Claim Missing Document
Check
Articles

Breaking The 3T Barrier: Smart Teacherpreneurs of Harapan Island Kadarisman; Siswanto, Romi; Akadira, Tora; Zulfikri; Fatmasari, Rhini; Mudayat; Budi, Untung Laksana
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1169

Abstract

Strengthening teacher capacity in 3T areas requires an approach that goes beyond conventional pedagogical training by integrating entrepreneurial competencies, differentiated learning, and leveraging local potential. This study presents a teacherpreneur training model for elementary/middle school/community learning center teachers on Harapan Island, Thousand Islands, which is operationalized through a convergent mixed-methods design. The design incorporates attendance measurement, multi-component evaluation scores, and qualitative findings from observations and structured interviews. Field data shows 22 participants from various schools, an attendance rate of 83%, and a distribution of quiz, case study, and practice scores indicating substantial competency achievement in the dimensions of creativity, utilization of local potential, partnership networks, and educational entrepreneurship practices. The integration of quantitative and qualitative findings confirms the relevance of the training to the island context, which faces limitations in infrastructure, technology access, and professional development opportunities. The discussion links the findings to current literature on teacherpreneurial competence, partnership management, differentiated instruction, and digital-based service-learning practices. This study offers theoretical implications for the construction of teacherpreneur competencies and practical implications for program replication in other 3T regions. The recommendations emphasize strengthening post-training mentoring, orchestrating local networks, and digital portfolio-based reporting for sustainable impact.
Kecerdasan Buatan sebagai Co-Counselor dalam Bimbingan dan Konseling: Tantangan dan Peluang di Indonesia Nur, Edil Wijaya; Zulfikri
Technocouns: Journal of Technology in Guidance and Counseling Vol. 2 No. 1 (2025): Technocouns
Publisher : ILIN Education Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/technocouns.v2i1.2977

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) has significantly impacted various sectors, including guidance and counseling (GC) services. This study aims to explore the challenges and opportunities in implementing AI as a co-counselor within GC services in Indonesia, particularly at the secondary education level. A descriptive qualitative approach was employed, using literature review as the primary method. Data sources included scientific articles, policy documents, and relevant research findings, which were thematically analyzed. The results indicate that AI implementation in GC offers potential to improve service efficiency, broaden access to counseling, and support personalized interventions based on data. However, key challenges include ethical concerns, data privacy, AI’s limited understanding of local cultural nuances, and the readiness of human resources (counselors and school guidance teachers) to adopt such technology. The study concludes that AI can serve as an effective co-counselor when integrated thoughtfully, ethically, and contextually. Strategic policies, continuous professional development for GC practitioners, and the development of AI systems that are responsive to local values and students’ psychosocial needs are essential for successful implementation.
Analisis Karakteristik Wasit Sepak Bola Sebagai Dasar Pengembangan Standar Nasional Hamzah, M Alif; Zulfikri; Agung Cahyadi
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i3.4641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, pengalaman memimpin, kondisi fisik dan psikologis, serta kesejahteraan dan dukungan institusional wasit sepak bola di Aceh sebagai dasar pengembangan standar perwasitan. Metode yang digunakan adalah kombinasi pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap 60 wasit aktif berlisensi C1, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan komite wasit di beberapa kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara demografis mayoritas wasit berusia produktif, berpendidikan menengah hingga diploma, dan seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Dari aspek pengalaman, sebagian besar responden (85%) berada pada kategori cukup, sementara hanya sebagian kecil yang masuk kategori baik. Kondisi fisik dan psikologis mayoritas juga berada pada tingkat cukup (78,3%), dengan hanya 21,7% pada kategori baik. Aspek kesejahteraan dan dukungan institusional sebagian besar dinilai cukup (56,7%), disusul kategori baik dan kurang dengan proporsi yang sama (21,7%). Temuan kualitatif menegaskan bahwa keterbatasan pelatihan berkelanjutan, ketidakmerataan rotasi penugasan, tekanan sosial dan psikologis, honorarium rendah, serta minimnya fasilitas evaluasi menjadi faktor dominan yang memengaruhi kualitas wasit. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa mayoritas wasit sepak bola di Aceh berada pada tingkat kompetensi menengah, sehingga diperlukan strategi pembinaan yang lebih komprehensif melalui program peningkatan kebugaran fisik, pelatihan mental, perbaikan sistem rotasi penugasan, serta penguatan kesejahteraan dan dukungan kelembagaan. Upaya tersebut menjadi prasyarat penting dalam merancang standar perwasitan yang profesional dan berkelanjutan di Aceh.
KOMPARASI DIMENSI HOISTWAY PASSANGER ELEVATOR Mafra, Ramadisu; Zulfikri
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 11 No.2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v11i2.170

