Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA. ., Made Ayu Puspita Dewi; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan multimedia interaktif pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja yang berjumlah 110 orang. Data kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda (tes objektif) yang diperluas (disertai alasan). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil dari penelitian ini : 1) Kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning diperoleh rata-rata skor 114,5 dan berada pada katagori tinggi. Jika dikonversikan dalam grafik polygon, kurve sebaran datanya adalah juling negativ. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis deskriptif bahwa Mo < Me < M (114,5t-table with the significance of the count 5%( α=0,05) with dk=54 that is t-count= 2,536>t-table=2,021. Contextual Teaching and Learning means assisted interactive effect on increasing the ability of the creative thinking of students in the subjects of science in grade VIII SMP Negeri 7 Singaraja.keyword : Contextual Teaching and Learning, interactive multimedia , creative thinking ability of science
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL WATERFALL PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SMP LABORATORIUM UNDIKSHA ., Putu Widiadnyana; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5916

Abstract

Pengembangan e-learning ini dikarenakan kurangnya pemanfaatan fasilitas yang ada di sekolah guna menunjang kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa yang kurang maksimal pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun dan mendeskripsikan hasil validasi e-learning yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk. Di samping itu penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas e-learning yang dikembangkan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas VII semester genap di SMP Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2014/2015. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall. Tahapan model pengembangan ini dijadikan acuan dalam memproduksi dan memvalidasi media e-learning yang dikembangkan. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes tertulis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan uji-t independent. Hasil penelitian ini adalah e-learning yang dikembangkan dengan prosedur pengembangan model waterfall, validitas hasil pengembangan e-learning menurut review ahli dan siswa yaitu: ahli bidang studi menunjukkan kategori baik (82,7%), ahli desain pembelajaran menunjukkan kategori baik (88%), ahli e-learning menunjukkan kategori baik (89,3%), uji coba perorangan menunjukkan kategori sangat baik (90,2%), uji coba kelompok kecil menunjukkan kategori sangat baik (90%), dan uji coba lapangan menunjukkan kategori sangat baik (91%), dan efektivitas e-learning menunjukkan hasil yaitu terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan e-learning dengan siswa yang tidak menggunakan e-learning pada mata pelajaran IPA kelas VII semester genap di SMP Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2014/2015. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa e-learning efektif terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pengembangan, E-learning, Model Waterfall, IPA The development of e-learning is caused by the lack of utilization of existing facilities in schools to support learning activities and the minimum students’ achievement in science subjects. This study aimed to describe the design and describe the results of a developed e-learning validation according to the experts review and product trials. In addition, this study aims to test the effectiveness of a developed e-learning on learning achievement in science subjects at the second semester of seventh grade Undiksha Laboratory junior high school academic year 2014/ 2015. Development models used in this study is the waterfall model. Stages of this development model used as a reference in producing and validating the media of developed e-learning. Data collection method by recording documents, questionnaires and written test. Analysis of data using qualitative descriptive analysis, quantitative descriptive and independent t-test. Results of this research is an developed e-learning with the waterfall model of development procedures, the validity of the developed e-learning results according to experts and students review, namely: expert studies showed good category (82,7%), instructional design experts showed good category (88% ), an e-learning shows good category (89,3%), individual testing showed very good category (90,2%), small group trial showed very good category (90%), and field trials showed very good category ( 91%), and the effectiveness of e-learning results showed that there were significant differences between the learning outcomes of students who use e-learning with the students who did not use e-learning in science subjects at the second semester of seventh grade Undiksha Laboratory junior high school academic year 2014/ 2015. It can be concluded that an effective e-learning on learning outcomes of students.keyword : Development, E-learning, Waterfall Model, Science
ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 3 BANJAR JAWA KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Gede Arnawa Riana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7588

