p-Index From 2021 - 2026
16.118
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Kesehatan : Edukasi Gizi Seimbang pada Remaja Putri di SMP Negeri 2 Bunta, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah Mariyati Mariyati; Zamli, Zamli
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v2i3.1947

Abstract

The number of school-age adolescent girls in Banggai Regency, Central Sulawesi, still faces serious challenges related to nutritional problems such as anemia and chronic energy deficiency (SEZ). Low nutritional literacy and unbalanced food consumption habits also worsen their nutritional status, especially during puberty when nutritional needs increase significantly. This service activity aims to increase the understanding and awareness of young women on the principles of balanced nutrition through a participatory educational approach. The implementation of the activity was carried out at SMP Negeri 2 Bunta, Simpang Raya District, involving 30 students in grades VII and VIII as well as UKS supervisory teachers. The intervention included providing material on "Fill My Plate", the 4 pillars of balanced nutrition, and the risk of nutritional disorders in adolescents. The material was delivered in the form of interactive counseling using leaflet media, accompanied by knowledge measurement through pre-test, post-test, and one-week post-activity evaluation. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the principles of balanced nutrition, with the knowledge score of the good category increasing from 40% to 87%. Most of the participants were able to mention the composition of the meal portion, the importance of breakfast, restrictions on fast food consumption, and the need to drink enough water every day. This activity also has an impact on increasing the capacity of teachers in assisting and monitoring the health status of students through the UKS program. Teachers become more active in conducting periodic counseling and recording the nutritional development of female students on a regular basis. School-based balanced nutrition counseling has been proven to be effective in improving adolescent nutritional literacy. This educational model can be replicated in other regions with cross-sectoral support such as education offices, health centers, and village governments, to support the achievement of sustainable development goals in the health sector.
Education to Parents About "The Secret of Healthy Children: Starting With Safe Drinking Water" at the Ponrang Public Health Center, Luwu District Isna Arista; Zamli; Sudirman Sanuddin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i1.2814

Abstract

Background: Safe drinking water is the main foundation in maintaining health, especially for children who are in the growth and development phase and are very vulnerable to disease exposure. Healthy children are not only the result of nutritious food intake, but also depend heavily on the quality of drinking water consumed every day. Safe drinking water is the main foundation in maintaining health, especially for children who are in the growth and development phase and are very vulnerable to disease exposure. In the working area of the Ponrang Community Health Center, Luwu Regency, there are still parents who do not understand the importance of safe drinking water for children's health. This community service activity aims to increase parental awareness about the importance of safe and clean drinking water in supporting children's health and growth, as well as explaining the health risks that can arise from consuming unhygienic water. The method used is interactive counseling accompanied by discussions and distribution of educational media such as leaflets. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge regarding safe drinking water, the dangers of unsafe drinking water, the characteristics of healthy children, and practical tips for parents at home. In conclusion, appropriate and locally-based education can increase parents' understanding and awareness in maintaining the quality of their children's drinking water, which contributes to improving the overall health of the family.
Pendidikan Kesehatan Pranikah Terhadap Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja SMAN 1 Banggai Sukmawati, Sukmawati; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2825

Abstract

Pernikahan dini dapat membawa risiko masalah kesehatan, psikologis, sosial dan ekonomi, pada umumnya banyak terjadi pada perempuan. Proporsi remaja yang menikah usia dini dan belum mendapatkan pendidikan kesehatan pranikah masih di bawah target RPJMN. Untuk membangun aspek psikologis dan sosial, remaja perlu mendapatkan pemahaman yang baik bukan hanya efek dari pernikahan dini tersebut tetapi bagaimana remaja dapat menentukan sikap dan tindakan yang positif untuk tidak melakukan pernikahan dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta menumbuhkan kesadaran remaja pentingnya pencegahan pernikahan usia dini melalui kegiatan pendidikan kesehatan pranikah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif presentasi layout slide, diskusi interaktif dan distribusi media edukatif  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan pemahaman remaja tentang pendidikan kesehatan pranikah. Pendidikan kesehatan membantu orang mengambil sikap yang bijaksana terhadap kesehatan dan  kualitas  hidup. Program ini memberikan dampak yang signifikan di masa mendatang dalam menurunkan angka pernikahan usia dini sehingga melalui  pendidikan  kesehatan pranikah diharapkan  dapat  dapat mencegah perilaku yang menyimpang.
Edukasi dan Skrining Pemeriksaan Kolesterol, Asam Urat dan Glukosa Darah Sebagai Upaya Preventif Penyakit Tidak Menular Suhardin, Mien Asrha; Zamli, Zamli
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 3 No 2 (2025): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v3i2.251

