This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan International Journal of Artificial Intelligence Research Window of Health : Jurnal Kesehatan Journal Information System Development Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ensiklopedia of Journal MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Jurnal Kesehatan Global Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi PERSPEKTIF Jurnal Vokasi Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Strukturasi: Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik Indonesian Journal of Instructional Media and Model Aceh Anthropological Journal Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Sinnun Maxillofacial Journal Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Jurnal Jurnalisme Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pemerintahan Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Innovations in Language Education and Literature PESHUM Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSUD HAJI MAKASSAR Alfian, Alfian; Masriadi, Masriadi; Hardi, Ikhram
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3465

Abstract

This study focuses on a comprehensive exploration of the impact of emotional intelligence on nurses’ performance, with service quality functioning as a mediating variable at the Regional General Hospital (RSUD) Haji. The background of this research is grounded in the critical role of nurses as the frontline providers in medical services, where emotional elements and interpersonal relationships significantly influence both the quality of care and work effectiveness. Emotional intelligence in this study is examined through five core dimensions: self-awareness, self-regulation, motivation, empathy, and social skills. A quantitative approach was employed using a cross-sectional design. Data were collected through the distribution of closed-ended questionnaires using a Likert scale to 143 nurses working at RSUD Haji. The research instruments underwent validation and reliability testing prior to deployment. Data analysis was conducted using path analysis to explore both direct and indirect relationships among variables, and to understand the mediating role of service quality in the relationship between emotional intelligence and nurses’ performance. The findings reveal that the dimensions of self-regulation and social skills have a significant impact on service quality. Furthermore, social skills also exert a direct influence on nurses’ performance. Service quality clearly serves as a significant mediator in the relationship between emotional intelligence and performance, particularly in the dimensions of self-regulation and social skills. These results suggest that enhancing emotional intelligence—especially in terms of self-control and social interaction—can contribute to improved service delivery by nurses, thereby positively affecting their overall performance. This study offers both theoretical and practical contributions to the development of human resources in the healthcare sector and serves as a reference for hospital management in designing training programs and interventions focused on strengthening the emotional intelligence of healthcare professionals. Keywords: emotional intelligence, service quality and nurse performance
Pemberdayaan Desa Jangan Jangan Kabupaten Barru Menuju Mandiri Obat Herbal (Kapsul JaSeKeh) Masriadi, Masriadi; Syahrijuita, Syahrijuita; Netty, Netty; Ramlawati, Ramlawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.50294

Abstract

Obat tradisional merupakan salah satu pengobatan yang telah lama digunakan sebelum menggunakan obat-obatan moderen. Negara Indonesia terdiri dari berbagai pulau yang memungkinkan terjadinya perbedaan perihal pemanfaatan tanaman dijadikan obat tradisional. Hal ini disebabkan karena pengalaman empiris dan kebudayaan sesuai daerah masing-masing. Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu pendampingan dan pelatihan dalam memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan untuk mengobati diri sendiri termasuk pada penderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT) yang mengalami gangguan berkepanjangan. Penderita DM, HT dan Kader Kesehatan dan Kader tani selaku mitra telah kami fasilitasi melalui pemeriksaan, pelatihan produksi pengelolaan Kapsul JaSeKeh, dan evaluasi dalam bentuk home care. Tim membantu menyiapkan bahan dasar dan peralatan yaitu Jahe Serah dan Cengkeh (JaSeKeh) yang aman dan rasa yang enak, melakukan pemeriksaan pada kelompok penderita DM dan HT serta melatih para kelompok mitra dalam memproduksi Kapsul Herbal JaSeKeh, melakukan penyuluhan penyakit DM dan HT, pengolahan tanaman obat herbal, mendampingi penyusunan pembukuan eletronik, dan pemasaran digital. Target khusus dari kegiatan pengabdian adalah penerapan ipteks melalui sosialisasi DM, HT, pengetahuan dan keterampilan membuat Kapsul herbal JaSeKeh serta menerapkan manajemen keuangan dan strategi pemasaran yang sudah diperoleh dalam. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra (100%) dalam pengelolaan tanaman menjadi tanaman herbal. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya produk kapsul JaSeKeh yang yang sudah dipasarkan mencapai 1.000 botol. Selain itu mitra sudah mahir melakukan deteksi dini kejadian DM dan HT dimasyarakat serta sudah mampu menerapkan manajemen keuangan berbasis IT lebih kompleks lagi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGOLAHAN SUSU JAGUNG WANDA UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT TERPENCIL DI DESA TADANG PALIE KECAMATAN ULAWENG KABUPATEN BONE Amelia AP, A. Rizki; Irawati, Irawati; Masriadi, Masriadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3161-3169

