p-Index From 2021 - 2026
15.407
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Governance and Public Policy JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Kolaboratif Sains Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Journal of General Education and Humanities Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of International Conference Proceedings Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi IICSDGs Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Media Administrasi Public Policy Journal Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Central Publisher Jambura Journal of Administration and Public Service Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Nanggroe: Journal of Scholarly Service Socius: Social Sciences Research Journal Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Journal of Innovative and Creativity Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Media Hukum Indonesia (MHI) Mimbar Administrasi WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik International Journal of Humanities and Social Sciences Reviews International Journal of Social Science and Humanity Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Federalisme : Jurnal Kajian Hukum Dan Ilmu Komunikasi Ulil Albab Journal of Publicness Studies Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Perspektif Administrasi Publik dan hukum Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi ADMIT : Jurnal Administrasi Terapan Indonesian Journal of Social Science and Education Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PELAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK DI KANTOR CAMAT KOTA SELATAN KOTA GORONTALO Delvina oktafiani kasim; Juriko Abdussamad; Sri Yulianty Mozin
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2690

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas merupakan kewajiban konstitusional birokrasi sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Namun, Kantor Camat Kota Selatan menghadapi tantangan penurunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada tahun 2025 sebesar 5,18 poin menjadi 88,04%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan sistemik dan mengukur kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Kota Selatan, Kota Gorontalo, dengan menggunakan model SERVQUAL secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan informan utama yang terdiri dari aparatur kecamatan serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL, yaitu Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi publik belum berjalan optimal dan masih menghadapi sejumlah kendala operasional pada kelima dimensi SERVQUAL. Pada dimensi Tangibles, infrastruktur gedung mengalami kerusakan fisik yang parah, fasilitas penunjang minim, serta pemanfaatan aplikasi Yanjak Gorontalo Kota belum maksimal karena operasional lapangan masih didominasi proses manual. Pada dimensi Reliability, terjadi keterlambatan penyelesaian dokumen akibat proses verifikasi yang birokratis dan koordinasi lintas instansi yang lemah. Dimensi Responsiveness menunjukkan sikap petugas sudah cukup baik, namun penyampaian alur prosedur dan prasyarat berkas belum transparan dan tidak seragam. Pada dimensi Assurance, terdapat inkonsistensi informasi antarpetugas yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Sementara pada dimensi Empathy, sikap ramah dan humanis sudah mulai diterapkan, tetapi implementasinya masih bersifat individual dan belum konsisten secara institusional. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan memerlukan rehabilitasi fasilitas fisik, pemangkasan alur birokrasi, digitalisasi sistem informasi terpadu melalui optimalisasi teknologi, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang kaku untuk menyamakan persepsi staf, serta pengawasan berkala terkait internalisasi nilai-nilai hospitality bagi seluruh aparatur kecamatan.
MANAJEMEN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA BERBASIS E-KINERJA DI KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI GORONTALO Apriyana Darise; Yacob Noho Nani; Sri Yulianty Mozin
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2721

Abstract

Pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk menganalisis perencanaan kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. (2) Untuk menganalisis pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. (3) Untuk menganalisis evaluasi kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dilaksanakan secara berkala, yaitu triwulanan dan tahunan, dengan penilaian didasarkan pada target, realisasi, waktu pelaksanaan, serta bukti dukung yang diunggah dalam sistem, sehingga prosesnya menjadi lebih terstruktur, terukur, objektif, dan transparan serta digunakan sebagai dasar pemberian penghargaan. Meskipun sudah berjalan cukup baik, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pengumpulan bukti dukung dan lambatnya akses aplikasi, sehingga efektivitasnya sangat bergantung pada kedisiplinan pegawai serta ketelitian pimpinan dalam memverifikasi data. Oleh karena itu, sistem ini perlu terus dioptimalkan agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi dasar pembinaan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Implementasi Reformasi Birokrasi Pada Tata Pelaksanaan Layanan Publik Di Kabupaten Bone Bolango: Implementation of Bureaucratic Reform in Public Service Delivery in Bone Bolango Regency Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Mohamad Iqshal Botutihe; Tiara Kasih Salihi; Irmawati Aripin; Muhammad Fajri Sulhandi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9220