Abstract

Mandatory dan persyaratan penyediaan elevator pada bangunan gedung telah diatur dalam banyak regulasi. Persoalan yang sering terjadi adalah ketika gambar denah perencanaan tidak memiliki dimensi hoistway yang sesuai dengan dimensi pabrikan yang tersedia, akibatnya terjadi kesulitan penyesuaian atas kekeliruan tersebut. Banyak faktor penyebab kesalahan dalam menentukan dimensi hoistway, salah satunya menganggap dimensi hoistway berlaku secara universal atau ditentukan dengan cara ditaksir. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa tidak ada dimensi hoistway universal, bahkan dimensi standar pada SNI 03-6573-2001 tidak dapat dijadikan acuan bila menggunakan tujuh merek elevator popular di Indonesia yang bukan berasal dari pabrikan Amerika. Metoda penelitian dilakukan dengan komparasi standar SNI dengan standar pabrik jenis MRL yang menjadi sampel, pada 7 kelas kapasitas dan 2 rate speed. Hasilnya membuktikan bahwa standar SNI 03-6573-2001 tidak singkron dengan standar pabrikan, dan tidak ditemukan keseragaman dimensi hoistway, pit dan overhead pabrikan pada tujuh sampel merek yang berbeda.
ASESMEN PENATAAN KAWASAN PERUMAHAN MBR Mafra, Ramadisu; Zulfikri; Riduan
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v12i1.446

Abstract

Abstrak: Penataan kawasan perumahan MBR secara ideal telah diatur dalam berbagai regulasi seperti Kepmenkimpraswil No. 403/KPTS/M/2002, SNI 03-1733-2004, SNI 03-6967-2003, sebagai upaya peningkatan taraf hidup rakyat Indonesia guna memenuhi norma layak huni, murah, terjangkau dan tetap memenuhi persyaratan kesehatan, keamanan serta kenyamanan, sehingga warga tak lagi hanya membeli unit rumah, tetapi mereka membeli lingkungan permukiman yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian standar regulasi pada dokumen site plan perumahan MBR dengan regulasi yang ada. Objek penelitian tiga perumahan MBR dengan unit dibawah 150 rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penataan kaveling telah sesuai regulasi kecuali pada panjang maksimum deret kaveling, variabel pengguaan lahan 100% telah sesuai regulasi, variabel prasarana jalan dan saluran telah sesuai regulasi kecuali opsi ketersediaan pedestrian dan lebar DAMAJA, sedangkan untuk variabel sarana peribadatan, perdagangan, kebudayaan/rekreasi dan RTH Taman RT (terkecuali pada Perumahan Sako) belum terakomodir pada tiga site plan perumahan MBR ini.
KOMPARASI DIMENSI KERETA LIF MENURUT STANDAR REGULASI DAN STANDAR PABRIKAN Mafra, Ramadisu; Zulfikri; Riduan
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.2 Juli 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v12i2.707

Abstract

Abstrak: Dimensi kereta lif telah diatur setidaknya dalam lima peraturan perundang-undangan. Menurut PP No. 16 Tahun 2021, ukuran kereta lif minimum 120 x 230 cm dengan lebar minimum bukaan pintu 110 cm. Mandat ini bersifat mengikat, namun perlu dilakukan kajian komparatif terkait dimensi tersebut dengan regulasi lainnya, serta ketersediaan standar kereta lif menurut pabrikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian dimensi kereta lif tersebut dengan beberapa Permen serta SNI yang masih berlaku beserta ketersediaan menurut sembilan merek lif popular di Indonesia. Metoda komparasi dilakukan antara regulasi dan standar pabrik lif penumpang jenis MR & MRL yang menjadi sampel. Hasil penelitian; pertama, bahwa untuk memenuhi standar menurut PP No. 16 Tahun 2021, kapasitas ideal kereta lif adalah 24 penumpang dan dapat diakomodir dengan menggunakan lif Hyundai (MR & MRL), Kone (MR & MRL), Mitsubishi (MR & MRL), Sigma (MR), Toshiba (MR & MRL) dan Thyssenkrupp (MR & MRL). Kedua, bahwa PP No. 16 Tahun 2021 selaras dengan Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017 namun tidak singkron dengan Permen PU No. 30/PRT/M/2006, Permenaker No. 6 Tahun 2017, SNI 03-6573-2001, serta SNI 03-1746-2000.
Efektifitas Strategi Pembelajaran Question Student Have Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII Mts Thawalib Gunung Padang Panjang Dewi, Ayu Citra; Zulfikri; Rahman, Taufik; Fitriah, Afifah
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/surau.v3i1.8070

