p-Index From 2021 - 2026
6.318
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Fungsi Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Tradisi Baantaran Jujuran Serah Terima Suku Banjar di Kalimantan Selatan Nabilla; Anang Santoso; Ah. Rofi'uddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3138

Abstract

Tradisi baantaran jujuran merupakan salah satu tradisi sebelum melakukan pernikahan. Pihak calon mempelai laki-laki beserta rombongan keluarga mendatangi rumah calon mempelai wanita dengan melakukan prosesi penyerahan uang jujuran dan barang jujuran (barang pelengkap seserahan). Baantaran jujuran dipandu oleh pembawa acara dan sambutan oleh perwakilan pihak calon mempelai laki-laki dan sambutan dari pihak calon mempelai wanita. Tuturan yang disampaikan perwakilan dari pihak masing-masing kedua mempelai memiliki maksud yang ingin disampaikan. Tindak tutur dalam baantaran jujuran menarik untuk dikaji pada kebahasaanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif dalam tradisi baantaran jujuran serah terima suku Banjar di Kalimantan Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah kata, frasa, atau kalimat berupa tuturan pada saat proses tradisi baantaran jujuran yang mengandung fungsi tindak tutur direktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah para partisipan yang melakukan tuturan dalam peristiwa tradisi baantaran jujuran serah terima tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode teknik rekam, simak, dan catat. Observasi langsung untuk mengamati fenomena dan wawancara mendalam menggali data yang berkaitan erat dengan baantaran jujuran sesuai cara pandang masyarakat suku Banjar. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian, yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam baantaran jujuran ditemukan fungsi-fungsi tindak tutur ilokusi yaitu: (1) fungsi tindak tutur direktif mengajak, (2) fungsi tindak tutur direktif meminta, (3) fungsi tindak tutur direktif menyuruh, dan (4) fungsi tindak tutur direktif menasihati.
Pemanfaatan Media Wordwall Berbantuan Anagram dalam Meningkatkan Imajinasi Keterampilan Menulis Teks Fantasi Hikma, Nurul; Anang Santoso; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4551

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan bagaimana pemanfaatan media Wordwall dengan dukungan anagram dalam meningkatkan imajinasi dan keterampilan menulis teks fantasi di era digital. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memberikan deskripsi dan penjelasan yang komprehensif terkait penggunaan media Wordwall. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan materi penelitian dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal ilmiah, literatur, dan publikasi lain yang dianggap relevan. Pendapat beberapa ahli menjadi dasar dalam mendeskripsikan dan menjelaskan data yang dikumpulkan selama proses rincian. Variabel penelitian mencakup segala bentuk yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dianalisis, memastikan penelitian mencapai kedalaman pemahaman dan kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, terutama melalui media Wordwall, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, khususnya dalam meningkatkatkan imajinasi keterampilan menulis teks fantasi. Dengan bantuan Wordwall, pembelajaran menjadi lebih efisien dan membantu baik guru maupun siswa. Kesimpulan dari penulisan ini adalah pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang berbagai media yang dapat digunakan untuk mengajar teks fantasi.
Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Wildaniati, Yunita; Santoso, Anang; Dewi, Radeni Sukma Indra
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2024): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/elementary.v10i1.9015

Abstract

Pembelajaran matematika di madrasah ibtidaiyah memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan adaptif peserta didik. Namun, aspek tersebut seringkali dihadapkan pada kendala rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan sikap peserta didik terhadap matematika di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Lampung Timur. Metode pre-eksperimental dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok tanpa kelompok kontrol dipilih untuk mengukur perubahan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik setelah penerapan pembelajaran berbasis masalah, ditandai dengan peningkatan rata-rata skor dari pretest ke posttest. Selain itu, peserta didik juga menunjukkan sikap positif dan kepercayaan diri yang lebih tinggi terhadap matematika. Kata Kunci: Matematika Madrasah Ibtidaiyah; Pemecahan Masalah
Fungsi dan bentuk metafora pada Patu Mbojo Maisaroh, Siti; Santoso, Anang; Roekhan, Roekhan
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v7i4.1070