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas tata pelaksanaan layanan publik di Indonesia. Kabupaten Bone Bolango sebagai salah satu daerah otonom di Provinsi Gorontalo menghadapi tantangan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi reformasi birokrasi pada tata pelaksanaan layanan publik di Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi reformasi birokrasi di Bone Bolango telah berjalan melalui penyederhanaan prosedur, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan kompetensi aparatur. Namun, tantangan masih muncul berupa keterbatasan sumber daya manusia, resistensi perubahan, serta kurangnya optimalisasi sistem pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih adaptif dan inovatif agar tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai secara maksimal.
Program Strategis Reformasi Birokrasi Sebagai Upaya Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Di Indonesia: Strategic Bureaucratic Reform Program as an Effort to Transform Governance in Indonesia Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Nadila Liputo; Zaskia Shalwa Lawani; Fatralisa D. Pulanding; Rini Ramadhani; Rizky Ayulia Sari
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9250

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual program strategis reformasi birokrasi sebagai upaya transformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia, dengan penekanan pada penguatan kompetensi aparatur sipil negara dan digitalisasi pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang menelaah berbagai sumber sekunder seperti dokumen kebijakan, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan peraturan perundangan terkait reformasi birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di Indonesia telah mengarah pada perubahan paradigma dari pola kerja administratif menuju tata kelola berbasis kinerja yang memanfaatkan teknologi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Program strategis reformasi birokrasi berperan penting dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan akuntabel, serta mendorong integrasi kebijakan lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan partisipatif. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kesenjangan infrastruktur digital, dan resistensi budaya birokrasi terhadap perubahan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan digital, evaluasi berbasis hasil, serta pemerataan literasi teknologi sebagai kunci keberhasilan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.
Kelembagaan Pemerintahan Di Era Smart Governance: Strategi Reformasi Menuju Pelayanan Publik Berbasis Teknologi: Government Institutions in the Smart Governance Era: Reform Strategies Towards Technology-Based Public Services Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Maya Anggraini; Ni Made Amanda; Dea Ayu Lestari; Moh Prayuda Sampara; Astri Hasniyantri Lanio
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9317

Abstract

Studi ini menekankan pada strategi reformasi institusi pemerintahan di Indonesia untuk memenuhi tuntutan era smart governance yang mengutamakan peningkatan pelayanan publik melalui teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Makna studi ini terletak pada pentingnya reformasi birokrasi agar dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan digital yang mendorong terbentuknya pengelolaan pemerintahan yang terbuka, efisien, dan melibatkan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebijakan dan praktik reformasi institusi dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan digital. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka mengenai kebijakan nasional, artikel ilmiah, dan laporan penelitian yang terkait. Analisis menunjukkan bahwa inisiatif seperti Sistem Pemerintahan Elektronik (SPBE), e-Government, dan kota cerdas terbukti meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi informasi, serta partisipasi masyarakat. Walaupun demikian, proses reformasi tetap menghadapi tantangan seperti kesenjangan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi pegawai, fragmentasi regulasi, dan penolakan budaya birokrasi. Penelitian ini menyatakan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengintegrasian sistem informasi antar lembaga, peremajaan regulasi yang fleksibel, serta pengembangan budaya inovasi merupakan langkah strategis menuju birokrasi yang responsif dan berfokus pada pelayanan publik digital yang berkelanjutan.
Perubahan Pola Pikir Dan Budaya Kerja ASN Dalam Era Digitalisasi Reformasi Birokrasi Di Indonesia: Changes in the Mindset and Work Culture of Civil Servants in the Era of Digitalization of Bureaucratic Reform in Indonesia Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Fardan Rumampuk; Fatmawati Latif; Utami Septiyani Dumbela; Adam Abas; Nurul Nazwa Noho
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9319

