Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Planning, Attention, Simultaneous, and Successive Processing (PASS) terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN 21 Lubuk Lintah Febiola, Feny; Apfani, Sry; Martha, Alfroki
ARZUSIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i5.7554

Abstract

The low level of early reading skills among second-grade students at SDN 21 Lubuk Lintah serves as the background of this study, as it directly impacts both the learning process and the development of students’ foundational literacy. This research aims to examine the effect of the Planning, Attention, Simultaneous and Successive Processing (PASS) learning model on early reading skills among second-grade students. The research employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The population and sample consisted of all 28 students in Class II.3. Data were collected through an early reading test administered before and after the implementation of the PASS model. Results showed that students’ early reading skills were in the "adequate" category prior to the intervention (62%) and improved to 67% after the intervention, remaining within the same category. A hypothesis test using the t-test yielded tₕᵢₜᵤₙg = 7.69 > tₜₐbₑₗ = 2.05, indicating that H₀ is rejected and H₁ is accepted. This confirms a significant effect of the PASS model on improving early reading skills. The study concludes that the PASS model is effective, although the observed improvement is moderate. The implication is that this model can serve as an alternative instructional strategy for teachers to enhance students’ focus, attention, and information processing in a gradual and integrated manner, thereby supporting literacy development at the elementary school level.
Peranan Pendidikan Global dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar di Era Globalisasi Hamdina, Weni; Idris, Doni Aizus; Hendri, Jon; Susanti, Tuti; Martha, Alfroki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12526