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) such as hypercholesterolemia, hyperuricemia, and diabetes mellitus are leading causes of global morbidity and mortality, worsened by low public awareness of early detection. This activity aimed to raise awareness through education and screening of cholesterol, uric acid, and blood glucose levels. It was conducted from July 12–21, 2025, in Tipulu and Punggaloba Subdistricts, Kendari City. The methods included interactive education and screening using portable digital devices. Among 48 participants, 27.08% had high uric acid, 16.67% had high blood glucose, and 6.25% had high cholesterol levels, along with physical complaints such as joint pain and neck stiffness. The activity improved public understanding of early detection and healthy lifestyles, while also providing baseline data for local health centres. The results highlight the community’s high metabolic risk and support the health promotion theory that education effectively encourages behaviour change. Regular check-ups and improved health literacy are recommended for sustainable NCD prevention.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dalam Rumah Tangga di Perumahan Anggoro Permai, Kota Baubau Fitrahningsih, Fitrahningsih; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2814

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan rumah tangga merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Namun, masih rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang PHBS menjadi kendala dalam penerapan pola hidup sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai praktik PHBS melalui kegiatan sosialisasi di Perumahan Anggoro Permai, Kota Baubau. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian media edukasi, melibatkan 10 orang peserta dari kalangan rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap indikator PHBS seperti penggunaan air bersih, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, dan pencegahan penyakit. Dari total 10 peserta, sebanyak 100% memahami pentingnya penggunaan air bersih dan cuci tangan pakai sabun, 90% memahami pengelolaan sampah rumah tangga, dan 80% memahami upaya pencegahan penyakit melalui kebersihan lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif langsung efektif dalam membentuk perilaku hidup bersih masyarakat. Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari pembiasaan perilaku sehat di lingkungan permukiman.
Skrining, Diagnosa, Pencegahan Kanker Serviks di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo Sunandi, Irwan; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2870

Abstract

Kanker serviks dikenal sebagai “silent killer” karena berkembang tanpa gejala selama 10–20 tahun dan menjadi penyebab utama kematian wanita, terutama di negara berpenghasilan rendah seperti Indonesia. Tujuan skrining dan pencegahan adalah mendeteksi dini dan menurunkan angka kematian. Kegiatan edukasi dan pemeriksaan IVA dilaksanakan di Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, dengan 55 peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, tanya jawab, dan pemeriksaan IVA langsung. Hasil pemeriksaan menunjukkan 94,5% negatif dan 5,5% positif lesi pra-kanker. Pengetahuan peserta tentang IVA terbagi menjadi 52,7% baik, 25,5% cukup, dan 21,8% kurang. Kegiatan ini berjalan dengan baik serta berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur (WUS) terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks. Edukasi skrining IVA terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi wanita.
Penyuluhan Kesehatan : Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon Walewangko, Alfriando; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i1.136

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa kesehatan, sehingga memerlukan strategi edukasi dini berbasis literasi dan pemberdayaan mahasiswa keperawatan sebagai agen perubahan preventif. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mencapai peningkatan pemahaman kritis tentang narkoba (jenis, dampak fisiologis-psikologis-sosial, dan konsekuensi hukum), penguatan kesadaran preventif melalui simulasi deteksi peredaran narkoba kampus dan resistensi tekanan sebaya, serta pengembangan ketahanan mental via manajemen stres dan pengambilan keputusan etis berbasis studi kasus nyata. Metode kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, presentasi tentang bahaya narkoba. Dianalisis secara deskriptif hasil pre-test dan post-test. Skor yang lebih tinggi dianggap sebagai ukuran efektivitas pendidikan. Selain itu, foto dan umpan balik peserta digunakan untuk mengdokumentasikan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan edukasi berbasis materi interaktif dan simulasi berhasil meningkatkan pemahaman kritis mahasiswa (18-20 tahun) tentang bahaya narkoba secara signifikan dari 36,3% (kategori cukup) menjadi 78,8% (kategori baik) dalam aspek jenis narkoba, dampak fisiologis-psikologis-sosial, konsekuensi hukum, serta strategi deteksi peredaran narkoba kampus dan manajemen stres. Dapat disimpulkan Penyuluhan bahaya narkoba berbasis simulasi interaktif meningkatkan pemahaman mahasiswa, membuktikan efektivitas pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek medis, psikososial, hukum, dan kontekstualitas kampus.
Sosialisasi Mengenai Kandungan Gizi, Manfaat Serta Olahan Pangan Dari Moringa Oleifera (Kelor) Kepada Tim TPPS dan Penyuluh KB Kecamatan Mamuju Blisartama, Sarniaty; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i1.140