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk (1).meningkatkan produksi rumah tangga dalam pembuatan susu jagung dengan cara yang sederhana dan baik serta penggunaan tehnologi mesin maupun secara manual dalam proses pengemasan, (2). Produksi rumah tangga dilakukan oleh ibu rumah sebagai penunjang ekonomi masayarakat dalam bidang social ekonomi, (3). Pemanfaatan social media sarana promosi produk dalam perluasan pasar, (4). Pemberian pelatihan penyusunan laporan keuangan kepada seluruh anggota produksi rumah tangga susu jagung seuai kaidah akuntansi (standar akuntansi keuangan- entitas mikro, kecil dan menengah). Metode pelaksanaan menggunakan Community-based participatory research (CBPR) mengacu pada pendekatan metodologis dan epistemologis untuk proyek untuk komunitas terapan dimana peneliti dan anggota masyarakat berkolaborasi secara Bersama dalam pelaksanaan kegiatan. Adapun metode tehnis yang digunakan diantaranya adalah (1), dilakukan dengan metode prktik atau pelatihan, (2). Metode diskusi dan ceramah, (3). Pendampingan penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan pada metode praktik atau pelatihan pembuatan susu jagung masyarakat sudah memahami dengan baik cara pembuatan dan sudah memualai memasarkan melalui aplikasi penjualan secara online, masyarakat juga sudah mengetahui kandungan gizi dan manfaat mengkonsumsi jagung, hal ini dapat dilihat dari hasil pre test dan post test yang ada menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan edukasi, simpulan dari hasil pelaksanaan pengabdian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa masyarakat menjadi produktif untuk meningkatkan perekonomian di Desa Tadang Palie, selain itu adanya peningkatan pengetahuan mengenai pemanfaatan olahan jagung menjadi sebuah minuman yang kandungan gizi yang cukup tinggi.
DNA Testing and Lineage in Muslim Societies: Yusuf al-Qaradawi’s Perspective within Contemporary Islamic and Social Studies Masriadi, Masriadi
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The determination of lineage (nasab) constitutes a fundamental aspect of Islamic family law, directly influencing a child’s rights and social status, including inheritance, maintenance, and guardianship. In the modern era, advances in science particularly in biotechnology have introduced new methods of verification through DNA (Deoxyribonucleic Acid) testing, especially in Indonesia. This development has sparked debates within Islamic legal discourse regarding whether such scientific methods can serve as a legitimate basis for establishing lineage. This study examines the perspective of Yusuf al-Qaradawi, one of the leading contemporary scholars, concerning the legality and position of DNA testing in lineage determination. The objective of this research is to conduct an in-depth analysis of Yusuf al-Qaradawi’s views on the use of DNA testing for lineage determination, as well as to trace the methodological and jurisprudential arguments underlying his reasoning. A qualitative approach with a library research method was employed. Data were collected from Yusuf al-Qaradawi’s writings, contemporary works on tafsir and fiqh, and references on modern Islamic family law. The findings indicate that Yusuf al-Qaradawi does not reject the use of DNA testing; however, he regards it as a supporting form of evidence (qarinah), rather than the primary proof in establishing lineage. According to him, lineage in Islam is primarily determined through a valid marriage, not merely by biological compatibility. Nevertheless, in specific circumstances such as disputes over lineage or cases of switched infants DNA testing may be used as a reference, provided that it does not contradict the principles of Sharia and the pursuit of public welfare (maslahah).
A Pedagogical Contribution of Digital Corpus-Based Instruction in ESP: Classroom Activities for Public Administration Students Misnawati, Misnawati; Tahir, Saidna Zulfiqar Bin; Masriadi, Masriadi; Rahman, Abdul; Akifa, Nur; Krisnata, Arya
Innovations in Language Education and Literature Vol 2 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ilere.v2i2.6147

Abstract

This article makes a pedagogical contribution to English for Specific Purposes (ESP) by integrating Digital Corpus-based Instruction (DCI) model: Discovery (exploring authentic corpus data), Connection (engaging with QR-based multimedia resources), and Creation (producing meaningful texts through mobile-based tasks). Two classroom activities illustrate how the model can be applied for public administration students. The first activity (Unit 1: Public Administration Concepts) introduces key terms such as policy implementation, governance, and accountability. Students examine concordance lines from the Corpus of Contemporary American English (COCA), match them with expressions used in a video on good governance, and then write a short paragraph using the vocabulary learned. The second activity (Unit 2: Public Service and Bureaucracy) targets vocabulary such as public service, citizen satisfaction, and bureaucratic delay. Students analyze collocations from corpus data, compare them with language found in public service videos and audio recordings of citizen complaints, and then write a formal complaint letter applying these expressions. The findings suggest that corpus-based tasks raise students’ awareness of authentic language patterns and support the development of formal writing skills in ESP contexts. In addition, the DCI model offers a practical, adaptable framework that requires minimal resources, making it suitable for classroom implementation.
Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) Syahfitri, Syahfitri; Dwi Fitri; Bobby Rahman; Subhani, Subhani; Masriadi, Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13066

Abstract

Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah
Larangan Memainkan Talempong saat Padi Mulai Berbuah: Kearifan Lokal Masyarakat Unggan, Sumpur Kudus Purwantono, Purwantono; Masriadi, Masriadi; Putri, Rahmaida; Rivaldi, Thio; Indrata, Syahyuli
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.8558

