p-Index From 2021 - 2026
9.284
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JURNAL HUKUM Jurnal Pendidikan Karakter Journal of Education and Learning (EduLearn) Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan QIJIS (Qudus International Journal Of Islamic Studies) ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Potensia ARABIYAT JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Psikopedagogia Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Khazanah Pendidikan Jurnal Al-Tadzkiyyah Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Pedagogia: Jurnal Pendidikan At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Jurnal Daulat Hukum Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edukasia Islamika TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Metodik Didaktik Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Dinamika Ilmu Muaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Elementary Teachers Education Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Ta'lim MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Media Iuris SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Muaddib: Islamic Education Journal Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Applied Smart Electrical Network and System (JASENS) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Hikmah: Journal of Education Inovasi Kurikulum Action Research Literate (ARL) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Law Development Journal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Journal of Islamic Education and Innovation (JIEI) International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Tadris: Jurnal Pendidikan Islam At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner MILRev: Metro Islamic Law Review Ta'dib Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Cakrawala Maritim Jurnal Pendidikan Islam Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Manajemen Pendidikan EDUKASI Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Justice Dialectical Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam EDUMULYA: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Standar Proses Pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 1 Playen Aris Setyawan; Hendro Widodo
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.573 KB)

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran merupakan hal yang sangat penting pada sebuah lembaga sekolah. Dan pelajaran ismuba adalah ciri khas dan keunggulan dari sekolah Muhammadiyah. Berbagai masalah pada proses pembelajaran ismuba yaitu Perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran yang belum efektif. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana pelaksanaan standar prosesnya, sejauhmana target pencapaian kinerja pendidik dan upaya tindak lanjut dari hasil pencapaian pelaksanaan standar proses yang dilakukan oleh sekolah. Tujuannya untuk mengetahui pelaksanaan setandar proses pendidikan, untuk mengetahui tingakat pencapaian kinerja guru dan sekolah dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam proses pembelajaran, dan upaya tindak lanjut yang harus dilakukan oleh sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan subyek seluruh guru ismuba di SMK Muhammadiyah 1 Playen. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis data induktif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: pelaksanaan standar proses pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Playen sudah berjalan dengan baik, dan masih ada kekurangan yang harus diperbaiki oleh sekolah, walaupun sudah ada sebagian yang sudah terlaksana dengan baik. Perlu upaya tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru supaya menjadi guru yang lebih profesional.
Workshop sistem organisasi santri di pondok modern Darul Arqam Patean Kendal Jawa Tengah Djamaluddin Perawironegoro; Hendro Widodo; Suluri Suluri; Zunaidi Harahap
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2019): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.523 KB) | DOI: 10.20414/transformasi.v15i1.926

Abstract

[Bahasa]: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan santri tentang sistem organisasi yang terdiri dari struktur organisasi, budaya organisasi, manajemen sumber daya manusia, dan tujuan organisasi; (2) meningkatkan kemampuan santri dalam menyusun sistem organisasi yang baik untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah, metode penugasan, metode praktik, dan analisis perbandingan pretest dan posttest. Hasil dari pengabdian ini adalah (1) meningkatnya pengetahuan pengurus tentang pengelolaan organisasi berbasis sistem dengan memberdayakan struktur organisasi yang baik, budaya organisasi yang kuat, dan sumber daya manusia yang direncanakan. Dibuktikan dengan hasil analisis deskriptif rata-rata nilai pretest dan posttest yang meningkat, korelasi dan signifikansi korelasi yang kuat yaitu 0,706 dan 0,000. Namun pada aspek pengaruh belum menunjukkan nilai pengaruh yang signifikan dengan nilai t hitung 1,220 dan sig. 0,232.; (2) meningkatnya kemampuan santri dalam menyusun kegiatan-kegiatan terkait dengan struktur organisasi, sosialisasi budaya organisasi, pengelolaan sumber daya manusia, dan menentukan visi organisasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan sistem organisasi dengan metode workshop dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan santri dalam berorganisasi sehingga membantu mereka dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Kata Kunci: sistem organisasi; santri; pesantren [English]: The purposes of this community service program are to (1) increase students’ knowledge about the organizational system consisting of organizational structure, organizational culture, human resource management, and organizational goals; (2) improve the ability of students to compile a good organizational system which able to achieve organizational goals effectively and efficiently. The method used was the lecture, assignment, practice, and comparative analysis of the pretest and posttest. The results of this community service are (1) the increase of students’ knowledge about managing a system-based organization by empowering a good organizational structure, strong organizational culture, and supported the human resources. It is shown by the results of the descriptive analysis where the average score of pretest and posttest get higher, strong correlation and its significance reach 0.706 and 0.000. However, the aspect of influence has not yet yield a significant value with t value of 1,220 and sig. 0.232 .; (2) the increase of students ability to compile activities related to organizational structure, socialization of organizational culture, management of human resources, and determining the organization's vision. The results of this community service reveal that the organization's training system using the workshop method can improve the knowledge and abilities of students in the organization to help them achieve organizational goals effectively and efficiently. Keywords: organizational system; students; pesantren
Pragmatisme Instrumental Dalam Sketsa Pendidikan Islam Di Indonesia Hendro Widodo
Edukasia Islamika Volume 4, Number 2 2019, Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Institut Agama Islam Negeri Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v4i2.2297

