Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL UNTUK MATA KULIAH BARTENDING Suryani, Sevi; Mashabi, Nurlaila Abdullah; Mulyati
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Kiprah Pendidikan | Januari 2023
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v2i1.141

Abstract

Penelitian Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul untuk Mata Kuliah Bartending ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif berupa e-Modul untuk mata kuliah Bartending dan menguji kelayakan media yang telah dikembangkan pada program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga khususnya konsentrasi Akomodasi Perhotelan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) dan menghasilkan produk media pembelajaran berupa e-modul yang mencakup materi teori, yaitu Konsep Bar, Klasifikasi dan Struktur Organisasi Bar, Bar Layout, dan Beverages. Kelayakan e-modul ini dilihat berdasarkan hasil uji validitas dan uji praktikalitas oleh subjek penelitian, yakni Ahli Materi, Ahli Media, serta responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Konsentrasi Akomodasi Perhotelan. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji validitas oleh Ahli Materi sebesar 92,9%, hasil uji validitas oleh Ahli Media sebesar 95% , hasil uji perorangan oleh mahasiswa sebsar 95,6%, dan hasil uji coba kelompok kecil oleh mahasiswa sebesar 94,1% yang disimpulkan bahwa media pembelajaran E-Modul untuk Mata Kuliah Bartending ini dinyatakan Sangat Layak dan Sangat Praktis.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI AIR LIMBAH CUCIAN BERAS DI DESA MUJUR, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Lestari, Putri Puji; Wulandari, Sagita; Fathony, Fami Rezha; Ramdani, Ari; Indrawan, Rama; Safar, Muhammad Attar Bensani; Saputri, Dhiyah Amalia; Hijraningsih, Selvia; Nanda, Meilita Rizkia Dwi; Sahira, Dian; Mulyati
Jurnal Wicara Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i2.4105

Abstract

Mujur Village is a village located in East Praya District, Central Lombok Regency with a population of 8,103 people (BPS Central Lombok, 2024). The high population results in high demand for food such as rice, namely rice as a staple food. The process of processing rice into rice can produce waste which, if not used optimally, will cause an unpleasant odor. The aim of this training activity is to provide knowledge to the people of Mujur Village so that they can utilize waste rice washing water as POC. This activity was carried out on January 26 2024 at the Santong Hamlet Prayer Room, Mujur Village, East Praya District, Central Lombok Regency. The target participants or participants in this activity are 30 people consisting of housewives and farmer groups. This training activity method is carried out in two stages, namely outreach activities which are carried out with a series of material delivery using a lecture method about liquid organic fertilizer (POC) and assistance in making liquid organic fertilizer (POC) which is carried out to direct and involve participants in the practice of making liquid organic fertilizer ( POC) from rice washing waste. The community's response to this training activity was very enthusiastic. This is characterized by people being active in asking questions or being very responsive.
Potensi Plant Growth Promoting Rhizobacteria Akar Putri Malu sebagai Pupuk Hayati dalam Meningkatkan Produktifitas Kacang Hijau Ridha Ayumnuazmi; M. Taufik Fauzi; Suwardji; A.A. Ketut Sudharmawan; Taslim Sjah; Wayan Wangiyana; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7284

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan strategis yang kaya protein dan berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Namun, produksi dalam negeri belum mampu untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan produktivitas kacang hijau adalah melalui pemanfaatan pupuk hayati berbasis Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). PGPR merupakan kelompok bakteri rizosfer yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui beberapa mekanisme seperti fiksasi nitrogen, pelarutan fosfat, produksi hormon pertumbuhan, serta peningkatan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan. Putri malu (Mimosa pudica) merupakan tumbuhan yang berasosiasi dengan mikroba rizosfer potensial seperti Rhizobium, Azospirillum, dan Pseudomonas yang efektif sebagai PGPR. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka untuk mengevaluasi efektivitas isolat PGPR dari akar M. pudica dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Hasil studi menunjukkan bahwa aplikasi PGPR dari M. pudica, terutama dengan dosis 25 ml/liter yang dikombinasikan dengan pupuk NPK, mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah polong, dan bobot biji secara signifikan. Penggunaan PGPR tidak hanya mendukung produktivitas tanaman tetapi juga mendorong pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Potensi Biochar Limbah Rumput Laut dalam Meningkatkan Kesehatan Tanah di Lahan Kering dan Implikasinya terhadap Pendapatan Petani Sulfaida Pratami; M. Taufik Fauzi; Suwardji; Taslim Sjah; A.A Sudharmawan; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7395