Abstract

Reformasi birokrasi adalah upaya sistematis dan menyeluruh untuk menciptakan tata k elola pemerintahan yang baik, bersih, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Fokus penelitian ini adalah reformasi pada bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Temuan utama membahas tiga aspek kunci: (1) Penerapan Sistem Merit dalam seleksi jabatan tinggi ASN yang berprinsip kompetisi terbuka dan adil, meski masih berpotensi terkena intervensi politik pada tahap akhir; (2) Pergantian sistem penilaian kinerja dari DP3 ke Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang lebih terukur, namun implementasinya masih dihantui pola pikir lama yang menjadikannya sekadar formalitas; serta (3) Pengenalan Manajemen Talenta sebagai strategi untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan yang kompeten. Disimpulkan bahwa tantangan terbesar reformasi birokrasi SDM bukan hanya pada aspek struktural, tetapi lebih pada perubahan budaya kerja (culture set) dan pola pikir (mindset) aparatur untuk sepenuhnya mengadopsi nilai-nilai meritokrasi, profesionalisme, dan akuntabilitas.
Reformasi Birokrasi SDM Aparatur; Kinerja ASN Dalam Reformasi Birokrasi (Studi Kasus Bandung): Bureaucratic Reform of Human Resources and Civil Servants; Civil Servant Performance in Bureaucratic Reform (Bandung Case Study) Sri Yulianty Mozin; Rahmatia Pakaya; Dwi Sasmindar; Nurferawati Ntelu; Hadidjah Hasan; Vanda Imelda Patuti; Zubaidah Mahmud
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9358

Abstract

Reformasi birokrasi di Indonesia menekankan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) sebagai dasar terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Kota Bandung menjadi contoh nyata melalui kepemimpinan adaptif, inovasi digital, serta pembenahan manajemen sumber daya manusia aparatur. Artikel ini, yang disusun berdasarkan kajian literatur, menelaah kinerja ASN dalam konteks reformasi birokrasi dengan fokus pada kepemimpinan, kompetensi individu, dan manajemen talenta. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan reformasi birokrasi di Bandung banyak dipengaruhi oleh kepemimpinan inovatif serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik yang meningkatkan efisiensi dan responsivitas. Namun, masih terdapat berbagai tantangan seperti rendahnya disiplin ASN, lemahnya penegakan aturan oleh pimpinan, serta resistensi terhadap perubahan struktural seperti peralihan jabatan. Untuk mewujudkan reformasi yang berkelanjutan, diperlukan konsistensi kebijakan, penguatan kapasitas ASN, serta perubahan budaya organisasi. Peningkatan kinerja ASN dalam aspek-aspek tersebut menjadi kunci utama untuk mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat daerah.
Peran Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Di Desa Ibarat Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara: The Role of Community Participation in Development Implementation In Ibarat Village, Anggrek District, North Gorontalo Regency Sri Yulianty Mozin; Siti Nurcahyati Abdussamad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Ibarat, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Partisipasi masyarakat menjadi elemen kunci untuk memastikan pembangunan desa berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi terhadap perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ibarat terlibat aktif dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan melalui Musrenbangdes, pelaksanaan melalui kegiatan gotong royong, hingga pengawasan program desa. Keterlibatan tersebut memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa. Pembangunan fisik yang telah terealisasi meliputi Penerangan Jalan Umum (PJU), jamban sehat, sumur gali, serta sanggar seni. Adapun pembangunan nonfisik mencakup program ketahanan pangan, kesehatan, penguatan BUMDes, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Meskipun demikian, beberapa kendala teknis seperti anggaran terbatas, kondisi cuaca, dan sarana peralatan masih menjadi tantangan. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat mampu meningkatkan kualitas pembangunan desa serta memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Dana Desa di Desa Huangobotu Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Siti Zahra Nurkhalizah Saleh; Sri Yulianty Mozin; Dwi Indah Yuliani Solihin
Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus: Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i3.3390

