Claim Missing Document
Check
Articles

A Case Study: Application of Music Therapy in Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Patients at RSUD Tarakan Jakarta Wariani, Wiwik; Jaemi; Yani Sofiani; Ninik Yuniatri
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 5 No. 4 (2022): International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v5i4.614

Abstract

Background: Anxiety is a typical complaint experienced by COPD patients. Pharmacological therapy is one of the primary interventions used to reduce anxiety. However, this therapy is not optimal and ultimately reduces anxiety. Therefore, additional treatment is needed. Objective: This study aims to measure the effect of music therapy in reducing anxiety in COPD patients. Method: A case study was applied among 15 COPD patients. HADS was used to assess anxiety. Paired t-test was used as a statistical test. Result: This case study resulted that nursing care being prepared based on Indonesian nursing standards consisting of the SDKI, the SIKI, and the SLKI. Then the application of music therapy effectively reduced anxiety with a p-value of 0.000 (p< 0.05). Conclusion: It can be concluded that music therapy could reduce anxiety in these fifteen patients. Recommendation for the clinical practice: it is recommended that nurses can apply this intervention to improve the quality of nursing care plans
Penerapan Model SOFIANI kepada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II untuk Meningkatkan Disease Awareness di RW 07 Kelurahan Utan Panjang Yani Sofiani; Fitrian Rayasari; Diana Irawati; Uswatul Khasanah; Abdu Rahim Kamil; Agus Purnama; Dian Noviati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i4.25

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terus meningkat dari tahun ke tahun. International Diabetes Federation mengungkapkan bahwa prevalensi Diabetes pada tahun 2013 sebanyak 382 juta jiwa dan ditahun 2015 meningkat menjadi 415 juta. Demikian pula di Indonesia, RISKESDAS 2013 menunjukkan prevalensi diabetisi berdasarkan diagnosis dokter sebanyak 1.5% untuk penduduk usia diatas 15 tahun, sedangkan berdasarkan diagnosis dan gejala yang dirasakan sebanyak 2.1%. Permasalahan yang ditemukan masih banyak diabetisi yang berobat di wilayah RW 07 Kelurahan Utan Panjang untuk kontrol rutin memiliki nilai glukosa darah yang tinggi. Dengan mayoritas diabetisi merupakan pasien lama, hal ini tentunya menjadi suatu permasalahan tersendiri yang tidak bisa diabaikan. Diabetisi merupakan pemeran utama dalam peningkatan awareness dalam dirinya untuk meningkatkan self-management. Tujuan: Tujuan Umum Program Kemitraan meningkatkan disease awareness pada diabetisi agar self-management yang dimotori oleh diabetisi menjadi lebih aktif. Metode: 1) Screening pengetahuan diabetisi melalui metode kuesioner dan wawancara untuk mengetahui tingkat disease awareness dan self-management diabetisi. 2) Peningkatan pengetahuan melalui edukasi terstruktur yang dilakukan oleh perancang model SOFIANI dengan metode ceramah, diskusi, dan curhat pendapat. 3) Penyediaan fasilitas diabetisi dibekali peralatan berupa glucometer dan kelengkapannya untuk pelaksanaan self-management mandiri di rumah 4) simulasi dan resimulasi untuk melihat kemampuan diabetisi dalam melakukan pengukuran gula darah mandiri. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 20 diabetisi di lingkungan wilayah RW 07 Kelurahan Utan Panjang. Dari hasil skrining awal didapat rata rata persepsi penyakit yang buruk dan juga self-management yang belum maksimal. Dan terjadi peningkatan persepsi penyakit dan self-management yang lebih baik setelah adanya pengabdian ini. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi dan antusiasme dari seluruh peserta. Hasil survey kepuasan menunjukan 100% menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, 85% menyatakan kegiatan disiapkan dengan baik, 90% isi materi sangat baik dan 90% materi disampaikan dengan baik.
Penerapan 3 Terapi Fisik Modalitas Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Fischa Awalin; Ikhsan Ibrahim; Iyar Siswandi; Leni Rosita; Sri Suryati; Yani Sofiani
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 5, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.543 KB) | DOI: 10.31101/jhes.1801

