p-Index From 2021 - 2026
11.036
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMU SOSIAL Ilmu Administrasi Publik Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism JPW (Jurnal Politik Walisongo) JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Journal of Islamic World and Politics Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Kemudi Jurnal Dinamika Sosial Budaya Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Evidence Of Law Jurnal Paris Langkis Journal of Law, Poliitic and Humanities SWARNA Journal of Sharia (JOSH) Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Social Contemplativa JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, STISIPOL RAJA HAJI Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial INOVASI: Jurnal Politik dan Kebijakan Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Cendikia Pendidikan Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik Jurnal Riset Ilmiah Journal of Citizenship Journal of Governance and Public Administration Public Service And Governance Journal Jurnal Abdimas Ekonomi Terapan JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Politeia : Journal of Public Administration and Political Science and International Relations Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IPSSJ Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Epsilon : Journal of Management (EJoM) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Kendali Akuntansi Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Advances in Public Law and Policy
Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Personalisasi Partai Politik Dalam Rekrutmen Bakal Calon Walikota Solo 2020 (Studi Kasus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Mochamad Atami Ridwan; Fatkhuri Fatkhuri
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v5i1.16789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang adanya dinamika yang terjadi di dalam proses rekrutmen bakal calon Walikota Solo pada pilkada serentak 2020. Dinamika tersebut dipengaruhi adannya personalisasi di internal partai yang ditandai dengan dominasi ketua umum serta lemahnya organisasi partai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer serta sekunder diantaranya berupa wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dinamika di dalam fungsi rekrutmen bakal calon Walikota Solo diantaranya terdapat intervensi dari Ketua Umum Partai akibat dari dominasinya yang begitu kuat di dalam partai politik sehingga struktur partai di tingkat lokal yaitu DPC PDI-P Kota Surakarta tidak dapat menerapkan skema bottom-up dengan mengusung calon berdasarkan hasil penjaringan. Lemahnya kelembagaan partai juga terlihat dari peraturan partai tentang rekrutmen kepala daerah yang tidak diimplementasikan dengan baik, tidak tercermin prinsip demokrasi di internal partai, ketidakmandirian struktur partai di tingkat lokal, hingga sifat pragmatisme partai dengan mengusung calon walikota solo berdasarkan latar belakang sosial calon tersebut yang merupakan putra Putra Presiden Joko Widodo yang sedang menjabat saat ini.
Postponement of the 2024 Election: Failure to Create Policy Window from the Perspective of the Multiple Stream Framework Fatkhuri, Fatkhuri
JURNAL ILMU SOSIAL Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jis.22.2.2023.18-30

Abstract

In late 2021, public attention was captivated by a contentious issue surrounding the potential postponement of the 2024 election. Prominent figures including Minister of Maritime Affairs and Investment Luhut Binsar Panjaitan, as well as leaders from the Golkar, PKB, and PAN parties, put forward proposals to delay the upcoming election. This study was undertaken to delve into the underlying factors contributing to the downfall of the discourse advocating the postponement of the 2024 election. Through the application of Kingdon's (2014) multi-stream framework (MSF) analysis, this research reveals that the notion of postponing the election lacked the necessary feasibility to transition into a viable policy agenda, as assessed from the perspectives of the problem stream, policy stream, and political stream. Examination of the problem stream reveals a lack of indicators supporting the idea of postponing the 2024 election from an economic standpoint. The prevalent positive economic growth and the optimistic sentiment of the populace toward national economic progress undermine any basis for endorsing the discourse. Moving to the policy stream, it becomes evident that most legislative members and community groups outright rejected the discourse. Additionally, the dearth of policy entrepreneurs emerged as a crucial factor contributing to the discourse's failure. Lastly, from the political stream perspective, the lack of widespread public support proved to be a pivotal factor in the discourse's demise. Political parties, the legislature, and various segments of society, including students, vehemently opposed the proposition. This landscape underscores the incongruence between the nation's sentiment and the notion of postponing the election. Consequently, the inability of the discourse to gain traction as a government policy agenda can be attributed to the prevailing economic conditions, the absence of substantial public support, and the lack of influential groups positioned as policy entrepreneurs advocating for the postponement of the 2024 election.
Gap Implementasi Dalam Kebijakan Publik: Studi Kasus Implementasi Kebijakan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 Klaster Ketenagakerjaan Tentang Pemanfaatan Pekerja Asing Linggar Vandito, Revo; Syabita, Elsa; Maula Pratiwi, Hindry; Darmawan, Muhammad; Fatkhuri, Fatkhuri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v5i2.143