Abstract

This study aims to analyze the Implementation of the Village Fund Management Policy in Huangobotu Village, Kabila Bone Subdistrict, Bone Bolango Regency, focusing on the aspects of policy standards and objectives, resources, implementing organization characteristics, inter-organizational communication, implementer disposition, and social, economic, and political conditions. This research employed a qualitative, descriptive approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation from eight informants, including village government officials, the Village Consultative Body (BPD), and community members. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity testing using triangulation. The results showed that the Implementation of the Village Fund Management Policy in Huangobotu Village has generally been carried out quite well. Policy standards and objectives have been aligned with the provisions of laws and regulations, human and financial resources are relatively adequate, and the implementing organization's characteristics have been functioning according to their duties and functions. Inter-organizational communication has been quite effective, and village officials have demonstrated good commitment to implementing Village Fund management. Furthermore, the community's social, economic, and political conditions have supported policy implementation. Nevertheless, several obstacles remain, including suboptimal empowerment programs for fishing communities, limited development priorities that remain oriented more toward physical infrastructure, and the need for improved information transparency and economic empowerment for coastal communities.
Co-Authors Abas, Adam Abd. Rahman Pakaya Abdullah, Susanti Abdurahman, Sustri Adam Abas Adelia Safitri Husain Adeliptia Abdullah Adha Ladjulu Adinda Pratiwi Maliki Agung Nugraha Agussalim, Alfiyah Ainun Fauzia Idrus Ainun Fauziah Isnani idrus Ainun Marsyida Komendangi Akbar Rizky Pratama Mohamad Aldina Sakira Alexander Badjuka Alexander H. Badjuka Alexander H. Badjuka Alexander H. Badjuka Alexander H. Badjuka Alexander H.Badjuka Alfika Yope Alfiyah Agussalim Alfridah Auliyah Mokoginta Alfridho Musa Alif Ramadan Ismail Alifiyah Agussalim Alya Febriliya Usman Amanda, Ni Made Anggun Mokodompit Apriyana Darise Arief Rahmat Giasi Arifah Rizqina Wanaartha Rauf Arifin Arifin arifin tahir Aripin, Irmawati Arit Pratama Putra Lihawa Asna Aneta Asrar Abukhair Astri Hasniyantri Lanio Aulia Ramadania Saleh Auralia Davina Salsabila Badjeber, Fikran Badjuka, Alexander Badjuka, Alexander H. Bala Bakri Bangko, Nia Rahmadani Baruadi, Suci Apriani Botutihe, Mohamad Iqshal Cehlsi Olivia Katili Cha Cha Esa Agustina Wuwungan Cipta Monoarfa Danil Y Patah Daud, Fidyan Dea Ayu Lestari Dea Ayu Lestari Delvina oktafiani kasim Deron Rivaldo Suluh Desri Kadir Dina Alifia Jasmine Djaba, Aulia Djafar, Nazwa Dita Djafar, Nurul Anggraini Djamila Podungge Djufri, Diva Natasya Dumbela, Utamy S. Dwi Amalia Harun Dwi Ayu Hartinah Dwi Indah Yuliani Solihin Dwi Sasmindar Edis Adelia Dunggio Ely Ibrahim Fadila Al-Hamid Fadila Ladiku Fadila Ladiku Fadillah Abdullah Fahira Dwi Putri, Annesha Fardan Rumampuk Fardan Rumampuk Fasya Apriliyana Thaib Fatma Nia Kasim Fatmawati Latif Fatmawati Latif Fatralisa D. Pulanding Fazrurrahman Gunibala Febrina Putri Iskandar Fenti Prihatini Dance Tui Fija Ahaya Fija Ahaya Filshabilla Wantu Fitria Nur Amalia Ismail Fitrianingsih, Sela Hadidjah Hasan Haikal Supu Halid, Intan Juleyka