p-Index From 2021 - 2026
6.318
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan karakter kerja sama dalam pembelajaran siswa Sekolah Dasar pada kurikulum 2013 Silvy Dwi Yulianti; Ery Tri Djatmika; Anang Santoso
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 1, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.027 KB)

Abstract

This research aims to describe the character education cooperation that occurred in the learning curriculum of elementary school students in 2013. The study was conducted by literature studies and preliminary study in four schools in the city of Malang in order to adjust the results of the study of literature with the circumstances that happened at school. The review of the literature it is known that the character of cooperation can improve the ability to interact and confidence of students. However, in practice found any constraint from outside and within the educational environment. Constraints on the outside in the form of social changes that change the values, norms, culture becomes a free nation, while the constraints thatcome from within the education environment includes mind-set, education policy and curriculum. This is consistent with the results of a preliminary study in which the implementation of character education curriculum in 2013 is still oriented on the ability of students' knowledge, attitudes and skills while the ability is still not integrated in acomprehensive manner.Keywords: Character education, Collaboration, Curriculum 2013 http://dx.doi.org/10.17977/um022v1i12016p033
STUDI WACANA KRITIS, PENGAJARAN BAHASA INDONESIA, DAN PERSPEKTIF EMANSIPASI Anang Santoso
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 43, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.873 KB)

Abstract

The characteristics of language use during this global era include: the instability of language, the prominence of language hybrid, discourse commodification and tecnologized discourse. Language has shown its role as the determinant factor for hegemony in which the Indonesian language teachers should consider. The teaching of Indonesian language should be developed based on critical discourse analysis. Consequently, the learners of Indonesian language might have awareness on language sensitivity on the basis of emancipation perspectives
LANGUAGE EXPRESSIONS IN CONSTRUCTING PHYSICAL MASCULINITY IN INDONESIAN TEEN LIT Azizatuz Zahro; Anang Santoso; Dawud Dawud
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 48, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2708.673 KB) | DOI: 10.17977/um015v48i22020p131

Abstract

LANGUAGE EXPRESSIONS IN CONSTRUCTING PHYSICAL MASCULINITY IN INDONESIAN TEEN LITAbstract: Teen lit serves a central position in the conception of masculinity in teenagers due to its closeness to them as readers. For teenagers, physical masculinity is relatively highlighted compared to masculinity in other dimensions. Physical masculinity is expressed through classic names, which is related to strength, and is signified by ‘provincial’ names. Physical masculinity is also conveyed through the expressions of the eyes and figures. Besides, a specific cultural icon typically related to handsomeness is also used to construct physical masculinity in teen lit.  Keywords: Language expression, Physical masculinity, Teen lit, Construction, Gender identityEKSPRESI BAHASA DALAM PEMBANGUNAN MASKULINITAS FISIK PADA SASTRA REMAJA INDONESIAAbstrak: Sastra remaja memiliki posisi sentral dalam konsepsi maskulinitas pada remaja karena kedekatan dengan mereka sebagai pembaca. Pada masa remaja, maskulinitas fisik relatif lebih menonjol dibandingkan dengan maskulinitas pada dimensi lain. Maskulinitas fisik diekspresikan melalui nama klasik, yang dihubungkan dengan kekuatan, dan secara negatif dikonotasikan dengan nama yang “udik”. Maskulinitas fisik juga ditunjukkan melalui ekspresi mata dan figur. Selain itu, ikon budaya tertentu yang biasanya terkait dengan ketampanan juga digunakan untuk membangun maskulinitas fisik dalam seni remaja.Kata kunci: Ekspresi bahasa, Maskulinitas fisik, Sastra remaja, Konstruksi, Identitas gender Permalink/DOI: dx.doi.org/10.17977/um015v48i22020p131
TRAINING AND MENTORING OF SCIENTIFIC WRITING BASED ON CORPUS LINGUISTICS Febri Taufiqurrahman; Martutik Martutik; Didin Widyartono; Anang Santoso; Novi Eka Susilowati; Cicik Tri Jayanti; Suparno Suparno; Abdul Syukur Ibrahim
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 3, No 2 (2020): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v3i2.5337

