Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Prosedur Penutupan Akad Asuransi Syariah dan Pengembangan Perusahaan Asuransi Syariah di Indonesia Carisa Aulia Azzahra; Andara Safitri Fahiratunisa; M. Naufal Amin; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5932

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya literasi dan penetrasi asuransi syariah di Indonesia meskipun mayoritas penduduk beragama Islam, yang berdampak pada keterbatasan pasar dan tingginya persaingan dengan asuransi konvensional. Tujuan penelitian adalah menganalisis cara penutupan akad atau kontrak asuransi, memahami tiga kemungkinan dasar penetapan harga pertanggungan, serta meninjau perkembangan dan tantangan perusahaan asuransi syariah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, bersumber dari artikel ilmiah, laporan industri, dan publikasi perusahaan asuransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan polis dapat dilakukan melalui prosedur resmi atau secara otomatis akibat berhentinya pembayaran premi; besarnya harga pertanggungan umumnya ditentukan oleh nilai pasar, ongkos perjalanan, atau kesepakatan khusus; serta perkembangan asuransi syariah di Indonesia menunjukkan tren positif, meskipun pangsa pasar masih terbatas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa asuransi syariah berpotensi berkembang jika didukung edukasi literasi, inovasi produk, dan regulasi yang memadai. Implikasi dari studi ini adalah perlunya strategi peningkatan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat diferensiasi produk syariah agar mampu bersaing dengan asuransi konvensional.
Revisi Proyeksi Pertumbuhan Pembiayaan Perbankan Syariah 2025: Analisis Peran Bank Indonesia, OJK, dan Strategi Inklusi Keuangan Darin Diffana Athifah; Wahdan Saiduroihan; Salwa Salsabila; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5933

Abstract

Penelitian ini menganalisis revisi proyeksi pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah tahun 2025 yang ditetapkan Bank Indonesia sebesar 8–11 persen. Fokus penelitian diarahkan pada peran Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan strategi pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data bersumber dari kebijakan, peraturan perundang-undangan, serta literatur akademik yang relevan dengan pengembangan perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan target dari 11–13 persen menjadi 8–11 persen mencerminkan langkah hati-hati BI dalam merespons ketidakpastian global. OJK memperkuat pengawasan serta mendorong literasi keuangan, sedangkan pemerintah memperluas akses layanan melalui Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara BI, OJK, dan pemerintah menjadi faktor kunci bagi pertumbuhan perbankan syariah yang stabil, berkelanjutan, dan inklusif.
PENUTUPAN AKAD/KONTRAK ASURANSI SYARIAH Tasyqi Masyumatul Aulia; Salsa Bila Rahmawati; Firda Kharisma; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5934

Abstract

Penutupan akad atau kontrak dalam asuransi syariah merupakan tahap penting yang menegaskan kesepakatan antara peserta dan perusahaan asuransi berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Proses ini dilakukan dengan menekankan pada keadilan, transparansi, serta saling tolong-menolong, sehingga setiap hak, kewajiban, iuran, manfaat, dan prosedur klaim disampaikan secara jelas dan terbuka. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maisir (spekulasi), sekaligus membangun kepercayaan serta memastikan keberkahan dalam hubungan antara kedua belah pihak.
Konsep Teoritis dan Implementasi Praktis Al-Mudhrabah (Studi Kasus Dalam Asuransi Syariah PT Prudential Life Assurance) Alya Arini Putri; Dina Ramadhani; Tiara Kania; Khadijah Khairatun Nisa; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5939

Abstract

Al-Mudharabah merupakan salah satu akad dalam sistem keuangan syariah yang menekankan kerja sama antara pemilik modal (shahibul maal) dan pengelola usaha (mudharib) dengan prinsip bagi hasil. Konsep ini memiliki keunggulan karena memberikan kesempatan bagi pemilik modal untuk mengembangkan dana secara produktif, sekaligus memberikan ruang bagi pengusaha untuk menjalankan usaha tanpa terbebani modal awal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar Al-Mudharabah serta mengkaji implementasinya pada lembaga keuangan syariah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah literatur, regulasi, dan praktik empiris yang berlaku. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Al-Mudharabah dalam praktik perbankan syariah belum sepenuhnya optimal karena masih dihadapkan pada kendala seperti tingginya risiko moral hazard, kurangnya transparansi laporan usaha, serta keterbatasan mekanisme pengawasan. Meskipun demikian, akad ini tetap relevan sebagai instrumen pembiayaan yang adil dan berorientasi pada produktivitas usaha. Dengan dukungan regulasi yang jelas, penerapan prinsip syariah yang ketat, serta peningkatan literasi masyarakat, Al-Mudharabah berpotensi menjadi pilar penting dalam memperkuat sistem keuangan syariah di Indonesia.
Sistem Operasional Asuransi Jiwa Syariah: Mengeliminasi Gharar, Maisir, dan Riba melalui Akad Tabarru', Mudharabah, dan Wakalah Bil Ujrah Hilma Maudi; Nagita Aulia; Kanaya Audy; Hazki Ziadatur Rizki; Joni; Raihani Fauziah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5930