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat dari tanaman kelor, kandungan gizi pada tanaman kelor serta aneka olahan pangan berbahan daun kelor. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, evaluasi melalui pre-test dan post-test dan pembagian olahan makanan dari dan kelor. Kegiatan diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari Tim TPPS dan penyuluh KB.Dari kegiatan ini terlihat para peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang tanaman kelor,   mayoritas peserta setelah penyuluhan  menunjukkan peningkatan pemahaman terkait kandungan gizi, manfaat tanman kelor serta olahan pangan berbahan dasar kelor. Melalui diskusi interaktif mengindikasikan betapa besarnya  antusiasme peserta mengenai sejuta manfaat dari tanaman kelor . Kegiatan ini efektif sebagai upaya edukatif berbasis masyarakat dan dapat mendukung program nasional penurunan stunting. Kesimpulannya, sosialisasi tentang manfaat dan kandungan gizi dari tanaman kelor dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanaman kelor dan juga sebagai inspirasi olahan  pangan dengan kandungan nilai gizi tinggi yang sangat bermanfaat bagi Kesehatan.
Sosialisasi Kesehatan Mental Remaja: Membangun Pemahaman Dini Bagi Siswa SMA Kristen Barana’ Kabupaten Toraja Utara Kala, Hesriana; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i1.142

Abstract

Gangguan mental pada remaja di Indonesia menunjukkan tren yang meningkat, khususnya kecemasan, depresi, hingga ide bunuh diri. Remaja di rentang usia 12–17 tahun sangat rentan mengalami tekanan emosional akibat tuntutan akademik, konflik keluarga, perundungan, serta perasaan rendah diri yang seringkali tidak terdeteksi oleh orang tua maupun guru. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi kesehatan mental menjadi salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam meningkatkan literasi psikologis remaja dan mengurangi stigma terhadap masalah kejiwaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu meningkatkan literasi kesehatan mental, mendorong sikap positif terhadap isu kesehatan mental, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam edukasi kesehatan mental. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang secara sistematis untuk mendukung tercapainya tujuan utama. Kegiatan dilaksanakan di SMA Kristen Barana’ Kabupaten Toraja Utara. Program ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 17–18 Juli 2025. Sasaran utama program ini adalah siswa kelas X dan XI di SMA Kristen Barana’ dengan perkiraan jumlah peserta sekitar 40–50 siswa. Sasaran pendukung mencakup guru Bimbingan Konseling (BK) dan wali kelas. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai kesehatan mental. Hasil tersebut menunjukkan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 30–35%, yang menunjukkan bahwa metode penyuluhan interaktif berhasil meningkatkan literasi kesehatan reproduksi siswa. Dengan adanya sosialisasi ini memberikan dampak terhadap mitra yaitu guru BK memperoleh bahan ajar dan pendekatan baru yang lebih interaktif dalam menangani siswa, siswa lebih terbuka menyampaikan masalah pribadi, sekolah berkomitmen untuk menjadikan literasi kesehatan mental sebagai bagian dari program BK rutin.
Penyuluhan Manfaat Donor Darah Dengan Tema “Setetes Darah, Bersama Kita Selamatkan Nyawa” di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, 2025 Uzair, Uzair; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11491

