Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Keluhan Peserta BPJS Kesehatan: Tinjauan Gap Model, Expectancy-Disconfirmation Theory, dan Implikasinya terhadap Ekonomi Syariah Irma Nursyapa’ah; Rahma Amalia Fadilah; Abdhi Adiansyah; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaduan peserta BPJS Kesehatan dengan pendekatan Gap Model dan Expectancy-Disconfirmation Theory (EDT) serta mengkaji penerapannya terkait prinsip-prinsip ekonomi syariah. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus berdasarkan laporan keluhan peserta yang diperoleh dari data sekunder, termasuk Laporan Tahunan BPJS Kesehatan 2024–2025, laporan pengawasan dari Ombudsman RI, serta berita media nasional. Analisis data dilaksanakan secara deskriptif-analitis dengan menggambarkan pola keluhan ke dalam struktur Gap Model dan EDT. Hasil riset mengungkapkan bahwa keluhan utama peserta mencakup antrean yang panjang, keterlambatan dalam klaim rumah sakit, kompleksitas birokrasi administrasi, keterbatasan obat yang tersedia, serta perbedaan layanan menurut kelas kepesertaan. Analisis Gap Model menunjukkan adanya perbedaan antara harapan pengguna dan realitas (kesenjangan kualitas layanan), sedangkan EDT menjelaskan timbulnya diskonfirmasi negatif akibat ketidaksesuaian antara ekspektasi dan pengalaman layanan. Hasil ini memiliki pengaruh signifikan terhadap ekonomi syariah, terutama berkaitan dengan prinsip ta'awun, keadilan (al-'adl), dan Maqasid al-Syariah dalam pelaksanaan jaminan sosial kesehatan yang adil dan transparan.
Dinamika lapangan general insurance dalam asuransi syariah Putri Amelia Sofjan; Aldiva Oriana Hermawan; Fariz Abdul Hammam; Muhammad Hilal Nurazizi Saleh; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5962

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika lapangan general insurance dalam asuransi syariah di Indonesia. Asuransi syariah berlandaskan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dan keadilan, berbeda dengan sistem konvensional yang berorientasi pada profit. Kajian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik asuransi umum syariah beradaptasi terhadap perkembangan pasar dan tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data berupa jurnal, fatwa DSN-MUI, serta artikel akademis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan asuransi umum syariah dipengaruhi oleh tingkat literasi, regulasi, inovasi produk, dan digitalisasi layanan. Faktor-faktor tersebut turut membentuk daya saing dan keberlanjutan industri asuransi syariah di tengah perubahan sistem keuangan global. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi masyarakat, penguatan tata kelola, serta transformasi digital menjadi strategi penting dalam mendorong kemajuan asuransi umum syariah di Indonesia. Implikasinya, keberlanjutan industri ini sangat bergantung pada inovasi, transparansi, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.
Analisis Operasional Life Insurance dalam Perspektif Syariah: Strategi Penghindaran Gharar, Maysir, dan Riba Raafi Al Afghany; Nabila Bilqis Mutiara; Rida Nugraha; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5963

Abstract

Penelitian ini menganalisis operasional life insurance dalam perspektif syariah dengan fokus pada strategi penghindaran gharar, maysir, dan riba yang kerap menjadi problematika empiris pada praktik asuransi konvensional di Indonesia. Permasalahan muncul karena masih adanya ketidakjelasan akad, praktik spekulasi, dan pola investasi berbasis bunga yang menimbulkan keraguan terhadap kepatuhan syariah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sejauh mana sistem operasional life insurance syariah mampu menghadirkan solusi alternatif melalui prinsip risk sharing, akad tabarru’, dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada perusahaan asuransi jiwa syariah terdaftar di OJK, melalui analisis dokumen, literasi literature,, dan telaah fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar operasional telah berupaya mengeliminasi gharar, maysir, dan riba, masih ditemukan tantangan pada transparansi akad dan pengelolaan investasi. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan regulasi, inovasi produk, dan peningkatan literasi masyarakat untuk memperkuat trust pada asuransi syariah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur fiqh muamalah kontemporer sekaligus praktis dalam mengembangkan model operasional life insurance syariah yang orisinal dan relevan dengan konteks ekonomi modern.
ANALISIS PERBANDINGAN ASURANSI SYARIAH DAN KONVENSIONAL SERTA KENDALA PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA Mutia Latifa; Rinda Nur Agisna; Lutfiah Alya Nurafifah; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5964

