Articles
Media Pembelajaran Bulletin Board Display Bermuatan Tri Hita Karana untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Subtema Manusia dan Lingkungan
Hendra Wiranata, I Gede;
I Ketut Gading;
I Wayan Widiana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.80647
Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai luhur, berpengaruh terhadap rendahnya minat belajar siswa. Ditambah dengan budaya belajar yang semakin tergerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Bulletin Board Display bermuatan Tri Hita Karana untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan kuisioner. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 ahli materi, 2 ahli media, 1 guru dan 33 siswa. Data dikumpulkan melalui angket penilaian materi, penilaian media, respon guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan ini yaitu validitas media Bulletin Board Display sebesar 93% yang tergolong sangat valid. Kepraktisan guru sebesar 96% tergolong sangat praktis, kepraktisan siswa sebesar 90,8% tergolong sangat praktis.’Hasil uji-t menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa setelah menggunakan media Bulletin Board Display bermuatan Tri Hita Karana. Disimpulkan baha media Bulletin Board Display efektif digunakan pada pembelajaran IPA siswa kelas V subtema Manusia dan Lingkungan.
Mengukur Kemampuan Keaksaraan Anak Usia Dini Melalui Instrumen Penilaian
Mandasari, Novy Dwi;
Gading, I Ketut;
Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.36223
Guru yang kesulitan membuat instrumen penilaian pada anak usia dini. Selain itu tidak ada instrumen penilaian yang mengukur kemampuan keaksaraan awal pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keaksaraan awal pada anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan pada penelitian ini yaitu 4D. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Uji validitas instrumen penilaian keaksaran pada penelitian ini dilakukan melalui uji validitas isi (uji ahli/pakar). Instrumen yang dikembangkan akan diuji oleh 2 orang ahli. Subjek uji coba penelitian berjumlah 30 siswa. Uji reliabilitas instrumen pengukuran kemampuan keaksaraan awal menggunakan rumus Alpha Cronbacth. Hasil penelitian yaitu berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli materi pelajaran mendapatkan kategori sangat tinggi. Hasil uji coba instrumen mendapatkan kategori sangat tinggi. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen juga mendapatkan kategori sangat tinggi. Jadi dapat disimpulkan abahwa instrumen pengukuran kemampuan keaksaraan awal yang telah dikembangkan valid dan realible. Implikasi penelitian ini yaitu instrumen yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam mengukur kemampuan keaksaraan pada anak usia dini.
Big book untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia Dini
Antariani, Kadek Mei;
Gading, I Ketut;
Antara, Putu Aditya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i3.40594
Media big book konvensional belum mencerminkan media yang ramah linkungan. Penggunaan Media big book yang yang ramah lingkungan perlu digalakkan. Pembelajaran anak usia dini sangat didukung oleh ketersediaan media, khususnya media big book. Media big book dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media big book untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Metode pengumpulan data dan instrument penelitian yang digunakan yaitu berupa angket penilaian. Subjek penelitian ini adalah 2 orang ahli untuk uji materi dan 2 orang ahli untuk uji media. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Media big book dinyatakan valid dari para ahli dengan rata-rata nilai CVR 1,00 dan CVI 1,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media big book untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini mendapatkan hasil validitas sangat tinggi sehingga media big book layak digunakan dalam pembelajaran anak usia dini. Adanya pengembangan media big book ini diharapkan menjadi referensi untuk menggunaan media big book yang lebih inovatif dan kreatif.
Media Video Boneka Tangan untuk Menanamkan Moralitas Anak Usia Dini
Sudimiasih, Luh Anik Dewi;
Gading, I Ketut;
Asril, Nice Maylani
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v10i1.40877
Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu masih kurangnya perkembangan moral anak usia dini. Hal ini dapat dilihat dari anak masih susah mengucapkan terimakasih, belum bisa meminta maaf, tidak disiplin, dan tidak berkata jujur. Tujuan penelitian ini yaitu menciptakan media video boneka tangan untuk menanamkan moralitas pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 4 orang ahli yang meliputi 2 ahli materi pembelajaran, dan 2 ahli media pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis deskritif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu berdasarkan penilaian dari ahli isi pelajaran, diperoleh nilai 1,00 (validitas sangat tinggi), dan ahli media pembelajaran yaitu 1,00 (validitas sangat tinggi). Dapat disimpulkan bahwa media video boneka tangan telah layak untuk diimplementasikan pada pembelajaran guna menanamkan moralitaa anak usia dini (5-6 tahun). Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan berupa video boneka tangan dapat digunakan oleh guru dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini.
Improving Students' Collaboration Ability and Scientific Literacy through the Group Investigation Type Cooperative Learning Model
Prayoga, Kadek Sonia;
Gading, I Ketut
Mimbar Ilmu Vol. 28 No. 3 (2023): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v28i3.65168
Many factors influence scientific literacy, including students' lack of activeness and interest in reading in the learning process. Based on the observations, it was found that students' collaboration abilities still needed to be higher, with a percentage of 60% not understanding collaboration. This is because students are less active in communicating and interacting, and the learning model applied by teachers needs to be more creative and innovative. This research examines the effect of the Group Investigation (GI) type cooperative learning model on the collaboration abilities and scientific literacy of fifth-grade elementary school students. The type of research carried out was experimental research, with a nonequivalent pre-test and post-test control group design. The population of this study was 133 students. The sample in this study involved 19 students in the experimental class and 18 students in the control class. Collaboration ability data was collected using questionnaire instruments and test instruments in the form of objective questions for scientific literacy. Next, the data was analyzed using descriptive and inferential statistical techniques (t-test and Manova). Based on the t-test analysis, it was found that simultaneously, the GI-type cooperative learning model influenced students' collaboration abilities and scientific literacy. Based on descriptive analysis, the average score of the experimental group was more significant than the average score of the control group. The GI type cooperative learning model influences collaboration skills and scientific literacy.