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis metafora konseptual pada Patu Mbojo. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Teknik baca dilakukan untuk menemukan data-data metafora konseptual pada patu Mbojo. Kemudian teknik catat yaitu mencatat data yang diperoleh dari hasil membaca. Data penelitian diperoleh dari buku Patu Mbojo: Struktur, Konsep Pertunjukan, Proses Penciptaan, dan Fungsi karya Ahmad Badrun. Proses analisis data terdiri dari tiga tahap: reduksi data, penyajian dan analisis data, serta penarikan simpulan. Metafora konseptual mengungkap tiga jenis utama dalam Patu Mbojo: struktural, orientasional, dan ontologis. Metafora ini memanfaatkan alam, tubuh manusia, dan pengalaman sehari-hari untuk menggambarkan konsep abstrak. Selain estetika, metafora juga menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan, sekaligus menjadi wadah nilai-nilai moral dan edukasi masyarakat Bima-Dompu. Dengan demikian, Patu Mbojo tidak hanya karya sastra, tetapi juga cerminan cara berpikir, nilai, dan kearifan lokal masyarakat.
EXPLORING THE IMPACT OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS (CDA) ON ENHANCING 21ST CENTURY TEACHERS’ CRITICAL READING ABILITIES Sari, Cut Purnama; Santoso, Anang; Roekhan, Roekhan; Susanto, Gatut
English Review: Journal of English Education Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v12i1.9125

Abstract

This research aims to investigate the relationship between critical reading abilities and critical discourse analysis (CDA) competencies among future 21st century educators, emphasizing the critical necessity for these educators to possess such skills in today's demanding educational landscape. A sample of 70 prospective teachers was analyzed to determine the interconnection between their abilities in critical reading abilities and CDA, with an exploration into how one skill may influence the other. Additionally, the study examines the role of cognitive style—specifically, field-independent and field-dependent thinking—as a moderating factor in this relationship. Findings indicate a significant positive impact of CDA capabilities on critical reading abilities, suggesting that proficiency in analyzing discourse critically enhances one's ability to read with a critical eye. Furthermore, the study reveals no significant difference in CDA and critical reading abilities between participants categorized as field-independent thinkers versus those identified as field-dependent thinkers. These outcomes highlight the need for further research to explore additional factors that may affect the development of critical reading and discourse analysis skills. The study concludes with a call for educational strategies that integrate both critical reading and CDA competencies, considering the varied cognitive styles of learners. 
Principal-shared instructional leadership in differentiated instruction classrooms: its effect on pedagogical practices Astutik, Pipit Pudji; Setyosari, Punaji; Santoso, Anang; Hadi, Syamsul; Kusumaningrum, Shirly Rizki
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243790

Abstract

This article examines the effect of principal-shared instructional leadership, learners’ characteristics, and differentiated instruction strategies support on the quality of pedagogical practices mediated by classroom interventions. This instructional strategy is used along with the implementation of the independent curriculum, and teachers have to pay attention deeply to students’ learning needs. This study was conducted as explanatory research on mover teachers throughout Indonesia, and 890 teachers participated voluntarily. Path analysis is utilized to estimate variables relationships. The study revealed that principal-shared instructional leadership and differentiated strategies positively and directly affect the quality of pedagogical practices, and learners’ characteristics only contribute to an indirect effect. The findings suggest that school principals have significant roles in mobilizing stakeholders and facilitating learning resources for providing classroom interventions appropriately for students to learn. As an implication, accomplishing the quality of pedagogical practices will be able to achieve students’ learning performances.
M.A.K. Halliday’s Actualization of linguistic flows in text-based BIPA Learning Rahmawati, Ida Yeni; Santoso, Anang; Taufiqurrahman, Febri; Hyink, Sean
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11 No 1 (2024): January 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v11i1.3393

Abstract

BIPA teaching today uses a text-based approach as an approach that is believed to be able to help students understand Indonesian language texts. This study aims to explain the actualization of M.A.K.Halliday's linguistic flow in text-based BIPA learning. Qualitative descriptive is a research method used with a content analysis approach. The data for this research were obtained from document data and literature studies. Based on an in-depth analysis, seven types of language functions were found according to Halliday's theory, which are contained in the book My Best Friend Indonesia BIPA. The language functions are (1) informational, (2) directive, (3) contextual, (4) interactional, (5) expressive, (6) poetic, and (7) metalingual. Thus, the book Sahabatku BIPA 7 contains seven language function values, which are in line with Halliday's views in Systemic Functional Linguistics (LFS).
Expression of Traditional Knowledge in Lingual Units Puger Fishermen's Community, Jember: Antropolinguistic Review Fuad, Akhmad Dzukaul; Santoso, Anang; Pratiwi, Yuni; Roekhan, Roekhan
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 002 (2024): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify and describe the form of local knowledge reflected in language, which is manifested in the lingual units used in speech. Anthropolinguistics is an appropriate method for identifying the correlation between language and the cognitive and knowledge systems possessed by the Puger fishermen community. Lingual units in speech become a database as they become a means of storing, perpetuating and passing on a society's cognitive and knowledge systems. Ethnographic analysis of communication is used to obtain the socio-cultural contextuality behind the speech in the Puger fishermen community. The contextuality behind the birth of speech can provide appropriate ethnosemantic meaning in accordance with the socio-cultural perspective of the community. Ethnosemantic meaning produces a classification system that shows the ability of Puger fishermen to recognize patterns of change and determine patterns of natural phenomena that occur. This classification system is the basis for determining the form of local knowledge of the community. Based on the analysis of lingual data in speech, lingual units were obtained in the form of nouns and verbs in speech which describe the close correlation and intensity of their interaction with the sea. Local knowledge of Puger fishermen can be identified in the form of 1) knowledge about waves, 2) knowledge about water, 3) knowledge about fishing gear, and 4) knowledge about fishing techniques. Mastery of these knowledge determines accuracy and speed in making decisions to safeguard and maintain the continuity of their lives.
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin Abdul Syukur Ibrahim Abdurahim, Antasary Adi Probo Laksono Afdhal Kusumanegara Ah. Rofi'uddin Alif Mudiono Alifian, Muhammad Afnani Andriyani, Noni Antok Risaldi Anwar, Amriyadi Ari Sapto Ary Fawzi, Ary Asmah Amir Asri Ismail Astutik, Pipit Pudji Aswan Aswan Azizatuz Zahro Cahyawati, Rina Susi Cicik Tri Jayanti Dawud Dawud Destrianika Binoto Dewi Puji Lestari Dewi Tryanasari Dewi, Susana Eka Didin Widyartono Djoko Saryono Efi Nilasari Ery Tri Djatmika RWW Ery Try Djatmika Faizatul Lutfia Yasmin Farid, Mujahidin Febri Taufiqurrahman Febrianita Putri Solihah Fitriani Fitriani Fuad, Akhmad Dzukaul Furaidah Gatut Susanto Gheanurma Ekahasta Novarina Hanum Lintang Siwi Suwignyo Hasan Suaedi Henik Nur Khofiyah Heriwanty Heriwanty Hikma, Nurul Hyink, Sean Ida Yeni Rahmawati Ifit Novita Sari Imam Suyitno Imam Syafi’i Ixsir Eliya Khalida Rozana Ulfah Kusubakti Andajani Lailatul Fitriah fitri Lazuardi Imaniar Lusi Ari Agustin Madu Trisna Devi Marlinda Ramdhani Mety Toding Bua, Mety Toding Moh. Ali Yafi Mohammad Setyo Wardono Muakibatul Hasanah Mudjianto Mudjianto Nabilla Nabilla NFN Aswan Nihayatul Luaili Nina Septia Rahmawati Noorhana Noorhana Novi Eka Susilowati Nurchasanah Nurul Hikma Pandu Meidian Pratama Punadji Setyosari Punaji Setyosari Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati, Ida Yeni Rifa Hanifah Risaldi, Antok Risca Candra Vinalistyosari Ritenour, Makenna Roekhan Roekhan Rokhmah, Ummi Nur Roni Wibowo Rusdiyana Ulfa Sa'dun Akbar Sainee Tamphu Sari, Cut Purnama Sean Hyink Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah, Himmatus Sigit Priatmoko Silvy Dwi Yulianti Silvy Dwi Yulianti, Silvy Dwi Siska Nurma Yunitasari Siti Maisaroh Sitti Aliffatul Hasanah Sugeng Utaya Sugerman Sugerman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sulthoni Sumadi Sumadi Sunoto Sunoto Sunoto Sunoto Suparno Suparno Suparno Suparno Syahri, Moch. Syamsudin Syamsudin Syamsul Hadi Syukur Ghazali Teguh Tri Wahyudi Titik Harsiati Trio Erawati Siregar Uswatun Hasanah Utami Widiati Wahyudi Siswanto Wicaksono, Helmi Widiastuti, Yuanita Wiku Aji Sugiri Yuni Pratiwi Yunina Resmi Prananta Yunita Wildaniati, Yunita