Abstract

Al-Hikam Student Islamic Boarding School is founded by KH. A. Hasyim Muzadi in Malang City. This Islamic boarding school has been built with the aim of realizing the integrity of science and religion as a whole. With this educational model, it is hoped that there will be no scientific dichotomy so that religious beliefs have a scientific-rational basis and science is always protected by religious values. In the current era of the industrial revolution 4.0, the students who graduated from Islamic boarding schools are expected to be able to produce scientific works with their ability of religious knowledge. However, in reality, the abilities and interests of the students are very low. By writing scientific works based on the language corpus, the students can express their ideas and ideas in writing more easily. Therefore, this service is carried out to prepare students to be able to write scientific papers properly and correctly. Training is not enough, there should be an assistance so that the students get direct experience on how to write scientific papers. Selected articles are recommended for submission to national or international journals
Pelatihan Pembuatan Konten Video Pembelajaran Daring Di MI Al-Falaah Banaran Kota Kediri Febri Taufiqurrahman; Didin Widyartono; Anang Santoso; Suparno Suparno; Abdul Syukur Ibrahim
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i1.6787

Abstract

Perubahan paradigma penyelenggaraan pendidikan di era revolusi industri 4.0 mendorong terjadinya perubahan dan pembaruan pada beberapa aspek pembelajaran. Setiap lembaga pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang baru. Setiap pendidik harus mengubah metode pembelajaran lama yang konvensional dengan metode pembelajaran yang menggunakan teknologi digital. Apalagi ketika di masa pandemi seperti ini, metode pembelajaran yang harus digunakan adalah metode pembelajaran daring (online). MI Al Falaah Kota Kediri merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian  Agama yang beralamatkan di Jalan Masjid Timur No. 449a Kelurahan Banaran Pesantren Kota Kediri. Adapun lokasi MI Al Falaah Kota Kediri terletak pada geografis yang sangat cocok untuk proses belajar mengajar yang terletak di tengah pemukiman penduduk. MI ini dibangun dengan pertimbangan tata letak bangunan yang memberikan kenyamanan untuk belajar. Hal ini dapat di lihat dari tata letak ruang belajar yang agak jauh dari jalan raya sehingga kebisingan dari kendaraan bermotor dan kendaraan umum yang melintasi jalan raya dapat diminimalisir dan siswa tetap belajar dengan nyaman. Namun demikian, berdasarkan survei dan pengamatan, MI Al-Falaah Kota Kediri memiliki kekurangan yaitu a. masih banyaknya guru yang menggunakan metode pembelajaran lama; b.masih banyaknya guru yang belum bisa mengoperasikan IT; dan c. kurangnya alat peraga dan media pembelajaran. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat FS UM bermaksud untuk mengadakan program kegiatan “Pelatihan Pembuatan Konten Video Pembelajaran Daring di MI Al-Falaah Banaran Kota Kediri”. Adapun tujuan diadakan kegiatan ini adalah agar para guru dapat membuat video pembelajaran daring secara mandiri sehingga para siswa dapat mencerap pelajaran dengan baik dan maksimal, terutama di era pandemi seperti ini..
MELIHAT SASTRA ANAK DUNIA SEBAGAI ALAT PERJUANGAN IDEOLOGI Anang Santoso
SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik Vol 23 No 2 (2022): SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik
Publisher : Diterbitkan oleh Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember bekerja sama dengan Himpunan Sarjana - Kesusastraan Indonesia (HISKI), Himpunan Pembina Bahasa Indonesia (HPBI) dan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/semiotika.v7i2.31470