Abstract

Abstract This study aims to find out the impact of Application of Learning Strategy Question Student Have on Students' Learning Results in Islamic Culture History Lectures Class Viii Mts Thawalib Gunung Padang Long. This research is an experimental study with the design of Posttest Only Control Design. The population in this study is class VIII MTs Thawalib Long Field Mountain. The researchers selected samples with purposive sampling from a particular population. The researchers chose class VIII A as the experimental class and class VIII B as the control class. The instruments used are tests and to test research hypotheses, researchers use Test-t and data processing using SPSS. The results of this study show that the learning outcomes of students taught with the Question Student Have learning strategy are higher than the learning strategy of discussion. Students in the experimental class are better at learning than in the control class, class VIII A with an average of 80,72, and control class VIII B with a average of 67,47. The result is bigger than the table. The table is 3.021 and the table is 1.681. So the application of the learning strategy Question Student Have has been effective against the learning results of students on the subject of Islamic Cultural History Class VIII Mts Thawalib Gunung Padang Long.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Question Student Have Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas Viii Mts Thawalib Gunung Padang Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII MTs Thawalib Gunung Padang Panjang. Peneliti memilih sampel dengan purposive sampling dari populasi tertentu. Peneliti memilih kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes dan untuk menguji hipotesis penelitian, peneliti menggunakan Uji-t dan pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Question Student Have lebih tinggi daripada strategi pembelajaran diskusi. Hal ini diketahui dari nilai hasil instrumen supervisi pelaksanaan pembelajaran sebesar 84,68%. Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, kelas VIII A dengan rata-rata 80,72, dan kelas kontrol VIII B dengan rata-rata 67,47. Hasil thitung lebih besar dari pada ttabel. thitung sebesar 3.021 dan ttabel sebesar 1.681. Sehingga penerapan strategi pembelajaran Question Student Have telah efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII Mts Thawalib Gunung Padang Panjang.
The Effectiveness of Tooth Brushing Education on Reducing Plaque Index (Patient Hygiene Performance Index) in Mentally Retarded Children Sukanti, Eka; Faisal, Muhammad; Zulfikri; Arnetty
proceedinginternational Vol. 3 (2023): Proceeding International Health Conference, 1th July 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jd.v3i.8

Abstract

The main cause of caries and periodontal disease is plaque. Plaque can be removed by brushing your teeth. Children with mental disabilities or mental retardation have limitations in functioning themselves and adjusting to the environment. The prevalence of caries is 30% higher than normal children and poor oral hygiene is a problem faced by mentally retarded children. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of tooth brushing education on reducing plaque index (Patient Hygiene Performance Index) in mentally retarded children at SLB N 02 Padang. The research design used was a Pre- Experimental One Group Pre and Posttest design with an initial plaque index examination (pretest) and a plaque index examination after brushing education (posttest), with a population of 86 people, the sampling technique was purposive sampling, obtained a sample of 45 person. The study was conducted at SLB N 02 Padang in 2019. The results showed a higher difference in the PHP index, namely for moderate mental retardation at 1.3 while the difference in numbers for mild mental retardation was 1.28. Data analysis using statistical tests with paired sample t-test showed that there was a significant difference between the PHP index before and after education about brushing teeth in children with mild and moderate mental retardation. It is recommended to respondents to always apply the brushing technique that has been given, and brush their teeth at least twice a day, ie in the morning after breakfast and at night before going to bed and guide the mentally retarded children one by one when brushing their teeth.
Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Dan Senam Anak Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar Gajah Mada Medan Zulfikri; M. Alif Hamzah; Agung Cahyadi
Marga: Journal Of Innovation and Creatifity Vol 2 No 1 (2025): Marga: Journal Of Innovation and Creatifity
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah: siswa dapat memahami tentang 7 gerakan kebiasaan anak Indonesia dan senam anak indonesia hebat yang mana penerapannya bisa dapat dilaksanakan baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal dan siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani melalui aktifitas senam agar siswa senantiasa sehat, aktif, ceria sehingga selalu bersemangat dalam belajar. Metode yang digunakan dalam sosialisai ini yaitu survei, ceramah, dan demonstrasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi 7 kebiasaan anak indonesia hebat dan senam ana indonesia hebat siswa SD Gajah Mada Medan , Kota medan provinsi Sumatera Utara, pada tanggal 9 Januari 2025 maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar serta peserta aktif mengikuti kegiatan sampai selesai. Sosialisasi dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta, kemudian dilanjutkan dengan senam anak indonesia hebat yang diikuti oleh seluruh siswa yang sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut.
PERNIKAHAN ANAK: STOP JADIKAN PERNIKAHAN ANAK ALASAN KEBAHAGIAAN Zulfikri; Fitriana; M. Amirullah; Aswar
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.92