Abstract

Perppu number 2 of 2022 is a controversial regulation and has received a lot of resistance from the public, especially workers. Perppu number 2 of 2022 is considered to have the potential to facilitate the entry of foreign workers which threatens and creates new competition for local workers. However, Perppu Number 2 of 2022 shows the use of diction which emphasizes that the aim of the entry of foreign workers into Indonesia is to transfer skills and transfer technology. The research questions and things analyzed in this research are to see how the implementation of Perppu Number 2 of 2022 is and discuss what recommendations and things that can be improved in the implementation of Perppu Number 2 of 2022. This research is qualitative research using literature study data collection techniques. The results of this research show that there is an implementation gap between what is formulated in Perppu number 2 of 2022 and the implementation in the field which is caused by multidimensional factors. By using policy capacity theory and implementation gap theory, the recommendations that can be given for the implementation of Perppu Number 2 of 2022 are improvements in human resource capacity, both in qualitative and quantitative terms and empowerment of non-governmental institutions in overseeing the implementation of the policy. So it can be concluded that there is a large implementation gap between what policy makers formulated in Perppu Number 2 of 2022 and what is implemented in the field.
Analisis Demokratisasi Desa Era Reformasi (Studi Kasus: Desa Tanah Datar, Kalimantan Timur) Azura, Athalia; Fitriah, Maulidah; Nursadiyah, Nekha Fatimah; Ariesty, Shelma Mutia; Nandari, Tarissa; Fatkhuri, Fatkhuri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i1.78

Abstract

This paper aims to examine the implementation of village democratization in the reform era, especially in Tanah Datar Village, East Kalimantan. The author uses a descriptive qualitative research method by collecting data and information using library research. The main source for this scientific writing is the official website of Tanah Datar Village. Meanwhile, the object of this research is the extent to which democratization has progressed in Tanah Datar Village, East Kalimantan. So it can be said that in this research, the author sees that village democratization in the reform era has experienced changes and improvements. This can be seen in the policy-making process involving the community, transparency and government accountability, as is the case in Tanah Datar Village. The implementation of democratization in Tanah Datar Village, East Kalimantan can also be illustrated through the transparency of the use of the APBDes which is described on the village government website. However, there are still several things that can be used as evaluation material for the village government, such as the freedom of association of the Tanah Datar Village community which is still very minimal and the damage which occurs in several village infrastructure. Therefore, it is necessary to evaluate the implementation of democratization in Tanah Datar Village so that the implementation of democratization in the village can run more effectively and be responsive to the various needs of its residents in this reform era.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PADA KURIKULUM MERDEKA DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Fathira Rachma; Syallika Nurussyahadah; Sagitha Dwi Herliany; Bunga Indriani Azzahra; Fatkhuri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i4.8006

Abstract

Pendidikan adalah aspek fundamental dalam kehidupan manusia. Kurikulum perlu ditingkatkan kualitasnya agar dapat mencapai tujuan pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas implementasi P5 dalam Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan juga kegagalan proyek tersebut,serta memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti guna meningkatkan pelaksanaan P5 di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data tersebut berasal dari buku, serta internet yang terkait dengan evaluasi implementasi P5 pada kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar. Selanjutnya data-data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif yang bertujuan menggambarkan atau menjelaskan secara rinci isi atau teks tertentu. Temuan penelitian menunjukan Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program ini. Faktor pendukung meliputi keterlibatan orang tua yang memberikan motivasi dan perhatian terhadap pembelajaran anak, kolaborasi antara sekolah dan masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari, ketersediaan sumber daya pendidikan yang memadai, serta komitmen tinggi dari guru dan kepala sekolah. Program ini juga mampu meningkatkan kemandirian, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka dan P5, keterbatasan waktu akibat beban kerja yang tinggi, minimnya pelatihan dan sosialisasi dari pemerintah, serta tantangan dalam melibatkan orang tua yang sering kali terbatas pemahaman dan dukungannya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru, penguatan keterlibatan orang tua melalui program sosialisasi, serta optimalisasi ekosistem pendidikan untuk mendukung pelaksanaan P5. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan implementasi P5 dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi pengembangan karakter siswa.
KORUPSI PENGHAMBAT DEMOKRASI: MENYOROTI KRISIS TRANSPARANSI PEMERINTAH DALAM KORUPSI BANSOS JULIARI BATUBARA Ragilia Dwi Pradita; Silvana Putri Priageng; Rika Dewi Sartika; Fatkhuri, Fatkhuri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i7.7237