Abstract

Permasalahan yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP adalah belum dilengkapi KI-1 dan KI-2 pada indikator dan guru belum merevisi beberapa RPP sesuai Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pendapat guru mengenai RPP untuk implementasi kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan kesesuaian isi RPP yang dikembangkan guru dengan implementasi kurikulum 2013, (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP untuk implementasi kurikulum 2013, dan (4) untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan dalam mengembangkan RPP untuk implementasi kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas rendah yang berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pendapat guru mengenai RPP berada pada kategori sedang (75,9), (2) kesesuaian isi RPP yang dikembangkan guru dengan implementasi kurikulum 2013 berada pada kategori sedang (76,2), (3) kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP yaitu guru mengalami kesulitan dalam merancang langkah pembelajaran pada kegiatan inti karena terlalu banyak dituntun untuk mengamati, dan (4) permasalahan guru dalam mengembangkan RPP dapat diatasi dengan cara mengisi diri dengan menambah wawasan melalui kegiatan workshop terkait implementasi kurikulum 2013, tanggap terhadap informasi dan sering berbagi informasi terkait kurikulum 2013 dengan guru lainya maupun dengan kepala sekolah. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kualitas RPP yang dikembangkan guru untuk implementasi kurikulum 2013 berada pada kategori sedang.Kata Kunci : RPP, kurikulum 2013 Problems faced by low-grade teacher in developing the lesson plan were the absence of the indicators of KI-1 and KI-2 and the teachers have not revised some of the lesson plan according to Permendikbud No. 103 Tahun 2014. Therefore, this study aimed to (1) describe the completeness of component of Curriculum 2013 based lesson plan that developed by the teachers, (2) describe the suitability of the content of lesson plan with the implementation of Curriculum 2013, (3) describe the difficulties faced by teachers in developing Curriculum 2013 based lesson plan, and (4) describe the efforts made by the teachers to overcome the problems in developing Curriculum 2013 based lesson plan. This research was a descriptive study. Subjek in this research is low class teacher which amount to 3 people. Methods of data collection conducted in this study, namely questionnaire, observation and interviews. Data was processed using quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results shows that (1) the components completeness of lesson plan developed by the teachers is at the moderate category (75.9), (2) the suitability of the contents of the lesson plan developed by teachers with the implementation of Curriculum 2013 is at the moderate category (76.2), (3) the teachers have difficulties in designing lesson activities on its core activities as too many are required to observe, and (4) those difficulties can be overcome by filling themselves with a variety of sources such as often follow activity of related/relevant workshop of curriculum implementation 2013, listening carefully to information and often shar relevant information of curriculum 2013 with teachers and principals. it can be concluded that the quality of Curriculum 2013 based lesson plan that developed by the teachers is at the moderate category.keyword : lesson plans, curriculum 2013
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMPN 1 NEGARA ., Ni Putu Devi Efriani; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7612

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskirpsikan rancangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter (2) untuk mendeskripsikan hasil pengembangan modul IPA beorientasi pendidikan karakter (3) untuk menguji penggunaan modul IPA beorientasi pendidikan karakter. Data ini dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Berdasarkan metode tersebut, instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angketr, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rancangan pengembangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter model pengembangan ADDIE dengan rancangan modul menggunakan bagan alir. (2) Hasil validitas produk diperoleh (a) uji ahli isi kualifikasi sangat baik dengan persentase 96%, (b) Uji ahli desian kualifikasi sangat baik dengan persentase 90%, (c) Uji ahli media kualifikasi sangat baik dengan persentase 98% (d) Uji coba perorangan berada pada kategori sangat baik dengan presentase 94,6% (e) Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sangat baik dengan presentase 95,83%, dan (f) uji coba lapangan memperoleh hasil sangat baik dengan presentase 93,2 %. Hasil uji efektifitas modul IPA berorientasi pendidikan karakter yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 10,73. Harga t tabel untuk db 58 dan dengan taraf signifikansi 5% (α=0,05) adalah 2,021. Dengan demikian, harga thitung lebih besar dengan ttabel , sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter di kelas VII A SMPN 1 Negara. Disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Pendidikan Karakter, ADDIE This research aimed (1) describe the design development of sceience module with oriented character education (2) to describe the results of the development of sceience module with oriented character education (3) knowing the use of the development of sceience module with oriented character education. The record was collected using observation, interviews, questionnaires, and a written test. Referring to the method, the instrument used to collect data that observation sheets, interview, questionnaire and test. The record were analyzed by using descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques (test-t). The results showed that (1) of the development of sceience module with oriented character education using ADDIE development model with modular designs using a flow chart. (2) The validity of the product obtained (a) the product validity of the expert content of the subjects are in the excellent category with a percentage of 96%, (b) instructional design experts in the category excellent with the percentage of 90% (c) media expert module in the excellent of 98% (d) individual testing in the excellent category with a percentage of 94,6% (e) small group testing in the excellen category with a percentage of 95.83% 9 (f) field testing in the excellent category with a percentage of 93.2%. The result of the effectiveness of development of sceience module with oriented character education that is obtained by the t count equal to 10.73. Then tcount compared with the ttable with db = 58. The result for db 58 and with a significance level of 5% (α = 0.05) was 2,021. That is acquired tcount bigger than ttable so that Ho refused and H1 accepted. This means, that there are significant differences between the IPA learning outcomes before and after using the sceience module with oriented character education in SMPN 1 Negara. From these results we concluded that the sceience module with oriented character education eligible for use in learning.keyword : Development, Modules, Character Educations, ADDIE
PENGEMBANGAN VIDEO BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN PJOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7670

