Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penjualan Kamar Dan Penjualan Makanan Minuman Terhadap Pendapatan Hotel Di Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan, Jembrana-Bali Dwiyanti, Ni Kadek; Prayogi, Putu Agus; Wisnawa, I Made Bayu; Sudarsana, Komang; Gayatri, I Gusti Agung Sasih
Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research Vol. 1 No. 2 (2024): MARKETING IN THE TOURISM AND HOSPITALITY SECTOR @ Bali Journal of Hospitality,
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14288680

Abstract

Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali merupakan salah satu industri pariwisata yang bergerak di bidang akomodasi dan pelayanan resort. Selama masa operasional selama lima tahun terakhir yaitu dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, terjadi fluktuasi kenaikan dan penurunan penjualan kamar dan penjualan makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penjualan kamar (X1) terhadap pendapatan hotel (Y) pada Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali, pengaruh penjualan makanan dan minuman (X2) terhadap pendapatan hotel (Y) pada Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali dan pengaruh penjualan kamar (X1) dan penjualan makanan dan minuman (X2) terhadap pendapatan hotel (Y) pada Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Hotel Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan software SPSS 20. 0 for Windows dan software Excel dengan teknik analisis linier berganda dengan hasil penelitian bahwa penjualan kamar (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif terhadap pendapatan hotel pada Hotel Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali dengan hasil t hitung = 4,397 > t tabel (0,05 57) =1,67, kemudian untuk variabel penjualan makanan dan minuman (X2) diperoleh hasil t-hitung = 4,165 > t-tabel (0,05;57) =1,67 artinya hipotesis diterima dan terdapat pengaruh positif antara penjualan makanan dan minuman (X2) terhadap pendapatan hotel (Y). Sedangkan berdasarkan uji F diperoleh hasil F-hitung = 324,141 > F-tabel (0,05;2;57) = 3,16, artinya terdapat pengaruh antara penjualan roon dan penjualan makanan dan minuman (X2) terhadap pendapatan hotel (Y) di Puri Dajuma Beach Eco Resort & Spa Pekutatan Jembrana Bali.
Pengaruh Lokasi Harga Kamar Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Tamu Menginap Di Capella Ubud Bali Megawati, Ni Ketut Ratna; Wisnawa, I Made Bayu; Trianingrum, Ni Nyoman Nidya
Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research Vol. 1 No. 2 (2024): MARKETING IN THE TOURISM AND HOSPITALITY SECTOR @ Bali Journal of Hospitality,
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14288768