Abstract

Kebutuhan darah di rumah sakit sering kali tidak tercukupi akibat rendahnya partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela. Edukasi dan penyuluhan tentang donor darah menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala dengan tujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien dan masyarakat sekitar tentang manfaat serta tata cara donor darah yang aman. Metode yang digunakan meliputi identifikasi responden, penyusunan dan penyebaran leaflet edukasi, penyuluhan interaktif, sosialisasi, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test dengan melibatkan 45 peserta yang mayoritas berasal dari keluarga pasien dan masyarakat sekitar rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar peserta awalnya memiliki pengetahuan yang kurang baik, namun setelah penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman tentang donor darah. Subjek yang sesuai syarat melakukan donor darah sebanyak 5 orang, dan terkumpul 5 kantong darah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya donor darah berkelanjutan di masyarakat sekitar rumah sakit.
Co-Authors A. Rizki Amelia ABDUL MANAF Abdul Muttalib Abdul Rahman Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Agus, Rezki Aprianti Agussalim , Agussalim Ahmad.R.Mutaqqien Almaidin Ahyana, Nur Al Maidin, Achmad R Muttaqien Al Munawarah Fattah Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien Allo, Maya Rante Allo, Yety Bato Payung Andi Alim, Andi Arikalang, Aprillya Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Asdewi Asdewi Asmawati Asmawati Asmita, Ita Asmuliati, Diana Asriah Syam Audyani Suryadi, Yunhi awatiful azza, awatiful Azniah Syam B, Sudirman Bahsoan , Salma Battiling, Ferida Blisartama, Sarniaty Bulu’, Ra’idah Chandra M, Freddy Chandra, Freddy Danduru, Darmayadi Dewi, Resky Karnita Dwiana, Ester Ekafadly Jusuf ekawati, ris Elly Elly Endiyonarsi, Endiyonarsi Endriaty, Endriaty Ernawati Ernawati ernita, ernita Eva, Nur Fadli Fadli Fadli fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Firawati Firawati Fitrahningsih, Fitrahningsih Haddase, Hasriadi Hafsah Hafsah Hanafi, Sitti Hamsiar Handayani, Anna Hanis, Iin Fatimah HARTATI Hasriana Hasriana, Hasriana Hasriwandi Hikma, Nurul Ilyas, Muh Ilyas, Muh. Indra Dewi indrayana Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Islami, Rifka Augina Isna Arista Izhak Jamil, Bidasari Jumriani, Jumriani Justiani, Justiani Kaderia, Husmil Kala, Hesriana Kandou, Fricilia M W Kartono, Faradhillah Kartono Kasman Kasman Kaunang, Diane Rineke Khairani, Nurul Fitri Kowaas, Intan Novita Laise, Sri Miniarti ledia, Ida Leida, Ida Lewa, Eka Dharmawati Londok, Inggrit Fredrika Vira M. Ishaq Iskandar Ma'rufi Ma'rufi, Ma'rufi Maidin, Achmad R. Muttaqien Al Makbul, Sulastri Maqfirah Maqfirah, Maqfirah mariyati mariyati Marni Marni Ma’rufi Ma’rufi, Ma’rufi Meilani Meilani, Meilani Menga, Maria Kurni Minggu , Irvan Susyanto Miswati Miswati, Miswati Montolalu, Freddy Chandra Muhamad Nor Mudhofar Muhammad Ilyas Muliati Muliati, Muliati Muttaqien Al-Maidin, Achmad R. Naolin, Imelda Napitu, Dewi Rosmaida Natsir, Nursanita Nethanelia Pokko, Jenny Nggekan , Desmon A Ningrum, Sri Hutami Ayu Nopianto, Nopianto Nordianiwati, Nordianiwati Nurdaya Nurdin Nurdin Nurhasanah Nurhasibah, Nurhasibah Nurma Nurmaida Nurmaida, Nurmaida Nurrahmat Nurrahmat Nurul Inayah Nuruniyah Nuruniyah Obert, Hendra Augustian Onim, Florence Pakasi, Ainy Meiril Palando, Lisa Sulistiana Daeng Palungan, Dwi Jusrini Pasapan , Yasri Pasaribu, Handara Graha Poluan , Lodewyk Norman Nover Poluan , Octavia Lady Ollyvia Purba, Hitler Benny Hendrik Purnama, Sarti Widya Putri, Putu Chrisdayanti Suada Qamarya, Nurul Radiansyah Radjana, Wa Ode Hasriani Rahma Ayu Kinanti Rahmah, Lestari Rahmawati , Rahmawati Ramisa, Ramisa Raya Senolinggi, Theresia Resky, Nurhayati Resty Ryadinency Ritmala Roja, Vionni Winich Sensia Rosita Rosita Rosnida, Rosnida Rosyida, Muslihatin Khuril Rotasouw, Aswad ruf, Ma’ rufi, Ma’ Ruhwandi, Ruhwandi Rusmini Kinas Sabrina, Riska Saenuddin, Sudirman Sainuddin, Sudirman Salkamal, Salkamal Salmiati Salmiati, Salmiati Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Satriani Satriani Seriyanti, Seriyanti Sinta Hikma Sirenden, Intan Solombuku, Deslince Sosiawan, Insan Stevi Yanti Nopita Sari Sudirman Sudirman Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma, Novian Tri Sukmawati Sukmawati SULISTIYANI SULISTIYANI Sumbung, Agustina Sumolang, Suzana Martini Sunandi, Irwan Suwandi N Syamsuddin -, Syamsuddin Taroreh, Inggritd Tenge, Warni Tevri, Paula Tonglo, Ruhama Utami Uli, Nilawaty Uly, Nilawati uly, Nilawaty Uzair, Uzair Viranti, Viranti Wahyuddin Wahyuddin Walewangko, Alfriando Wongkar, Ersian Rani Gratia Wulandari, Alda Yaenuri, Petrus Yenni Yenni Yulce Howay, Yuliana Yusniati Yusniati Yusuf, Ekafadly zainuddin, sudirman