p-Index From 2021 - 2026
9.581
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Ilmu Administrasi Publik International Journal of Education Jurnal Kependidikan Media JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE REFLEKSI EDUKATIKA Edukasi: Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Research and Multidisciplinary (JRM) Jurnal Pelita PAUD Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Unes Law Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Musamus Journal of Livestock Science Journal of Malay Islamic Studies Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Journal of Innovation in Educational and Cultural Research International Journal of Engineering, Science and Information Technology Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Journal of Research in Instructional Indo-MathEdu Intellectuals Journal Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Indonesian Journal of Educational Development (IJED) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam JURNAL ADMINISTRASI, KEBIJAKAN, DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN (JAK2P) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Chemistry Education Review Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of the Community Development in Asia Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Indonesian Research Journal on Education JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Journal of Education Method and Learning Strategy PPSDP International Journal of Education Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pancasila International Journal of Applied Social Science Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Az-Zakiy: Journal of Islamic Studies JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Indonesian Journal of Community Empowerment Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam KARYA: Journal of Educational Community Service Jurnal Pelita PAUD J-CEKI PESHUM Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Variable Research Journal Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE

ELEKTRONIK-BOOK SEBAGAI MEDIA TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SENI TUTUR ACEH PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 45 KOTA JANTHO Arismunandar Arismunandar; Fitra Airiansyah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2410

Abstract

Elektronik book memiliki dau fitur dilihat dari sudut pandang Pendidikan, yaitu 1) teks e-book merupakan hypermedia, para siswa mungkin menggunakan hyperlink yang disertakan untuk melompat ke topik terkait dan teks bisa berisi elemen grafik audio dan video; 2) konten e-book bisa dengan mudah diubah untuk menyesuaikan kebutuhan para siswa dengan menggugah buku baru dan menghapus teks yang tidak diinginkan. Format e-book semakin disukai karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan buku konvensional. E-book mempunyai banyak format yang bisa digunakan. Popularitas umumnya bergantung pada ketersediaan berbagai buku elektronik dalam format tersebut dan mudahnya peranti lunak yang digunakan untuk membaca jenis format tersebut diperoleh. Ada beberapa jenis e-book yaitu : teks polos, pdf, jpeg, LIT, docx, html dan format open electronic book package. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat baca siswa kelas V  MIN 45 kota Jantho Aceh Besar terhadapat seni tutur aceh melalui elektronik book. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V  MIN 45 kota Jantho Aceh Besar yang berjumlah 30 siswa dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 14 siswa dan siswa perempuan sejumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan teknik tes sebagai evaluasi tindakan, teknik observasi untuk mengamati respon dari peserta didik selama tindakan, serta teknik wawancara yang digunakan untuk melengkapi informasi sebagai bahan untuk refleksi. Berdasarkan Hasil penelitian dengan tindakan kelas dapat diketahui setelah tes dilaksanakan dan hasilnya disandingkan dengan KCM sekolah yaitu 75, diketahui bahwa sebelum tindakan dilakukan persentase siswa yang memperoleh nilai diatas KCM yakni 43 %. Sementara setelah tindakan siklus 1 dan II dilakukan, persentase siswa yang memperoleh nilai diatas KCM pada siklus 1 yaitu 60 % dan 87 % pada siklus II. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa yaitu dengan menggunakan Elektronik book  sebagai bagian dari kegiatan literasi dan peningkatan minat baca pada siswa kelas V  MIN 45 kota Jantho Aceh Besar terhadapa seni tutur aceh. Setelah kegiatan literasi digital tersebut dilaksanakan melalui penelian tindakan Kelas, terjadi peningkatan persentase minat baca siswa kelas V  MIN 45 kota Jantho Aceh Besar. Selain itu dari hasi penelitian bahwa dengan adanya elekronik book yang berisikan tentang seni tutur aceh yaitu cerita-cerita dan hikayat seperti cerita hikayat malem diwa, aneuk glueh dan putroe malahayati yang mempunyai banyak makna dan ilmu pengetahuan serta wawasan bagi siswa yang membaca elektronik book seni tutur aceh ini.Kata Kunci: E-Book; Minat Baca, Seni Tutur Aceh, Siswa-siswi Electronic books have two features from an Educational point of view, namely 1) e-book texts are hypermedia, students may use the included hyperlinks to jump to related topics and the text may contain audio and video graphic elements; 2) e-book content can be easily changed to suit students' needs by evoking new books and removing unwanted text. E-book format is increasingly preferred because it has many advantages compared to conventional books. E-books have many formats that can be used. Popularity generally depends on the availability of various e-books in these formats and the ease with which the software used to read these types of formats can be obtained. There are several types of e-books, namely: plain text, pdf, jpeg, LIT, docx, html and open electronic book package formats. The purpose of this study was to determine the reading interest of the fifth grade students of MIN 45 in the city of Jantho Aceh Besar towards the art of speech in Aceh through electronic books. The subjects in this study were students of class V MIN 45 in the city of Jantho Aceh Besar, totaling 30 students with 14 male students and 16 female students. The data collection technique used in this research is using the test technique as an evaluation of the action, the observation technique to observe the responses of the students during the action, and the interview technique used to complete the information as material for reflection. Based on the results of the research with classroom action, it can be seen after the test is carried out and the results are juxtaposed with the school's KCM which is 75, it is known that before the action is carried out the percentage of students who score above the KCM is 43%. Meanwhile, after the actions in cycles 1 and II were carried out, the percentage of students who scored above the KCM in cycle 1 was 60% and 87% in cycle II. One of the efforts made by the school to increase students' reading interest is by using electronic books as part of literacy activities and increasing reading interest in fifth grade students of MIN 45 city of Jantho Aceh Besar towards the art of speech in Aceh. After the digital literacy activity was carried out through classroom action research, there was an increase in the percentage of reading interest in fifth grade students at MIN 45 in the city of Jantho Aceh Besar. In addition, from the results of the research that there is an electronic book that contains the art of Acehnese speech, namely stories and saga such as the story of the saga of Malem Diwa, Aneuk Glueh and Putroe Malahayati which have many meanings and knowledge and insights for students who read electronic books on the art of speech. this aceh.Keywords: E-Books; Interest in Reading, Acehnese Speech Arts, Students
EKSISTENSI BUDAYA SENI TUTUR ACEH DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MEDIA; STUDI TERHADAP TRADISI SEUMAPA SEUENG SAMLAKOE DI KABUPATEN ACEH BESAR Arismunandar, Arismunandar; Andiko, Benny
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 9, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v9i2.3498