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi serta teknik pengambilan sampel. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 25 dengan hasil penelitian lokasi menghasilkan nilai t-hitung 3,779 > t-tabel 1,662 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 menjelaskan bahwa lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap tamu, harga kamar menghasilkan nilai t-hitung 2,099 > t-tabel 1,662 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 menjelaskan bahwa harga kamar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap tamu, harga kamar menghasilkan nilai t-hitung 2,099 > t-tabel 1,662 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 menjelaskan bahwa harga kamar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap tamu. 662 dengan tingkat signifikan 0,039 < 0,05 harga kamar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap tamu, kualitas pelayanan menghasilkan nilai t hitung sebesar 4,171 > t tabel sebesar 1,662 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap. Dan lokasi, harga kamar dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menginap, dibuktikan dengan hasil uji f terdapat nilai f hitung (49,804) > f tabel (2,71) dengan nilai signifikan f sebesar 0,000 < 0,05. Variabel kualitas pelayanan lebih dominan dalam mempengaruhi keputusan menginap. Dan nilai R square sebesar 63,5%.
Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Pendapatan Food & Beverage Department Ditengah  Pandemi Covid-19 Pada Moka Restaurant Satriawan, I Gede Wahyu Adi; Wisnawa, I Made Bayu; Dewi, Ayu Putu Dyah Arya
Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research Vol. 1 No. 2 (2024): MARKETING IN THE TOURISM AND HOSPITALITY SECTOR @ Bali Journal of Hospitality,
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14288794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bauran pemasaran 7P untuk meningkatkan pendapatan Food and Beverage Department di masa Pandemi Covid-19 pada Restoran Moka di Astagina Resort Villa & Spa, Legian Bali. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah pendapatan di hotel tersebut menurun drastis karena tidak adanya tamu yang menginap di hotel tersebut akibat pemberlakuan himbauan pemerintah untuk melakukan lockdown. Pendapatan Moka Restaurant mengalami penurunan selama Pandemi Covid-19, hal ini menjadi peluang bagi pihak manajemen untuk membuat rencana strategis untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bauran pemasaran yang diterapkan pada masa Pandemi Covid-19 adalah penerapan konsep bauran pemasaran 7P, yang terdiri dari Product, Price, Place, Promotion, Process, People, dan Physical Evidence. Kendala yang dihadapi selama penerapan bauran pemasaran 7P adalah terbatasnya ketersediaan bahan baku, beberapa Travel Agent yang telah bekerjasama dengan hotel tidak melanjutkan bisnisnya akibat dampak Pandemi Covid-19, masih ada beberapa pramusaji yang kurang disiplin dalam penerapan Standard Operating Procedure sebagai penentu. Upaya yang dilakukan manajemen untuk mengatasi kendala yang ada adalah dengan mencari alternatif supplier lain, memberikan layanan transportasi kepada tamu, memaksimalkan penerimaan tamu melalui Onine Travel Agent, melakukan briefing, mengecek kelengkapan seragam, dan melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja pramusaji.
Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Pokdarwis dalam Pengelolaan Wisata Edukasi di Desa Wisata Penarungan, Kabupaten Badung, Bali Wisnawa, I Made Bayu; Putra, Bagus Andhy
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Wisata Penarungan, Kabupaten Badung, Bali dalam pengelolaan wisata edukasi (eduwisata). Desa Wisata Penarungan memiliki potensi besar untuk mengembangkan eduwisata yang berkelanjutan, namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemahaman konsep wisata edukasi serta pengelolaannya. Oleh karena itu, program ini dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif yang melibatkan anggota Pokdarwis serta pemangku kepentingan lokal. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pariwisata edukatif, strategi pengelolaan destinasi berbasis edukasi, serta penguatan peran komunitas dalam mendukung keberlanjutan wisata di desa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait konsep dan praktik pengelolaan eduwisata, yang ditunjukkan dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya diferensiasi atraksi wisata, peran interpretasi dalam pengalaman wisata edukasi, serta strategi pemasaran berbasis komunitas. Dampak yang dihasilkan dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas SDM lokal dalam mengelola potensi wisata edukasi, tetapi juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara Pokdarwis, masyarakat, dan pihak terkait dalam pengembangan desa wisata. Dengan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan ini, diharapkan Desa Wisata Penarungan dapat mengembangkan eduwisata yang lebih berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Focus Group Discussion Pengelolaan dan Pengembangan Desa Petak Menuju Desa Wisata Diyah Sri Widari, Dewa Ayu; Bayu Wisnawa, I Made
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 1 (2025): Renata - April 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.142

Abstract

Desa Petak dengan potensi yang dimiliki saat ini dalam proses pengajuan untuk menjadi desa wisata, namun dalam proses pengajuan menjadi desa wisata menghadapi permasalahan, untuk itu diadakan kegiatan pengabdian. Bentuk kegiatan berupa observasi dan identifikasi potensi wisata yang dimiliki Desa Petak, serta wawancara dengan Pokdarwis, pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi masalah dan kendala dalam pengembangan pariwisata di Desa Petak, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Partisipan yang dilibatkan dalam kegiatan adalah masyakat lokal yang memiliki wawasan dan pengetahuan terkait pengembangan pariwisata di Desa Petak, terdiri dari kepala desa, perangkat desa, Pokdarwis, generasi muda dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yaitu wawasan dan pemahaman masyarakat lokal terkait pengelolaan dan pengembangan Desa Petak menuju desa wisata semakin meningkat, perencanaan pengembangan Desa Petak menjadi desa wisata mendapat dukungan dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat serta berkomitmen untuk mendukung Desa Petak menjadi desa wisata. Focus Group Discussion (FGD) juga berhasil merumuskan program kerja prioritas berupa identifikasi dan eksplorasi potensi serta menentukan skala prioritas dari perencanaan dan pengembangan potensi wisata, menentukan branding agar dapat menciptakan identitas yang unik, berkolaborasi dalam pengelolaan dan melakukan pendampingan kepada masyarakat secara berkelanjutan. Komitmen dan dukungan yang terus-menerus sangat diperlukan agar pengembangan pariwisata dapat berkelanjutan sehingga Desa Petak mampu menjadi desa mandiri
The Role of Room Attendant Supervisor in Improving The Quality of Room Attendant Work at Sthala A Tribute Portfolio Hotel Ubud Bali Widiani, Desak Made; Wisnawa, I Made Bayu; Wirya, I Made Suwitra
Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel
Publisher : Akademi Komunitas MAPINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37484/jmph.070203