Abstract

Peneliti melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan global dalam meningkatkan proses pembelajaran di bangku sekolah dasar serta mendeskripsikan konsep pendidikan global di era abad 21. Penelitian ini mengambil metode studi literature dengan mencari beragam jurnal di media internet sehingga diperoleh suatu deskrisi baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan global memberikan peran dalam merubah pembelajaran di sekolah dari segi pelaksanaan pembelajaran dan penilaian. Pendidikan dengan berwawasan global memberikan akses kepada peserta didik untuk mencari informasi dengan teknologi informasi dengan pendampingan orang tua. Selain itu, penting bag peserta didik dalam memperoleh pendidikan karakter agar mampu bersaing secara global namun tetap memiliki etika serta nilai kebudayaan bangsanya.
Kepemimpinan Berbasis Nilai dan Implementasinya Sari, Weli Sartika; Martha, Alfroki; Sari, Nellpuspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang Kepemimpinan Berbasis Nilai. Keteladanan dalam kepemimpinan adalah kemampuan untuk menjadi contoh yang baik bagi orang lain. Tindakan, sikap, dan nilai-nilai yang mereka tunjukkan akan membentuk budaya organisasi dan menginspirasi tim untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang pengertian kepemimpinan, kepemimpinan berbasis nilai (value-based leadership), dan implementasi kepemimpinan berbasis nilai. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi pustaka yang bersumber baik dari buku maupun jurnal-jurnal mengenai kepemimpinan berbasis nilai. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan berbasis nilai adalah gaya kepemimpinan di mana seorang pemimpin mengandalkan nilai-nilai inti sebagai pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan. Nilai-nilai ini bisa berupa nilai-nilai pribadi pemimpin, nilai-nilai organisasi, atau kombinasi keduanya.
Teori Kepemimpinan, Hakikat Pendidikan Global, dan Dampak Pendidikan Global Martha, Alfroki; Rahmat, Afri; Nelvi, Marni; Utami, Rahmides
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Memahami konsep kepemimpinan dan pendidikan global akan sangat membantu guru dalam menjalankan perannya secara efektif. Artikel ini memaparkan teori kepemimpinan, hakikat pendidikan global, dan dampak pendidikan global melalui studi pustaka untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Dalam konteks penelitian ini, studi pustaka digunakan untuk menggali lebih dalam mengenai konsep-konsep kunci seperti kepemimpinan, pendidikan global, dan dampaknya. Studi pustaka ini merupakan serangkaian kegiatan yang melibatkan lebih dari sekadar membaca dan mencatat, metode pengumpulan data yang berfokus pada sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel, dan laporan, dan juga proses mengolah bahan penelitian yang meliputi membaca, menganalisis, dan menyintesis informasi. Tujuan penulisan artikan ini untuk menambah pengetahuan guru dalam memahami teori kepemimpinan, hakikat pendidikan global, dan dampak pendidikan global.
Pengertian Komunikasi, Komunikasi Antarbudaya dan Sistem Komunikasi Martha, Alfroki; Suri, Alpan; Putri, Yolanda Rahmadani; Sari, Yani Novita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas secara komprehensif konsep komunikasi, komunikasi antarbudaya, dan sistem komunikasi. Komunikasi didefinisikan sebagai proses penyampaian informasi, ide, atau pesan antara individu atau kelompok untuk mencapai pemahaman bersama. Komunikasi antarbudaya menjadi relevan dalam konteks globalisasi, di mana interaksi lintas budaya semakin sering terjadi. Hal ini melibatkan tantangan dalam memahami perbedaan nilai, norma, dan simbol budaya. Selain itu, sistem komunikasi, yang mencakup struktur dan teknologi yang mendukung proses komunikasi, menjadi aspek penting dalam memahami dinamika pertukaran informasi di berbagai tingkat, dari interpersonal hingga massal. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai teori dan pendekatan yang diajukan oleh para ahli untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara komunikasi, budaya, dan sistem yang mendukungnya. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif membutuhkan pemahaman konteks budaya dan sistem yang memadai untuk mengatasi hambatan dan mencapai tujuan.
Ruang Lingkup Budaya Syafitri Amizi, Devira; Nurazila, Azizah; Martha, Alfroki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan adalah segala hal yang terkait dengan seluruh aspek kehidupan manusia, yang dihayati dan dimiliki bersama. Di dalam kebudayaan terdapat kepercayaan, kesenian dan adat istiadat. Kata kebudayaan memiliki kata dasar ‘budaya’ yang berarti pikiran, akal budi, hasil. Menurut ilmu Antropologi yang disampaikan oleh Koentjaraningrat (1985), Kebudayaan adalah seluruh kemampuan manusia yang didasarkan pada pemikirannya, tercermin pada perilaku dan pada benda-benda hasil karya mereka, yang diperoleh dengan cara belajar. Dengan demikian kebudayaan merupakan ciptaan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk memahami pengertian dari budaya,bagaimana ruang lingkup budaya, serta bagaimana pokok bahasan budaya
Problematika Kurikulum dan Problema Guru serta Tantangan dan Solusi Menghadapinya Firdaus, Aditya; Martha, Alfroki; Maryulis, Maryulis; Rahmadhani, Suci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang terdapat di Indonesia sangatlah kompleks jika dibandingan dengan kurikulum yang ada di negara lain dan perubahan kurikulum yang terus berganti dapat mengakibatkan siswa tidak dapat menguasai materi yang sedang dibahas oleh guru sehingga siswa malas belajar. Dimana problema yang dihadapi guru dalam menyiapkan media/materi pembelajaran serta harus memikirkan bahan-bahan yang topiknya sesuai kebutuhan peserta didik dan cara mendidik dan mengajar dikelas yang beragam serta guru kurang pengalaman dan Kesulitan dalam memperlengkapi perbedaan individu di antara murid-murid. Dimana problema umum guru adalah Penghasilan para guru, dipandang masih jauh dari mencukupi serta khususnya adalah Kesalahan yang Sering Dilakukan Guru dalam Proses Belajar Mengajar Guru merupakan jabatan atau profesi yang memerlukan keahlian khusus atas nama pengabdian guna pencapaian tujuan pendidikan nasional yang menyeluruh
Integrasi dan Ruang Lingkup Budaya dalam Kepemimpinan Global di Sekolah Umum Wahyuni, Tri; Martha, Alfroki; Anas, Rahmajenur; Pratiwi, Ria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