Abstract

Kemajuan teknologi tersebut, manusia dituntut untuk mampu secara efektif dan kritis menggunakan serta beradaptasi dengan berbagai kebaharuan yang muncul. Kemajuan teknologi dan informasi saat ini telah membawa perubahan yang positif bagi kehidupan manusia. Namun di saat yang sama, dampak negativ juga muncul sehingga menjadi tantangan baru di berbagai bidang kehidupan manusia, yaitu politik, ekonomi, sosial budaya, dan sebagainya. Dibidang budaya, perubahan dan tantangan sangat terasa terjadi pada tradisi masyarakat yang telah muncul jauh sebelum perkembangan teknologi dan media itu terjadi. Terutama sekali dibidang seni tutur yang lahir dari masa ketika masyarakat belum menganal aksara. Pada masyarakat telah memiliki banyak altenatif hiburan yang dapat diperoleh di mana saja dan kapan saja, maka salah satunya fungsi, mulai berkurang bahkan menghilang. Akibatnya, satu persatu dari seni tutur itu hilang dari masyarakat. Eksistensi dalam budaya Aceh yang merupakan keanekaragaman tradisi yang berkaitan dengan seni tutur Aceh dalam bentuk kesenian yang disajikan dengan menggunakan lisan, seperti seumapa, hikayat, nazam. Pengumpulan data juga dilakukan dengan teknik wawancara. Grup Seumapa Seueng Samlakoe serta penonton dan pecandu pertunjukan Seumapa Seueng Samlakoe adalah narasumber-narasumber yang dipilih. Wawancara pun dilakukan seara terbuka dan dapat diarahkan sesuai dengan kondisi di lapangan ketika wawancara berlangsung. Selain itu, pengumpulan data juga dilengkapi dengan penelusuran kepustakaan yang berhubungan dengan tradisi Seumapa Seueng Samlakoe serta perkembangannya. Tahapan penelitian selanjutnya adalah analisis terhadapa data yang diperoleh dari grup Seumapa Seueng Samlakoe. Berdasarkan hasil pemaparan diatas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa, eksistensi seumapa semakin berkurang dalam pelaksanaan upacara adat perkawinan di kabupaten Aceh Besar disebabkan faktor, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tradisi seumapa. Berkurangnya kepedulian pemerintah dan masyarakat ingin melakukan segala sesuatu secara praktis tanpa memakan waktu lama dalam pelaksanaan suatu tradisi. Keterbatasan para pelaku tradisi seumapa yang sudah lanjut usia sehingga tidak mampu melakukan seumapa.Kata Kunci: Eksistensi Budaya Seni Tutur Aceh, Perkembangan Teknologi Media dan Tradisi Seumapa Seueng SamlakoeWith these technological advancements, humans are required to be able to effectively and critically use and adapt to the various novelties that emerge. Advances in technology and information today have brought positive changes to human life. However, at the same time, negative impacts have also emerged that have become new challenges in various fields of human life, namely politics, economics, socio-culture, and so on. In the field of culture, changes and challenges are felt in the traditions of society that have emerged long before the development of technology and media. Especially in the field of speech art which was born from a time when people did not yet know the script. Society already has many entertainment alternatives that can be obtained anywhere and anytime, then one of the functions begins to decrease and even disappear. As a result, one by one the art of speech disappeared from society. Existence in Acehnese culture which is a diversity of traditions related to Acehnese speech art in the form of art that is presented using orally, such as seumapa, saga, nazam. Data collection was also carried out using interview techniques. The Seumapa Seueng Samlakoe group as well as the audience and fans of the Seumapa Seueng Samlakoe performance were the selected sources. Interviews are also conducted openly and can be directed according to conditions in the field when the interview takes place. In addition, data collection is also equipped with literature searches related to the Seumapa Seueng Samlakoe tradition and its development. The next stage of research is analysis of data obtained from the Seumapa Seueng Samlakoe group. Based on the results of the explanation above, the writer can conclude that the existence of seumapa is decreasing in the implementation of traditional marriage ceremonies in Aceh Besar district due to factors, the lack of public understanding of the seumapa tradition. The government's and society's concern is that they want to do everything practically without taking a long time to carry out a tradition. The limitations of the practitioners of such traditions are that they are elderly so they are unable to carry out such activities.Keywords: The Existence of Acehnese Speech Art Culture, Development of Media Technology and the Seumapa Seueng Samlakoe Tradition
KARAKTER MASYARAKAT PIDIE DALAM SASTRA LISAN SEUMAPA PADA PROSESI PERKAWINAN DI KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE Arismunandar, Arismunandar; Zaki, Achmad
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3975