Abstract

The successful development of the tourism industry must be supported by facilities to satisfy and provide tourism services, including hotels, to tourists. However, during COVID-19, there was a reduction in the workforce and the number of linens, which resulted in less quality in the workforce and made guests complain because they felt less clean and comfortable. Supervisors play a significant role in improving the quality of room attendant work, the quality of service, and the smooth operation of hotel work. This study aims to determine the role of the room attendant supervisor in improving the quality of the room attendant's work, to find out the constraints of a room attendant supervisor in improving the quality of the room attendant's work, and to find out the efforts of the room attendant supervisor in overcoming these obstacles in improving the quality of the room attendant's work at Sthala, a Tribute Portfolio Hotel in Ubud, Bali. The method used is descriptive- qualitative. Data were collected from primary and secondary sources using observation, interviews, and documentation. The data were analyzed utilizing presenting results analysis to clarify what was obtained at the hotel. The results of this study indicate that supervisors must replace tools that need to be fixed. To improve the work discipline of their subordinates, supervisors must provide direction to their subordinates so that they can always report if there is a shortage of linen at work. Keywords: Improving Work Quality, Role of Supervisor, Room Attendant.
PENDAMPINGAN DESA WISATA DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN WISATAWAN PADA ERA NEW NORMAL DI DESA WISATA SANGEH I Made Bayu Wisnawa; Sulistiyo Adi Joko Saharjo; Anak Agung Ratih Wijayanti; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Ni Wayan Mekarini; I Made Hedy Wartana
Synergy and Society Service Vol. 1 No. 2 (2021): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.81 KB) | DOI: 10.51713/save.v1i2.49

Abstract

The Covid-19 pandemic poses a threat as well as an opportunity for tourist villages. Losing tourists is a threat, while improvement to prepare quality tourism is an opportunity. The problems faced by Sangeh Tourism Village are : i) there were still many people who had not implemented health protocols, ii) the potential for village tourism had not been fully offered in tour packages. The mentoring activity for Sangeh Tourism Village aims to increase tourist satisfaction in the normal era. The method used by giving lectures and discussions. The results of the activity show: i) increased public awareness regarding the application of health protocols, ii) the formation of natural, cultural and artificial tourism packages.
PELATIHAN EKOWISATA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN BAGI PEMANDU WISATA LOKAL DI DESA PELAGA KECAMATAN PETANG KABUPATEN BADUNG I Made Bayu Wisnawa
Synergy and Society Service Vol. 2 No. 2 (2022): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v2i2.66

Abstract

Community service activities with the theme of ecotourism natural tour guide training aim to prepare for implementing ecotourism in the new normal era. The focus of activities is to increase ecotourism knowledge. The method used is lecture and discussion. The training materials provided include the basics of tourism, the history of Bali tourism, ecotourism, CHSE, principles of ecotourism implementation, and the SAVE market segment (Science, Academic, Volunteer, Education). Success is measured by a paired t-test. The instruments used were pre- test and post-test questionnaires. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge of 7.5 points, with a paired sample t-test significance of 0.0001.
PENYULUHAN KEPARIWISATAAN DI LPK MAPINDO BADUNG BALI I Made Bayu Wisnawa
Synergy and Society Service Vol. 3 No. 1 (2023): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v3i1.70

Abstract

With the theme of tourism education, this community service aims to prepare human resources for tourism. The focus of its activities is increasing and applying tourism knowledge in the new normal era. The method is lecture and discussion. The study materials provided include (i) Tourism, (ii) History of Bali Tourism, (iii) Impact of Tourism, (iv) Changes in the Tourism Industry, (v) Mass Tourism, vi) Hospitality Industry, vii) CHSE, (viii) Sustainable Tourism, (ix) ) Tri Hita Karana and (x) Government Policy. Success was measured using a paired t-test. Pretest and post- test questionnaires were used as instruments. The activity results showed that the participants' knowledge increased by 5.7 points with a t-test sample t-test of 0.000. Keywords: Covid-19, Tourism, New normal, Sustainable tourism.
Sustainable Tourism Development In Petak Gianyar Village, Bali: Potentials And Challenges Wisnawa, I Made Bayu; Widari, Dewa Ayu Diyah Sri
Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research Vol. 2 No. 2 (2025): Synergies for Sustainable Tourism Resilience in Challenging Times @ Bali Journa
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17247529