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada latar belakang akademik mengenai perbedaan prinsip, mekanisme dan produk, serta kendala perkembangan antara asuransi syariah dan asuransi konvensional di Indonesia. Meskipun masyarakat Indonesia mayoritas beragama islam, namun tingkat literasi dan kepercayaan terhadap asuransi syariah masih relatif rendah dibandingkan dengan asuransi konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, regulasi, dan Fatwa DSN-MUI dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asuransi konvensional berdasarkan prinsip transfer of risk dengan akad mu’awadhah yang berorientasi pada profit, sementara untuk asuransi syariah menggunakan prinsip risk sharing dengan akad Tabarru, wakalah, atau mudharabah yang menekankan pada nilai keadilan, tolong-menolong, dan transparansi. Perkembangan asuransi syariah di Indonesia masih terhambat oleh rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya strategi pemasaran, serta dukungan regulasi yang belum optimal. Dengan demikian, meskipun memiliki keunggulan filosofis dan etis, asuransi syariah membutuhkan penguatan literasi, inovasi pemasaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan dukungan regulasi afirmatif agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Perkembangan dan Ragam Produk Asuransi Syariah di Indonesia Via Nurpadilah; Adrian Santris Chaniago; Shinta Puja Rinjani; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5966

Abstract

Artikel ini membahas perkembangan dan ragam produk asuransi syariah di Indonesia serta menganalisis tantangan dan peluang pengembangannya dalam sistem keuangan nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil kajian menunjukkan bahwa industri asuransi syariah mengalami pertumbuhan positif, tercermin dari peningkatan aset dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis nilai-nilai Islam. Produk asuransi syariah kini mencakup perlindungan jiwa, kesehatan, pendidikan, hingga pembiayaan, dengan prinsip operasional berbasis akad tabarru’, wakalah bil ujrah, dan mudharabah. Meskipun berkembang pesat, industri ini masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah, keterbatasan inovasi produk, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang syariah dan aktuaria. Namun, peluang besar terbuka melalui digitalisasi layanan, dukungan regulasi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan keuangan sesuai prinsip syariah. Dengan optimalisasi inovasi dan kolaborasi lintas lembaga, industri asuransi syariah berpotensi menjadi pilar penting dalam memperkuat sistem keuangan nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.
Analisis Produk dan Persepsi Masyarakat terhadap Asuransi Syariah di Indonesia Zidan Sulaeman Hariri; Rafi Kenny Akhdan; Dzikri Al-Ghiffari Herman; Hikmal Azkia Muharam; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5970