Abstract

The tradition of prohibiting the playing of talempong when rice plants are bearing grain is a form of local wisdom that continues to be maintained by the community of Nagari Unggan, Sumpur Kudus Subdistrict, Sijunjung Regency, and is believed to be associated with belief in orang bunian, who are thought to cause the rice to become ampo (empty grain) if talempong is played during critical growth phases. This study aimed to describe this tradition and analyse the social, spiritual, and ecological meanings embedded within it. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation during the Kuliah Kerja Nyata (KKN) community service program conducted from 17 June to 17 July 2025 in Nagari Unggan. Data were analysed using the Miles and Huberman model to organise, reduce, and present the findings systematically. The results show that the prohibition on playing talempong functions as a mechanism of social control, a form of respect for nature and ancestors, and an effort to protect rice crops during critical growth stages. This tradition also contains educational value for younger generations and remains relevant to be preserved amidst modernisation as part of strengthening local cultural identity and the community’s ecological ethics.
Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) Syahfitri, Syahfitri; Dwi Fitri; Bobby Rahman; Subhani, Subhani; Masriadi, Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13066

Abstract

Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah
Co-Authors . Zulfan A. Fachrin, Suharni Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Gafur Abdul Rahman Abdul Sahid, Abdul Agusmulyadin, Agusmulyadin Ahri, Reza Aril Akifa, Nur Akmal Akmal Aldilawati, Sari Alfian Alfian Alif, Adimas Buyar Amelia AP, A. Rizki Anas, Risnayanti Andi Amitya Resty Dwiyanti Andi Rizki Amelia Andyna, Cut Aras, Dzulkarnain Arifin, Fadil Abdillah Arman Arman Arnilasari, Sri Asdar Asdar Aslan, Sarahfin Asmaul Husna Asriani Minarti S Awaludin Arifin Ayub, Zulkifli Azis, Rahmawati Bachtiar, Rachmi Bahri, Halida Basri, Muh. Bobby Rahman Cahyani, Rafika Cindenia Puspasari Cut Khairunnisa Dwi Fitri Erna Irawati, Erna Eva, Andy Fairuz Zuraida Fatmah Afrianty Gobel Febriany, Mila Febriyanti, Feby Firdaus, Sirajuddin Fitri, Dwi Fitriatunnisa Fitriatunnisa, Fitriatunnisa Fitriyanti, Pipit Gobel, Fatmawaty Afrianty Hamzah, Wardiah Harbaeni, Harbaeni Hardiyanti Hardiyanti Hasnawati Hasnawati Hasniati, Hasniati Hazan, Hazan Ikhram Hardi S Ilmianti, Ilmianti Indrata, Syahyuli Indrya Kirana Mattulada, Indrya Kirana Iprab, Ika Hartati Irawati Irawati Irma Rahayu, Irma Jafaruddin Jafaruddin, Jafaruddin Jella, Menason Jeterianus Jufri, Sabri Jumiati Jumiati Kamaruddin Kamaruddin Khaeriah, Yaumil Krisnata, Arya Lestari, Nurasisa Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati M, Alfiah Aqira Maharani, Jingga Ayu Mahmud, Nur U. Malik, Sahruddin Maqhfirah Amiruddin Marhati, Marhati Mattalitti, Sitti Fadhillah Oemar Mawarni, Agil Misnawati Misnawati Mohd Zamre Mohd Zahir Mubarroq, Raveal Muchlis Muchlis MUHAMMAD ALI Muhammad Hatta Muhammad Ikhtiar Mulya, Virdha Dwi munir, Zainul Munir Murniati . Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Netty Netty Ni Luh Yulyana Dewi Novawaty, Eva Nuphanudin, Nuphanudin Nur Fadhilah Arifin Nur Ulmy Mahmud Nurarafah Nurul Alrahmi Nurul Hikmah Nurwahita, Nurwahita Pamewa, Kurniati Pamewa, Kurniaty Patriani, Ira Pebrianti, Isma Pertiwisari, Amanah Purwanti, Sari Purwantono, Purwantono Puspitasari, Yustisia Putri, Rahmaida Radjulaeni, Nur Azizah A Ramlawati Ramlawati Rivaldi, Thio Rizki Amelia Rusdi, Fachira Jamila Rusydi, Arni Rizqiany S, Asriani Minarti safitri, gita Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Salam, Rahmat Saldy Yusuf Samsidarwati, Besse Sapta Eka Putra Sari, Andi Dewi Sitti Patimah Solly Aryza Solong, Aras Sri Widyawati Subhani Subhani Syahfitri, Syahfitri Syahrijuita, Syahrijuita Syamsiar, Nur Khairunnisa T, Andriani T., Nur Najmah Utama, Mohammad Dharma Wijaya, Muh. Fajrin Wijaya, Romi Wiwik Handayani Ya'cob, Ahamad Yunita, Tri Yunus, Andi Muhammad Yusriani, Yusriani Yusrini Selviani, Yusrini Zaenudin, Agung Zahari, Zahari