menderita penyakit secara signifikan memicu kejenuhan medis yang mendorong penggunaan complementary and alternative medicine. Simpulan: Health belief model efektif menjelaskan pergeseran perilaku pasien ke pengobatan alternatif. Diperlukan integrasi pendekatan budaya dan komunikasi efektif dalam layanan onkologi untuk menjembatani kesenjangan persepsi antara pasien dan tenaga medis.   Kata Kunci: Health Belief Model; Kanker Payudara; Pengobatan Komplementer.
Analisis hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran nelayan pesisir: Sebuah tinjauan sistematis dan sintesis kritis Hanis, Iin Fatimah; Zamli, Zamli
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2051

Abstract

Backgoround: Behavioral barriers to hearing loss prevention among coastal fishers in Palopo are an increasingly pressing issue requiring a systematic review due to the high occupational noise exposure experienced by this group and its long-term consequences on hearing health, occupational safety, and quality of life. Various studies have shown that fishers and maritime industry workers are at high risk of developing noise-induced hearing loss (NIHL) due to exposure to high-intensity and repeated noise from ship engines, fishing gear, and the challenging acoustic dynamics of the maritime work environment. Purpose: To identify and synthesize behavioral barriers to hearing loss prevention among coastal fishers. Method: This study was designed as a systematic review with critical synthesis that integrates cross-study findings on risk perceptions, behavioral barriers, and hearing loss prevention efforts among coastal fishers, following the study selection and analysis framework described in the available references. The research design followed a query transformation stage that formulated the primary research focus into several search questions, such as noise risk perceptions, factors influencing prevention behavior, barriers to hearing protection use, and the success and limitations of educational interventions. Results: Low risk perception, discomfort of protective equipment, unsupportive social norms, and limited organizational structures are key factors hindering preventive behavior. Furthermore, educational interventions reportedly increase knowledge but do not always directly influence behavioral change without adequate tools and policies. Conclusion: This study confirms that preventing hearing loss among fishers requires a multidimensional approach encompassing individual, social, cultural, and organizational factors. This research makes an important contribution to broadening our understanding of the dynamics of preventive behavior in the context of maritime communities and provides a basis for developing more effective and contextualized hearing protection interventions and policies.   Keywords: Fishermen; Hearing Loss; Preventive Behavior.   Pendahuluan: Hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir Palopo merupakan isu yang semakin mendesak untuk ditelaah secara sistematis karena tingginya paparan kebisingan kerja yang dialami kelompok ini dan konsekuensi jangka panjang yang ditimbulkannya terhadap kesehatan pendengaran, keselamatan kerja, serta kualitas hidup. Berbagai studi telah menunjukkan, bahwa nelayan dan pekerja industri maritim berada pada risiko signifikan untuk mengalami noise-induced hearing loss (NIHL) akibat paparan kebisingan intensitas tinggi dan berulang dari mesin perahu, alat tangkap, dan lingkungan kerja laut yang dinamika akustiknya sangat menantang. Tujuan: Untuk mengidentifikasi dan mensintesis hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir. Metode: Penelitian ini dirancang sebagai tinjauan sistematis dengan sintesis kritis yang mengintegrasikan temuan lintas studi mengenai persepsi risiko, hambatan perilaku, dan upaya pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir, sesuai kerangka seleksi dan analisis studi yang telah dijelaskan dalam referensi yang tersedia. Desain penelitian ini mengikuti tahapan transformasi kueri yang memformulasikan fokus utama penelitian menjadi beberapa pertanyaan pencarian, seperti persepsi risiko terhadap kebisingan, faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan, hambatan penggunaan alat pelindung pendengaran, serta keberhasilan dan keterbatasan intervensi pendidikan. Hasil: Persepsi risiko yang rendah, ketidaknyamanan alat pelindung, norma sosial yang tidak mendukung, serta keterbatasan struktur organisasi menjadi faktor utama yang menghambat perilaku pencegahan. Selain itu, intervensi pendidikan dilaporkan meningkatkan pengetahuan tetapi tidak selalu berpengaruh langsung terhadap perubahan perilaku tanpa dukungan alat dan kebijakan yang memadai. Simpulan: Penelitian menegaskan bahwa pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan memerlukan pendekatan multidimensional yang mencakup faktor individual, sosial, budaya, dan organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas pemahaman mengenai dinamika perilaku pencegahan dalam konteks komunitas maritim serta menyediakan dasar bagi pengembangan intervensi dan kebijakan perlindungan pendengaran yang lebih efektif dan kontekstual.   Kata Kunci: Gangguan Pendengaran; Nelayan; Perilaku Pencegahan.