Abstract

Pernikahan anak, yang merupakan praktik dimana anak-anak di bawah usia dewasa dipaksa untuk menikah adalah fenomena yang terjadi di berbagai belahan dunia tak terkecuali di Sulawesi selatan, menggali lebih dalam dampak negatif yang mungkin timbul, bagi guru bimbingan konseling untuk mensosialisasikan bahaya pernikahan anak dan yang lebih penting sebagai bahan edukasi juga preventif terhadap generasi muda, siswa dan juga mahasiswa. Dengan menganalisis faktor-faktor yang mendorong pernikahan anak, termasuk tekanan budaya dan ekonomi, serta konsekuensi psikologis dan sosial yang dihadapi oleh anak-anak yang terlibat, penelitian ini berusaha untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menghentikan pernikahan anak sebagai alasan untuk mencapai kebahagiaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi secara daring via zoom. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman bahwa pernikahan anak bukanlah solusi untuk mencapai kebahagiaan, melainkan lebih sering menjadi sumber ketidakbahagiaan, ketidaksetaraan gender, dan pelanggaran hak asasi. Kekerasan dalam rumah tangga.   Kata kunci: Pernikahan Anak, Kebahagian   ABTRACT Child marriage, which is a practice where children under the age of adulthood are forced to marry is a phenomenon that occurs in various parts of the world not least in South Sulawesi, digging deeper into the negative impacts that may arise, for counselling guidance teachers to socialise the dangers of child marriage and more importantly as an educational material as well as preventive towards the younger generation, students and also college students. By analysing the factors that encourage child marriage, including cultural and economic pressures, as well as the psychological and social consequences faced by the children involved, this research seeks to promote awareness of the importance of stopping child marriage as a reason to achieve happiness. The methods used in the implementation of this service activity are lectures, questions and answers and online discussions via zoom. The results of this activity show that there is an increased understanding that child marriage is not a solution to happiness, but more often a source of unhappiness, gender inequality, and human rights violations. Domestic violence
Co-Authors A. A. Ketut Budiastra Adhisty Nurpermatasari Agung Cahyadi Ahmad Fudhail  Majid Ahmad Purnawarman Faisal Aina, Asri Nur Akadira, Tora Akhmad Harum amrin Ana Maria Gadi Djou Andarwati, Rini Anijah Hasibuan, Nur Anindya Bidasari Ariati, Fitri Arnetty Aswar Aswar Ayu Citra Dewi Ayu Lukmawati Ayu Mardian Ayu Trisna Brema Bangun Budi Munawar Khutomi Budi, Untung Laksana cahya, uci dwi Dan Mugisidi Danang Budi Setyawan Deris Pernandi Putra Desnelita, Yenny Dewi Kurniati Dewi Rosmalia, Dewi Dzakiah Ernawati Ernoviya Etty Zuliawati Zed Eva Dolorosa Fauzan El M, Faiz Fauzi, Zulfa Ismaniar Fitriah, Afifah Fitriana Gundara, Aris Gusnedi H.M Faisal Hilda Hilmi Siti Raudhoh Husaini Ichwan Iksan Purnomo Imam Buchori Inaya, Rifka Intan Maharani Intan Wahyuni, Sri Ismedsyah Jhonson P Sihombing Kadarisman LAVINUR Luthfiatunnisa M. Alif Hamzah M. Amirullah M. Amirullah M. Ridha Rasepto Mardian, Ayu Masniah Masniah Masrah Meiry Hana Wijaya Minarni Mirza Adityantoro Molika Azizah Mudayat, Mudayat Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Faisal Nadroh br Sitepu Nadya Fitri Utami Nasution, Samihah Naufal, Muhammad Alif Noviar, Irma Novita Julianti Nur, Edil Wijaya Nurdin Nurul Azizah Ul Utami NURUL HIDAYAH Panjaitan, Rosnike Merly Ponrizal Pratiwi Rukmana Nasution Prawita, Tiwidian Putra Rizqi Ramadhani Ramadisu Mafra, Ramadisu Ramalia Nora Putri Retoliah Retoliah Retoliah Rhini Fatmasari, Rhini Riduan Risma Tangke Allo Rizki, Aulia Maulana Rosma Debi Ruqoyah Salsabila, Siti Sekarmaji Sirulhaq Sinaga, Maya Handayani Siswanto, Romi Siti Nuhaliza Maulida Solahudin Sukanti, Eka Syaikhu, Ahmad Tampubolon, Antetti Tanjung, Sri Wahyuni Taufik Rahman Teuku Salfiyadi Tommy Farnandes Umar, Nur Fadhilah Wakidi, Riza Fahlevi Wilta Wantri Winda Listina Wulandari, Mimin yusnita, henny Zulni Fitri Zulyasdi, Ivan Afriyan Zuul Fitriani Umari