Abstract

Penelitian ini mengungkap kasus korupsi dana bantuan sosial covid-19. Kasus korupsi ini melibatkan salah satu menteri sosial yang sedang menjabat pada waktu itu yaitu Juliari Batubara. Juliari Batubara memanfaatkan jabatan serta kesempatan atas hilangnya fungsi pengawasan serta hilangnya transparansi demi mensejahterakan kehidupannya sendiri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan dari adanya korupsi ini. Selain itu penelitian ini juga mengkaji bagaimana kelemahan tata kelola distribusi pendanaan yang akan digunakan untuk bantuan sosial serta memberikan rekomendasi reformasi tata kelola yang baik yang mengedepankan asas transparansi dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mempermudah peneliti dalam mengkaji serta menjelaskan mengenai permasalahan dengan kasus yang pernah terjadi sebelumnya. Data diperoleh dari sumber literatur menggunakan buku, jurnal ataupun artikel yang dapat mendukung argumen dari peneliti. Hasil yang didapatkan bahwa korupsi yang menyeret nama Juliari Batubara mengindikasikan adanya faktor kebijakan, transparansi serta pengawasan yang lemah. Kasus korupsi bantuan sosial ini membentuk banyak ketidak percayaan masyarakat terhadap pemerintah dan melanggengkan persepsi buruk.
ANALISIS DAMPAK PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA KE KALIMANTAN TIMUR TERHADAP KONFLIK SOSIAL Mulyady, Santi; Nazla, Adinda; Nur, Fadilah; Nugraha, Dewa; Fatkhuri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i12.7970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi konflik sosial yang mungkin timbul akibat pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur, dengan fokus pada dampaknya terhadap masyarakat adat dan perubahan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, yang mengkaji literatur, artikel jurnal ilmiah, serta sumber berita dan dokumen resmi pemerintah terkait isu ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemindahan IKN berpotensi memicu ketegangan sosial, mengancam keberlanjutan pekerjaan tradisional masyarakat adat, dan memperburuk marginalisasi ekonomi mereka. Selain itu, akulturasi budaya antara masyarakat lokal dan pendatang dapat terjadi, berisiko menggerus budaya asli masyarakat adat. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan ilmu kebijakan dengan menawarkan rekomendasi kebijakan yang inklusif, memperkuat sistem hukum adat, serta mengedepankan pencegahan dini untuk mengelola potensi konflik sosial dalam proses pembangunan IKN. Kata Kunci: Pemindahan IKN; Konflik Sosial
Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Parlemen: Studi Kasus Kebijakan Partai Politik Dalam Mendorong Keterlibatan Perempuan Haryanto, Tiara Julianti; Yahya, Azka Alycia; Prastin, Ismoyo Sekar; Fatkhuri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i2.8374

Abstract

This research aims to analyze political party policies in increasing women's representation in parliament, which focuses on implementing a quota of 30% and what factors hinder this policy. The method used is a descriptive qualitative method derived from secondary data using thematic analysis to identify policy patterns and the success of gender quotas in Indonesia. The results and discussion show that although gender quotas have increased the number of women in parliament, this achievement is still below the target of 30%. The main obstacles include patriarchal culture and political party resistance. This research recommends implementing a system for strategic placement of female candidates, voter education, and stricter supervision by institutions to ensure more inclusive policies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan partai politik dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen, yang memiliki fokus pada implementasi kuota sebesar 30% dan faktor apa saja yang menjadi penghambat kebijakan tersebut. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif yang berasal dari data sekunder dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kebijakan, dan keberhasilan kuota gender di Indonesia. Hasil dan pembahasan menunjukan bahwa meskipun kuota gender telah meningkatkan jumlah perempuan di parlemen, namun pencapaian ini masih di bawah target 30%. Hambatan utamanya meliputi budaya patriarki, dan resistansi partai politik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem penempatan strategis kandidat perempuan, edukasi pemilih, serta pengawasan yang lebih ketat oleh lembaga untuk memastikan adanya kebijakan yang lebih inklusif.
KORUPSI E-KTP INDONESIA: TANTANGAN TERHADAP DEMOKRASI DAN GOOD GOVERNANCE Galang Putra Susilo; Pramadito Rasendriya Dwitama; Gufron Dymas Wicaksono; Hafiz Zaki Hanifan; Fatkhuri, Fatkhuri
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i1.1543