Abstract

Dalam mengoptimalkan pembelajaran PJOK, khususnya senam lantai masih banyak ditemukan siswa yang kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran PJOK untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 8 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 , untuk mengetahui kualitas media menurut review para ahli dan uji coba produk, dan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media setelah dilakukan review para ahli dan uji coba produk. Model penelitian yang digunakkan adalah model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian pengembangan adalah Observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan test. Penelitian ini melalui tahap desain yang menghasilkan naskah. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) aspek ahli isi mata pelajaran termasuk kriteria sangat baik (persentase 96%), (2) aspek ahli desain pembelajaran termasuk kriteria sangat baik (persentase 90%), (3) aspek ahli media pembelajaran termasuk kriteria sangat baik (persentase 90,67%), (4) uji coba perorangan termasuk kriteria sangat baik (persentase 92,56%), (5) uji coba kelompok kecil termasuk kriteria sangat baik (persentase 91,89%), dan (6) uji coba lapangan termasuk kriteria sangat baik (persentase 93.9%). Secara umum media ini tidak perlu direvisi dan dinyatakan valid. Uji keefektivan menunjukan bahwa t hitung 12,031 dan lebih besar dari t table yaitu 2,024, sehingga dapat disimpulkan media video pembelajaran dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran untuk pelajaran PJOK di kelas V SD Negeri 8 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016Kata Kunci : Pengembangan, Media Video Pembelajaran, PJOK In optimizing learning PJOK, especially gymnastics floors are still widely found students difficulty in understanding the material presented. This study aimed to describe the design of the development of problem-based learning videos on subjects PJOK to improve student learning outcomes Elementary School fifth grade 8 Banyuning the academic year 2015/2016, to determine the quality of the media according to the review experts and product trials, and to determine the effectiveness of use media after review experts and product trials. Model study is a development model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Methods and instruments used to collect data in research is the development of observation, interviews, recording documents, and test. This study through the design stage that generates a script. Analysis of data using qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistical analysis. The results showed (1) the aspect of content expert subjects including criteria very well (percentage 96%), (2) the aspect expert instructional design criteria included excellent (percentage 90%), (3) aspect expert instructional media including criteria very well ( percentage of 90.67%), (4) individual testing criteria included excellent (percentage 92.56%), (5) small group trial including criteria very well (percentage 91.89%), and (6) test field includes excellent criteria (percentage of 93.9%). In general, the media does not need to be revised and declared valid. Test shows that the effectiveness of 12.031 t and greater than t table is 2.024, so it can be concluded instructional video media can be used as a medium of learning support for PJOK lessons in class V SD Negeri 8 Banyuning the academic year 2015/2016keyword : development, Video Media learning, PJOK
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN AGAMA HINDU MATERI ORANG SUCI UNTUK SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Komang Setia Adi Kurniawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif dengan model penelitian pengembangan DDD-E dalam mata pelajaran Agama Hindu; (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran interaktif Agama Hindu untuk siswa semester genap kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model DDD-E. Tahap desain telah dilaksanakan pembuatan outline, membuat flowchart, mendesain awal media, membuat storyboard, rancangan spesifikasi secara rinci mengenai menyusun teks acuan patokan seperti instrumen dan soal obyektif setelah itu menentukan pemilihan media, pemilihan format, dan rancang awal produk yang akan di kembangkan. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Agama Hindu kelas VIII. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (84,14) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,85). Dengan demikian, penelitian di SMP Negeri 6 Singaraja memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Agama Hindu kelas VIII.Kata Kunci : Pengembangan, multimedia interaktif, model pengembangan DDD-E This research aims to (1) describe the design of interactive multimedia development with the development of research models DDD-E in the subjects of Hinduism; (2) test the validity of the results of the development of interactive learning media Hinduism for the second semester students of class VIII SMPN 6 Singaraja and (3) determine the effectiveness of the use of interactive learning media development to the learning outcomes Hinduism second semester of eighth grade students in SMPN 6 Singaraja. The development of research using DDD-E models. The design phase has been implemented making an outline, create a flowchart, the initial design media, create a storyboard, design specifications for details about preparing a benchmark reference text such as instrument and objective matter after it determines the selection of media, format selection, and early design products that will be developed. This design is used to develop an interactive learning media products Hinduism class VIII. Analysis of the data using three techniques, namely descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of expert evaluation of the content and design experts gain qualifications excellent value so that the media is valid and continued to the media experts who get good qualifications. Individual test results of 91.3% and a small group of test results 94.6% respectively in qualifying was excellent and the results of field tests by 90% on the excellent qualifications so as valid media to be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Results Hinduism students after using the media (84.14) is higher than before using the media (60.85). Thus, research in SMPN 6 Singaraja to the conclusion that the use of interactive learning media positive and significant impact on learning outcomes of Hinduism class VIII.keyword : development, interactive multimedia, the development model of DDD-E
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA ULAR TANGGA MODEL HANNAFIN DAN PECK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Urip Kurniawan; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7775