Abstract

Petak Village, located in Gianyar, Bali, possesses great potential for agriculture-based tourism due to its rich nature and culture. The available tourism amenities include waterfalls, trekking paths, spiritual tourism, and other activities based on local wisdom. However, tourism in the village is still challenged by inadequate infrastructure, insufficient marketing, a lack of community participation in the management, and several other factors. This is the main reason this research is conducted, to uncover the tourism potential and challenges of Petak Village in the context of sustainable tourism. The employed strategy centres on qualitative methods with a descriptive approach which features observations, document analysis, and Focus Group Discussions (FGDs) with key stakeholders from the local community, village administration, and tourism entrepreneurs. Based on the focus group discussions, we found that Petak Village has significant opportunities to be further developed into a natural and cultural centre, which would enhance the enduring economic livelihoods of the residents. However, they lack sufficient regulations for effective tourism management, coordination among the myriad stakeholders, a workforce, stronger communities and other regional developmental bodies, the active collaboration of public sectors, and nurture for infrastructure. This study's conclusion verifies that the Petak Village sustainable tourism development shall consider the preservation of the environment, the well-being of the local community, and the area's economic activities in a unified manner involving all relevant participants.
Co-Authors Adi, I Ketut Yudana Anak Agung Ketut Sriasih Anak Agung Ratih Wijayanti Anak Agung Ratih Wijayanti Ananda, Komang Dean Andreananda, I Gede Haldi Arief Nugraha Utomo Aruan, Agnesia Margareth Ayu Putu Dyah Arya Dewi Danuarta, I Wayan Deny Dewi Irwanti, Ni Ketut Dewi, Ayu Putu Dyah Arya Dewi, Kadek Ayu Novita Dwiyanti, Ni Kadek ERNA ZULAENI WILES Fitri, Anak Agung Ayu Angelina Gayatri, I Gusti Agung Sasih Gayatri, Ni Luh Puspa Giri, I Made Agung Prawira Grilo dos Santos, Colly Gusti Ayu Mahanavami I Dewa Made Arik Permana Putra I Dewa Made Arik Permana Putra I Gede Cahyadi Putra I Gede Wahyu Adi Satriawan I Gusti Agung Bagus Widiantara I Gusti Agung Pradnyana Jaya I Gusti Agung Sasih Gayatri I Gusti Ayu Mahanavami I Ketut Budiasa I Ketut Putra Suarthana I Ketut Putra Suarthana I Ketut Sutapa I Ketut Sutapa I Made Agung Rai Antara I Made Astrama I Made Gede Darma Susila I Made Suwitra Wirya I Nengah Aristana I Nengah Sandi Artha Putra I Nengah Subadra I Nyoman Suarjaya I Putu Bagus Andhy Putra I Wayan Edi Arsawan I Wayan Kartimin I Wayan Tantra Ida Ketut Kusumawijaya Jaya, I Gusti Agung Pradnyana Jumiati, Kadek Ari Kadek Ayu Novita Dewi Kardana, I Ketut Karunavani Sarukunaselan Karunavani Sarukunaselan Komang Dean Ananda Komang Shintiya Nita Kristiana Putri Komang Sudarsana Kurniawati, Nuning Made Hedy Wartana Mahendra, I Putu Ariska Marbun, Saorta Mark de Jong Megawati, Ni Ketut Ratna Muhammad Fadhil Ikhsan Nanda, Dimas Dwi Ngadha, Maria Triquerta Ni Kadek Dwiyanti Ni Ketut Dewi Irwanti Ni Ketut Ratna Megawati Ni Luh Putu Agustini Karta Ni Luh Putu Agustini Karta Ni Luh Wayan Sayang Telagawathi Ni Made Ernila Junipisa Ni Made Hartini Ni Made Pramita Dewi Ni Nyoman Arini Ni Nyoman Nidya Trianingrum Ni Nyoman Rusmiati Ni Putu Yunik Anggreni Ni Wayan Mekarini Noviantini Jehabu, Florentina Putra, Putu Guntur Pramana Putu Agus Prayogi R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo RADITYA, I PUTU TIANA RADITYA Rusmiati, Ni Nyoman Sari, Ni Putu Eka Satriawan, I Gede Wahyu Adi Suarjaya, I Nyoman Sudarsana, Komang Sugita, I Wayan Sulistiyo Adi Joko Saharjo Sulistyoadi Joko Saharjo Sumerta, I Ketut Eli Suthanaya, Putu Bagus Suwitra Wirya, I Made Tristianty, Tristianty Utomo, Arief Nugraha Wibawa, I Wayan Sucipta Widari, Dewa Ayu Diyah Sri Widiani, Desak Made Wulandari, Pande Putu Yuni , Luh Ketut Herindiyah Kartika