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak dari kasus korupsi E-KTP terhadap prinsip Good Governance dan proses demokrasi di Indonesia. Proyek yang seharusnya menjadi langkah modernisasi administrasi kependudukan justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi oleh kelompok kepentingan. Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin melihat tantangan dalam mewujudkan Good Governance di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data melalui kajian literatur terdahulu. Temuan dari penelitian ini bukan hanya mengganggu proses demokrasi, akan tetapi juga turut mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurunnya kepercayaan publik akan menyebabkan ketidakstabilan politik dan merosotnya partisipasi masyarakat dalam proses politik Indonesia.
ANALISIS KEBIJAKAN HAM DI INDONESIA DALAM KASUS FERDY SAMBO: TANTANGAN PENEGAKAN KEADILAN Amalia Pratiwi; Ragilia Dwi; Rika Dewi; Rahma Apasha; Fatkhuri
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v8i3.7345

Abstract

Hak Asasi Manusia atau HAM merupakan hak yang melekat pada diri setiap manusia. Hak itu berupa hak untuk didengarkan, dihargai, dihormati dan hak untuk hidup. Meskipun telah diatur dalam Undang-undang nomor 39 Tahun 1999, pelanggaran HAM ini masih saja terus berjalan. Salah satunya adalah perampasan hak hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelanggaran terhadap HAM dengan berfokus pada kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan Brigadir J. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan berdasarkan pendekatan studi kasus. Studi kasus memudahkan penulis dalam mengidentifikasi permasalahan HAM yang terjadi di Indonesia serta metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur sebagai landasan untuk berpikir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak untuk hidup merupakan hak yang mutlak dan dilindungi oleh instrumen hukum di berbagai negara. Namun pembunuhan berencana terhadap Ferdi Sambo mengungkap adanya penyalahgunaan kekuasaan yang berujung pada pelanggaran hak hidup. Kajian ini juga berfokus pada peran penegak hukum dalam menjamin keadilan bagi korban dan mencegah pelanggaran serupa di masa depan.
Co-Authors Abdul Ghofur Adinda Nabila Adzzahra, Fadhia Chalisha Afrimadona Afrimadona Agustina Fita Lestari Sitanggang Ahmad Baedowi Ahmad Zakki Abdullah Ahmad Zakki Abdullah Albar Jayadi Alena, Kayla Putri Alfi Mubarok Alifah Jasmine Kallista Remanu Alisa Safira Amalia Pratiwi Ananda Dewi Ananda Dewi Andini Nathania Putri Anisti , Caritas Nadya Annasya Regina Sitio Anugrah, Abigail Anak Ardi yanto Ariesty, Shelma Mutia Arifa Halwa Khairunnisa Arsyi, Alila Athayandra Caytano Ayu, Rahma Az Radzi Atha Setiawan Azura, Athalia Azzahra, Bunga Indriani Bagus Dwi Andhika Bella Ola Shakira Bima Wicaksana Dwi Prayoga Bunga Indriani Azzahra Canda Della Agustia Disy Cariss Nayla Dhiyayl Haq Charren Galuh Indraswari Chomariyana Kartika Hesti Cindy CINDY CINDY Clarissa Fortuna Paripurna Dedy Irwan Devita Larasati Tupen Dewi, Ananda Dewi, Dyah Handayani Dewi, Intan Ayu Kusuma Dewinta Oktavia Dewinta Oktavia Dian Ariani Dody S. Truna Dwi Desky Setiawan Edrea Rahma Nabilah Eka Rahayu Fadhia