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya mutu pendidikan tercermin pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia ular tangga; (2) menguji validitas hasil pengembangan multimedia ulartangga; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan multimedia ular tangga terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck. Prosedur pengembangan mengacu pada model yang dipilih. Pengambilan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner/angket, dan tes objektif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 89% pada kualifikasi baik. Ahli media sebesar 95% pada kualifikasi sangat baik.Hasil uji perorangan sebesar 94,7% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 95,5% masing-masing pada kualifikasi sangat baik, serta hasil uji lapangan sebesar 94,6% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar IPA siswa setelah menggunakan media (82,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (52,00). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 6 Singaraja ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia ular tangga efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas VIII.Kata Kunci : pengembangan, multimedia, hannafin & peck This research was motivated by problems of the low quality of education reflected in lower student learning outcomes caused by lack of use of instructional media. This study aims to (1) describe the design of multimedia development snakes and ladders; (2) test the validity of the results ulartangga multimedia development; and (3) determine the effectiveness of the use of multimedia development snakes and ladders on learning outcomes Junior High School eighth grade science students. Research using the model of development Hannafin and Peck. The procedure refers to the development of the model chosen. Data collection was performed by the method of recording documents, questionnaires and tests. Data collection instruments used recording sheet documents, questionnaires / questionnaire, and objective tests. The results of expert evaluation of the content of 90% on the excellent qualifications. Expert design by 89% on qualifying well. Expert media by 95% on a very qualified individual test baik.Hasil of 94.7% and a small group of test results of 95.5% respectively in qualifying was very good, as well as field test results of 94.6% on the excellent qualifications so media as valid to be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. IPA student learning outcomes after using the media (82.67) is higher than before using the media (52.00). Thus, a study done in SMPN 6 Singaraja it can be concluded that the use of multimedia snakes and ladders effectively used in science learning in class VIII.keyword : development, multimedia, Hannafin & peck
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VI SEMESTER GENAP DI SD NEGERI 2 BANYUNING TAHUN PELAJARAN 2015-2016 ., Gede Darmanta; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.8533