Abstract

Ketidakpastian (gharar) dalam sistem asuransi konvensional memunculkan pertanyaan empiris mengenai bagaimana mekanisme operasional asuransi jiwa syariah dapat secara efektif mengimplementasikan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dan menghilangkan unsur terlarang. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem operasional dan implementasi prinsip syariah pada PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputra Cabang Medan sebagai studi kasus yang relevan. Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui studi pustaka, dengan menganalisis secara komprehensif temuan dari penelitian terdahulu (studi kasus sekunder) yang berfokus pada subjek ini. Hasil temuan menunjukkan bahwa sistem operasional perusahaan mengaplikasikan Akad Tabarru’ sebagai dasar dana klaim, yang merupakan solusi orisinal dalam Islam untuk masalah risiko, serta berhasil mengintegrasikan prinsip syariah (seperti ta'awun dan eliminasi gharar) dengan manajemen modern. Implementasi klaim untuk produk unggulan (Mitra Mabrur Plus) dilakukan sesuai konsep Pelayanan Prima, memastikan pemenuhan hak peserta secara cepat dan adil, didukung oleh nilai-nilai seperti akuntabilitas dan simpati. Kesimpulannya, perusahaan menunjukkan keberhasilan dalam menjaga kepercayaan publik, memberikan implikasi positif terhadap kelangsungan dan kredibilitas model bisnis syariah di tengah tantangan industri.
Mekanisme Penghimpunan dan Penyaluran Dana dalam Bank Syariah dan Konvensional: Tinjauan Fatwa DSN-MUI dan Regulasi Perbankan Asa Zahrani; Salis Azkia; Hali Hali; Muhammad Aryandhi Fikri; Joni Joni; Raihani Fauziah
SANTRI : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober : SANTRI : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/santri.v3i5.1858

Abstract

This article analyzes the fundamental differences between the mechanisms of fund collection and fund distribution in Islamic banks and conventional banks in Indonesia, based on DSN-MUI Fatwas and banking regulations. In general, both types of banks serve the same function—to collect and distribute funds to support economic activities. However, the main distinction lies in their operational principles. Conventional banks operate using a fixed interest system, establishing a creditor–debtor relationship. In contrast, Islamic banks operate based on Sharia principles that prohibit riba (usury). In fund collection, conventional banks use interest-based savings and deposit products, while Islamic banks apply Wadiah (safekeeping) and Mudharabah (profit-sharing investment) contracts. Regarding fund distribution, conventional banks provide interest-bearing loans, whereas Islamic banks offer financing through Sharia contracts such as Murabahah (cost-plus sale), Musyarakah (partnership), Mudharabah (profit-sharing), and Ijarah (leasing), emphasizing cooperation and risk-sharing. Although Islamic banking is regulated under Law No. 21 of 2008 and DSN-MUI Fatwas, it still faces several challenges, including the dominance of Murabahah financing and the low level of public literacy regarding Islamic financial systems.
Akad Tijarah Lainnya pada Asuransi Syariah : Studi Kasus Prudential Syariah dan Allianz Life Syariah Indonesia Maryam Fany; Sindi Setiawat; Muhammad Zahran Hidayatul Urfa; Joni Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jpaes.v2i4.1578