Abstract

Julius Jacobs, seorang ahli kesehatan yang pernah bertugas di Aceh Tahun 1878 sampai menjelang akhir abad XIX, menulis: “Besarnya pengaruh Hindu atas penduduk asli setidaknya dapat diteguhkan oleh kenyataan tentang penggunaan nama-nama tempat dalam bahasa Hindu di mana istilahnya terdapat dalam bahasa Aceh. Pengaruh Hindu juga terhadap adat istiadat juga tidak perlu dilakukan lagi, terutama sekali bahwa kerajaan Hindu telah terbangun kuat hingga pertengahan abad pertama XVI ketika umat Islam menggantikan tempatnya dan benih-benih bulan sabit bertebaran luas terutama di atas runtuhan kerajaan Hindu tersebut. Penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan sesuatu, seperti kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang berkembang, proses yang sedang berlangsung, konsekuensi, atau kecenderungan yang sedang berlangsung, disebut sebagai penelitian deskriptif. Kabupaten Aceh Pidie menjadi lokasi penelitian dilakukan. Alasan peneliti ke lokasi ini adalah untuk mempelajari lebih jauh tentang adat masyarakat Aceh Pidie yang saling menikah dengan pantun berbalas (seumapa). Orang yang akan diwawancarai untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk penelitian adalah informan penelitian, atau Ahli Seumapa. Tujuan khusus penelitian yang dituangkan dalam rumusan penelitian adalah objek penelitian. Peneliti dapat belajar dari tiga informan selama wawancara bahwa pantun agama, nasihat, dan jenaka adalah jenis pantun yang juga sering digunakan dalam tradisi pernikahan Aceh. Para syekh juga memasukkan pantun religi, nasehat, dan jenaka dalam pantun seumapa. Para Syekh biasanya menggunakan isi pantun yang dibuat secara spontan dalam sajak mereka. Agar pendengarnya tidak bosan, para syekh menambah konten pantun jenaka agar pantunnya lebih memikat.Kata Kunci: Karakter Masyarakat Dalam Sastra Lisan Seumapa Pada Prosesi PerkawinanJulius Jacobs, a health expert who served in Aceh from 1878 until towards the end of the nineteenth century, wrote: "The magnitude of Hindu influence on the native population can at least be confirmed by the fact of the use of place names in Hindu language where the terms are found in Acehnese. There is no need to mention the influence of Hinduism on customs, especially since the Hindu kingdom had been firmly established until the middle of the 16th century when Muslims took their place and the seeds of the crescent moon spread widely, especially over the ruins of the Hindu kingdom. Research that aims to describe and interpret something, such as existing conditions or relationships, developing opinions, ongoing processes, consequences, or ongoing trends, is called descriptive research. Aceh Pidie Regency was the location where the research was conducted. The reason the researchers went to this location was to learn more about the custom of the Aceh Pidie people who marry each other with reciprocal rhymes (seumapa). The people who will be interviewed to obtain the information needed for research are research informants, or Seumapa Experts. The specific research objective stated in the research formulation is the research object. Researchers were able to learn from three informants during interviews that religious rhymes, advice, and jokes are types of rhymes that are also often used in Acehnese wedding traditions. The sheikhs also included religious rhymes, advice and jokes in their rhymes. The Sheikhs usually use spontaneous rhyme content in their poetry. So that their listeners don't get bored, the sheikhs add limerick content to make the rhymes more interesting.Keywords: Community Characters in Oral Literature, Seumapa in the Wedding Procession
KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN ACEH, PERAN BUDAYA DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK MASYARAKAT Arismunandar, Arismunandar; A Gani, Saifuddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.5098