Abstract

Rerata hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial sebesar 66,03 dengan KKM sebesar 75. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan tahap-tahap pengembangan video pembelajaran, (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan video pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk siswa kelas VI SDN 2 Banyuning, dan (3) mengetahui efektivitas video pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN 2 Banyuning. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan model ADDIE. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Hasil penelitian menemukan (1) tahap-tahap pengembangan video pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dimulai pada fase analisis yang menghasilkan kompetensi sasaran, karakteristik, pengetahuan dan analisis materi pembelajaran, yang selanjutnya dijadikan acuhan dalam membuat naskah. (2) kualitas hasil pengembangan video pembelajaran menurut review ahli isi sebesar 98% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil review ahli desain sebesar 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil review ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 97,33% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 96,08% berada pada kualifikasi sangat baik. (3) efektifitas video pembelajaran diperoleh t hitung hasil uji lapangan sebesar 96,8% berada pada kualifikasi sangat baik. Harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (85,92) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (52,63). Hal ini berati video pembelajaran efektif meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial.Kata Kunci : IPS, pengembangan, video pembelajaran The average results of study Social Sciences amounted to 66.03 with the chief engineer of 75. This study aimed (1) to describe the stages of development of learning videos, (2) determine the quality of the development of instructional videos Social Sciences to students of class VI SDN 2 Banyuning, and (3) determine the effectiveness of the instructional video on the results of social studies students of class VI SDN 2 Banyuning. This type of research is the development of research, with the ADDIE models. Collecting data in this study conducted by the method of recording documents, questionnaires and tests. The results found that (1) the stages of development of instructional video subjects of Social Sciences began in the analysis phase which produces competence goals, characteristics, knowledge and analysis of learning materials, which in turn made acuhan in creating a script. (2) the quality of the development of video lessons by expert review the contents of 98% are in excellent qualifications. Results of expert review of design by 92% in the excellent qualifications. Results of expert review of media by 94% in the excellent qualifications. Individual test results of 97.33% in the excellent qualifications. The result of a small group of 96.08% in the excellent qualifications. (3) the effectiveness of instructional video obtained t count on field test results of 96.8% in the excellent qualifications. Price t is greater than the price t table so that H0 rejected and H1 accepted. So there are significant differences of Social Sciences learning outcomes of students before and after using instructional media. The average value after using the media (85.92) is higher than before using the media (52.63). This means learning video effectively improve learning outcomes Social Sciences.keyword : social, development, video learning.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pada Siswa Kelas VIII Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 2 Sawan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Astawa, Made Yogi Budi; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v5i1.20202

Abstract

Permasalahan dari penelitian ini adalah kurang efektifnya multimedia pembelajaran pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam kelas VIII semester II tahun pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMP, (3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII semester II di SMP Negeri 2 Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengacu pada model ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII C3 dan VIII D3 SMP Negeri 2 Sawan masing-masing sebanyak 28 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Data yang didapatkan dari metode pencatatan dokumen, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data dari metode kuesioner, dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Sedangkan data yang didapat dari metode tes dianalisis secara statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut. (1) Rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran ini terdiri dari lima tahap yaitu: a) analisis, b) perancangan, c) pengembangan, d) implementasi, e) evaluasi. (2) Kualitas multimedia pembelajaran IPA berdasarkan hasil evaluasi ahli isi 78% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media 87,27% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan 96,7% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil 91,3% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan 91,4% berada pada kualifikasi sangat baik. (3) Uji efektifitas menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran pada siswa kelas VIII D3 semester II di SMP Negeri 2 Sawan.Kata kunci: Pengembangan, multimedia pembelajaran, model ADDIE
ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 3 BANJAR JAWA KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Riana, I Gede Arnawa; Agung, A. A. Gede; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i1.20208