Abstract

This article aims to provide a theoretical and practical picture of sketches of Islamic education in Indonesia in an instrumental pragmatism paradigm. The style of Islamic education in Indonesia is implemented in a Pragmatic-Instrumental pattern, which is seen in the practical application of the learning process in formal educational institutions, both from the educational objectives to be achieved, the concept of the teacher and the method of learning. Pragmatism-style education has placed humans as the measure of everything. Education is not only intended to gain knowledge but also to gain expertise. This gives an equal portion of what will be achieved in the affairs of the world and the hereafter. The concept of the balance of the hereafter is relevant to national education goals that the purpose of national education is the development of the potential of students to become human beings who believe in and fear God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, capable, creative, independent and become democratic citizens. and responsible. Therefore, education becomes an instrument to develop all aspects of human potential.
PEMBERDAYAAN MASJID. UPAYA MEMBENTENGI GENERASI PENERUS DARI EFEK NEGATIF PERKEMBANGAN ZAMAN DUSUN KRAPYAK WETAN, PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL Hendro Widodo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.307

Abstract

Pergaulan remaja saat ini sudah memasuki babak yang lebih berbahaya daripada tahuntahun sebelumnya. Kita dapat menyaksikan banyaknya tindak kriminalitas ataupun kenakalankenakalan reamaja yang ada disekitar kita. Remaja saat ini banyak menirukan tindakan–tindakan yang tidak pantas yang ada di internet maupun media lainnya. Kebanyakan anak-anak maupun remaja kurang memiliki bentang yang kuat dalam diri mereka untuk membentengi diri dari pengaruh dunia luar. Di Dusun Krapyak Wetan yang merupakan perbatasan daerah kota dengan desa dimana msyarakatnya sudah heterogen menimbulkan banyak masuknya budaya dari luar ke Dusun Krapyak Wetan. Memberdayakan kegiatan masjid bagi generasi muda merupakan salah satu upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan zaman.
Revitalisasi Sekolah Berbasis Budaya Mutu Hendro Widodo
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 2 (2018): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v7i2.4139

Abstract

In the context of education, quality includes inputs, processes, and outputs. The three elements are interconnected. That is, to produce a quality educational output, influenced by the process of education, and quality education process will be able to produce better output if supported by the input of quality education as well. Schools can be said to be of quality if the inputs, processes, and output of education can meet the requirements demanded by users of education services, both internal and external. In this case, school quality management is the ability of schools to utilize educational resources both human and non-human resources to improve the ability of inputs, processes, and outputs of education to meet the requirements demanded by users of education services (stakeholders). Keywords: Revitalization, Schooling, and Quality Culture. AbstrakDalam konteks pendidikan, mutu mencakup input, proses, dan output. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan. Artinya, untuk menghasilkan output pendidikan yang bermutu, dipengaruhi oleh proses pendidikannya, dan proses pendidikan yang bermutu akan dapat menghasilkan output yang lebih bermutu bilamana didukung oleh input pendidikan yang bermutu pula. Sekolah dapat dikatakan bermutu jika input, proses dan output pendidikannya dapat memenuhi persyaratan yang dituntut oleh pengguna jasa pendidikan, baik internal maupun eksternal. Dalam hal ini, manajemen mutu sekolah merupakan kemampuan sekolah dalam mendayagunakan sumber daya pendidikan baik sumber daya manusia maupun non manusia untuk meningkatkan kemampuan input, proses dan output pendidikan guna memenuhi persyaratan yang dituntut oleh pengguna jasa pendidikan (stakeholders).  Kata Kunci: Revitalisasi, Sekolah, dan Budaya Mutu.
DEVELOPING TAHFIZ CURRICULUM IN MAN 2 KULON PROGO DURING THE PANDEMIC COVID-19 Rina Sarifah; Asnawi Wijayanto; Hendro Widodo
Indonesian Journal of Elementary Teachers Education Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : The University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijete.v2i2.5324