Abstract

From a critical perspective, children's literature is considered a public discourse. It is a collection of ideas championed in the public sphere about something happening or being discussed that forms a particular point of view. Children's literature often becomes a tool of ideological struggle. The authors, primarily adults, consciously or unconsciously, tend to impose certain ideologies on young readers. So, children's literature is constantly exposed to a specific ideology. Researching children's literature is essentially revealing the ideology championed by the author. In this qualitative study, data were collected from research on children's literature which was utilized as a means of struggle or the cultivation of certain ideologies. The results show that there are at least seven world children's literature groups that are used as a tool for ideological struggle: (1) naturalizing the ideology of racial domination, (2) naturalizing heroic stories, (3) debating controversial historical stories in the past, (4) fighting for environmental ideologies, (5) comparing competing state ideologies, (6) forming ideological criticism, and (7) naturalizing critical perspectives and awareness.
Universal Grammar Dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Kedua Anang Santoso; Sainee Tamphu; Febri Taufiqurrahman
Basastra Vol 11, No 3 (2022): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v11i3.40429

Abstract

Setiap penelitian tentang pembelajaran dan pengajaran bahasa kedua atau bahasa asing biasanya akan mengacu pada konsep Universal Grammar berdasarkan pendekatan pakar linguistik yang ditemukan oleh Noam Chomsky. Pemikiran ini didasarkan pada asumsi bahwa seorang anak dapat memperoleh bahasa ibunya, karena pengetahuan bawaannya. Universal Grammar diterapkan untuk menjelaskan proses belajar bahasa pertama dan kemudian dikembangkan sehubungan dengan teori-teori lain sehingga menjadi pendekatan baru untuk mempelajari bahasa kedua. Penelitian ini akan memberikan gambaran tentang bagaimana konsep Universal Grammar dapat diterapkan pada pembelajaran dan pengajaran bahasa kedua dengan tujuan untuk memperluas perspektif pada semua kemungkinan penerapannya pada pembelajaran dan pengajaran bahasa asing.
Proses Fonologis Bahasa Gaul Generasi ‘Z’ di Sosial Media (Analisis Fonologi Generatif) Lailatul Fitriah fitri; Anang Santoso; Febri Taufiqurrahman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2126

Abstract

Proses pembentukan bahasa gaul generasi Z di social media diperoleh pemendekan kata, singkatan dan kata yang dipelesetkan sehingga sangat menarik jika dikaji dari sisi fonologi generatif. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses fonologi generatif yang ada pada bahasa gaul generasi Z di sosial media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kata-kata gaul generasi Z yang digunakan di sosial media tiktok, Instagram, dan tweetter. Teknik pengumpulan data melalui simak, catat, dan pengklasifikasian perubahan bunyi sesuai dengan kaidah fonologi generatif. Analisis data secara fonologi generatif dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menyebutkan, Proses fonologi generatif pada bahasa gaul generasi Z terdapat proses asimilasi yaitu lesapnya bunyi konsonantal [h] dan coronal [t] serta pelesapan bunyi vokal. Terdapat proses disimilasi yaitu bunyi nasal [n] dan coronal [r] tetap jelas dan tidak terpengaruh oleh bunyi vokal dan konsonan yang ada di dekatnya. Terdapat penguatan bunyi dan penyisipan bunyi vocal [ə,i] diantara dua konsonan dan penyisipan bunyi continuant [y] diantara diftong. Terdapat penggantian bunyi continuan [y] dan penghilangan nasal [n] karena dipengaruhi oleh bunyi vokal dan konsonan di dekatnya. Terdapat pemanjangan bunyi vokal, pemendekan bunyi vokal. Ditemukan penambahan segmen bunyi vokal pada kata yang berasal dari proses penyingkatan kata, dan tidak ditemukan melemahnya bunyi.
Potret Tuturan Direktif Kata Pengantar: Portofolio Mata Kuliah Membaca Menulis Bahasa Jawa Lazuardi Imaniar; Anang Santoso; Teguh Tri Wahyudi
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.329 KB) | DOI: 10.17977/um064v1i62021p843-855