Abstract

Islamic insurance (takaful) is a financial instrument that functions not only as risk protection but also as an investment tool based on sharia principles. So far, the most commonly applied tijarah contracts in Islamic insurance are limited to wakalah bil ujrah and mudharabah. In fact, the development of modern society’s needs requires the diversification of contracts so that the offered products become more varied and competitive. This study aims to analyze the potential optimization of other tijarah contracts, such as musyarakah, murabahah, ijarah, and istishna’, in the development of Islamic insurance products. The research method used is library research with a descriptive qualitative approach, which involves reviewing literature, journals, DSN-MUI fatwas, and related regulations. The findings indicate that the application of other tijarah contracts has the potential to enrich Islamic insurance product variations, enhance transparency in fund management, and strengthen the competitiveness of Islamic insurance compared to conventional insurance. Furthermore, the diversification of contracts can provide solutions to the limited and monotonous business models of Islamic insurance. However, several challenges arise, including the absence of specific regulations governing these contracts, limited public understanding, and technical complexities in implementation. This study recommends the active role of regulators, especially DSN-MUI and OJK, in formulating clearer regulations and encouraging Islamic insurance companies to innovate by applying diverse sharia-based contracts. Thus, the optimization of other tijarah contracts will not only strengthen the existence of Islamic insurance in Indonesia but also fulfill society’s demand for financial products that are halal, innovative, and competitive.
Dasar Legalitas dan Prinsip Syariah Asuransi: Perspektif Ekonomi Isam di Indonesia Irman Farhanul Haqiem; Dimas Muhamad Rizki; Dimas Adi Sudibyo; Mohamad Riziq Iskandar; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5941

Abstract

Asuransi syariah di Indonesia hadir sebagai alternatif perlindungan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. Penelitian ini membahas dasar legalitas dan prinsip syariah dalam praktik asuransi syariah dengan menggunakan studi literatur. Secara legal, asuransi syariah berlandaskan pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, fatwa DSN-MUI, serta regulasi OJK. Adapun prinsip syariah yang diterapkan meliputi ta’awun (tolong-menolong), keadilan, dan larangan gharar, maysir, serta riba. Hasil kajian menegaskan bahwa asuransi syariah tidak hanya didukung oleh regulasi hukum positif, tetapi juga nilai-nilai etika Islam yang menjamin transparansi dan kebermanfaatan bagi peserta.  
Peran Polis Asuransi dalam Mewujudkan Tujuan Asuransi dan Perlindungan Kepentingan Para Pihak Pricilia Siska Sintia Muhtari; Lia Wardatul Umah; Dina Ainul Latifah; Adinda Farhania Ma’rufa; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5948

Abstract

Ketidakpastian risiko dalam kehidupan mendorong individu dan organisasi untuk mentransfer risiko finansialnya melalui asuransi, yang hubungan hukumnya dimaterialisasi dalam polis asuransi. Namun, ketidakjelasan isi polis dapat berujung pada sengketa klaim dan melemahkan perlindungan hukum, terutama jika perusahaan asuransi mengalami kegagalan. Penelitian kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk menganalisis peran polis asuransi sebagai instrumen hukum utama dalam menciptakan keseimbangan dan kepastian perlindungan antara tertanggung dan penanggung. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder seperti UU No. 40 Tahun 2014, artikel jurnal, dan buku, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polis asuransi berfungsi ganda: sebagai instrumen operasional untuk transfer risiko dan kepastian finansial, serta sebagai alat keseimbangan yang melindungi hak kedua belah pihak melalui klausul-klausul spesifik seperti syarat pertanggungan, pengecualian, dan prinsip indemnity. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun UU dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kerangka pengawasan, efektivitas perlindungan hukum sangat bergantung pada kejelasan dan keseimbangan isi polis. Implikasinya, diperlukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi asuransi dan pemahaman terhadap isi polis.
Analisis Penerapan Akad Tijarah Lainnya dalam Asuransi Syariah di Pt. Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon Kaysa Hasnah Mumtaaza; Kania Meysachroh Prita Utamy; Peni Apriliani; Frea Puspita Damayanti; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5951