Abstract

Indonesia adalah bangsa besar yang memiliki keragaman budaya. Setiap budaya memiliki kearifan-kearifan tersendiri dalam menyikapi permasalahan hidup yang dihadapi, termasuk di dalamnya kearifan dalam menyelesaikan konflik. Kearifan lokal dapat diartikan sebagai segenap pandangan atau ajaran hidup, petuah-petuah, pepatah-pepatah, dan nilai-nilai tradisi yang hidup dan dihormati, diamalkan oleh masyarakat baik yang memiliki sangksi adat maupun yang tidak memiliki sangksi. Pembahasan tentang kearifan lokal dalam konteks studi Islam akan lebih menekankan pada pendekatan sosiologis dan antropologis yakni dengan melihat Islam sebagai gejala budaya dan gejala sosial bukan hanya memaknai agama sebagai dogma dan doktrin. M. Amin Abdullah mengatakan bahwa agama tidak selalu harus didekati dengan pendekatan normatif, akan tetapi pendekatan historis menjadi sebuah keharusan. Pada konteks inilah Islam berkelitkelindang dengan budaya dan sejarah, sehingga memunculkan mozaik Islam baru dan bercorak dan berwatak lokal dalam hal ini Islam dalam warna budaya. Pendekatan penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Ibrahim (2018) menyatakan bahwa pendekatan kualitatif adalah cara kerja penelitian yang menekankan pada aspek pendalaman data demi mendapatkan kualitas dari hasil penelitian. Pola penyelesaian konflik dapat diketahui tingkat kemaafan yang diberikan oleh korban atau ahli waris korban. Jika kemaafan telah diberikan, maka para pemangku adat atau tetua gampong mengkompromikan atau bermusyawarah dengan pelaku atau ahli warisnya tentang jumlah di’iet yang harus dibayarkan oleh pelaku pidana. Biasanya pembayaran di’iet dilakukan dengan suatu upacara adat yang didalamnya terdiri atas kegiatan peusijuek dan peumat jaroe.Kata Kunci: Budaya dalam menyelesaikan konflik masyarakat
Co-Authors A Gani, Saifuddin Abd Rahman Abda Abda Abdul Rahman Abdul Saman Abdullah Pandang Achmad Zaki Adhar Arifuddin ADILA, NUR Aditiya Saputra Afriani, Dinar Afriantoni Afriantoni Ahlun Ansar Akma, Nur Syaidatul Aminuyati Amir, Rizki Muthmainnah Amiruddin, Ikramawati Amrah Amrah, Amrah Anangsya, Lisa Angreani Andi Wahed Andiko, Benny Annisa Zilky Zalsabila Ansar , Ahlun Ansar Ansar ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ardiansyah, Muh. Ardini, Muthia Syafira Arifuddin, Hikmayanti Arnidah, Arnidah Ashari, Alya Asmuni Asmuni Auliyah, Nurhasana Azzara Azwan, Anisah Bachtiar Bachtiar Baehaqi Besse Arwan Bulkis Bulkis Burhan, Imron Bustan Bustan, Bustan Cahyani, Ridho Ayu Dahliah, Dahliah Darmawangsa, Andi Dewi Hikmah Marisda Dwi Pita Reski Dwi Rati, Marliani Eka Saputra, Imran Ervianti, Ervianti Erwin Nurdiansyah Farida Febriati Fauzia Nazaruddin , Fitri Febrianty, Nur Khalisah Fitra Airiansyah Fitria, Adilah Wina Fitriyani Fitriyani H, Nurhikmah Habibi Habibi Hajir, Anjani Pratiwy Hamsu Abdul Gani Hamzah Upu Hardiawan , Hardiawan Hasan Hasan Herlina Herlina Herman Herman Hidayanti Arifuddin Hotimah Idrus, Nurabidah Ismail Tolla Jafar, Lutfiah Julia Mulyana Kadir, Evi Kurnia Kamaruddin, Syamsu A Khaerani, Khaerani Khaeruddin Khaeruddin Khatima, Asmahusnul Lilis Amalia, Lilis M. Said Zainuddin Manan, Sailan Marwah, Besse Masau, Darnianti Mertayasa, I Komang Miftah Fauzan, Muhammad Mochammad Imron Awalludin Monoarfa, Merrisa Muh. Said, Muh. Muhajir, Muhammad Al Muhammad Ardiansyah Muhammad Arsyad Muhammad Danial Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Sukri Mukhrima, Mukhrima Muliadi, Annisa Nurul Fitrah Musfirah Musfirah Mustafa Mustofa, Mustafa Mutmainnah, Iin Nawanti, Nawanti Nehemia, Sisilia Nenny Indrawati, Nenny Ningsi, Surya Ningsih, Dewi Ayuh Novike Bela Sumanik Nur Aisyah Nur Azizah Nurda Nurda Nurfadilah Nurfadilah Nurhidayah Nurhidayah Nurhikamh H, Nurhikmah H NURHIKMAH , NURHIKMAH Nurhikmah H Nurhikmah Nurhikmah Nuri Emmiyati, Nuri Nurlela Nurlela Putri, Andini Masya Putri, Naila Rahayu, Nur Misba Randa, Hasmi Ratnawati Ratnawati Riang Tati, Andi Dewi Rifdan . Rina Pratiwi Risnawati Risnawati Rosmiaty Djamaluddin Runniarsiti, Runniarsiti Salzabila, Salzabila Saphira, Nur Saptawati, Saptawati Saputri, Istika Indah Satriani Satriani Silvih, Silvih Sirajuddin Saleh Sitti Habibah Sri Ramdhani, Andi Suardi suardi suardi Suardi, Suardi Sukri, Riska Sulastri Sulastri Sumarlin Mus Syafaat, Andi Alya Rezeki Syarifah Balkis, Syarifah Tadius Tarrapa, Setrianto Tola, Ismail Tryfamanda, A. U'LA, St. Zahidatul Usman, Hikmawati Wahira3, Wahira Wandawari, Andi Wani, Sri Wilda Inayah Wiwik Handayani Yahya, Abdul Waris Yusuf, Astrid Naila Zainal, Nur Fitriani Zia-ulHaq, Muhammad Zul Fahmi