Abstract

Abstract: Directive speech is understood as a speech event (behavior) that aims to create or appear a certain action desired by the speaker to the speech partner. Communication carried out by two parties requires an understanding of the language knowledge of the parties concerned. The purpose of the research is to describe the form, function, and strategy of directive speech contained in the introduction to a portfolio of Javanese reading and writing courses. The method used is descriptive method because it is adjusted to the objectives to be achieved. The literature study technique used by the researcher is done by collecting materials from various written sources, with the library study technique the role of the researcher is very influential with the results presented. The data analysis technique used by the researcher begins with carefully reading all the collected data, then data reduction is carried out, and the data is ready to be presented. The results of the study are indicated by the situation of speech forms which are marked by certain words, speech functions are characterized by the dominance of sentences in the collected data, and speech strategies are indicated by the dominance of understanding the context that is raised by the speaker to his interlocutor. Keywords: foreword, Javanese language portfolio, directive speech Abstrak: Tuturan direktif dipahami sebagai peristiwa (perilaku) bertutur yang bertujuan untuk penciptaan atau pemunculan adanya suatu tindakan tertentu yang dikehendaki oleh penutur kepada mitra tutur. Komunikasi yang dilakukan oleh dua pihak diharuskan ada pemahaman pengetahuan bahasa atas pihak terkait. Tujuan dari penelitian yakni dipaparkannya bentuk, fungsi, dan strategi dari tuturan direktif yang terdapat dalam kata pengantar portofolio mata kuliah membaca menulis bahasa Jawa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, karena disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai. Teknik studi kepustakaan yang digunakan peneliti dilakukan dengan cara dikumpulkannya bahan dari berbagai sumber tertulis, dengan teknik studi kepustakaan peran yang dimiliki peneliti sangat berpengaruh dengan hasil yang disajikan. Teknik analisis data yang digunakan peneliti diawali dengan dibaca cermat seluruh data terkumpul, kemudian dilakukan reduksi data, dan data siap untuk disajikan. Hasil dari penelitian ditunjukkan dengan situasi bentuk tuturan yang ditandai kata tertentu, fungsi tuturan ditandai dengan dominasi kalimat pada data terkumpul, dan strategi tuturan ditunjukkan dengan dominasi pemahaman konteks yang dimunculkan oleh penutur kepada mitra tuturnya. Kata kunci: kata pengantar, portofolio bahasa Jawa, tuturan direktif
PERUNDUNGAN SIBER SEBAGAI PRAKTIK KEJAHATAN BERBAHASA DALAM AKUN INSTAGRAM PUAN MAHARANI Ixsir Eliya; Anang Santoso; Febri Taufiqurrahman
Widyaparwa Vol 51, No 1 (2023)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/wdprw.v51i1.1219