The Development of Cyber Counseling as a Counseling Service Model for High School Students in the Digital Age
Gading, I Ketut
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.368 KB)
|
DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i2.25469
This research aimed at developing theoretical models and guidelines for cyber counseling, as well as examining their acceptability and effectiveness. The stages of the study consisted of 4 D namely define, design, develop, and disseminate. The acceptance test involved 2 experts as reviewers, while the effectiveness test involved 30 high school students as participants. The effectiveness of models and guidelines was measured by participants' responses to the benefits of cyber counseling. Data were collected using questionnaires and then analyzed using a t-test. Results showed that the theoretical model of cyber counseling consisted of raw input, instrumental input, environmental input, process, and counseling goals. The guidelines for cyber counseling were set out in the steps of cyber counseling consisting of initial communication, internalization, and termination. The acceptance of the model and cyber counseling guidelines was very high with a coefficient of 1.00. Therefore, cyber counseling should be used as a model of counseling services for high school students in the digital age effectively.
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project Realistik Berbantuan LKS terhadap Hasil Belajar Matematika
Ari Diantari, Ni Luh Gd;
Gading, I Ketut;
Ngurah Japa, I Gusti
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2019): juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v3i2.18069
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematics Project Realistik berbantuan LKS terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Melaya Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Melaya Tahun Ajaran 2017/2018 yang berjumlah 106 siswa. Sampel penelitian ini diambil setelah dilakukan uji kesetaraan populasi dan didapatkan sampel yaitu, siswa kelas V SD N 7 Melaya yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 6 Melaya yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data hasil belajar matematika menggunakan tes pilihan ganda. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji-t dengan bantuan program SPSS-22.0 for windows. Dari hasil uji-t yang dilakukan didapatkan nilai ttabel sebesar 2,042 dan thitung sebesar 7,188 serta didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000, dikarenakan nilai thitung > ttabel, diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project Realistik berbantuan LKS terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Melaya tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci: Missouri Mathematics Project Realistik, LKS, hasil belajar Matematika
E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Satua Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar
Suantara, Kadek Agus;
Gading, I Ketut;
Sanjaya, Dewa Bagus
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v7i2.60241
Pembelajaran IPAS dalam satuan pendidikan masih belum terlaksana maksimal sehingga diperlukan modul ajar yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan E-modul berbasis kearifan lokal satua Bali pada pembelajaran IPAS untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini meliputi 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 ahli bahasa, 76 siswa kelas IV, dan 6 orang guru. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan tes. Instrumen penelitian ini terdiri atas lembar kuesioner validitas, lembar kuesioner kepraktisan, serta tes hasil belajar IPAS. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa hasil uji validitas dan kepraktisan membuktikan bahwa nilai validitas E-modul kearifan lokal satua bali ini berada pada kategori Sangat Valid dan nilai kepraktisan yang Sangat Praktis dan Menarik. E-modul berbasis kearifan lokal Satua Bali ini telah efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD dengan rata-rata hasil belajar sebesar 78,62, serta t-hitung sebesar 8.236 lebih dari t-tabel yaitu 1.990. Simpulan menunjukkan bahwa E-modul berbasis kearifan lokal Satua Bali yang dikembangkan telah valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD.
Media Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana Berbantuan Articulate Storyline untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Siswa
Handayani, Ni Komang Tri;
Gading, I Ketut;
Widiana, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v7i3.61599
Ketersediaan media inovatif yang kurang dan rendahnya inovasi dalam pembelajaran sekolah menyebabkan guru mengandalkan buku paket sebagai sumber utama, berdampak pada hasil belajar PPKn siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media interaktif yang telah diuji dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian yakni dua dosen ahli, dua ahli praktisi, serta dua kelompok siswa sebagai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dalam uji efektivitas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan rumus Gregory modifikasi untuk mengukur keterterimaan media. Skor yang diperoleh keempat ahli adalah 1,00 dan respon siswa sebesar 4,8, yang menunjukkan tingkat keterterimaan yang sangat tinggi. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa skor rata-rata posttest kelompok kontrol adalah 78,23, sedangkan skor rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 85,87. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 4,630, yang nilainya lebih besar daripada nilai t tabel. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa media interaktif berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana berbantuan Articulate Storyline dinyatakan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran serta secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas V Sekolah Dasar.
Distance Learning During COVID-19 Pandemic: A Comparison between Schools in Urban dan Rural Area in Bali
Pratiwi, Ni Putu Astiti;
Gading, I Ketut
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v7i2.62236
Covid-19 pandemic has posed significant challenges to the education system. Most schools with limited or no experience with online learning and schools with no prepared online learning sources will encounter some challenges. This research analyzes similarities and differences between the difficulties faced by teacher and students for schools in different locations. Schools in rural and urban area of Buleleng were chosen, 2 elementary school, 2 junior high school, and 2 senior high schools. Teacher and students in those schools were observed and interviewed related to their online learning implementation, their difficulties, as well as their ways to cope with the difficulties. In analyzing the qualitative data consists of three steps such as, data reduction, data display and conclusion drawing. The result shows that the difficulties faced were not so much different, between urban and rural school teachers and students. Most of them mention internet connection as the problem. However, their ways to cope with the difficulties are varied. Urban and rural teachers and students have their own way to solve their problems. These differences give insight in order to face difficulties in implementing online learning.