Abstract

Permasalahan yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP adalah belum dilengkapi KI-1 dan KI-2 pada indikator dan guru belum merevisi beberapa RPP sesuai Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pendapat guru mengenai RPP untuk implementasi kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan kesesuaian isi RPP yang dikembangkan guru dengan implementasi kurikulum 2013, (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP untuk implementasi kurikulum 2013, dan (4) untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan dalam mengembangkan RPP untuk implementasi kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas rendah yang berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pendapat guru mengenai RPP berada pada kategori sedang (75,9), (2) kesesuaian isi RPP yang dikembangkan guru dengan implementasi kurikulum 2013 berada pada kategori sedang (76,2), (3) kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan RPP yaitu guru mengalami kesulitan dalam merancang langkah pembelajaran pada kegiatan inti karena terlalu banyak dituntun untuk mengamati, dan (4) permasalahan guru dalam mengembangkan RPP dapat diatasi dengan cara mengisi diri dengan menambah wawasan melalui kegiatan workshop terkait implementasi kurikulum 2013, tanggap terhadap informasi dan sering berbagi informasi terkait kurikulum 2013 dengan guru lainya maupun dengan kepala sekolah. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kualitas RPP yang dikembangkan guru untuk implementasi kurikulum 2013 berada pada kategori sedang.Kata Kunci: RPP, kurikulum 2013
Co-Authors . Jamilah ., Arifa Mardyastuti ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Desak Komang Setia Purnama Sari ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd ., Gede Agus Subawa ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., I Dewa Gede Wianjana Putra ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd. ., I Gede Agus Ari Andika ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I GEDE INDRA WIDIADA ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Komang Cahya Trianandika ., I Komang Kardiyasa ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Juni Antara ., I Putu Arie Indra Permana ., I Putu Mardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., I Wayan Heri Sumayasa ., I Wayan Karma ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Inna Nur Khasanah ., Kadek Ayu Darmayanti ., Kadek Bisma Sudarmika ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Somarasih ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Prabawardani ., Komang Dina Yanti ., Komang Jumi Rianti ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Eka Repita ., Luh Gede Dita Ernayanti ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Made Apri Praditya ., Made Sudiarsini ., Made Sutera Cahhya p ., Made Yogi Budi Astawa ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Gusti Putu Wahyu Suryastuti ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Dwi Sariani ., Ni Kadek Somawati ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Luh Kadek Diah Puspitasari ., Ni Luh Putu Suaniasih ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dani Kusuma ., Ni Made Firma Janayanti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Made Novia Pramawati ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Made Srimaheni ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Leoni Susiliastana Dewi ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Anita Dewi ., Ni Wayan Januk Parwati ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Desy Santiani ., Rahmawati Utari Abas Oya Abdul Rofiq Adnyana, Made Agus Dwi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Akbar, Zulfan Alexander Hamonangan Simamora Amalia, Titah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Antara, I Gede Wahyu Suwela Antara, I Made Juni Antara, I Made Juni Apriliawan, Putu Andre Ardinata, Kadek Ariana, Anak Agung Gede Bagus Ariani, Komang Rina ariati, ketut juni Arina, Ni Komang Sri Asih Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Aritonang, Rido Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arsita Novelia Artawan, I Putu Astawa, Made Yogi Budi Astawa, Made Yogi Budi Asti Riandini, Putu Vadia Basilius Redan Werang Budiartini, Ni Nyoman Crisiana, Ni Komang Winda Dear Ramos Damanik ., Dear Ramos Damanik Desak Made Parmika Desak Nyoman Rani Febi Widiastri Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Ananda Kusuma . Dewa Putu Widiartana . Dewi , Ni Luh Putu Santika Dewi, Nia Satyawati Diana Sari, Ni Luh Sintya Didith Pramunditya Ambara Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Lestari, Hilmania Efiyanti, Ni Putu Efriani, Ni Putu Devi Efriani, Ni Putu Devi Enung Nurhayati Ermayani, Luh Febriyanti, Dinda Dwi Fredinan Yulianda G.A.P. Suprianti Gede Arif Ardina . Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gusti Dewi, Vera Rika Handayani, Komang Krisna Handayani, Komang Krisna Hendrayani, Nyoman Rusi I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gde Wawan Sudatha I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Kasih Widana I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Agung Made Dana Putra I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Kusuma I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Edi Yudiana I Kadek Nadiartana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Saputra I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Kembar I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Wirya I Putu Aurora . I Putu Canda Yoga Pratama I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Ardana I Wayan Ariawan . I Wayan Aryadhi ., I Wayan Aryadhi I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ignatius I Wayan Suwatra Ismawati Jamilah . Jampel, I Noman Jampel, I Noman Jayadiningrat, Made Gautama Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Ardinata Kadek Ari Wibawa . Kadek Dwi Kusumawati . Kadek Edi Yudiana Kadek Mita Yuniari Kadek Rosdiantini Kadek Siska Wulandari Kadek Yudiana Kamandewi, Komang Ridja ketut juni ariati Ketut Pudjawan Ketut Suciani Ketut Suma Ketut Suprismayanti ., Ketut Suprismayanti Ketut Surya Manik Khasanah, Inna Nur Khasanah, Inna Nur Komang Rina Ariani Komang Tariani . Krismony, Ni Putu Aprilia Krisna Dewi, Kadek Putri Kusuma, I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Lestariningsih, Mirawati Dina Luh Ayu Tirtayani Luh Ermayani Luh Komang Yuniari Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Ayu Laheri Dewi ., Luh Putu Ayu Laheri Dewi Luh Putu Marliawati Luh Putu Sri Widnyani M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Aryawan Adijaya Made Ayu Puspita Dewi ., Made Ayu Puspita Dewi Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sulastri Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manik, Ni Kadek Krisma Devi Yunika Margunayasa, Gede Margunayasa, Gede Maya Hayatun Nupus Misnawan, I Wayan Muliani, Putu Lia Muliyantini, Putu Mutiara Magta Nasfovi, Shelfy Ni Kadek Ena Juliatni Ni Kd Desi Natalia ., Ni Kd Desi Natalia Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiartini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sumiantini . Ni Luh Gede Karwina Putri ., Ni Luh Gede Karwina Putri Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Purniawati . Ni Luh Putu Libriana Lisna Dewara Ni Luh Widyawati . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Marteni Dewi . Ni Made Okty Purwani . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Budiartini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Parwati Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Candra Lestari Ni Putu Heni Dianthi . Ni Putu, Dewi Fitriyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Dyah Endrayanti . Ni Wayan Eka Rippanawati Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nia Wijayanti Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Ni Wayan Suniasih Nice Maylani Asril Nida, Dewa Made Adi Andhika Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Jon Sastrawan ., Nyoman Jon Sastrawan Nyoman Maesha Bramanda Nyoman Sutrana, Kadek Erik Apriliawan Paramitha, Ni Luh Putu Ayu Eka Sri Parmika, Desak Made Pasaribu, Marintan Laurentcya Prabawardani, Ketut Prabawardani, Ketut Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Pranata, I Kadek Adi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purba, Ezra Elisa Putra, Komang Triana Tantra Putri, Ni Made Lastri Karsiani Putu Aditya Antara Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Diah Febryani ., Putu Diah Febryani Putu Mira Novita Sari Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Rahayu Ujianti Putu Sandhita Prayoga Putu Widiadnyana ., Putu Widiadnyana Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Rahmayanti, Isna Maulida Ramadinata, I Putu Sabda Rendra, Ndara Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Riana, I Gede Arnawa Riana, I Gede Arnawa Riasri, Ni Putu Rudi, I Wayan S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Santiani, Ni Putu Ertha Sari, Putu Mira Novita Sariningsih, Komang Ratna Simanjuntak, Ayu Ronauli Sri Mahalia Br Ginting Suaniasih, Ni Luh Putu Suaniasih, Ni Luh Putu Suantini, Ni Nyoman Suarmini, Ni Putu Suarmini, Ni Putu Subarjo, Michael Donny Pradana Suci, Ni Komang Ayu Ari Suci, Ni Komang Ayu Ari Sudarmika, Kadek Bisma Sudarmika, Kadek Bisma Sudatha, I Gede Wawan Sukmawati, Dedek Susilawati, Aay Suwatra, Ign. I Wayan Tarigan, Berwina Ngalemisa Br Tatwi Utaminingsih Tesalonika Trisnawati, Putu Eka Trisnawati, Putu Eka Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Utamiani, Ni Made Utaminingsih, Tatwi Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Wahyuningsih, Linda Wayan Tirka Widana, I Gede Kasih Widiada, I Gede Indra Widiada, I Gede Indra Widiarta, I Dewa Gede Putra Widyaiswara, Gede Putu Widyaningrum, Sephia Wiradana, Kadek Agus Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yanti, Ni Kadek Diah Kusuma yudyantara Yugakisha, Made Savitri Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu Yuliani, Ni Putu Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari, Kadek Mita