Co-Authors A. Rizki Amelia ABDUL MANAF Abdul Muttalib Abdul Rahman Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Agus, Rezki Aprianti Agussalim , Agussalim Ahmad.R.Mutaqqien Almaidin Ahyana, Nur Al Maidin, Achmad R Muttaqien Al Munawarah Fattah Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien Allo, Maya Rante Allo, Yety Bato Payung Andi Alim, Andi Arikalang, Aprillya Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Asdewi Asdewi Asmawati Asmawati Asmita, Ita Asmuliati, Diana Asriah Syam Audyani Suryadi, Yunhi awatiful azza, awatiful Azniah Syam B, Sudirman Bahsoan , Salma Battiling, Ferida Blisartama, Sarniaty Bulu’, Ra’idah Chandra M, Freddy Chandra, Freddy Danduru, Darmayadi Dewi, Resky Karnita Dwiana, Ester Ekafadly Jusuf Ekafadly Yusuf ekawati, ris Elly Elly Endiyonarsi, Endiyonarsi Endriaty, Endriaty Ernawati Ernawati Ernita Eva, Nur Fadli Fadli fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Firawati Firawati Fitrahningsih, Fitrahningsih Haddase, Hasriadi Hafsah Hafsah Hanafi, Sitti Hamsiar Handayani, Anna Hanis, Iin Fatimah HARTATI Hasriana Hasriana, Hasriana Hasriwandi Hikma, Nurul Hitler Benny Hendrik Purba Ilyas, Muh Ilyas, Muh. Indra Dewi indrayana Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Islami, Rifka Augina Isna Arista Izhak Jamil, Bidasari Jumriani, Jumriani Justiani, Justiani Kaderia, Husmil Kala, Hesriana Kandou, Fricilia M W Kartono, Faradhillah Kartono Kasman Kasman Kaunang, Diane Rineke Khairani, Nurul Fitri Kowaas, Intan Novita Laise, Sri Miniarti ledia, Ida Leida, Ida Lewa, Eka Dharmawati Londok, Inggrit Fredrika Vira M. Ishaq Iskandar Ma'rufi Ma'rufi, Ma'rufi Maidin, Achmad R. Muttaqien Al Makbul, Sulastri Maqfirah Maqfirah, Maqfirah mariyati mariyati Marni Marni Ma’rufi Ma’rufi, Ma’rufi Meilani Meilani, Meilani Menga, Maria Kurni Minggu , Irvan Susyanto Miswati Miswati, Miswati Montolalu, Freddy Chandra Muhamad Nor Mudhofar Muhammad Ilyas Muliati Muliati, Muliati Muttaqien Al-Maidin, Achmad R. Naolin, Imelda Napitu, Dewi Rosmaida Natsir, Nursanita Nethanelia Pokko, Jenny Nggekan , Desmon A Ningrum, Sri Hutami Ayu Nopianto Nopianto Nordianiwati, Nordianiwati Nurdaya Nurdin Nurdin Nurhasanah Nurhasibah, Nurhasibah Nurma Nurmaida Nurmaida, Nurmaida Nurrahmat Nurrahmat Nurul Inayah Nuruniyah Nuruniyah Obert, Hendra Augustian Onim, Florence Pakasi, Ainy Meiril Palando, Lisa Sulistiana Daeng Palungan, Dwi Jusrini Pasapan , Yasri Pasaribu, Handara Graha Poluan , Lodewyk Norman Nover Poluan , Octavia Lady Ollyvia Purnama, Sarti Widya Putri, Putu Chrisdayanti Suada Qamarya, Nurul Radiansyah Radjana, Wa Ode Hasriani Rahma Ayu Kinanti Rahmah, Lestari Rahmawati , Rahmawati Ramisa, Ramisa Raya Senolinggi, Theresia Resky, Nurhayati Resty Ryadinency Ritmala Roja, Vionni Winich Sensia Rosita Rosita Rosnida, Rosnida Rosyida, Muslihatin Khuril Rotasouw, Aswad ruf, Ma’ rufi, Ma’ Ruhwandi, Ruhwandi Rusmini Kinas Sabrina, Riska Saenuddin, Saenuddin Sainuddin, Sudirman Salkamal, Salkamal Salmiati Salmiati, Salmiati Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Satriani Satriani Seriyanti, Seriyanti Sinta Hikma Sirenden, Intan Solombuku, Deslince Sosiawan, Insan Stevi Yanti Nopita Sari Sudirman Sudirman Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma, Novian Tri Sukmawati Sukmawati SULISTIYANI SULISTIYANI Sumbung, Agustina Sumolang, Suzana Martini Sunandi, Irwan Suwandi N Syamsuddin -, Syamsuddin Taroreh, Inggritd Tenge, Warni Tevri, Paula Tonglo, Ruhama Utami Uli, Nilawaty Uly, Nilawati uly, Nilawaty Uzair, Uzair Viranti, Viranti Walewangko, Alfriando Wongkar, Ersian Rani Gratia Wulandari, Alda Yaenuri, Petrus Yenni Yenni Yulce Howay, Yuliana Yusniati Yusniati Yusuf, Ekafadly zainuddin, sudirman