integrasi budaya juga memiliki batasan tertentu. Salah satu batasannya adalah kompleksitas hubungan antar Budaya. Setiap budaya memiliki dinamika dan kompleksitasnya sendiri, dan mencoba mengintegrasikan budaya-budaya yang berbeda memerlukan pemahaman mendalam tentang perbedaan-perbedaan tersebut. mengatasi batasan tersebut, pemimpin perlu memiliki kepekaan budaya dan kemampuan membuka dialog yang terbuka. integrasi budaya memerlukan kerjasama dan penghormatan dari semua pihak yang terlibat. Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, integrasi budaya dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi individu, komunitas, dan organisasi. interaksi budaya memiliki ruang lingkup yang integrasi budaya juga mencakup berbagai aspek dalam memahami, menghargai, dan menggabungkan keberagaman budaya dalam suatu lingkungan. Budaya kepemimpinan di sekolah umum berperan penting dalam membentuk lingkungan belajar yang positif dan produktif. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya bergantung pada posisi formal, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai sikap, dan perilaku yang ditanamkan di lingkungan sekolah.
Etika pada Kepemimpinan dan Globalisasi dan Masalah Pendidikan di Era Globalisasi Martha, Alfroki; Afia, Bismi; Yessari, Merri; Zilfayeni, Zilfayeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan, yang menimbulkan tantangan terkait kesenjangan sosial dan pergeseran nilai. Artikel ini menggunakan metode kajian literatur untuk membahas pentingnya implementasi etika dalam menghadapi tantangan tersebut. Etika berfungsi sebagai pedoman untuk membantu individu, kelompok, dan masyarakat bertindak sesuai nilai yang diterima secara universal, serta menghindari perilaku negatif yang merugikan orang lain. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk mengimplementasikan etika secara efektif. Kesimpulannya, penerapan etika sangat penting untuk membentuk karakter yang bertanggung jawab dan memperkuat hubungan antarindividu dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Implementasi dan Strategi Kepemipinan SKB 3 Menteri Gusneti, Irza; Putri, Dinni Widya; Sari, Satria Angraini; Martha, Alfroki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputusan Bersama Tiga Menteri (SKB 3 Menteri) tentang seragam sekolah yang diterbitkan pada tahun 2021 sempat memicu kontroversi dan perlawanan dari berbagai pihak, meskipun pada akhirnya peraturan tersebut dibatalkan. Dalam konteks ini, peran kepemimpinan dan gaya kepemimpinan yang efektif menjadi sangat penting untuk mengelola perlawanan dan konflik yang timbul selama implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi kompleksitas peran kepemimpinan dan strategi dalam implementasi kebijakan SKB 3 Menteri tentang seragam sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini didasarkan pada tinjauan literatur. Adapun hasil pemelitian ini Peran kepemimpinan yang inklusif dan transformasional sangat penting dalam implementasi SKB 3 Menteri. Pemimpin inklusif harus dapat mengkomunikasikan kebijakan ini dengan jelas, menghargai perbedaan pandangan, dan mengelola konflik yang mungkin timbul akibat perbedaan interpretasi di lapangan. Selain itu, pemimpin transformasional dapat menciptakan visi yang menginspirasi dan memotivasi semua pihak untuk mendukung kebijakan ini sebagai langkah menuju pendidikan yang lebih adil dan terbuka.
Co-Authors Abdullah Abdullah Ade Irma Suryani Aditya Firdaus Adriantoni, Adriantoni Afia, Bismi Afrianto, Weski Afrina, Riche AlHaq, Abu Bakar Sidiq Alimin, Rinaldo Amalia, Resna Amelia, Nia Anas, Rahmajenur Andi, Andri Apfani, Sry Arif, Fadli Arnal, Metha Falmalia Basri, Asan Bismi, Bismi Dewi, Tismega Dina Angraini, Dina Eka Putra, Erianto Fadillah, Kgs Rachmad Dody Fatimah, Mutiara Febiola, Feny Fitria , Happy Fitria Fitria Gessa, Andre Oklanda Gusman, Rossy Gusneti, Irza Gusrita, Silvia Hafiz Hidayat Hamdina, Weni Happy Fitria, Happy Hendra Wahyudi Hendrizal Idris, Doni Aizus Irdawati Irdawati Ismira , Ismira Ismira, Ismira Jaliah, Jaliah Jelita, Stati Jon Hendri Kharisma, Annisa Lolita, Vevi Malta, Trio Maryulis Maryulis Mayasril, Nofri Mekarni, Sri Milyani, Cinta Miswati, Miswati Muhammad Kristiawan Muhammad Yahya Muthia, Vina Asri Nazar, Desti Nora Nelvi, Marni Nengsih, Yenni Nurazila, Azizah Oktarina, Henny Parlina, Leni Pebrina, Tri Peramita, Risna Purbasari, Hanif Yuliana Putra, Agustri Putra, Rode Putri, Della Nazda Putri, Dinni Widya Putri, Yolanda Rahmadani Rahayu Ningsih, Fitri Rahmadhani, Suci Rahman, Icuk Rahmat, Afri Rawati, Rawati Ria Pratiwi, Ria Rifmasari, Yessi Rojaki, Much Sakhriadi, Sakhriadi Sakti, Faradiela Sari, Nellpuspita Sari, Satria Angraini Sari, Sisnita Sari, Weli Sartika Sari, Yani Novita Setrianti, Nemi Silvimelinda Siti Aisyah Soni, Nipri Sri Wahyuna, Sri Sriati Sriati, Sriati Suginem, Suginem Sulastri Sulastri Suri, Alpan susanti, Tuti Syafitri Amizi, Devira tri wahyuni Trisma, Aneka Tulljanah, Rahmia Utami, Monita Utami, Rahmides Wati, Erina Wati, Salma Weni Yulastri Witalia, Selvida Yani, Mega Darma Yeanisila, Yeanisila Yelliza, Merry Yeni Andriani, Yeni Yessari, Merri Yulia Yulia Yuliana, Belvi Yuliane, Yuliane Zelia, Jozi Zilfayeni, Zilfayeni Zuknilarinta, Dara