Abstract

Penelitian ini mengkaji produk-produk asuransi syariah dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur. Data dan informasi dikumpulkan melalui penelaahan sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, dan sumber terpercaya lainnya yang relevan dengan objek penelitian. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, klasifikasi, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk asuransi syariah mencakup asuransi jiwa, kesehatan, kerugian umum, dan produk inovatif berbasis digital yang memenuhi tujuan syariah dan prinsip tolong-menolong (taawun). Industri asuransi syariah menghadapi tantangan edukasi masyarakat dan persepsi negatif, sehingga inovasi produk dan transparansi penting untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat Muslim.  
Perusahaan Asuransi Syariah Di Indonesia dan Pasar Asuransi Syariah Hildan Fadlan; Hikmal Faturahman; Muhamad Renaldi; Sidiq Pamungkas; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan perusahaan asuransi syariah di Indonesia serta dinamika pasar asuransi syariah dalam lima tahun terakhir. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya perlindungan keuangan sesuai prinsip syariah, yang tercermin dari pertumbuhan aset, investasi, kontribusi bruto, dan klaim dalam industri asuransi syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) periode 2015–2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja industri asuransi syariah mengalami peningkatan yang konsisten, meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan dengan potensi yang ada. Rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan inovasi produk, dan strategi pemasaran yang kurang optimal merupakan tantangan utama yang dihadapi industri ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi keuangan, inovasi produk, digitalisasi layanan, dan dukungan regulasi merupakan strategi penting untuk memperluas penetrasi pasar serta memperkuat kontribusi asuransi syariah terhadap perekonomian nasional.
Analisis Komparatif Perbedaan dan Asal-Usul Asuransi Syariah dan Konvensional Mariatul Ulfah; Denisa Ramadhani; Resti Maryam Marsabila; Muhammad Farril Nur Fauzan; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan asal-usul asuransi syariah dan asuransi konvensional dengan pendekatan kualitatif menggunakan studi pustaka. Fokus utama adalah pada prinsip hukum, mekanisme pengelolaan risiko, akad yang digunakan, serta pengawasan operasional yang membedakan kedua jenis asuransi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa asuransi syariah berlandaskan prinsip tolong-menolong (taawun) dan berbagi risiko (sharing of risk), bebas dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Sebaliknya, asuransi konvensional berfokus pada transfer risiko dari tertanggung ke penanggung dengan premi sebagai kompensasi tanpa batasan prinsip syariah dan tanpa mekanisme pengawasan khusus. Perbedaan ini memberikan gambaran penting bagi pengembangan produk asuransi yang sesuai dengan nilai-nilai agama serta kebutuhan pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan industri asuransi syariah dan menjadi acuan bagi konsumen maupun regulator dalam memilih dan mengembangkan layanan asuransi yang adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
Implementasi Prinsip Syariah sebagai Upaya Eliminasi Kontrak Bathil: Evaluasi Kasus Gugatan terhadap PT BNI Life Insurance Septi Andini; Salsabila; Fasya Dhiyaulhaq M; Asep Kurniawan; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip syariah sebagai upaya eliminasi kontrak bathil dalam praktik asuransi, dengan fokus pada kasus gugatan terhadap PT BNI Life Insurance. Permasalahan utama yang dikaji adalah adanya unsur gharar (ketidakjelasan akad) dan tadlis (penipuan) dalam kontrak unit link konvensional, yang menyebabkan terjadinya sengketa antara perusahaan dan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap literatur ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta data empiris terkait industri asuransi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gharar dan tadlis dalam asuransi konvensional masih sering terjadi akibat lemahnya transparansi informasi dan pengawasan agen. Implementasi prinsip syariah melalui akad tabarru’ dan wakalah bil ujrah dapat menjadi solusi efektif dalam mencegah kontrak bathil, karena menekankan prinsip keadilan, amanah, dan transparansi. Tantangan utama dalam penerapan prinsip syariah meliputi regulasi yang belum terintegrasi, rendahnya literasi masyarakat, serta kesadaran etis pelaku industri yang masih minim. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan sistem regulasi, literasi keuangan syariah, dan budaya bisnis berbasis nilai Islam diperlukan untuk mewujudkan praktik asuransi yang adil dan berkelanjutan.
Regulasi dan Kebijakan yang Mengatur Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia Dara Tsanya Abdul Rohim; Ranti Dwi Aryanti; Cantika Cantika; Ryan Cahya Nugraha; Joni Joni; Raihani Fauziah
Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 4 (2025): Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/maslahah.v3i4.2785