Abstract

This research started from curiosity about the role in developing the Tahfiz MAN 2 Kulon Progo curriculum during the Covid-19 pandemic. This study aims to determine the extent of the development Tahfiz MAN 2 Kulon Progo curriculum during the Covid-19 pandemic. The method in this study is qualitative research, the subject of the research is several PAI teachers who also become tahfiz supervisors with data collection techniques using interviews and documentation. The results of this study are 1) the basis for curriculum development based on the mandatory tahfiz from the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia, namely creating high-intellectual Qur'an memorizers, 2) the basis for curriculum development based on the number of students who have embryos memorizing the Qur'an, 3) The basic curriculum development aims to explore the potential of students who have a good reading but do not yet have memorized the Qur'an, 4) the basis for curriculum development is to support religious understanding competence, and 5) the basis for curriculum development is to preserve religious scientific traditions. The conclusion of curriculum development is to create memorizers of the Qur'an, assist students in memorizing the Qur'an and assist students in making it easier to achieve the desired competencies.
The Urgency of Holistic Education in Muhammadiyah Schools Hendro Widodo; Sutrisno Sutrisno; Farida Hanum
AT-TA'LIM Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1347.24 KB) | DOI: 10.15548/jt.v26i2.549

Abstract

This article focuses on the importance of implementing holistic education in Muhammadiyah schools. The essence of education is to develop the full potentials of humanity covering the potentials of cognitive, emotional, social, spiritual, creativity, and physical. The six potential humanities are a unity, which means a potential can be developed through another potential. Partial views of teachers on the potential of students have implications for non-intact practice of education in schools that make split personality on students. Muhammadiyah education as a part of the national education system is the mandate of the constitution to produce holistic man through education in Muhammadiyah schools. This article is based on research results at Muhammadyah Sleman Yogyakarta Elementary School.
Manajemen Perubahan Budaya Sekolah Hendro Widodo
MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.739 KB) | DOI: 10.14421/manageria.2017.22-05

Abstract

Change ability of a school is determined by the extent to which the school’s member have power in carrying and managing change. The changes may occur within the school environment or outside the school that influence the changes toward the school itself. The shifts that occur within the school may not necessarily alter the school thoroughly, but usually preceded by a process of cultural transformation. The success of school’s cultural shifts depends on the change management applied. Therefore, any changes that happen requires a change management so that the alteration at the school is the result of school’s community values and directed from the community itself, so the impact would lead to a positive change.
INNOVATING STUDENT ADMISSION USING NEUROSCIENCE PERSPECTIVE: LEARNING FROM MUHAMMADIYAH VOCATIONAL SCHOOLS Mohammad Jailani; Djamaluddin Perawironegoro; Hendro Widodo
MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/manageria.2021.62-14

Abstract

The pandemic COVID-19 has opened new horizons in all parts of the world, including in education. Educational institutions must make breakthroughs related to the number of student admissions, which has decreased significantly, especially at Vocational School of Muhammadiyah 3 Yogyakarta. The purpose of this study was to find a promotion model for student admissions from a neuroscience perspective at Vocational School of Muhammadiyah 3 Yogyakarta. This study uses a qualitative method. The subjects of this study were the principal, the vice principal for student affairs, the vice principal for public relations, the head of the admission committee, and the prospective students. Researchers used observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, namely data reduction, display data, and conclusion drawing/verification data. This study indicates that neuroscience as a brain approach (cortex prefrontal) can attract the sympathy of prospective new students to study at Vocational School of Muhammadiyah 3 Yogyakarta. It is a solution to meet the target group for majors at school. This research has implications for school management and Islamic education management in student admission department.
PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING SEBAGAI BASIS PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013 Hendro Widodo
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.307