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan akad tijarah dalam asuransi syariah di PT Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon yang menjadi instrumen keuangan penting berlandaskan prinsip syariah Islam. Akad tijarah, seperti akad mudharabah, wakalah bil ujrah, dan mudharabah musytarakah, diterapkan untuk pengelolaan dana peserta secara profesional dan transparan tanpa unsur riba, gharar, dan maisir. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi pada subjek penelitian di PT Al-Amin. Hasil penelitian menunjukkan penerapan akad tijarah yang sesuai prinsip syariah dengan pengelolaan dana yang adil dan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati. Selain itu, akad tabarru’ sebagai basis dana sosial untuk saling tolong menolong juga diimplementasikan dengan baik. Kesimpulannya, PT Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin berhasil mengintegrasikan akad tijarah lainnya dalam produk asuransi syariah yang bukan hanya finansial komersial tetapi juga sarana sosial yang menegakkan nilai keadilan dan transparansi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan dan tata kelola yang baik untuk mempertahankan prinsip syariah dalam asuransi syariah.
Co-Authors Abdhi Adiansyah Adam Adinda Farhania Ma’rufa Adrian Santris Chaniago Aeni Nurul Fadhilah Agung Ikram Gunawan Aish Kinar Naqiya Aldiva Oriana Hermawan Alya Arini Putri Andara Safitri Fahiratunisa Anggia Dhafa Irvani Anitaliana Annisa Nuraini Asa Zahrani Asep Kurniawan Az Zahrani, Ghiska Cantika Cantika Carisa Aulia Azzahra Dara Tsanya Abdul Rohim Darin Diffana Athifah Dede San San Ramlan sandiyana Defri Irham Gufronny Denisa Ramadhani Depi Amalia Depi Indriani Dimas Adi Sudibyo Dimas Muhamad Rizki Dina Ainul Latifah Dina Ramadhani Dzikri Al-Ghiffari Herman Eva Dwi Suciati Fahmi Nurfatwa Faiz Zaki Fadillah Fariz Abdul Hammam Fasya Dhiyaulhaq M Fatwan Muhammad Hijaj Fauzan Adhipratama Arasyid Fawwaz, Mozza Naiara Firda Kharisma Firdausha, Fauziah Nur Frea Puspita Damayanti Ganis Khairulysa Prasetiyo Hali Hali Hanafi Nur Zein Hazki Ziadatur Rizki Hikmal Azkia Muharam Hikmal Faturahman Hildan Fadlan Hilma Maudi Ilman Miftahul Fauzi Ilone Virginia Oktavian Iqbal Abdul Azis Irma Nursyapa’ah Irman Farhanul Haqiem Jia Ayu Maulida Joni Joni Ahmad Mughni Joni Joni Justin Azmi Luthfi Kamilatuzaini Kanaya Audy Kania Meysachroh Prita Utamy Kaysa Hasnah Mumtaaza Khadijah Khairatun Nisa Laisla Bilqis Lestari, Ayu Dwi Lia Wardatul Umah Lutfiah Alya Nurafifah M. Naufal Amin Mariatul Ulfah Maryam Fany Meisya Lutfiah Mochamad Syahril Sabar Suryana Mohamad Riziq Iskandar Mughni, Joni Ahmad Muhamad Renaldi Muhammad Aditya Saputra Muhammad Aryandhi Fikri Muhammad Farril Nur Fauzan Muhammad Gesta Nugraha Fauzi Muhammad Hilal Nurazizi Saleh Muhammad Naufal Zaini Muhammad Ramdan Ridwanullah Muhammad Zahran Hidayatul Urfa Mutia Latifa Nabila Bilqis Mutiara Nafisatun Nikmah Nagita Aulia Neng Nazma Aulia Nilzam Anfasa Mulluq Novi Andriani Nuri Kamilatul Pikriyyah Peni Apriliani Pipit Pricilia Siska Sintia Muhtari Putri Amelia Sofjan Raafi Al Afghany Rafi Kenny Akhdan Rafka Nafisa Kurnia Rahma Amalia Fadilah Rahma Ayuningtyas Anjani Ranti Dwi Aryanti Resti Maryam Marsabila Rida Nugraha Rifa Naza Amalia Rimarsha Desta Anjani Rinda Nur Agisna Rubby Aziz Zaura Kamal Ryan Cahya Nugraha Salis Azkia Salmah Salsa Bila Rahmawati Salsabila Salsabila Putri Virgiawan Salwa Salsabila Sela Nur Aulia Septi Andini Sevani Desiana Putri Shinta Puja Rinjani Sidiq Pamungkas Sindi Setiawat Sri Mardiyani Suryana Suci Noor Aisah Suci Rahmawati Syera Saffina Tasyqi Masyumatul Aulia Tegar Faiz Fahrezy Tiara Kania Usi Fauziyah Via Nurpadilah Vina Fitria Wafa Jannatul Ma’wa Wahdan Saiduroihan Widya Siti Nabilah Yulfi Rohmatul Hasanah Zidan Sulaeman Hariri