Abstract

Lahan kering memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, namun produktivitasnya rendah akibat kesehatan tanah yang buruk dan dampak perubahan iklim. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah penggunaan biochar dari limbah rumput laut yang kaya unsur hara dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi biochar limbah rumput laut dalam meningkatkan kesehatan tanah di lahan kering dan implikasinya terhadap pendapatan petani. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis literatur ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa biochar rumput laut dapat meningkatkan kapasitas tukar kation, ketersediaan hara, retensi air, serta aktivitas mikroba tanah. Hal ini berdampak pada peningkatan produktivitas tanaman dan efisiensi penggunaan pupuk, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan petani. Oleh karena itu, biochar limbah rumput laut berpotensi sebagai solusi berkelanjutan untuk rehabilitasi lahan kering di Indonesia.
Produksi Nanoselulosa Berkelanjutan dari Tongkol Jagung untuk Adsorpsi Logam Berat yang Efisien: Sebuah Tinjauan Firman Abadi Saputra; M. Taufik Fauzi; I Wayan Sudika; A.A. Ketut Sudharmawan; Taslim Sjah; Suwardji; Mulyati; Diah Miftahul Aini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7418

Abstract

Kontaminasi logam berat pada tanah pertanian merupakan ancaman signifikan terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan aktivitas industri dan pertanian yang intensif. Meskipun teknik remediasi konvensional banyak digunakan, seringkali terkendala oleh biaya operasional yang tinggi, munculnya polutan sekunder serta efisiensi yang rendah pada konsentrasi kontaminan yang rendah. Menanggapi keterbatasan tersebut, tinjauan ini membahas potensi pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai adsorben logam berat dengan menyajikan sumber informasi yang komprehensif bagi para peneliti dan profesional industri. Metodologi yang digunakan mencakup tinjauan literatur ilmiah secara ekstensif terkait produksi nanocellulose dan adsorpsi logam berat melalui Google Scholar, Mendeley, dan basis data ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa tongkol jagung kaya akan selulosa dan sangat ideal sebagai bahan baku sintesis nanoselulosa. Teknik karakterisasi seperti Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray Diffraction (XRD) mengonfirmasi kesesuaian struktur kimia bahan tersebut. Studi adsorpsi menunjukkan kemampuan yang efektif dalam menghilangkan ion logam berat melalui mekanisme ikatan ionik, kompleksasi, dan pertukaran ion. Temuan ini menyoroti dua manfaat utama dari pendekatan ini: mengubah limbah pertanian menjadi material bernilai tambah dan menyediakan alternatif yang ramah lingkungan serta hemat biaya untuk dekontaminasi tanah. Tinjauan ini menjadi referensi penting bagi peneliti, pelaku agribisnis, dan praktisi yang tertarik pada strategi berkelanjutan untuk remediasi lingkungan, serta menunjukkan arah pengembangan yang menjanjikan di masa depan.
Potensi Cover Crop dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah di Lahan Kering M. Fahed Ramadhan; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7442

Abstract

Lahan kering merupakan wilayah yang memiliki keterbatasan air, kandungan bahan organik rendah, dan tingkat erosi tinggi, sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang potensial untuk meningkatkan kesuburan tanah di lahan kering adalah melalui pemanfaatan tanaman penutup tanah (cover crop). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan potensi cover crop dalam memperbaiki kesuburan tanah pada sistem pertanian lahan kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti artikel jurnal, laporan penelitian, dan publikasi akademik yang relevan. Literatur yang dikaji dipilih berdasarkan kriteria lokasi (lahan kering), jenis tanaman cover crop, serta kontribusinya terhadap aspek fisik, kimia, dan biologi tanah. Hasil kajian menunjukkan bahwa cover crop berperan dalam meningkatkan kandungan bahan organik, fiksasi nitrogen, menjaga kelembaban tanah, serta menekan erosi. Jenis tanaman seperti Lablab purpureus, Centrosema pubescens, dan Setaria sphacelata terbukti adaptif terhadap cekaman kekeringan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemulihan kesuburan tanah. Namun, tantangan implementasi seperti keterbatasan benih dan pengetahuan petani masih perlu diatasi melalui dukungan teknis dan kebijakan. Penggunaan cover crop berpotensi besar untuk diintegrasikan ke dalam sistem pertanian berkelanjutan di wilayah lahan kering.
Peningkatan Produktivitas Ubi Jalar: Review Tentang Peranan Parasitoid Encarsia formosa sebagai Agen Pengendali Hayati Kutu Kebul (Bemisia tabaci) di Lahan Kering Firda Widya Sari; M. Taufik Fauzi; A.A. Ketut Sudharmawan; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/4yjagn51