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan braind based learning sebagai basis pembelajaran dalam kurikulum 2013. Keberhasilan pembelajaran dalam arti tercapainya standar kompetensi, sangat bergantung pada kemampuan guru mengolah pembelajaran yang dapat menciptakan situasi yang memungkinkan peserta didik belajar. Pendekatan pembelajaran BBL sejalan dengan konseptual pendidikan holistik. Hal ini dadasari oleh pemikiran bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda dan itu merupakan fitrah manusia. Potensi yang dimiliki peserta didik dikembangkan lewat proses pendidikan sehingga mendistorsi makna pendiidkan bila proses pendidikan mengabaikan salah satu potensi tersebut.   Hal ini pulalah yang dikembangkan dalam kurikulum 2013, bahwa orientasi pencapaian kompetensi peserta didik di arahkan pada pencapaian kompetensi holistik yaitu dari kompetensi sikap spiritual dan sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi ketermapilan/psikomotorik.
Co-Authors Addinia Rizki Sabili Afnan Subekti Ahmad Muhammad Diponegoro Ahmed Kheir Osman Aisyah Ayun Khoirurrizki Alfarabi Alfarizi, Ahmad Faroch Amirin, Zainal Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andri Winjaya Laksana, Andri Winjaya Andrianto Budi Santoso Anindya Chasti Pelita Anis Mashdurohatun Anita Aprilia Annisa, Aulia Aris Setyawan Asnawi Wijayanto Astuti Budi Handayani Avanti Vera Risti P, Avanti Vera Azhiim, Raul Adam At Thariq Berutu, Khalisha Awliya Budi Santosa, Achadi Chatarina Umbul Wahyuni Dani Ratrianasari Derick Yunanda Desfa Yusmaliana Diah Ayu Lestari Dian Pramana Djunaedi, H. D. Dwi Sulisworo Facatle, Firman Fadillah Ahmad Nur Faizah Ayu Yuniarti Farhan Farhan Farida Hanum Faris Irfanuddin Feli Feli Gamal Abdul Nasir Zakaria Ganjar Rachmawan Adiprana Hafidh Nur Fauzi Handayani, Astuti Budi Hapizi, M Hasanah, Enung Hidayati, Dian Ika Maryani Inggi Desyliana Isti, Istiqomah Faiz iswanto iswanto Jadid, Sultan Jailani, Mohammad Joessianto Eko Poetro, Joessianto Eko juliani, wikanti iffah Kristiawanto Lalu Wire Sanni Atmaja Mahdee Maduerawae Mahyudin Ritonga Maknin, Nur Afifah Khurin Malana, Bita Masdaudi, Muhammad Royan maya veri oktavia Mgr Sinomba Rambe Mhd. Lailan Arqam Mochammad Imron Awalludin Mohammad Basuki Rahmat, Mohammad Basuki Mohammad Jailani Mohammad Jailani Mohammad Jailani Mohammad Jailani Mohammad Jailani Mohammad Jailani Muhammad Aufakumara Sucipta Muhammad Danial Muhammad Danial Muhammad Dzulqarnain Izzuddien Abdul Ahad Muhammad Junaidi Mundzirin Yusuf Munirah Kusnadi, Munirah Munzir Munzir, Munzir Nafisati, Novi Narendas, Orrochelcya Mardly Narendas, Orrocherrya Mardly Nuniek Rahmatika Nur Hidayah Nuraini, Febritesna Nurdianto, Talqis Nurfitrianti Nurfitrianti Ogyaningrum oktavia, maya veri Oktavianto, Sidiq Wahyu Osa Agil Pratama Osman, Ahmed Kheir Panji Hidayat Pradikta, Zendy Rafik Tri Hardian Rafika Dwi Rahmah MZ Rahaded, Umar Rahmat Ryadhush Shalihin Raniya, Pudyas Tataquna Raul Gindo Cahayao Reza Octavia Kusumaningtyas Rina Sarifah Risky, Abu RR. Ninik Barokatul Khasanah Sabili, Addinia Rizki Sabili, Addinia Rizki Sa’diyah, Aminatus Selamat Selamat Shalihin, Rahmat Ryadhush Sidiq Purnomo Silmi, Thoriq Aji Siswanto, Moh Aris Siti Aisyah Siti Fatimah Siti Fatimah Sukirman Sukirman SULASTRI Suluri Suluri Sumarno Sumarno Sumaryati Sutrisno Sutrisno Suwandi Suwandi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi, Suyadi Suyatno Suyatno Tito Restu Tantowi Triyanto, Toni Tukinem Tukinem Tukinem Tukinem Umam Mufti Urip Mudjiono, Urip Venti Venti Venti, Venti Wahid Hasim Wahyudi, Nanang Waluyo Erry Wahyudi Wantini Wantini Wantini Wantini Wardana, Budi Aditya Widiyoko, Setiawan Wikanti Iffah Juliani wikanti iffah juliani Wisnu Giri Antoro Wiwik Okta Susilawati Wulandari, Isti Yoga Yuniadi Yudi Andika Yudi Candra Hermawan Yunita, Laili Zunaidi Harahap