Abstract

Hiperglikemia merupakan suatu permasalahan pasien Diabetes Melitus, kondisi hiperglikemia yang tidak terkontrol dengan baik menyebabkan komplikasi seperti gangguan aliran pembuluh darah perifer, menyebabkan ulkus diabetik. Gangguan vaskularisasi dapat dicegah dengan penerapan terapi fisik modalitas untuk meningkatkannilai ABI. Tujuan penelitian untuk melihat intervensi terapi modalitas terhadap nilai ABI pada penderita Diabetes Melitus. Desain penelitian adalah Quasi Experiment Prepost test two groups dengan 68 responden.Hasil penelitian menujukkan ada peningkatan nilai ABI sesudah dilakukan intervensi.Kesimpulan terjadi peningkatan nilai ABI pada kelompok setelah dilakukan intervensi. Intervensi terapi fisik modalitas dapat direkomendasikan sebagai terapi alternatif sebagai pencegahan komplikasi penyakit arteri perifer.
Bekam efektif menurunkan tekanan darah pada pertengahan Bulan Hijriyah Hani Fauziah; Yani Sofiani; Diana Irawati
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 4, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.148 KB) | DOI: 10.31101/jhes.1006

Abstract

Bekam adalah pengobatan yang disunnahkan oleh Rosulullah SAW yang dapat mengatasi hipertensi. Bahkan dalam haditsnya disebutkan keutamaan waktu berbekam pada bulan Hijriyah.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas bekam yang dilakukan pada pertengahan bulan hijriyah terhadap penurunan tekanan darah. Desain yang digunakan quasi eksperimen pre dan post test dengan sampel 51 responden, yang terbagi menjadi tiga kelompok berdasarkan waktu berbekam pada awal, pertengahan dan akhir bulan hijriyah. Hasilnya adanya pengaruh signifikan penurunan tekanan darah pada semua kelompok dengan nilai rerata tertinggi ada pada kelompok tengah, sehingga dapat disimpulkan bekam lebih efektif dilakukan pada pertengahan bulan hijriyah untuk menurunkan tekanan darah.
Pengalaman Pengawas Menelan Obat (PMO) dalam Mendampingi Pasien TB MDR di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Berniati Berniati; Yani Sofiani; Diana Irawati
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 4, No 2: September 2020
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.788 KB) | DOI: 10.31101/jhes.1735

Abstract

Multi Drug Resisten TB (TB-MDR) merupakan masalah terbesar pada pencegahan dan pemberantasan TB dunia. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Informan berjumlah 7 orang dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode indepth interview dan field note dengan metode Coalizzi. Hasil penelitian menghasilkan 5 tema yaitu pengalaman mengatasi masalah fisik pasien TB MDR, pengalaman mengatasi masalah psikis pasien TB MDR, dukungan menjadi PMO pasien TB MDR, persepsi diri sebagai PMO pasien TB MDR dan pengalaman berperan sebagai PMO pasien TB MDR. Dukungan PMO melatih diri untuk meningkatkan kepedulian kepada pasien, merasakan empati orang lain dan memperoleh ilmu dan pengalaman.
Efektivitas seduhan kayu manis (Cinnammon Burmanni) dan jahe merah (Zingeber Offcinale) terhadap penurunan GDS pada pasien DM tipe 2 Iyar Siswandi; Yani Sofiani; Diana Irawati
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 4, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.471 KB) | DOI: 10.31101/jhes.1004

Abstract

Hipergelikemia merupakan salah satu permasalahan pasien Diabetes Melitus akibat kekurangan sereksi insulin, dapat diatasi menggunakan kayu manis (Cinnammon Burmanni) dan jahe merah (Zingeber Offcinale). Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian seduhan kayu manis (Cinnammon Burmanni) dan jahe merah (Zingeber Offcinale) terhadap kadar glukosa darah. Desain penelitian digunakan adalah quasi eksperimen pre dan post two group. Dengan sampel adalah 24 sampel dibagi 2 kelompok, menggunakan teknik simpel random sampling dengan uji Dependen di dapatkan hasil ada pengaruh kedua kelompok terhadap kadar glukosa darah dan dilihat selisih  kelompok kayu manis memiliki selisih rata-rata kadar glukosa darah lebih tinggi dari pada jahe merah.
The relationship between illness perceptions, self-management, and quality of life in adult with type 2 diabetes mellitus Yani Sofiani; Abdu Rahim Kamil; Fitrian Rayasari
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v10i3.2135