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman pangan strategis di lahan kering karena toleransinya terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Namun, serangan kutu kebul (Bemisia tabaci) menjadi kendala utama dalam budidayanya, terutama karena hama ini juga berperan sebagai vektor penyakit. Review ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi, mekanisme kerja, tantangan, dan strategi penerapan Encarsia formosa sebagai agen pengendali hayati kutu kebul pada ubi jalar di lahan kering, serta implikasinya terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sistem pertanian. Penggunaan parasitoid E. formosa sebagai agen pengendali hayati menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengendalikan kutu kebul, mengurangi ketergantungan pada insektisida kimia, serta mendukung prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Parasitoid ini efektif menyerang stadium nimfa hama dan memiliki potensi meningkatkan hasil ubi jalar hingga 30%. Meskipun demikian, efektivitas E. formosa sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem, termasuk suhu, kelembapan, dan ketersediaan tanaman inang.
Pemanfaatan Pupuk Kandang Berbasis Kearifan Lokal Sasak “Ngatar Gumi” Sebagai Pembenah Tanah Mendukung Pertanian Berkelanjutan Ibrahim; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan dan penggunaan pupuk kandang berbasis kearifan lokal sasak “ngatar gumi” sebagai pembenahan tanah serta dampaknya terhadap penggunaan input pupuk dan produktivitas tanaman padi pada petani di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dirancang secara kuantitatif menggunakan metode survei. Responden penelitian terdiri dari petani yang sudah mendapatkan penyuluhan dan mengaplikasi pemanfaatan pupuk kadang berbasis kearifan lokal “ngatar gumi” dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Variabel yang diukur dalam dalam penelitian ini terdiri dari dampak penggunaan pupuk kandang terhadap perubahan penggunaan input produksi pupuk dan peningkatan produktivitas tanaman padi. Data yang telah terkumpul dilakukan pengolahan dan dianalisis secara dekriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan pupuk kandang sebagai pembenahan tanah melalui pendekatan kearifan lokal sasak “ngatar gumi” dapat diterima dan diterapkan dengan baik oleh petani di Kecamatan Pujut. Penerapan praktek pemanfaatan pupuk kandang melalui kerarifan lokal “ngatar gumi” berdampak pada penurunan penggunaan input pupuk kimia sebanyak 50% pupuk Urea, dan 25 % pupuk NPK, serta meningkatkan produktivitas gabah kering panen (GKP) sebesar 24% dari sebelumnya 63,8 kw/ha meningkat menjadi 79,4 kw/ha.
Peningkatan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pertanian: Tinjauan Keuntungan Penerapan Tumpangsari Tanaman Serealia dengan Kacang-kacangan Abdus Syakur Assopi; A.A. Ketut Sudharmawan; M. Taufik Fauzi; Suwardji; Wayan Wangiyana; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7556

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat integrasi antara padi gogo (Oryza sativa L.) dan jagung (Zea mays L.) dengan tanaman kacang-kacangan seperti kacang tanah (Arachis hypogaea L.), kedelai (Glycine max L.), dan kacang hijau (Vigna radiata L.) dalam sistem tumpangsari. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai publikasi ilmiah nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa tumpangsari serealia dan legum dapat meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi penggunaan sumberdaya (air, cahaya, dan hara), aktivitas mikroba dan memperbaiki kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen, serta menekan populasi hama melalui peningkatan keanekaragaman tanaman dan keberadaan musuh alami. Selain itu, aplikasi pupuk hayati mikoriza dan inokulan Rhizobium pada sistem tumpangsari terbukti meningkatkan hasil gabah padi dan biji jagung secara signifikan meskipun dengan pengurangan dosis pupuk anorganik. Dari sisi ekonomi, tumpangsari meningkatkan nilai B/C ratio dan dapat menstabilkan pendapatan petani. Oleh karena itu, sistem tumpangsari serealia dan kacang-kacangan merupakan solusi yang potensial dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di lahan kering secara berkelanjutan.
SEMANTIC ANALYSIS AND USE OF AFFIXATIONS IN THE TRANSLATION OF THE SONG SHOLAWAT ATAINAKUM ALBUM AI KHODIJAH: SEMANTIC ANALYSIS AND USE OF AFFIXATIONS IN THE TRANSLATION OF THE SONG SHOLAWAT ATAINAKUM ALBUM AI KHODIJAH hosniyah, hosniyeh; Mulyati
Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ Vol. 7 No. 2 (2023): constellation
Publisher : LP3M IAI Al-Qolam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/intaj.v7i2.1126

