Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Membaca Murid Sekolah Dasar Kelas Tinggi di Era Intenet (The Reading Behavior of High Grade Elementary School Students in the Internet Age) Sultan Sultan; Muhammad Rapi; Asri Ismail; Suardi Suardi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i2.13487

Abstract

This study aims to explain the reading behavior of high school and elementary school students in the internet era. The research was designed with a quantitative-comparative descriptive approach. The data source is elementary school students at SD Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar City. Data collection is done through a questionnaire. Research data analysis was carried out through the stages: data management, data analysis, and interpretation of the results. The results of the study show that: (1) the presence of the internet has changed reading behavior from print to online. Reading activity is not a priority activity for students to do when using the internet, (2) gender has an influence on reading behavior. Male and female students differ in their use of the internet, their interest in reading topics of fiction and non-fiction, and their efforts to obtain reading materials.Penelitian ini bertujuan mengeksplanasi perilaku membaca murid sekolah dasar kelas tinggi di era internet. Penelitian dirancang dengan pendekatan deskriptif kuantitatif-komparatif. Sumber data adalah murid sekolah dasar SD Islam Athirah Bukit Baruga Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui angket. Analisis data penelitian dilakukan melalui  tahapan;  pengelolaan data, analisis data, dan penafsiran hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kehadiran internet telah mengubah perilaku murid sekolah dasar kelas tinggi. Dalam aspek perilaku membaca, murid sekolah dasar mengalami pergeseran perilaku dari membaca bahan tercetak ke membaca bahan online. Aktivitas membaca bukan merupakan aktivias prioritas yang dilakukan murid dalam pemanfaatan internet. (2) Variabel gender memiliki pengaruh terhadap perilaku membaca murid sekolah dasar kelas tinggi. Murid laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan dalam pemanfaatan internet, kegemaran dalam topik bacaan fiksi dan nonfiksi, dan usaha memperoleh bahan bacaan. 
Peningkatan Pemahaman Warga Desa Sokkolia Tentang Pengolahan Ubi Jalar Menjadi Produk Kripik Berbagai Rasa Andika Isma; Amiruddin; Dewi Fatmarani Surianto; M Miftach Fakhri; Asri Ismail; Asis Nojeng; Rosidah
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 1 (Februari 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i1.26

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu produk pangan yang memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desa Sokkolia memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan dan diolah menjadi berbagai produk lain, seperti roti, biskuit, kiripik, dan sebagainya. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan pada Bulan Agustus – November 2022 di Desa Sokkolia, Kabupaten Gowa. Metode Pengabdian terdiri dari ceramah, diskusi, praktek, dan evaluasi. Dari hasil evaluasi, diperoleh simpulan bahwa pengetahuan serta keterampilan warga Desa Sokkolia meningkat utamanya dalam pemanfaatan ubi jalar menjadi kripik berbagai rasa.
PKM Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru di Kabupaten Sidrap Sudarmanto Jayanegara; Asri Ismail; Asis Nojeng; Muhammad Fajar B; Dary Mochamad Rifqie; Muhammad Akil; Fhatiah Adiba
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.87

Abstract

Kualitas suatu pendidikan dapat ditingkatkan melalui berbagai langkah salah satunya adalah lewat penelitian tindakan kelas (PTK). Lewat PTK ini mutu pendidikan di Indonesia dapat ditingkatkan dengan memperbaiki proses belajar di dalam maupun di luar kelas. PTK merupakan hal yang penting sehingga wajib dilaksanakan pada semua sekolah-sekolah di Indonesia, salah satunya sekolah yang ada di Kabupaten Sidrap. Metode Pelaksanaan Pengabdian yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi. Peserta kegiatan merupakan guru-guru sekolah, baik guru sekolah dasar maupun sekolah menengah ke atas di Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari pada bulan Januari 2023 dan dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sidrap.
PKM Gerakan Literasi Sekolah Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Peran Guru Di Tingkat Sekolah Dasar Se-desa Goarie Juanda Juanda; Aslan Abidin; Salam; Sunaely; Reskiana; Asri Ismail; Asis Nojeng
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.92

Abstract

Hal yang paling mendasar dalam praktik literasi adalah kegiatan membaca. Tujuan pelaksanaan PKM Gerakan Literasi Sekolah di tingkat sekolah dasar di Desa Goarie, yaitu menguatkan pendidikan karakter siswa dengan gerakan literasi sekolah melalui peran guru di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ada beberapa tahap, yakni, observasi, pelaksanaan ,serta evaluasi. Mitra PKM adalah Guru SD di Desa Goarie. Hasil kegiatan PKM adalah meningkatkan peran guru SD dalam gerakan literasi di tingkat sekolah dasar di Desa Goarie. Setelah diadakan PKM gerakan literasi sekolah ada perubahan yang signifikan dalam pengembangan literasi di sekolah oleh para guru dengan rutinnya dilakukan membaca 15 menit sebelum pembelajaran inti dimulai.
PKM Digitalisasi Pembelajaran: Meningkatkan Literasi Digital Melalui Aplikasi Kinemaster Asri Ismail; Asis Nojeng; M. Miftach Fakhri; Rosidah; Asham Bin Jamaluddin
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.191

