p-Index From 2021 - 2026
7.545
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) DIKSI Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra English Review: Journal of English Education KEMBARA Sawwa: Jurnal Studi Gender Indonesian Language Education and Literature Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Semiotika Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Journal on Education Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Hasta Wiyata Linguistik Indonesia Jurnal Pendidikan Edutama Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Widyaparwa Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Aksara Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya El Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Fungsi Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Tradisi Baantaran Jujuran Serah Terima Suku Banjar di Kalimantan Selatan Nabilla; Anang Santoso; Ah. Rofi'uddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3138

Abstract

Tradisi baantaran jujuran merupakan salah satu tradisi sebelum melakukan pernikahan. Pihak calon mempelai laki-laki beserta rombongan keluarga mendatangi rumah calon mempelai wanita dengan melakukan prosesi penyerahan uang jujuran dan barang jujuran (barang pelengkap seserahan). Baantaran jujuran dipandu oleh pembawa acara dan sambutan oleh perwakilan pihak calon mempelai laki-laki dan sambutan dari pihak calon mempelai wanita. Tuturan yang disampaikan perwakilan dari pihak masing-masing kedua mempelai memiliki maksud yang ingin disampaikan. Tindak tutur dalam baantaran jujuran menarik untuk dikaji pada kebahasaanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif dalam tradisi baantaran jujuran serah terima suku Banjar di Kalimantan Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah kata, frasa, atau kalimat berupa tuturan pada saat proses tradisi baantaran jujuran yang mengandung fungsi tindak tutur direktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah para partisipan yang melakukan tuturan dalam peristiwa tradisi baantaran jujuran serah terima tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode teknik rekam, simak, dan catat. Observasi langsung untuk mengamati fenomena dan wawancara mendalam menggali data yang berkaitan erat dengan baantaran jujuran sesuai cara pandang masyarakat suku Banjar. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian, yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam baantaran jujuran ditemukan fungsi-fungsi tindak tutur ilokusi yaitu: (1) fungsi tindak tutur direktif mengajak, (2) fungsi tindak tutur direktif meminta, (3) fungsi tindak tutur direktif menyuruh, dan (4) fungsi tindak tutur direktif menasihati.
Pemanfaatan Media Wordwall Berbantuan Anagram dalam Meningkatkan Imajinasi Keterampilan Menulis Teks Fantasi Hikma, Nurul; Anang Santoso; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4551

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan bagaimana pemanfaatan media Wordwall dengan dukungan anagram dalam meningkatkan imajinasi dan keterampilan menulis teks fantasi di era digital. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memberikan deskripsi dan penjelasan yang komprehensif terkait penggunaan media Wordwall. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan materi penelitian dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal ilmiah, literatur, dan publikasi lain yang dianggap relevan. Pendapat beberapa ahli menjadi dasar dalam mendeskripsikan dan menjelaskan data yang dikumpulkan selama proses rincian. Variabel penelitian mencakup segala bentuk yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dianalisis, memastikan penelitian mencapai kedalaman pemahaman dan kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, terutama melalui media Wordwall, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, khususnya dalam meningkatkatkan imajinasi keterampilan menulis teks fantasi. Dengan bantuan Wordwall, pembelajaran menjadi lebih efisien dan membantu baik guru maupun siswa. Kesimpulan dari penulisan ini adalah pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang berbagai media yang dapat digunakan untuk mengajar teks fantasi.
Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Wildaniati, Yunita; Santoso, Anang; Dewi, Radeni Sukma Indra
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2024): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/elementary.v10i1.9015

Abstract

Pembelajaran matematika di madrasah ibtidaiyah memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan adaptif peserta didik. Namun, aspek tersebut seringkali dihadapkan pada kendala rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan sikap peserta didik terhadap matematika di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Lampung Timur. Metode pre-eksperimental dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok tanpa kelompok kontrol dipilih untuk mengukur perubahan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik setelah penerapan pembelajaran berbasis masalah, ditandai dengan peningkatan rata-rata skor dari pretest ke posttest. Selain itu, peserta didik juga menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri yang lebih tinggi terhadap matematika. Kata Kunci: Matematika Madrasah Ibtidaiyah; Pemecahan Masalah
Fungsi dan bentuk metafora pada Patu Mbojo Maisaroh, Siti; Santoso, Anang; Roekhan, Roekhan
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v7i4.1070

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis metafora konseptual pada Patu Mbojo. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Teknik baca dilakukan untuk menemukan data-data metafora konseptual pada patu Mbojo. Kemudian teknik catat yaitu mencatat data yang diperoleh dari hasil membaca. Data penelitian diperoleh dari buku Patu Mbojo: Struktur, Konsep Pertunjukan, Proses Penciptaan, dan Fungsi karya Ahmad Badrun. Proses analisis data terdiri dari tiga tahap: reduksi data, penyajian dan analisis data, serta penarikan simpulan. Metafora konseptual mengungkap tiga jenis utama dalam Patu Mbojo: struktural, orientasional, dan ontologis. Metafora ini memanfaatkan alam, tubuh manusia, dan pengalaman sehari-hari untuk menggambarkan konsep abstrak. Selain estetika, metafora juga menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan, sekaligus menjadi wadah nilai-nilai moral dan edukasi masyarakat Bima-Dompu. Dengan demikian, Patu Mbojo tidak hanya karya sastra, tetapi juga cerminan cara berpikir, nilai, dan kearifan lokal masyarakat.
EXPLORING THE IMPACT OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS (CDA) ON ENHANCING 21ST CENTURY TEACHERS’ CRITICAL READING ABILITIES Sari, Cut Purnama; Santoso, Anang; Roekhan, Roekhan; Susanto, Gatut
English Review: Journal of English Education Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v12i1.9125

Abstract

This research aims to investigate the relationship between critical reading abilities and critical discourse analysis (CDA) competencies among future 21st century educators, emphasizing the critical necessity for these educators to possess such skills in today's demanding educational landscape. A sample of 70 prospective teachers was analyzed to determine the interconnection between their abilities in critical reading abilities and CDA, with an exploration into how one skill may influence the other. Additionally, the study examines the role of cognitive style—specifically, field-independent and field-dependent thinking—as a moderating factor in this relationship. Findings indicate a significant positive impact of CDA capabilities on critical reading abilities, suggesting that proficiency in analyzing discourse critically enhances one's ability to read with a critical eye. Furthermore, the study reveals no significant difference in CDA and critical reading abilities between participants categorized as field-independent thinkers versus those identified as field-dependent thinkers. These outcomes highlight the need for further research to explore additional factors that may affect the development of critical reading and discourse analysis skills. The study concludes with a call for educational strategies that integrate both critical reading and CDA competencies, considering the varied cognitive styles of learners. 
M.A.K. Halliday’s Actualization of linguistic flows in text-based BIPA Learning Rahmawati, Ida Yeni; Santoso, Anang; Taufiqurrahman, Febri; Hyink, Sean
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11 No 1 (2024): January 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v11i1.3393

Abstract

BIPA teaching today uses a text-based approach as an approach that is believed to be able to help students understand Indonesian language texts. This study aims to explain the actualization of M.A.K.Halliday's linguistic flow in text-based BIPA learning. Qualitative descriptive is a research method used with a content analysis approach. The data for this research were obtained from document data and literature studies. Based on an in-depth analysis, seven types of language functions were found according to Halliday's theory, which are contained in the book My Best Friend Indonesia BIPA. The language functions are (1) informational, (2) directive, (3) contextual, (4) interactional, (5) expressive, (6) poetic, and (7) metalingual. Thus, the book Sahabatku BIPA 7 contains seven language function values, which are in line with Halliday's views in Systemic Functional Linguistics (LFS).
FORMS OF LOCAL WISDOM IN THE SPEECH DISCOURSE OF THE PUGER FISHERMEN COMMUNITY, JEMBER Fuad, Akhmad Dzukaul; Santoso, Anang; Pratiwi, Yuni; Roekhan, Roekhan; Thampu, Sainee
LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2025): LiNGUA
Publisher : Laboratorium Informasi & Publikasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ling.v20i2.35734

Abstract

The Puger fisherman in Jember, East Java Province, Indonesia, represents the local community on the south beach of East Java. The open attitude of the Puger fisherman forms unique communication characteristics and is supported by the pendalungan culture, i.e., a melting pot between the Javanese and Madurese cultures. This socio-cultural configuration positions the Puger fishermen as a multilingual and multicultural speech community whose communication practices are shaped by continuous cultural contact and adaptation. This allows communication events to be interpreted beyond the linguistic aspect, as they can be interpreted as a discourse of local wisdom that is full of meaning and values, which had so far escaped the attention of many researchers. In this sense, communication is not merely a medium for transmitting information but functions as a cultural practice that embodies social norms, identity construction, and collective knowledge. This article describes the communication wisdom of the Puger fisherman, which describes the form and value system in communication among them. The authors employed ethnographic communication methods based on speech obtained through observation and direct involvement in the communication events. This process produced recorded data, which was then reduced into speech data representing wisdom in communication. The results of data reduction were then analyzed using SPEAKING, which resulted in the classification of speech based on domain, theme, and socio-cultural aspects, which were present in the communication event. From this classification system, the authors can find the local wisdom of the Puger fishermen in their communication. The analytical focus on Hymes’ SPEAKING framework enables a comprehensive interpretation of communication as situated action shaped by setting, participants, purposes, norms, and genres. The communication wisdom of the Puger fisherman was represented by their lingual aspects and value systems. Lingual aspects were represented in their straightforward structure and diction, choice of language variations, and communication patterns. Meanwhile, local wisdom at the value system level was represented in language impressions; prohibitions on njangkar, njambal, and mapas; as well as intonation and gestures in communication. These features demonstrate how linguistic choices and communicative behavior are systematically governed by culturally embedded principles of respect, hierarchy, solidarity, and social harmony. The fishermen community’s communication patterns form wisdom in the discourse structure, contributing to how they plan their decisions and communicate their strategies to prevent social vulnerability and manage conflicts.
Membongkar Daya Subversif Album Gelap Gempita Band Sukatani melalui Studi Wacana Kritis van Dijk Widagdo, Titis Bayu; Santoso, Anang; Syahri, Mochammad; Yuriananta, Renda
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8328

Abstract

Penelitian ini mengkaji daya subversif lagu-lagu dalam album Gelap Gempita karya Band Sukatani dengan menggunakan model Studi Wacana Kritis (SWK) Teun A. van Dijk  untuk mengungkap struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro dalam lirik yang bekerja membangun kritik sosial tajam terhadap institusi kekuasaan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif-interpretatif dengan data lirik tiga lagu yang dinilai paling representatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa lagu-lagu tersebut menyampaikan kritik tajam melalui repetisi, kelugasan sintaksis, dan ketajaman leksikal menjadi strategi utama dalam menyampaikan kritik. Pada level superstruktur, pola verse–chorus digunakan sebagai mekanisme pengorganisasian wacana yang menegaskan kritik secara tepat dan tegas. Sementara itu, struktur makro menampilkan tema besar tentang korupsi sistemik, ketidakadilan hukum, dan pembangunan eksploitatif yang membentuk representasi realitas sosial kelas bawah. Secara praktis, temuan ini berkontribusi pada pembelajaran bahasa dengan menunjukkan fakta bahwa pilihan diksi dan organisasi wacana dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan analisis dan berpikir kritis terhadap sebuah wacana.
Representation of Indonesian social and cultural ideology in the book Sahabatku Indonesia BIPA 2: A critical linguistic study Muzaki, Helmi; Santoso, Anang; Martutik, Martutik; Isnaeni, Afiyahtun; Kusumawardani, Aulia Rachma; Bello, Idris Muhammad
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i1.1515