Abstract

This research examines the semantics and use of affixations contained in Ai Khodijah's prayer songs. This research was motivated by the large number of fans of prayer songs from various groups, ranging from old people to young people, adults, and even children, especially among Islamic boarding schools, the majority of whom are lovers of prayer songs. And most fans of Sholawat songs still don't understand the use of affixations contained in translations of Sholawat songs, and there are many more affixations contained in them. They also don't know the meaning of the prayer. Meanwhile, the formulation of the problem in this research is: (1) what is the form of semantic analysis and the use of affixation in the translation of the prayer song Atainakum Ai Khodijah?, and (2) what is the meaning of the word forms that undergo the affixation process in the translation of the prayer song Atainakum Ai Khodijah? Meanwhile, the method used in this research is descriptive-qualitative, and the approach used is a qualitative approach. In this study, researchers found 11 words that used affixations, 8 explicit meanings were found, and 11 words had implied meanings.
Co-Authors A. A. Ketut Sudharmawan A.A Sudharmawan A.A. Ketut Sudharmawan Abdus Syakur Assopi Adelia Noviyanti Afriyana, Siti Zulfa Aisy, Dzia Ulhaq Rohadatul Alfian, Sulthan Taqi Sampoerna Ananda, Dea Ananda, Putri Annisatul Muffidah Apriadi, Apriadi Arniati, Fitri Atin Hafizatul Aini Auliya Safitri Bennet, Daniel Bimantoro Bist, Ankur Singh Bustan Cindy Adelia Cornelia Putri, Cindy Dananjaya, Humam Rafif Dejan Fadilahsyah Destiana Panca Riani Diah Miftahul Aini Dian Kurniati Dwi Indriati Dwiyono, Yudo Elsa Fitria Fabio, Muhamad Fadin, Adnan Fadin Fahrudin Fahrudin Fakhrezzy, Muhammad Fariha Mutia Rahmi Fathony, Fami Rezha Firda Widya Sari Firman Abadi Saputra Fitria, Elsa Hajra Yansa Hamiyati HARTATI Hasanah Heri Retnawati Hermansyah Heru Riza Chakim, Mochamad Hijraningsih, Selvia Hilmi Hambali hosniyah, hosniyeh Hosniyeh I Gusti Made Kusnarta I Wayan Sudika Ibrahim Ichsanudin, Fathur Iffah Tsabita Ikhsani Indah Nabilla Nur Lutfiyyah Zariyatan Indrawan, Rama Indriati, Dwi Irawan, Erwin Janna, Miftahul Joko Priyono Joko Priyono Kartin Aprianti Khairul Kiagus Muhammad Alamsyah Kiki Anggriani La Ode Nuh Salam Laksmindra Fitria Lalu Bahrul Ilmi Lalu Kurniawan Lestari, Putri Puji Listiana, Yovi Ayu Lolita Endang Susilowati M. Fahed Ramadhan M. Taufik Fauzi Mahrup Mochamad Heru Riza Chakim Muh Hayatullah Muh. Safrony Akmal Muhammad Tahir Muhammad Wajdi Muhammad Yaumi Muhammad Yusuf Mulyati Mulyati Mustofa, Kenny Ilyas Mutiara Zahrani, Amelia Nadia Dwi Cahyani Nanda, Meilita Rizkia Dwi Nasharuddin Nasution, Erni Juliana Al Hasanah Ndruru, Natalia Nidaul Hasanah Nina Herlina Noor, Fachrurozi Noryani, Noryani Noviandi Guna, Barito Nur Wahid, Wahyu Nurlaila Abdullah Mashabi Nurlaila Abdullah Mashabi, Nurlaila Abdullah Nusantoro, Hardjanto octavyra, Regina dinda Padusung Partogi, Chris Pérez, Carlos Po Abas Sunarya Putri Ananda Putro, Helen Eko Qurnain, Muhammad Zul Rahadian Yudo Hartantyo Ramadhan, Tarisya Ramdani, Ari Rawat, Bhupesh Ricky Z Ridha Ayumnuazmi Rifki, Abdul Rika Andriati Sukma Dewi Rini Nurbayti Rismawati Sudarsih Rizky Ramadhan, Rizky Safar, Muhammad Attar Bensani Safira Mawaddah Sahira, Dian Santoso, Nuke Puji Lestari Saputri, Dhiyah Amalia Sawiyah Siagian, Lailan Sayid Mubarak Septia Anggraini Septiani, Nanda Siska Ita Selvia Sitti Fatimah Sangkala Sirate Subhan, Ega Saiful Suci Saraswati, Latifah Sulfaida Pratami Sunarti Suryani, Sevi Suryaningsih, Sherly Suwardha Yunus3 Suwardji Syarif, Sri Reskiani Tarma Tarmizi, Rasyid Taslim Sjah Taufik Fauzi Torop, Epa Yohana Toga Untung Rahardja Wayan Wangiyana Welmy Soumena Wulandari, Destiana Wulandari, Sagita Yulianita Yuliantoro, Tri Zebua, Selamat Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah