Claim Missing Document
Check
Articles

Mapping the Mathematical Resilience of Prospective Elementary Teachers: A Large-Scale Survey Analysis Ejen Jenal Mutaqin; Wahyudin Wahyudin; Tatang Herman
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.2593

Abstract

Ketahanan matematis merupakan sikap positif agar siswa tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan dan menjadi hal yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat mathematical resilience mahasiswa calon guru di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode survey tipe cross sectional survey yang dilaksanakan di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut. Teknik pengambilan sampel ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPI Garut dengan jumlah 876 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Instrument ini digunakan untuk mengukur resiliensi matematika yang memuat empat indicator (nilai, perjuangan, pertumbuhan, dan resiliensi) dan pilihan jawaban, yaitu sangat setuju sampai sangat tidak setuju. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat resilience matematis mahasiswa Program Studi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPI Garut sudah memadai dengan terpenuhinya setiap indikator resiliensi. Sebagian besar mahasiswa telah memiliki ketahanan dalam menghadapi segala kesulitan selama belajar matematika, seperti meminta bantuan orang lain dan berdiskusi. Mathematical resilience is a positive attitude that encourages students to not give up easily when facing difficulties and is very important in mathematics learning. The purpose of this study is to analyze and describe the level of mathematical resilience of prospective elementary school teacher students. This study used a cross-sectional survey method conducted at the Indonesian Education Institute (IPI) Garut. The sampling technique was determined based on saturated sampling techniques. The sample of this study was 876 students of the Elementary School Teacher Education Study Program at IPI Garut. The instrument used in this study was a questionnaire. This instrument was used to measure mathematical resilience, which contained four indicators (value, struggle, growth, and resilience) and answer options, from strongly agree to strongly disagree. This study concluded that the level of mathematical resilience of students of the Elementary School Teacher Education Study Program at IPI Garut was adequate, with each resilience indicator fulfilled. Most students had resilience in facing all difficulties while learning mathematics, such as asking for help from others and discussing.
The Effectiveness of The Mathematics in Context Approach on Students’ Problem-Solving Ability Irianto Aras; Turmudi Turmudi; Tatang Herman; Ejen Jenal Mutaqin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3615

Abstract

Pembelajaran matematika memerlukan pendekatan relevan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan Mathematics in Context (MiC) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V di tiga sekolah dasar Kabupaten Pinrang. Penelitian dilakukan sebanyak 17 pertemuan menggunakan bahan ajar dan panduan guru yang telah divalidasi ahli. Data dikumpulkan melalui instrumen pretes dan postes yang mengukur lima aspek pemecahan masalah: analisis, desain, eksplorasi, implementasi, dan verifikasi. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kemampuan siswa yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan di ketiga sekolah. Berdasarkan skor N-Gain, pendekatan MiC terbukti cukup efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa; aspek analisis, desain, dan eksplorasi berada pada kategori sedang, sementara aspek implementasi dan verifikasi berada pada kategori rendah. Temuan ini menyimpulkan bahwa pendekatan MiC efektif dalam membantu siswa memahami dan merancang strategi penyelesaian, namun kurang optimal dalam meningkatkan kemampuan prosedur penyelesaian (implementasi) dan verifikasi jawaban. Mathematics education aims to cultivate students' ability to solve complex mathematical problems, necessitating the use of relevant pedagogical approaches. This study evaluates the effectiveness of the Mathematics in Context (MiC) approach on the mathematical problem-solving skills of fifth-grade students across three elementary schools in Pinrang Regency. The intervention was conducted over seventeen sessions using MiC-based instructional materials and teacher guides validated by experts. Data were collected via pre-test and post-test instruments measuring five dimensions of problem-solving: analysis, design, exploration, implementation, and verification. Analysis revealed a significant difference in mean problem-solving scores before and after the MiC intervention across all schools. N-Gain analysis results indicate that the MiC approach is moderately effective in enhancing student performance; specifically, the analysis, design, and exploration aspects reached the "medium" category, while implementation and verification remained in the "low" category. These findings suggest that while the MiC approach effectively supports students in understanding and designing problem-solving strategies, it is less optimal in improving procedural execution and solution verification.
Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Flipbook terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di Kelas V SDN Jatimulya 2 Reghina Nurul Aghnia; Ejen Jenal Mutaqin; Widdy Sukma Nugraha
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 3 (2025): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpiuns.v11i3.109922

Abstract

The development of technology and the challenges of the 21st century demand critical thinking skills; however, PISA results indicate low levels of this ability among Indonesian students, particularly in abstract science learning. This study aims to analyze the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by flipbook media on the critical thinking skills of fifth-grade students at SDN Jatimulya 2 in ecosystem learning. The method used is a pre- experimental design with a One-Group Pretest-Posttest approach, involving 21 students and data collection through critical thinking ability tests. The pretest results showed an average critical thinking ability of 45.12, while the posttest significantly increased to 75.21. The N-Gain analysis of 0.56 is categorized as "moderately effective." Paired t-test results indicate a significant difference between pretest and posttest (t-obtained 10.468 > t-table 2.086). It is concluded that the PBL model assisted by flipbook media is effective in enhancing students' critical thinking skills.
Profil kemampuan pemecahan masalah matematis pada mahasiswa calon guru sekolah dasar: Studi pendahuluan Ejen Jenal Mutaqin; Wahyudin Wahyudin; Tatang Herman; Eko Fajar Suryaningrat
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i1.99017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa semester awal Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Metode deskriptif eksploratif diterapkan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Institut Pendidikan Indonesia Kota Garut Provinsi Jawa Barat. Teknik pengambilan subjek dengan cara purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Institut Pendidikan Indonesia yang mengambil mata kuliah Konsep Dasar Matematika semester ganjil tahun akademik 2024-2025 yang berjumlah 34 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumen jawaban tertulis peserta dan wawancara. Data dianalisis dengan memeriksa lembar jawaban tertulis subjek melalui proses pengkodean dan pengelompokan. Sementara itu, data observasi dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79,41% mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam membaca memahami masalah yang disajikan. Temuan tersebut menggarisbawahi bahwa kemampuan penyelesaian masalah matematis mahasiswa masih lemah. Profile of mathematical problem-solving ability of primary school teacher prospective students: Preliminary study Abstract: This study aims to analyze and describe the profile of the mathematical problem-solving ability of early semester students of the Elementary School Teacher Education Study Program. The exploratory descriptive method was applied in this study. The population in this study was elementary school teacher education students from the Indonesian Education Institute, Garut City, West Java Province. The subject selection technique was purposive sampling. The subjects in this study were Elementary School Teacher Education Students of the Indonesian Education Institute who took the Basic Concepts of Mathematics course in the odd semester of the 2024-2025 academic year, totaling 34 students. Data collection was carried out through written participant answer documents and interviews. Data were analyzed by examining the subject's written answer sheets through the coding and grouping process. Meanwhile, observation data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that 79.41% of students still had difficulty in reading and understanding the problems presented. The findings underline that students' mathematical problem-solving abilities are still weak.
Pengaruh Model Inquiry Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains di Sekolah Dasar Neneng Aisyah Silvi; Siti Nurkamilah; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Inquiry Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelas, tetapi setelah perlakuan diperoleh perbedaan yang signifikan, dengan nilai t-hitung 5,118 lebih besar daripada t-tabel 2,025. Dengan demikian, model Inquiry Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Terhadap Kecakapan Sosial Siswa Sekolah Dasar Neneng Supriani; Widdy Sukma Nugraha; Ejen Jenal Mutaqin; Muhammad Nurjamaludin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Terhadap Kecakapan Sosial Siswa di SDN1 Sukasenang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan penelitian eksperimen, dengan metode quasi eksperimen, dan menggunakan desain Nonequivalent Control Group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 1 Sukasenang. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen angket diberikan pada saat pretest dan posttest. Data dalam penelitian ini tentunya dihitung dan dianalisis menggunakan uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Karena data yang dihasilkan berdistribusi normal dan homogen maka pengolahan data penelitian dilanjutkan dengan uji t. Hasil pengujian hipotesis dari kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh = 2,789. Kemudian dengan mengambil taraf signifikan 5% dengan α = 0,05 diperoleh = 1,703. Dari hasil data tersebut karena nilai > maka Ha diterima, sehingga model kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap kecakapan sosial siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Terhadap Kecakapan Sosial Siswa di SDN1 Sukasenang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan penelitian eksperimen, dengan metode quasi eksperimen, dan menggunakan desain Nonequivalent Control Group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 1 Sukasenang. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen angket diberikan pada saat pretest dan posttest. Data dalam penelitian ini tentunya dihitung dan dianalisis menggunakan uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Karena data yang dihasilkan berdistribusi normal dan homogen maka pengolahan data penelitian dilanjutkan dengan uji t. Hasil pengujian hipotesis dari kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh = 2,789. Kemudian dengan mengambil taraf signifikan 5% dengan α = 0,05 diperoleh = 1,703. Dari hasil data tersebut karena nilai > maka Ha diterima, sehingga model kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap kecakapan sosial siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SDN 2 Sindanggalih Silmi Aghnia Fitri; Widdy Sukma Nugraha; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SDN 2 Sindanggalih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V, yaitu 20 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa meningkat pada kedua kelas, tetapi peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 56,1 menjadi 91,05, sedangkan kelas kontrol dari 55,5 menjadi 88,3. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SDN 7 Regol Garut Nazwa Kaisya Insira; Eko Fajar Suryaningrat; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKN di kelas III SDN 7 Regol Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa, yaitu 19 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 40,53 pada pretest menjadi 79,21 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,71 menjadi 72,89. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung  2,592 lebih besar daripada t-tabel 2,0281. Dengan demikian, model Talking Stick berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Co-Authors Abdul Hakim Abdul Hakim Aceng Ahmad Rodian Susila Adiredja, Rajji Koswara Agistina, Ghania Nurul Aizzah, Serlia Nurul Al-Fikri, Haidar Akmal Alamsyah Nurseha Alani , Nabella Alfiyanti, Nia Alvi Aprilianti Anggia Pebianti Sopiana Anggun Nurbayanti Annisa Maryam Septiani Annisa Nurfitriani, Annisa Antika, Ranti Aolia, Silvi Rahmadani Apriliani, Widya Aprilianti, Alvi Aras, Irianto Ari Darmanto Aryanti Asy'ari, Lutfi Asyari, Lutfi Asy’ari, Lutfi Awaliyah, Mas Ayu Nur Aziz, Asep Kamal Abdul Azizah, Amelinda Myrna Nur Budiyanto, Cepi Cepi Riyana, Cepi Dani Gunawan Dani Gunawan Dara Nurhanifah De Budi Irwan Taofik De Budi Irwan Taofik Dea Asri Pujiasti Dede Maskur Demmy Dharma Bhakti Deni Darmawan Destirasari, Putri Azzahra Dian Hidayat Dina Pratama Eka Kartika Eka Suci Ramadhita, Renata Eko Fajar Suryaningrat Eko Fajar Suryaningrat Fahmi Muhadi Faliki, Afiq Naufal Faridah, Ai Ulfa Nur Farokhah, Laely Fauzi, M Hadi Fauziyah, Firda Fitri Ayu Febrianti Fitri Ayu Febrianti Fransyiagu, Ronald Gunawan, Dani Hamdani, Nizar Alam Hamidah, Andirra Hartati, Siti Nur Amalia Hendi Herdiansyah Hernawan, Hudiana Hidayat, Dian Hilda Handayani Huda, Mochammad Miftachul Hudiana Hernawan Ichsan Muhammad Indah Permata Sari Indah Ratnasari Irawati, Riana Irdam Denni Irianto Aras Johar Permana Karlina, Annisa Khotimah, Tri Lina Siti Nurwahidah Lutfi Asyari Maharbid, Dian Anggraeni Mamat Supriatna Mardianingsih, Dita Marhaini, Husni Maskur, Dede Maulida Syifaunnisa, Ajeng Moh Salimi Mubiar Agustin Mudrikah, Rika Muhadi, Fahmi Muhammad Nurjamaludin Muhammad Zulfadhli, Muhammad Mulyani, Ai Hani Mulyawati, Dina Muslihah, Neni Nadhiroti Muzani, Amir Nabela, Indirawati Nabella Alani Nanda William Nasrulloh, iman Nazwa Kaisya Insira Neneng Aisyah Silvi Neneng Supriani Neni Nadhiroti Muslihah Neni Nadiroti Muslihah Nia Alfiyanti Nisa, Siti Durotun Nisa, Zahara Fakhrun Nopiana, Silvia Nugraha, Yopi Nurdin Kamil Nurdin Kamis Nurfalah, Sifa Nurfitriani, Anggun Nurkhalisah, Nabila Nurseha, Alamsyah Pambudi, Tegar Paulina, Windi Pauziah, Sipa Hayatul Pebianti Sopiana, Anggia Pramudhita, Salsa Dilla Deva Pratama, Dina Pujiasti, Dea Asri Putri Camelia Intansari Rahman Rahman Rajji Koswara Adiredja Ramdan, M. Ramdan, Mohammad Rani, Rossy Fellynda Ranjani, Bela Putri Malihatun Reghina Nurul Aghnia Resta Carlina Retno Andriyani retno andriyani Risma Nuriyanti Ristiningsih, Dika Rivani Anjayani Riyanti, Dessy Az-Zahra Putri Rohman, Slamet Nopharipaldi Rohmayanti, Salsa Rosita, Eva Rostina Sundayana Rusmana, Ajang Sasty, Sri Dewi Febriani Septiani, Annisa Maryam Shindy Aulia Zahra Sifa Nurfalah Silmi Aghnia Fitri Silvia nopiana Sipa Hayatul Pauziah Siti Nurkamilah Siti Ropah Purnamasari Soraya, Devi Dwi Sri Wildaningsih Sufyani Prabawanto, Sufyani Sulaiman, Zoni Sunan, Dani Abdul Sunarti Cikal Putri, Aulia Syafly, Muhammad Hafid Syamsiar, Syamsiar Tatang Herman Tatang Herman, Tatang Taufik, Zahra Azkia Nur Islami Tetep Tilawati, Lisna Tina Sri Sumartini, Tina Sri Topan, Muhamad Trenata Putri Fujianti Triani Widyanti, Triani Turmudi Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Widdy Sukma Nugraha widy nugraha Yasinta Yeni Indriati Widyaningsih Yulia Agustina Yulia Agustina Yulia, Rini Zaenal Abidin Zoni Sulaiman