Abstract

This study aims to describe how Indonesian social and cultural ideologies are linguistically represented in the Sahabatku Indonesia BIPA 2 textbook through a Critical Linguistics perspective. The ideological dimension in textbooks, particularly how social, moral, and national values ​​are constructed through language choices, has rarely been studied in depth, necessitating an analysis capable of uncovering the role of language as a means of representing symbolic power in textbooks. This research method uses a descriptive qualitative approach with the Critical Linguistics analytical framework developed by Fowler. Data were obtained from reading texts, dialogues, and exercises in each learning unit and then analyzed at three levels: lexical choice, syntactic structure, and ideological discourse forms. The results show that this textbook consistently represents national values ​​such as mutual cooperation, social harmony, cleanliness, modernity, and cultural nationalism. These values ​​are conveyed through evaluative vocabulary choices, simple declarative and imperative sentences, and narratives that frame Indonesia as a developed, harmonious, and morally sound nation. This finding confirms that BIPA textbooks play a dual role: as a pedagogical tool and a cultural diplomacy tool that strengthens Indonesia’s image in the eyes of the international community.
Sociolinguistic Study: Language Style in Generation Z Conversations in the WKWK Project YouTube Channel Podcast Abadiyah, Lana Saadatul; Santoso, Anang; Susanto, Gatut
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa dan faktor-faktor sosial yang memengaruhi komunikasi Generasi Z dalam podcast YouTube WKWK Project, khususnya episode “Bocah-Bocah Kosong.” Perilaku linguistik Gen Z menunjukkan kecenderungan menggunakan bahasa kasual dan non-standar sebagai sarana mengekspresikan identitas dan kedekatan sosial di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik amati dan catat untuk menganalisis ujaran yang ditranskripsi dari video tersebut. Analisis didasarkan pada teori gaya bahasa Martin Joos dan faktor-faktor sosial Janet Holmes, mengikuti tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa gaya kasual dan intim merupakan bentuk yang paling dominan digunakan, yang mencerminkan hubungan sosial yang dekat dan spontanitas alami Gen Z. Faktor-faktor sosial seperti partisipan, topik, dan fungsi komunikatif juga memengaruhi variasi gaya. Hasil ini menekankan bahwa gaya bahasa Gen Z pada platform digital berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai representasi identitas linguistik dan sosial di ruang publik daring .
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin Abadiyah, Lana Saadatul Abdul Syukur Ibrahim Abdurahim, Antasary Ade Eka Anggraini Adi Probo Laksono Afdhal Kusumanegara Ah. Rofi'uddin Alif Mudiono Alifian, Muhammad Afnani Andriyani, Noni Antok Risaldi Anwar, Amriyadi Ari Sapto Ary Fawzi, Ary Asmah Amir Asri Ismail Astutik, Pipit Pudji Aswan Aswan Azizatuz Zahro Bello, Idris Muhammad Cahyawati, Rina Susi Cicik Tri Jayanti Dawud Dawud Destrianika Binoto Dewi Puji Lestari Dewi Tryanasari Dewi, Susana Eka Didin Widyartono Djoko Saryono Dyana Maftuhatu Rosyidah Efi Nilasari Encil Puspitoningrum, Encil Ery Tri Djatmika RWW Ery Try Djatmika Faizatul Lutfia Yasmin Farid, Mujahidin Febri Taufiqurrahman Febrianita Putri Solihah Fitriani Fitriani Fuad, Akhmad Dzukaul Furaidah Gatut Susanto Gheanurma Ekahasta Novarina Hanum Lintang Siwi Suwignyo Hasan Suaedi Helmi Muzaki Henik Nur Khofiyah Heriwanty Heriwanty Hikma, Nurul Hyink, Sean Ida Yeni Rahmawati Ifit Novita Sari Imam Suyitno Imam Syafi’i Isnaeni, Afiyahtun Ixsir Eliya Khalida Rozana Ulfah Kusubakti Andajani Kusumawardani, Aulia Rachma Lailatul Fitriah fitri Lazuardi Imaniar Lestari, Firda Dwi Lusi Ari Agustin Madu Trisna Devi Marlinda Ramdhani Mety Toding Bua, Mety Toding Moh. Ali Yafi Mohammad Setyo Wardono Muakibatul Hasanah Mudjianto Mudjianto Musyarrafah S Nabilla Nabilla NFN Aswan Nihayatul Luaili Nina Septia Rahmawati Noorhana Noorhana Novi Eka Susilowati Nurchasanah Nurul Hikma Pandu Meidian Pratama Pipit Pudji Astutik Punadji Setyosari Punaji Setyosari Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati, Ida Yeni Renda Yuriananta Rifa Hanifah Risaldi, Antok Risca Candra Vinalistyosari Ritenour, Makenna Roekhan Roekhan Rokhmah, Ummi Nur Roni Wibowo Rusdiyana Ulfa Sa'dun Akbar Sainee Tamphu Sari, Cut Purnama Sean Hyink Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah, Himmatus Sigit Priatmoko Silvy Dwi Yulianti Silvy Dwi Yulianti, Silvy Dwi Siska Nurma Yunitasari Siti Maisaroh Sitti Aliffatul Hasanah Sugeng Utaya Sugerman Sugerman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sulthoni Sumadi Sumadi Sunoto Sunoto Sunoto Sunoto Suparno Suparno Suparno Suparno Syahri, Moch. Syamsudin Syamsudin Syamsul Hadi Syamsul Hadi Syukur Ghazali Tamphu, Sainee Teguh Tri Wahyudi Thampu, Sainee Titik Harsiati Trio Erawati Siregar Uswatun Hasanah Utami Widiati Wahyudi Siswanto Wicaksono, Helmi Widagdo, Titis Bayu Widiastuti, Yuanita Wiku Aji Sugiri Yuni Pratiwi Yunina Resmi Prananta Yunita Wildaniati, Yunita