Abstract

Background: Few studies have examined the association between illness perception, self-management, and quality of life in adults with type 2 Diabetes Mellitus (DM), especially in resource-limited countries such as Indonesia. Purpose: This study aimed to evaluate the relationship between illness perception, self-management, and quality of life in adult with type 2 DM in Indonesia. Methods: The inclusion criteria were adult aged over 18 years old and diagnosed with type 2 DM. Convenience sampling was used in this study. A total of 351 patients with type 2 DM was recruited (response rate= 97.50%). This study used the following instrument: World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF), The Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ), and Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). A Hierarchical regression models were constructed by using the score of overall QOL and those for each domain as the dependent variables. Results: The mean age was 54 (SD=8.14) years old and the mean time living with type 2 DM was 92 (SD=82.88) months. Higher illness perception score was significantly associated with lower physical health scores (β = -.395, SE = .096), psychological health (β = -.365, SE = .110), social relationships (β = -.363, SE = .138), and environment health (β = -.367, SE = .105). Conclusion: The findings indicated that poorer illness perceptions are associated with a lower quality of life. The findings establish a foundation for future interventions aimed at altering illness perceptions in order to promote self-care and improved quality of life in people with diabetes.
PENGARUH TERAPI ELECTRICAL MUSCLE STIMULATION (VEINOPLUS ARTERIAL) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN UKD DI KLINIK KITAMURA PONTIANAK syahid amrullah; Suriadi Jais; Yani Sofiani
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.317 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v9i1.79

Abstract

Abstract: Diabetic Foot ulcer (UKD) is a chronic complication of Diabetes Mellitus with incidence rate of 15%, to increase the wound healing process one of the methods that can be done is to use Electrical Muscle Stimulation (EMS) therapy which is a procedure by producing short electric waves aimed to imitate the movement normal body and stimulates wound healing. The aim of this study was to identify the effect of EMS on calf muscle on wound healing in UKD patients. This research uses pure experimental design (true-experiment) with randomized controlled trials (RCT). The total sample involved 60 respondents divided into two groups respectively 30 respondents. Analysis of data by using Wilxocon Test analysis on mean comparison of Ankle Bracial Index (ABI) and Dependent T-test analysis on mean comparison of MUNGS score. Multivariate data analysis used was MANOVA with GLM-RM method on repeated measurement of dependent variable. EMS therapy on calf muscle using Veinoplus Arterial tool obtained P value 0.00 <0.05, which means there is significant difference between before and after treatment (control and intervention) to ABI value and MUNGS score. Multivariate test results were obtained by p value 0.00 <0.05, which means that there are significant differences between multiple measurements of ABI and MUNGS scores, but the plot graph shows no optimal time in EMS therapy. The researchers advise that EMS therapy can be applied as one of the management of UKD patients. Further research needs to tighten the inclusion criteria of respondents with ABI <0.9, and add time> 7 days to be able to assess the optimum time of EMS therapy. Keywords: Diabetic foot ulcers, electrical muscle stimulation, ankle brachial index, wound healing Abstrak: insiden 15%, untuk mempercepat proses penyembuhan luka salah satu metode yang dapat dilakukan adalah menggunkan terapi Electrical Muscle Stimulation (EMS) yang merupakan prosedur dengan menghasilkan gelombang elektrik yang pendek bertujuan meniru pergerakan tubuh yang normal dan menstimulasi penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efek dari EMS pada otot betis terhadap penyembuhan luka pada pasien UKD. Penelitian ini menggunakan desain Eksperimen murni (true-experiment) dengan randomised controlled trials (RCT). Total sampel yang terlibat 60 responden dibagi dalam dua kelompok masing-masing 30 responden. Analsis data dengan menggunakan analisis Wilxocon Test pada perbandingan rerata nilai Ankle Bracial Index (ABI) dan analisi T-tes Dependent pada perbandingan rerata Skor MUNGS. Analisis data multivariat yang digunakan adalah MANOVA dengan metode GLM-RM pada pengukuran berulang variabel dependen. Terapi EMS pada otot betis dengan menggunakan alat Veinoplus Arterial diperoleh hasil P value 0.00 < 0.05, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan (kontrol dan intervensi) terhadap nilai ABI dan Skor MUNGS. Hasil uji multivariat di dapatkan p value 0.00 < 0.05, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara beberapa kali pengukuran terhadap nilai ABI dan Skor MUNGS, namun pada grafik plot menunjukkan belum ditemukan waktu yang optimal dalam pemberian terapi EMS. Peneliti memberikan saran agar terapi EMS dapat diterapkan sebagai salah satu penatalaksanaan pasien UKD. Penelitian lebih lanjut perlu memperketat kriteria inklusi responden dengan ABI < 0.9, serta menambahkan waktu > 7 hari untuk dapat menilai waktu optimum terapi EMS. Kata kunci: Ulkus kaki diabetik, electrical muscle stimulation, ankle brachial index, penyembuhan luka.
Literature Review Penerapan Terapi Spiritual terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Dm Tipe II Sahriana Sahriana; Yani Sofiani; Abdu Rahim Kamil
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.067 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.787

Abstract

Komplikasi yang muncul pada penderita DM II baik yang akut maupun kronik menyebabkan perubahan kualitas hidup penderitanya. Perubahan kualitas hidup dari askep fisik, psikologis dan social berdampak buruk  pada proses penyembuhan penyakit hal ini dapat mempercepat tingkat keparahan penyakit DM II. Berbagai terapi mulai dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan terapi spiritual. Penerapan evidence based  ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan terapi spiritual terhadap kualitas hidup pasien DM II di Ruang rawat inap RS Ibnu Sina Makassar. Menggunakan pendekatan quasi eksperimen sebanyak 5 pasien diberikan intervensi terapi spiritual. Hasil penerapan terapi spiritual terhadap lima orang responden didapatkan bahwa terdapat peningkatan kualitas hidup sebelum dan sesudah penerapan terapi spiritual pada pasien DM II di ruang rawat inap RS Ibnu Sina Makassar dengan nilai p value 0,047. Terapi spiritual dapat diberikan kepada pasien DM untuk dapat meningkatkan kenyamanan dan penerimaan pasien terhadap kondisinya, dengan begitu kualitas hidup pasien dapat meningkat.
Upaya Menurunkan Burnout Syndrome Perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta Yani Sofiani; Abdu Rahim Kamil; Rizki Nugraha Agung; Nuraeni Nuraeni; Suryani Suryani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9536