Abstract

Cyberbullying can be experienced by anyone, including one Indonesian female politician, namely Puan Maharani. This study aims to describe the forms and patterns of cyberbullying as a practice of language crimes against Puan Maharani on Instagram and to describe the legal potential for cyberbullying. This research uses a qualitative approach with a forensic linguistic. The data were collected using documentation technique and analyzed using Milles & Huberman analysis model on the utterances indicated to contain language crime practices. The results of the study show that in the accounts of Indonesian female politicians, namely Puan Maharani, there are comments that contain cyberbullying as a practice of language crimes. The forms of   bullying are flaming, harassment, and denigration. The cyberbullying carried out by netizens, even though it contains elements of insult and defamation, cannot be prosecuted. This is because bullying on social media is a complaint offense so if a party feels aggrieved and reports it to the police, then the case can be legally processed.Perundungan siber dapat dialami oleh siapa saja, termasuk salah satu politikus perempuan Indonesia, Puan Maharani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pola perundungan siber sebagai praktik kejahatan berbahasa terhadap Puan Maharani di Instagram serta mendeskripsikan potensi hukumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan ancangan linguistik forensik. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan dianalisis dengan model analisis Milles & Huberman pada tuturan yang terindikasi mengandung praktik kejahatan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam akun Puan Maharani terdapat komentar-komentar yang mengandung perundungan siber sebagai praktik kejahatan berbahasa. Bentuk perundungannyanya berupa flaming, harassment, dan denigration. Perundungan siber yang dilakukan oleh warganet tersebut walaupun mengandung unsur penghinaan dan pencemaran nama baik, tetapi tidak dapat diproses hukum. Hal ini dikarenakan perundungan di media sosial merupakan delik aduan sehingga apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melapor kepada polisi, baru kasus tersebut dapat diproses secara hukum.
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin Abdul Syukur Ibrahim Abdurahim, Antasary Adi Probo Laksono Afdhal Kusumanegara Ah. Rofi'uddin Alif Mudiono Alifian, Muhammad Afnani Andriyani, Noni Antok Risaldi Anwar, Amriyadi Ari Sapto Ary Fawzi, Ary Asmah Amir Asri Ismail Astutik, Pipit Pudji Aswan Aswan Azizatuz Zahro Cahyawati, Rina Susi Cicik Tri Jayanti Dawud Dawud Destrianika Binoto Dewi Puji Lestari Dewi Tryanasari Dewi, Susana Eka Didin Widyartono Djoko Saryono Efi Nilasari Ery Tri Djatmika RWW Ery Try Djatmika Faizatul Lutfia Yasmin Farid, Mujahidin Febri Taufiqurrahman Febrianita Putri Solihah Fitriani Fitriani Fuad, Akhmad Dzukaul Furaidah Gatut Susanto Gheanurma Ekahasta Novarina Hanum Lintang Siwi Suwignyo Hasan Suaedi Henik Nur Khofiyah Heriwanty Heriwanty Hikma, Nurul Hyink, Sean Ida Yeni Rahmawati Ifit Novita Sari Imam Suyitno Imam Syafi’i Ixsir Eliya Khalida Rozana Ulfah Kusubakti Andajani Lailatul Fitriah fitri Lazuardi Imaniar Lusi Ari Agustin Madu Trisna Devi Marlinda Ramdhani Mety Toding Bua, Mety Toding Moh. Ali Yafi Mohammad Setyo Wardono Muakibatul Hasanah Mudjianto Mudjianto Nabilla Nabilla NFN Aswan Nihayatul Luaili Nina Septia Rahmawati Noorhana Noorhana Novi Eka Susilowati Nurchasanah Nurul Hikma Pandu Meidian Pratama Punadji Setyosari Punaji Setyosari Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati, Ida Yeni Rifa Hanifah Risaldi, Antok Risca Candra Vinalistyosari Ritenour, Makenna Roekhan Roekhan Rokhmah, Ummi Nur Roni Wibowo Rusdiyana Ulfa Sa'dun Akbar Sainee Tamphu Sari, Cut Purnama Sean Hyink Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah, Himmatus Sigit Priatmoko Silvy Dwi Yulianti Silvy Dwi Yulianti, Silvy Dwi Siska Nurma Yunitasari Siti Maisaroh Sitti Aliffatul Hasanah Sugeng Utaya Sugerman Sugerman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sulthoni Sumadi Sumadi Sunoto Sunoto Sunoto Sunoto Suparno Suparno Suparno Suparno Syahri, Moch. Syamsudin Syamsudin Syamsul Hadi Syukur Ghazali Teguh Tri Wahyudi Titik Harsiati Trio Erawati Siregar Uswatun Hasanah Utami Widiati Wahyudi Siswanto Wicaksono, Helmi Widiastuti, Yuanita Wiku Aji Sugiri Yuni Pratiwi Yunina Resmi Prananta Yunita Wildaniati, Yunita