Hardiyanto Hardiyanto Hardiyanto Hardiyanto Hartakni Hartawan Hasan, Hadidjah Hiola, Fharel Putra Hola, Miftahulzana Hulopi, Adelia Idris Hamdata Indah Purnamasari Hapulu Indriyani Lumentut Intan Juleyka Halid Intan Nur’Ain Sako Irawati Yohan Irina Popoi Irmawati Aripin Ismet Sulila Israh Miranti Wahab Isti Uwaka, Nur Afanti Izzatunisa Akuba Jelita Jelifer Darise Joevanka Teressa Waworuntu Julia Brigit Djaafar Juliawati, Ni Ketut Juriko Abdussamad Kadir, Fitra Kalaati, Nurain Oktaviani Karmila Djafar Karmila Djafar Khairunnisa Ahmad Khoirullah Lapasau Latif, Fatmawati Lawani, Zaskia Salwa Lawani, Zaskia Shalwa Lestari, Dea Ayu Liliana Agnesia Lina Syafitri Liputo, Nadila Liswati Abdullah Mahmud, Zubaidah Makalalag, Febian Nataya Maku, Nurandini Manangin, Yulmi Marcela Puwa Marcela Puwa Marsha Oktaviani Sila Marsha Oktaviani Sila Marshanda Putri Rahmawati Maya Anggraini Maya Anggraini Ma’ruf, Riskawati Melikuestri, Endah Meydina Saufika Lukum Meylis Rasid Miftah Revalina Rahim Miranda Djafar Miranda Djapar Moh Al Rizky K. Ali Moh Nabil U.S Tuki Moh Prayuda Sampara Moh Prayuda Sampara Moh Tegar Pratama Bito Mohamad Iqshal Botutihe Mohamad Iqshal Botutihe Mohamad Nazril Abjul Mohamad Rasya Mohi Monoarfa, Sitti Salsabila Muchtar Ahmad Muh. Reynaldi F. Mozin Muhamad Maulid Muhammad Fajri Sulhandi Mutiara Take Nadila Liputo Nafisya Datau Nahla Nafilah Lahay Najwa Cahyanin T. Yusuf Najwa Safana Najwa Safana Nandita Filaria Haridji Napu, Febriany Hasnawati Nazlih Alhusna Abas Nazwa Fhathiyah S. Mile Nggilu, Rukiah Ni Made Amanda Ni Made Amanda Nirmawati Mahmud Noho, Nurul Nazwa Nopal R. Abas Ntelu, Nurferawati Nur Fadillah Rasjid Nur Padillah Sahibuddin Nur Ramadani Karim Nur Yusri Adam Nurferawati Ntelu Nurkamiden, Dwi Rahmatia Nurul Khikmah Nurul Nazwa Noho Oksin Mawikere Pakaya, Rahmatia Patuti, Vanda Imelda Pratia Anggraini Wahap Pua, Yunistia Warda Pulanding, Fatralisa Pulanding, Fatralisa D. Putri Adabu Rahmat Reizal Loleh Rahmawaty M. Noho Rahna Juwita Hatta Era Raihan A. Hanasi Raihan Alamsyah Hilapah Ralda Ivanka A. Labino Ramadhani, Rini Rauf A. Hatu Regina Alfanesya Machmud Regina Rahmadani Ismail Rendi Al Pazri Rifkin Rini Ramadhani Riskawati Fitra Risnawati R. Itani RITA HULANTU Rizal Rizki A. Mohi Rizky Ayulia Sari Romy Tantu Rosita Y. Abuba Rosman Ilato Rumampuk, Fardan Rusli Isa Sabrina Meamogu Saiful Annam Saiful Annam Salihi, Tiara Kasih Sampara, Mohamad Prayuda Sasmindar, Dwi Sastro Mustapa Wantu Sawali, Nadia Selvia Ningsi Panigoro Sesilia U. Taidi Sintia Anwar Siti Fadilah Atjil SITI FATIMAH Siti Mardia Mareteng Siti Mardia Mareteng Siti Nur Aisa Saleh Siti Nurain Tuna Siti Nurcahyati Abdussamad Siti Nurhaliza Labasir Siti Pratiwi Husain Siti Ramawati Abas Siti Rukiah Yusup Siti Sabrina Kadir Siti Zahra Nurkhalizah Saleh Sitti Miskayatul Jannah Sitti Warda Syarif Sofyan Noho Sopia, Siti Sri Fadhilla Astuti Bouti Sri Naila Putri Abdullah Sri Nandri Yanti Ismail Sri Rahayu Nadia Sukarman Kamuli Sulila, Vivi Venti Vera Syarifah Arkani Tiara Kasih Salihi Tohopi, Rustam Umar, Nurlin Umar, Suci Novia Utami Septiyani Dumbela Utami Septiyani Dumbela Vanda Imelda Patuti Vivi Venti Vera Sulila Wal Fajri Wati Rudin William Indra S. Mooduto Winda Septiyani Pahude Wulandari Putri Radjak Yacob N. Nani Yacob Noho Nani Yakob Noho Nani Yanti Aneta Yanti Mustafa Yasifah Tri Andini Yasifah Tri Lewana Yuliana Zahra O. Duhe Yulianti Taib Zaskia Shalwa Lawani Zavicka Aulia Natasya Zelin A. Usman Zhafirah Nuralifya Rilani Kasim Zubaidah Mahmud