Abstract

ABSTRAK Burnout syndrome merupakan suatu kondisi yang sering terjadi pada perawat akibat dari tuntutan pekerjaan yang tinggi dan kurangnya dukungan sosial. Burnout syndrome dapat mempengaruhi kinerja perawat dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, upaya untuk menurunkan burnout syndrome pada perawat sangat penting dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan tingkat burnout syndrome pada perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM yang dilakukan adalah edukasi tentang burnout syndrome, gejala, dampak, serta hal-hal yang dapat mencegah atau mengurangi burnout pada perawat. Selama kegiatan PKM, terdapat partisipasi yang aktif dari perawat dan terlihat antusias dalam memperoleh informasi baru terkait burnout syndrome. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 November 2022 diikuti 30 perawat dari Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta. Hasil dari kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan perawat tentang burnout syndrome, gejala, dampak, dan cara mencegah atau menguranginya. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran perawat untuk melakukan self-care dan mengelola stres dengan baik. Diharapkan melalui kegiatan PKM ini, dapat membantu perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta dalam menurunkan tingkat burnout syndrome dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Kegiatan PKM ini juga dapat menjadi model bagi rumah sakit atau institusi lainnya dalam upaya penurunan burnout syndrome pada perawat. Kata Kunci: Burnout Syndrome, Perawat, PKM  ABSTRACT Burnout syndrome is a condition that often occurs in nurses due to high job demands and lack of social support. Burnout syndrome can affect the performance of nurses and the quality of health services provided to patients. Therefore, efforts to reduce burnout syndrome in nurses are very important. This activity aims to reduce the level of burnout syndrome among nurses at the Jakarta Islamic Hospital Alliance through Community Service (PKM) activities. PKM activities carried out are education about burnout syndrome, symptoms, impacts, and things that can prevent or reduce burnout in nurses. During the PKM activities, there was active participation from nurses and they seemed enthusiastic in obtaining new information regarding burnout syndrome. This activity was held on 29 November 2022 attended by 30 nurses from the Jakarta Islamic Hospital Alliance. The results of PKM activities show an increase in nurses' knowledge about burnout syndrome, its symptoms, impacts, and how to prevent or reduce it. In addition, there is an increase in the awareness of nurses to carry out self-care and manage stress well. It is hoped that through this PKM activity, it can help nurses at the Jakarta Islamic Hospital Alliance in reducing burnout syndrome rates and improving the quality of health services provided to patients. This PKM activity can also be a model for hospitals or other institutions in efforts to reduce burnout syndrome in nurses. Keywords: Burnout Syndrome, Nurses, PKM
Co-Authors Abdu Rahim Kamil Abdu Rahim Kamil Abdu Rahim Kamil Abdu Rahim Kamil Agung Widiastuti Agung, Rizki Nugraha Agus Purnama Aisy, Rifa Rohadatul Aisyah Aisyah Amrullah, Syahid Andini, Sandra Andry Sartika Anwar Wardi Anwar Wardi Anwar Wardy W Apri Budianto, Apri Ardiani, Kristi Ashar Prima Astuti, Medya Aprilia Astuty, Yeni Atlantic, Mia Azzahra, Sabrina Azzam, Rohman Barus, Sada Ukur Bayu Saputra Berniati Berniati Berniati, Berniati Besral . Beti Haerani Budi Susanto Budiati, Dhiani Burmanajaya, Bram Desi Luanda Desvita, Eva Desy Anggraini Desy, Kemala Dewi Anggraini Dewi Purnamawati Dian Noviati Dian Noviati Kurniasih Dian Novita Diana Irawati Diana Irawati Dluha Maf’ula Dwiyanto, Yusup Egi Mulyadi Elang Wibisana Erni Kurniasih Erwan Setiyono Erwin Erwin Erwin Erwin Eva Herawati fari, aniska indah Fatma, Hindri Royiah Fauziah, Hani Firdaus, Nuzula Fischa Awalin Fredy, Muhammad Khalid Hamdah, Hamdah Hani Fauziah Hernani, Eny Hidayat Arifin Hidayat, Agus Samsul Ida Yatun Khomsah Ikhsan Ibrahim Imansyah Abd Latif Ode Irawati, Diana Irawati, Diana Irma Puspita Arisanty Iyar Siswandi Iyar Siswandi Jaemi Janitra, Fitria Endah Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Kamil, Abdu Rahim Kemala Desy Kiki Rizki Amelia, Kiki Rizki kurniasari, septi Kurniasih, Dian Noviati Kustanti, Christina Yeni Latipah, Siti Leni Rosita Lofa, Priyo Hadi Prasetyo Luanda, Desi Lusiana Lusiana Lusiana Lusiana Maryani, Fenny Masykur Khair Melati Fajarini Moh. Heri Kurniawan Muhammad Hadi Muhammad Khalid Fredy Mulyatsih, MG Enny Natalia Suraningsih Natashia, Dhea Nathasia, Dhea Neneng Kurwiyah Ninik Yuniatri Ninik Yunitri Nugraha, Rizky NUR AINI Nur Wahyuni Munir Nuraeni Nuraeni Nurhayani, Yani Nurma Dewi Nuzula Firdaus Ohorella, Usman Barus Oktavina, Risa Pramono, Cahyo Purnamawati, Dewi Puspitasari, Nia Ayu Putri, Alifiani Rahmi Rahayu, Essih Rahim Kamil, Abdu Rahmasari, Ikrima Rayasari, Fitrian Rini Lestari Rita Sari Rizki Nugraha Agung Rostini, Heny Rukmana, Aip Sahriana Sahriana Sakinah, Sri Santosa, Puji Raharja Saputri, Dwirima Satriani Satriani Septian, Alnendi Septiawantari, Rani Serli Wulan Safitri Shahroh, Yuni Silistyorini, Cahyo Ismawati Siswandi, Iyar Siti Aminah SRI ATUN sri murtini . Sri Suryati Sri Utami Damayanti Sulistiyowati, Heppy Sulistyorini, Cahyo Ismawati Sumah, Dene Fries Sumedi Sumedi Suriadi Jais Suryani Suryani Suryati Suhaemia Syahid Amrullah Tiara Octary Uswatul Khasanah Wariani, Wiwik Warongan, Wardy widya astuti Yanti Silaban, Nataria Yohanes Andy Rias Yuliarti Yuliarti Yunitri, Ninik Yuntiri, Ninik Yunus, Muhammad Iqbal Yusup Dwiyanto Zaki, Muhamad