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menggali potensi penggunaan teknologi dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar melalui pemanfaatan aplikasi Kinemaster sebagai alat pembelajaran yang inovatif. Literasi digital menjadi unsur kunci dalam kesuksesan individu dalam masyarakat berbasis teknologi informasi saat ini, dan penerapan teknologi multimedia seperti Kinemaster dapat berperan penting dalam mencapai tujuan ini. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pelatihan kepada peserta, terutama pelajar dan guru, dalam penggunaan aplikasi Kinemaster untuk membuat konten multimedia yang mendukung pembelajaran. Peserta diajarkan cara mengedit video, menambahkan elemen-elemen multimedia, dan memproduksi materi pembelajaran yang menarik dengan aplikasi ini. Hasil dari kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan literasi digital peserta, peningkatan kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan pembelajaran, dan peningkatan minat mereka dalam eksplorasi kreatif melalui multimedia. Selain itu, PKM ini menghasilkan berbagai konten pembelajaran multimedia yang dapat digunakan oleh peserta sebagai sumber belajar tambahan dan dapat dibagikan dengan masyarakat secara lebih luas. PKM ini memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan literasi digital di kalangan pelajar, memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, dan menciptakan kesempatan bagi peserta untuk menjadi produsen konten multimedia yang lebih terampil dan bertanggung jawab. Selain itu, pemanfaatan aplikasi Kinemaster sebagai alat pembelajaran dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih modern dan menarik.
PKM Pengembangan Literasi Digital: Membuat Cerita Rakyat Komik Digital Kabupaten Majene Asis Nojeng; Asri Ismail; M. Miftach Fakhri; Dary Mochamad Rifqie; Muhammad Ansarullah S. Tabbu
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.192

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat sekolah yaitu guru dan siswa melalui pengembangan cerita rakyat dalam bentuk komik digital menggunakan aplikasi Canva. Literasi digital menjadi keterampilan yang sangat penting dalam era teknologi informasi saat ini, dan penggunaan media visual seperti komik dapat menjadi alat yang efektif dalam membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan bimbingan kepada peserta dalam menggunakan aplikasi Canva untuk membuat cerita rakyat dalam bentuk komik digital. Selama pelatihan, peserta diberikan panduan tentang cara menggambarkan cerita rakyat secara visual, mengintegrasikannya dengan teknologi digital, dan menyajikannya dalam format komik yang menarik. Selain itu, peserta juga diajarkan tentang penggunaan media sosial dan platform digital lainnya untuk berbagi karya mereka. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan literasi digital peserta, peningkatan apresiasi terhadap warisan budaya lokal melalui pengembangan cerita rakyat, dan peningkatan keterampilan kreatif dalam menggunakan teknologi digital. Selain itu, hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas peserta yaitu guru dan siswa menunjukkan respon positif dan baik atas pelatihan yang telah dilakukan. Dengan demikian, PKM ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan literasi digital dan mempromosikan warisan budaya lokal melalui teknologi digital, serta memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam dunia digital yang terus berkembang.
Improving the Skills of High School Teachers in Pinrang Regency in Utilizing Quizizz Application as Gamification-Based Interactive Learning Media Muhammad Ansarullah S. Tabbu; Asri Ismail; Akhmad Affandi; Asham Bin Jamaluddin; Nurdin; Indrayani
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 1 (Februari 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i1.324

Abstract

The role of teachers in creating interactive and interesting learning is very important in today's digital era. This Community Service Program (PKM) aims to improve the skills of high school teachers in Pinrang Regency in using the Quizizz application as a gamification-based interactive learning media. Through training and mentoring, this program seeks to overcome the obstacles of limited teacher skills in utilizing interactive learning technology. Observations and interviews show that most teachers are not familiar with the Quizizz application, which has an impact on low student motivation and learning outcomes. This PKM is implemented through training and mentoring methods at the Pinrang Regency Education Office. The training results show a significant increase in teachers' understanding and skills using the application, which directly improves teacher creativity and student learning motivation. This program is expected to improve the quality of learning and have a positive impact on student learning outcomes in Pinrang District.
Pelatihan Dramatic Reading untuk Peningkatan Kualitas Role Playing Siswa SMA Negeri 3 Takalar Asis Nojeng; Faisal Faisal; Asri Ismail; Abdul Haliq; Edi Suhardi Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12688