Chalisha Adzzahra Fadila , Yusuf Fadiyah Salsabila Putri Fairuz Arkan Fatihah Fajar Muttaqin Farsya Ellysya Fathira Rachma Fathur Al Araafi Febriyanti, Aisyah Fita Lestari, Agustina Fitriah, Maulidah Gabriella Priscilla Napitupulu Galang Putra Susilo Gema Pertiwi Gendis Dewantari Gilbert Sinaga , Daniel Giras Agung Jagratara Gledysta Nauli Aquinas Situmorang Gufron Dymas Wicaksono Hadinugroho, Dwi Septian Hafiz Zaki Hanifan Hana Fathimah Handoko, Dewa Nugraha Hannah, Neng Haris Danadhyaksa Haryanto, Tiara Julianti Huroidhoh, Salma Ivansyach, Raissa Kevin Izzati kamila Pahsya Kanina Aufia Hanindita Kayla Salsabilla Farroza Keisha Nahda Tsabitah Keisya Damayanti Kevin Indajang Khalifa Nur Khaliq Pohan Khalifa Nur Khaliq Pohan Khansa Nabilla Lutfiyah Krisnahadi, Tama Kusmana, Daffa Meazza Layyina, Tsalitsa Haura Linggar Vandito, Revo Livia Audy Salsabila Maisarah Mitra Adrian Maisarah Mitra Adrian Maisarah Mitra Adrian Maizia Hariyanti Zahra Majida, Iqlima Ghaitsa Malina Najla Khariunnisa Maula Pratiwi, Hindry Mawarti Mawarti Mega Arinda Pramessella Misbah, Revalyza Mochamad Atami Ridwan Mochamad Atami Ridwan Mohammad Rafatta Umar Muhammad Andhika Dwi Perdana Muhammad Darmawan, Muhammad Muhammad Irsyad Elfin Mujtaba Muhammad Kemal Arashka Muhammad Sadam Muhammad Ziyad Zainudin Mulyady, Santi Nabila Amelia Putri Sahira Nabila Eydenia Nadira Cahyaning Tias Naila Ahmad Najwa Adhwa Ramadhani Najwa Annisa Balqis Nandari, Tarissa Nasytha Muthiah Naufal Rafi’i Nufus Naura Rania Bari Nayla Febrina Putri Nayla Putri Nazla, Adinda Nazwa Namira Putri Rusdiandi Nikolas Silitonga Novita Sari Nuala Aisharani Kinasih Londo Nufus, Naufal Rafi Nugraha, Dewa Nur Azizah Hikmatulloh Nur, Fadilah Nurdin Nursadiyah, Nekha Fatimah Oktavia Anggi Ramadhani Optafiyacha, Siti Atika Paulinna Lintang Mahardhika Putri Pertiwi, Gema Pramadito Rasendriya Dwitama Prastin, Ismoyo Sekar Priyudha, Fuan Yuniar Putri Salsadila Putri, Nayla Raden Kenzy Al Zhafari Gumilar Radhita Rasya Anindya Ragilia Dwi Ragilia Dwi Pradita Rahma Apasha Rahma Apasha Rahma Ayu Rahma Azizah Rahma Syakira Ayu Rahmat, Aulia Annisa Rai, I Nyoman Aji Suadhana Raihan Raditya Ramanda Sheva Aurellia Rayhan Ibnu Hafiz Razaqa, Dhafin Faza Reivania Calista Reja Reja Reja Dalimunthe Reja Reja Restu Rahmawati Revalyza Misbah Ria Febriyanti, Agnes Ridwan Ridwan Ridwan Rika Dewi Rika Dewi Sartika Riska Aura Ajib Rizky Putri Anggraini Sadjijo, Priyono Safira, Alisa Sagitha Dwi Herliany Salman Alfarizie Salwa Alfira Sarah Diba Setiawan, M Chairil Akbar Shandy Gupa Pratama Shanti Darmastuti Silvana Putri Priageng Silvia Zahra Zahira Sinaga, Kezia Marlinata Sipangkar, Stephani Siti Afra Aafiyah sri sudiarti Supratman Supratman Supratman Supratman Syabita, Elsa Syafina Ainur Yusup Syahlevi Raissa Airlangga Syahrial Syarbaini Syallika Nurussyahadah Syaskia Safitri Nurrahman Syifa Annisa Yaniar Tia Aisyah Tia Nur Aisyah Tiara Egellina Tias Rahma Dewi Tobing, Anju Tsalitsa Haura Layyina Tupen, Devita Larasati Uripatul Muapipah Vallerian Antaresa Vania Kirana Dyatmika Waki Muhammad Rizki Widodo, Angelic Jovita Wisnu Wisnu Yahya, Azka Alycia Zafira Adzra Daffany Zafirah Irdina Mulyana Zahra Hanifah Salma zakiyah, lizatul