Abstract

. Sharia financial institutions in Indonesia have experienced significant growth in line with increasing public demand for financial systems that comply with sharia principles. This growth requires clear regulations and policies to create stability, legal certainty, and protection for customers. This article examines the dynamics of regulations governing Islamic financial institutions, from the initial role of Bank Indonesia (BI) to the establishment of the Financial Services Authority (OJK) as the main supervisory and regulatory agency. In addition, this article also discusses the contribution of the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) in issuing fatwas that form the basis for the operation of Islamic products and services. With the Financial Services Authority Regulation (POJK) and other related regulations, the supervision of Islamic financial institutions has become more integrated, effective, and adaptive to industry developments. This study confirms that the existence of comprehensive regulations and policies not only strengthens the governance of Islamic financial institutions but also encourages the growth and competitiveness of the Islamic financial industry at both the national and global levels.
Co-Authors Abdhi Adiansyah Adam Adinda Farhania Ma’rufa Adrian Santris Chaniago Aeni Nurul Fadhilah Agung Ikram Gunawan Aish Kinar Naqiya Aldiva Oriana Hermawan Alya Arini Putri Andara Safitri Fahiratunisa Anggia Dhafa Irvani Anitaliana Annisa Nuraini Asa Zahrani Asep Kurniawan Az Zahrani, Ghiska Cantika Cantika Carisa Aulia Azzahra Dara Tsanya Abdul Rohim Darin Diffana Athifah Dede San San Ramlan sandiyana Defri Irham Gufronny Denisa Ramadhani Depi Amalia Depi Indriani Dimas Adi Sudibyo Dimas Muhamad Rizki Dina Ainul Latifah Dina Ramadhani Dzikri Al-Ghiffari Herman Eva Dwi Suciati Fahmi Nurfatwa Faiz Zaki Fadillah Fariz Abdul Hammam Fasya Dhiyaulhaq M Fatwan Muhammad Hijaj Fauzan Adhipratama Arasyid Fawwaz, Mozza Naiara Firda Kharisma Firdausha, Fauziah Nur Frea Puspita Damayanti Ganis Khairulysa Prasetiyo Hali Hali Hanafi Nur Zein Hazki Ziadatur Rizki Hikmal Azkia Muharam Hikmal Faturahman Hildan Fadlan Hilma Maudi Ilman Miftahul Fauzi Ilone Virginia Oktavian Iqbal Abdul Azis Irma Nursyapa’ah Irman Farhanul Haqiem Jia Ayu Maulida Joni Joni Ahmad Mughni Joni Joni Justin Azmi Luthfi Kamilatuzaini Kanaya Audy Kania Meysachroh Prita Utamy Kaysa Hasnah Mumtaaza Khadijah Khairatun Nisa Laisla Bilqis Lestari, Ayu Dwi Lia Wardatul Umah Lutfiah Alya Nurafifah M. Naufal Amin Mariatul Ulfah Maryam Fany Meisya Lutfiah Mochamad Syahril Sabar Suryana Mohamad Riziq Iskandar Mughni, Joni Ahmad Muhamad Renaldi Muhammad Aditya Saputra Muhammad Aryandhi Fikri Muhammad Farril Nur Fauzan Muhammad Gesta Nugraha Fauzi Muhammad Hilal Nurazizi Saleh Muhammad Naufal Zaini Muhammad Ramdan Ridwanullah Muhammad Zahran Hidayatul Urfa Mutia Latifa Nabila Bilqis Mutiara Nafisatun Nikmah Nagita Aulia Neng Nazma Aulia Nilzam Anfasa Mulluq Novi Andriani Nuri Kamilatul Pikriyyah Peni Apriliani Pipit Pricilia Siska Sintia Muhtari Putri Amelia Sofjan Raafi Al Afghany Rafi Kenny Akhdan Rafka Nafisa Kurnia Rahma Amalia Fadilah Rahma Ayuningtyas Anjani Ranti Dwi Aryanti Resti Maryam Marsabila Rida Nugraha Rifa Naza Amalia Rimarsha Desta Anjani Rinda Nur Agisna Rubby Aziz Zaura Kamal Ryan Cahya Nugraha Salis Azkia Salmah Salsa Bila Rahmawati Salsabila Salsabila Putri Virgiawan Salwa Salsabila Sela Nur Aulia Septi Andini Sevani Desiana Putri Shinta Puja Rinjani Sidiq Pamungkas Sindi Setiawat Sri Mardiyani Suryana Suci Noor Aisah Suci Rahmawati Syera Saffina Tasyqi Masyumatul Aulia Tegar Faiz Fahrezy Tiara Kania Usi Fauziyah Via Nurpadilah Vina Fitria Wafa Jannatul Ma’wa Wahdan Saiduroihan Widya Siti Nabilah Yulfi Rohmatul Hasanah Zidan Sulaeman Hariri