Abstract

This community service program aimed to improve students’ role-playing quality through dramatic reading training at SMA Negeri 3 Takalar. The program was initiated in response to the school’s need to develop more active, expressive, and practice-based language and literature learning. The main problems faced by the partner school included students’ low self-confidence in performing in front of the class, limited ability to read texts expressively, insufficient understanding of characters in texts, and the need to strengthen teachers’ creative teaching strategies. The program was implemented through several stages, namely preparation, development of training materials, implementation of dramatic reading training, mentoring of role-playing practice, video documentation, evaluation, and reflection. The results showed that dramatic reading training improved students’ ability to read texts with better intonation, articulation, expression, and appreciation. Students also demonstrated increased confidence in performing, improved understanding of characters, and better collaboration in groups. For teachers, this program provided an alternative strategy for teaching language and literature in a more communicative, creative, and engaging way. In addition, the program produced several outputs, including training materials, dramatic reading practices, instructional video documentation, and a community service scientific article. Therefore, dramatic reading training can be considered an effective learning strategy to improve the quality of role playing, language skills, self-confidence, and students’ literary appreciation at school.
ANALISIS MOOD PENYIDIK DALAM PERCAKAPAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA UMUM DI KEPOLISIAN Deni Indrawan; Asri Ismail; Muh. Ikbal; Daudi Richard Malusu
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2025): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v7i2.12291

Abstract

The investigation of general criminal offenses exhibits several implementation-related phenomena, including wrongful arrests and an overreliance on eliciting confessions from examinees. This study focuses on the investigative process as reflected in the verbaal van verhoor (interrogation record). Within investigative interactions, the object of analysis is the investigator’s MOOD system. MOOD is selected because, as a linguistic resource within the interpersonal meaning domain of Systemic Functional Linguistics, it constitutes the lexicogrammatical basis through which investigators organize meaning exchange in investigative conversations in accordance with particular aims or interests. This research adopts a critical qualitative approach, employed to critically and emancipatorily uncover the realities of investigators’ language use. The study is designed as a case study, examining a general criminal case at the investigation stage within the police institution. The findings indicate that investigative conversations in this case contain 25 instances of MOOD usage by the investigator. The investigator's dominant status and the pursuit of confession drive the interaction, as shown by these results. This study makes two concrete contributions: (1) serving as a reference for the development of emancipatory investigative questioning instruments, and (2) informing the development of teaching materials for forensic linguistics courses using a Systemic Functional Linguistics approach. Future research may employ comparative units drawn from other criminal cases or specific contexts, such as doctor-patient interactions
MEME POLITIK SEBAGAI KRITIK WACANA DALAM AKUN FACEBOOK KOMIKKITA: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH Asri Ismail; Muhammad Saleh; Agung Rinaldy Malik; Salam Salam; Abd Rahim
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2023): Language and Culture Studies
Publisher : LP2M UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v5i2.5936

Abstract

Meme politik  Komikkita.com  mengkonstruksi  wacana  ideologis  sebagai  sebuah  bentukmanifestasi demokrasi dalam era digitalisasi. Keberanian Komikkita.com mengkritisi elit politik lintas parta dengan tegas menjadi daya tarik tersendiri untuk dikaji lebih dalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh dari akun Komikita.com melalui Facebook dan Instagram. Teori yang diterapkan adalah analisis wacana kritis Fairclough yang terdiri dari analisis teks, praktik diskursif dan sosiokultural. Penelitian ini mengkaji bagaimana meme media sosial mengkonstruksi wacana yang berkembang di Indonesia saat ini, ideologi apa yang ingin disampaikan dan untuk siapa ideologi tersebut dibuat. Di samping itu, kajian ini dilakukan untuk menganalisis konteks sosial dan budaya yang menjadi latar belakang meme politik tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa meme Komikkita.com mengkonstruksi citra dan wacana negatif tentang politisi yang mengkir dalam penyelidikian KPK serta orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi serta kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Pada analisis praktik diskursif, ideologi yang disampaikan melalui meme-meme tersebut ditujukan kepada elit politik dan pihak-pihak yang terkait dengan kasus-kasus yang dibahas. Respons masyarakat menunjukkan bahwa ideologi yang disampaikan melalui meme diterima dan didukung oleh pembaca. Pada analisis sosiokultural dapat dipahami bahwa praktik korupsi dan pelanggaran HAM saat ini masih menjamur di Indonesia yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap elit politisi. Hadirnya meme ini sebagai bentuk kritik wacana terhadap isu yang berkembang saat ini.